Prinsip dan Landasan Dasar
Produk Bank Syariah
Titipan (Trust Depository)
 Al-Wadiah
dapat diartikan sebagai titipan / simpanan
Landasan Syariah
1. Al-Quran
“Sesungguhn...
Titipan (Trust Depository)
2. Al-Hadits
“Dari Abu Hurairah, diriwayatkan bahwa
Rasulullah bersabda: ”Tunaikanlah amanat ke...
Titipan (Trust Depository)
Al wadiah yad al amanah
Al wadiah yad adh dhamanah
 Aplikasi perbankan
Giro (Current Account)
...
Bagi Hasil (Profit-Sharing)
 Al-Musyarakah
dapat diartikan sebagai kerjasama antara dua pihak
atau lebih dimana masing-ma...
Bagi Hasil (Profit-Sharing)
2. Al-Hadits
“Dari Abu Hurairah, diriwayatkan bahwa
Rasulullah bersabda: ”sesungguhnya Allah A...
Bagi Hasil (Profit-Sharing)
 Jenis Al-Musyarakah
musyarakah pemilikan
musyarakah akad (kontrak)
1. Syirkah Al „Inan
Setia...
Bagi Hasil (Profit-Sharing)
4. Syirkah Wujuh
Kontrak antara dua orang atau lebih dengan
membeli barang secara kredit kemud...
Bagi Hasil (Profit-Sharing)
 Al-Mudharabah
dapat diartikan sebagai kerjasama antara dua pihak
atau lebih dimana pihak per...
Bagi Hasil (Profit-Sharing)
2. Al-Hadits
Dari Shalih bin Suhaib, bahwa Rasulullah
bersabda: “Tiga hal yang didalamnya terd...
Bagi Hasil (Profit-Sharing)
 Jenis-jenis al Mudharabah
1. Mudharabah Mutlaqah
- cakupan usaha yang lebih luas, tidak diba...
Bagi Hasil (Profit-Sharing)
 Al Muzara‟ah
kerjasama pengolahan pertanian antara pemilik lahan
dengan penggarap dimana imb...
Bagi Hasil (Profit-Sharing)
2. Ijma‟
Bukhari mengatakan, bahwa telah berkata Abu
Jafar, “Tidak ada satu rumah pun di Madin...
Bagi Hasil (Profit-Sharing)
 Al Musaqah
penggarap hanya bertanggung jawab atas penyiraman
dan pemeliharaan. Sebagai imbal...
Bagi Hasil (Profit-Sharing)
2. Ijma‟
Telah berkata Abu Ja‟far Muhammad bin ali bin
Husein bin Ali bin Abi Thalib bahwa Ras...
Jual Beli (Sale and Purchase)
 Al Murabahah
jual beli barang pada harga asal dengan tambahan
keuntungan yang disepakati
L...
Jual Beli (Sale and Purchase)
 Syarat Bai‟ Al Murabahah
1. Penjual memberitahu biaya modal kepada nasabah
2. Penjual menj...
Jual Beli (Sale and Purchase)
 Bai‟ as Salam
Pembelian barang yang diserahkan di kemudian hari
sementara pembayaran dilak...
Jual Beli (Sale and Purchase)
2. Al Hadits
Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa Rasulullah
datang ke Madinah dimana penduduknya
m...
Jual Beli (Sale and Purchase)
 Al Murabahah
jual beli barang pada harga asal dengan tambahan
keuntungan yang disepakati
L...
Jual Beli (Sale and Purchase)
 Bai‟ al Istishna
Kontrak penjualan antara pembeli dan pembuat
barang
 Perbedaan antara Ba...
Sewa (Lease)
 Al Ijarah
akad pemindahan hak guna atas barang atau
jasa, melalui pembayaran upah sewa, tanpa diikuti
pemin...
Sewa (Lease)
2. Al Hadits
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah
bersabda: “Berbekamlah kamu, kemudian
berikanlah ...
Jasa (Fee-based services)
 Al Wakalah
berarti penyerahan, pendelegasian atau pemberian
mandat.
 Landasan Syariah
1. Al Q...
Jasa (Fee-based services)
3. Ijma‟
Para ulama bersepakat dengan Ijma‟ wakalah
diperbolehkan bahkan cenderung mensunnahkan
...
Jasa (Fee-based services)
 Al Kafalah
Jaminan yang diberikan oleh penanggung kepada
pihak ketiga untuk memenuhi kewajiban...
