SlideShare a Scribd company logo
Pembentukan
Disiplin
Rohani (PDR)
@ SABDA Live: Pembentukan Disiplin
Rohani (PDR)
22 Mei 2024 | Ministry Learning Center
Agenda
01 Pengertian, Dasar, dan Sarana Disiplin Rohani
02 Macam-Macam Disiplin Rohani (1)
03 Macam-Macam Disiplin Rohani (2)
04 Macam-Macam Disiplin Rohani (3)
05 Kedewasaan dan Penyakit Rohani
Pengertian,
Dasar, dan Sarana
Disiplin Rohani
01
A. Pengertian Disiplin Rohani
a. Tinjauan Etimologis
- Pembentukan: Tindakan yang memberikan bentuk
kepada sesuatu.
- Disiplin: ketaatan/kepatuhan kepada peraturan
- Rohani: berhubungan dengan roh/spiritual.
Jadi, PDR adalah tindakan-tindakan untuk memberi
bentuk kepada ketaatan dalam hal rohani.
01
1. Tinjauan Etimologis dan Teologis
A. Pengertian Disiplin Rohani
b. Tinjauan Teologis
> PL:
menghajar (Mzm. 94:10),
mendidik (Ams. 9:7),
mengajar (Ul. 4:36),
menghajar untuk kebaikan
(Im. 26:18, 28; Ams. 19:18)
> PB:
bhs. Yunani: gymnasia,
bhs. Inggris: gymnasium/ gymnastics
Artinya: latihan
01
1. Tinjauan Etimologis dan Teologis
> Konteks PL: karya penyelamatan
Allah atas Israel. Allah ingin agar
umat-Nya hidup takut akan Allah. Jika
Israel taat, mereka akan diberkati dng
janji Tuhan (Ul. 6).
> Konteks PB: latihan rohani prosesnya
terus-menerus, sistematis, dan secara
sadar untuk mencapai tujuan menjadi
serupa dengan Kristus.
A. Pengertian Disiplin Rohani
c. Kesimpulan
Disiplin Rohani = tindakan latihan rohani untuk taat/patuh pada
perintah/ketetapan Allah yang dilakukan secara
terus-menerus sehingga tujuan yang Tuhan inginkan tercapai.
Tujuan Disiplin Rohani = supaya manusia lama kita semakin
hilang kuasanya dan manusia baru yang telah diselamatkan
dalam Kristus dapat terus-menerus dibangun dengan kuat
sampai semakin serupa dengan Kristus.
01
1. Tinjauan Etimologis dan Teologis
B. Dasar Disiplin Rohani
1. Dimulai dari Anugerah Keselamatan
Diperoleh dengan percaya kepada Tuhan Yesus melalui karya
keselamatan-Nya: disalib, mati, dan bangkit pada hari yang ketiga.
Kehidupan rohani yang sejati bukan lahir dari usaha manusia, melainkan
dimulai dari panggilan ilahi, kelahiran baru, dan pertobatan.
2. Proses Pengudusan
Pengudusan adalah proses yang dimungkinkan karena anugerah Allah dan
usaha manusia.
3. Pertumbuhan ke Arah Kedewasaan
Kerohanian seorang Kristen tidak statis, terus-menerus berubah, dan
dinamis karena memiliki tujuan untuk dibentuk menjadi manusia rohani
yang dewasa.
01
C. Sarana Disiplin Rohani
01
2. Roh Kudus
3. Gereja sbg Tubuh
Kristus
4. Keluarga
1. Alkitab
Sarana anugerah yang paling
luar biasa yang diberikan
kepada umat pilihan-Nya
(lih. Yoh. 17:17; Ef. 5:25-27).
Penolong yang menyertai,
membimbing, dan memimpin
orang percaya untuk mengerti
kebenaran-Nya
(lih. Yoh. 14:16; 16:14).
Kehidupan keluarga yang baik
menjadi teladan untuk hidup
sesuai dengan prinsip Alkitab
(lih. 2Tim. 3:16-17).
Dalam persekutuan, setiap
anggota mempraktikkan
pengajaran Yesus (lih. Ef. 4:16;
Gal. 6:2)
Macam-Macam
Disiplin Rohani (1)
02
➢ "Makan" (belajar) firman Tuhan = "Bible Intake".
➢ Donald S. Whitney menyebut disiplin-disiplin rohani =
"memasukkan" Alkitab (input) dalam kehidupan kita.
➢ Jiwa kita mendapat makanan bergizi secara rutin untuk
bertumbuh secara perlahan, tetapi pasti.
A. “Makan” (Belajar) Firman Tuhan
02
1. Berinteraksi dengan Firman Tuhan
a. Membaca Firman Tuhan
Membaca Alkitab setiap hari mendorong kita untuk
mengenal kebenaran dan prinsip-prinsip firman Tuhan.
b. Mendengar Firman Tuhan
Tindakan mendengar firman Tuhan bukan tindakan yang
pasif, melainkan aktif untuk melakukannya dan
menanggapi apa yang kita dengar.
c. Menghafal Firman Tuhan
Bertujuan untuk menyimpan firman Tuhan dalam hati kita
secara sengaja (Mazmur 119:11).
02
2. Belajar Firman Tuhan
a. Merenungkan Firman Tuhan
Salah satu cara untuk merenungkan firman Tuhan adalah
dengan bermeditasi, yaitu mengonsentrasikan pikiran untuk
memikirkan kebenaran-kebenaran yang diungkapkan dalam
Alkitab sehingga sungguh-sungguh dimengerti, didoakan, dan
diaplikasikan dalam hidup (Yos. 1:8; Mzm. 39:3; Yer. 23:29).
02
2. Belajar Firman Tuhan
b. Menggali/Mempelajari Firman Tuhan
Mempelajari firman Tuhan yaitu melihat teks dengan saksama, sesuai
dengan konteks ayatnya, dan mempelajari setiap kata dalam ayat
tersebut (harus tahu teori menafsir). Berikut adalah prinsip menafsir
umum:
– Menafsir ayatnya menurut konteksnya.
– Mempelajari kata (studi kata).
– Mempelajari latar belakang.
– Menangkap tujuan penulis.
– Membandingkan ayat dengan ayat Alkitab yang lain.
02
3. Mengaplikasikan Firman Tuhan
Artinya membiarkan firman itu hidup dalam hidup kita, memberikan
kuasa terbesar ketika kita tidak lagi hidup dalam kedagingan dan
keinginan pribadi, melainkan hidup dalam kuasa Allah. Beberapa hal perlu
kita perhatikan:
a. Melakukan Firman Tuhan
- Apakah ada contoh yang bisa saya teladani?
- Apakah ada dosa-dosa yang harus saya akui?
- Apakah ada janji-janji Tuhan yang harus saya pegang?
- Apakah ada yang bisa saya doakan?
- dst..
02
3. Mengaplikasikan Firman Tuhan
b. Kendala dalam Melakukan Firman Tuhan
1) Salah mengerti antara menafsir dan menerapkan.
2) Menunda!
3) Reaksi emosi yang terlalu pagi/cepat.
4) Menginginkan hasil instan/tidak sabar.
5) Frustrasi dengan kekuatan/kemampuan diri
sendiri.
02
Macam-Macam
Disiplin Rohani (2)
03
B. Berdoa
03
➢ Komunikasi setiap orang percaya dengan Allah.
➢ Harus diiringi dengan mendekatkan diri pada firman-Nya
(Kol. 4:2; 1Tes. 5:17).
➢ Alkitab memberikan 3 alasan khusus mengapa kita harus berdoa.
- Berdoa adalah perintah Tuhan (Kol. 4:2; 1Tim 5:17).
- Kristus memberi kita contoh berdoa (Mrk. 1:35; Luk. 6:12).
- Kristus mengajar kita berdoa, artinya Dia ingin kita berdoa
(Mat. 6:5-9).
1. Belajar Bagaimana Berdoa
03
a. Harus dimulai dengan berdoa (Yohanes 16:13).
b. Merenungkan firman Tuhan (Mazmur 5:1; 19:14).
c. Kita dapat berdoa bersama orang lain (Matius 18:19-20).
d. Membaca buku tentang doa (Amsal 13:20).
2. Membina Komunikasi Pribadi dengan Tuhan
03
Beberapa nasihat tentang berdoa dalam Alkitab:
a. Jangan berdoa seperti orang munafik (Mat. 6:5).
b. Berdoalah di kamar dengan pintu yang tertutup (Mat. 6:6).
c. Sebelum berdoa, ampuni orang lain yang bersalah (Mrk. 11:25).
d. Berdoa dengan tidak jemu-jemu (Luk. 18:1; 1Tes. 5:17).
e. Berdoa dalam roh dan dengan seluruh akal budi (1Kor. 14:15).
f. Berdoa bukan untuk memuaskan nafsu pribadi (Yak. 4:3).
3. Menjadi Pendoa Syafaat
03
Doa yang dilakukan untuk menyampaikan permohonan kepada
Tuhan bagi kepentingan orang lain. Cth: Nehemia (Neh. 1:1-11; 2:1-10).
Ada 4 karakteristik yang dimiliki Nehemia sebagai pendoa syafaat:
a. Proaktif dalam mencari informasi yang jelas tentang apa yang
didoakan.
b. Memiliki empati terhadap orang yang didoakan.
c. Memiliki konsep doa yang benar.
d. Siap untuk menjadi jawaban atas doanya sendiri jika
Tuhan menghendaki.
C. Menyendiri Bersama Tuhan
03
1. Membina Relasi Pribadi dengan Tuhan
Secara sukarela berpantang berbicara (untuk sementara waktu) supaya pikiran kita
terfokus kepada Tuhan. Alkitab mengajarkan kita untuk berdiam diri bersama Tuhan:
a. Untuk mengikuti teladan Kristus (Mat. 4:1; 14:23; Mrk. 1:35; Luk. 4:42).
b. Untuk mendengarkan suara Tuhan (1Raj. 19:11-13; Hab. 2:1; Gal. 1:17).
c. Untuk mengekspresikan penyembahan kita kepada-Nya (Hab. 2:20; Zef. 1:7).
d. Untuk mengekspresikan iman kita kepada Tuhan (Mzm. 62:1-2; Yes. 30:15).
e. Untuk mencari keselamatan dari Tuhan (Rat. 3:25-28).
f. Untuk memulihkan kekuatan jasmani dan rohani (Mrk. 6:31).
g. Untuk mendapatkan perspektif rohani (Luk. 1:20).
h. Untuk mencari kehendak Tuhan (Luk. 16:12-13).
i. Untuk belajar mengontrol lidah (Yak. 1:26; 3:2).
C. Menyendiri Bersama Tuhan
03
2. Retret Pribadi
Kegiatan yang disengaja untuk menyepi atau mengasingkan diri dari
keramaian/aktivitas sehari-hari untuk menikmati Tuhan. Mengapa?
a. Latihan spiritual sehingga mendapatkan kesegaran hub. dengan Allah.
b. Membina relasi dengan Tuhan di tengah pergumulan yang berat.
c. Meningkatkan kepekaan sosial terhadap sesama sebagai wujud dari
kedewasaan iman.
Dengan melakukan retret pribadi, kita menciptakan
"break", waktu istirahat sejenak untuk menemukan
kesegaran kembali dari kepenatan hidup.
D. Berpuasa
Puasa = penyangkalan diri secara
sukarela terhadap fungsi tubuh yang
normal agar dapat melakukan
aktivitas rohani dengan lebih
sungguh-sungguh.
Kita harus mengisi puasa dengan
aktivitas yang membangun
kekuatan rohani kita, misalnya
membaca firman, berdoa, memuji
Tuhan, dan bersyukur.
a. Puasa Normal (Mat. 4:2)
b. Puasa Sebagian (Dan. 1:12)
c. Puasa Penuh (Ezr. 10:6; Kis. 9:9)
d. Puasa Supernatural (Ul. 9:9)
Macam2
puasa untuk tujuan-tujuan tertentu:
a. Puasa Pribadi (Mat. 6:16-18)
b. Puasa Jemaat (Yl. 2:15-16; Kis. 13:2)
c. Puasa Nasional (2Taw. 20:3; Neh. 9:1; Est. 4:16;
Yun. 3:5-8)
d. Puasa Biasa (Im. 16:29-31; Za. 8:19; Luk. 18:12).
e. Puasa Kadang-Kadang (Mat. 9:15)
1. Arti & Tujuan Puasa 2. Macam-Macam Puasa
03
E. Jurnal Rohani
1. Mencatat Hari-Hari Bersama Tuhan
