SlideShare a Scribd company logo
1 of 15
Peristilahan dan Pengertian
HAN
Sumber- Sumber HAN
PERISTILAHAN DAN PENGERTIAN HAN
Peristilahan
HAN
Hukum Tata Pemerintahan (SK Mendikbud RI No. 0198/U/72)
Hukum Tata Usaha Negara (Kalangan Perguruan Tinggi sebelum 1986)
Hukum Administrasi Negara (setelah tahun 1986)
Peradilan Tata Usaha Negara (Judul Undang-undang) dan Peradilan Administrasi
Negara (Pasal 144): UU No. 5 Tahun 1986
Administratief Recht dan Bestuur Recht atau Bestuur Kunde (Belanda)
Administrative Law (Inggris)
Verwaltung Recht (Jerman)
Droit Administratife (Prancis)
Lanjut...
• Istilah Administratief atau Bestuur Recht ada yang ditafsirkan
dengan pemerintahan dan ada yang ditafsirkan dengan
Administrasi.
• Istilah “Administrasi” mengandung pengertian yang luas,
dimana tidak hanya sekedar pelaksana undang-undang saja,
tetapi meliputi pelayanan dan perlindungan (kekuasaan negara
setelah dikurangi perundang-undangan dan peradilan).
• Istilah “Tata Usaha” terlalu sempit ruang lingkupnya.
• Istilah “Tata Pemerintahan” dalam arti sempit: pelaksana
undang-undang saja.
• Tata pemerintahan dalam arti luas: seluruh kekuasaan dalam
negara yaitu peradilan, perundang-undangan, dan
pelaksanaan undang-undang.
DESKRIPSI HAN
• J.M Baron De Gerando :
“Peraturan yang mengatur hubungan timbal balik antara
pemerintahan dan rakyat kecil.”
• J. Oppenheim dan Van Vollen Hoven:
“HTN menyoroti negara dalam keadaan diam dan HAN
menyoroti negara dalam keadaan bergerak”
• J.H.A. Logemann:
“Meliputi peraturan-peraturan khusus, disamping hukum
perdata positif yang berlaku umum, mengatur cara-cara
organisasi negara ikut serta dalam lalu-lintas masyarakat.”
Lanjut deskripsi...
• Rochmat Sumitro:
“HAN adalah hukum yang secara khas
mengenal seluk beluk daripada administrasi
negara dan terdiri dari dua tingkatan yaitu:
1. HAN heteronom bersumber pada UUD, Tap
MPR, dan UU adalah hukum yang mengatur
seluk beluk organisasi dan fungsi
administrasi.”
2. HAN otonom adalah hukum operasional
yang diciptakan oleh pemerintah dan
administrasi negara sendiri”
• Van Wijk-Koninnbelt
“Hukum administrasi merupakan instrumen
juridis bagi penguasa untuk secara aktif terlibat
dalam masyarakat dan pada sisi lain hukum
administrasi merupakan hukum yang
memungkinkan anggota masyarakat
mempengaruhi penguasa dan memberikan
perlindungan terhadap tindakan penguasa.”
• P De Haan, Cs
“Hukum administrasi mempunyai fungsi
norma, instrumen dan jaminan hukum.”
Berdasarkan deskripsi tersebut,
menggambarkan bahwa:
• Hukum administrasi mengatur sarana bagi
penguasa untuk mengatur dan
mengendalikan masyarakat, mengatur cara-
cara partisipasi masyarakat dalam proses
pengaturan dan pengendalian, perlindungan
hukum dan menetapkan norma-norma
fundamental bagi penguasa untuk
pemerintahan yang baik.
Hubungan HAN dengan Aspek HTN
• Pandangan yang mengatakan adanya
perbedaan prinsip:
• Oppenheim.
• Van Vollen Hoven
• Logemann.
• Pandangan yang mengatakan tidak adanya
perbedaan prinsip:
• Kraneburg
• Vegting
Oppenheim
• HTN adalah sekumpulan peraturan hukum yang
membentuk alat-alat perlengkapan negara dan
aturan-aturan yang memberi wewenang kepada
alat-alat perlengkapan negara itu serta membagi-
bagikan tugas pekerjaan pemerintah modern antara
alat-alat perlengkapan negara di tingkat tinggi dan
tingkat rendah.
• HAN adalah sekumpulan peraturan hukum yang
mengikat alat-alat perlengkapan negara yang tinggi
dan rendah dalam rangka alat-alat perlengkapan
negara menggunakan wewenang yang telah
ditetapkan oleh HTN.
Van Vollen Hoven
• HAN adalah sisa dari semua peraturan
hukum nasional setelah dikurangi HTN
materil, hukum perdata materil, dan hukum
pidana materil. Oleh karena itu cakupan
HAN mengenai hukum pemerintahan,
hukum peradilan (Hk. Acara
ketatanegaraan, acara keperdataan, dan
acara kepidanaan), hukum kepolisian, dan
hukum perundang-undangan saja.
Logemann
• HTN tentang kompetensi, HAN tentang
hubungan istimewa.
• Kompetensi = jabatan dalam susunan negera:
siapa, bagaimana, fungsi, kekuasaan hukum,
perkembangan jabatan, dan batas-batas organ
kenegaraan dapat melakukan tugasnya.
• Hubungan istimewa = sifat, bentuk dan akibat
yang timbul karena perbuatan-perbuatan
hukum istimewa yang dilakukan oleh para
pejabat.
Kranenburg & Vegting
• HTN bukan semata-mata kompetensi sebab
di luar itu juga merupakan studi HAN, misal
mengenai wilayah dan kewarganegaraan.
Perbedaan HTN dan HAN hanya akibat
perkembangan sejarah semata-mata.
• Jadi sebenarnya antara HTN dengan HAN
tak ada perbedaan prinsip.
Kedudukan HAN dalam Lapangan
Hukum
• HAN terletak diantara hukum privat dan hukum
pidana.
• HAN dapat dikatakan sebagai hukum antara karena
tugas pemerintahan yang luas mencakup bidang-
bidang kehidupan sosial kemasyarakatan akan
tetapi tidak dapat dikatakan hukum perdata karena
adanya kekuasaan istimewa dari pemerintah.
Kemudian upaya penegakan HAN diperlukan sanksi
pidana sebagai upaya paksaan (incauda venanum)
Perkembangan HAN
HAN baru berkembang di berbagai negara khususnya
setelah perang dunia kedua:
1. Dalam ilmu pengetahuan, buku-buku yang
diterbitkan menjelaskan unsur-unsur bersama
dan membentuk teori.
2. Munculnya peradilan administrasi negara
(Tribunal Administration)
3. Pembuat undang-undang menyelaraskan
tindakan pemerintah untuk mewujudkan
pembuatan undang-undang umum untuk
pelaksanaan undang-undang, misal penetapan
prosedur surat keberatan.
Sumber HAN
• Sumber hukum materil: adalah tempat hukum positif digali/
faktor yang menentukan isi hukum: sejarah, politik,
sosiologi, dll)
• Sumber hukum formal adalah asal kewenangan berlakunya
hukum:
1. UU No. 10 Tahun 2004 tentang Sumber Hukum dan
Tata urutan peraturan perundang-undangan: UUD
1945, UU/Perpu, PP, Perpres, Perda.
2. Yurisprudensi.
3. Hukum tidak tertulis.
4. Hukum Internasional.
5. Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN).
6. Doktrin

