TRAINING
CUSTOMER SERVICE
SERVICES & ME
1
Kegiatan
• Pemaparan
• Games/Permainan
• Diskusi Kelompok
• Tugas pribadi
• Role Play
• Video Clip
2
Peraturan
• Mulai Pk.08.30
• Istirahat Pk.12.00 – Pk.13.00
• Peserta terlibat
• Dilarang menyebut “Ibu”, “Bapak”,
“Mas”, “Mbak”, “Ko”, “Ci”, dsb.
Sebutlah nama!
3
Ice Breaking
4
I want ’ne be with U
• I want ’ne be with U a little bit more
• I want ’ne be with U a little bit more
• Little bit, little bit, little bit more
5
Tujuan Training
• Meningkatkan citra pribadi
MENINGKATKAN SIKAP PROFESIONAL DAN MUTU
PELAYANAN TERHADAP PELANGGAN DENGAN
MENERAPKAN PELAYANAN PRIMA
• Meningkatkan citra perusahaan
MENGERTI ARTI PELAYANAN PRIMA DAN HUBUNGANNYA
DENGAN KEBERHASILAN BISNIS PERUSAHAAN
6
Peserta dibagi dalam
kelompok
7
Siapakah Customer
?
8
Customer
• Internal
• Orang yang berada
dalam perusahaan
dan memiliki
pengaruh pada
performa
perusahaan
• External
• Orang-orang yang
berada di luar
organisasi, yang
menerima dan
menggunakan
barang / jasa
perusahaan
9
Setiap orang yang berhubungan dengan kita
Jadi sikap kita…
Di mana pun berada, dalam
kondisi apa pun, harus berlaku
baik, ramah, dan siap membantu.
10
Customer
• Orang yang paling penting, sebagai
pribadi.
• Mereka tidak tergantung kita, kitalah
yang bergantung pada mereka.
• Customer bukan pengganggu pekerjaan
kita. Merekalah yang jadi tujuan kita
bekerja. Mereka yang membuat kita
bekerja dengan kesempatan yang
diberikan kepada kita.
11
Customer
• Customer bukan orang luar dari
bisnis. Mereka merupakan bagian
kegiatan bisnis kita.
• Customer bukan angka-angka
statistik. Mereka adalah darah dan
daging yang berperasaan dan punya
emosi, seperti kita, juga penuh
dengan bias dan prasangka.
• Customer menentukan sukses sebuah
perusahaan dan para pekerjanya.
12
Apa itu layanan
(Services)
?
13
Services
• Setiap tindakan atau kegiatan yang dapat
ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain,
yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak
mengakibatkan kepemilikan apa pun (Philip
Kotler, 1997).
• Sebuah tindakan atau perubahan, penampilan
suatu usaha. Barang dapat dimiliki, dilihat, dan
disentuh, maka jasa adalah sebaliknya, tidak
dapat dilihat, tidak berwujud, dan tidak dapat
dimiliki (Craven, 1998).
• Paradigma perusahaan untuk menciptakan
sebuah value abadi bagi pelanggan melalui
produk dan jasa (Hermawan Kertajaya).
14
Services
• Jasa: Merupakan aktivitas, manfaat,
atau kepuasan yang ditawarkan.
Pelayanan: suatu tindakan yang
dilakukan untuk memenuhi kebutuhan
orang lain (Sugiarto, 2002).
• Rangkaian kegiatan untuk memenuhi
kebutuhan pelanggan, atas jasa yang
mereka dapatkan dari suatu
perusahaan (Moenir, 1992).
15
Services
• Sebuah kata kerja yang bersifat aktif, bukan
pasif, dinamis bukan statis, proaktif bukan
reaktif, tanggap dan peduli terhadap orang
lain bukan cuek, mau menolong orang lain,
bukan diam atau menghindar.
• Suatu tindakan nyata dan segera untuk
menolong orang lain (pelanggan, mitra kerja,
mitra bisnis, dan sebagainya) disertai dengan
senyuman yang ramah dan tulus (Majid, 2009).
16
Service adalah….
• Pelanggan di dalam rumah makan yang menginginkan
lebih dari sekedar makanan
• Tamu di dalam hotel yang menginginkan lebih dari sekedar
kamar
• Client di dalam transaksi yang menginginkan lebih dari
sekedar penyelesaian administratif
• Pelanggan ingin lebih dari sekedar hanya produk atau
service yang ditawarkan – mereka juga ingin diperlakukan
dengan baik
17
Apa yang dimaksud dengan
Customer Service
?
18
Customer Service
• “Customer service is a series of activities
designed to enhance the level of customer
satisfaction – that is, the feeling that a
product or service has met the customer
expectation.” (Jamier L. Scott, 2002)
• Customer Service merupakan ilmu sekaligus
seni.
– Ilmu, karena dapat dipelajari, diajarkan, dan
dipraktekkan kepada siapa saja, karena ada
kerangka dan kaidah-kaidahnya.
– Seni, karena aplikasinya membutuhkan kreativitas,
inisiatif, kepandaian, dan keterampilan dalam
berhubungan dengan orang lain.
19
Mengapa Customer
Service?
• Karena Customer adalah aset yang
paling vital
• Membuat pelanggan menjadi loyal 
Menarik pelanggan lainnya 
Keuntungan perusahaan meningkat 
Perusahaan dapat terus bertahan
20
Synergy - Kerjasama
Integrity & Responsibility – Integritas &
Tanggungjawab
Need of Learning – Rasa haus untuk belajar
Achievement – Mencapai Prestasi
Respect & Care to Our Customers – Hormat dan
peduli kepada pelanggan
CORE
VALUES
21
Kita melayani para pelanggan dengan penuh rasa hormat dan
peduli sebagai mitra/partner untuk tumbuh bersama
Melayani :
 Memenuhi kebutuhan
 Bertindak proaktif
 Memberi kontribusi
 Secara terus menerus memasok
 Memecahkan masalah
 Memiliki pengertian
 Memberi dukungan
 Memberi bantuan teknis
 melengkapi
Respect & Care to Our Customer
22
Pelanggan (Internal) :
 Pemegang Saham
 Atasan
 Rekan kerja
 Karyawan lain
Pelanggan (Eksternal) :
 Pembeli
 Distributor
 Masyarakat
 Pengguna Jasa kita
Respect & Care to Our Customer
Kita melayani para pelanggan dengan penuh rasa hormat dan
peduli sebagai mitra/partner untuk tumbuh bersama
23
Rasa hormat dan peduli:
 Sikap positif
 Efektif
 Efisien
 Profesionalisme
 Standard yang tinggi
 Kualitas
 kepuasan
Sebagai mitra:
 Sebagai rekan
 Tumbuh dan berkembang bersama
 Sebagai subyek bukan obyek
Respect & Care to Our Customer
Kita melayani para pelanggan dengan penuh rasa hormat dan
peduli sebagai mitra/partner untuk tumbuh bersama
24
Membeli suatu produk
• Orang-orangnya
harus bagus.
