SlideShare a Scribd company logo
1 of 16
Download to read offline
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
1 Keteraturan Suasana Kelas
Guru jarang memberikan penguatan
positif kepada siswa selama interaksi
kelas.
Guru menggunakan bahasa yang positif,
tetapi terlihat kurang ramah dan hangat
dalam berinteraksi dengan siswa.
Guru secara konsisten menggunakan
bahasa yang positif dan penguatan positif
yang membangun selama interaksi dengan
siswa.
Siswa memperoleh tanggapan yang
negatif dari guru ketika mereka berbagi
ide atau pendapat.
Penguatan positif diberikan tetapi tidak
sesuai dengan prestasi atau usaha siswa
Guru memberikan pujian yang spesifik dan
relevan kepada siswa untuk pencapaian
atau usaha mereka
Guru jarang menggunakan bahasa tubuh
yang mendukung untuk menunjukkan
dukungan dan penghargaan kepada siswa.
Meskipun guru menggunakan bahasa yang
positif, nada suaranya terdengar kurang
ramah dan terbuka.
Guru memberikan senyum dan kontak
mata yang hangat kepada siswa,
menciptakan suasana yang nyaman dan
terbuka dalam kelas.
Tidak terlihat upaya guru untuk
mengidentifikasi dan menghargai
keberagaman pendapat siswa.
Pujian yang diberikan oleh guru terlalu
umum dan kurang spesifik, sehingga siswa
tidak merasa diapresiasi secara individual.
Penguatan positif diberikan secara
langsung kepada siswa, dengan
menyebutkan tindakan spesifik yang
mereka lakukan dengan baik.
Guru tidak menggunakan strategi
pengelompokan selama sesi
pembelajaran.
Guru menggunakan strategi
pengelompokan, tetapi komposisi
kelompok tidak dipertimbangkan dengan
baik sehingga ada kelompok yang tidak
produktif.
Guru mengatur strategi pengelompokan
yang sesuai dengan tujuan pembelajaran
dan memastikan setiap siswa terlibat aktif
dalam kegiatan kelompok.
Saat ada kegiatan kelompok, beberapa
siswa tidak terlibat aktif dan lebih banyak
berdiam diri.
Meskipun siswa ditempatkan dalam
kelompok, mereka terlihat cenderung
bekerja sendiri dan tidak berkolaborasi
dengan anggota kelompoknya.
Kelompok bekerja sama dengan baik,
saling mendukung, dan menghasilkan
karya yang mencerminkan kolaborasi.
Guru tidak memberikan arahan yang jelas
kepada siswa tentang bagaimana mereka
harus bekerja dalam kelompok.
Guru mengelompokkan siswa tetapi tidak
memberikan arahan yang cukup untuk
memastikan kerja sama yang efektif di
antara anggota kelompok.
Guru memberikan arahan yang jelas
kepada setiap kelompok tentang tugas
mereka dan harapan yang diinginkan dari
kerja kelompok.
Contoh Catatan di Setiap Indikator Pada Fokus Perilaku
Guru Melakukan Komunikasi
Positif Untuk membangun
suasana kelas yang positif
Guru Melakukan Strategi
Pengelompokan untuk
Mengaktifkan Keterlibatan
Peserta Didik:
KETERATURAN SUASANA KELAS
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
Pengelompokan yang dibuat oleh guru
tidak mempertimbangkan kebutuhan
individu siswa sehingga beberapa siswa
merasa tidak termotivasi.
Siswa dalam kelompok terlihat saling
bergantung pada satu atau dua anggota
kelompok, sehingga siswa lainnya tidak
terlibat secara aktif.
Siswa dalam kelompok terlibat aktif dalam
diskusi, berbagi ide, dan mencapai tujuan
tugas bersama-sama.
Guru tidak memperkenalkan aturan kelas
kepada siswa pada awal tahun ajaran.
Guru membuat aturan kelas tetapi tidak
menjelaskan secara jelas kepada siswa
Guru mengadakan sesi pembuatan aturan
kelas bersama siswa dan menjelaskan
dengan jelas konsekuensi dari pelanggaran
aturan.
Selama observasi, guru tidak
mengingatkan siswa tentang aturan kelas
yang telah ditetapkan sebelumnya.
Meskipun aturan kelas telah dibuat, guru
jarang mengingatkan siswa untuk
mematuhinya selama proses
pembelajaran.
Guru secara konsisten mengingatkan
siswa untuk mematuhi aturan kelas dan
memberikan penguatan positif kepada
siswa yang patuh
Guru belum membuat
aturan/kesepakatan kelas atau
menyusunnya bersama siswa.
Guru mempunyai aturan kelas tetapi tidak
memastikan pemahaman yang jelas dari
siswa tentang aturan tersebut.
Guru menyusun aturan/kesepakatan kelas
bersama siswa, memastikan pemahaman
yang jelas dan komitmen dari semua
siswa.
Aturan kelas yang telah dibuat tidak
diposting di tempat yang terlihat atau
diingatkan kepada siswa secara berkala.
Selama proses pembelajaran, guru jarang
mengingatkan siswa tentang aturan kelas
yang telah ditetapkan.
Selama observasi, guru secara konsisten
mengingatkan siswa tentang aturan kelas
dan memberikan penguatan positif
kepada siswa yang mematuhinya.
2 Disiplin Positif
Guru melakukan Refleksi
Dinamika Kelas untuk
menerapkan kesepakatan kelas
Guru tidak melakukan refleksi terhadap
dinamika kelas dan keterlaksanaan
kesepakatan kelas setelah kegiatan
pembelajaran.
Guru melakukan refleksi terhadap
keterlaksanaan kesepakatan kelas tetapi
tidak secara teratur atau terstruktur.
Guru secara rutin melibatkan siswa dalam
refleksi dinamika kelas dan kesepakatan
kelas setelah setiap kegiatan
pembelajaran.
Tidak terlihat upaya dari guru untuk
mengajak siswa untuk merefleksikan
kesepakatan kelas dan menerapkannya
dalam situasi nyata di kelas.
Siswa terlibat dalam refleksi, tetapi tidak
ada tindakan konkret yang diambil untuk
menerapkan kesepakatan kelas dalam
kegiatan pembelajaran berikutnya.
Siswa terlihat memahami pentingnya
kesepakatan kelas dan secara aktif
menerapkannya dalam berbagai situasi di
kelas.
Peserta Didik:
Guru Membuat dan
Mengingatkan
Aturan/Kesepakatan Kelas:
DISIPLIN POSITIF
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
Guru tidak mengadakan sesi refleksi pasca-
pembelajaran untuk mengevaluasi
keterlaksanaan kesepakatan kelas.
Guru melakukan refleksi sesekali, tetapi
kurang mendalam atau tidak terstruktur.
Guru secara teratur melakukan refleksi
