BIOSINTESIS PROTEIN

Ir. EVY ROSSI, MSC

FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS RIAU
2010
• Terjadi di permukaan Ribosom
• Arah perpanjangan polipeptida dimulai dari
terminal N
• Ratusan macam protein dapat disintesis sesuai blue
print rancangannya
• Blue printnya adalah segmen nukleotida dalam
DNA
• Gen (segmen nukleotida) harus terlebih dahulu
disalin menjadi RNA
TAHAPAN BIOSINTESIS
PROTEIN

1. Aktifasi
2. Inisiasi
3. Elongasi
4. terminasi
KOMPONEN-KOMPONEN YANG
DIBUTUKAN:

1.

TAHAP AKTIFASI

a. Asam amino
b. tRNA
c. aminoasil-tRNA sinthetase
d. ATP
e. Mg
…….KOMPONEN-KOMPONEN YANG
DIBUTUKAN:
2. TAHAP INISIASI
a. Sub Unit Ribosom 30S
b. mRNA pembawa kodon untuk sintesis
polipeptida
c. Initiasi asam amino yang terikat pada
tRNA/
d. Inisiasi faktor (IF-1, IF-2 dan IF-3)
e. GTP
f. Sub Unit Ribosom 50S
g. Mg.
…….KOMPONEN-KOMPONEN YANG
DIBUTUKAN:
3. TAHAP ELONGASI
a. Fungsional Ribosom 70S
b. Aminoasil-tRNA (dispesifikasikan
oleh Kodon)
c. Faktor Elongasi (IF-Tu, EF-Ts dan
EF-G)
d. GTP
…….K P
OM ONE OM ONE YANG
N-K P
N
DIB
UTUK
AN:
4. TAHAP TERMINASI
a. Ribosom 70S
b. Kodon terminal di mRNA
c. Faaktor untuk melepaskan
polipeptida (R1, R2 dan R3)
1. Tahap Aktivasi
• Ke 20 asam amino penyusun protein berikatan secara
kovalen dengan tRNA, dan membutuhkan energi (ATP).
• Enzim amino asil-t-RNA sinthetase mengkatalis reaksi ini
dengan bantuan Mg.
Struktur t-RNA
2. Tahap Inisiasiasi
• Dibutuhkan initiasi Kodon AUG
• Dimulai dengan melekatnya Metionin bebas
ke ujung tRNA dgn bantuan enzim metionil
t-RNA sinthetase
• Terdapat 2 macam tRNA yaitu:
• Pada bakteri diperlukan kedua tRNA tsb
untuk response kodon AUG (mrtionin) --response metionin pd internal polipeptida
adalah
………2. Inisiasi
• Pada sel prokariot metionin untuk inisiasi
atau pun untuk internal polipeptida dibawa
melalui
Tiga langkah pada Tahapan Inisiasi
1. Ribosom sub unit 30S beikatan dengan IF-1
dan IF-3, dimana IF-3 melindungi agar
tidak cepat bersatunya Ribosom 30 S
dengan 50 S
Kemudian mRNA berikatan dengan ribosom
30S
2. Kompleks 30S Ribosom sub unit, IF3 dan
mRNA bergabung dengan GTP yang diikat
oleh IF-2 dan
3. Kompleks yang terbentuk oada langkah 2,
bersatu dengan Ribosom 50S, ikatan GTP
dg IF-2 dihidrolisis menghasilkan GDP dan
Pi, sehingga keluar dari kompleks, begitu
juga dgn IF-1 dan IF-3
Gambar: Langah2
tahapan
Inisiasi
3. Tahap Elongasi

•Berikatan aminoasil-tRNA dengan GTP yang
telah berikatan dengan EF-Tu.
•Kompleks aminoasil-tRNA-GTP-EF-Tu terikat
pada celah (P) pada ribosom.
•GTP akan mengalami hidrolisis sehingga
terbentuk EF-Tu-GDP dan kemudian
dilepaskan dari Ribosom 70 S
• EF-Tu-GDP akan beregenerasi untuk
menghasilkan GTP dengan bantuan EF-Ts
Tahap 1.
Elongasi
Elongasi Tahap 2:
Pembentukan ikatan peptida
• Ikatan peptida pertama terbentuk antara asam
amino pada celah asil (P) dengan asam amino
pada celah Peptidil (A)
• Enzim yang mengkatalis pembentukan ikatan
peptida adalah peptidil transferase
Tahap 2.
Elongasi
• Ribosom memindahkan

satu kodon, perpindahan
ini menyebabkan
bergesernya antikodon
pada peptidil t-RNA yang
masih berikatan pada
kodon kedua pada mRNA
• pergeseran ini memerlukan
EF-G (translocase)
• Energi disediakan dari
• hidrolisis GTP
4. Tahap Terminasi
• Ditandai adanya salah satu kodon UAA, UAG
dan UGA pada mRNA
• Diperlikan 3 termination Faktor (Release Factors)
yaitu protein RF-1, RF-2, dan RF-3 yang berperan
dalam:
1. Hydrolisis ikatan terminal peptidil-tRNA
2. Melepaskan polipeptida dari tRNA yang
terakhir
3. Memisahkan ribosom 70S menjadi 50S dan 30S
untuk siklus biosintensis polipeptida berikutnya
Tahap Terminasi
KODE GENETIK