• Hal itu yang
membedakan kita
dengan
competitor.
Fungsi Dasar
(Core Offer)
Harga (Pricing Offer)
Manfaat (Benefit Offer)
Nilai Tambah (Value Added)
PEOPLE OFFER
Facts (fakta-fakta)
• Untuk menarik customer baru membutuhkan
upaya lebih besar (enam kali) dibandingkan
dengan mempertahankan customer lama.
• Customer yang tidak puas akan
menyampaikan kepada 8-10 orang tentang
apa yang dialaminya.
• Tujuh dari sepuluh customer yang komplain
akan tetap menjadi customer anda jika anda
menyelesaikan komplainnya sesuai dengan
keinginannya.
• Jika anda menyelesaikan komplain saat itu
juga, maka 95% kemungkinannya customer
tsb akan tetap menjadi pelanggan anda.
26
Karakter konsumen
• Semakin hari, bagaimana daya
penolakan konsumen untuk membeli
barang atau menggunakan jasa?
• Semakin tinggi atau semakin rendah
• Daya penolakan konsumen semakin …
27
Facts (fakta-fakta)
• Para customer yang berhenti, 68%
alasannya karena merasa tidak
diperhatikan baik oleh perusahaan
maupun oleh individu dalam
perusahaan.
• Kesimpulan, all these facts say…
Customer satisfaction = sukses
28
Solusi???
• Manusianya harus berubah
• Memperbaiki, mengubah
cara/usaha/aktivitas
• Berubah menjadi lebih baik,
khususnya dalam hal pelayanan kepada
pelanggan.
29
Customer Service
Me
Services
&
30
P
r
o
s
e
d
u
r
a
l
Personal
FACTORY
FREEZER FRIENDLY ZOO
QUALITY SERVICE
4 Dimensi dari PELAYANAN
31
4 Dimensi dari Services
The Freezer
Buruk, baik dalam aspek
personal maupun prosedural
sevice. Motto : “Kami tidak
peduli”
The Friendly Zoo
Tidak baik dalam aspek
procedural service, baik dalam
personal service. Motto : “Kami
mencoba dengan keras, tetapi
tidak benar-benar mengetahui
apa yang kami kerjakan”
The Factory
Baik dalam procedural service,
tidak baik dalam personal
service. Motto : “Anda adalah
angka. Kami akan memproses
anda”
Quality Customer Service
Cerdas dalam keduanya, baik
dalam dimensi personal
maupun prosedural. Motto :
“We care and we deliver”
32
Lima Elemen Quality Service
Assurance Tangible
Empathy Responsiveness
Reliability
33
Lima Elemen Quality Service
Reliability
• Kemampuan untuk memberikan apa
yang dijanjikan – dengan andal dan
tepat serta akurat
• Contoh Tindakan :
• pastikan bahwa anda telah
mengidentifikasi kebutuhan
pelanggan dengan benar
• janjikan hanya apa yang dapat
anda berikan
• tindak lanjuti untuk memastikan
bahwa produk dan service telah
diberikan sesuai dengan janji. 34
Assurance
• Kemampuan untuk memberikan
sesuatu yang dapat dipercaya
(terjamin keandalannya)
• Strategi tindakan :
• berikan layanan yang asertif
dengan menggunakan teknik
komunikasi yang positif dan
menjelaskan produk dan service
secara tepat
Lima Elemen Quality Service
35
Perilaku Asertif
• Suatu kemampuan untuk
mengkomunikasikan apa yang
diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan
kepada orang lain namun dengan tetap
menjaga dan menghargai hak-hak
serta perasaan pihak lain
Berbeda dengan perilaku
Agresif dan perilaku Submisif.
36
Tangible
• Aspek ini berkaitan dengan aspek
fasilitas fisik/peralatan serta
penampilan personal dari penyedia
layanan
• Strategi tindakan :
• jagalah ruang kerja agar tetap rapi
• susunlah barang-barang dengan
teratur
• Berperilaku dan berpakaian secara
profesional
Lima Elemen Quality Service
37
Empathy
• Tingkat kepedulian dan perhatian
individu yang diberikan kepada
pelanggan
• Strategi tindakan :
• mendengarkan secara aktif pesan
yang disampaikan pelanggan.
• menempatkan diri anda dalam
posisi mereka
• merespon secara tepat guna
menjawab keinginan yang menjadi
perhatian mereka
Lima Elemen Quality Service
38
Responsiveness
• Kemampuan untuk membantu
pelanggan dan memberikan layanan
yang cepat/responsif
• Strategi tindakan :
• tampilkan sikap positif atau “can-
do attitude”
• mengambil langkah dengan
segera untuk membantu
pelanggan, dan memenuhi
kebutuhan mereka
Lima Elemen Quality Service
39
5 Dimensi kriteria umum/standard
Menentukan Kualitas suatu Jasa
1.Reliability (Keandalan)
Untuk mengukur kemampuan melakukan pelayanan sesuai yang
dijanjikan dengan segera, akurat, dan memuaskan.
2. Assurance (Jaminan)
Untuk mengukur kemampuan dan kesopanan karyawan serta sifat
dapat dipercaya yang dimiliki oleh karyawan
3. Tangibles (Bukti Nyata)
Untuk mengukur penampilan fisik, peralatan, karyawan, serta sarana
komunikasi.
4. Emphaty (Empati)
Untuk mengukur pemahaman karyawan terhadap kebutuhan pelanggan,
memberikan perhatian secara individual, serta kemudahan untuk di
hubungi.
5. Responsiveness (Daya Tanggap)
Untuk membantu dan memberikan pelayanan kepada pelanggan dan
ketersediaan untuk melayani pelanggan dengan cepat dan baik
40
Group Discussion
41
PELAYANAN PRIMA
(Service Excellence)
MEMBERIKAN KEPADA PELANGGAN
APA YANG MEREKA HARAPKAN PADA
SAAT MEREKA MEMBUTUHKANNYA
untuk mencapai KEPUASAN
PELANGGAN
Hasil = Harapan  Puas
Hasil < Harapan  Tidak Puas
Hasil > Harapan  Sangat Puas
KEPUASAN
Respect & Care to Our Customer
Kita melayani para pelanggan dengan penuh rasa hormat dan
peduli sebagai mitra/partner untuk tumbuh bersama
44
How about Me?
