SINTESIS PROTEIN
Disusun Oleh :
Afif Ma’rufi
Ananda Istiqomah
Dwi Vita Auliasari
Imam Hanafi
Lailatus Syarifah
Millatul Hanifiyah
Nur Rohman Fatihin
Tasya Ainun Jannah
Khoirunnisa
BIOLOGI
PENGERTIAN
Proses penerjemahan informasi yang ada pada DNA (sumber
materi genetik) yang mengkode asam – asam amino sehingga
menjadi rantai peptida (rantai protein).
DNA menentukan urutan asam amino pada setiap protein yang
disintesis. Proses sintesis protein adalah proses yang kompleks.
Dalam proses tersebut diperlukan 20 macam asam amino; mRNA
dan tRNA sebagai pelaksana; ATP sebagai sumber energi; enzim
RNA polimerase. Secara garis besar, sintesis protein dilakukan
melalui dua tahap, yaitu TAHAP TRANSKRIPSI dan TAHAP
TRANSLASI.
TRANSKRIPSI
DNA membuka menjadi dua rantai terpisah, karena mRNA
berantai tunggal, maka salah satu rantai DNA ditranskripsi
(dicopy). Rantai yang ditranskripsi dinamakan DNA sense
atau template dan kode genetik yang dikode disebut
kodogen. Sedangkan yang tidak ditranskripsi disebut DNA
antisense atau komplementer. RNA polimerase membuka
pilinan rantai DNA dan memasukkan nukleotida-nukleotida
untuk berpasangan dengan DNA sense sehingga terbentuklah
rantai mRNA.
Contoh
Sense atau template 5’- TACCGACCGGGAAAT-3’
Antisense atau komplementer 3’- ATGGCTGGCCCTTTA-
5’
mRNA 3’-AUGGCUGGCCCUUUA-5’
Langkah transkripsi berlangsung sebagai berikut:
 Sebagai rantai ADN membuka, kemudian disusul oleh pembentukan rantai
ARNd. Rantai ADN yang mencetak ARNd disebut rantai sense atau
template.
 Pasangan rantai sense yang tidak mencetak ARNd disebut rantai antisense.
 Pada rantai sense AND dipadati pasangan tiga basa nitrogen (triplet) yang
disebut kodogen. Triplet ini akan mencetak triplet pada rantai ARNd yang
disebut kodon. kodon ini lah yang disebut kode genetika yang berfungsi
mengkodekan jenis asam amino tertentu yang diperlukan dalam sintesis
protein. Selanjutnya boleh dikatakan bahwa ARNd atau kodon itulah yang
merupakan kode genetika
 Setelah terbentuk, ARNd keluar dari inti sel melalui pori-pori membran inti
menuju ke ribosom dalam sitoplasma.
 Untuk setiap satu molekul protein yang dibentuk akan selalu dimulai
dengan kodon inisiasi atau kodon start yaitu AUG yang mengkodekan
asam amino metionin. Jika satu molekul protein telah terbentuk akan selalu
diakhiri dengan tanda berupa kodon stop atau kodon terminasi yaitu UGA
UAA atau UAG proses pencetakan atau penulisan ulang DNA ke dalam
mRNA.
Proses pembentukan mRNA atau
Transkripsi
Contoh transkripsi urutan basa nitrogenDNAke dalammRNA
Tahap transkripsi di bagi menjadi 3 :
a. Inisiasi (permulaan)
Tahap ini di awali oleh melekatnya enzin RNA polimerase
pada pita DNA pada titik awal (promoter). Pita DNA akan
terbuka, akibatnya basa nitrogen pada pita tersebut menjadi
bebas. Basa nitrogen pada salah satu pita terebut akan menjadi
cetakan mRNA. Pita DNA ini disebut juga pita bermakna atau
sense. Adapun pita yang tidak di transkripsi disebut pita tidak
bermakna atau anti sense. Enzim RNA polimerase dimulai
meyintesis RNA dari titik awal pita.