More Related Content

What's hot

Hukum perdata internasional - Asas-asas hukum perdata internasional tentang p...
Hukum perdata internasional - Asas-asas hukum perdata internasional tentang p...Hukum perdata internasional - Asas-asas hukum perdata internasional tentang p...
Hukum perdata internasional - Asas-asas hukum perdata internasional tentang p...Idik Saeful Bahri
 
(2) hubungan htn dengan han dan sumber hukum 1
(2) hubungan htn dengan han dan sumber hukum 1(2) hubungan htn dengan han dan sumber hukum 1
(2) hubungan htn dengan han dan sumber hukum 1Abid Zamzami
 
Sejarah Konstitusi: Yunani - Modern
Sejarah Konstitusi: Yunani - ModernSejarah Konstitusi: Yunani - Modern
Sejarah Konstitusi: Yunani - ModernIzzatul Ulya
 
Contoh kasus hukum perdata internasional
Contoh kasus hukum perdata internasionalContoh kasus hukum perdata internasional
Contoh kasus hukum perdata internasionalEvirna Evirna
 
Hukum Pemerintahan Daerah
Hukum Pemerintahan DaerahHukum Pemerintahan Daerah
Hukum Pemerintahan DaerahMuhamad Yogi
 
Materi Hukum Tata Negara
Materi Hukum Tata NegaraMateri Hukum Tata Negara
Materi Hukum Tata NegaraDnr Creatives
 
Sumber hukum administrasi negara
Sumber hukum administrasi negaraSumber hukum administrasi negara
Sumber hukum administrasi negaraNakano
 
Hukum Perdata Internasional
Hukum Perdata InternasionalHukum Perdata Internasional
Hukum Perdata InternasionalDenaAgustina
 
Pengertian, perbedaan dan persamaan han dan htn
Pengertian, perbedaan dan persamaan han dan htnPengertian, perbedaan dan persamaan han dan htn
Pengertian, perbedaan dan persamaan han dan htnDella Mega Alfionita
 
Politik Hukum - Pertemuan Pertama - 1. politik hukum suatu pengantar
Politik Hukum - Pertemuan Pertama - 1. politik hukum suatu pengantarPolitik Hukum - Pertemuan Pertama - 1. politik hukum suatu pengantar
Politik Hukum - Pertemuan Pertama - 1. politik hukum suatu pengantarUiversitas Muhammadiyah Maluku Utara
 
Makalah hukum administrasi negara
Makalah hukum administrasi negaraMakalah hukum administrasi negara
Makalah hukum administrasi negaraNina Ruspina
 
Mata kuliah hukum dan ham
Mata kuliah hukum dan hamMata kuliah hukum dan ham
Mata kuliah hukum dan hamsesukakita
 
Sumber hukum internasional
Sumber hukum internasionalSumber hukum internasional
Sumber hukum internasionalNuelnuel11
 
Hukum dan politik agraria kolonial
Hukum dan politik agraria kolonialHukum dan politik agraria kolonial
Hukum dan politik agraria kolonialindra wijaya
 

What's hot (20)

Hukum perdata internasional - Asas-asas hukum perdata internasional tentang p...
Hukum perdata internasional - Asas-asas hukum perdata internasional tentang p...Hukum perdata internasional - Asas-asas hukum perdata internasional tentang p...
Hukum perdata internasional - Asas-asas hukum perdata internasional tentang p...
 