Let’s do a simple assessment!
45
The Foundation
Sincerity Empathy
46
Foundation of Customer
Service
• Sincerity = Ketulusan
• Empathy = Empati
• Psychological Assessment using
Edward’s Personality Profile Schedule
(EPPS)
• Need of Nurturance  Helping other
• Need of Interception  Empati
47
Customer Service Profile
1. Berkepribadian
menarik
2. Pandai bergaul
3. Murah senyum
4. Supel dan luwes
5. Ramah & Sopan
6. Perhatian dan peduli
kepada orang lain
7. Mandiri
8. Proaktif
9. Berinisiatif dan
antusias
10. Menyenangkan
11. Pandai membangun
suasana
12. Pandai berkomunikasi
13. Terbuka
14. Jujur dan pengertian
48
SEPULUH PERILAKU
SERVICE EXCELLENCE
1. Senyum tulus
2. Pelanggan adalah orang penting
3. Dengarkan kebutuhannya
4. Menyebut namanya
5. Bahasa tubuh positif
6. Bicarakan yang diminati Pelanggan
7. Bahasa yang halus dan tepat
8. Beritahukan proses yang sudah/ sedang/
akan dikerjakan
9. Product knowledge
10. Tampil dengan rapi
Role Play
Etika Bertelepon
51
Etika Bertelepon
• Suara yang jelas, tegas, namun terkesan
ramah, hangat, dan bersahabat, juga tidak
bernada emosi.
• Melalui suara, apa yang dikatakan, dan
bagaimana cara menyatakannya di telepon,
orang dapat menyimpulkan pribadi penerima
telepon dan citra perusahaan.
• Kepribadian seseorang jelas tercermin
melalui bagaimana mereka menyampaikan
sesuatu yang harus dikatakan.
52
Etika Bertelepon
• Menjawab telepon
• Meminta untuk menunggu
• Melakukan transfer telpon
• Menerima pesan/mencatat pesan
• Mengatasi masalah/keluhan
• Salam penutup
• Menelpon
53
Menjawab Telepon
1. Mengangkat telepon segera. Jangan
membiarkan telepon berdering terlalu lama,
maksimal tiga kali berdering, segeralah angkat
dan jawab dengan sopan
2. Tidak menggunakan kata “Halo”, tetapi menyapa
“Selamat pagi/siang/sore, dengan (nama Anda),
bisa saya bantu?” Atau Selamat
pagi/siang/sore, (nama perusahaan), bisa saya
bantu?”
3. Bersikap sopan dan tersenyum.
4. Bicara jelas dan tidak tergesa-gesa.
5. Jarak telepon 2 jari dengan mulut.
6. Jika penelepon tidak menyebutkan identitasnya,
“Mohon maaf sebelumnya, dengan siapa saya
berbicara?”
54
1. Selamat pagi! PT
Sinar Himalaya,
dengan Rini di sini,
bisa saya bantu?
2. Selamat pagi!
Dengan Rini-HRD,
bisa saya bantu?
Menjawab Telepon
55
Meminta untuk Menunggu
• “Dapatkah Ibu/Bapak menunggu
sebentar?”
• Setelah menunggu: “Terima kasih
atas kesabaran Ibu/Bapak untuk
menunggu. …”
• Bila menunggu cukup lama, kita perlu
memberikan feedback setiap 15-30
detik mengenai situasi yang ada. Bila
perlu meminta nama dan no. telpon
agar dapat dihubungi kembali.
56
Simple game of empathy
57
Melakukan Transfer Telpon
• Jelaskan situasi yang ada atau yang sedang
Anda kerjakan, kemudian sampaikan ke mana
Anda akan melakukan transfer telpon, “Mohon
maaf, saya bagian HRD/saya sedang melayani
customer saat ini. Saya akan sambungkan
dengan Ibu Rini, Receptionist untuk membantu
Ibu/Bapak.”
• Bila perlu, sebutkan no. extention yang akan
dituju, untuk berjaga-jaga apabila telpon
terputus.
• Jelaskan situasi yang ada kepada orang yang
Anda transfer agar si penelepon tidak
menjelaskan kembali tujuannya menelpon.
58
1. Mohon maaf, Bu/Pak, saya sedang
melayani customer saat ini. Saya akan
sambungkan Ibu/Bapak dengan Ibu
Rini-Receptionist di pesawat/ext. 200
untuk membantu Ibu/Bapak.
2. Selamat pagi, Bu Rini, ini ada
telepon dari Bapak Budi, PT
Jaya Perkasa. Beliau ingin
menanyakan tentang produk
oven. Saya serahkan ya, Bu.
Melakukan
Transfer Telpon
59
Menerima pesan
• “Mohon maaf sebelumnya, Ibu/Bapak …
sedang tidak berada di tempat (keluar),
dapatkah saya membantu Ibu/Bapak?” atau
“Dapatkah Ibu/Bapak meninggalkan pesan?”
• Siapkan alat tulis dan catatan.
• Catatlah:
– Identitas penelpon (nama, perusahaan,dsb).
– Waktu dan tanggal menelpon
– Tujuan/keperluan menelpon
• Mengulang pesan
60
Menerima pesan
1 2
61
Mengatasi Masalah/Keluhan
• Dengarkan – tidak memotong, berikan ruang untuk
menyampaikan keluhan, tetap tenang dan ramah
• Tidak reaktif
• Hanya setelah penelpon selesai berbicara baru
kemudian kita memberikan tanggapan.
• Fokus bagaimana memecahkan masalah
• Tidak menyalahkan siapapun – hal ini bersifat
counterproductive dan tidak menyelesaikan masalah
• Sampaikan ucapan maaf atas ketidaknyamanan yang
dialami oleh penelpon; kita juga tidak perlu menyetujui
apa yang disampaikan oleh penelpon, tapi sikap empati
dan permintaan maaf yang tulus dapat membantu
menenangkan penelpon untuk lebih terbuka terhadap
berbagai kemungkinan solusi
• Lakukan paraphrase dan yakinkan penelpon bahwa Anda
memahami keluhan penelpon
62
1. “Kami mohon maaf atas apa
yang Ibu/Bapak alami. Coba
kita bersama mencari jalan
pemecahan atas masalah ini.”
2. “Bila saya tidak salah,
Ibu/Bapak dijanjikan …. Mari
kita cari jalan pemecahan
untuk masalah Ibu/Bapak.”
3. “Kami paham Ibu/Bapak kecewa.
Kami mohon maaf atas masalah yang
Ibu/Bapak alami. Mari kita coba cari
jalan agar Ibu/Bapak bisa keluar dari
masalah ini.”