Jasa (Fee-based services)
2. Al Hadits
“Telah dihadapkan kepada Rasulullah (mayat
seorang laki-laki untuk dishalatkan). Ra...
Jasa (Fee-based services)
 Jenis al Kafalah
1. Kafalah bin nafis (Personnel Guarantee)
2. Kafalah bil maal (Payment guara...
Jasa (Fee-based services)
 Al Hawalah
Pengalihan beban hutang
 Landasan Syariah
1. Sunnah
Imam Bukhari dan Muslim meriwa...
Jasa (Fee-based services)
 Manfaat al Hawalah
1. memungkinkan penyelesaian hutang-piutang
dengan cepat
2. tersedianya dan...
Jasa (Fee-based services)
 Ar Rahn
menahan salah satu harta milik si peminjam sebagai
jaminan atas pinjaman yang diterima...
Jasa (Fee-based services)
 Manfaat
 Menjaga kemungkinan nasabah untuk lalai
 Memberikan keamanan bagi penabung dan peme...
Jasa (Fee-based services)
• Al Qardh
pemberian pinjaman harta kepada orang lain,
tanpa mengharapkan imbalan
Landasan Syari...
Jasa (Fee-based services)
3. Ijma‟
Para ulama telah menyepakati bahwa al Qardh boleh
dilakukan dengan didasari pada tabiat...
Jasa (Fee-based services)
• Sumber dana
• Modal Bank
• Dana zakat, infaq, dan sadaqah
• Manfaat
• membantu nasabah untuk m...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

7. prinsip dan landasan dasar produk bank syariah

3,371 views

Published on

Published in: Business
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,371
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
14
Actions
Shares
0
Downloads
86
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

7. prinsip dan landasan dasar produk bank syariah

  1. 1. Prinsip dan Landasan Dasar Produk Bank Syariah
  2. 2. Titipan (Trust Depository)  Al-Wadiah dapat diartikan sebagai titipan / simpanan Landasan Syariah 1. Al-Quran “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu untuk menyampaikan amanat (titipan), kepada yang berhak menerima” (An Nisa 58) “Jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercaya itu menunaikan amanatnya (hutang) dan hendaklah ia bertaqwa kepada Tuhannya.” (Al Baqarah 283)
  3. 3. Titipan (Trust Depository) 2. Al-Hadits “Dari Abu Hurairah, diriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: ”Tunaikanlah amanat kepada yang berhak menerimanya dan jangan membalas khianat kepada orang yang telah mengkhianatimu (HR Abu Dawud – no. 2936, dalam kitab Al- Buyu, dan Hakim) 3. Ijma Para tokoh ulama Islam sepanjang zaman telah melakukan ijma‟, bahwa hal ini adalah kebutuhan manusia.
  4. 4. Titipan (Trust Depository) Al wadiah yad al amanah Al wadiah yad adh dhamanah  Aplikasi perbankan Giro (Current Account) Tabungan Berjangka (Saving Account)
  5. 5. Bagi Hasil (Profit-Sharing)  Al-Musyarakah dapat diartikan sebagai kerjasama antara dua pihak atau lebih dimana masing-masing pihak memberikan kontribusi Landasan Syariah 1. Al-Quran “Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang bersyarikat itu sebagian mereka berbuat zhalim kepada sebagaian yang lain kecuali orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih” (QS Shad: 24)
  6. 6. Bagi Hasil (Profit-Sharing) 2. Al-Hadits “Dari Abu Hurairah, diriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: ”sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla berfirman: “aku pihak ketiga dari dua orang yang bersyarikat selama salah satunya tidak mengkhianati lainnya. (HR Abu Dawud – no. 2936, dalam kitab Al-Buyu, dan Hakim) 3. Ijma‟ Para tokoh ulama Islam sepanjang zaman telah melakukan ijma‟ dan melegitimasi musyarakah secara global walaupun terdapat perbedaan pendapat dalam beberapa elemen daripadanya
  7. 7. Bagi Hasil (Profit-Sharing)  Jenis Al-Musyarakah musyarakah pemilikan musyarakah akad (kontrak) 1. Syirkah Al „Inan Setiap pihak memberikan suatu porsi dari keseluruhan dana dan berpartisipasi dalam kerja. 2. Syirkah Mufawadhah Setiap pihak memberikan modal dengan jumlah yang sama besar dan bertanggung jawab pada porsi kerja yang sama besar pula. 3. Syirkah A‟mal Kontrak kerjasama untuk melakukan pekerjaan secara bersama.