b. Elongasi (pemanjangan)
Enzim RNA polimerase akan terus membentuk mRNA
hingga terbentuk pita mRNA. Pita mRNA ini akan terus
memanjang.
c. Terminasi (pengakhiran)
Pada saat enzim RNA polimerase sampai pada tempat
pemberhentian (terminalsite) DNA, transkripsi akan
berhenti. Setelah itu, mRNA dibebaskan dan RNA
polimerase terlepas dari DNA. DNA akan kembali seperti
bentuknya semula. Hasil dri transkripsi, yakni mRNA
selanjutnya akan keluar dari inti sel melalui membran inti
menuju sitoplasma.
TRANSLASI
Translasi berlangsung didalam sitoplasma dan ribosom. Translasi merupakan
proses penerjemahan suatu kode genetik menjadi protein yang sesuai. Kode
genetik tersebut berupa kodon disepanjang molekul RNAt, sebagai
penerjemahnya RNAt.RNAt membawa asam amino dari sitoplasma ke ribosom.
Molekul RNAt membawa asam amino spesifik pada salah satu ujungnya yang
sesuai dengan tripletnukleotida pada ujung RNAt lainnyayang disebut
antikodon.
misalnya, perhatikan kodon RNAd UUU yang ditranslasi sebagai asam amino
fenilalanin. RNAt pembawa fenilalanin mempunyai antikodon AAA yang
komplemen dengan UUU agar terjadi reaksi penambahan fenilalanin pada rantai
polipeptida sebelumnya.
RNAt yang mengikat diri pada kodon RNAd harus membawa asam amino yang
sesuai kedalam ribosom. Melekatnya asam amino pada RNAt dibantu oleh
enzim aminoasil-RNAt sintetase (aminoacyl-tRNA sinthetase).
Ribosom memudahkan pelekatan antara antikodon RNAt dengan kodon RNAd
selama sintesis protein. Ribosom tersusun atas subunit besardan sununit kecil
yang dibangun oleh protein – protein dan molekul – molekul RNAt.
Sintesis tRNA-aminoasil dan
Struktur ribosom
Tahap translasi ada tiga yaitu :
1. Inisiasi
Terjadi dengan adanya RNAd,
RNAt dan dua subunit ribosom.
Pertama – tama subunit kecil
ribosom melekat pada tempat
tertentu diujung 5’ dari RNAd.
Pada RNAd terdapat kodon
“start” AUG, yang memberikan
tanda dimulainya proses
translasi. RNAt inisiator
membawa asam amino metionin,
melekat pada kodon inisiasi
AUG.
2. Elongasi
Pada tahap elongasi, sejumlah asam amino ditambahkan satu
persatu pada asam amino pertama (metionin). Kodon RNAd pda ribosom
membentuk ikatan hidrogen dengan anti kodon molekul RNAt yang
komplemen dengannya. RNAr dari subunit besar berperan sebagai enzim,
yang berfungsi mengkatalisis pembentukan ikatan peptida yang
menggabungkan polipeptida yang memanjang ke asam amino yang baru
tiba. Polipeptida memisahkan diri dari RNAt tempat perlekatan semula,
dan asam amino pada ujung karboksilnya berikatan dengan asam amino
yang dibawa oleh RNAt yang baru masuk.
Ketika RNAd berpindah tempat, antikodonnya tetap berikatan
dengan kodon RNAt. RNAd bergerak bersama – sama dengan antikodon
ini dan bergeser ke kodon berikutnya yang akan ditranslasi. Disamping
itu, RNAt sekarang tanpa asam amino karena telah diikat pada
polipeptida tang telah memanjang. Selanjutnya RNAt keluar dari
ribosom. Langkah ini membutuhkan energi yang disediakan oleh
hidrolisis GTP.
3. Terminasi
Elongasi berlanjut sampai ribosom mencapai kodon stop.
Triplet basa kodon stop adalah UAA, UAG, dan UGA. Kodo
stop tidak mengkode suatu asam amino melainkan bertindak
sebagai tanda untuk menghentikan proses translasi dan
berakhir pula proses sintesis protein.
