SlideShare a Scribd company logo
1 of 11
LOG
O
Ekologi
Pertemuan 3
ALIRAN ENERGI
INTERAKSI ANTAR
KOMPONEN DALAM
EKOSISTEM
 Aliran energi merupakan terjadinya perpindahan energi dari satu makhluk
hidup ke makhluk hidup lain.
 Proses aliran energi antarorganisme dapat terjadi karena adanya proses
makan dan di makan.
Gambar 1 Diagram Aliran Energi
ALIRAN ENERGI
Produsen
(tumbuhan
berklorofil)
Matahari
Konsumen
primer
(herbivora)
Konsumen
primer
(karnivora)
Dekomposer
(organime pengurai)
INTERAKSI ANTAR
KOMPONEN DALAM
EKOSISTEM
Keterangan:
1. Energi cahaya matahari masuk ke dalam lingkungan ekosistem.
2. Selanjutnya, hanya setengah dari rata- rata energi cahaya yang digunakan
oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis. Setelah fotosintesis maka akan
dihasilkan energi kimia yang diperoleh dari energi cahaya. Energi tersebut
kemudian tersimpan di dalam tumbuhan sebagai produsen.
3. Berikutnya, tumbuhan dimakan oleh organisme herbivora sehingga energi
berpindah dari produsen ke konsumen primer. Energi yang disimpan konsumen
primer hanya berkisar 10 persen dari energi produsen.
4. Organisme herbivora kemudian dimangsa oleh organisme karnivora sehingga
energi berpindah dari konsumen primer ke tubuh konsumen sekunder. Energi
yang disimpan juga hanya 10 persen dari energi konsumen primer.
5. Jika produsen tidak dimakan oleh konsumen primer (atau bila komsumen
primer dan komsumen sekunder mati), maka energi akan diteruskan ke
dekomposer atau dikeluarkan dari ekosistem sebagai materi organik.
Aliran energi di dapat dalam bentuk rantai makanan, jaring-jaring makanan
dan piramida ekologi yang didalamnya terjadi proses pertukaran energi dari satu
organisme ke organisme lainnya.
 Dalam ekosistem
terjadi proses makan
dan dimakan secara
berurutan yang
disebut dengan rantai
makanan.
 Proses inilah yang
menentukan
bagaimana energi
mengalir dari satu
organisme ke
organisme yang lain
dalam satu sistem.
 Tiap tingkatan dari
rantai makanan
disebut taraf trofik/
tingkat trofik. Tingkat
trofik dimulai dari
produsen, konsumen,
dan sebagai
dekomposer
(pengurai).
A.Rantai Makanan
1. Produsen (organisme autotrof)
 Produsen merupakan makhluk hidup yang
dapat memproduksi makanan sendiri.
proses dalam pembuatan makanan dikenal
dengan sebutan proses fotosintesis.
Contohnya pada tumbuhan hijau. Produsen
sebagai sumber energi untuk konsumen.
 Sebagai penyedia, maka produsen tidak
akan memakan makhluk hidup lain, tetapi di
makan.
 Produsen maka ekosistem darat merupakan
tumbuhan hijau.
 Produsen pada ekosistem perairan danau
atau laut ialah ganggang hijau biru, dan
juga bakteri berklorofil.
 Kedua kelompok organisme itu akan
membentuk fitoplankton. Selain fitoplankon,
produsen dalam ekosistem air dapat berupa
ganggang atau tumbuhan hijau.
INTERAKSI ANTAR
KOMPONEN DALAM
EKOSISTEM
2. Konsumen
Konsumen merupakan makhluk hidup yang tidak
dapat membuat makanan sendiri. Oleh sebab itu,
untuk memperoleh energi, konsumen akan
bergantung pada produsen atau makhluk lainnya.
Konsumen ini dibagi menjadi 3 (tiga) tingkatan yaitu:
i. Konsumen primer (konsumen tingakat I) yaitu
konsumen pertama di mana ia memperoleh
energi langsung dari produsen. Contoh: makhluk
hidup yang termasuk herbivora seperti sapi,
kerbau, kelinci dan yang lainnya.
ii. Konsumen sekunder (konsumen tingakat
II) yaitu konsumen kedua yang memperoleh
sumber energi atau makanan dari konsumen
pertama. Contoh: hewan pemakan daging
(karnivora) seperti kucing, anjing, ular dan yang
lainnya.
iii. Konsumen tersier (konsumen tingakat III) yaitu
konsumen yang memperoleh sumber energi
dengan memakan konsumen kedua. Contoh
hewan pemakan daging dan tumbuhan
(omnivora) adalah burung elang, harimau, singa
dan yang lainnya.
3. Dekomposer
 Dekomposer merupakan
organisme yang memiliki
tugas dalam mengurai
bangkai- bangkai
makhluk hidup.
 Dekomposer ini akan
memakan seluruh
makhlup hidup di
seluruh trofik.
 Organisme ini memiliki
tugas untuk mengubah
zat organik menjadi zat
anorganik.
Gambar 2. Rantai Makanan
Keterangan:
1. Pada tingkat trofik pertama adalah organisme yang mampu menghasilkan zat makanan