(2) hubungan htn dengan han dan sumber hukum 1
(2) hubungan htn dengan han dan sumber hukum 1(2) hubungan htn dengan han dan sumber hukum 1
(2) hubungan htn dengan han dan sumber hukum 1
 
Sejarah Konstitusi: Yunani - Modern
Sejarah Konstitusi: Yunani - ModernSejarah Konstitusi: Yunani - Modern
Sejarah Konstitusi: Yunani - Modern
 
Ajaran otonomi daerah
Ajaran otonomi daerahAjaran otonomi daerah
Ajaran otonomi daerah
 
Hukum Administrasi Negara
Hukum Administrasi NegaraHukum Administrasi Negara
Hukum Administrasi Negara
 
Contoh kasus hukum perdata internasional
Contoh kasus hukum perdata internasionalContoh kasus hukum perdata internasional
Contoh kasus hukum perdata internasional
 
Hukum Pemerintahan Daerah
Hukum Pemerintahan DaerahHukum Pemerintahan Daerah
Hukum Pemerintahan Daerah
 
Materi Hukum Tata Negara
Materi Hukum Tata NegaraMateri Hukum Tata Negara
Materi Hukum Tata Negara
 
Sumber hukum administrasi negara
Sumber hukum administrasi negaraSumber hukum administrasi negara
Sumber hukum administrasi negara
 
Perbandingan Hukum Pidana
Perbandingan Hukum PidanaPerbandingan Hukum Pidana
Perbandingan Hukum Pidana
 
Hukum Perdata Internasional
Hukum Perdata InternasionalHukum Perdata Internasional
Hukum Perdata Internasional
 
Pengertian, perbedaan dan persamaan han dan htn
Pengertian, perbedaan dan persamaan han dan htnPengertian, perbedaan dan persamaan han dan htn
Pengertian, perbedaan dan persamaan han dan htn
 
Politik Hukum - Pertemuan Pertama - 1. politik hukum suatu pengantar
Politik Hukum - Pertemuan Pertama - 1. politik hukum suatu pengantarPolitik Hukum - Pertemuan Pertama - 1. politik hukum suatu pengantar
Politik Hukum - Pertemuan Pertama - 1. politik hukum suatu pengantar
 
Makalah hukum administrasi negara
Makalah hukum administrasi negaraMakalah hukum administrasi negara
Makalah hukum administrasi negara
 
Hukum Konstitusi
Hukum KonstitusiHukum Konstitusi
Hukum Konstitusi
 
Materi kuliah Antropologi Hukum
Materi kuliah Antropologi HukumMateri kuliah Antropologi Hukum
Materi kuliah Antropologi Hukum
 
Mata kuliah hukum dan ham
Mata kuliah hukum dan hamMata kuliah hukum dan ham
Mata kuliah hukum dan ham
 
Sumber hukum internasional
Sumber hukum internasionalSumber hukum internasional
Sumber hukum internasional
 
Hukum dan politik agraria kolonial
Hukum dan politik agraria kolonialHukum dan politik agraria kolonial
Hukum dan politik agraria kolonial
 
Hukum administrasi negara
Hukum administrasi negaraHukum administrasi negara
Hukum administrasi negara
 

Similar to HAN

buku hukum admnistrasi negara E.Utrech
buku hukum admnistrasi negara E.Utrechbuku hukum admnistrasi negara E.Utrech
buku hukum admnistrasi negara E.UtrechPet-pet
 
hukum administrasi negara by diahandani.blogspot.com
hukum administrasi negara by diahandani.blogspot.comhukum administrasi negara by diahandani.blogspot.com
hukum administrasi negara by diahandani.blogspot.comAndani Abayz
 
Pengantar ilmu hukum kuliah 13
Pengantar ilmu hukum   kuliah 13Pengantar ilmu hukum   kuliah 13
Pengantar ilmu hukum kuliah 13Hanna Simatupang
 
PPT KEDUDUKAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA.
PPT KEDUDUKAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA.PPT KEDUDUKAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA.
PPT KEDUDUKAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA.MOHILHAMMAULANA
 
KARAKTERISTIK-HAN.pptx
KARAKTERISTIK-HAN.pptxKARAKTERISTIK-HAN.pptx
KARAKTERISTIK-HAN.pptxGibex
 
1 pengantar htn
1 pengantar htn1 pengantar htn
1 pengantar htnNuelnuel11
 
HUKUM ADMINISTRASI NEGARA
 HUKUM ADMINISTRASI NEGARA HUKUM ADMINISTRASI NEGARA
HUKUM ADMINISTRASI NEGARASiti Sahati
 
Buku ajar hukum administrasi negara
Buku ajar hukum administrasi negaraBuku ajar hukum administrasi negara
Buku ajar hukum administrasi negaraNina Ruspina
 
Konsep Dasar HTN PERTEMUAN 1.pptx
Konsep Dasar HTN PERTEMUAN 1.pptxKonsep Dasar HTN PERTEMUAN 1.pptx
Konsep Dasar HTN PERTEMUAN 1.pptxBokuDaYo
 