63
Salam Penutup
• Jika telah menyelesaikan
pembicaraan, ucapkan: “Baik,
Ibu/Bapak, terima kasih. Selamat
pagi/siang/sore.”
• Jangan menutup telepon sebelum
penelpon menutupnya lebih dulu.
64
Menelpon
• “Selamat pagi/siang/sore! Saya Budi
dari PT Sinar Himalaya.
• Sampaikan pesan atau tujuan Anda
menelpon.
• Bila orang yang mengangkat telpon
tidak menjelaskan identitasnya.
“Mohon maaf, dengan Ibu/Bapak
siapa saya berbicara.”
65
BERTEMU PELANGGAN
1. Sapa
2. Baca dan Analisa
3. Respons
“SaBAR”
SAPA
1. Beri salam hangat dengan Senyum tulus
2. Kata-kata dan suara :
a. Berbicara jelas, tidak terlalu cepat
b. Menggunakan kata-kata yang tepat
c. Gunakan sapaan yang berbeda
d. Nada suara yang sesuai
3. Bahasa tubuh
a. Segera tetapi tidak terburu-buru
67
BACA DAN ANALISA
TIGA JENIS PELANGGAN :
1. Segera menyampaikan permintaan
 layani dengan cepat dan tepat
2. “Cuma lihat-lihat ....”
 beritahu bahwa Anda siap membantu. Beri jarak, siap
bantu bila dia tampak bingung / menengok kanan kiri
3. Tidak memberitahu kebutuhannya dgn jelas
 gunakan teknik mendengar aktif
 tunjukkan perhatian Anda
 ulangi kalimatnya dengan kata-kata Anda
 Perhatikan bahasa tubuhnya & nada suaranya
68
https://www.youtube
.com/watch?v=3FY7_
jKKApE
Contoh dari Alfamart
69
RESPONS
Harus diingat :
• Melampaui harapan pelanggan (delight)
• Bukan sekedar menjual
• Pelanggan ingin mendapat sesuatu yang lebih
daripada yang dapat diperolehnya dari pesaing Anda
(produk, pelayanan, kenyamanan, kesenangan,
persahabatan, hadiah)
• Pelanggan kecewa tetap membeli produk Anda
karena malas mencari yang lain (pelanggan seperti ini
biasanya tidak akan datang kembali)
70
Bertemu dengan
Pelanggan
• https://www.youtube.com/watch?v=q
7aITYMK23o
71
Catatan:
1. Mendengarkan (secara aktif) dan bertanya
dengan bahasa yang tepat agar jelas dan
pasti apa keinginan dan kebutuhan
pelanggan
2. Identifikasi tujuan pelanggan – mencari
barang atau menyampaikan keluhan.
3. Gunakan komunikasi verbal dan non verbal
4. Identifikasi dan antisipasi masalah untuk
meminimalisir ketidakpuasan pelanggan
72
Catatan:
5. Temukan peluang-peluang untuk
memberikan pelayanan tambahan kepada
pelanggan
6. Tidak mengkritik pelanggan
7. Tidak memberikan komplain/menyalahkan
orang lain – ciptakan suasana/mood yang
baik
8. Tidak meninggalkan pelanggan – berusaha
mencoba menggali kebutuhannya
73
Role Play
74
Menghadapi Keluhan
Pelanggan
• Let’s see this movie clip
• https://www.youtube.com/watch?v=8
xeV4GrUolE
75
Catatan:
1. Bersikap positif (sopan),
professional, dan menolong
2. Tangani keluhan dengan segera
3. Hadapi keluhan/complain dengan
sikap bijaksana, tunjukkan perhatian
dan empatik
4. Meminta bukti pembelian
76
Catatan:
5. Sampaikan peraturan/kebijakan
perusahaan dengan jelas, baik, dan
sopan
6. Bertindak sesuai kebutuhan pelanggan,
bila terjadi “debat” atau ada hal di luar
wewenang Anda, mintalah bantuan
atasan
7. Sikapilah situasi yang negatif dengan
positif
77
SOP
Pelayanan Pelanggan
78
Pengalaman Terbaik Anda
sebagai Customer
• Group discussion
• Identifikasi pengalaman terbaik Anda
sebagai Customer
• Apa yang membuat pengalaman itu
sangat spesial
79
ABC of Customer Service
A = Attitude
B = Business Knowledge
C = Customer Orientation
80
A = Attitude
• Let’s see this video of Mr.Bean
• Mr Bean - bad customer service.mp4
81
B = Business Knowledge
• You are the expertise
• How is your work environment and
appearance?
82
C = Customer Orientation
• Make customers feel important
• Be Personal
• Say Thank You
• Do Follow Up
83
https://www.youtube
.com/watch?v=1H5idc
0XfKs
Contoh dari PT KAI (Kereta Api Indonesia)
84
SOP Pelayanan Pelanggan
1. Prinsip Pelayanan – 7 S
Senyum
Sapa
Salam
Sopan
Santun
Semangat
Siap Melayani
85
SOP Pelayanan Pelanggan
2. SOP Ruangan
3. SOP Penampilan (Seragam)
4. SOP Meet & Greet
5. SOP Closing Greetings
6. SOP Penanganan Complaint
86
Group Discussion
87
Diagram Segitiga Pemasaran Jasa
Pelanggan
Perusahaan Karyawan
EXTERNAL MARKETING
Memberikan citra mengenai
produk/jasa yang ditawarkan
INTERNAL MARKETING
Membuat agar produk/jasa
yang disampaikan sesuai
dengan yang dijanjikan
INTERACTIVE MARKETING
Menyampaikan produk/jasa sesuai
dengan yang telah dijanjikan
88
Status & Peran Perusahaan, Karyawan
dan Pelanggan dalam Kualitas Jasa
Komponen Status Peran
PERUSAHAAN
Fasilitator terhadap
karyawan agar
mampu melayani
pelanggan
1. Sebagai penyelidik keinginan pelanggan.
2. Sebagai pembuat spesifikasi jasa yang akan
disampaikan.
3. Sebagai pemberdaya karyawan agar mampu
menyampaikan jasa kepada pelanggan sesuai
dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
KARYAWAN PEMBERI JASA
1. Sebagai jasa itu sendiri (sales counter, greeter)
2. Sebagai personafikasi atau gambaran dari
perusahaan.
3. Sebagai pemasar jasa secara tidak langsung.
PELANGGAN PENERIMA JASA SEBAGAI PENILAI KUALITAS JASA
Customer Service
• Let’s see this movie clip.