pasca-pembelajaran dengan siswa,
mengevaluasi keterlaksanaan kesepakatan
kelas dan mengidentifikasi area yang perlu
perbaikan.
Tidak ada kesempatan bagi siswa untuk
memberikan umpan balik atau pertanyaan
terkait kesepakatan kelas.
Siswa diminta untuk berpartisipasi dalam
refleksi tetapi hanya sebagian kecil dari
mereka yang terlibat aktif.
Siswa aktif terlibat dalam refleksi,
memberikan umpan balik yang
konstruktif, dan bersama-sama dengan
guru, mereka menghasilkan strategi untuk
meningkatkan penerapan kesepakatan
kelas.
Guru tidak menyempatkan waktu dalam
jadwal untuk merevisi atau menambahkan
kesepakatan kelas yang relevan dengan
dinamika kelas terbaru.
Meskipun ada refleksi, tidak ada tindakan
konkret yang diambil untuk menerapkan
hasil refleksi dalam praktik pembelajaran
berikutnya
Guru mengimplementasikan perubahan
berdasarkan hasil refleksi dan terus
memantau kemajuannya.
Guru melakukan Penguatan
Positif terhadap perilaku yang
sesuai atau mendukung
kesepakatan kelas
Guru jarang memberikan penguatan
positif kepada siswa ketika mereka
menunjukkan perilaku yang sesuai dengan
kesepakatan kelas.
Guru memberikan penguatan positif
terhadap perilaku yang sesuai, tetapi tidak
konsisten dalam memberikannya.
Guru secara konsisten memberikan
penguatan positif kepada siswa yang
mematuhi kesepakatan kelas, baik secara
verbal maupun non-verbal.
Tidak ada pengakuan atau apresiasi yang
diberikan oleh guru kepada siswa yang
mematuhi kesepakatan kelas.
Siswa menerima penguatan positif tetapi
tidak terlihat terdorong untuk
mempertahankan perilaku yang positif
tersebut.
Siswa merespons dengan baik terhadap
penguatan positif dan terlihat termotivasi
untuk mempertahankan perilaku yang
sesuai dengan kesepakatan kelas.
Guru jarang memberikan penguatan
positif kepada siswa saat mereka
mematuhi kesepakatan kelas.
Guru memberikan penguatan positif
terhadap perilaku yang sesuai, tetapi tidak
konsisten dalam memberikannya.
Guru secara konsisten memberikan
penguatan positif kepada siswa yang
mematuhi kesepakatan kelas, baik secara
verbal maupun non-verbal.
Tidak ada pengakuan atau apresiasi yang
diberikan oleh guru kepada siswa yang
mematuhi kesepakatan kelas.
Siswa menerima penguatan positif tetapi
tidak terlihat terdorong untuk
mempertahankan perilaku yang positif
tersebut.
Siswa merespons dengan baik terhadap
penguatan positif dan terlihat termotivasi
untuk mempertahankan perilaku yang
sesuai dengan kesepakatan kelas.
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
Guru tidak memperhatikan perilaku positif
siswa, lebih fokus pada perilaku yang
melanggar.
Penguatan positif hanya diberikan kepada
sebagian kecil siswa, sisanya tidak
mendapatkan pengakuan yang layak
meskipun mereka mematuhi kesepakatan
kelas.
Penguatan positif diberikan kepada semua
siswa yang mematuhi kesepakatan kelas,
menciptakan lingkungan yang positif dan
mendukung di kelas.
Guru menfasilitasi peserta didik
menyadari konsekuensi dan
memperbaiki perilaku
melanggarnya (restitusi)
Guru tidak mengakomodasi waktu untuk
membahas konsekuensi pelanggaran
kesepakatan kelas atau memberikan
kesempatan kepada siswa untuk
memperbaiki perilaku mereka.
Guru menyadari pelanggaran kesepakatan
kelas tetapi tidak memberikan
kesempatan restitusi kepada siswa yang
melanggar dengan tepat.
Guru secara teratur memberikan
kesempatan kepada siswa untuk
merefleksikan pelanggaran kesepakatan
kelas dan memperbaiki perilaku mereka
melalui tindakan restitusi.
Tidak ada langkah yang diambil oleh guru
untuk memberikan kesempatan restitusi
kepada siswa yang melanggar kesepakatan
kelas.
Siswa diberikan kesempatan restitusi
tetapi tidak ada langkah konkret yang
diambil untuk mencegah pelanggaran
serupa di masa depan.
Siswa terlibat aktif dalam proses restitusi,
memahami konsekuensi dari perilaku
mereka, dan berkomitmen untuk tidak
melanggar kesepakatan kelas lagi.
Guru tidak memberikan kesempatan bagi
siswa untuk merefleksikan perilaku
melanggar dan memperbaikinya.
Guru memberikan kesempatan bagi siswa
untuk merefleksikan perilaku melanggar,
tetapi tidak memberikan panduan yang
cukup untuk memperbaikinya.
Guru secara teratur memberikan
kesempatan bagi siswa untuk
merefleksikan perilaku melanggar,
memahami konsekuensinya, dan
merencanakan tindakan perbaikan.
Tidak ada kesempatan bagi siswa untuk
memahami dan merenungkan
konsekuensi dari perilaku melanggar
kesepakatan kelas.
Restitusi dilakukan tetapi tidak efektif
dalam mencegah perilaku melanggar
berulang.
Proses restitusi efektif dalam membantu
siswa memahami dampak dari perilaku
mereka dan mendorong mereka untuk
bertanggung jawab atas tindakan mereka.
Guru tidak memiliki prosedur yang jelas
untuk memfasilitasi restitusi bagi siswa
yang melanggar kesepakatan kelas.
Siswa terlibat dalam proses restitusi tetapi
tidak ada perubahan yang signifikan dalam
perilaku mereka.
Siswa terlibat aktif dalam memperbaiki
perilaku mereka dan menunjukkan
perubahan yang positif setelah proses
restitusi.
EKSPEKTASI PADA PESERTA DIDIK
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
3 Ekspektasi Pada Peserta didik
Guru Mengkomunikasikan
harapannya yang tinggi terhadap
masa depan seluruh peserta
didiknya
Guru belum secara eksplisit
menyampaikan harapannya yang tinggi
terhadap masa depan semua siswa selama
observasi.
Guru menyampaikan harapannya
terhadap masa depan siswa tetapi
terkesan umum dan tidak terkait langsung
dengan kebutuhan dan potensi individu
siswa.
Guru secara konsisten menyampaikan
harapannya yang tinggi terhadap masa
depan setiap siswa, dengan
mengakomodasi kebutuhan dan potensi
individu mereka
Tidak terlihat upaya dari guru untuk
menginspirasi siswa dengan visi yang kuat
