SINTESIS
POLIPEPTIDA
Tujuan pembelajaran:
1. Menjelaskan kodon dan anti kodon
2. Menjelaskan hubungan antara kodon
dengan asam amino yang dipesannya
3. Mendiskripsikan hubungan antara DNA, RNA
dan polipeptida
4. Mengurutkan proses sintesis protein
5. Menjelaskan proses transkripsi dan translasi
6. Menjelaskan proses dan bagian-bagian yang
terlibat dalam sintesis protein.
A. Perangkat pelaksanaan sintesis
polipeptida
–Bahan baku untuk sintesis protein atau
polipeptida adalah asam amino.
–Asam amino ditulis secara singkat dengan
mencantumkan tiga huruf pertama dari
nama asam amino, misalnya: asam amino
prolin ditulis Pro
• Tabel. Nama 20 Asam amino dan singkatannya
1. Kode genetik terdiri dari 3 urutan
basa
– Kode genetika merupakan urutan 3
basa (3 nukleotida) yang terdapat di
sepanjang RNA-d
– Urutan 3 basa disebut kodon
– Misalnya: AAU, UCA, UUA dan GUC
2. Antikodon merupakan komplemen
kodon
–Pada RNA-t terdapat urutan basa yang
komplemen terhadap kodon disebut anti
kodon
–Contoh:
kodon anti kodon
CAU GUA
ACU UGA
Gambar. Proses penyusunan mRNA
3. Kodon dan macam asam amino
yang dipesannya
–Urutan basa baru bisa “dibaca” jika
terdapat kodon AUG (kodon
permulaan)
–Sintesis polipeptida akan berakhir jika
terdapat kodon UAA, UAG, dan UGA
(pada prokariotik) dan UAA (pada
eukariotik) (kodon terminasi/kodon
stop)
• Tidak semua urutan nukleodtida pada RNA-d
berfungsi sebagai kodon.
• Kodon hanyalah urutan nukleotida yang
terdapat di antara kodon permulaan dan
kodon stop.
• Kodon yang terbaca pada RNA-d akan
didatangi oleh RNA-t yang memiliki antikodon
komplemennya.
• Misalnya: odon UUU akan menyebabkan RNA-
t membawa fenilalanin.
Gambar. Proses transkripsi-translasi
• Tabel. Hubungan antara kodon dengan
macam asam amino yang dipesannya
4. Ribosom
–Ribosom adalah lokasi utama
berlangsungnya proses sintesis polipeptida.
–Ribosom fungsional adal sub unit besar dan
sub unit kecil.
–Ribosom memiliki 1 tempat pengikatan
RNA-d dan 3 tempat pengikatan RNA-t,
yaitu sisi P (peptida), A (asam amino) dan E
(exit)
B. Mekanisme Sintesis Polipeptida
–Ada 2 tahap sintesis protein, yaitu
transkripsi dan translasi.
–Untuk memulai sintesis dan
memperpanjang polipeptida
diperlukan sekitar 300 jenis enzim.
–Bahan baku utama adalah gen.
1. Tahap I: Transkripsi RNA-d
– Berlangsung di dalam nukleus
– DNA double helix dibuka oleh enzim polimerase
– RNA-d dibentuk sepanjang salah satu pita DNA
– Basa RNA-d komplemen dengan pita DNA
– Misalnya:
CTCGACTAA  DNA
GAGCUGAUU  RNA-d
• Proses transkripsi ada 3 tahap:
1. Inisiasi (permulaan)
 RNA polimerase melekat dan
mengawali transkripsi di daerah
promoter.
1. Elongasi (pemanjangan)
2. Terminasi (penghentian)
 RNA polmerase berhenti di daerah
terminator.
Gambar. Tahap transkripsi
2. Tahap II: Translasi (penerjemahan)
– Pesan yang diterjemahkan berupa
serangkaian kodon di sepanjang
molekul RNA-d,
– Penerjemahnya adalah RNA-t,
• Prosesnya translasi:
a)DNA melakukan transkripsi membentuk RNA-d
(kodon),
b)RNA-d keluar nukleus menuju sitoplasma
didatangi ribosom,
c)Ribosom mulai translasi dengan membaca kodon
start AUG,
d)RNA-t membawa antikodon UAC dan masuk ke
celah ribosom,
e)Pembacaan dilakukan untuk setiap 3 urutan basa
oleh ribosom dalam “membaca” kodon.
Gambar. Tahap transkripsi
• Gen mengatur sintesis polipeptida dengan
urutan: DNA  RNA  polipeptida.
• Sintesis polipeptida berlangsung dua tahap,
yaitu transkripsi dan translasi.
• Transkripsi terjadi di nukleus, sedangkan
translasi berlangsung di ribosom.
3. Dari Polipeptida menjadi Protein
Fungsional
–Polipeptida yang dibentuk kemudian
“diproses” menjadi protein di dalam
kompleks Golgi.
–Molekul protein mempunyai
bermacam-macam bentuk atau
konformasi.
C. Ekspresi
–Satu gen satu polipeptida
–Setiap gen akan mengkode/memerintahkan
untuk menghasilkan satu rantai polipeptida.
–Sintesis protein berlangsung teratur dan
cermat, jika terjadi kesalahan maka asam
amino yang disusun tidak sesuai dengan
“pesanan”.
–Contoh: Hb darah mengandung lisin & valin
sehingga mengalami anemia.