  8. 8. Bagi Hasil (Profit-Sharing) 4. Syirkah Wujuh Kontrak antara dua orang atau lebih dengan membeli barang secara kredit kemudian menjualnya secara tunai. 5. Syirkah Al Mudharabah  Aplikasi dalam perbankan Pembiayaan proyek Modal ventura
  9. 9. Bagi Hasil (Profit-Sharing)  Al-Mudharabah dapat diartikan sebagai kerjasama antara dua pihak atau lebih dimana pihak pertama sebagai shahibul maal, dahn pihak lain sebagai mudharib Landasan Syariah 1. Al-Quran “…dan dari orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah” (QS Al Muzammil; 20) Yang menjadi argumen dari ayat ini adalah adanya kata yadhribun yang sama dengan akar kata mudharabah, yang berarti melakukan usaha
  10. 10. Bagi Hasil (Profit-Sharing) 2. Al-Hadits Dari Shalih bin Suhaib, bahwa Rasulullah bersabda: “Tiga hal yang didalamnya terdapat keberkatan, jual-beli secara tangguh, muqaradhah (mudharabah), dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah, bukan untuk dijual” (HR. Ibnu Majah no. 2280, Kitab At tijarah) 3. Ijma‟ Imam Zailai, dalam kitabnya Nasbu ar Rayah (4/13), telah menyatakan bahwa para sahabat telah meligitimasi pengolahan harta yatim secara mudharabah.
  11. 11. Bagi Hasil (Profit-Sharing)  Jenis-jenis al Mudharabah 1. Mudharabah Mutlaqah - cakupan usaha yang lebih luas, tidak dibatasi oleh spesifikasi jenis usaha 2. Mudharabah Muqayyadah - dibatasi dengan jenis usaha yang dikehendaki oleh shohibul maal  Aplikasi dalam perbankan - Tabungan berjangka, deposito, deposito spesial - pembiayaan modal kerja dan investasi khusus
  12. 12. Bagi Hasil (Profit-Sharing)  Al Muzara‟ah kerjasama pengolahan pertanian antara pemilik lahan dengan penggarap dimana imbalan (persentase) dari hasil panen yang telah disepakati Muzara‟ah : benih dari pemilik lahan Mukharabah : benih dari penggarap  Landasan Syariah 1. Al Hadits Diriwayatkan dari Ibnu Umarbahwa Rasuslullah pernah memberikan tanah kepada penduduknya untuk digarap dengan imbalan bagian hasil buah- buahan dan tanaman
  13. 13. Bagi Hasil (Profit-Sharing) 2. Ijma‟ Bukhari mengatakan, bahwa telah berkata Abu Jafar, “Tidak ada satu rumah pun di Madinah kecuali penghuninya mengolah tanah secara muzaraah dengan pembagian hasil 1/3 dan ¼. Hal ini telah dilakukan oleh Sayidina Ali, Saad bin Abi Waqash, Ibnu Mas‟ud, Umar bin Abdul Azis, Qasim, keluarga Abu Bakar dan Keluarga Ali” 3. Penjelasan dalam konteks ini, lembaga keuangan Islam dapat memberikan pembiayaan bagi nasabah yang bergerak dalam bidang plantation atas dasar prinsip bagi hasil dari hasil panen
  14. 14. Bagi Hasil (Profit-Sharing)  Al Musaqah penggarap hanya bertanggung jawab atas penyiraman dan pemeliharaan. Sebagai imbalan, si penggarap berhak atas nsibah tertentu dari hasil panen.  Landasan Syariah 1. Al Hadits Dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah pernah memberikan tanah dan tanaman kurma di Khaibar kepada yahudi Khaibar untuk dipelihara dengan mempergunakan peralatan dan dana mereka. Sebagai imbalan, mereka memperoleh persentase tertentu dari hasil panen.