• https://www.youtube.com/watch?v=F
YswDG5pbuc
90
Tanya Jawab
91
92
Certificate
1. Pre-test dan Post-test
2. Form hasil dan komitmen pelatihan
........2. HR ADMIN1. FORMform
sh28. Form Hasil dan Komitmen
Pelatihan.docx
3. Form evaluasi/review komitmen pelatihan
........2. HR ADMIN1. FORMform
sh29. Form Evaluasi Aplikasi
Pelatihan.docx
4. Template sertifikat-Sinar Himalaya-
CS.pptx
93

Handout Training-CUSTOMER SERVICE-Sinar Himalaya

  • 1.
  • 2.
    Kegiatan • Pemaparan • Games/Permainan •Diskusi Kelompok • Tugas pribadi • Role Play • Video Clip 2
  • 3.
    Peraturan • Mulai Pk.08.30 •Istirahat Pk.12.00 – Pk.13.00 • Peserta terlibat • Dilarang menyebut “Ibu”, “Bapak”, “Mas”, “Mbak”, “Ko”, “Ci”, dsb. Sebutlah nama! 3
  • 4.
  • 5.
    I want ’nebe with U • I want ’ne be with U a little bit more • I want ’ne be with U a little bit more • Little bit, little bit, little bit more 5
  • 6.
    Tujuan Training • Meningkatkancitra pribadi MENINGKATKAN SIKAP PROFESIONAL DAN MUTU PELAYANAN TERHADAP PELANGGAN DENGAN MENERAPKAN PELAYANAN PRIMA • Meningkatkan citra perusahaan MENGERTI ARTI PELAYANAN PRIMA DAN HUBUNGANNYA DENGAN KEBERHASILAN BISNIS PERUSAHAAN 6
  • 7.
  • 8.
  • 9.
    Customer • Internal • Orangyang berada dalam perusahaan dan memiliki pengaruh pada performa perusahaan • External • Orang-orang yang berada di luar organisasi, yang menerima dan menggunakan barang / jasa perusahaan 9
  • 10.
    Setiap orang yangberhubungan dengan kita Jadi sikap kita… Di mana pun berada, dalam kondisi apa pun, harus berlaku baik, ramah, dan siap membantu. 10
  • 11.
    Customer • Orang yangpaling penting, sebagai pribadi. • Mereka tidak tergantung kita, kitalah yang bergantung pada mereka. • Customer bukan pengganggu pekerjaan kita. Merekalah yang jadi tujuan kita bekerja. Mereka yang membuat kita bekerja dengan kesempatan yang diberikan kepada kita. 11
  • 12.
    Customer • Customer bukanorang luar dari bisnis. Mereka merupakan bagian kegiatan bisnis kita. • Customer bukan angka-angka statistik. Mereka adalah darah dan daging yang berperasaan dan punya emosi, seperti kita, juga penuh dengan bias dan prasangka. • Customer menentukan sukses sebuah perusahaan dan para pekerjanya. 12
  • 13.
  • 14.
    Services • Setiap tindakanatau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apa pun (Philip Kotler, 1997). • Sebuah tindakan atau perubahan, penampilan suatu usaha. Barang dapat dimiliki, dilihat, dan disentuh, maka jasa adalah sebaliknya, tidak dapat dilihat, tidak berwujud, dan tidak dapat dimiliki (Craven, 1998). • Paradigma perusahaan untuk menciptakan sebuah value abadi bagi pelanggan melalui produk dan jasa (Hermawan Kertajaya). 14
  • 15.
    Services • Jasa: Merupakanaktivitas, manfaat, atau kepuasan yang ditawarkan. Pelayanan: suatu tindakan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan orang lain (Sugiarto, 2002). • Rangkaian kegiatan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, atas jasa yang mereka dapatkan dari suatu perusahaan (Moenir, 1992). 15
  • 16.
    Services • Sebuah katakerja yang bersifat aktif, bukan pasif, dinamis bukan statis, proaktif bukan reaktif, tanggap dan peduli terhadap orang lain bukan cuek, mau menolong orang lain, bukan diam atau menghindar. • Suatu tindakan nyata dan segera untuk menolong orang lain (pelanggan, mitra kerja, mitra bisnis, dan sebagainya) disertai dengan senyuman yang ramah dan tulus (Majid, 2009). 16
  • 17.
    Service adalah…. • Pelanggandi dalam rumah makan yang menginginkan lebih dari sekedar makanan • Tamu di dalam hotel yang menginginkan lebih dari sekedar kamar • Client di dalam transaksi yang menginginkan lebih dari sekedar penyelesaian administratif • Pelanggan ingin lebih dari sekedar hanya produk atau service yang ditawarkan – mereka juga ingin diperlakukan dengan baik 17
  • 18.
    Apa yang dimaksuddengan Customer Service ? 18
  • 19.
    Customer Service • “Customerservice is a series of activities designed to enhance the level of customer satisfaction – that is, the feeling that a product or service has met the customer expectation.” (Jamier L. Scott, 2002) • Customer Service merupakan ilmu sekaligus seni. – Ilmu, karena dapat dipelajari, diajarkan, dan dipraktekkan kepada siapa saja, karena ada kerangka dan kaidah-kaidahnya. – Seni, karena aplikasinya membutuhkan kreativitas, inisiatif, kepandaian, dan keterampilan dalam berhubungan dengan orang lain. 19
  • 20.
    Mengapa Customer Service? • KarenaCustomer adalah aset yang paling vital • Membuat pelanggan menjadi loyal  Menarik pelanggan lainnya  Keuntungan perusahaan meningkat  Perusahaan dapat terus bertahan 20
  • 21.
    Synergy - Kerjasama Integrity& Responsibility – Integritas & Tanggungjawab Need of Learning – Rasa haus untuk belajar Achievement – Mencapai Prestasi Respect & Care to Our Customers – Hormat dan peduli kepada pelanggan CORE VALUES 21
  • 22.
    Kita melayani parapelanggan dengan penuh rasa hormat dan peduli sebagai mitra/partner untuk tumbuh bersama Melayani :  Memenuhi kebutuhan  Bertindak proaktif  Memberi kontribusi  Secara terus menerus memasok  Memecahkan masalah  Memiliki pengertian  Memberi dukungan  Memberi bantuan teknis  melengkapi Respect & Care to Our Customer 22
  • 23.
    Pelanggan (Internal) : Pemegang Saham  Atasan  Rekan kerja  Karyawan lain Pelanggan (Eksternal) :  Pembeli  Distributor  Masyarakat  Pengguna Jasa kita Respect & Care to Our Customer Kita melayani para pelanggan dengan penuh rasa hormat dan peduli sebagai mitra/partner untuk tumbuh bersama 23
  • 24.