Catatan yang menolong kita melihat kehidupan rohani
secara teratur dan transparan sehingga kita dapat melihat
apakah ada peningkatan dan perkembangan. Isinya ttg:
- Pelajaran firman Tuhan yang saya dapatkan dalam saat
teduh saya setiap hari.
- Hal-hal yang saya bicarakan dengan orang lain yg sangat
memberi semangat bagi hidup rohani saya.
- Apa saja yang perlu saya doakan bagi diri sendiri atau
orang lain?
- Kemajuan rohani apa yang saya capai hari ini.
- Pelajaran apa yang Tuhan berikan kepada saya melalui
peristiwa yang terjadi hari ini?
- dst..
03
E. Jurnal Rohani
2. Manfaat Menulis Jurnal Rohani
a. Mengerti dan mengevaluasi diri (Rm. 12:3).
b. Melakukan meditasi (Mzm. 1:1-3; Yos. 1:8).
c. Mengekspresikan pikiran dan perasaan kita kepada
Tuhan (Mzm. 62:8).
d. Mengingatkan kita akan karya Tuhan dalam hidup
kita (Mzm. 77:11-12).
e. Menyimpan harta rohani untuk masa depan (Ul. 6:4-7;
2Tim. 1:5).
f. Mengartikulasikan ide-ide dan kesan-kesan (1Ptr. 3:15).
g. Memonitor target dan prioritas (Flp. 3:12-16).
h. Mempertahankan disiplin rohani (Mzm. 119:11; Rm. 8:13).
03
Macam-Macam
Disiplin Rohani (3)
04
F. Beribadah dan Bersekutu
04
1. Beribadah kepada Tuhan
Beribadah adalah tindakan dan sikap untuk menghormati Allah
yang Agung, Pencipta semesta langit dan bumi. Dalam ibadah
juga ada penyembahan. Menyembah berarti bersujud di
hadapan Allah dalam roh dan kebenaran (Yoh. 4:22-23).
2. Bersekutu Bersama dengan Umat Tuhan
Bersekutu berarti berkumpul untuk menghormati Allah
melalui ucapan syukur dan penyembahan yang kita berikan.
Rasul Yohanes menulis tujuan dari bersekutu dalam 1 Yohanes
4:7, yaitu untuk hidup dan berjalan dalam terang.
G. Melayani
04
1. Pentingnya Melayani
Tujuan melayani adalah menghasilkan "buah" yang keluar dari
tindakan manusia baru dalam Kristus. Fokus pelayanan = Allah dan
juga manusia (yang dilayani). Teladan pelayanan kita adalah Yesus
Kristus. (Yoh. 13:15)
2. Persiapan dan Perlengkapan untuk Melayani
a. Kerinduan untuk melayani yang dilandasi oleh kasih Kristus.
b. Mengisi hidup dengan firman, doa, dan pujian agar berakar dan terus
bertumbuh dalam Kristus.
c. Memiliki fokus hidup yang jelas, yaitu Kristus dan tunduk kepada-Nya.
d. Mengembangkan karunia-karunia rohani yang dimiliki
untuk melayani secara efektif.
H. Mengabarkan Injil
04
1. Mengapa Menginjili?
Injil - Yunani Koine = Euangelion = Kabar Baik
Injil = Kabar Baik Keselamatan dalam Tuhan Yesus Kristus
untuk setiap orang yang percaya kepada-Nya.
Disiplin rohani menginjili adalah tindakan yang
dilakukan secara proaktif dengan kesadaran.
Hanya Roh Kudus yang dapat meyakinkan seseorang
untuk percaya kepada Yesus Kristus sebagai
Juru Selamat dan Tuhan.
H. Mengabarkan Injil
04
2. Hal-Hal yang Perlu Diketahui tentang
Menginjili Orang Lain
a. Berdoa mohon pertolongan Tuhan.
b. Karya Roh Kudus.
c. Pelayanan pribadi.
d. Mulailah dari tempat mereka berada.
e. Terimalah mereka sebagaimana Kristus
menerima mereka.
I. Penatalayanan
Terdiri dari 4 aspek:
1. Bertanggung Jawab dengan Waktu
2. Bertanggung Jawab dengan Uang (Harta)
3. Bertanggung Jawab dengan Talenta dan Karunia Rohani
4. Bertanggung Jawab dengan Tubuh:
a. Tubuh adalah persembahan yang hidup bagi Tuhan.
b. Tubuh adalah bejana yang terus-menerus dikuduskan.
c. Tubuh harus dilatih dan dikuasai.
04
Kedewasaan dan
Penyakit Rohani
05
1. Pengertian
➢ Seseorang yang bertumbuh dewasa
berarti siap untuk bereproduksi.
➢ Kedewasaan rohani berarti pribadi yang
semakin serupa dengan Kristus serta
siap untuk "bereproduksi"
(memuridkan).
➢ Kita memang belum mencapai
kedewasaan sempurna. Namun, kita
akan berlari-lari mengejar tujuan untuk
menjadi sempurna seperti yang
dikehendaki Kristus (Flp. 3:10-13).
A. Kedewasaan Rohani
05
2. Ciri-Ciri Kedewasaan Rohani
- Mencintai firman Tuhan dan menjadikannya otoritas tertinggi
bagi iman dan hidupnya.
- Ingin menyenangkan Allah dan memuliakan-Nya dalam setiap
kesempatan.
- Selalu menjauhi kejahatan dan tipu daya dosa.
- Ingin mengejar hidup dalam kesucian.
- Selalu menunjukkan kasih dalam setiap perbuatannya.
- Tidak menuntut hak-haknya.
- Tahu kehendak Allah dan bertekad untuk melaksanakannya.
- Hidup bertanggung jawab dalam keluarga, pekerjaan,
gereja, dan masyarakat.
- Tidak terikat oleh harta duniawi.
- dst..
05
B. Penyakit Rohani
05
1. Kejenuhan Rohani
(Spiritual Burnout)
Seseorang yang burnout mengalami
keadaan yang sangat menekan
(stressful) dalam dua hal = kehilangan
keseimbangan dan kehilangan kendali
ego. Contoh tokoh yang mengalami
burnout dalam Alkitab: Musa (Kel.
18:13-27), Elia (1 Raj. 19:8), Daud (Mzm. 42:11),
Epafroditus (Flp. 2:25-30), dan Paulus (Flp.
2:27).
B. Penyakit Rohani
05
1. Kejenuhan Rohani (Spiritual Burnout)
a. Penyebab
- Tekanan yang terlalu besar yang tidak dapat diatasi dengan seketika.
- Terlalu keras bekerja dan kurang istirahat yang cukup.
- Kehilangan perspektif antara harapan rohani dan kelemahan manusiawi.
- Terlalu banyak menanggung masalah orang lain.
- Tanggung jawab yang tidak sesuai dengan kemampuan.
- Memiliki sikap negatif dalam menghadapi tugas-tugas.
- Frustrasi.
- Konflik pribadi yang berlarut-larut sehingga melelahkan emosi.
- Kelemahan tubuh (penyakit, trauma emosi, ketidakseimbangan cairan
kimia).
B. Penyakit Rohani
05
b. Cara Mengatasi
- Menghadapinya dengan berani.
- Berani mengakui keadaan kita dan berusaha lepas dari
keadaan ini.
- Pengampunan dan belas kasih Tuhan merupakan kunci
untuk bangkit dari keadaan ini.
- Belajarlah untuk lebih rileks.
- Lakukan aktivitas yang positif.
- Singkirkan pikiran-pikiran yang negatif.
1. Kejenuhan Rohani (Spiritual Burnout)
B. Penyakit Rohani
05
2. Kekeringan Rohani
(Spiritual Dehydration)
Keadaan seseorang yang kehabisan atau tidak
memiliki kekuatan rohani yang berasal dari
firman Tuhan sehingga keadaan rohaninya
menjadi lemah dan tidak memiliki kuasa.
Gejala-gejala ini kadang sulit dikenali karena
mudah disembunyikan, yaitu dengan
berpura-pura dan menganggap masalahnya akan
membaik dengan sendirinya jika terus aktif
dalam pelayanan.
B. Penyakit Rohani
05
2. Kekeringan Rohani (Spiritual Dehydration)
a. Penyebab
- Terlalu sibuk sehingga melupakan Tuhan yang
menjadi sumber kehidupan rohaninya.
- Firman Tuhan tidak lagi menjadi sumber energi
terbesar.
- Mungkin dia tidak lagi menjadikan Tuhan sebagai
prioritas.
B. Penyakit Rohani
05
b. Cara Mengatasi
- Cepat-cepatlah mencari pertolongan! Singkirkan rasa malu dan sombong
- Retret pribadi utk meminta Roh Kudus menyegarkan kembali hidup kita.
- Selain firman Tuhan, bacalah juga buku-buku rohani atau simak
audio/video rohani Kristen (Yes. 40:31).
- Secara digital, banyak sumber yang tersedia, baik melalui aplikasi, situs,
bahkan bisa memanfaatkan teknologi AI.
- Belajarlah menikmati persekutuan dengan Tuhan dan membangun
hubungan yang intim dengan Tuhan.
- Berhentilah hanya mencari berkat-berkat Tuhan, tetapi carilah Sang
Pemberi berkat.
2. Kekeringan Rohani (Spiritual Dehydration)
C. Tes Kesehatan Rohani
05
1. Mengapa Perlu Tes
Kesehatan Rohani?
"Mencegah lebih baik daripada
mengobati". Sangat baik jika secara
rutin kita melakukan cek kesehatan
rohani sehingga kita bisa mengetahui
sebelum benar-benar menjadi sakit.
2. Contoh Tes Kesehatan Rohani
- Apakah Anda haus dan merindukan Tuhan?
- Apakah Anda makin dikuasai oleh firman Tuhan?
- Apakah Anda makin mudah mengasihi?
- Apakah Anda makin peka terhadap kehadiran Tuhan?
- Apakah Anda makin peduli akan kebutuhan rohani dan jasmani sesama?
- Apakah Anda menaruh kesukaan menjadi mempelai Kristus?
- Apakah Anda merasakan pentingnya melakukan Disiplin Rohani?
- Masihkah Anda berdukacita ketika melakukan dosa?
- Apakah Anda makin cepat mengampuni?
- Apakah Anda merindukan surga dan ingin berjumpa dengan Yesus?
C. Tes Kesehatan Rohani
05
Catatan:
a. Banyak Jawaban "Ya" = Puji Tuhan karena kita telah memberi
diri untuk dibentuk oleh Roh Kudus dan sedang menuju kepada
pertumbuhan rohani.
b. Banyak Jawaban "Tidak" = Berhati-hatilah karena setan sedang
bergembira menunggu kita untuk jatuh ke jurang keputusasaan.
Cepatlah sadar.
c. Banyak jawaban "Mungkin" atau "Tidak Tahu" = Jangan
menunggu lebih lama lagi untuk kembali memperhatikan
kehidupan rohani kita. Setan akan menggoda kita untuk
meragukan kasih Tuhan.
C. Tes Kesehatan Rohani
05
c. Partner Rohani
Mintalah kepada Roh Kudus untuk Anda memiliki
partner-partner rohani yang bisa dengan jujur
memberikan penilaian akan keadaan Anda, dan
sebaliknya.
Allah menempatkan kita dalam keluarga, gereja, dan
komunitas orang percaya supaya kita dapat hidup dalam
"partnership" rohani untuk saling menolong agar kita
memiliki kehidupan rohani yang selalu terjaga.
C. Tes Kesehatan Rohani
05
Ketika kita bertumbuh secara rohani dan belajar
lebih banyak dari Firman-Nya, Tuhan akan
memberikan kepada kita lebih banyak kesempatan
dan tanggung jawab dalam pekerjaan-Nya.
— L. Jeter Walker
Kontak Kami
@sabda_ylsa
Yayasan Lembaga SABDA
@sabda_ylsa
0881-2979-100
SABDA Alkitab
Terima Kasih

