DISTRIBUSI NORMAL
Kelompok 8 :
Ulfia Perdani
Rahmania Desri
Rachmi Restuti Arynda
DISTRIBUSI NORMAL
• Distribusi Normal (Distribusi Gauss)  merupakan distribusi probabilitas
yang paling penting baik dalam teori maupun aplikasi statistik.
• Terminology “normal”  karena memang distribusi ini adalah yang paling banyak
digunakan sebagai model bagi data riil di berbagai bidang, seperti :
• Karakteristik fisik mahluk hidup (berat, tinggi badan manusia, hewan dll)
• Kesalahan-kesalahan pengukuran dalam eksperimen ilmiah pengukuran-pengukuran
intelejensia dan perilaku
• Nilai skor berbagai pengujian dan berbagai ukuran dan indikator ekonomi.
Contoh lain variabel random yg memiliki distribusi normal misalnya:
• Distribusi error dalam pengukuran
• Pengukuran dalam meteorologi
• Pengukuran curah hujan
• Sebagai pendekatan bagi distribusi binomial
dan distribusi hipergeometrik, dan lainnya
Kenapa penting?
• Distribusi normal terjadi secara alamiah. Seperti diuraikan sebelumnya banyak
peristiwa di dunia nyata yang terdistribusi secara normal.
• Beberapa variable acak yang tidak terdistribusi secara normal dapat dengan
mudah ditranformasikan menjadi suatu distribusi variabel acak yang normal.
• Banyak hasil dan teknik analisis yang berguna dalam pekerjaan statistik hanya bisa
berfungsi dengan benar jika model distribusinya berupa distribusi normal
• Ada beberapa variabel acak yang tidak menunjukkan distribusi normal pada
populasinya Namun distribusi rata-rata sampel yang diambil secara random dari
populasi tersebut ternyata menunjukkan distribusi normal.
Ciri-ciri Distribusi Normal
Disusun dari variable random kontinu
Kurva distribusi normal mempunyai satu
puncak (uni-modal)
Kurva berbentuk simetris dan menyerupai
lonceng hingga mean, median dan modus
terletak pada satu titik.
Kurva normal dibentuk dengan N yang tak
terhingga.
Peristiwa yang dimiliki tetap independen.
Ekor kurva mendekati absis pada
penyimpangan 3 SD ke kanan dan ke kiri dari
rata-rata dan ekor grafik dapat dikembangkan
sampai tak terhingga tanpa menyentuh sumbu
absis.
Sifat Distribusi Normal
Sifat-Sifat Distribusi Normal:
1.Rata-ratanya (mean) μ dan standard deviasinya = σ
2.Mode (maximum) terjadi di x=μ
3.Bentuknya simetrik thd x=μ
4.Titik belok tepat di x=μ±σ
5.Kurva mendekati nol secara asimptotis semakin x jauh dari x=μ
6.Total luasnya = 1
Distribusi Normal : Sifat
Bentuk distribusi normal ditentukan oleh μ dan σ.
1
2
μ1 = μ2 σ1 > σ2
1
2
1
2
μ1 < μ2 σ1 < σ2
μ1 < μ2 σ1 = σ2
Distribusi Normal
8
• Variabel random X berdistribusi normal, dengan mean dan
variansi mempunyai fungsi densitas
• F(x), hanya bisa ditentukan dari integrasi secara numerik,
karena persamaan tersebut tidak bisa diintegrasi secara
analitik.
)2()x( 22
e
2
1
),;x(n 


 x
• luas daerah di bawah kurva dinyatakan dengan :
)xXx(P 21 




2
1
222
1
x
x
)2()x(
x
x
21 dxe
2
1
dx),;x(n)xXx(P
1dxe
2
1
)X(P )2()x( 22


 



X1
x
X2
Untuk setiap distribusi populasi dari suatu variabel acak yang mengikut
sebuah distribusi normal, maka
• 68,26% dari nilai-nilai variabel berada dalam ± 1 x dari x ,
• 95,46% dari nilai-nilai variabel berada dalam ± 2 x dari x ,
• 99,73% dari nilai-nilai variabel berada dalam ± 3 x dari x 
Gambar hubungan antara luasan dan
N(,2)
Distribusi Normal Standar (1)



x
Z
 




 2
1
2
1
22
1
2 z
z
z
z
z
2
1z
z
z
2
1
21 dz)1,0;z(ndze
2
1
dze
2
1
)zZz(P
ternyata substitusi
menyebabkan distribusi normal
menjadi , yang disebut distribusi normal standar.



x
Z
),;z(n 
)1,0;z(n
• apabila variabel X ditransformasikan dengan
substitusi
maka :
Dalam suatu distribusi data ada 3 jenis kemiringan, yaitu miring ke kiri,
simetris dan miring ke kanan seperti gambar berikut :