MAKALAH KELOMPOK 6_PENEGAKKAN HUKUM DALAM HUKUM ADMINISTRASI NEGARA (1).pdf
MAKALAH KELOMPOK 6_PENEGAKKAN HUKUM DALAM HUKUM ADMINISTRASI NEGARA (1).pdfMAKALAH KELOMPOK 6_PENEGAKKAN HUKUM DALAM HUKUM ADMINISTRASI NEGARA (1).pdf
MAKALAH KELOMPOK 6_PENEGAKKAN HUKUM DALAM HUKUM ADMINISTRASI NEGARA (1).pdfAgusDermawan12
 
Hukum-Administrasi-Negara-Pertemuan-1,plus.ppt
Hukum-Administrasi-Negara-Pertemuan-1,plus.pptHukum-Administrasi-Negara-Pertemuan-1,plus.ppt
Hukum-Administrasi-Negara-Pertemuan-1,plus.pptRizkiWahyuWidodo
 
Pengertian dan Obyek Kajian Hukum Tata Negara Tri Andari Dahlan, SH.MKn
Pengertian dan Obyek Kajian  Hukum Tata Negara Tri Andari Dahlan, SH.MKnPengertian dan Obyek Kajian  Hukum Tata Negara Tri Andari Dahlan, SH.MKn
Pengertian dan Obyek Kajian Hukum Tata Negara Tri Andari Dahlan, SH.MKnFenti Anita Sari
 
Hukum negara dan pemerintahan
Hukum negara dan pemerintahan Hukum negara dan pemerintahan
Hukum negara dan pemerintahan amdsarah
 

Similar to HAN (20)

buku hukum admnistrasi negara E.Utrech
buku hukum admnistrasi negara E.Utrechbuku hukum admnistrasi negara E.Utrech
buku hukum admnistrasi negara E.Utrech
 
hukum administrasi negara by diahandani.blogspot.com
hukum administrasi negara by diahandani.blogspot.comhukum administrasi negara by diahandani.blogspot.com
hukum administrasi negara by diahandani.blogspot.com
 
Pengantar ilmu hukum kuliah 13
Pengantar ilmu hukum   kuliah 13Pengantar ilmu hukum   kuliah 13
Pengantar ilmu hukum kuliah 13
 
Bahan kuliah han
Bahan kuliah hanBahan kuliah han
Bahan kuliah han
 
Hukum tata negara
Hukum tata negaraHukum tata negara
Hukum tata negara
 
PPT KEDUDUKAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA.
PPT KEDUDUKAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA.PPT KEDUDUKAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA.
PPT KEDUDUKAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA.
 
Bahan kuliah han
Bahan kuliah hanBahan kuliah han
Bahan kuliah han
 
KARAKTERISTIK-HAN.pptx
KARAKTERISTIK-HAN.pptxKARAKTERISTIK-HAN.pptx
KARAKTERISTIK-HAN.pptx
 
1 pengantar htn
1 pengantar htn1 pengantar htn
1 pengantar htn
 
HUKUM ADMINISTRASI NEGARA
 HUKUM ADMINISTRASI NEGARA HUKUM ADMINISTRASI NEGARA
HUKUM ADMINISTRASI NEGARA
 
1. ruang lingkup
1. ruang lingkup1. ruang lingkup
1. ruang lingkup
 
Buku ajar hukum administrasi negara
Buku ajar hukum administrasi negaraBuku ajar hukum administrasi negara
Buku ajar hukum administrasi negara
 
Materi HAN 1.pptx
Materi HAN 1.pptxMateri HAN 1.pptx
Materi HAN 1.pptx
 
Konsep Dasar HTN PERTEMUAN 1.pptx
Konsep Dasar HTN PERTEMUAN 1.pptxKonsep Dasar HTN PERTEMUAN 1.pptx
Konsep Dasar HTN PERTEMUAN 1.pptx
 
MAKALAH KELOMPOK 6_PENEGAKKAN HUKUM DALAM HUKUM ADMINISTRASI NEGARA (1).pdf
MAKALAH KELOMPOK 6_PENEGAKKAN HUKUM DALAM HUKUM ADMINISTRASI NEGARA (1).pdfMAKALAH KELOMPOK 6_PENEGAKKAN HUKUM DALAM HUKUM ADMINISTRASI NEGARA (1).pdf
MAKALAH KELOMPOK 6_PENEGAKKAN HUKUM DALAM HUKUM ADMINISTRASI NEGARA (1).pdf
 
Hukum-Administrasi-Negara-Pertemuan-1,plus.ppt
Hukum-Administrasi-Negara-Pertemuan-1,plus.pptHukum-Administrasi-Negara-Pertemuan-1,plus.ppt
Hukum-Administrasi-Negara-Pertemuan-1,plus.ppt
 
HAN.pptx
HAN.pptxHAN.pptx
HAN.pptx
 
Pengertian dan Obyek Kajian Hukum Tata Negara Tri Andari Dahlan, SH.MKn
Pengertian dan Obyek Kajian  Hukum Tata Negara Tri Andari Dahlan, SH.MKnPengertian dan Obyek Kajian  Hukum Tata Negara Tri Andari Dahlan, SH.MKn
Pengertian dan Obyek Kajian Hukum Tata Negara Tri Andari Dahlan, SH.MKn
 