Sintesis protein
Sintesis protein

Sintesis protein

  • 1.
    SINTESIS PROTEIN Disusun Oleh: Afif Ma’rufi Ananda Istiqomah Dwi Vita Auliasari Imam Hanafi Lailatus Syarifah Millatul Hanifiyah Nur Rohman Fatihin Tasya Ainun Jannah Khoirunnisa BIOLOGI
  • 2.
    PENGERTIAN Proses penerjemahan informasiyang ada pada DNA (sumber materi genetik) yang mengkode asam – asam amino sehingga menjadi rantai peptida (rantai protein). DNA menentukan urutan asam amino pada setiap protein yang disintesis. Proses sintesis protein adalah proses yang kompleks. Dalam proses tersebut diperlukan 20 macam asam amino; mRNA dan tRNA sebagai pelaksana; ATP sebagai sumber energi; enzim RNA polimerase. Secara garis besar, sintesis protein dilakukan melalui dua tahap, yaitu TAHAP TRANSKRIPSI dan TAHAP TRANSLASI.
  • 3.
    TRANSKRIPSI DNA membuka menjadidua rantai terpisah, karena mRNA berantai tunggal, maka salah satu rantai DNA ditranskripsi (dicopy). Rantai yang ditranskripsi dinamakan DNA sense atau template dan kode genetik yang dikode disebut kodogen. Sedangkan yang tidak ditranskripsi disebut DNA antisense atau komplementer. RNA polimerase membuka pilinan rantai DNA dan memasukkan nukleotida-nukleotida untuk berpasangan dengan DNA sense sehingga terbentuklah rantai mRNA. Contoh Sense atau template 5’- TACCGACCGGGAAAT-3’ Antisense atau komplementer 3’- ATGGCTGGCCCTTTA- 5’ mRNA 3’-AUGGCUGGCCCUUUA-5’
  • 4.
    Langkah transkripsi berlangsungsebagai berikut:  Sebagai rantai ADN membuka, kemudian disusul oleh pembentukan rantai ARNd. Rantai ADN yang mencetak ARNd disebut rantai sense atau template.  Pasangan rantai sense yang tidak mencetak ARNd disebut rantai antisense.  Pada rantai sense AND dipadati pasangan tiga basa nitrogen (triplet) yang disebut kodogen. Triplet ini akan mencetak triplet pada rantai ARNd yang disebut kodon. kodon ini lah yang disebut kode genetika yang berfungsi mengkodekan jenis asam amino tertentu yang diperlukan dalam sintesis protein. Selanjutnya boleh dikatakan bahwa ARNd atau kodon itulah yang merupakan kode genetika  Setelah terbentuk, ARNd keluar dari inti sel melalui pori-pori membran inti menuju ke ribosom dalam sitoplasma.  Untuk setiap satu molekul protein yang dibentuk akan selalu dimulai dengan kodon inisiasi atau kodon start yaitu AUG yang mengkodekan asam amino metionin. Jika satu molekul protein telah terbentuk akan selalu diakhiri dengan tanda berupa kodon stop atau kodon terminasi yaitu UGA UAA atau UAG proses pencetakan atau penulisan ulang DNA ke dalam mRNA.
  • 5.
    Proses pembentukan mRNAatau Transkripsi
  • 6.
    Contoh transkripsi urutanbasa nitrogenDNAke dalammRNA
  • 7.
    Tahap transkripsi dibagi menjadi 3 : a. Inisiasi (permulaan) Tahap ini di awali oleh melekatnya enzin RNA polimerase pada pita DNA pada titik awal (promoter). Pita DNA akan terbuka, akibatnya basa nitrogen pada pita tersebut menjadi bebas. Basa nitrogen pada salah satu pita terebut akan menjadi cetakan mRNA. Pita DNA ini disebut juga pita bermakna atau sense. Adapun pita yang tidak di transkripsi disebut pita tidak bermakna atau anti sense. Enzim RNA polimerase dimulai meyintesis RNA dari titik awal pita.