tentang potensi mereka di masa depan.
Siswa mungkin tidak merespons secara
aktif terhadap harapan tersebut karena
kurangnya keterkaitan dengan tujuan dan
aspirasi pribadi mereka.
Siswa merespons positif terhadap harapan
guru, merasa didukung dan termotivasi
untuk meraih tujuan mereka di masa
depan.
Guru belum secara eksplisit
menyampaikan harapannya yang tinggi
terhadap masa depan setiap siswa selama
observasi.
Guru telah menyampaikan harapannya
tentang masa depan siswa, tetapi hanya
kepada beberapa siswa yang tampak lebih
berprestasi.
Guru secara rutin menyampaikan pesan
yang jelas tentang harapannya terhadap
masa depan semua siswa di kelas.
Tidak ada interaksi di mana guru
membicarakan masa depan siswa dengan
mereka.
Saat guru berbicara tentang masa depan,
siswa mungkin tidak sepenuhnya terlibat
atau merasa terhubung.
Guru berinteraksi secara personal dengan
setiap siswa untuk membicarakan aspirasi,
cita-cita, dan tujuan mereka.
Guru belum mengenali atau menekankan
pentingnya membicarakan aspirasi dan
tujuan masa depan dengan siswa.
Harapan guru mungkin terlalu umum atau
tidak spesifik, sehingga siswa sulit
merasakan maknanya.
Siswa merespons positif terhadap harapan
guru dan merasa termotivasi untuk meraih
tujuan masa depan mereka.
Guru Mengkomunikasikan
harapan positif terhadap semua
peserta didik secara setara dan
tanpa diskriminasi
Guru belum secara konsisten
menunjukkan bahwa harapannya
terhadap semua siswa sama, tanpa
memandang latar belakang, jenis kelamin,
atau karakteristik lainnya
Guru menyatakan harapannya terhadap
semua siswa secara umum, tetapi masih
terlihat preferensi atau perlakuan yang
berbeda terhadap beberapa siswa.
Guru secara konsisten menunjukkan sikap
yang inklusif dan mengkomunikasikan
harapannya yang positif terhadap semua
siswa tanpa diskriminasi.
Tidak terlihat upaya dari guru untuk
menghindari perilaku atau komentar yang
bisa dianggap mendiskriminasi terhadap
siswa.
Beberapa siswa mungkin merasa tidak
diakui atau didiskriminasi karena
perbedaan perlakuan yang mereka terima
dari guru.
Semua siswa merasa dihargai dan
didukung oleh guru, tidak peduli dengan
latar belakang atau karakteristik pribadi
mereka.
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
Guru belum secara konsisten
menunjukkan bahwa harapannya
terhadap semua siswa sama, tanpa
memandang latar belakang atau
karakteristik mereka.
Guru menyatakan harapannya terhadap
semua siswa, tetapi masih terlihat
preferensi atau perlakuan yang berbeda
terhadap beberapa siswa.
Guru secara konsisten menunjukkan sikap
yang inklusif dan mengkomunikasikan
harapannya yang positif terhadap semua
siswa tanpa membedakan latar belakang
atau karakteristik mereka.
Tidak terlihat upaya dari guru untuk
mencegah perilaku atau komentar yang
bisa dianggap mendiskriminasi terhadap
siswa.
Guru mungkin tidak menyadari adanya
perilaku diskriminatif atau tidak
memberikan perhatian yang cukup untuk
mencegahnya.
Guru bertindak secara proaktif untuk
mencegah dan mengatasi perilaku
diskriminatif, menciptakan lingkungan
yang aman dan mendukung bagi semua
siswa.
Beberapa siswa mungkin merasa
diabaikan atau tidak didukung oleh guru
karena perbedaan perlakuan yang mereka
alami.
Semua siswa merasa dihargai dan
didukung oleh guru, menciptakan iklim
kelas yang positif dan inklusif.
Guru Memberikan tantangan
yang bermakna disertai motivasi
untuk mencapainya
Guru belum secara konsisten memberikan
tantangan yang bermakna kepada siswa
dan mengaitkannya dengan motivasi
untuk mencapainya.
Guru memberikan tantangan kepada
siswa, tetapi tujuan atau relevansinya
tidak jelas, sehingga siswa mungkin tidak
termotivasi untuk mencapainya.
Guru secara konsisten memberikan
tantangan yang bermakna kepada siswa,
terkait dengan tujuan pembelajaran dan
potensi individu mereka.
Tidak terlihat upaya dari guru untuk
menyediakan dukungan atau dorongan
yang cukup bagi siswa untuk mengatasi
tantangan yang diberikan.
Meskipun ada motivasi yang diberikan
oleh guru, tetapi tidak cukup kuat atau
tidak sesuai dengan kebutuhan individu
siswa.
Guru memberikan motivasi yang kuat
kepada siswa, membangkitkan semangat
dan keyakinan mereka untuk mengatasi
tantangan yang dihadapi.
Guru belum secara konsisten memberikan
tantangan yang bermakna kepada siswa
dan mengaitkannya dengan motivasi
untuk mencapainya.
Guru memberikan tantangan kepada
siswa, tetapi tujuan atau relevansinya
tidak jelas, sehingga siswa mungkin tidak
termotivasi untuk mencapainya.
Siswa merespons positif terhadap
tantangan yang diberikan oleh guru dan
menunjukkan kemajuan yang signifikan
dalam mencapai tujuan mereka.
Tidak terlihat upaya dari guru untuk
menyediakan dukungan atau dorongan
yang cukup bagi siswa untuk mengatasi
tantangan yang diberikan.
Meskipun ada motivasi yang diberikan
oleh guru, tetapi tidak cukup kuat atau
tidak sesuai dengan kebutuhan individu
siswa.
Guru memberikan motivasi yang kuat
kepada siswa, membangkitkan semangat
dan keyakinan mereka untuk mengatasi
tantangan yang dihadapi.
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
Tantangan yang diberikan oleh guru
mungkin tidak sesuai dengan tingkat
kemampuan atau minat siswa.
Tantangan yang diberikan oleh guru
mungkin terlalu mudah atau terlalu sulit,
sehingga siswa tidak merasa tertantang
atau terlalu terbebani.
Siswa merespons positif terhadap
tantangan yang diberikan oleh guru dan
menunjukkan kemajuan yang signifikan
dalam mencapai tujuan mereka.
4 Perhatian dan Kepedulian
Guru menunjukkan empati untuk
mendapatkan pemahaman utuh
tentang peserta didik
Guru jarang meluangkan waktu untuk
mendengarkan dengan penuh perhatian
saat siswa bercerita atau mengungkapkan
perasaan mereka.