Hukum tata negara
Hukum tata negaraHukum tata negara
Hukum tata negara
 
Hukum negara dan pemerintahan
Hukum negara dan pemerintahan Hukum negara dan pemerintahan
Hukum negara dan pemerintahan
 

More from nurul khaiva

Part 7 (teori pembangunan dunia ketiga ok)
Part 7 (teori pembangunan dunia ketiga ok)Part 7 (teori pembangunan dunia ketiga ok)
Part 7 (teori pembangunan dunia ketiga ok)nurul khaiva
 
Part 6 (lnjtn evolusi paradigma pembangunan)
Part 6 (lnjtn evolusi paradigma pembangunan)Part 6 (lnjtn evolusi paradigma pembangunan)
Part 6 (lnjtn evolusi paradigma pembangunan)nurul khaiva
 
Part 5 (p embangunan dan paradigmanya)
Part 5 (p embangunan dan paradigmanya)Part 5 (p embangunan dan paradigmanya)
Part 5 (p embangunan dan paradigmanya)nurul khaiva
 
Part 4 (pembangunan ekonomi dunia)
Part 4 (pembangunan ekonomi dunia)Part 4 (pembangunan ekonomi dunia)
Part 4 (pembangunan ekonomi dunia)nurul khaiva
 
Part 3 (paradigma sistem ekonomi)
Part 3 (paradigma sistem ekonomi)Part 3 (paradigma sistem ekonomi)
Part 3 (paradigma sistem ekonomi)nurul khaiva
 
Part 2 (hubungan antara eknonomi dan politik
Part 2 (hubungan antara eknonomi dan politikPart 2 (hubungan antara eknonomi dan politik
Part 2 (hubungan antara eknonomi dan politiknurul khaiva
 
Part 1 (gambaran umum ekopol kebijakan)
Part 1 (gambaran umum ekopol kebijakan)Part 1 (gambaran umum ekopol kebijakan)
Part 1 (gambaran umum ekopol kebijakan)nurul khaiva
 
Sistem ketatanegaraan republik indonesiastruktur pemerintahan indonesia
Sistem ketatanegaraan republik indonesiastruktur pemerintahan indonesiaSistem ketatanegaraan republik indonesiastruktur pemerintahan indonesia
Sistem ketatanegaraan republik indonesiastruktur pemerintahan indonesianurul khaiva
 
Contoh analisis kebijakan penataan copy
Contoh analisis kebijakan penataan copyContoh analisis kebijakan penataan copy
Contoh analisis kebijakan penataan copynurul khaiva
 
Sikap dan nilai nilai yang ada dalam analisa
Sikap dan nilai nilai yang ada dalam analisaSikap dan nilai nilai yang ada dalam analisa
Sikap dan nilai nilai yang ada dalam analisanurul khaiva
 
8. lembaga lembaga negara
8. lembaga lembaga negara8. lembaga lembaga negara
8. lembaga lembaga negaranurul khaiva
 
7. lembaga lembaga negara
7. lembaga lembaga negara7. lembaga lembaga negara
7. lembaga lembaga negaranurul khaiva
 

More from nurul khaiva (20)

M 10
M 10M 10
M 10
 
M 9
M 9M 9
M 9
 
M 5, m-6, dan m-7
M 5, m-6, dan m-7M 5, m-6, dan m-7
M 5, m-6, dan m-7
 
M 4
M 4M 4
M 4
 
M 3
M 3M 3
M 3
 
M 2
M 2M 2
M 2
 
Part 7 (teori pembangunan dunia ketiga ok)
Part 7 (teori pembangunan dunia ketiga ok)Part 7 (teori pembangunan dunia ketiga ok)
Part 7 (teori pembangunan dunia ketiga ok)
 
Part 6 (lnjtn evolusi paradigma pembangunan)
Part 6 (lnjtn evolusi paradigma pembangunan)Part 6 (lnjtn evolusi paradigma pembangunan)
Part 6 (lnjtn evolusi paradigma pembangunan)
 
Part 5 (p embangunan dan paradigmanya)
Part 5 (p embangunan dan paradigmanya)Part 5 (p embangunan dan paradigmanya)
Part 5 (p embangunan dan paradigmanya)
 
Part 4 (pembangunan ekonomi dunia)
Part 4 (pembangunan ekonomi dunia)Part 4 (pembangunan ekonomi dunia)
Part 4 (pembangunan ekonomi dunia)
 
Part 3 (paradigma sistem ekonomi)
Part 3 (paradigma sistem ekonomi)Part 3 (paradigma sistem ekonomi)
Part 3 (paradigma sistem ekonomi)
 
Part 2 (hubungan antara eknonomi dan politik
Part 2 (hubungan antara eknonomi dan politikPart 2 (hubungan antara eknonomi dan politik
Part 2 (hubungan antara eknonomi dan politik
 
Part 1 (gambaran umum ekopol kebijakan)
Part 1 (gambaran umum ekopol kebijakan)Part 1 (gambaran umum ekopol kebijakan)
Part 1 (gambaran umum ekopol kebijakan)
 