More Related Content

Similar to Modul Pembentukan Disiplin Rohani (PDR) 2024

Spiritual Check up 2.pptx
Spiritual Check up 2.pptxSpiritual Check up 2.pptx
Spiritual Check up 2.pptx
DonniTriyono1
 
Doktrin Roh Kudus
Doktrin Roh KudusDoktrin Roh Kudus
Doktrin Roh Kudus
SABDA
 
Membiasakan anak bersaat teduh
Membiasakan anak bersaat teduhMembiasakan anak bersaat teduh
Membiasakan anak bersaat teduh
Purnawan Kristanto
 
Model Ibadah dan Unsur-unsur Ibadah yang Benar
Model Ibadah dan Unsur-unsur Ibadah yang BenarModel Ibadah dan Unsur-unsur Ibadah yang Benar
Model Ibadah dan Unsur-unsur Ibadah yang Benar
nofryzhia
 
Doasaatteduh 111123025555-phpapp02
Doasaatteduh 111123025555-phpapp02Doasaatteduh 111123025555-phpapp02
Doasaatteduh 111123025555-phpapp02Nunuk Joko Nugroho
 
Hukum Mengajar dalam Pembimbingan
Hukum Mengajar dalam PembimbinganHukum Mengajar dalam Pembimbingan
Hukum Mengajar dalam Pembimbingan
Johan Setiawan
 
Multiply sept for view
Multiply sept for viewMultiply sept for view
Multiply sept for view
Senasprod Woomen
 
GEREJA YANG SEHAT - DR. RUBIN A. ABRAHAM.pptx
GEREJA YANG SEHAT - DR. RUBIN A. ABRAHAM.pptxGEREJA YANG SEHAT - DR. RUBIN A. ABRAHAM.pptx
GEREJA YANG SEHAT - DR. RUBIN A. ABRAHAM.pptx
tlrn70
 
Mengenal Allah - Allah yang disembah dan dilayani
Mengenal Allah - Allah yang disembah dan dilayaniMengenal Allah - Allah yang disembah dan dilayani
Mengenal Allah - Allah yang disembah dan dilayani
Peter De Run
 