    Rasa hormat danpeduli:  Sikap positif  Efektif  Efisien  Profesionalisme  Standard yang tinggi  Kualitas  kepuasan Sebagai mitra:  Sebagai rekan  Tumbuh dan berkembang bersama  Sebagai subyek bukan obyek Respect & Care to Our Customer Kita melayani para pelanggan dengan penuh rasa hormat dan peduli sebagai mitra/partner untuk tumbuh bersama 24
  • 25.
    Membeli suatu produk •Orang-orangnya harus bagus. • Hal itu yang membedakan kita dengan competitor. Fungsi Dasar (Core Offer) Harga (Pricing Offer) Manfaat (Benefit Offer) Nilai Tambah (Value Added) PEOPLE OFFER
  • 26.
    Facts (fakta-fakta) • Untukmenarik customer baru membutuhkan upaya lebih besar (enam kali) dibandingkan dengan mempertahankan customer lama. • Customer yang tidak puas akan menyampaikan kepada 8-10 orang tentang apa yang dialaminya. • Tujuh dari sepuluh customer yang komplain akan tetap menjadi customer anda jika anda menyelesaikan komplainnya sesuai dengan keinginannya. • Jika anda menyelesaikan komplain saat itu juga, maka 95% kemungkinannya customer tsb akan tetap menjadi pelanggan anda. 26
  • 27.
    Karakter konsumen • Semakinhari, bagaimana daya penolakan konsumen untuk membeli barang atau menggunakan jasa? • Semakin tinggi atau semakin rendah • Daya penolakan konsumen semakin … 27
  • 28.
    Facts (fakta-fakta) • Paracustomer yang berhenti, 68% alasannya karena merasa tidak diperhatikan baik oleh perusahaan maupun oleh individu dalam perusahaan. • Kesimpulan, all these facts say… Customer satisfaction = sukses 28
  • 29.
    Solusi??? • Manusianya harusberubah • Memperbaiki, mengubah cara/usaha/aktivitas • Berubah menjadi lebih baik, khususnya dalam hal pelayanan kepada pelanggan. 29
  • 30.
  • 31.
  • 32.
    4 Dimensi dariServices The Freezer Buruk, baik dalam aspek personal maupun prosedural sevice. Motto : “Kami tidak peduli” The Friendly Zoo Tidak baik dalam aspek procedural service, baik dalam personal service. Motto : “Kami mencoba dengan keras, tetapi tidak benar-benar mengetahui apa yang kami kerjakan” The Factory Baik dalam procedural service, tidak baik dalam personal service. Motto : “Anda adalah angka. Kami akan memproses anda” Quality Customer Service Cerdas dalam keduanya, baik dalam dimensi personal maupun prosedural. Motto : “We care and we deliver” 32
  • 33.
    Lima Elemen QualityService Assurance Tangible Empathy Responsiveness Reliability 33
  • 34.
    Lima Elemen QualityService Reliability • Kemampuan untuk memberikan apa yang dijanjikan – dengan andal dan tepat serta akurat • Contoh Tindakan : • pastikan bahwa anda telah mengidentifikasi kebutuhan pelanggan dengan benar • janjikan hanya apa yang dapat anda berikan • tindak lanjuti untuk memastikan bahwa produk dan service telah diberikan sesuai dengan janji. 34
  • 35.
    Assurance • Kemampuan untukmemberikan sesuatu yang dapat dipercaya (terjamin keandalannya) • Strategi tindakan : • berikan layanan yang asertif dengan menggunakan teknik komunikasi yang positif dan menjelaskan produk dan service secara tepat Lima Elemen Quality Service 35
  • 36.
    Perilaku Asertif • Suatukemampuan untuk mengkomunikasikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain namun dengan tetap menjaga dan menghargai hak-hak serta perasaan pihak lain Berbeda dengan perilaku Agresif dan perilaku Submisif. 36
  • 37.
    Tangible • Aspek iniberkaitan dengan aspek fasilitas fisik/peralatan serta penampilan personal dari penyedia layanan • Strategi tindakan : • jagalah ruang kerja agar tetap rapi • susunlah barang-barang dengan teratur • Berperilaku dan berpakaian secara profesional Lima Elemen Quality Service 37
  • 38.
    Empathy • Tingkat kepeduliandan perhatian individu yang diberikan kepada pelanggan • Strategi tindakan : • mendengarkan secara aktif pesan yang disampaikan pelanggan. • menempatkan diri anda dalam posisi mereka • merespon secara tepat guna menjawab keinginan yang menjadi perhatian mereka Lima Elemen Quality Service 38
  • 39.
    Responsiveness • Kemampuan untukmembantu pelanggan dan memberikan layanan yang cepat/responsif • Strategi tindakan : • tampilkan sikap positif atau “can- do attitude” • mengambil langkah dengan segera untuk membantu pelanggan, dan memenuhi kebutuhan mereka Lima Elemen Quality Service 39
  • 40.
    5 Dimensi kriteriaumum/standard Menentukan Kualitas suatu Jasa 1.Reliability (Keandalan) Untuk mengukur kemampuan melakukan pelayanan sesuai yang dijanjikan dengan segera, akurat, dan memuaskan. 2. Assurance (Jaminan) Untuk mengukur kemampuan dan kesopanan karyawan serta sifat dapat dipercaya yang dimiliki oleh karyawan 3. Tangibles (Bukti Nyata) Untuk mengukur penampilan fisik, peralatan, karyawan, serta sarana komunikasi. 4. Emphaty (Empati) Untuk mengukur pemahaman karyawan terhadap kebutuhan pelanggan, memberikan perhatian secara individual, serta kemudahan untuk di hubungi. 5. Responsiveness (Daya Tanggap) Untuk membantu dan memberikan pelayanan kepada pelanggan dan ketersediaan untuk melayani pelanggan dengan cepat dan baik 40
  • 41.
  • 42.
    PELAYANAN PRIMA (Service Excellence) MEMBERIKANKEPADA PELANGGAN APA YANG MEREKA HARAPKAN PADA SAAT MEREKA MEMBUTUHKANNYA untuk mencapai KEPUASAN PELANGGAN
  • 43.
    Hasil = Harapan Puas Hasil < Harapan  Tidak Puas Hasil > Harapan  Sangat Puas KEPUASAN
  • 44.
    Respect & Careto Our Customer Kita melayani para pelanggan dengan penuh rasa hormat dan peduli sebagai mitra/partner untuk tumbuh bersama 44
  • 45.
    How about Me? Let’sdo a simple assessment! 45
  • 46.