Sistem ketatanegaraan republik indonesiastruktur pemerintahan indonesia
Sistem ketatanegaraan republik indonesiastruktur pemerintahan indonesiaSistem ketatanegaraan republik indonesiastruktur pemerintahan indonesia
Sistem ketatanegaraan republik indonesiastruktur pemerintahan indonesia
 
Contoh analisis kebijakan penataan copy
Contoh analisis kebijakan penataan copyContoh analisis kebijakan penataan copy
Contoh analisis kebijakan penataan copy
 
Sikap dan nilai nilai yang ada dalam analisa
Sikap dan nilai nilai yang ada dalam analisaSikap dan nilai nilai yang ada dalam analisa
Sikap dan nilai nilai yang ada dalam analisa
 
Uu no 32
Uu no 32Uu no 32
Uu no 32
 
9. sarana tun
9. sarana tun9. sarana tun
9. sarana tun
 
8. lembaga lembaga negara
8. lembaga lembaga negara8. lembaga lembaga negara
8. lembaga lembaga negara
 
7. lembaga lembaga negara
7. lembaga lembaga negara7. lembaga lembaga negara
7. lembaga lembaga negara
 

Recently uploaded

MTK BAB 5 PENGOLAHAN DATA (Materi 2).pptx
MTK BAB 5 PENGOLAHAN DATA (Materi 2).pptxMTK BAB 5 PENGOLAHAN DATA (Materi 2).pptx
MTK BAB 5 PENGOLAHAN DATA (Materi 2).pptxssuser0239c1
 
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptxadap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptxmtsmampunbarub4
 
MA Kelas XII Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdf
MA Kelas XII  Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdfMA Kelas XII  Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdf
MA Kelas XII Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdfcicovendra
 
Kesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptx
Kesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptxKesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptx
Kesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptxDwiYuniarti14
 
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdfShintaNovianti1
 
IPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptx
IPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptxIPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptx
IPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptxErikaPuspita10
 
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptxDESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptxFuzaAnggriana
 
PPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKA
PPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKAPPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKA
PPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKARenoMardhatillahS
 
Lembar Observasi Pembelajaran di Kelas.docx
Lembar Observasi Pembelajaran di  Kelas.docxLembar Observasi Pembelajaran di  Kelas.docx
Lembar Observasi Pembelajaran di Kelas.docxbkandrisaputra
 
Kelompok 4 : Karakteristik Negara Inggris
Kelompok 4 : Karakteristik Negara InggrisKelompok 4 : Karakteristik Negara Inggris
Kelompok 4 : Karakteristik Negara InggrisNazla aulia
 
SILABUS MATEMATIKA SMP kurikulum K13.docx
SILABUS MATEMATIKA SMP kurikulum K13.docxSILABUS MATEMATIKA SMP kurikulum K13.docx
SILABUS MATEMATIKA SMP kurikulum K13.docxrahmaamaw03
 
alat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptx
alat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptxalat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptx
alat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptxRioNahak1
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi TRAINING "Effective SUPERVISORY & LEADERSHIP Sk...
PELAKSANAAN  + Link2 Materi TRAINING "Effective  SUPERVISORY &  LEADERSHIP Sk...PELAKSANAAN  + Link2 Materi TRAINING "Effective  SUPERVISORY &  LEADERSHIP Sk...
PELAKSANAAN + Link2 Materi TRAINING "Effective SUPERVISORY & LEADERSHIP Sk...Kanaidi ken
 
PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.
PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.
PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.aechacha366
 
Materi Lingkaran kelas 6 terlengkap.pptx
Materi Lingkaran kelas 6 terlengkap.pptxMateri Lingkaran kelas 6 terlengkap.pptx
Materi Lingkaran kelas 6 terlengkap.pptxshafiraramadhani9
 
polinomial dan suku banyak kelas 11..ppt
polinomial dan suku banyak kelas 11..pptpolinomial dan suku banyak kelas 11..ppt
polinomial dan suku banyak kelas 11..pptGirl38
 
Prakarsa Perubahan dengan Kanvas ATAP & BAGJA.pptx
Prakarsa Perubahan dengan Kanvas ATAP & BAGJA.pptxPrakarsa Perubahan dengan Kanvas ATAP & BAGJA.pptx
Prakarsa Perubahan dengan Kanvas ATAP & BAGJA.pptxSyaimarChandra1
 
Panduan Substansi_ Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah Tahap Pelaksanaan.pptx
Panduan Substansi_ Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah Tahap Pelaksanaan.pptxPanduan Substansi_ Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah Tahap Pelaksanaan.pptx
Panduan Substansi_ Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah Tahap Pelaksanaan.pptxsudianaade137
 
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...Kanaidi ken
 
Catatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
Catatan di setiap Indikator Fokus PerilakuCatatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
Catatan di setiap Indikator Fokus PerilakuHANHAN164733
 

Recently uploaded (20)

MTK BAB 5 PENGOLAHAN DATA (Materi 2).pptx
MTK BAB 5 PENGOLAHAN DATA (Materi 2).pptxMTK BAB 5 PENGOLAHAN DATA (Materi 2).pptx
MTK BAB 5 PENGOLAHAN DATA (Materi 2).pptx
 
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptxadap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
 
