Kelompok 5 :
Imay Willian Perdana (5150711094)
Aditya Pratama (5150711054)
Rohman Iskandar (5150711078)
Regy Buana Pramana (5150711074)
Alan Zarkasi (5150711085)
Danang Dwi Prasetya (5150711062)
Deret Fourier
 Memiliki fungsi ganjil, genap, da jangkauan setengah.
 Sebuah fungsi dimisalkan f(x)
Bilangan genap berlaku: f(-x)= f(x)
Bilangan ganjil berlaku: f(x)= -f(x)
Misal;
Genap: x2, x4, x6, dan seterusnya.
Ganjil: x1, x3, x5, dan seterusnya,
Bilangan kompleks
 Bilangan kompleks terdiri dari bilangan Real dan Imajiner,
dimana bilangan real ada tipe rasional dan irasional.
 Bentuk bilangan kompleks seperti: Polar, Rectangular,
Trigonometri, Eksponensial, dan deret euler.
Transformasi Fourier
 Transformasi Fourier adalah suatu model transformasi
yang memindahkan domain spasial atau domain
waktu menjadi domain frekwensi.
Definisi Transformasi Fourier
 Fourier mendefinisikan transformasi Fourier dari deret
Fourier bentuk kompleks (eksponensial), yaitu dengan
menganggap fungsi non periodik adalah fungsi
periodik dengan perioda tak berhingga. Kita mulai
dengan bentuk bentuk eksponensial deret Fourier :
Kelebihan dan Kekurangan
transformasi Fourier
Kelebihanya adalah:
 Transformasi Fourier dapat mempermudah analisis
terhadap suatu sinyal yang berada dalam suatu sistem.
Kekuranganya adalah:
 Transformasi Fourier hanya dapat menangkap
informasi apakah suatu sinyal memiliki frekuensi
tertentu atau tidak, tapi tidak dapat menangkap
dimana frekuensi itu terjadi.
 Transformasi Fourier 1 dimensi ada 2, yaitu:
 Transformasi kontinu 1 dimensi
 Transformasi Diskrit 1 dimensi
Transformasi fourier kotinyu
 Transformasi fourier kotinyu adalah Sebuah sinyal
waktu sebagai hasil penjumlahan beberapa sinyal
kontinyu.
Transformasi Fourier 1-D
 Transformasi Fourier kontinu 1D dari suatu fungsi
waktu f(t) didefinisikan dengan:
 dimana F(w) adalah fungsi dalam domain frekwensi
 w adalah frekwensi atau dapat
dituliskan bahwa
Transformasi Fourier Diskrit
 Transformasi fourier diskrit atau disebut dengan Discrete
Fourier Transform (DFT) adalah model transformasi
fourier yang dikenakan pada fungsi diskrit, dan hasilnya
juga diskrit. DFT didefinisikan dengan :
F 𝑢 = 𝑥=1
𝑀
𝑓 𝑥 . 𝑒−𝑗𝜋𝑢𝑥/𝑀
 DFT seperti rumus di atas dinamakan dengan DFT 1
dimensi, DFT semacam ini banyak digunakan dalam
pengolahan sinyal digital.
Transformasi Fourier 1-D
 Transformasi Fourier dari suatu fungsi diskrit (DFT) merupakan satu
variabel, f(x), x=0,1,2, … , M-1, dirumuskan sebagai berikut :
 Dari F(u), kita akan mendapatkan kembali fungsi asal dengan
menggunakan kebalikan dari transformasi Fourier diskrit (IDFT) :
1,...,1,0)(
1
)(
1
0
/2
 



Muforexf
M
uF
M
x
Muxj 




1
0
/2
1,...,1,0)()(
M
u
Muxj
MxforeuFxf 
Transformasi Fourier 1-D
 |F(u)| = [R2(u) + I2(u)]1/2 disebut magnitude atau
spektrum dari transformasi Fourier dan :
disebut sudut fase atau spektrum fase dari
transformasi.






 
)(
)(
tan)( 1
uR
uI
u
Transformasi Fourier 1-D
Sifat – Sifat Transformasi
Sifat – Sifat Transformasi
Kesimpulan
 Bilangan kompleks sangat banyak digunakan,
terutama dalam berbagai sinyal. Sinyal –sinyal
tersebut telah menjadi bagian penting dalam
kehidupan kita, seperti listrik, gambar digital, suara
audio, dan sinyal –sinyal lain. Hadirnya bilangan
kompleks sangat mendukung perkembangan sinyal
sehingga teknologi dapat semakin maju seperti saat
ini. Penggunaan bilangan kompleks dan pemrosesan
sinyal dengan sistem transformasi tentu akan terus
berkembang dan menghasilkan teknologi –teknologi
baru yang lebih baik dari sebelumnya.
Sekian dan Terima Kasih
telah memberi semangat