Distribusi normal

  • 1.
    DISTRIBUSI NORMAL Kelompok 8: Ulfia Perdani Rahmania Desri Rachmi Restuti Arynda
  • 2.
    DISTRIBUSI NORMAL • DistribusiNormal (Distribusi Gauss)  merupakan distribusi probabilitas yang paling penting baik dalam teori maupun aplikasi statistik. • Terminology “normal”  karena memang distribusi ini adalah yang paling banyak digunakan sebagai model bagi data riil di berbagai bidang, seperti : • Karakteristik fisik mahluk hidup (berat, tinggi badan manusia, hewan dll) • Kesalahan-kesalahan pengukuran dalam eksperimen ilmiah pengukuran-pengukuran intelejensia dan perilaku • Nilai skor berbagai pengujian dan berbagai ukuran dan indikator ekonomi.
  • 3.
    Contoh lain variabelrandom yg memiliki distribusi normal misalnya: • Distribusi error dalam pengukuran • Pengukuran dalam meteorologi • Pengukuran curah hujan • Sebagai pendekatan bagi distribusi binomial dan distribusi hipergeometrik, dan lainnya
  • 4.
    Kenapa penting? • Distribusinormal terjadi secara alamiah. Seperti diuraikan sebelumnya banyak peristiwa di dunia nyata yang terdistribusi secara normal. • Beberapa variable acak yang tidak terdistribusi secara normal dapat dengan mudah ditranformasikan menjadi suatu distribusi variabel acak yang normal. • Banyak hasil dan teknik analisis yang berguna dalam pekerjaan statistik hanya bisa berfungsi dengan benar jika model distribusinya berupa distribusi normal • Ada beberapa variabel acak yang tidak menunjukkan distribusi normal pada populasinya Namun distribusi rata-rata sampel yang diambil secara random dari populasi tersebut ternyata menunjukkan distribusi normal.
  • 5.
    Ciri-ciri Distribusi Normal Disusundari variable random kontinu Kurva distribusi normal mempunyai satu puncak (uni-modal) Kurva berbentuk simetris dan menyerupai lonceng hingga mean, median dan modus terletak pada satu titik. Kurva normal dibentuk dengan N yang tak terhingga. Peristiwa yang dimiliki tetap independen. Ekor kurva mendekati absis pada penyimpangan 3 SD ke kanan dan ke kiri dari rata-rata dan ekor grafik dapat dikembangkan sampai tak terhingga tanpa menyentuh sumbu absis.
  • 6.
    Sifat Distribusi Normal Sifat-SifatDistribusi Normal: 1.Rata-ratanya (mean) μ dan standard deviasinya = σ 2.Mode (maximum) terjadi di x=μ 3.Bentuknya simetrik thd x=μ 4.Titik belok tepat di x=μ±σ 5.Kurva mendekati nol secara asimptotis semakin x jauh dari x=μ 6.Total luasnya = 1
  • 7.
    Distribusi Normal :Sifat Bentuk distribusi normal ditentukan oleh μ dan σ. 1 2 μ1 = μ2 σ1 > σ2 1 2 1 2 μ1 < μ2 σ1 < σ2 μ1 < μ2 σ1 = σ2
  • 8.
    Distribusi Normal 8 • Variabelrandom X berdistribusi normal, dengan mean dan variansi mempunyai fungsi densitas • F(x), hanya bisa ditentukan dari integrasi secara numerik, karena persamaan tersebut tidak bisa diintegrasi secara analitik. )2()x( 22 e 2 1 ),;x(n     x
  • 9.
    • luas daerahdi bawah kurva dinyatakan dengan : )xXx(P 21      2 1 222 1 x x )2()x( x x 21 dxe 2 1 dx),;x(n)xXx(P 1dxe 2 1 )X(P )2()x( 22        X1 x X2
  • 10.
    Untuk setiap distribusipopulasi dari suatu variabel acak yang mengikut sebuah distribusi normal, maka • 68,26% dari nilai-nilai variabel berada dalam ± 1 x dari x , • 95,46% dari nilai-nilai variabel berada dalam ± 2 x dari x , • 99,73% dari nilai-nilai variabel berada dalam ± 3 x dari x 
  • 11.
    Gambar hubungan antaraluasan dan N(,2)
  • 12.
    Distribusi Normal Standar(1)    x Z        2 1 2 1 22 1 2 z z z z z 2 1z z z 2 1 21 dz)1,0;z(ndze 2 1 dze 2 1 )zZz(P ternyata substitusi menyebabkan distribusi normal menjadi , yang disebut distribusi normal standar.    x Z ),;z(n  )1,0;z(n • apabila variabel X ditransformasikan dengan substitusi maka :
  • 13.
    Dalam suatu distribusidata ada 3 jenis kemiringan, yaitu miring ke kiri, simetris dan miring ke kanan seperti gambar berikut :