MA Kelas XII Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdf
MA Kelas XII  Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdfMA Kelas XII  Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdf
MA Kelas XII Bab 1 materi musik mkontemnporerFase F.pdf
 
Kesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptx
Kesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptxKesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptx
Kesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptx
 
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
1.2.a.6. Demonstrasi Konstektual - Modul 1.2 (Shinta Novianti - CGP A10).pdf
 
IPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptx
IPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptxIPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptx
IPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptx
 
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptxDESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
 
PPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKA
PPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKAPPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKA
PPT TEKS TANGGAPAN KELAS 7 KURIKUKULM MERDEKA
 
Lembar Observasi Pembelajaran di Kelas.docx
Lembar Observasi Pembelajaran di  Kelas.docxLembar Observasi Pembelajaran di  Kelas.docx
Lembar Observasi Pembelajaran di Kelas.docx
 
Kelompok 4 : Karakteristik Negara Inggris
Kelompok 4 : Karakteristik Negara InggrisKelompok 4 : Karakteristik Negara Inggris
Kelompok 4 : Karakteristik Negara Inggris
 
SILABUS MATEMATIKA SMP kurikulum K13.docx
SILABUS MATEMATIKA SMP kurikulum K13.docxSILABUS MATEMATIKA SMP kurikulum K13.docx
SILABUS MATEMATIKA SMP kurikulum K13.docx
 
alat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptx
alat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptxalat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptx
alat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptx
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi TRAINING "Effective SUPERVISORY & LEADERSHIP Sk...
PELAKSANAAN  + Link2 Materi TRAINING "Effective  SUPERVISORY &  LEADERSHIP Sk...PELAKSANAAN  + Link2 Materi TRAINING "Effective  SUPERVISORY &  LEADERSHIP Sk...
PELAKSANAAN + Link2 Materi TRAINING "Effective SUPERVISORY & LEADERSHIP Sk...
 
PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.
PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.
PUEBI.bahasa Indonesia/pedoman umum ejaan bahasa Indonesia pptx.
 
Materi Lingkaran kelas 6 terlengkap.pptx
Materi Lingkaran kelas 6 terlengkap.pptxMateri Lingkaran kelas 6 terlengkap.pptx
Materi Lingkaran kelas 6 terlengkap.pptx
 
polinomial dan suku banyak kelas 11..ppt
polinomial dan suku banyak kelas 11..pptpolinomial dan suku banyak kelas 11..ppt
polinomial dan suku banyak kelas 11..ppt
 
Prakarsa Perubahan dengan Kanvas ATAP & BAGJA.pptx
Prakarsa Perubahan dengan Kanvas ATAP & BAGJA.pptxPrakarsa Perubahan dengan Kanvas ATAP & BAGJA.pptx
Prakarsa Perubahan dengan Kanvas ATAP & BAGJA.pptx
 
Panduan Substansi_ Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah Tahap Pelaksanaan.pptx
Panduan Substansi_ Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah Tahap Pelaksanaan.pptxPanduan Substansi_ Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah Tahap Pelaksanaan.pptx
Panduan Substansi_ Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah Tahap Pelaksanaan.pptx
 
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
RENCANA + Link2 Materi Pelatihan/BimTek "Teknik Perhitungan & Verifikasi TKDN...
 
Catatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
Catatan di setiap Indikator Fokus PerilakuCatatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
Catatan di setiap Indikator Fokus Perilaku
 