sendiri yaitu tumbuhan hijau atau organisme autotrof yang sering disebut produsen.
Terlihat pada gambar bahwa rumput dimakan belalang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
rumput bertindak sebagai produsen.
2. Organisme yang menduduki tingkat tropik kedua disebut konsumen primer (konsumen I).
Konsumen I biasanya diduduki oleh hewan herbivora. Terlihat pada gambar bahwa belalang
dimakan katak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa belalang sebagai konsumen I
(Herbivora).
3. Organisme yang menduduki tingkat tropik ketiga disebut konsumen sekunder (Konsumen
II), diduduki oleh hewan pemakan daging (karnivora). Terlihat pada gambar bahwa katak
dimakan ular. Sehingga dapat disimpulkan bahwa katak sebagai konsumen II (karnivora).
4. Organisme yang menduduki tingkat tropik tertinggi disebut konsumen puncak. Terlihat
pada gambar bahwa ular sebagai konsumen III/konsumen puncak (karnivora).
5. Jika ular mati, maka akan diuraikan oleh jamur yang berperan sebagai dekomposer yang
mengubah ular yang mati itu menjadi zat hara yang akan dimanfaatkan oleh tumbuhan
untuk tumbuh dan berkembang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jamur berperan
sebagai dekomposer.
 Produser (tumbuhan)
menyediakan makanan bagi
makhluk hidup lainnya.
 Tumbuhan tersebut dimakan
oleh konsumen I, konsumen I
dimakan oleh konsumen II,
konsumer II dimakan oleh
konsumen III, dan seterusnya
hingga karnivor puncak.
 Selanjut bila konsumen mati,
maka bangkainya akan
diurai/decomposer.
 Rantai makanan biasanya diawali dari
produsen. Namun, ada juga di mulai dari
detritus.
 Detritus merupakan partikel – partikel
organik yang merupakan hasil penguraian
dari berbagai organisme mati dan sisa
organisme.
 Sisa organisme seperti runtuhan ranting
ataupun dedaunan yang diuraikan oleh
dekomposer, kotoran hewan.
 Detritus ini adalah makanan untuk
berbeagai organisme seperti cacing,
rayap, keluwing, dan juga kecoa.
 Detritus dapat membentuk rantai
makanan yang disebut sebagai detritivor.
 Contoh : hancurnya kotoran hewan →
nematoda → kutu acarina →
kalajengking.
 Contoh lain : daun yang sudah diuraikan
→ cacing tanah → ayam → manusia.
 Jaring-jaring makanan adalah
gabungan dari rantai makanan yang
saling berhubungan dikombinasikan,
tumpang tindih dalam suatu
ekosistem.
 Kegunaannya adalah untuk
menggambarkan interaksi langsung
antar spesies yang terdapat pada
ekosistem itu sendiri.
Keterangan:
Pada gambar diatas, terdapat 17 rantai
makanan yang bergabung menjadi suatu
ekosistem yaitu menjadi sebuah jaring-jaring
makanan. Adapun rantai makanan itu
diantaranya adalah :
Gambar 3. Jaring-Jaring Makanan
1. pohon--ulat--ayam--elang
2. pohon--ulat--ayam--ular
3. pohon--ulat--katak--elang
4. pohon--ulat--katak--ular
5. pohon--belalang--ayam--ular
6. pohon--belalang--ayam--elang
7.pohon--belalang--katak--elang
8. rumput--ulat--ayam--elang
9. rumput--ulat--ayam--ular
10.rumput--ulat--katak--elang
11.rumput--ulat--katak--ular
12.rumput--belalang--ayam--ular
13.rumput--belalang--ayam--elang
14.rumput--belalang--katak--elang
15.rumput--belalang--katak--ular
16.rumput--tikus--ular
17.rumput--tikus--elang
B. Jaring-jaring Makanan
1. Pada tingkat trofik pertama adalah organisme yang mampu menghasilkan zat makanan sendiri
yaitu tumbuhan hijau atau organisme autotrof yang sering disebut produsen. Terlihat pada
gambar bahwa yang bertindak sebagai produsen adalah pohon dan rumput.
2. Organisme yang menduduki tingkat tropik kedua disebut konsumen primer (konsumen I).
Konsumen I biasanya diduduki oleh hewan herbivora. Terlihat pada gambar bahwa yang
berperan sebagai konsumen I (Herbivora) adalah ulat, belalang, dan tikus.
3. Organisme yang menduduki tingkat tropik ketiga disebut konsumen sekunder (Konsumen II),
diduduki oleh hewan pemakan daging (karnivora). Terlihat pada gambar bahwa yang
bertindak sebagai konsumen II (karnivora) adalah ayam dan katak.
4. Organisme yang menduduki tingkat tropik tertinggi disebut konsumen puncak. Terlihat pada
gambar bahwa burung elang dan ular bertindak sebagai konsumen III/konsumen puncak
(karnivora).
03 ekologi 3