Guru mencoba menunjukkan empati
terhadap siswa, tetapi terlihat kurang
alami atau terpaksa.
Guru secara konsisten menunjukkan minat
yang tulus terhadap kehidupan dan
perasaan siswa, mendengarkan dengan
penuh perhatian dan tanpa penilaian.
Tidak terlihat tindakan dari guru untuk
mencari tahu lebih banyak tentang
kehidupan atau kepentingan pribadi siswa.
Meskipun ada usaha untuk mendapatkan
pemahaman, guru belum berhasil
menghubungkan dengan beberapa siswa
secara emosional.
Siswa merasa nyaman membuka diri
kepada guru dan berbagi pengalaman
mereka, menciptakan hubungan yang kuat
antara guru dan siswa.
Guru belum memperlihatkan minat untuk
memahami perasaan atau kebutuhan
pribadi siswa.
Guru mencoba untuk mendengarkan
masalah siswa, tetapi tanggapannya
kurang mendalam atau kurang sensitif.
Guru secara rutin menunjukkan minat
yang tulus terhadap perasaan dan
kebutuhan siswa, mendengarkan dengan
penuh perhatian dan memberikan
dukungan yang sesuai.
Tidak ada usaha dari guru untuk membuat
koneksi emosional dengan siswa dalam
percakapan atau interaksi.
Kadang-kadang guru menunjukkan
empati, tetapi tidak konsisten dalam
memperlihatkan minat pada kehidupan
siswa di luar kelas.
Siswa merasa nyaman untuk berbagi
dengan guru dan menganggapnya sebagai
sumber dukungan emosional.
Guru menunjukkan pemahaman
terhadap kebutuhan, kondisi dan
karakteristik peserta didik
Guru belum mengakomodasi gaya belajar
yang berbeda dari siswa-siswanya dalam
rencana pembelajaran.
Guru menyadari kebutuhan individual
siswa tetapi belum mengembangkan
strategi yang tepat untuk menanggapi
perbedaan tersebut.
Guru secara aktif mencari informasi
tentang kebutuhan, kondisi, dan
karakteristik siswa, dan menggunakan
pengetahuan ini untuk merancang
pengalaman belajar yang sesuai.
PERHATIAN DAN KEPEDULIAN
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
Tidak terlihat usaha dari guru untuk
memperhatikan kebutuhan khusus siswa
yang memerlukan dukungan tambahan.
Meskipun ada upaya untuk memahami
kondisi dan karakteristik siswa, guru
belum sepenuhnya memanfaatkannya
dalam merancang pengalaman
pembelajaran yang relevan.
Siswa merasa diakui dan didukung dalam
keunikan mereka, sehingga meningkatkan
motivasi dan partisipasi dalam
pembelajaran.
Guru kurang memperhatikan kebutuhan
individual siswa dalam menyusun materi
pembelajaran.
Guru menyadari perbedaan siswa, tetapi
belum mengimplementasikan strategi
yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Guru secara teratur mengidentifikasi
kebutuhan, kondisi, dan karakteristik
siswa, dan menyesuaikan pembelajaran
sesuai dengan informasi tersebut.
Tidak terlihat upaya dari guru untuk
menyesuaikan metode pengajaran dengan
gaya belajar siswa.
Beberapa siswa mungkin merasa tidak
terbantu karena kurangnya penyesuaian
yang dilakukan oleh guru.
Siswa merasa dihargai dan didukung
karena guru memperhatikan kebutuhan
dan gaya belajar mereka.
Guru mengakui dan menghargai
usaha yang ditunjukkan peserta
didik
Guru jarang memberikan pujian atau
pengakuan terhadap usaha siswa,
terutama jika hasilnya kurang
memuaskan.
Guru memberikan penghargaan kepada
siswa, tetapi terkesan sekilas atau tidak
konsisten.
Guru secara konsisten mengakui dan
menghargai usaha setiap siswa, baik
dalam keberhasilan maupun kegagalan.
Tidak terlihat adanya penghargaan dari
guru terhadap upaya siswa dalam
mengatasi kesulitan atau tantangan.
Siswa mungkin tidak merespons secara
positif terhadap penghargaan tersebut
karena kurangnya konsistensi atau
ketepatan dalam pemberian.
Penghargaan diberikan secara spesifik dan
tulus, memotivasi siswa untuk terus
berusaha dan meningkatkan kinerja
mereka.
Guru jarang memberikan pujian atau
penghargaan kepada siswa atas usaha
mereka.
Guru memberikan pujian, tetapi tidak
cukup spesifik atau konsisten.
Guru secara teratur mengakui usaha siswa
dengan memberikan pujian yang spesifik
dan relevan.
Tidak ada upaya dari guru untuk secara
terbuka menghargai kerja keras siswa.
Siswa mungkin tidak merasa terdorong
untuk berusaha lebih keras karena
kurangnya pengakuan atas usaha mereka.
Pujian dari guru meningkatkan motivasi
siswa untuk terus berusaha dan belajar
dengan sungguh-sungguh.
UMPAN BALIK KONSTRUKTIF
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
5 Umpan Balik Konstruktif
Guru memberikan umpan balik
spesifik dan berorientasi tujuan
Guru jarang memberikan umpan balik
yang spesifik terkait dengan tujuan
pembelajaran yang telah ditetapkan
sebelumnya.
Guru memberikan umpan balik yang
spesifik, tetapi masih kurang terkait
dengan tujuan pembelajaran yang telah
ditetapkan.
Guru secara konsisten memberikan
umpan balik yang spesifik dan berorientasi
pada tujuan, dengan menekankan
pencapaian siswa terhadap tujuan
pembelajaran.
Umpan balik yang diberikan cenderung
umum dan tidak memberikan arahan yang
jelas tentang apa yang harus diperbaiki
atau ditingkatkan oleh siswa.
Umpan balik mungkin terlalu terfokus
pada kesalahan tanpa memberikan
informasi yang memadai tentang langkah-
langkah perbaikan.
Umpan balik memberikan petunjuk yang
jelas tentang area yang perlu ditingkatkan
serta saran konkret untuk meningkatkan
kinerja siswa.
Guru memberikan umpan balik umum
tanpa menyebutkan tindakan yang perlu
ditingkatkan.
Guru memberikan umpan balik spesifik,
tetapi tujuan pembelajaran tidak jelas.
Guru memberikan umpan balik yang jelas
dan spesifik terkait dengan tujuan
pembelajaran.
Umpan balik hanya diberikan kepada
sebagian peserta didik dan tidak
disampaikan secara keseluruhan.
Umpan balik tidak terukur dan tidak
memberikan panduan yang konkret untuk
meningkatkan kinerja.
Umpan balik memberikan panduan yang
langsung terhadap langkah-langkah yang