HAN

  • 2. PERISTILAHAN DAN PENGERTIAN HAN Peristilahan HAN Hukum Tata Pemerintahan (SK Mendikbud RI No. 0198/U/72) Hukum Tata Usaha Negara (Kalangan Perguruan Tinggi sebelum 1986) Hukum Administrasi Negara (setelah tahun 1986) Peradilan Tata Usaha Negara (Judul Undang-undang) dan Peradilan Administrasi Negara (Pasal 144): UU No. 5 Tahun 1986 Administratief Recht dan Bestuur Recht atau Bestuur Kunde (Belanda) Administrative Law (Inggris) Verwaltung Recht (Jerman) Droit Administratife (Prancis)
  • 3. Lanjut... • Istilah Administratief atau Bestuur Recht ada yang ditafsirkan dengan pemerintahan dan ada yang ditafsirkan dengan Administrasi. • Istilah “Administrasi” mengandung pengertian yang luas, dimana tidak hanya sekedar pelaksana undang-undang saja, tetapi meliputi pelayanan dan perlindungan (kekuasaan negara setelah dikurangi perundang-undangan dan peradilan). • Istilah “Tata Usaha” terlalu sempit ruang lingkupnya. • Istilah “Tata Pemerintahan” dalam arti sempit: pelaksana undang-undang saja. • Tata pemerintahan dalam arti luas: seluruh kekuasaan dalam negara yaitu peradilan, perundang-undangan, dan pelaksanaan undang-undang.
  • 4. DESKRIPSI HAN • J.M Baron De Gerando : “Peraturan yang mengatur hubungan timbal balik antara pemerintahan dan rakyat kecil.” • J. Oppenheim dan Van Vollen Hoven: “HTN menyoroti negara dalam keadaan diam dan HAN menyoroti negara dalam keadaan bergerak” • J.H.A. Logemann: “Meliputi peraturan-peraturan khusus, disamping hukum perdata positif yang berlaku umum, mengatur cara-cara organisasi negara ikut serta dalam lalu-lintas masyarakat.”
  • 5. Lanjut deskripsi... • Rochmat Sumitro: “HAN adalah hukum yang secara khas mengenal seluk beluk daripada administrasi negara dan terdiri dari dua tingkatan yaitu: 1. HAN heteronom bersumber pada UUD, Tap MPR, dan UU adalah hukum yang mengatur seluk beluk organisasi dan fungsi administrasi.” 2. HAN otonom adalah hukum operasional yang diciptakan oleh pemerintah dan administrasi negara sendiri”
  • 6. • Van Wijk-Koninnbelt “Hukum administrasi merupakan instrumen juridis bagi penguasa untuk secara aktif terlibat dalam masyarakat dan pada sisi lain hukum administrasi merupakan hukum yang memungkinkan anggota masyarakat mempengaruhi penguasa dan memberikan perlindungan terhadap tindakan penguasa.” • P De Haan, Cs “Hukum administrasi mempunyai fungsi norma, instrumen dan jaminan hukum.”
  • 7. Berdasarkan deskripsi tersebut, menggambarkan bahwa: • Hukum administrasi mengatur sarana bagi penguasa untuk mengatur dan mengendalikan masyarakat, mengatur cara- cara partisipasi masyarakat dalam proses pengaturan dan pengendalian, perlindungan hukum dan menetapkan norma-norma fundamental bagi penguasa untuk pemerintahan yang baik.
  • 8. Hubungan HAN dengan Aspek HTN • Pandangan yang mengatakan adanya perbedaan prinsip: • Oppenheim. • Van Vollen Hoven • Logemann. • Pandangan yang mengatakan tidak adanya perbedaan prinsip: • Kraneburg • Vegting
  • 9. Oppenheim • HTN adalah sekumpulan peraturan hukum yang membentuk alat-alat perlengkapan negara dan aturan-aturan yang memberi wewenang kepada alat-alat perlengkapan negara itu serta membagi- bagikan tugas pekerjaan pemerintah modern antara alat-alat perlengkapan negara di tingkat tinggi dan tingkat rendah. • HAN adalah sekumpulan peraturan hukum yang mengikat alat-alat perlengkapan negara yang tinggi dan rendah dalam rangka alat-alat perlengkapan negara menggunakan wewenang yang telah ditetapkan oleh HTN.
  • 10. Van Vollen Hoven • HAN adalah sisa dari semua peraturan hukum nasional setelah dikurangi HTN materil, hukum perdata materil, dan hukum pidana materil. Oleh karena itu cakupan HAN mengenai hukum pemerintahan, hukum peradilan (Hk. Acara ketatanegaraan, acara keperdataan, dan acara kepidanaan), hukum kepolisian, dan hukum perundang-undangan saja.
  • 11. Logemann • HTN tentang kompetensi, HAN tentang hubungan istimewa. • Kompetensi = jabatan dalam susunan negera: siapa, bagaimana, fungsi, kekuasaan hukum, perkembangan jabatan, dan batas-batas organ kenegaraan dapat melakukan tugasnya. • Hubungan istimewa = sifat, bentuk dan akibat yang timbul karena perbuatan-perbuatan hukum istimewa yang dilakukan oleh para pejabat.
  • 12. Kranenburg & Vegting • HTN bukan semata-mata kompetensi sebab di luar itu juga merupakan studi HAN, misal mengenai wilayah dan kewarganegaraan. Perbedaan HTN dan HAN hanya akibat perkembangan sejarah semata-mata. • Jadi sebenarnya antara HTN dengan HAN tak ada perbedaan prinsip.
  • 13. Kedudukan HAN dalam Lapangan Hukum • HAN terletak diantara hukum privat dan hukum pidana. • HAN dapat dikatakan sebagai hukum antara karena tugas pemerintahan yang luas mencakup bidang- bidang kehidupan sosial kemasyarakatan akan tetapi tidak dapat dikatakan hukum perdata karena adanya kekuasaan istimewa dari pemerintah. Kemudian upaya penegakan HAN diperlukan sanksi pidana sebagai upaya paksaan (incauda venanum)
  • 14. Perkembangan HAN HAN baru berkembang di berbagai negara khususnya setelah perang dunia kedua: 1. Dalam ilmu pengetahuan, buku-buku yang diterbitkan menjelaskan unsur-unsur bersama dan membentuk teori. 2. Munculnya peradilan administrasi negara (Tribunal Administration) 3. Pembuat undang-undang menyelaraskan tindakan pemerintah untuk mewujudkan pembuatan undang-undang umum untuk pelaksanaan undang-undang, misal penetapan prosedur surat keberatan.
  • 15. Sumber HAN • Sumber hukum materil: adalah tempat hukum positif digali/ faktor yang menentukan isi hukum: sejarah, politik, sosiologi, dll) • Sumber hukum formal adalah asal kewenangan berlakunya hukum: 1. UU No. 10 Tahun 2004 tentang Sumber Hukum dan Tata urutan peraturan perundang-undangan: UUD 1945, UU/Perpu, PP, Perpres, Perda. 2. Yurisprudensi. 3. Hukum tidak tertulis. 4. Hukum Internasional. 5. Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN). 6. Doktrin