  • 8.
    b. Elongasi (pemanjangan) EnzimRNA polimerase akan terus membentuk mRNA hingga terbentuk pita mRNA. Pita mRNA ini akan terus memanjang. c. Terminasi (pengakhiran) Pada saat enzim RNA polimerase sampai pada tempat pemberhentian (terminalsite) DNA, transkripsi akan berhenti. Setelah itu, mRNA dibebaskan dan RNA polimerase terlepas dari DNA. DNA akan kembali seperti bentuknya semula. Hasil dri transkripsi, yakni mRNA selanjutnya akan keluar dari inti sel melalui membran inti menuju sitoplasma.
  • 9.
    TRANSLASI Translasi berlangsung didalamsitoplasma dan ribosom. Translasi merupakan proses penerjemahan suatu kode genetik menjadi protein yang sesuai. Kode genetik tersebut berupa kodon disepanjang molekul RNAt, sebagai penerjemahnya RNAt.RNAt membawa asam amino dari sitoplasma ke ribosom. Molekul RNAt membawa asam amino spesifik pada salah satu ujungnya yang sesuai dengan tripletnukleotida pada ujung RNAt lainnyayang disebut antikodon. misalnya, perhatikan kodon RNAd UUU yang ditranslasi sebagai asam amino fenilalanin. RNAt pembawa fenilalanin mempunyai antikodon AAA yang komplemen dengan UUU agar terjadi reaksi penambahan fenilalanin pada rantai polipeptida sebelumnya. RNAt yang mengikat diri pada kodon RNAd harus membawa asam amino yang sesuai kedalam ribosom. Melekatnya asam amino pada RNAt dibantu oleh enzim aminoasil-RNAt sintetase (aminoacyl-tRNA sinthetase). Ribosom memudahkan pelekatan antara antikodon RNAt dengan kodon RNAd selama sintesis protein. Ribosom tersusun atas subunit besardan sununit kecil yang dibangun oleh protein – protein dan molekul – molekul RNAt.
  • 10.
  • 11.
    Tahap translasi adatiga yaitu : 1. Inisiasi Terjadi dengan adanya RNAd, RNAt dan dua subunit ribosom. Pertama – tama subunit kecil ribosom melekat pada tempat tertentu diujung 5’ dari RNAd. Pada RNAd terdapat kodon “start” AUG, yang memberikan tanda dimulainya proses translasi. RNAt inisiator membawa asam amino metionin, melekat pada kodon inisiasi AUG.
  • 12.
    2. Elongasi Pada tahapelongasi, sejumlah asam amino ditambahkan satu persatu pada asam amino pertama (metionin). Kodon RNAd pda ribosom membentuk ikatan hidrogen dengan anti kodon molekul RNAt yang komplemen dengannya. RNAr dari subunit besar berperan sebagai enzim, yang berfungsi mengkatalisis pembentukan ikatan peptida yang menggabungkan polipeptida yang memanjang ke asam amino yang baru tiba. Polipeptida memisahkan diri dari RNAt tempat perlekatan semula, dan asam amino pada ujung karboksilnya berikatan dengan asam amino yang dibawa oleh RNAt yang baru masuk. Ketika RNAd berpindah tempat, antikodonnya tetap berikatan dengan kodon RNAt. RNAd bergerak bersama – sama dengan antikodon ini dan bergeser ke kodon berikutnya yang akan ditranslasi. Disamping itu, RNAt sekarang tanpa asam amino karena telah diikat pada polipeptida tang telah memanjang. Selanjutnya RNAt keluar dari ribosom. Langkah ini membutuhkan energi yang disediakan oleh hidrolisis GTP.
  • 14.
    3. Terminasi Elongasi berlanjutsampai ribosom mencapai kodon stop. Triplet basa kodon stop adalah UAA, UAG, dan UGA. Kodo stop tidak mengkode suatu asam amino melainkan bertindak sebagai tanda untuk menghentikan proses translasi dan berakhir pula proses sintesis protein.