dapat diperbaiki oleh peserta didik.
Guru memberikan umpan balik
yang fokus pada proses atau
usaha peserta didik
Guru jarang memberikan umpan balik
yang terfokus pada proses belajar atau
usaha yang telah ditunjukkan oleh siswa.
Guru memberikan umpan balik yang
mengakui usaha siswa, tetapi tidak
memberikan saran atau dukungan yang
spesifik untuk meningkatkan proses
belajar mereka.
Guru secara konsisten memberikan
umpan balik yang fokus pada proses atau
usaha siswa, mengakui upaya mereka
dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Umpan balik cenderung terfokus pada
hasil akhir tanpa memperhatikan proses
yang menyertainya.
Umpan balik mungkin terlalu umum dan
tidak memberikan informasi yang cukup
tentang bagaimana siswa bisa
meningkatkan usaha mereka.
Umpan balik memberikan dukungan yang
konkret untuk meningkatkan strategi
belajar siswa dan mengoptimalkan proses
pembelajaran mereka.
Guru hanya memberikan umpan balik
terhadap hasil akhir tanpa memperhatikan
proses yang ditempuh peserta didik.
Guru memberikan umpan balik mengenai
proses atau usaha peserta didik, tetapi
tidak terlalu mendalam atau spesifik.
Guru memberikan umpan balik yang
mengapresiasi upaya atau usaha peserta
didik, bahkan jika hasil akhirnya belum
sempurna.
Tidak ada umpan balik yang diberikan
terkait dengan upaya atau usaha yang
dilakukan oleh peserta didik.
Umpan balik tidak mengakomodasi variasi
dalam upaya atau usaha yang dilakukan
oleh peserta didik.
Umpan balik membantu peserta didik
memahami hubungan antara proses yang
dilakukan dan hasil yang dicapai.
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
Guru menunjukkan kesediaan
mendiskusikan umpan balik
dengan peserta didik
Guru tidak menunjukkan kesediaan untuk
mendiskusikan umpan balik dengan siswa,
mungkin karena kurangnya waktu atau
kepercayaan diri.
Guru mungkin terbuka untuk
mendiskusikan umpan balik dengan siswa,
tetapi siswa tidak merasa nyaman atau
didorong untuk berpartisipasi dalam
diskusi.
Guru secara aktif menunjukkan kesediaan
untuk mendiskusikan umpan balik dengan
siswa, menciptakan lingkungan yang
terbuka dan mendukung.
Tidak ada upaya dari guru untuk
menciptakan lingkungan yang mendukung
untuk berbagi dan membahas umpan
balik.
Diskusi umpan balik mungkin terbatas
atau tidak terstruktur, sehingga sulit bagi
siswa untuk memahami dan
meresponsnya.
Diskusi umpan balik dilakukan secara
teratur, memungkinkan siswa untuk
berbagi pemikiran, kekhawatiran, dan
pertanyaan mereka tentang umpan balik
yang diberikan.
Guru tidak mengalokasikan waktu untuk
mendiskusikan umpan balik dengan
peserta didik.
Guru memberikan kesempatan untuk
mendiskusikan umpan balik, tetapi diskusi
tidak terbuka atau mengarah pada solusi
yang konkret.
Guru secara aktif melibatkan peserta didik
dalam diskusi terkait umpan balik,
memberikan kesempatan bagi mereka
untuk menyampaikan pandangan dan
pertanyaan.
Tidak ada ruang bagi peserta didik untuk
memberikan tanggapan atau bertanya
terkait umpan balik yang diberikan.
Peserta didik tidak merasa nyaman untuk
menyampaikan pendapat atau pertanyaan
terkait umpan balik.
Diskusi menghasilkan pemahaman yang
lebih dalam tentang langkah-langkah
perbaikan yang dapat diambil oleh peserta
didik.
6 Aktivitas Interaktif
Guru menfasilitasi kegiatan
pembelajaran yang memberi
peran pada semua peserta didik
Guru hanya memberikan peran kepada
sebagian kecil peserta didik dalam
kegiatan pembelajaran.
Guru memberikan peran kepada semua
peserta didik, tetapi beberapa peran tidak
terlalu relevan dengan materi
pembelajaran.
Guru berhasil memberikan peran yang
bervariasi kepada semua peserta didik,
memastikan bahwa setiap siswa memiliki
kontribusi yang penting dalam kegiatan.
Beberapa peserta didik tidak aktif dalam
kegiatan karena tidak diberikan peran
yang jelas.
Beberapa peserta didik masih merasa
terpinggirkan atau tidak terlibat
sepenuhnya dalam kegiatan.
Semua peserta didik terlibat aktif dalam
kegiatan pembelajaran dan merasa
memiliki tanggung jawab dalam mencapai
tujuan pembelajaran.
AKTIVITAS INTERAKTIF
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
Guru belum memberikan peran kepada
peserta didik dalam kegiatan
pembelajaran.
Meskipun semua peserta didik diberi
peran, tetapi ada kesan bahwa beberapa
peran lebih dominan daripada yang lain,
sehingga beberapa siswa merasa
terpinggirkan.
Guru berhasil mengatur peran yang
merata di antara semua peserta didik,
memastikan bahwa setiap individu
memiliki kontribusi yang berarti.
Semua siswa tidak memiliki kesempatan
untuk aktif berpartisipasi dalam
pembelajaran karena tidak diberi peran.
Beberapa peserta didik mungkin tidak
sepenuhnya memahami peran mereka
dalam kegiatan, sehingga kurangnya
keterlibatan yang maksimal.
Peran-peran yang diberikan mendukung
kolaborasi antar siswa dan memungkinkan
mereka untuk saling belajar satu sama
lain.
Guru mengajukan pertanyaan
yang menstimulasi proses diskusi
dan berpikir kritis
Guru hanya mengajukan pertanyaan yang
bersifat faktual dan tidak mendorong
siswa untuk berpikir lebih dalam.
Guru mengajukan pertanyaan yang
berpotensi menstimulasi diskusi, tetapi
tidak memberikan cukup waktu bagi siswa
untuk merespon atau menjawab.
Guru mengajukan pertanyaan yang
mendorong siswa untuk berpikir kritis dan
merangsang diskusi yang mendalam.
Tidak ada ruang bagi siswa untuk
menyelidiki atau merenungkan jawaban
mereka.
Beberapa siswa merasa tidak nyaman
untuk berkontribusi dalam diskusi karena
takut menjawab salah.
Semua siswa merasa nyaman untuk
berpartisipasi dalam diskusi dan
memberikan jawaban yang terbuka serta
berargumentasi.
Guru belum mengajukan pertanyaan yang
mendorong siswa untuk berpikir kritis atau
memulai diskusi.