More Related Content

What's hot

materi, energi dan perubahannya (rantai makanan & jaring makanan)
materi, energi dan perubahannya (rantai makanan & jaring makanan)materi, energi dan perubahannya (rantai makanan & jaring makanan)
materi, energi dan perubahannya (rantai makanan & jaring makanan)afipahasna
 
Presentasi kelompok 1 ipa
Presentasi kelompok 1 ipaPresentasi kelompok 1 ipa
Presentasi kelompok 1 ipaandi_may
 
Ppt materi 1 3 p. hayati-anisa septiani bumulo
Ppt materi 1 3  p. hayati-anisa septiani bumuloPpt materi 1 3  p. hayati-anisa septiani bumulo
Ppt materi 1 3 p. hayati-anisa septiani bumuloanisasptiany
 
Hubungan antar Komponen Ekosistem
Hubungan antar Komponen EkosistemHubungan antar Komponen Ekosistem
Hubungan antar Komponen EkosistemFakhriyah Elita
 
biologi materi kelas 11 ipa ekosistem bab 9
biologi materi kelas 11 ipa ekosistem bab 9biologi materi kelas 11 ipa ekosistem bab 9
biologi materi kelas 11 ipa ekosistem bab 9ranjana putri
 
Komponen ekosistem, peran dan interaksinya
Komponen ekosistem, peran dan interaksinyaKomponen ekosistem, peran dan interaksinya
Komponen ekosistem, peran dan interaksinyaAgustinus Wiyarno
 
Makalah yayah IPA SMK Pariwisata Baitul Hamdi
Makalah yayah  IPA SMK Pariwisata Baitul HamdiMakalah yayah  IPA SMK Pariwisata Baitul Hamdi
Makalah yayah IPA SMK Pariwisata Baitul HamdiSmkbaitulhamdi Banten
 
kompenan biosis dan abiosis
kompenan biosis dan abiosiskompenan biosis dan abiosis
kompenan biosis dan abiosisSyahirah AH
 

What's hot (20)

Komponen Biotik
Komponen BiotikKomponen Biotik
Komponen Biotik
 
materi, energi dan perubahannya (rantai makanan & jaring makanan)
materi, energi dan perubahannya (rantai makanan & jaring makanan)materi, energi dan perubahannya (rantai makanan & jaring makanan)
materi, energi dan perubahannya (rantai makanan & jaring makanan)
 
Rantai makanan
Rantai makananRantai makanan
Rantai makanan
 
Power point pgt201 e
Power point pgt201 ePower point pgt201 e
Power point pgt201 e
 
Presentasi kelompok 1 ipa
Presentasi kelompok 1 ipaPresentasi kelompok 1 ipa
Presentasi kelompok 1 ipa
 
02 ekologi 2
02 ekologi 202 ekologi 2
02 ekologi 2
 
Ppt materi 1 3 p. hayati-anisa septiani bumulo
Ppt materi 1 3  p. hayati-anisa septiani bumuloPpt materi 1 3  p. hayati-anisa septiani bumulo
Ppt materi 1 3 p. hayati-anisa septiani bumulo
 
Hubungan antar Komponen Ekosistem
Hubungan antar Komponen EkosistemHubungan antar Komponen Ekosistem
Hubungan antar Komponen Ekosistem
 
Ekosistem
EkosistemEkosistem
Ekosistem
 
biologi materi kelas 11 ipa ekosistem bab 9
biologi materi kelas 11 ipa ekosistem bab 9biologi materi kelas 11 ipa ekosistem bab 9
biologi materi kelas 11 ipa ekosistem bab 9
 
ekosistem
ekosistemekosistem
ekosistem
 
Ekosistem
EkosistemEkosistem
Ekosistem
 
Ekosistem 1
Ekosistem 1Ekosistem 1
Ekosistem 1
 
Rantai makanan
Rantai makananRantai makanan
Rantai makanan
 
Komponen ekosistem, peran dan interaksinya
Komponen ekosistem, peran dan interaksinyaKomponen ekosistem, peran dan interaksinya
Komponen ekosistem, peran dan interaksinya
 
4 ekosistem
4 ekosistem4 ekosistem
4 ekosistem
 
1113016100042 miftahuzzakiyah
1113016100042 miftahuzzakiyah1113016100042 miftahuzzakiyah
1113016100042 miftahuzzakiyah
 
Makalah yayah IPA SMK Pariwisata Baitul Hamdi
Makalah yayah  IPA SMK Pariwisata Baitul HamdiMakalah yayah  IPA SMK Pariwisata Baitul Hamdi
Makalah yayah IPA SMK Pariwisata Baitul Hamdi
 
kompenan biosis dan abiosis
kompenan biosis dan abiosiskompenan biosis dan abiosis
kompenan biosis dan abiosis
 
EKOSISTEM
EKOSISTEMEKOSISTEM
EKOSISTEM
 

Similar to 03 ekologi 3

Aliran_Energi_Dalam_Ekosistem.pptx
Aliran_Energi_Dalam_Ekosistem.pptxAliran_Energi_Dalam_Ekosistem.pptx
Aliran_Energi_Dalam_Ekosistem.pptxrilwan9
 