Mengenal Allah - Allah Tidak Diuji
Mengenal Allah - Allah Tidak DiujiMengenal Allah - Allah Tidak Diuji
Mengenal Allah - Allah Tidak Diuji
Peter De Run
 
Disiplin Rohani
Disiplin RohaniDisiplin Rohani
Disiplin Rohani
Johan Setiawan
 
KESEHATAN ROHANI PELAYAN TUHAN - DR. DWIDJO SAPUTRO, Sp.Kj.pptx
KESEHATAN ROHANI PELAYAN TUHAN - DR. DWIDJO SAPUTRO, Sp.Kj.pptxKESEHATAN ROHANI PELAYAN TUHAN - DR. DWIDJO SAPUTRO, Sp.Kj.pptx
KESEHATAN ROHANI PELAYAN TUHAN - DR. DWIDJO SAPUTRO, Sp.Kj.pptx
tlrn70
 
Meditasi
MeditasiMeditasi
Meditasi
Ricky Desersi
 
The Call 2 - God's Gifts, My Discovery
The Call 2 - God's Gifts, My DiscoveryThe Call 2 - God's Gifts, My Discovery
The Call 2 - God's Gifts, My Discovery
Johan Setiawan
 
Pelajaran sekolah sabat ke 2 bahasa indonesia
Pelajaran sekolah sabat ke 2 bahasa indonesiaPelajaran sekolah sabat ke 2 bahasa indonesia
Pelajaran sekolah sabat ke 2 bahasa indonesia
David Syahputra
 
Doa keliling dalam perspektif peperangan rohani (2)
Doa keliling dalam perspektif peperangan rohani (2)Doa keliling dalam perspektif peperangan rohani (2)
Doa keliling dalam perspektif peperangan rohani (2)
Yohanes Ratu Eda
 
dokumen.tips_generasi-yang-bertumbuh.ppt
dokumen.tips_generasi-yang-bertumbuh.pptdokumen.tips_generasi-yang-bertumbuh.ppt
dokumen.tips_generasi-yang-bertumbuh.ppt
HansTobing
 
Makalah Pekerjaan dan karunia Roh kudus
Makalah Pekerjaan dan karunia Roh kudusMakalah Pekerjaan dan karunia Roh kudus
Makalah Pekerjaan dan karunia Roh kudus
HarapanHia
 
Makalah Dogmatika 4 Peran roh kudus bagi orang percaya, dogmatika 4
Makalah Dogmatika 4 Peran roh kudus bagi orang percaya, dogmatika 4Makalah Dogmatika 4 Peran roh kudus bagi orang percaya, dogmatika 4
Makalah Dogmatika 4 Peran roh kudus bagi orang percaya, dogmatika 4
istondoluanak
 
Pa induktif
Pa induktifPa induktif

Similar to Modul Pembentukan Disiplin Rohani (PDR) 2024 (20)

Spiritual Check up 2.pptx
Spiritual Check up 2.pptxSpiritual Check up 2.pptx
Spiritual Check up 2.pptx
 
Doktrin Roh Kudus
Doktrin Roh KudusDoktrin Roh Kudus
Doktrin Roh Kudus
 
Membiasakan anak bersaat teduh
Membiasakan anak bersaat teduhMembiasakan anak bersaat teduh
Membiasakan anak bersaat teduh
 
Model Ibadah dan Unsur-unsur Ibadah yang Benar
Model Ibadah dan Unsur-unsur Ibadah yang BenarModel Ibadah dan Unsur-unsur Ibadah yang Benar
Model Ibadah dan Unsur-unsur Ibadah yang Benar
 
Doasaatteduh 111123025555-phpapp02
Doasaatteduh 111123025555-phpapp02Doasaatteduh 111123025555-phpapp02
Doasaatteduh 111123025555-phpapp02
 
Hukum Mengajar dalam Pembimbingan
Hukum Mengajar dalam PembimbinganHukum Mengajar dalam Pembimbingan
Hukum Mengajar dalam Pembimbingan
 
Multiply sept for view
Multiply sept for viewMultiply sept for view
Multiply sept for view
 
GEREJA YANG SEHAT - DR. RUBIN A. ABRAHAM.pptx
GEREJA YANG SEHAT - DR. RUBIN A. ABRAHAM.pptxGEREJA YANG SEHAT - DR. RUBIN A. ABRAHAM.pptx
GEREJA YANG SEHAT - DR. RUBIN A. ABRAHAM.pptx
 
Mengenal Allah - Allah yang disembah dan dilayani
Mengenal Allah - Allah yang disembah dan dilayaniMengenal Allah - Allah yang disembah dan dilayani
Mengenal Allah - Allah yang disembah dan dilayani
 
Mengenal Allah - Allah Tidak Diuji
Mengenal Allah - Allah Tidak DiujiMengenal Allah - Allah Tidak Diuji
Mengenal Allah - Allah Tidak Diuji
 
Disiplin Rohani
Disiplin RohaniDisiplin Rohani
Disiplin Rohani
 
KESEHATAN ROHANI PELAYAN TUHAN - DR. DWIDJO SAPUTRO, Sp.Kj.pptx
KESEHATAN ROHANI PELAYAN TUHAN - DR. DWIDJO SAPUTRO, Sp.Kj.pptxKESEHATAN ROHANI PELAYAN TUHAN - DR. DWIDJO SAPUTRO, Sp.Kj.pptx
KESEHATAN ROHANI PELAYAN TUHAN - DR. DWIDJO SAPUTRO, Sp.Kj.pptx
 
Meditasi
MeditasiMeditasi
Meditasi
 
The Call 2 - God's Gifts, My Discovery
The Call 2 - God's Gifts, My DiscoveryThe Call 2 - God's Gifts, My Discovery
The Call 2 - God's Gifts, My Discovery
 
Pelajaran sekolah sabat ke 2 bahasa indonesia
Pelajaran sekolah sabat ke 2 bahasa indonesiaPelajaran sekolah sabat ke 2 bahasa indonesia
Pelajaran sekolah sabat ke 2 bahasa indonesia
 
Doa keliling dalam perspektif peperangan rohani (2)
Doa keliling dalam perspektif peperangan rohani (2)Doa keliling dalam perspektif peperangan rohani (2)
Doa keliling dalam perspektif peperangan rohani (2)
 
dokumen.tips_generasi-yang-bertumbuh.ppt
dokumen.tips_generasi-yang-bertumbuh.pptdokumen.tips_generasi-yang-bertumbuh.ppt
dokumen.tips_generasi-yang-bertumbuh.ppt
 
Makalah Pekerjaan dan karunia Roh kudus
Makalah Pekerjaan dan karunia Roh kudusMakalah Pekerjaan dan karunia Roh kudus
Makalah Pekerjaan dan karunia Roh kudus
 
Makalah Dogmatika 4 Peran roh kudus bagi orang percaya, dogmatika 4
Makalah Dogmatika 4 Peran roh kudus bagi orang percaya, dogmatika 4Makalah Dogmatika 4 Peran roh kudus bagi orang percaya, dogmatika 4
Makalah Dogmatika 4 Peran roh kudus bagi orang percaya, dogmatika 4
 
Pa induktif
Pa induktifPa induktif
Pa induktif
 

More from SABDA

SABDA MLC - Kelas Bedah Kitab Wahyu (BKW)
SABDA MLC - Kelas Bedah Kitab Wahyu (BKW)SABDA MLC - Kelas Bedah Kitab Wahyu (BKW)
SABDA MLC - Kelas Bedah Kitab Wahyu (BKW)
SABDA
 
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
SABDA
 
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
SABDA
 
Seminar: Sekolah Alkitab Liburan (SAL) 2024
Seminar: Sekolah Alkitab Liburan (SAL) 2024Seminar: Sekolah Alkitab Liburan (SAL) 2024
Seminar: Sekolah Alkitab Liburan (SAL) 2024
SABDA
 
SABDA Ministry Learning Center - Gereja Ramah Generasi Digital
SABDA Ministry Learning Center - Gereja Ramah Generasi DigitalSABDA Ministry Learning Center - Gereja Ramah Generasi Digital
SABDA Ministry Learning Center - Gereja Ramah Generasi Digital
SABDA
 
Seminar Seri AI-4-God: AI Talks - AI dan W.I.F.E.
Seminar Seri AI-4-God: AI Talks - AI dan W.I.F.E.Seminar Seri AI-4-God: AI Talks - AI dan W.I.F.E.
Seminar Seri AI-4-God: AI Talks - AI dan W.I.F.E.
SABDA
 
Kelas Online Ministry Learning Center - Khotbah untuk Awam
Kelas Online Ministry Learning Center - Khotbah untuk AwamKelas Online Ministry Learning Center - Khotbah untuk Awam
Kelas Online Ministry Learning Center - Khotbah untuk Awam
SABDA
 