Meskipun guru mengajukan pertanyaan,
tetapi tanggapan siswa seringkali hanya
berupa jawaban singkat atau terlalu
umum.
Guru berhasil mengajukan pertanyaan
yang menantang dan mendorong siswa
untuk berpikir kritis, sehingga memicu
diskusi yang beragam dan mendalam.
Tidak ada kesempatan bagi siswa untuk
berpartisipasi dalam diskusi karena tidak
ada pertanyaan yang diajukan.
Beberapa pertanyaan mungkin terlalu
mudah atau terlalu sulit bagi sebagian
besar siswa, sehingga menghambat proses
diskusi yang mendalam.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut
merangsang pemikiran reflektif siswa dan
memperluas pemahaman mereka tentang
materi pembelajaran.
Guru menfasilitasi terjadinya
diskusi kelompok yang interaktif,
kritis dan inklusif
Guru tidak memberikan arahan atau
bimbingan dalam membentuk kelompok
diskusi.
Guru membentuk kelompok diskusi, tetapi
tidak memberikan panduan yang jelas
mengenai tugas atau tujuan diskusi.
Guru berhasil membentuk kelompok
diskusi yang beragam dan memberikan
panduan yang jelas terkait tugas atau
tujuan diskusi.
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
Diskusi kelompok hanya melibatkan
beberapa siswa yang dominan, sementara
yang lainnya terdiam.
Beberapa kelompok diskusi tidak
mencapai tingkat interaksi atau kritisitas
yang diharapkan.
Setiap kelompok diskusi menciptakan
lingkungan yang inklusif dan merangsang
diskusi yang kritis serta interaktif.
Guru belum memfasilitasi terjadinya
diskusi kelompok yang interaktif, kritis,
dan inklusif.
Meskipun ada upaya untuk memfasilitasi
diskusi kelompok, tetapi beberapa
kelompok mungkin terlalu banyak
didominasi oleh satu atau dua siswa yang
berbicara.
Guru berhasil membentuk kelompok
diskusi yang heterogen dan memberikan
arahan yang jelas untuk mengarahkan
diskusi menuju tujuan pembelajaran.
Tidak ada pengaturan kelompok atau
panduan dari guru untuk membimbing
diskusi kelompok.
Beberapa siswa mungkin merasa tidak
nyaman dalam berpartisipasi dalam
diskusi kelompok karena kurangnya
dukungan atau arahan dari guru.
Diskusi kelompok berlangsung dengan
baik, dengan setiap siswa merasa dihargai
dan didukung untuk berkontribusi dalam
suasana yang inklusif.
7 Instruksi Pembelajaran
Guru memberikan penjelasan
yang mudah sesuai pemahaman
awal peserta didik
Guru belum memberikan penjelasan yang
sesuai dengan pemahaman awal peserta
didik.
Guru memberikan penjelasan, tetapi
terlalu cepat atau terlalu panjang sehingga
sulit dipahami oleh semua peserta didik.
Guru memberikan penjelasan yang
disesuaikan dengan tingkat pemahaman
awal peserta didik.
Penjelasan yang diberikan terlalu
kompleks atau sulit dipahami oleh
sebagian besar peserta didik.
Beberapa peserta didik mungkin masih
mengalami kesulitan dalam memahami
konsep yang diajarkan.
Penjelasan disampaikan dengan jelas dan
terstruktur, sehingga semua peserta didik
dapat memahami dengan baik.
Guru belum memulai sesi pembelajaran
dengan memberikan penjelasan yang
mudah dipahami sesuai dengan
pemahaman awal peserta didik.
Guru memberikan penjelasan dengan
bahasa yang sederhana, namun terlalu
singkat sehingga beberapa peserta didik
mungkin masih merasa kebingungan.
Guru berhasil menyampaikan penjelasan
dengan bahasa yang mudah dipahami dan
sesuai dengan pemahaman awal peserta
didik.
Tidak ada upaya dari guru untuk
mengevaluasi pemahaman awal peserta
didik sebelum memberikan penjelasan.
Beberapa konsep mungkin tidak dijelaskan
secara mendalam sehingga peserta didik
tidak mendapatkan pemahaman yang
utuh.
Penjelasan disampaikan secara sistematis
dan memberikan pemahaman yang
mendalam kepada semua peserta didik
INSTRUKSI PEMBELAJARAN
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
Guru memberikan contoh
kontekstual dan relevan dengan
keseharian peserta didik
Guru belum memberikan contoh yang
terkait dengan kehidupan sehari-hari
peserta didik.
Guru memberikan contoh yang relevan,
tetapi tidak cukup banyak atau variatif.
Guru berhasil memberikan contoh yang
relevan dengan kehidupan sehari-hari
peserta didik.
Contoh yang diberikan terlalu abstrak
sehingga sulit dipahami atau dihubungkan
oleh peserta didik.
Beberapa peserta didik mungkin masih
kesulitan untuk mengaitkan contoh
dengan pengalaman mereka sendiri.
Contoh-contoh tersebut membantu
peserta didik untuk lebih memahami
konsep yang diajarkan dan mengaitkannya
dengan pengalaman mereka sendiri.
Guru belum menyediakan contoh yang
terkait dengan kehidupan sehari-hari
peserta didik.
Meskipun guru memberikan beberapa
contoh, namun kurangnya variasi dalam
konteks membuat beberapa peserta didik
sulit untuk mengaitkan dengan
pengalaman pribadi mereka.
Guru berhasil memberikan beragam
contoh yang relevan dengan kehidupan
sehari-hari peserta didik.
Tidak ada upaya dari guru untuk
mengaitkan konsep pembelajaran dengan
situasi dunia nyata yang dikenal peserta
didik.
Beberapa contoh mungkin terlalu rumit
atau tidak langsung terkait dengan
kehidupan sehari-hari peserta didik.
Contoh-contoh tersebut membantu
memperjelas konsep yang diajarkan dan
memperkuat pemahaman peserta didik.
Guru menyampaikan penjelasan
secara terstruktur dan logis
Guru belum menyampaikan penjelasan
secara terstruktur atau berurutan.
Guru menyampaikan penjelasan secara
terstruktur, tetapi ada beberapa
kesenjangan logis dalam penyampaian
materi.
Guru menyampaikan penjelasan dengan
struktur yang jelas dan logis.
Penjelasan terkesan acak dan sulit untuk
diikuti oleh peserta didik.
Beberapa peserta didik mungkin masih
mengalami kebingungan dalam mengikuti
alur penjelasan.
Setiap langkah dalam penjelasan
terhubung secara konsisten sehingga
memudahkan peserta didik untuk
mengikuti pemahaman konsep yang
diajarkan.
Guru belum menyampaikan penjelasan