Bahan ajar ekosistem
Bahan ajar ekosistemBahan ajar ekosistem
Bahan ajar ekosistemchie chie
 
Tugas Microteaching Pertemuan 9_Indah Rizka Apriliani_4201141009_PSPB 20 B.pptx
Tugas Microteaching Pertemuan 9_Indah Rizka Apriliani_4201141009_PSPB 20 B.pptxTugas Microteaching Pertemuan 9_Indah Rizka Apriliani_4201141009_PSPB 20 B.pptx
Tugas Microteaching Pertemuan 9_Indah Rizka Apriliani_4201141009_PSPB 20 B.pptxIndahRizkaApriliani
 
Ppt Rantai Makanan Dan Jaring – Jaring Makanan
Ppt Rantai Makanan Dan Jaring – Jaring MakananPpt Rantai Makanan Dan Jaring – Jaring Makanan
Ppt Rantai Makanan Dan Jaring – Jaring MakananSatria Nurtirta
 
BAHAN AJAR OBSERVASI MATERI KESEIMBANGAN LINGKUNGAN, EKOSISTEM.pdf
BAHAN AJAR OBSERVASI MATERI KESEIMBANGAN LINGKUNGAN, EKOSISTEM.pdfBAHAN AJAR OBSERVASI MATERI KESEIMBANGAN LINGKUNGAN, EKOSISTEM.pdf
BAHAN AJAR OBSERVASI MATERI KESEIMBANGAN LINGKUNGAN, EKOSISTEM.pdfadipurnomo011
 
PPT Bab 4 IPA Biologi Kelas X Kur Merdeka (1).pptx
PPT Bab 4 IPA Biologi Kelas X Kur Merdeka (1).pptxPPT Bab 4 IPA Biologi Kelas X Kur Merdeka (1).pptx
PPT Bab 4 IPA Biologi Kelas X Kur Merdeka (1).pptxedwar105354
 
fdokumen.com_rantai-makanan-dan-jaring-jaring-makanan.pdf
fdokumen.com_rantai-makanan-dan-jaring-jaring-makanan.pdffdokumen.com_rantai-makanan-dan-jaring-jaring-makanan.pdf
fdokumen.com_rantai-makanan-dan-jaring-jaring-makanan.pdfAniKhanifatun1
 
IPA 5 EKOSISTEM.pptx
IPA 5 EKOSISTEM.pptxIPA 5 EKOSISTEM.pptx
IPA 5 EKOSISTEM.pptxRedyanAsri
 
IPA 5 EKOSISTEM TEMATIK TERPADU BUKU PENDAMPING.pptx
IPA 5 EKOSISTEM TEMATIK TERPADU BUKU PENDAMPING.pptxIPA 5 EKOSISTEM TEMATIK TERPADU BUKU PENDAMPING.pptx
IPA 5 EKOSISTEM TEMATIK TERPADU BUKU PENDAMPING.pptxekosantoso419403
 
Zaenal rahman x'a keperawatan ekosistem
Zaenal rahman x'a keperawatan ekosistemZaenal rahman x'a keperawatan ekosistem
Zaenal rahman x'a keperawatan ekosistemzaenalofficial48
 
Interaksi makh hidup pertemuan 4
Interaksi makh hidup pertemuan 4Interaksi makh hidup pertemuan 4
Interaksi makh hidup pertemuan 4Meli Fitriani
 

Similar to 03 ekologi 3 (20)

Aliran_Energi_Dalam_Ekosistem.pptx
Aliran_Energi_Dalam_Ekosistem.pptxAliran_Energi_Dalam_Ekosistem.pptx
Aliran_Energi_Dalam_Ekosistem.pptx
 
Bahan ajar ekosistem
Bahan ajar ekosistemBahan ajar ekosistem
Bahan ajar ekosistem
 
Modul rara
Modul raraModul rara
Modul rara
 
Ekologi
EkologiEkologi
Ekologi
 
Tugas Microteaching Pertemuan 9_Indah Rizka Apriliani_4201141009_PSPB 20 B.pptx
Tugas Microteaching Pertemuan 9_Indah Rizka Apriliani_4201141009_PSPB 20 B.pptxTugas Microteaching Pertemuan 9_Indah Rizka Apriliani_4201141009_PSPB 20 B.pptx
Tugas Microteaching Pertemuan 9_Indah Rizka Apriliani_4201141009_PSPB 20 B.pptx
 
Ppt Rantai Makanan Dan Jaring – Jaring Makanan
Ppt Rantai Makanan Dan Jaring – Jaring MakananPpt Rantai Makanan Dan Jaring – Jaring Makanan
Ppt Rantai Makanan Dan Jaring – Jaring Makanan
 
IPA 5 EKOSISTEM.pptx
IPA 5 EKOSISTEM.pptxIPA 5 EKOSISTEM.pptx
IPA 5 EKOSISTEM.pptx
 