  • 47.
    Foundation of Customer Service •Sincerity = Ketulusan • Empathy = Empati • Psychological Assessment using Edward’s Personality Profile Schedule (EPPS) • Need of Nurturance  Helping other • Need of Interception  Empati 47
  • 48.
    Customer Service Profile 1.Berkepribadian menarik 2. Pandai bergaul 3. Murah senyum 4. Supel dan luwes 5. Ramah & Sopan 6. Perhatian dan peduli kepada orang lain 7. Mandiri 8. Proaktif 9. Berinisiatif dan antusias 10. Menyenangkan 11. Pandai membangun suasana 12. Pandai berkomunikasi 13. Terbuka 14. Jujur dan pengertian 48
  • 49.
    SEPULUH PERILAKU SERVICE EXCELLENCE 1.Senyum tulus 2. Pelanggan adalah orang penting 3. Dengarkan kebutuhannya 4. Menyebut namanya 5. Bahasa tubuh positif 6. Bicarakan yang diminati Pelanggan 7. Bahasa yang halus dan tepat 8. Beritahukan proses yang sudah/ sedang/ akan dikerjakan 9. Product knowledge 10. Tampil dengan rapi
  • 50.
  • 51.
  • 52.
    Etika Bertelepon • Suarayang jelas, tegas, namun terkesan ramah, hangat, dan bersahabat, juga tidak bernada emosi. • Melalui suara, apa yang dikatakan, dan bagaimana cara menyatakannya di telepon, orang dapat menyimpulkan pribadi penerima telepon dan citra perusahaan. • Kepribadian seseorang jelas tercermin melalui bagaimana mereka menyampaikan sesuatu yang harus dikatakan. 52
  • 53.
    Etika Bertelepon • Menjawabtelepon • Meminta untuk menunggu • Melakukan transfer telpon • Menerima pesan/mencatat pesan • Mengatasi masalah/keluhan • Salam penutup • Menelpon 53
  • 54.
    Menjawab Telepon 1. Mengangkattelepon segera. Jangan membiarkan telepon berdering terlalu lama, maksimal tiga kali berdering, segeralah angkat dan jawab dengan sopan 2. Tidak menggunakan kata “Halo”, tetapi menyapa “Selamat pagi/siang/sore, dengan (nama Anda), bisa saya bantu?” Atau Selamat pagi/siang/sore, (nama perusahaan), bisa saya bantu?” 3. Bersikap sopan dan tersenyum. 4. Bicara jelas dan tidak tergesa-gesa. 5. Jarak telepon 2 jari dengan mulut. 6. Jika penelepon tidak menyebutkan identitasnya, “Mohon maaf sebelumnya, dengan siapa saya berbicara?” 54
  • 55.
    1. Selamat pagi!PT Sinar Himalaya, dengan Rini di sini, bisa saya bantu? 2. Selamat pagi! Dengan Rini-HRD, bisa saya bantu? Menjawab Telepon 55
  • 56.
    Meminta untuk Menunggu •“Dapatkah Ibu/Bapak menunggu sebentar?” • Setelah menunggu: “Terima kasih atas kesabaran Ibu/Bapak untuk menunggu. …” • Bila menunggu cukup lama, kita perlu memberikan feedback setiap 15-30 detik mengenai situasi yang ada. Bila perlu meminta nama dan no. telpon agar dapat dihubungi kembali. 56
  • 57.
    Simple game ofempathy 57
  • 58.
    Melakukan Transfer Telpon •Jelaskan situasi yang ada atau yang sedang Anda kerjakan, kemudian sampaikan ke mana Anda akan melakukan transfer telpon, “Mohon maaf, saya bagian HRD/saya sedang melayani customer saat ini. Saya akan sambungkan dengan Ibu Rini, Receptionist untuk membantu Ibu/Bapak.” • Bila perlu, sebutkan no. extention yang akan dituju, untuk berjaga-jaga apabila telpon terputus. • Jelaskan situasi yang ada kepada orang yang Anda transfer agar si penelepon tidak menjelaskan kembali tujuannya menelpon. 58
  • 59.
    1. Mohon maaf,Bu/Pak, saya sedang melayani customer saat ini. Saya akan sambungkan Ibu/Bapak dengan Ibu Rini-Receptionist di pesawat/ext. 200 untuk membantu Ibu/Bapak. 2. Selamat pagi, Bu Rini, ini ada telepon dari Bapak Budi, PT Jaya Perkasa. Beliau ingin menanyakan tentang produk oven. Saya serahkan ya, Bu. Melakukan Transfer Telpon 59
  • 60.
    Menerima pesan • “Mohonmaaf sebelumnya, Ibu/Bapak … sedang tidak berada di tempat (keluar), dapatkah saya membantu Ibu/Bapak?” atau “Dapatkah Ibu/Bapak meninggalkan pesan?” • Siapkan alat tulis dan catatan. • Catatlah: – Identitas penelpon (nama, perusahaan,dsb). – Waktu dan tanggal menelpon – Tujuan/keperluan menelpon • Mengulang pesan 60
  • 61.
  • 62.
    Mengatasi Masalah/Keluhan • Dengarkan– tidak memotong, berikan ruang untuk menyampaikan keluhan, tetap tenang dan ramah • Tidak reaktif • Hanya setelah penelpon selesai berbicara baru kemudian kita memberikan tanggapan. • Fokus bagaimana memecahkan masalah • Tidak menyalahkan siapapun – hal ini bersifat counterproductive dan tidak menyelesaikan masalah • Sampaikan ucapan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh penelpon; kita juga tidak perlu menyetujui apa yang disampaikan oleh penelpon, tapi sikap empati dan permintaan maaf yang tulus dapat membantu menenangkan penelpon untuk lebih terbuka terhadap berbagai kemungkinan solusi • Lakukan paraphrase dan yakinkan penelpon bahwa Anda memahami keluhan penelpon 62
  • 63.
    1. “Kami mohonmaaf atas apa yang Ibu/Bapak alami. Coba kita bersama mencari jalan pemecahan atas masalah ini.” 2. “Bila saya tidak salah, Ibu/Bapak dijanjikan …. Mari kita cari jalan pemecahan untuk masalah Ibu/Bapak.” 3. “Kami paham Ibu/Bapak kecewa. Kami mohon maaf atas masalah yang Ibu/Bapak alami. Mari kita coba cari jalan agar Ibu/Bapak bisa keluar dari masalah ini.” 63
  • 64.
    Salam Penutup • Jikatelah menyelesaikan pembicaraan, ucapkan: “Baik, Ibu/Bapak, terima kasih. Selamat pagi/siang/sore.” • Jangan menutup telepon sebelum penelpon menutupnya lebih dulu. 64
  • 65.