Growing Together Mei - "W.I.F.E." Sebulan Bersama Gereja (Word/Worship, Instr...
Growing Together Mei - "W.I.F.E." Sebulan Bersama Gereja (Word/Worship, Instr...Growing Together Mei - "W.I.F.E." Sebulan Bersama Gereja (Word/Worship, Instr...
Growing Together Mei - "W.I.F.E." Sebulan Bersama Gereja (Word/Worship, Instr...
SABDA
 
Growing Together April - Sharing Silaturahmi
Growing Together April - Sharing SilaturahmiGrowing Together April - Sharing Silaturahmi
Growing Together April - Sharing Silaturahmi
SABDA
 
Calvin Institute of Technology -- AI & Bible.pdf
Calvin Institute of Technology -- AI & Bible.pdfCalvin Institute of Technology -- AI & Bible.pdf
Calvin Institute of Technology -- AI & Bible.pdf
SABDA
 
Ministry Learning Center: Seminar Seri AI Talks - Alkitab GPT
Ministry Learning Center: Seminar Seri AI Talks - Alkitab GPTMinistry Learning Center: Seminar Seri AI Talks - Alkitab GPT
Ministry Learning Center: Seminar Seri AI Talks - Alkitab GPT
SABDA
 
Materi Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 Tesalonika
Materi Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 TesalonikaMateri Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 Tesalonika
Materi Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 Tesalonika
SABDA
 
Materi kelas Ministry Learning Center - Memahami Makna Paskah
Materi kelas Ministry Learning Center - Memahami Makna PaskahMateri kelas Ministry Learning Center - Memahami Makna Paskah
Materi kelas Ministry Learning Center - Memahami Makna Paskah
SABDA
 
Evaluasi Kelas Memahami Makna Paskah (MMP)
Evaluasi Kelas Memahami Makna Paskah (MMP)Evaluasi Kelas Memahami Makna Paskah (MMP)
Evaluasi Kelas Memahami Makna Paskah (MMP)
SABDA
 
Evaluasi Kelas Bedah Kitab Yunus (BK_Yun)
Evaluasi Kelas Bedah Kitab Yunus (BK_Yun)Evaluasi Kelas Bedah Kitab Yunus (BK_Yun)
Evaluasi Kelas Bedah Kitab Yunus (BK_Yun)
SABDA
 
AI 4 GOD! Workshop AI dan Khotbah "Hand's On Proyek Bersama".pdf
AI 4 GOD! Workshop AI dan Khotbah "Hand's On Proyek Bersama".pdfAI 4 GOD! Workshop AI dan Khotbah "Hand's On Proyek Bersama".pdf
AI 4 GOD! Workshop AI dan Khotbah "Hand's On Proyek Bersama".pdf
SABDA
 
Seminar Seri AI Talks - AI dan Media Kristen
Seminar Seri AI Talks - AI dan Media KristenSeminar Seri AI Talks - AI dan Media Kristen
Seminar Seri AI Talks - AI dan Media Kristen
SABDA
 
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Media Prompting
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Media PromptingSeminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Media Prompting
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Media Prompting
SABDA
 
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Paskah
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan PaskahSeminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Paskah
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Paskah
SABDA
 
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Paskah (SABDA Labs)
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Paskah (SABDA Labs)Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Paskah (SABDA Labs)
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Paskah (SABDA Labs)
SABDA
 

More from SABDA (20)

SABDA MLC - Kelas Bedah Kitab Wahyu (BKW)
SABDA MLC - Kelas Bedah Kitab Wahyu (BKW)SABDA MLC - Kelas Bedah Kitab Wahyu (BKW)
SABDA MLC - Kelas Bedah Kitab Wahyu (BKW)
 
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Bagaimana memakai AI?
 
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
Pelatihan AI GKA abdi Sabda - Apa itu AI?
 
Seminar: Sekolah Alkitab Liburan (SAL) 2024
Seminar: Sekolah Alkitab Liburan (SAL) 2024Seminar: Sekolah Alkitab Liburan (SAL) 2024
Seminar: Sekolah Alkitab Liburan (SAL) 2024
 
SABDA Ministry Learning Center - Gereja Ramah Generasi Digital
SABDA Ministry Learning Center - Gereja Ramah Generasi DigitalSABDA Ministry Learning Center - Gereja Ramah Generasi Digital
SABDA Ministry Learning Center - Gereja Ramah Generasi Digital
 
Seminar Seri AI-4-God: AI Talks - AI dan W.I.F.E.
Seminar Seri AI-4-God: AI Talks - AI dan W.I.F.E.Seminar Seri AI-4-God: AI Talks - AI dan W.I.F.E.
Seminar Seri AI-4-God: AI Talks - AI dan W.I.F.E.
 
Kelas Online Ministry Learning Center - Khotbah untuk Awam
Kelas Online Ministry Learning Center - Khotbah untuk AwamKelas Online Ministry Learning Center - Khotbah untuk Awam
Kelas Online Ministry Learning Center - Khotbah untuk Awam
 
Growing Together Mei - "W.I.F.E." Sebulan Bersama Gereja (Word/Worship, Instr...
Growing Together Mei - "W.I.F.E." Sebulan Bersama Gereja (Word/Worship, Instr...Growing Together Mei - "W.I.F.E." Sebulan Bersama Gereja (Word/Worship, Instr...
Growing Together Mei - "W.I.F.E." Sebulan Bersama Gereja (Word/Worship, Instr...
 
Growing Together April - Sharing Silaturahmi
Growing Together April - Sharing SilaturahmiGrowing Together April - Sharing Silaturahmi
Growing Together April - Sharing Silaturahmi
 
Calvin Institute of Technology -- AI & Bible.pdf
Calvin Institute of Technology -- AI & Bible.pdfCalvin Institute of Technology -- AI & Bible.pdf
Calvin Institute of Technology -- AI & Bible.pdf
 
Ministry Learning Center: Seminar Seri AI Talks - Alkitab GPT
Ministry Learning Center: Seminar Seri AI Talks - Alkitab GPTMinistry Learning Center: Seminar Seri AI Talks - Alkitab GPT
Ministry Learning Center: Seminar Seri AI Talks - Alkitab GPT
 
Materi Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 Tesalonika
Materi Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 TesalonikaMateri Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 Tesalonika
Materi Kelas Online Ministry Learning Center - Bedah Kitab 1 Tesalonika
 
Materi kelas Ministry Learning Center - Memahami Makna Paskah
Materi kelas Ministry Learning Center - Memahami Makna PaskahMateri kelas Ministry Learning Center - Memahami Makna Paskah
Materi kelas Ministry Learning Center - Memahami Makna Paskah
 
Evaluasi Kelas Memahami Makna Paskah (MMP)
Evaluasi Kelas Memahami Makna Paskah (MMP)Evaluasi Kelas Memahami Makna Paskah (MMP)
Evaluasi Kelas Memahami Makna Paskah (MMP)
 
Evaluasi Kelas Bedah Kitab Yunus (BK_Yun)
Evaluasi Kelas Bedah Kitab Yunus (BK_Yun)Evaluasi Kelas Bedah Kitab Yunus (BK_Yun)
Evaluasi Kelas Bedah Kitab Yunus (BK_Yun)
 
AI 4 GOD! Workshop AI dan Khotbah "Hand's On Proyek Bersama".pdf
AI 4 GOD! Workshop AI dan Khotbah "Hand's On Proyek Bersama".pdfAI 4 GOD! Workshop AI dan Khotbah "Hand's On Proyek Bersama".pdf
AI 4 GOD! Workshop AI dan Khotbah "Hand's On Proyek Bersama".pdf
 
Seminar Seri AI Talks - AI dan Media Kristen
Seminar Seri AI Talks - AI dan Media KristenSeminar Seri AI Talks - AI dan Media Kristen
Seminar Seri AI Talks - AI dan Media Kristen
 
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Media Prompting
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Media PromptingSeminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Media Prompting
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Media Prompting
 
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Paskah
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan PaskahSeminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Paskah
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Paskah
 
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Paskah (SABDA Labs)
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Paskah (SABDA Labs)Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Paskah (SABDA Labs)
Seminar Seri AI4GOD AI Talks - AI dan Paskah (SABDA Labs)
 

Recently uploaded

92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
tsuroyya38
 
Materi Feedback (umpan balik) kelas Psikologi Komunikasi
Materi Feedback (umpan balik) kelas Psikologi KomunikasiMateri Feedback (umpan balik) kelas Psikologi Komunikasi
Materi Feedback (umpan balik) kelas Psikologi Komunikasi
AdePutraTunggali
 
Tugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdf
Tugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdfTugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdf
Tugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdf
Thahir9
 
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
PutraDwitara
 
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdfTugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
nurfaridah271
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdf
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdfAKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdf
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdf
opkcibungbulang
 
635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf
635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf
635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf
syamsulbahri09
 
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Fathan Emran
 
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdfDemonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
d2spdpnd9185
 
Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP
Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMPPerencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP
Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP
TriSutrisno48
 
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdf
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdfBiografi Presiden Republik Indonesia.pdf
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdf
pristayulianabila
 
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG  MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG  MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
HengkiRisman
 
RANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdf
RANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdfRANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdf
RANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdf
OswaldusDiwaDoka
 
Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045
Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045
Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045
RizkiArdhan
 
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptxPPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
SriKuntjoro1
 
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Kanaidi ken
 
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdfPERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
MunirLuvNaAin
 

Recently uploaded (20)

92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
92836246-Soap-Pada-Pasien-Dengan-as-Primer.pdf
 
Materi Feedback (umpan balik) kelas Psikologi Komunikasi
Materi Feedback (umpan balik) kelas Psikologi KomunikasiMateri Feedback (umpan balik) kelas Psikologi Komunikasi
Materi Feedback (umpan balik) kelas Psikologi Komunikasi
 
Tugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdf
Tugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdfTugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdf
Tugas Refleksi Dwi Mingguan Modul 1.4.pdf
 
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Kimia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10 Fase E Kurikulum Merdeka
 
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan   i...
Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan - Peluang Usaha di Lingkungan i...
 