secara terstruktur atau logis.
Guru memberikan penjelasan yang
terstruktur, tetapi kurangnya pengaturan
kronologis atau logika membuat peserta
didik sulit mengikuti alur penjelasan.
Guru menyampaikan penjelasan dengan
struktur yang terorganisir dengan baik dan
logis.
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
Tidak ada urutan yang jelas dalam
penyampaian materi, menyebabkan
kebingungan pada peserta didik.
Beberapa konsep mungkin disampaikan
secara terpisah tanpa mengaitkan satu
sama lain, menyebabkan kebingungan.
Setiap bagian dari penjelasan saling terkait
dan mengikuti alur yang jelas, sehingga
memudahkan peserta didik untuk
memahami hubungan antar konsep.
8 Instruksi yang Adaptif
Guru melakukan strategi
pembelajaran yang responsif
terhadap peserta didik
Guru belum menyesuaikan strategi
pembelajaran dengan kebutuhan atau
minat peserta didik.
Guru mencoba beberapa strategi
pembelajaran, tetapi belum
mengidentifikasi secara tepat apa yang
paling responsif terhadap peserta didik.
Guru berhasil menggunakan beragam
strategi pembelajaran yang responsif
terhadap kebutuhan dan minat peserta
didik.
Tidak ada upaya untuk memperhatikan
respons individu peserta didik terhadap
metode pembelajaran yang digunakan.
Beberapa peserta didik mungkin tidak
terlibat sepenuhnya dalam pembelajaran
karena kurangnya keterlibatan mereka
dalam pemilihan strategi.
Peserta didik merespons positif terhadap
strategi yang digunakan dan terlibat aktif
dalam proses pembelajaran.
Guru belum memperhatikan perbedaan
kebutuhan dan minat antara satu peserta
didik dengan yang lain dalam
merencanakan dan menerapkan strategi
pembelajaran.
Meskipun guru menggunakan berbagai
strategi pembelajaran, namun belum
mengukur keefektifan masing-masing
strategi.
Guru tidak hanya menggunakan beragam
strategi pembelajaran, tetapi juga secara
terus-menerus mengevaluasi respons
peserta didik terhadap setiap strategi yang
digunakan.
Tidak terlihat upaya untuk mengadaptasi
strategi pembelajaran sesuai dengan
respons dan tingkat pemahaman peserta
didik.
Beberapa peserta didik mungkin masih
mengalami kesulitan dalam pemahaman
materi meskipun telah menggunakan
strategi yang berbeda.
Peserta didik menunjukkan kemajuan
dalam pemahaman mereka dan terlibat
aktif dalam pembelajaran karena respons
positif terhadap strategi pembelajaran
yang disesuaikan.
Guru melakukan penyesuaian
pembelajaran mengacu kondisi,
kebutuhan, dan karakteristik
peserta didik
Guru belum melakukan penyesuaian
dalam pembelajaran berdasarkan kondisi
atau kebutuhan individual peserta didik.
Guru mencoba melakukan penyesuaian,
tetapi kurangnya pemahaman mendalam
tentang kebutuhan individu membuat
penyesuaian tidak efektif.
Guru berhasil menyesuaikan pembelajaran
dengan kondisi, kebutuhan, dan
karakteristik individu peserta didik.
INSTRUKSI YANG ADAPTIF
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
Tidak ada rencana yang jelas untuk
mengakomodasi perbedaan antara
peserta didik.
Beberapa peserta didik mungkin masih
merasa terabaikan atau tidak didukung
secara memadai.
Setiap peserta didik merasa didukung dan
dihargai, sehingga mereka dapat belajar
dengan lebih efektif.
Guru belum melakukan observasi atau
penilaian yang cukup untuk memahami
kondisi, kebutuhan, dan karakteristik
individu setiap peserta didik.
Guru melakukan penyesuaian, tetapi
hanya berdasarkan pada asumsi umum
tanpa konsultasi langsung dengan peserta
didik atau pengamatan terhadap
kebutuhan mereka.
Guru secara aktif berkomunikasi dengan
peserta didik untuk memahami kebutuhan
dan preferensi mereka, kemudian
menyesuaikan pembelajaran berdasarkan
informasi tersebut.
Tidak terlihat tindakan yang diambil untuk
menyesuaikan pembelajaran berdasarkan
perbedaan individual peserta didik.
Beberapa peserta didik mungkin tidak
mendapatkan penyesuaian yang tepat
sehingga masih mengalami kesulitan
dalam pembelajaran.
Penyesuaian yang dilakukan
memungkinkan setiap peserta didik untuk
belajar dengan cara yang sesuai dengan
gaya belajar mereka, sehingga mencapai
hasil pembelajaran yang optimal.
Guru merefleksikan praktik
pembelajaran yang melibatkan
peserta didik
Guru belum melibatkan peserta didik
dalam refleksi terhadap praktik
pembelajaran.
Guru mencoba untuk merefleksikan
praktik pembelajaran, tetapi kurangnya
struktur atau bimbingan membuat refleksi
tidak berjalan dengan baik.
Guru berhasil melibatkan peserta didik
dalam refleksi terhadap praktik
pembelajaran.
Tidak ada waktu yang dialokasikan untuk
diskusi reflektif atau evaluasi bersama.
Beberapa peserta didik mungkin tidak
terlibat sepenuhnya dalam proses refleksi.
Diskusi reflektif membantu peserta didik
untuk memahami lebih baik tentang
proses pembelajaran mereka dan
memberikan masukan yang berharga bagi
guru.
Guru belum mengintegrasikan refleksi
terhadap praktik pembelajaran sebagai
bagian dari rutinitas pembelajaran.
Meskipun guru melakukan refleksi atas
praktik pembelajaran, namun tidak ada
tindakan konkret yang diambil
berdasarkan hasil refleksi tersebut.
Guru secara teratur melibatkan peserta
didik dalam refleksi terhadap praktik
pembelajaran, dan bersama-sama mereka
mengidentifikasi area-area yang perlu
perbaikan.
No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif
Tidak ada kesempatan yang diberikan
kepada peserta didik untuk berpartisipasi
dalam refleksi dan memberikan masukan
tentang pengalaman pembelajaran
mereka.
Peserta didik mungkin tidak merasakan
dampak positif dari proses refleksi yang
dilakukan oleh guru.
Berdasarkan refleksi tersebut, guru
mengambil langkah-langkah konkret untuk
meningkatkan kualitas pembelajaran dan
menciptakan lingkungan yang lebih efektif
bagi peserta didik.