SEKIAN
TERIMA KASIH

Bab 04 sintesis polipeptida

  • 1.
  • 2.
    Tujuan pembelajaran: 1. Menjelaskankodon dan anti kodon 2. Menjelaskan hubungan antara kodon dengan asam amino yang dipesannya 3. Mendiskripsikan hubungan antara DNA, RNA dan polipeptida 4. Mengurutkan proses sintesis protein 5. Menjelaskan proses transkripsi dan translasi 6. Menjelaskan proses dan bagian-bagian yang terlibat dalam sintesis protein.
  • 3.
    A. Perangkat pelaksanaansintesis polipeptida –Bahan baku untuk sintesis protein atau polipeptida adalah asam amino. –Asam amino ditulis secara singkat dengan mencantumkan tiga huruf pertama dari nama asam amino, misalnya: asam amino prolin ditulis Pro
  • 4.
    • Tabel. Nama20 Asam amino dan singkatannya
  • 5.
    1. Kode genetikterdiri dari 3 urutan basa – Kode genetika merupakan urutan 3 basa (3 nukleotida) yang terdapat di sepanjang RNA-d – Urutan 3 basa disebut kodon – Misalnya: AAU, UCA, UUA dan GUC
  • 6.
    2. Antikodon merupakankomplemen kodon –Pada RNA-t terdapat urutan basa yang komplemen terhadap kodon disebut anti kodon –Contoh: kodon anti kodon CAU GUA ACU UGA
  • 7.
  • 8.
    3. Kodon danmacam asam amino yang dipesannya –Urutan basa baru bisa “dibaca” jika terdapat kodon AUG (kodon permulaan) –Sintesis polipeptida akan berakhir jika terdapat kodon UAA, UAG, dan UGA (pada prokariotik) dan UAA (pada eukariotik) (kodon terminasi/kodon stop)
  • 9.
    • Tidak semuaurutan nukleodtida pada RNA-d berfungsi sebagai kodon. • Kodon hanyalah urutan nukleotida yang terdapat di antara kodon permulaan dan kodon stop. • Kodon yang terbaca pada RNA-d akan didatangi oleh RNA-t yang memiliki antikodon komplemennya. • Misalnya: odon UUU akan menyebabkan RNA- t membawa fenilalanin.
  • 10.
  • 11.
    • Tabel. Hubunganantara kodon dengan macam asam amino yang dipesannya
  • 12.
    4. Ribosom –Ribosom adalahlokasi utama berlangsungnya proses sintesis polipeptida. –Ribosom fungsional adal sub unit besar dan sub unit kecil. –Ribosom memiliki 1 tempat pengikatan RNA-d dan 3 tempat pengikatan RNA-t, yaitu sisi P (peptida), A (asam amino) dan E (exit)
  • 13.
    B. Mekanisme SintesisPolipeptida –Ada 2 tahap sintesis protein, yaitu transkripsi dan translasi. –Untuk memulai sintesis dan memperpanjang polipeptida diperlukan sekitar 300 jenis enzim. –Bahan baku utama adalah gen.
  • 14.
    1. Tahap I:Transkripsi RNA-d – Berlangsung di dalam nukleus – DNA double helix dibuka oleh enzim polimerase – RNA-d dibentuk sepanjang salah satu pita DNA – Basa RNA-d komplemen dengan pita DNA – Misalnya: CTCGACTAA  DNA GAGCUGAUU  RNA-d
  • 15.
    • Proses transkripsiada 3 tahap: 1. Inisiasi (permulaan)  RNA polimerase melekat dan mengawali transkripsi di daerah promoter. 1. Elongasi (pemanjangan) 2. Terminasi (penghentian)  RNA polmerase berhenti di daerah terminator.
  • 16.
  • 17.
    2. Tahap II:Translasi (penerjemahan) – Pesan yang diterjemahkan berupa serangkaian kodon di sepanjang molekul RNA-d, – Penerjemahnya adalah RNA-t,
  • 18.
    • Prosesnya translasi: a)DNAmelakukan transkripsi membentuk RNA-d (kodon), b)RNA-d keluar nukleus menuju sitoplasma didatangi ribosom, c)Ribosom mulai translasi dengan membaca kodon start AUG, d)RNA-t membawa antikodon UAC dan masuk ke celah ribosom, e)Pembacaan dilakukan untuk setiap 3 urutan basa oleh ribosom dalam “membaca” kodon.
  • 19.
  • 20.
    • Gen mengatursintesis polipeptida dengan urutan: DNA  RNA  polipeptida. • Sintesis polipeptida berlangsung dua tahap, yaitu transkripsi dan translasi. • Transkripsi terjadi di nukleus, sedangkan translasi berlangsung di ribosom.
  • 21.
    3. Dari Polipeptidamenjadi Protein Fungsional –Polipeptida yang dibentuk kemudian “diproses” menjadi protein di dalam kompleks Golgi. –Molekul protein mempunyai bermacam-macam bentuk atau konformasi.
  • 22.
    C. Ekspresi –Satu gensatu polipeptida –Setiap gen akan mengkode/memerintahkan untuk menghasilkan satu rantai polipeptida. –Sintesis protein berlangsung teratur dan cermat, jika terjadi kesalahan maka asam amino yang disusun tidak sesuai dengan “pesanan”. –Contoh: Hb darah mengandung lisin & valin sehingga mengalami anemia.
  • 23.