BAHAN AJAR OBSERVASI MATERI KESEIMBANGAN LINGKUNGAN, EKOSISTEM.pdf
BAHAN AJAR OBSERVASI MATERI KESEIMBANGAN LINGKUNGAN, EKOSISTEM.pdfBAHAN AJAR OBSERVASI MATERI KESEIMBANGAN LINGKUNGAN, EKOSISTEM.pdf
BAHAN AJAR OBSERVASI MATERI KESEIMBANGAN LINGKUNGAN, EKOSISTEM.pdf
 
Powerpoint mira
Powerpoint miraPowerpoint mira
Powerpoint mira
 
Presentase biologi
Presentase biologiPresentase biologi
Presentase biologi
 
Makalah copy
Makalah   copyMakalah   copy
Makalah copy
 
PPT Bab 4 IPA Biologi Kelas X Kur Merdeka (1).pptx
PPT Bab 4 IPA Biologi Kelas X Kur Merdeka (1).pptxPPT Bab 4 IPA Biologi Kelas X Kur Merdeka (1).pptx
PPT Bab 4 IPA Biologi Kelas X Kur Merdeka (1).pptx
 
PPT Bab 4 IPA Biologi Kelas X Kur Merdeka.pptx
PPT Bab 4 IPA Biologi Kelas X Kur Merdeka.pptxPPT Bab 4 IPA Biologi Kelas X Kur Merdeka.pptx
PPT Bab 4 IPA Biologi Kelas X Kur Merdeka.pptx
 
Ekosistem Buku 2
Ekosistem Buku 2Ekosistem Buku 2
Ekosistem Buku 2
 
Ekosistem 1
Ekosistem 1Ekosistem 1
Ekosistem 1
 
fdokumen.com_rantai-makanan-dan-jaring-jaring-makanan.pdf
fdokumen.com_rantai-makanan-dan-jaring-jaring-makanan.pdffdokumen.com_rantai-makanan-dan-jaring-jaring-makanan.pdf
fdokumen.com_rantai-makanan-dan-jaring-jaring-makanan.pdf
 
IPA 5 EKOSISTEM.pptx
IPA 5 EKOSISTEM.pptxIPA 5 EKOSISTEM.pptx
IPA 5 EKOSISTEM.pptx
 
IPA 5 EKOSISTEM TEMATIK TERPADU BUKU PENDAMPING.pptx
IPA 5 EKOSISTEM TEMATIK TERPADU BUKU PENDAMPING.pptxIPA 5 EKOSISTEM TEMATIK TERPADU BUKU PENDAMPING.pptx
IPA 5 EKOSISTEM TEMATIK TERPADU BUKU PENDAMPING.pptx
 
Zaenal rahman x'a keperawatan ekosistem
Zaenal rahman x'a keperawatan ekosistemZaenal rahman x'a keperawatan ekosistem
Zaenal rahman x'a keperawatan ekosistem
 
Interaksi makh hidup pertemuan 4
Interaksi makh hidup pertemuan 4Interaksi makh hidup pertemuan 4
Interaksi makh hidup pertemuan 4
 

More from Irma Suryani

kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)
kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)
kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)Irma Suryani
 
Bab 3 pergerakan nasional
Bab 3  pergerakan nasional  Bab 3  pergerakan nasional
Bab 3 pergerakan nasional Irma Suryani
 
Bab 3 penelitian sejarah dan historiografi
Bab 3 penelitian sejarah dan historiografi Bab 3 penelitian sejarah dan historiografi
Bab 3 penelitian sejarah dan historiografi Irma Suryani
 
Bab 2 sejarah sebagai ilmu
Bab 2 sejarah sebagai ilmu Bab 2 sejarah sebagai ilmu
Bab 2 sejarah sebagai ilmu Irma Suryani
 
Bab 2 perlawan bangsa indonesia terhadap penjajah
Bab 2 perlawan bangsa indonesia terhadap penjajahBab 2 perlawan bangsa indonesia terhadap penjajah
Bab 2 perlawan bangsa indonesia terhadap penjajahIrma Suryani
 
Klasifikasi mahluk hidup
Klasifikasi mahluk hidupKlasifikasi mahluk hidup
Klasifikasi mahluk hidupIrma Suryani
 
Keanekaragaman hayati
Keanekaragaman hayati Keanekaragaman hayati
Keanekaragaman hayati Irma Suryani
 
Metode ilmiah dan keselamatan kerja
Metode ilmiah dan keselamatan kerjaMetode ilmiah dan keselamatan kerja
Metode ilmiah dan keselamatan kerjaIrma Suryani
 
Keselamatan kerja di laboratorium,
Keselamatan kerja di laboratorium,Keselamatan kerja di laboratorium,
Keselamatan kerja di laboratorium,Irma Suryani
 
ruang lingkup biologi
ruang lingkup biologi ruang lingkup biologi
ruang lingkup biologi Irma Suryani
 

More from Irma Suryani (16)

04 ekologi 4
04 ekologi 404 ekologi 4
04 ekologi 4
 
01 ekologi 1
01 ekologi 101 ekologi 1
01 ekologi 1
 
5. protista
5. protista5. protista
5. protista
 
kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)
kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)
kingdom monera (bakteri & cyanobacteria)
 