  15. 15. Bagi Hasil (Profit-Sharing) 2. Ijma‟ Telah berkata Abu Ja‟far Muhammad bin ali bin Husein bin Ali bin Abi Thalib bahwa Rasulullah telah menjadikan penduduk Khaibar sebagai penggarap dan pemelihara atas dasar bagi hasil
  16. 16. Jual Beli (Sale and Purchase)  Al Murabahah jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati Landasan Syariah 1. Al Quran “Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” (Al Baqarah: 275) 2. Al Hadits Dari Suhaib Ar Rumi r.a bahwa Rasulullah bersabda, “Tiga hal yang didalamnya terdapat keberkatan: jual-beli secara tangguh, mudharabah, dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah, bukan untuk dijual.” (HR Ibnu Majah)
  17. 17. Jual Beli (Sale and Purchase)  Syarat Bai‟ Al Murabahah 1. Penjual memberitahu biaya modal kepada nasabah 2. Penjual menjelaskan apabila ada cacat/kerusakan  Resiko Bai‟ Al Murabahah 1. Kelalaian; nasabah sengaja tidak membayar angsuran. 2. Fluktuasi harga komparatif. 3. Penolakan nasabah. 4. Dijual.
  18. 18. Jual Beli (Sale and Purchase)  Bai‟ as Salam Pembelian barang yang diserahkan di kemudian hari sementara pembayaran dilakukkan di muka Landasan Syariah 1. Al Quran “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermuamalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, maka tuliskanlah.” (Al Baqarah: 282)
  19. 19. Jual Beli (Sale and Purchase) 2. Al Hadits Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa Rasulullah datang ke Madinah dimana penduduknya melakukan salaf (salam) dalam buah-buahan untuk jangka waktu satu, dua dan tiga tahun. Kemudian Beliau bersabda, “Barang siapa yang melakukan salam, hendaknya ia melakukan dengan takaran yang jelas dan timbangan yang jelas pula, untuk jangka waktu yang diketahui.”  Aplikasi dalam perbankan Pembiayaan bagi petani
  20. 20. Jual Beli (Sale and Purchase)  Al Murabahah jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati Landasan Syariah 1. Al Quran “Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.” (Al Baqarah: 275) 2. Al Hadits Dari Suhaib Ar Rumi r.a bahwa Rasulullah bersabda, “Tiga hal yang didalamnya terdapat keberkatan: jual-beli secara tangguh, mudharabah, dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah, bukan untuk dijual.” (HR Ibnu Majah)
  21. 21. Jual Beli (Sale and Purchase)  Bai‟ al Istishna Kontrak penjualan antara pembeli dan pembuat barang  Perbedaan antara Bai‟ Al Salam dengan Bai‟ al Istishna Harga salam : dibayar saat kontrak istishna : boleh saat kontrak, boleh di angsur, boleh kemudian hari
  22. 22. Sewa (Lease)  Al Ijarah akad pemindahan hak guna atas barang atau jasa, melalui pembayaran upah sewa, tanpa diikuti pemindahan kepemilikan atas barang itu sendiri. Landasan Syariah 1. Al Quran “Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran yang patut. Bertaqwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (Al Baqarah: 233)
  23. 23. Sewa (Lease) 2. Al Hadits Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah bersabda: “Berbekamlah kamu, kemudian berikanlah olehmu upahnya kepada tukang bekam itu.” (HR Bukhari dan Muslim) Dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah bersabda: “Berikanlah upah pekerja sebelum keringatnya kering.” (HR Ibnu Majah)  Al Ijarah al Muntahia Bittamlik (sewa-beli) akad sewa yang diakhiri dengan kepemilikan barang di tangan si penyewa
  24. 24. Jasa (Fee-based services)  Al Wakalah berarti penyerahan, pendelegasian atau pemberian mandat.  Landasan Syariah 1. Al Quran “Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir). Sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjagalagi berpengalaman.” (QS. Yususf:55) 2. Al Hadits “Bahwasanya Rasulullah mewakilkan kepada Abu Rafi‟ dan seorang Anshar untuk mewakilinya mengawini Maimunah binti Al Harits. (Malik, no.678, Kitab Al Muwaththa‟, Bab Haji)
  25. 25. Jasa (Fee-based services) 3. Ijma‟ Para ulama bersepakat dengan Ijma‟ wakalah diperbolehkan bahkan cenderung mensunnahkan dengan alasan hal tersebut termasuk jenis ta‟awun atau tolong menolong.