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdfTugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
Tugas_Rasianto-Refleksi - Pembelajaran Diferensiasi dalam PJOK.pdf
 
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
 
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdf
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdfAKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdf
AKSI NYATA PENDIDIKAN INKLUSIF_Baedlawi.pdf
 
635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf
635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf
635237001-MATERI-rev1-Pantarlih-Bimtek-Penyusunan-Daftar-Pemilih.pdf
 
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F Kurikulum MerdekaModul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
Modul Ajar Bahasa Inggris Kelas 11 Fase F Kurikulum Merdeka
 
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdfDemonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
Demonstrasi Konseptual Modul 2.1 - RPP Berdiferensiasi.pdf
 
Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP
Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMPPerencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP
Perencanaan Berbasis Data Satuan Pendidikan Jenjang SMP
 
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdf
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdfBiografi Presiden Republik Indonesia.pdf
Biografi Presiden Republik Indonesia.pdf
 
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG  MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG  MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
LAPORAN PRAKTIKUM EKOLOGI UMUM TENTANG MENGUKUR KEANEKARAGAMAN JENIS FLORA D...
 
RANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdf
RANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdfRANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdf
RANCANGAN TINDAKAN AKSI NYATA MODUL 1.4.pdf.pdf
 
Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045
Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045
Menyambut Masyarakat 4.0 dan Indonesia Emas 2045
 
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptxPPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
PPT KRITERIA KENAIKAN KELAS & KELULUSAN.pptx
 
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
Selamat "Hari Raya_Idul Adha 1445H / 2024H".
 
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdfPERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
PERSENTASI PENINGKATAN KUALITAS PRAKTIK PEMBELAJARAN.pdf
 