Bab 3 pergerakan nasional
Bab 3  pergerakan nasional  Bab 3  pergerakan nasional
Bab 3 pergerakan nasional
 
Bab 3 penelitian sejarah dan historiografi
Bab 3 penelitian sejarah dan historiografi Bab 3 penelitian sejarah dan historiografi
Bab 3 penelitian sejarah dan historiografi
 
Bab 2 sejarah sebagai ilmu
Bab 2 sejarah sebagai ilmu Bab 2 sejarah sebagai ilmu
Bab 2 sejarah sebagai ilmu
 
Bab 2 perlawan bangsa indonesia terhadap penjajah
Bab 2 perlawan bangsa indonesia terhadap penjajahBab 2 perlawan bangsa indonesia terhadap penjajah
Bab 2 perlawan bangsa indonesia terhadap penjajah
 
Virus bagian 2
Virus bagian 2Virus bagian 2
Virus bagian 2
 
Virus bagian 1
Virus bagian 1Virus bagian 1
Virus bagian 1
 
Klasifikasi mahluk hidup
Klasifikasi mahluk hidupKlasifikasi mahluk hidup
Klasifikasi mahluk hidup
 
Keanekaragaman hayati
Keanekaragaman hayati Keanekaragaman hayati
Keanekaragaman hayati
 
Metode ilmiah dan keselamatan kerja
Metode ilmiah dan keselamatan kerjaMetode ilmiah dan keselamatan kerja
Metode ilmiah dan keselamatan kerja
 
Keselamatan kerja di laboratorium,
Keselamatan kerja di laboratorium,Keselamatan kerja di laboratorium,
Keselamatan kerja di laboratorium,
 
metode ilmiah
metode ilmiah metode ilmiah
metode ilmiah
 
ruang lingkup biologi
ruang lingkup biologi ruang lingkup biologi
ruang lingkup biologi
 

Recently uploaded

Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptxLokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptxHermawati Dwi Susari
 
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptxPPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptxiwidyastama85
 
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docxLK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docxsarimuliati80
 
LAPORAN SATUAN PENDIDIKAN 211 sabadolok.docx
LAPORAN SATUAN PENDIDIKAN 211 sabadolok.docxLAPORAN SATUAN PENDIDIKAN 211 sabadolok.docx
LAPORAN SATUAN PENDIDIKAN 211 sabadolok.docxSriHandayaniLubisSpd
 
AKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptx
AKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptxAKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptx
AKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptxFipkiAdrianSarandi
 
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
Materi Kimfar Asam,Basa,Buffer dan Garam
Materi Kimfar Asam,Basa,Buffer dan GaramMateri Kimfar Asam,Basa,Buffer dan Garam
Materi Kimfar Asam,Basa,Buffer dan GaramTitaniaUtami
 
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannyaModul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannyaNovi Cherly
 
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...Kanaidi ken
 
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang KesehatanMateri Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang KesehatanTitaniaUtami
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdfLaporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdfSriHandayaniLubisSpd
 
KISI KISI SAS GENAP-PAI 7- KUMER-2023.doc
KISI KISI SAS GENAP-PAI 7- KUMER-2023.docKISI KISI SAS GENAP-PAI 7- KUMER-2023.doc
KISI KISI SAS GENAP-PAI 7- KUMER-2023.docriska190321
 
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptxSlide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptxtressa8
 
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docxKisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx1101416
 
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfAndiCoc
 
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?AdePutraTunggali
 
#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptx
#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptx#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptx
#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptxyeniyoramapalimdam
 
Analisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.ppt
Analisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.pptAnalisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.ppt
Analisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.pptRahmaniaPamungkas2
 

Recently uploaded (20)

Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptxLokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
Lokakarya Kepemimpinan Sekolah 1_Mei 2024.pptx
 
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptxPPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
PPt-Juknis-PPDB-2024 (TerbarU) kabupaten GIanyar.pptx
 
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docxLK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
LK 1 - 5T Keputusan Pemimpin Berdampak.docx
 
LAPORAN SATUAN PENDIDIKAN 211 sabadolok.docx
LAPORAN SATUAN PENDIDIKAN 211 sabadolok.docxLAPORAN SATUAN PENDIDIKAN 211 sabadolok.docx
LAPORAN SATUAN PENDIDIKAN 211 sabadolok.docx
 
AKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptx
AKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptxAKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptx
AKUNTANSI INVESTASI PD SEKURITAS UTANG.pptx
 
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Materi Kimfar Asam,Basa,Buffer dan Garam
Materi Kimfar Asam,Basa,Buffer dan GaramMateri Kimfar Asam,Basa,Buffer dan Garam
Materi Kimfar Asam,Basa,Buffer dan Garam
 
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannyaModul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
Modul Ajar Ipa kelas 8 Struktur Bumi dan perkembangannya
 
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
 
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang KesehatanMateri Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
Materi Penggolongan Obat Undang-Undang Kesehatan
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdfLaporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
Laporan Guru Piket Bukti Dukung PMM - www.kherysuryawan.id (1) (1).pdf
 