Metode transformasi fourier

  • 1.
    Kelompok 5 : ImayWillian Perdana (5150711094) Aditya Pratama (5150711054) Rohman Iskandar (5150711078) Regy Buana Pramana (5150711074) Alan Zarkasi (5150711085) Danang Dwi Prasetya (5150711062)
  • 2.
    Deret Fourier  Memilikifungsi ganjil, genap, da jangkauan setengah.  Sebuah fungsi dimisalkan f(x) Bilangan genap berlaku: f(-x)= f(x) Bilangan ganjil berlaku: f(x)= -f(x) Misal; Genap: x2, x4, x6, dan seterusnya. Ganjil: x1, x3, x5, dan seterusnya,
  • 3.
    Bilangan kompleks  Bilangankompleks terdiri dari bilangan Real dan Imajiner, dimana bilangan real ada tipe rasional dan irasional.  Bentuk bilangan kompleks seperti: Polar, Rectangular, Trigonometri, Eksponensial, dan deret euler.
  • 4.
    Transformasi Fourier  TransformasiFourier adalah suatu model transformasi yang memindahkan domain spasial atau domain waktu menjadi domain frekwensi.
  • 5.
    Definisi Transformasi Fourier Fourier mendefinisikan transformasi Fourier dari deret Fourier bentuk kompleks (eksponensial), yaitu dengan menganggap fungsi non periodik adalah fungsi periodik dengan perioda tak berhingga. Kita mulai dengan bentuk bentuk eksponensial deret Fourier :
  • 6.
    Kelebihan dan Kekurangan transformasiFourier Kelebihanya adalah:  Transformasi Fourier dapat mempermudah analisis terhadap suatu sinyal yang berada dalam suatu sistem. Kekuranganya adalah:  Transformasi Fourier hanya dapat menangkap informasi apakah suatu sinyal memiliki frekuensi tertentu atau tidak, tapi tidak dapat menangkap dimana frekuensi itu terjadi.
  • 7.
     Transformasi Fourier1 dimensi ada 2, yaitu:  Transformasi kontinu 1 dimensi  Transformasi Diskrit 1 dimensi
  • 8.
    Transformasi fourier kotinyu Transformasi fourier kotinyu adalah Sebuah sinyal waktu sebagai hasil penjumlahan beberapa sinyal kontinyu.
  • 9.
    Transformasi Fourier 1-D Transformasi Fourier kontinu 1D dari suatu fungsi waktu f(t) didefinisikan dengan:  dimana F(w) adalah fungsi dalam domain frekwensi  w adalah frekwensi atau dapat dituliskan bahwa
  • 10.
    Transformasi Fourier Diskrit Transformasi fourier diskrit atau disebut dengan Discrete Fourier Transform (DFT) adalah model transformasi fourier yang dikenakan pada fungsi diskrit, dan hasilnya juga diskrit. DFT didefinisikan dengan : F 𝑢 = 𝑥=1 𝑀 𝑓 𝑥 . 𝑒−𝑗𝜋𝑢𝑥/𝑀  DFT seperti rumus di atas dinamakan dengan DFT 1 dimensi, DFT semacam ini banyak digunakan dalam pengolahan sinyal digital.
  • 11.
    Transformasi Fourier 1-D Transformasi Fourier dari suatu fungsi diskrit (DFT) merupakan satu variabel, f(x), x=0,1,2, … , M-1, dirumuskan sebagai berikut :  Dari F(u), kita akan mendapatkan kembali fungsi asal dengan menggunakan kebalikan dari transformasi Fourier diskrit (IDFT) : 1,...,1,0)( 1 )( 1 0 /2      Muforexf M uF M x Muxj      1 0 /2 1,...,1,0)()( M u Muxj MxforeuFxf 
  • 12.
    Transformasi Fourier 1-D |F(u)| = [R2(u) + I2(u)]1/2 disebut magnitude atau spektrum dari transformasi Fourier dan : disebut sudut fase atau spektrum fase dari transformasi.         )( )( tan)( 1 uR uI u
  • 13.
  • 15.
    Sifat – SifatTransformasi
  • 16.
    Sifat – SifatTransformasi
  • 17.
    Kesimpulan  Bilangan komplekssangat banyak digunakan, terutama dalam berbagai sinyal. Sinyal –sinyal tersebut telah menjadi bagian penting dalam kehidupan kita, seperti listrik, gambar digital, suara audio, dan sinyal –sinyal lain. Hadirnya bilangan kompleks sangat mendukung perkembangan sinyal sehingga teknologi dapat semakin maju seperti saat ini. Penggunaan bilangan kompleks dan pemrosesan sinyal dengan sistem transformasi tentu akan terus berkembang dan menghasilkan teknologi –teknologi baru yang lebih baik dari sebelumnya.
  • 18.
    Sekian dan TerimaKasih telah memberi semangat