Biosintesis Protein

  • 1.
    BIOSINTESIS PROTEIN Ir. EVYROSSI, MSC FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS RIAU 2010
  • 2.
    • Terjadi dipermukaan Ribosom • Arah perpanjangan polipeptida dimulai dari terminal N • Ratusan macam protein dapat disintesis sesuai blue print rancangannya • Blue printnya adalah segmen nukleotida dalam DNA • Gen (segmen nukleotida) harus terlebih dahulu disalin menjadi RNA
  • 3.
    TAHAPAN BIOSINTESIS PROTEIN 1. Aktifasi 2.Inisiasi 3. Elongasi 4. terminasi
  • 4.
    KOMPONEN-KOMPONEN YANG DIBUTUKAN: 1. TAHAP AKTIFASI a.Asam amino b. tRNA c. aminoasil-tRNA sinthetase d. ATP e. Mg
  • 5.
    …….KOMPONEN-KOMPONEN YANG DIBUTUKAN: 2. TAHAPINISIASI a. Sub Unit Ribosom 30S b. mRNA pembawa kodon untuk sintesis polipeptida c. Initiasi asam amino yang terikat pada tRNA/ d. Inisiasi faktor (IF-1, IF-2 dan IF-3) e. GTP f. Sub Unit Ribosom 50S g. Mg.
  • 6.
    …….KOMPONEN-KOMPONEN YANG DIBUTUKAN: 3. TAHAPELONGASI a. Fungsional Ribosom 70S b. Aminoasil-tRNA (dispesifikasikan oleh Kodon) c. Faktor Elongasi (IF-Tu, EF-Ts dan EF-G) d. GTP
  • 7.
    …….K P OM ONEOM ONE YANG N-K P N DIB UTUK AN: 4. TAHAP TERMINASI a. Ribosom 70S b. Kodon terminal di mRNA c. Faaktor untuk melepaskan polipeptida (R1, R2 dan R3)
  • 8.
    1. Tahap Aktivasi •Ke 20 asam amino penyusun protein berikatan secara kovalen dengan tRNA, dan membutuhkan energi (ATP). • Enzim amino asil-t-RNA sinthetase mengkatalis reaksi ini dengan bantuan Mg.
  • 9.
  • 10.
    2. Tahap Inisiasiasi •Dibutuhkan initiasi Kodon AUG • Dimulai dengan melekatnya Metionin bebas ke ujung tRNA dgn bantuan enzim metionil t-RNA sinthetase • Terdapat 2 macam tRNA yaitu: • Pada bakteri diperlukan kedua tRNA tsb untuk response kodon AUG (mrtionin) --response metionin pd internal polipeptida adalah
  • 11.
    ………2. Inisiasi • Padasel prokariot metionin untuk inisiasi atau pun untuk internal polipeptida dibawa melalui
  • 12.
    Tiga langkah padaTahapan Inisiasi 1. Ribosom sub unit 30S beikatan dengan IF-1 dan IF-3, dimana IF-3 melindungi agar tidak cepat bersatunya Ribosom 30 S dengan 50 S
  • 13.
    Kemudian mRNA berikatandengan ribosom 30S
  • 14.
    2. Kompleks 30SRibosom sub unit, IF3 dan mRNA bergabung dengan GTP yang diikat oleh IF-2 dan
  • 15.
    3. Kompleks yangterbentuk oada langkah 2, bersatu dengan Ribosom 50S, ikatan GTP dg IF-2 dihidrolisis menghasilkan GDP dan Pi, sehingga keluar dari kompleks, begitu juga dgn IF-1 dan IF-3
  • 17.
  • 18.
    3. Tahap Elongasi •Berikatanaminoasil-tRNA dengan GTP yang telah berikatan dengan EF-Tu. •Kompleks aminoasil-tRNA-GTP-EF-Tu terikat pada celah (P) pada ribosom. •GTP akan mengalami hidrolisis sehingga terbentuk EF-Tu-GDP dan kemudian dilepaskan dari Ribosom 70 S • EF-Tu-GDP akan beregenerasi untuk menghasilkan GTP dengan bantuan EF-Ts
  • 19.
  • 20.
    Elongasi Tahap 2: Pembentukanikatan peptida • Ikatan peptida pertama terbentuk antara asam amino pada celah asil (P) dengan asam amino pada celah Peptidil (A) • Enzim yang mengkatalis pembentukan ikatan peptida adalah peptidil transferase
  • 21.
  • 22.
    • Ribosom memindahkan satukodon, perpindahan ini menyebabkan bergesernya antikodon pada peptidil t-RNA yang masih berikatan pada kodon kedua pada mRNA • pergeseran ini memerlukan EF-G (translocase) • Energi disediakan dari • hidrolisis GTP
  • 23.
    4. Tahap Terminasi •Ditandai adanya salah satu kodon UAA, UAG dan UGA pada mRNA • Diperlikan 3 termination Faktor (Release Factors) yaitu protein RF-1, RF-2, dan RF-3 yang berperan dalam: 1. Hydrolisis ikatan terminal peptidil-tRNA 2. Melepaskan polipeptida dari tRNA yang terakhir 3. Memisahkan ribosom 70S menjadi 50S dan 30S untuk siklus biosintensis polipeptida berikutnya
  • 24.
  • 25.