Sistem Persamaan Linier Dua
      Variabel (SPLV)
Tujuan Pembelajaran


Siswa dapat menyelesaikan sistem
persamaan linier dua variabel dengan
metode grafik, substitusi, dan eliminasi.
Sistem Persamaan Linier Dua Variabel terdiri atas
dua persamaan linier berbentuk :


    a1x + b1y = c1 dan a2x + b2y = c2

       dengan a, b, c   ∈ R dan a ≠ 0, b ≠ 0, serta x dan y
                         merupakan variabel.


Nilai x dan y yang memenuhi kedua persamaan
tersebut merupakan penyelesaian sistem
persamaan linear dua variabel
Ada beberapa metode untuk menyelesaikan Sistem
     Persamaan Linier Dua Variabel yaitu :



   1.   Metode Grafik
   2.   Metode Substitusi (Penggantian)
   3.   Metode Eliminasi (Pelenyapan)
1. Metode Grafik

Penyelesaian sistem persamaan linear
dua variabel dengan cara menggambar
persamaan-persamaan tersebut dalam
satu diagram cartesius.
Dari gambar tesebut diperoleh titik
potong kedua garis yang merupakan
himpunan dari Penyelesaian sistem
persamaan linear dua variabel
Contoh :

Tentukan himpunan Penyelesaian dari sistem persamaan
                               ∈
2x – y = 4 dan x + y = 5 untuk x,y R
 Penyelesaian :

       Grafik untuk persamaan 2x – y = 4
     Ambil y = 0, maka x = 2
     Ambil x = 0, maka y = -4
   Titik potong terhadap sumbu x dan y masing-masing
   (2,0) dan (0,-4)
Grafik untuk persamaan x + y = 5
        Ambil y = 0, maka x = 5
    Ambil x = 0, maka y = 5
 Titik potong terhadap sumbu x dan y masing-masing
 (5,0) dan (0,5)
Dengan demikian, diperoleh grafik berikut :
               y

                              2x – y = 4
       (0,5)

                           (3,2)


                                             x
          0        (2,0)           (5,0)
                                           x+y=5

               (0,-4)
2. Metode Substitusi (Penggantian)

     Menyatakan variabel yang satu ke dalam
     variabel lain pada suatu persamaan

Contoh :

 Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem
 persamaan 2x – y = 4 dan x + y = 5 untuk x, y ∈ R
Penyelesaian :

    2x – y = 4 ……………. ( Pers.1 )
    x+y=5        ……………. ( Pers.2 )
Dari persamaan (1), 2x – y = 4 dapat diubah menjadi
                         y = 2x – 4.

Kemudian nilai y disubstitusikan pada persamaaan (2).
                 Sehingga diperoleh :

        x + y = 5 ↔ x + 2x – 4 = 5
                  ↔     3x – 4 = 5
                  ↔         3x = 5 + 4
                  ↔         3x = 9
                  ↔          x=3
Nilai y diperoleh dengan menyubstitusikan nilai x = 3
pada persamaan (1) atau (2)
sehingga diperoleh :


        2x – y = 4 ↔ 2 x 3 – y = 4
                   ↔     6–y=4
                   ↔         y=4–6
                   ↔         y = -2

Jadi himpunan penyelesaian sistem persamaan linear
tersebut adalah {(3,2)}
3. Metode Eliminasi ( Pelenyapan )


  Mengeliminasi atau melenyapkan salah satu
  variabel dan variabel yang akan dieliminasi
  harus mempunyai koefisien yang sama.

Contoh :

 Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem
 persamaan 2x + y = 8 dan x - y = 10 untuk x, y∈ R
2x + y = 8
 x - y = 10 +
    3x = 18
     x=6

2x + y = 8    | x 1 | 2x + y = 8
 x - y = 10   | x 2 | 2x – 2y = 20 -
                          3y = -12
                            y = -4
Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {(6,-4)}
Wassalamu’alaikum

Sistem persamaan linear

  • 1.
    Sistem Persamaan LinierDua Variabel (SPLV)
  • 2.
    Tujuan Pembelajaran Siswa dapatmenyelesaikan sistem persamaan linier dua variabel dengan metode grafik, substitusi, dan eliminasi.
  • 3.
    Sistem Persamaan LinierDua Variabel terdiri atas dua persamaan linier berbentuk : a1x + b1y = c1 dan a2x + b2y = c2 dengan a, b, c ∈ R dan a ≠ 0, b ≠ 0, serta x dan y merupakan variabel. Nilai x dan y yang memenuhi kedua persamaan tersebut merupakan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel
  • 4.
    Ada beberapa metodeuntuk menyelesaikan Sistem Persamaan Linier Dua Variabel yaitu : 1. Metode Grafik 2. Metode Substitusi (Penggantian) 3. Metode Eliminasi (Pelenyapan)
  • 5.
    1. Metode Grafik Penyelesaiansistem persamaan linear dua variabel dengan cara menggambar persamaan-persamaan tersebut dalam satu diagram cartesius. Dari gambar tesebut diperoleh titik potong kedua garis yang merupakan himpunan dari Penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel
  • 6.
    Contoh : Tentukan himpunanPenyelesaian dari sistem persamaan ∈ 2x – y = 4 dan x + y = 5 untuk x,y R Penyelesaian : Grafik untuk persamaan 2x – y = 4 Ambil y = 0, maka x = 2 Ambil x = 0, maka y = -4 Titik potong terhadap sumbu x dan y masing-masing (2,0) dan (0,-4)
  • 7.
    Grafik untuk persamaanx + y = 5 Ambil y = 0, maka x = 5 Ambil x = 0, maka y = 5 Titik potong terhadap sumbu x dan y masing-masing (5,0) dan (0,5) Dengan demikian, diperoleh grafik berikut : y 2x – y = 4 (0,5) (3,2) x 0 (2,0) (5,0) x+y=5 (0,-4)
  • 8.
    2. Metode Substitusi(Penggantian) Menyatakan variabel yang satu ke dalam variabel lain pada suatu persamaan Contoh : Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan 2x – y = 4 dan x + y = 5 untuk x, y ∈ R Penyelesaian : 2x – y = 4 ……………. ( Pers.1 ) x+y=5 ……………. ( Pers.2 )
  • 9.
    Dari persamaan (1),2x – y = 4 dapat diubah menjadi y = 2x – 4. Kemudian nilai y disubstitusikan pada persamaaan (2). Sehingga diperoleh : x + y = 5 ↔ x + 2x – 4 = 5 ↔ 3x – 4 = 5 ↔ 3x = 5 + 4 ↔ 3x = 9 ↔ x=3
  • 10.
    Nilai y diperolehdengan menyubstitusikan nilai x = 3 pada persamaan (1) atau (2) sehingga diperoleh : 2x – y = 4 ↔ 2 x 3 – y = 4 ↔ 6–y=4 ↔ y=4–6 ↔ y = -2 Jadi himpunan penyelesaian sistem persamaan linear tersebut adalah {(3,2)}
  • 11.
    3. Metode Eliminasi( Pelenyapan ) Mengeliminasi atau melenyapkan salah satu variabel dan variabel yang akan dieliminasi harus mempunyai koefisien yang sama. Contoh : Tentukan himpunan penyelesaian dari sistem persamaan 2x + y = 8 dan x - y = 10 untuk x, y∈ R
  • 12.
    2x + y= 8 x - y = 10 + 3x = 18 x=6 2x + y = 8 | x 1 | 2x + y = 8 x - y = 10 | x 2 | 2x – 2y = 20 - 3y = -12 y = -4 Jadi, himpunan penyelesaiannya adalah {(6,-4)}
  • 13.