Modul Pembentukan Disiplin Rohani (PDR) 2024

  • 1.
  • 2. Pembentukan Disiplin Rohani (PDR) @ SABDA Live: Pembentukan Disiplin Rohani (PDR) 22 Mei 2024 | Ministry Learning Center
  • 3. Agenda 01 Pengertian, Dasar, dan Sarana Disiplin Rohani 02 Macam-Macam Disiplin Rohani (1) 03 Macam-Macam Disiplin Rohani (2) 04 Macam-Macam Disiplin Rohani (3) 05 Kedewasaan dan Penyakit Rohani
  • 5. A. Pengertian Disiplin Rohani a. Tinjauan Etimologis - Pembentukan: Tindakan yang memberikan bentuk kepada sesuatu. - Disiplin: ketaatan/kepatuhan kepada peraturan - Rohani: berhubungan dengan roh/spiritual. Jadi, PDR adalah tindakan-tindakan untuk memberi bentuk kepada ketaatan dalam hal rohani. 01 1. Tinjauan Etimologis dan Teologis
  • 6. A. Pengertian Disiplin Rohani b. Tinjauan Teologis > PL: menghajar (Mzm. 94:10), mendidik (Ams. 9:7), mengajar (Ul. 4:36), menghajar untuk kebaikan (Im. 26:18, 28; Ams. 19:18) > PB: bhs. Yunani: gymnasia, bhs. Inggris: gymnasium/ gymnastics Artinya: latihan 01 1. Tinjauan Etimologis dan Teologis > Konteks PL: karya penyelamatan Allah atas Israel. Allah ingin agar umat-Nya hidup takut akan Allah. Jika Israel taat, mereka akan diberkati dng janji Tuhan (Ul. 6). > Konteks PB: latihan rohani prosesnya terus-menerus, sistematis, dan secara sadar untuk mencapai tujuan menjadi serupa dengan Kristus.
  • 7. A. Pengertian Disiplin Rohani c. Kesimpulan Disiplin Rohani = tindakan latihan rohani untuk taat/patuh pada perintah/ketetapan Allah yang dilakukan secara terus-menerus sehingga tujuan yang Tuhan inginkan tercapai. Tujuan Disiplin Rohani = supaya manusia lama kita semakin hilang kuasanya dan manusia baru yang telah diselamatkan dalam Kristus dapat terus-menerus dibangun dengan kuat sampai semakin serupa dengan Kristus. 01 1. Tinjauan Etimologis dan Teologis
  • 8. B. Dasar Disiplin Rohani 1. Dimulai dari Anugerah Keselamatan Diperoleh dengan percaya kepada Tuhan Yesus melalui karya keselamatan-Nya: disalib, mati, dan bangkit pada hari yang ketiga. Kehidupan rohani yang sejati bukan lahir dari usaha manusia, melainkan dimulai dari panggilan ilahi, kelahiran baru, dan pertobatan. 2. Proses Pengudusan Pengudusan adalah proses yang dimungkinkan karena anugerah Allah dan usaha manusia. 3. Pertumbuhan ke Arah Kedewasaan Kerohanian seorang Kristen tidak statis, terus-menerus berubah, dan dinamis karena memiliki tujuan untuk dibentuk menjadi manusia rohani yang dewasa. 01
  • 9. C. Sarana Disiplin Rohani 01 2. Roh Kudus 3. Gereja sbg Tubuh Kristus 4. Keluarga 1. Alkitab Sarana anugerah yang paling luar biasa yang diberikan kepada umat pilihan-Nya (lih. Yoh. 17:17; Ef. 5:25-27). Penolong yang menyertai, membimbing, dan memimpin orang percaya untuk mengerti kebenaran-Nya (lih. Yoh. 14:16; 16:14). Kehidupan keluarga yang baik menjadi teladan untuk hidup sesuai dengan prinsip Alkitab (lih. 2Tim. 3:16-17). Dalam persekutuan, setiap anggota mempraktikkan pengajaran Yesus (lih. Ef. 4:16; Gal. 6:2)
  • 11. ➢ "Makan" (belajar) firman Tuhan = "Bible Intake". ➢ Donald S. Whitney menyebut disiplin-disiplin rohani = "memasukkan" Alkitab (input) dalam kehidupan kita. ➢ Jiwa kita mendapat makanan bergizi secara rutin untuk bertumbuh secara perlahan, tetapi pasti. A. “Makan” (Belajar) Firman Tuhan 02
  • 12. 1. Berinteraksi dengan Firman Tuhan a. Membaca Firman Tuhan Membaca Alkitab setiap hari mendorong kita untuk mengenal kebenaran dan prinsip-prinsip firman Tuhan. b. Mendengar Firman Tuhan Tindakan mendengar firman Tuhan bukan tindakan yang pasif, melainkan aktif untuk melakukannya dan menanggapi apa yang kita dengar. c. Menghafal Firman Tuhan Bertujuan untuk menyimpan firman Tuhan dalam hati kita secara sengaja (Mazmur 119:11). 02
  • 13. 2. Belajar Firman Tuhan a. Merenungkan Firman Tuhan Salah satu cara untuk merenungkan firman Tuhan adalah dengan bermeditasi, yaitu mengonsentrasikan pikiran untuk memikirkan kebenaran-kebenaran yang diungkapkan dalam Alkitab sehingga sungguh-sungguh dimengerti, didoakan, dan diaplikasikan dalam hidup (Yos. 1:8; Mzm. 39:3; Yer. 23:29). 02
  • 14. 2. Belajar Firman Tuhan b. Menggali/Mempelajari Firman Tuhan Mempelajari firman Tuhan yaitu melihat teks dengan saksama, sesuai dengan konteks ayatnya, dan mempelajari setiap kata dalam ayat tersebut (harus tahu teori menafsir). Berikut adalah prinsip menafsir umum: – Menafsir ayatnya menurut konteksnya. – Mempelajari kata (studi kata). – Mempelajari latar belakang. – Menangkap tujuan penulis. – Membandingkan ayat dengan ayat Alkitab yang lain. 02
  • 15. 3. Mengaplikasikan Firman Tuhan Artinya membiarkan firman itu hidup dalam hidup kita, memberikan kuasa terbesar ketika kita tidak lagi hidup dalam kedagingan dan keinginan pribadi, melainkan hidup dalam kuasa Allah. Beberapa hal perlu kita perhatikan: a. Melakukan Firman Tuhan - Apakah ada contoh yang bisa saya teladani? - Apakah ada dosa-dosa yang harus saya akui? - Apakah ada janji-janji Tuhan yang harus saya pegang? - Apakah ada yang bisa saya doakan? - dst.. 02
  • 16. 3. Mengaplikasikan Firman Tuhan b. Kendala dalam Melakukan Firman Tuhan 1) Salah mengerti antara menafsir dan menerapkan. 2) Menunda! 3) Reaksi emosi yang terlalu pagi/cepat. 4) Menginginkan hasil instan/tidak sabar. 5) Frustrasi dengan kekuatan/kemampuan diri sendiri. 02
  • 18. B. Berdoa 03 ➢ Komunikasi setiap orang percaya dengan Allah. ➢ Harus diiringi dengan mendekatkan diri pada firman-Nya (Kol. 4:2; 1Tes. 5:17). ➢ Alkitab memberikan 3 alasan khusus mengapa kita harus berdoa. - Berdoa adalah perintah Tuhan (Kol. 4:2; 1Tim 5:17). - Kristus memberi kita contoh berdoa (Mrk. 1:35; Luk. 6:12). - Kristus mengajar kita berdoa, artinya Dia ingin kita berdoa (Mat. 6:5-9).
  • 19. 1. Belajar Bagaimana Berdoa 03 a. Harus dimulai dengan berdoa (Yohanes 16:13). b. Merenungkan firman Tuhan (Mazmur 5:1; 19:14). c. Kita dapat berdoa bersama orang lain (Matius 18:19-20). d. Membaca buku tentang doa (Amsal 13:20).
  • 20. 2. Membina Komunikasi Pribadi dengan Tuhan 03 Beberapa nasihat tentang berdoa dalam Alkitab: a. Jangan berdoa seperti orang munafik (Mat. 6:5). b. Berdoalah di kamar dengan pintu yang tertutup (Mat. 6:6). c. Sebelum berdoa, ampuni orang lain yang bersalah (Mrk. 11:25). d. Berdoa dengan tidak jemu-jemu (Luk. 18:1; 1Tes. 5:17). e. Berdoa dalam roh dan dengan seluruh akal budi (1Kor. 14:15). f. Berdoa bukan untuk memuaskan nafsu pribadi (Yak. 4:3).
  • 21. 3. Menjadi Pendoa Syafaat 03 Doa yang dilakukan untuk menyampaikan permohonan kepada Tuhan bagi kepentingan orang lain. Cth: Nehemia (Neh. 1:1-11; 2:1-10). Ada 4 karakteristik yang dimiliki Nehemia sebagai pendoa syafaat: a. Proaktif dalam mencari informasi yang jelas tentang apa yang didoakan. b. Memiliki empati terhadap orang yang didoakan. c. Memiliki konsep doa yang benar. d. Siap untuk menjadi jawaban atas doanya sendiri jika Tuhan menghendaki.
  • 22. C. Menyendiri Bersama Tuhan 03 1. Membina Relasi Pribadi dengan Tuhan Secara sukarela berpantang berbicara (untuk sementara waktu) supaya pikiran kita terfokus kepada Tuhan. Alkitab mengajarkan kita untuk berdiam diri bersama Tuhan: a. Untuk mengikuti teladan Kristus (Mat. 4:1; 14:23; Mrk. 1:35; Luk. 4:42). b. Untuk mendengarkan suara Tuhan (1Raj. 19:11-13; Hab. 2:1; Gal. 1:17). c. Untuk mengekspresikan penyembahan kita kepada-Nya (Hab. 2:20; Zef. 1:7). d. Untuk mengekspresikan iman kita kepada Tuhan (Mzm. 62:1-2; Yes. 30:15). e. Untuk mencari keselamatan dari Tuhan (Rat. 3:25-28). f. Untuk memulihkan kekuatan jasmani dan rohani (Mrk. 6:31). g. Untuk mendapatkan perspektif rohani (Luk. 1:20). h. Untuk mencari kehendak Tuhan (Luk. 16:12-13). i. Untuk belajar mengontrol lidah (Yak. 1:26; 3:2).
  • 23. C. Menyendiri Bersama Tuhan 03 2. Retret Pribadi Kegiatan yang disengaja untuk menyepi atau mengasingkan diri dari keramaian/aktivitas sehari-hari untuk menikmati Tuhan. Mengapa? a. Latihan spiritual sehingga mendapatkan kesegaran hub. dengan Allah. b. Membina relasi dengan Tuhan di tengah pergumulan yang berat. c. Meningkatkan kepekaan sosial terhadap sesama sebagai wujud dari kedewasaan iman. Dengan melakukan retret pribadi, kita menciptakan "break", waktu istirahat sejenak untuk menemukan kesegaran kembali dari kepenatan hidup.
  • 24. D. Berpuasa Puasa = penyangkalan diri secara sukarela terhadap fungsi tubuh yang normal agar dapat melakukan aktivitas rohani dengan lebih sungguh-sungguh. Kita harus mengisi puasa dengan aktivitas yang membangun kekuatan rohani kita, misalnya membaca firman, berdoa, memuji Tuhan, dan bersyukur. a. Puasa Normal (Mat. 4:2) b. Puasa Sebagian (Dan. 1:12) c. Puasa Penuh (Ezr. 10:6; Kis. 9:9) d. Puasa Supernatural (Ul. 9:9) Macam2 puasa untuk tujuan-tujuan tertentu: a. Puasa Pribadi (Mat. 6:16-18) b. Puasa Jemaat (Yl. 2:15-16; Kis. 13:2) c. Puasa Nasional (2Taw. 20:3; Neh. 9:1; Est. 4:16; Yun. 3:5-8) d. Puasa Biasa (Im. 16:29-31; Za. 8:19; Luk. 18:12). e. Puasa Kadang-Kadang (Mat. 9:15) 1. Arti & Tujuan Puasa 2. Macam-Macam Puasa 03