    Menelpon • “Selamat pagi/siang/sore!Saya Budi dari PT Sinar Himalaya. • Sampaikan pesan atau tujuan Anda menelpon. • Bila orang yang mengangkat telpon tidak menjelaskan identitasnya. “Mohon maaf, dengan Ibu/Bapak siapa saya berbicara.” 65
  • 66.
    BERTEMU PELANGGAN 1. Sapa 2.Baca dan Analisa 3. Respons “SaBAR”
  • 67.
    SAPA 1. Beri salamhangat dengan Senyum tulus 2. Kata-kata dan suara : a. Berbicara jelas, tidak terlalu cepat b. Menggunakan kata-kata yang tepat c. Gunakan sapaan yang berbeda d. Nada suara yang sesuai 3. Bahasa tubuh a. Segera tetapi tidak terburu-buru 67
  • 68.
    BACA DAN ANALISA TIGAJENIS PELANGGAN : 1. Segera menyampaikan permintaan  layani dengan cepat dan tepat 2. “Cuma lihat-lihat ....”  beritahu bahwa Anda siap membantu. Beri jarak, siap bantu bila dia tampak bingung / menengok kanan kiri 3. Tidak memberitahu kebutuhannya dgn jelas  gunakan teknik mendengar aktif  tunjukkan perhatian Anda  ulangi kalimatnya dengan kata-kata Anda  Perhatikan bahasa tubuhnya & nada suaranya 68
  • 69.
  • 70.
    RESPONS Harus diingat : •Melampaui harapan pelanggan (delight) • Bukan sekedar menjual • Pelanggan ingin mendapat sesuatu yang lebih daripada yang dapat diperolehnya dari pesaing Anda (produk, pelayanan, kenyamanan, kesenangan, persahabatan, hadiah) • Pelanggan kecewa tetap membeli produk Anda karena malas mencari yang lain (pelanggan seperti ini biasanya tidak akan datang kembali) 70
  • 71.
  • 72.
    Catatan: 1. Mendengarkan (secaraaktif) dan bertanya dengan bahasa yang tepat agar jelas dan pasti apa keinginan dan kebutuhan pelanggan 2. Identifikasi tujuan pelanggan – mencari barang atau menyampaikan keluhan. 3. Gunakan komunikasi verbal dan non verbal 4. Identifikasi dan antisipasi masalah untuk meminimalisir ketidakpuasan pelanggan 72
  • 73.
    Catatan: 5. Temukan peluang-peluanguntuk memberikan pelayanan tambahan kepada pelanggan 6. Tidak mengkritik pelanggan 7. Tidak memberikan komplain/menyalahkan orang lain – ciptakan suasana/mood yang baik 8. Tidak meninggalkan pelanggan – berusaha mencoba menggali kebutuhannya 73
  • 74.
  • 75.
    Menghadapi Keluhan Pelanggan • Let’ssee this movie clip • https://www.youtube.com/watch?v=8 xeV4GrUolE 75
  • 76.
    Catatan: 1. Bersikap positif(sopan), professional, dan menolong 2. Tangani keluhan dengan segera 3. Hadapi keluhan/complain dengan sikap bijaksana, tunjukkan perhatian dan empatik 4. Meminta bukti pembelian 76
  • 77.
    Catatan: 5. Sampaikan peraturan/kebijakan perusahaandengan jelas, baik, dan sopan 6. Bertindak sesuai kebutuhan pelanggan, bila terjadi “debat” atau ada hal di luar wewenang Anda, mintalah bantuan atasan 7. Sikapilah situasi yang negatif dengan positif 77
  • 78.
  • 79.
    Pengalaman Terbaik Anda sebagaiCustomer • Group discussion • Identifikasi pengalaman terbaik Anda sebagai Customer • Apa yang membuat pengalaman itu sangat spesial 79
  • 80.
    ABC of CustomerService A = Attitude B = Business Knowledge C = Customer Orientation 80
  • 81.
    A = Attitude •Let’s see this video of Mr.Bean • Mr Bean - bad customer service.mp4 81
  • 82.
    B = BusinessKnowledge • You are the expertise • How is your work environment and appearance? 82
  • 83.
    C = CustomerOrientation • Make customers feel important • Be Personal • Say Thank You • Do Follow Up 83
  • 84.
  • 85.
    SOP Pelayanan Pelanggan 1.Prinsip Pelayanan – 7 S Senyum Sapa Salam Sopan Santun Semangat Siap Melayani 85
  • 86.
    SOP Pelayanan Pelanggan 2.SOP Ruangan 3. SOP Penampilan (Seragam) 4. SOP Meet & Greet 5. SOP Closing Greetings 6. SOP Penanganan Complaint 86
  • 87.
  • 88.
    Diagram Segitiga PemasaranJasa Pelanggan Perusahaan Karyawan EXTERNAL MARKETING Memberikan citra mengenai produk/jasa yang ditawarkan INTERNAL MARKETING Membuat agar produk/jasa yang disampaikan sesuai dengan yang dijanjikan INTERACTIVE MARKETING Menyampaikan produk/jasa sesuai dengan yang telah dijanjikan 88
  • 89.
    Status & PeranPerusahaan, Karyawan dan Pelanggan dalam Kualitas Jasa Komponen Status Peran PERUSAHAAN Fasilitator terhadap karyawan agar mampu melayani pelanggan 1. Sebagai penyelidik keinginan pelanggan. 2. Sebagai pembuat spesifikasi jasa yang akan disampaikan. 3. Sebagai pemberdaya karyawan agar mampu menyampaikan jasa kepada pelanggan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. KARYAWAN PEMBERI JASA 1. Sebagai jasa itu sendiri (sales counter, greeter) 2. Sebagai personafikasi atau gambaran dari perusahaan. 3. Sebagai pemasar jasa secara tidak langsung. PELANGGAN PENERIMA JASA SEBAGAI PENILAI KUALITAS JASA
  • 90.
    Customer Service • Let’ssee this movie clip. • https://www.youtube.com/watch?v=F YswDG5pbuc 90
  • 91.
  • 92.
  • 93.
    Certificate 1. Pre-test danPost-test 2. Form hasil dan komitmen pelatihan ........2. HR ADMIN1. FORMform sh28. Form Hasil dan Komitmen Pelatihan.docx 3. Form evaluasi/review komitmen pelatihan ........2. HR ADMIN1. FORMform sh29. Form Evaluasi Aplikasi Pelatihan.docx 4. Template sertifikat-Sinar Himalaya- CS.pptx 93