MENULIS EDITORIAL&KOLOM
          OPINI
  BY: ELVA RONANING ROEM M,Si
EDITORIAL/TAJUK RENCANA
• ADALAH: suara koran secara umum dan tidak
  disebutkan siapa penulisnya meski hanya
  ditulis oleh satu orang.
• Penulis editorial menggunakan kata jamak
  seperti “Kami”
• Kata kami di istilah dalam kolom
  editorial/tajuk rencana adalah untuk
  mempertaruhkan reputasi media mereka.
TIPE-TIPE EDITORIAL

                Editorial
Editorial                       Editorial
               Pemecahan
Advokasi                      Penghargaan
                Masalah

        Editorial       Editorial
        Pendek           Kartun
Editorial Advokasi:
  Menginterprestasikan, menjelaskan dan
  membujuk dan mendukung perubahan, yang
  biaanya dihubungan dengan suatu berita
  penting yang ada dalam koran tersebut.

 Tujuan dari editorial ini addalah: untuk
 membujuk pembaca agar setuju dengan
 pandangan yang dibuat media yang
 bersangkutan
Editorial Pemecahan Masalah
Tipe editorial ini ingin menarik perhatian pada
  suatu problem atau ingin mengkritik tindakan
  seseorang. Fakta harus disajikan untuk
  mendukung kritik atau untuk menjelaskan
  sebab musabab masalah dan solusi yang
  ditawarkan.

Proses penulisan dilakukan dengan 3 tahapan:
  Pernyataan problem, penyajian bukti,
  kesimpulan beserta usulan solusinya.
Editorial Penghargaan
  Editorial yang ditulis dalam bentuk memuji
  seseorang atau suatu organisasi yang
  melakukan sesuatu yang luar biasa

  Dalam editorial ini penghargaan, alasan dan
  pujian harus dijelaskan dan dampak prestasi
  itupun harus dimuat
Editorial Pendek
Editorial ringkas yang berisi komentar bermacam-
macam, terkadang editorial ini isinya bernada
humor atau menunjukkan perubahan dalam gaya
dan kultur populer.

Editorial Kartun
editorial yang berbentuk kartun yang biasanya
terkait dengan topik dihalaman editorial. Dalam
hal ini pelukis kartun mengunakan banyak
keleluasaan untuk membuat sesuatu yang lebih
lucu, satire, ironis bahkan menyengat.
OPINI
• Opini adalah kolom yang disertai dengan nama
  penulis dan berisi pemikiran dan pendapat-
  pendapat pribadi dari seseorang.

• Penulis selalu mengidentikan dirinya dengan kata
  “SAYA”. Biasanya penulis opini selalu memilih
  menulis opini dengan piramida normal, dan
  jarang sekali menggunakan piramida terbalik dari
  yang terpenting menuju kurang ------penting.
• Kolumnis sering mengembangkan gaya dan suara
  sendiri dengan memilih topik sendiri sesuai
  dengan gayanya.

• Banyak kolumnis yang menulis opini dengan
  kalimat penutup dan pembuka yang unik. Hal ini
  dilakukan kolumnis untuk menjadi ciri khasnya
  dalam menulis opini.

• Biasanya kolumnis selalu menulis kata-kata yang
  bersifat metafora untuk opini yang bersifat
  feature yang melukiskan kehidupan seseorang.
Terima Kasih
LATIHAN
1.Kelompok 1
Tajuk Rencana Ttg KPK
2.Kelompok 2
Tajuk Rencana TTg Bank century
3.Kelompok 3
Tajuk Rencana Ttg Susno Duadji
4.Kelompok 4
Tajuk Rencana Ttg Tanjung Priok
5.Kelompok 5
Tajuk Rencana Ttg penghapusan Satpol PP
6.Kelompok 6
Tajuk Rencana ttg Markus

Menulis editorial&kolom opini

  • 1.
    MENULIS EDITORIAL&KOLOM OPINI BY: ELVA RONANING ROEM M,Si
  • 2.
    EDITORIAL/TAJUK RENCANA • ADALAH:suara koran secara umum dan tidak disebutkan siapa penulisnya meski hanya ditulis oleh satu orang. • Penulis editorial menggunakan kata jamak seperti “Kami” • Kata kami di istilah dalam kolom editorial/tajuk rencana adalah untuk mempertaruhkan reputasi media mereka.
  • 3.
    TIPE-TIPE EDITORIAL Editorial Editorial Editorial Pemecahan Advokasi Penghargaan Masalah Editorial Editorial Pendek Kartun
  • 4.
    Editorial Advokasi: Menginterprestasikan, menjelaskan dan membujuk dan mendukung perubahan, yang biaanya dihubungan dengan suatu berita penting yang ada dalam koran tersebut. Tujuan dari editorial ini addalah: untuk membujuk pembaca agar setuju dengan pandangan yang dibuat media yang bersangkutan
  • 5.
    Editorial Pemecahan Masalah Tipeeditorial ini ingin menarik perhatian pada suatu problem atau ingin mengkritik tindakan seseorang. Fakta harus disajikan untuk mendukung kritik atau untuk menjelaskan sebab musabab masalah dan solusi yang ditawarkan. Proses penulisan dilakukan dengan 3 tahapan: Pernyataan problem, penyajian bukti, kesimpulan beserta usulan solusinya.
  • 6.
    Editorial Penghargaan Editorial yang ditulis dalam bentuk memuji seseorang atau suatu organisasi yang melakukan sesuatu yang luar biasa Dalam editorial ini penghargaan, alasan dan pujian harus dijelaskan dan dampak prestasi itupun harus dimuat
  • 7.
    Editorial Pendek Editorial ringkasyang berisi komentar bermacam- macam, terkadang editorial ini isinya bernada humor atau menunjukkan perubahan dalam gaya dan kultur populer. Editorial Kartun editorial yang berbentuk kartun yang biasanya terkait dengan topik dihalaman editorial. Dalam hal ini pelukis kartun mengunakan banyak keleluasaan untuk membuat sesuatu yang lebih lucu, satire, ironis bahkan menyengat.
  • 8.
    OPINI • Opini adalahkolom yang disertai dengan nama penulis dan berisi pemikiran dan pendapat- pendapat pribadi dari seseorang. • Penulis selalu mengidentikan dirinya dengan kata “SAYA”. Biasanya penulis opini selalu memilih menulis opini dengan piramida normal, dan jarang sekali menggunakan piramida terbalik dari yang terpenting menuju kurang ------penting.
  • 9.
    • Kolumnis seringmengembangkan gaya dan suara sendiri dengan memilih topik sendiri sesuai dengan gayanya. • Banyak kolumnis yang menulis opini dengan kalimat penutup dan pembuka yang unik. Hal ini dilakukan kolumnis untuk menjadi ciri khasnya dalam menulis opini. • Biasanya kolumnis selalu menulis kata-kata yang bersifat metafora untuk opini yang bersifat feature yang melukiskan kehidupan seseorang.
  • 10.
  • 11.
    LATIHAN 1.Kelompok 1 Tajuk RencanaTtg KPK 2.Kelompok 2 Tajuk Rencana TTg Bank century 3.Kelompok 3 Tajuk Rencana Ttg Susno Duadji 4.Kelompok 4 Tajuk Rencana Ttg Tanjung Priok 5.Kelompok 5 Tajuk Rencana Ttg penghapusan Satpol PP 6.Kelompok 6 Tajuk Rencana ttg Markus