KISI KISI SAS GENAP-PAI 7- KUMER-2023.doc
KISI KISI SAS GENAP-PAI 7- KUMER-2023.docKISI KISI SAS GENAP-PAI 7- KUMER-2023.doc
KISI KISI SAS GENAP-PAI 7- KUMER-2023.doc
 
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptxSlide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
Slide Kick Off for Public - Google Cloud Arcade Facilitator 2024.pptx
 
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docxKisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx
Kisi-kisi soal IPA 8.docx 2023-2024.docx
 
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
 
#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptx
#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptx#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptx
#05 SOSIALISASI JUKNIS BOK 2024 Canva_124438.pptx
 
Analisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.ppt
Analisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.pptAnalisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.ppt
Analisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.ppt
 

03 ekologi 3

  • 2. INTERAKSI ANTAR KOMPONEN DALAM EKOSISTEM  Aliran energi merupakan terjadinya perpindahan energi dari satu makhluk hidup ke makhluk hidup lain.  Proses aliran energi antarorganisme dapat terjadi karena adanya proses makan dan di makan. Gambar 1 Diagram Aliran Energi ALIRAN ENERGI Produsen (tumbuhan berklorofil) Matahari Konsumen primer (herbivora) Konsumen primer (karnivora) Dekomposer (organime pengurai)
  • 3. INTERAKSI ANTAR KOMPONEN DALAM EKOSISTEM Keterangan: 1. Energi cahaya matahari masuk ke dalam lingkungan ekosistem. 2. Selanjutnya, hanya setengah dari rata- rata energi cahaya yang digunakan oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis. Setelah fotosintesis maka akan dihasilkan energi kimia yang diperoleh dari energi cahaya. Energi tersebut kemudian tersimpan di dalam tumbuhan sebagai produsen. 3. Berikutnya, tumbuhan dimakan oleh organisme herbivora sehingga energi berpindah dari produsen ke konsumen primer. Energi yang disimpan konsumen primer hanya berkisar 10 persen dari energi produsen. 4. Organisme herbivora kemudian dimangsa oleh organisme karnivora sehingga energi berpindah dari konsumen primer ke tubuh konsumen sekunder. Energi yang disimpan juga hanya 10 persen dari energi konsumen primer. 5. Jika produsen tidak dimakan oleh konsumen primer (atau bila komsumen primer dan komsumen sekunder mati), maka energi akan diteruskan ke dekomposer atau dikeluarkan dari ekosistem sebagai materi organik. Aliran energi di dapat dalam bentuk rantai makanan, jaring-jaring makanan dan piramida ekologi yang didalamnya terjadi proses pertukaran energi dari satu organisme ke organisme lainnya.
  • 4.  Dalam ekosistem terjadi proses makan dan dimakan secara berurutan yang disebut dengan rantai makanan.  Proses inilah yang menentukan bagaimana energi mengalir dari satu organisme ke organisme yang lain dalam satu sistem.  Tiap tingkatan dari rantai makanan disebut taraf trofik/ tingkat trofik. Tingkat trofik dimulai dari produsen, konsumen, dan sebagai dekomposer (pengurai). A.Rantai Makanan 1. Produsen (organisme autotrof)  Produsen merupakan makhluk hidup yang dapat memproduksi makanan sendiri. proses dalam pembuatan makanan dikenal dengan sebutan proses fotosintesis. Contohnya pada tumbuhan hijau. Produsen sebagai sumber energi untuk konsumen.  Sebagai penyedia, maka produsen tidak akan memakan makhluk hidup lain, tetapi di makan.  Produsen maka ekosistem darat merupakan tumbuhan hijau.  Produsen pada ekosistem perairan danau atau laut ialah ganggang hijau biru, dan juga bakteri berklorofil.  Kedua kelompok organisme itu akan membentuk fitoplankton. Selain fitoplankon, produsen dalam ekosistem air dapat berupa ganggang atau tumbuhan hijau.
  • 5. INTERAKSI ANTAR KOMPONEN DALAM EKOSISTEM 2. Konsumen Konsumen merupakan makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanan sendiri. Oleh sebab itu, untuk memperoleh energi, konsumen akan bergantung pada produsen atau makhluk lainnya. Konsumen ini dibagi menjadi 3 (tiga) tingkatan yaitu: i. Konsumen primer (konsumen tingakat I) yaitu konsumen pertama di mana ia memperoleh energi langsung dari produsen. Contoh: makhluk hidup yang termasuk herbivora seperti sapi, kerbau, kelinci dan yang lainnya. ii. Konsumen sekunder (konsumen tingakat II) yaitu konsumen kedua yang memperoleh sumber energi atau makanan dari konsumen pertama. Contoh: hewan pemakan daging (karnivora) seperti kucing, anjing, ular dan yang lainnya. iii. Konsumen tersier (konsumen tingakat III) yaitu konsumen yang memperoleh sumber energi dengan memakan konsumen kedua. Contoh hewan pemakan daging dan tumbuhan (omnivora) adalah burung elang, harimau, singa dan yang lainnya. 3. Dekomposer  Dekomposer merupakan organisme yang memiliki tugas dalam mengurai bangkai- bangkai makhluk hidup.  Dekomposer ini akan memakan seluruh makhlup hidup di seluruh trofik.  Organisme ini memiliki tugas untuk mengubah zat organik menjadi zat anorganik.