  • 25. E. Jurnal Rohani 1. Mencatat Hari-Hari Bersama Tuhan Catatan yang menolong kita melihat kehidupan rohani secara teratur dan transparan sehingga kita dapat melihat apakah ada peningkatan dan perkembangan. Isinya ttg: - Pelajaran firman Tuhan yang saya dapatkan dalam saat teduh saya setiap hari. - Hal-hal yang saya bicarakan dengan orang lain yg sangat memberi semangat bagi hidup rohani saya. - Apa saja yang perlu saya doakan bagi diri sendiri atau orang lain? - Kemajuan rohani apa yang saya capai hari ini. - Pelajaran apa yang Tuhan berikan kepada saya melalui peristiwa yang terjadi hari ini? - dst.. 03
  • 26. E. Jurnal Rohani 2. Manfaat Menulis Jurnal Rohani a. Mengerti dan mengevaluasi diri (Rm. 12:3). b. Melakukan meditasi (Mzm. 1:1-3; Yos. 1:8). c. Mengekspresikan pikiran dan perasaan kita kepada Tuhan (Mzm. 62:8). d. Mengingatkan kita akan karya Tuhan dalam hidup kita (Mzm. 77:11-12). e. Menyimpan harta rohani untuk masa depan (Ul. 6:4-7; 2Tim. 1:5). f. Mengartikulasikan ide-ide dan kesan-kesan (1Ptr. 3:15). g. Memonitor target dan prioritas (Flp. 3:12-16). h. Mempertahankan disiplin rohani (Mzm. 119:11; Rm. 8:13). 03
  • 28. F. Beribadah dan Bersekutu 04 1. Beribadah kepada Tuhan Beribadah adalah tindakan dan sikap untuk menghormati Allah yang Agung, Pencipta semesta langit dan bumi. Dalam ibadah juga ada penyembahan. Menyembah berarti bersujud di hadapan Allah dalam roh dan kebenaran (Yoh. 4:22-23). 2. Bersekutu Bersama dengan Umat Tuhan Bersekutu berarti berkumpul untuk menghormati Allah melalui ucapan syukur dan penyembahan yang kita berikan. Rasul Yohanes menulis tujuan dari bersekutu dalam 1 Yohanes 4:7, yaitu untuk hidup dan berjalan dalam terang.
  • 29. G. Melayani 04 1. Pentingnya Melayani Tujuan melayani adalah menghasilkan "buah" yang keluar dari tindakan manusia baru dalam Kristus. Fokus pelayanan = Allah dan juga manusia (yang dilayani). Teladan pelayanan kita adalah Yesus Kristus. (Yoh. 13:15) 2. Persiapan dan Perlengkapan untuk Melayani a. Kerinduan untuk melayani yang dilandasi oleh kasih Kristus. b. Mengisi hidup dengan firman, doa, dan pujian agar berakar dan terus bertumbuh dalam Kristus. c. Memiliki fokus hidup yang jelas, yaitu Kristus dan tunduk kepada-Nya. d. Mengembangkan karunia-karunia rohani yang dimiliki untuk melayani secara efektif.
  • 30. H. Mengabarkan Injil 04 1. Mengapa Menginjili? Injil - Yunani Koine = Euangelion = Kabar Baik Injil = Kabar Baik Keselamatan dalam Tuhan Yesus Kristus untuk setiap orang yang percaya kepada-Nya. Disiplin rohani menginjili adalah tindakan yang dilakukan secara proaktif dengan kesadaran. Hanya Roh Kudus yang dapat meyakinkan seseorang untuk percaya kepada Yesus Kristus sebagai Juru Selamat dan Tuhan.
  • 31. H. Mengabarkan Injil 04 2. Hal-Hal yang Perlu Diketahui tentang Menginjili Orang Lain a. Berdoa mohon pertolongan Tuhan. b. Karya Roh Kudus. c. Pelayanan pribadi. d. Mulailah dari tempat mereka berada. e. Terimalah mereka sebagaimana Kristus menerima mereka.
  • 32. I. Penatalayanan Terdiri dari 4 aspek: 1. Bertanggung Jawab dengan Waktu 2. Bertanggung Jawab dengan Uang (Harta) 3. Bertanggung Jawab dengan Talenta dan Karunia Rohani 4. Bertanggung Jawab dengan Tubuh: a. Tubuh adalah persembahan yang hidup bagi Tuhan. b. Tubuh adalah bejana yang terus-menerus dikuduskan. c. Tubuh harus dilatih dan dikuasai. 04
  • 34. 1. Pengertian ➢ Seseorang yang bertumbuh dewasa berarti siap untuk bereproduksi. ➢ Kedewasaan rohani berarti pribadi yang semakin serupa dengan Kristus serta siap untuk "bereproduksi" (memuridkan). ➢ Kita memang belum mencapai kedewasaan sempurna. Namun, kita akan berlari-lari mengejar tujuan untuk menjadi sempurna seperti yang dikehendaki Kristus (Flp. 3:10-13). A. Kedewasaan Rohani 05
  • 35. 2. Ciri-Ciri Kedewasaan Rohani - Mencintai firman Tuhan dan menjadikannya otoritas tertinggi bagi iman dan hidupnya. - Ingin menyenangkan Allah dan memuliakan-Nya dalam setiap kesempatan. - Selalu menjauhi kejahatan dan tipu daya dosa. - Ingin mengejar hidup dalam kesucian. - Selalu menunjukkan kasih dalam setiap perbuatannya. - Tidak menuntut hak-haknya. - Tahu kehendak Allah dan bertekad untuk melaksanakannya. - Hidup bertanggung jawab dalam keluarga, pekerjaan, gereja, dan masyarakat. - Tidak terikat oleh harta duniawi. - dst.. 05
  • 36. B. Penyakit Rohani 05 1. Kejenuhan Rohani (Spiritual Burnout) Seseorang yang burnout mengalami keadaan yang sangat menekan (stressful) dalam dua hal = kehilangan keseimbangan dan kehilangan kendali ego. Contoh tokoh yang mengalami burnout dalam Alkitab: Musa (Kel. 18:13-27), Elia (1 Raj. 19:8), Daud (Mzm. 42:11), Epafroditus (Flp. 2:25-30), dan Paulus (Flp. 2:27).
  • 37. B. Penyakit Rohani 05 1. Kejenuhan Rohani (Spiritual Burnout) a. Penyebab - Tekanan yang terlalu besar yang tidak dapat diatasi dengan seketika. - Terlalu keras bekerja dan kurang istirahat yang cukup. - Kehilangan perspektif antara harapan rohani dan kelemahan manusiawi. - Terlalu banyak menanggung masalah orang lain. - Tanggung jawab yang tidak sesuai dengan kemampuan. - Memiliki sikap negatif dalam menghadapi tugas-tugas. - Frustrasi. - Konflik pribadi yang berlarut-larut sehingga melelahkan emosi. - Kelemahan tubuh (penyakit, trauma emosi, ketidakseimbangan cairan kimia).
  • 38. B. Penyakit Rohani 05 b. Cara Mengatasi - Menghadapinya dengan berani. - Berani mengakui keadaan kita dan berusaha lepas dari keadaan ini. - Pengampunan dan belas kasih Tuhan merupakan kunci untuk bangkit dari keadaan ini. - Belajarlah untuk lebih rileks. - Lakukan aktivitas yang positif. - Singkirkan pikiran-pikiran yang negatif. 1. Kejenuhan Rohani (Spiritual Burnout)
  • 39. B. Penyakit Rohani 05 2. Kekeringan Rohani (Spiritual Dehydration) Keadaan seseorang yang kehabisan atau tidak memiliki kekuatan rohani yang berasal dari firman Tuhan sehingga keadaan rohaninya menjadi lemah dan tidak memiliki kuasa. Gejala-gejala ini kadang sulit dikenali karena mudah disembunyikan, yaitu dengan berpura-pura dan menganggap masalahnya akan membaik dengan sendirinya jika terus aktif dalam pelayanan.
  • 40. B. Penyakit Rohani 05 2. Kekeringan Rohani (Spiritual Dehydration) a. Penyebab - Terlalu sibuk sehingga melupakan Tuhan yang menjadi sumber kehidupan rohaninya. - Firman Tuhan tidak lagi menjadi sumber energi terbesar. - Mungkin dia tidak lagi menjadikan Tuhan sebagai prioritas.
  • 41. B. Penyakit Rohani 05 b. Cara Mengatasi - Cepat-cepatlah mencari pertolongan! Singkirkan rasa malu dan sombong - Retret pribadi utk meminta Roh Kudus menyegarkan kembali hidup kita. - Selain firman Tuhan, bacalah juga buku-buku rohani atau simak audio/video rohani Kristen (Yes. 40:31). - Secara digital, banyak sumber yang tersedia, baik melalui aplikasi, situs, bahkan bisa memanfaatkan teknologi AI. - Belajarlah menikmati persekutuan dengan Tuhan dan membangun hubungan yang intim dengan Tuhan. - Berhentilah hanya mencari berkat-berkat Tuhan, tetapi carilah Sang Pemberi berkat. 2. Kekeringan Rohani (Spiritual Dehydration)
  • 42. C. Tes Kesehatan Rohani 05 1. Mengapa Perlu Tes Kesehatan Rohani? "Mencegah lebih baik daripada mengobati". Sangat baik jika secara rutin kita melakukan cek kesehatan rohani sehingga kita bisa mengetahui sebelum benar-benar menjadi sakit.
  • 43. 2. Contoh Tes Kesehatan Rohani - Apakah Anda haus dan merindukan Tuhan? - Apakah Anda makin dikuasai oleh firman Tuhan? - Apakah Anda makin mudah mengasihi? - Apakah Anda makin peka terhadap kehadiran Tuhan? - Apakah Anda makin peduli akan kebutuhan rohani dan jasmani sesama? - Apakah Anda menaruh kesukaan menjadi mempelai Kristus? - Apakah Anda merasakan pentingnya melakukan Disiplin Rohani? - Masihkah Anda berdukacita ketika melakukan dosa? - Apakah Anda makin cepat mengampuni? - Apakah Anda merindukan surga dan ingin berjumpa dengan Yesus? C. Tes Kesehatan Rohani 05
  • 44. Catatan: a. Banyak Jawaban "Ya" = Puji Tuhan karena kita telah memberi diri untuk dibentuk oleh Roh Kudus dan sedang menuju kepada pertumbuhan rohani. b. Banyak Jawaban "Tidak" = Berhati-hatilah karena setan sedang bergembira menunggu kita untuk jatuh ke jurang keputusasaan. Cepatlah sadar. c. Banyak jawaban "Mungkin" atau "Tidak Tahu" = Jangan menunggu lebih lama lagi untuk kembali memperhatikan kehidupan rohani kita. Setan akan menggoda kita untuk meragukan kasih Tuhan. C. Tes Kesehatan Rohani 05
  • 45. c. Partner Rohani Mintalah kepada Roh Kudus untuk Anda memiliki partner-partner rohani yang bisa dengan jujur memberikan penilaian akan keadaan Anda, dan sebaliknya. Allah menempatkan kita dalam keluarga, gereja, dan komunitas orang percaya supaya kita dapat hidup dalam "partnership" rohani untuk saling menolong agar kita memiliki kehidupan rohani yang selalu terjaga. C. Tes Kesehatan Rohani 05
  • 46. Ketika kita bertumbuh secara rohani dan belajar lebih banyak dari Firman-Nya, Tuhan akan memberikan kepada kita lebih banyak kesempatan dan tanggung jawab dalam pekerjaan-Nya. — L. Jeter Walker
  • 47. Kontak Kami @sabda_ylsa Yayasan Lembaga SABDA @sabda_ylsa 0881-2979-100 SABDA Alkitab