  26. 26. Jasa (Fee-based services)  Al Kafalah Jaminan yang diberikan oleh penanggung kepada pihak ketiga untuk memenuhi kewajiban pihak kedua atau yang ditanggung  Landasan Syariah 1. Al Quran “Penyeru-penyeru itu berseru, „Kami kehilangan piala raja, barangsiapa yang dapat mengembalikannya akan memperoleh makanan (seberat) beban unta dan aku menjamin terhadapnya‟.” (QS. Yusuf: 72)
  27. 27. Jasa (Fee-based services) 2. Al Hadits “Telah dihadapkan kepada Rasulullah (mayat seorang laki-laki untuk dishalatkan). Rasulullah bertanya “apakah dia mempunyai warisan?” Para sahabat menjawab, “tidak”, Rasulullah bertanya lagi, Apakah dia mempunyai hutang?” Sahabat menjawab: “Ya, sejumlah tiga dinar.” Rasulullah pun menyuruh para sahabat untuk menshalatkannya (tetapi beliau sendiri tidak?. Lalu Abu Qatadah berkata: “Saya menjaminhutangnya ya Rasulullah.” Maka Rasulullah pun menshalatkan mayat tersebut. (HR Bukhari no. 2127, kitab Al Hawalah)
  28. 28. Jasa (Fee-based services)  Jenis al Kafalah 1. Kafalah bin nafis (Personnel Guarantee) 2. Kafalah bil maal (Payment guarantee) 3. Kafalah bit Taslim (Leasing Guarantee) 4. Kafalah al munjazah (Performance Bonds) 5. Kafalah al muallaqah
  29. 29. Jasa (Fee-based services)  Al Hawalah Pengalihan beban hutang  Landasan Syariah 1. Sunnah Imam Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa rasulullah pernah bersabda: “Menunda pembayaran bagi orang yang mampu adalah suatu kezhaliman. Dan jika salah seorang dari kamu diikutkan (di-hawalah-kan) kepada orang yang mampu/kaya, maka terimalah hawalah itu. 2. Ijma Ulama membolehkan Hawalah pada hutang yang tidak berbentuk barang/benda, karena Hawalah adalah perpindahan hutang jadi harus pada uang atau kewajiban finansial
  30. 30. Jasa (Fee-based services)  Manfaat al Hawalah 1. memungkinkan penyelesaian hutang-piutang dengan cepat 2. tersedianya dana talangan untuk hibah bagi yang membutuhkan 3. menjadi salah satu sumber pendapatan (fee-based income) bagi bank syariah
  31. 31. Jasa (Fee-based services)  Ar Rahn menahan salah satu harta milik si peminjam sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima  Landasan Syariah 1. Al Quran Jika kamu dalam perjalanan (dan bermuamalah tidak secara tunai) sedang kamu tidak memperoleh seorang penulis, maka hendaklah ada barang tanggungan yang dipegang (oleh yang berpiutang). (QS. Al Baqarah: 283) 2. Al Hadits Dari Aisyah r.a bahwa Rasulullah pernah membeli makanan dari seorang Yahudi dan menjaminkan baju besi. (HR Bukhari no.1926, Kitab al Buyu dan Muslim)
  32. 32. Jasa (Fee-based services)  Manfaat  Menjaga kemungkinan nasabah untuk lalai  Memberikan keamanan bagi penabung dan pemegang deposito  Membantu bagi yang kesulitan dana  Risiko ar Rahn  Wanprestasi  Penurunan nilai aset yang ditahan atau rusak
  33. 33. Jasa (Fee-based services) • Al Qardh pemberian pinjaman harta kepada orang lain, tanpa mengharapkan imbalan Landasan Syariah 1. Al Quran “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan (balasan) oinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak” (QS. Al-Hadid:11) 2. Al Hadits Ibnu Mas‟ud meriwayatkan bahwa: Nabi berkata, “Bukan seorang muslim yang meminjamkan muslim lainnya kecuali bernilai sadaqah (HR. Ibnu Majah no.2421, Kitab al Ahkam. Ibnu Hibban dan
  34. 34. Jasa (Fee-based services) 3. Ijma‟ Para ulama telah menyepakati bahwa al Qardh boleh dilakukan dengan didasari pada tabiat manusia yang tidak bisa hidup tanpa pertolongan dan bantuan saudaranya. • Aplikasi produk perbankan • Produk pelengkap kepada nasabah yang telah terbukti loyalitas dan bonafiditasnya yang membutuhkan dana talangan segera • Fasilitas nasabah yang memerlukan dana cepat sedangkan ia tidak bs menarik dana karena tersimpan dalam bentuk bentuk deposito • Produk penyumbang usaha yang sangat kecil atau sektor sosial
  35. 35. Jasa (Fee-based services) • Sumber dana • Modal Bank • Dana zakat, infaq, dan sadaqah • Manfaat • membantu nasabah untuk mendapat dana talangan jangka pendek • Pembeda dengan bank konvensional • Misi sosial kemasyarakatan

×