  • 7. Keterangan: 1. Pada tingkat trofik pertama adalah organisme yang mampu menghasilkan zat makanan sendiri yaitu tumbuhan hijau atau organisme autotrof yang sering disebut produsen. Terlihat pada gambar bahwa rumput dimakan belalang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rumput bertindak sebagai produsen. 2. Organisme yang menduduki tingkat tropik kedua disebut konsumen primer (konsumen I). Konsumen I biasanya diduduki oleh hewan herbivora. Terlihat pada gambar bahwa belalang dimakan katak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa belalang sebagai konsumen I (Herbivora). 3. Organisme yang menduduki tingkat tropik ketiga disebut konsumen sekunder (Konsumen II), diduduki oleh hewan pemakan daging (karnivora). Terlihat pada gambar bahwa katak dimakan ular. Sehingga dapat disimpulkan bahwa katak sebagai konsumen II (karnivora). 4. Organisme yang menduduki tingkat tropik tertinggi disebut konsumen puncak. Terlihat pada gambar bahwa ular sebagai konsumen III/konsumen puncak (karnivora). 5. Jika ular mati, maka akan diuraikan oleh jamur yang berperan sebagai dekomposer yang mengubah ular yang mati itu menjadi zat hara yang akan dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk tumbuh dan berkembang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jamur berperan sebagai dekomposer.
  • 8.  Produser (tumbuhan) menyediakan makanan bagi makhluk hidup lainnya.  Tumbuhan tersebut dimakan oleh konsumen I, konsumen I dimakan oleh konsumen II, konsumer II dimakan oleh konsumen III, dan seterusnya hingga karnivor puncak.  Selanjut bila konsumen mati, maka bangkainya akan diurai/decomposer.  Rantai makanan biasanya diawali dari produsen. Namun, ada juga di mulai dari detritus.  Detritus merupakan partikel – partikel organik yang merupakan hasil penguraian dari berbagai organisme mati dan sisa organisme.  Sisa organisme seperti runtuhan ranting ataupun dedaunan yang diuraikan oleh dekomposer, kotoran hewan.  Detritus ini adalah makanan untuk berbeagai organisme seperti cacing, rayap, keluwing, dan juga kecoa.  Detritus dapat membentuk rantai makanan yang disebut sebagai detritivor.  Contoh : hancurnya kotoran hewan → nematoda → kutu acarina → kalajengking.  Contoh lain : daun yang sudah diuraikan → cacing tanah → ayam → manusia.
  • 9.  Jaring-jaring makanan adalah gabungan dari rantai makanan yang saling berhubungan dikombinasikan, tumpang tindih dalam suatu ekosistem.  Kegunaannya adalah untuk menggambarkan interaksi langsung antar spesies yang terdapat pada ekosistem itu sendiri. Keterangan: Pada gambar diatas, terdapat 17 rantai makanan yang bergabung menjadi suatu ekosistem yaitu menjadi sebuah jaring-jaring makanan. Adapun rantai makanan itu diantaranya adalah : Gambar 3. Jaring-Jaring Makanan 1. pohon--ulat--ayam--elang 2. pohon--ulat--ayam--ular 3. pohon--ulat--katak--elang 4. pohon--ulat--katak--ular 5. pohon--belalang--ayam--ular 6. pohon--belalang--ayam--elang 7.pohon--belalang--katak--elang 8. rumput--ulat--ayam--elang 9. rumput--ulat--ayam--ular 10.rumput--ulat--katak--elang 11.rumput--ulat--katak--ular 12.rumput--belalang--ayam--ular 13.rumput--belalang--ayam--elang 14.rumput--belalang--katak--elang 15.rumput--belalang--katak--ular 16.rumput--tikus--ular 17.rumput--tikus--elang B. Jaring-jaring Makanan
  • 10. 1. Pada tingkat trofik pertama adalah organisme yang mampu menghasilkan zat makanan sendiri yaitu tumbuhan hijau atau organisme autotrof yang sering disebut produsen. Terlihat pada gambar bahwa yang bertindak sebagai produsen adalah pohon dan rumput. 2. Organisme yang menduduki tingkat tropik kedua disebut konsumen primer (konsumen I). Konsumen I biasanya diduduki oleh hewan herbivora. Terlihat pada gambar bahwa yang berperan sebagai konsumen I (Herbivora) adalah ulat, belalang, dan tikus. 3. Organisme yang menduduki tingkat tropik ketiga disebut konsumen sekunder (Konsumen II), diduduki oleh hewan pemakan daging (karnivora). Terlihat pada gambar bahwa yang bertindak sebagai konsumen II (karnivora) adalah ayam dan katak. 4. Organisme yang menduduki tingkat tropik tertinggi disebut konsumen puncak. Terlihat pada gambar bahwa burung elang dan ular bertindak sebagai konsumen III/konsumen puncak (karnivora).