More Related Content

What's hot

E 2 144 dian purnama sari -- 01.c._lembar_peta_aktivitas_lokakarya 3
E 2 144 dian purnama sari -- 01.c._lembar_peta_aktivitas_lokakarya 3E 2 144 dian purnama sari -- 01.c._lembar_peta_aktivitas_lokakarya 3
E 2 144 dian purnama sari -- 01.c._lembar_peta_aktivitas_lokakarya 3
Dian Sari
 
Surat keterangan kelakuan baik
Surat keterangan kelakuan baikSurat keterangan kelakuan baik
Surat keterangan kelakuan baik
Muhamad Al-fatih
 
E 2 144 dian purnama sari -- 01.b._lembar_peta_aktivitas_p2
E 2 144 dian purnama sari -- 01.b._lembar_peta_aktivitas_p2E 2 144 dian purnama sari -- 01.b._lembar_peta_aktivitas_p2
E 2 144 dian purnama sari -- 01.b._lembar_peta_aktivitas_p2
Dian Sari
 
Rancangan pembelajaran terpadu di tk dengan model jaring
Rancangan pembelajaran terpadu di tk dengan model jaringRancangan pembelajaran terpadu di tk dengan model jaring
Rancangan pembelajaran terpadu di tk dengan model jaring
husnun niam
 
Model pengembangan-kurikulum-taba
Model pengembangan-kurikulum-tabaModel pengembangan-kurikulum-taba
Model pengembangan-kurikulum-taba
Princess Indry
 
Ppt penguatan lokakarya
Ppt penguatan lokakaryaPpt penguatan lokakarya
Ppt penguatan lokakarya
Dian Sari
 
LK Demontrasi Kontekstual_Desain Layanan Bimbingan dan Konseling.pdf
LK Demontrasi Kontekstual_Desain Layanan Bimbingan dan Konseling.pdfLK Demontrasi Kontekstual_Desain Layanan Bimbingan dan Konseling.pdf
LK Demontrasi Kontekstual_Desain Layanan Bimbingan dan Konseling.pdf
Mochamad Yahya
 

What's hot (20)

E 2 144 dian purnama sari -- 01.c._lembar_peta_aktivitas_lokakarya 3
E 2 144 dian purnama sari -- 01.c._lembar_peta_aktivitas_lokakarya 3E 2 144 dian purnama sari -- 01.c._lembar_peta_aktivitas_lokakarya 3
E 2 144 dian purnama sari -- 01.c._lembar_peta_aktivitas_lokakarya 3
 
Catatan Kepala Sekolah Penilaian Observasi Gur 2.pdf
Catatan Kepala Sekolah Penilaian Observasi Gur 2.pdfCatatan Kepala Sekolah Penilaian Observasi Gur 2.pdf
Catatan Kepala Sekolah Penilaian Observasi Gur 2.pdf
 
Surat keterangan kelakuan baik
Surat keterangan kelakuan baikSurat keterangan kelakuan baik
Surat keterangan kelakuan baik
 
Contoh proposal ijin memimpin swasta
Contoh proposal ijin memimpin swastaContoh proposal ijin memimpin swasta
Contoh proposal ijin memimpin swasta
 
E 2 144 dian purnama sari -- 01.b._lembar_peta_aktivitas_p2
E 2 144 dian purnama sari -- 01.b._lembar_peta_aktivitas_p2E 2 144 dian purnama sari -- 01.b._lembar_peta_aktivitas_p2
E 2 144 dian purnama sari -- 01.b._lembar_peta_aktivitas_p2
 
Panduan Menyusun CP ke TP dan ATP.pptx
Panduan Menyusun CP ke TP dan ATP.pptxPanduan Menyusun CP ke TP dan ATP.pptx
Panduan Menyusun CP ke TP dan ATP.pptx
 
Surat keterangan-mengajar-ok1
Surat keterangan-mengajar-ok1Surat keterangan-mengajar-ok1
Surat keterangan-mengajar-ok1
 
Rancangan pembelajaran terpadu di tk dengan model jaring
Rancangan pembelajaran terpadu di tk dengan model jaringRancangan pembelajaran terpadu di tk dengan model jaring
Rancangan pembelajaran terpadu di tk dengan model jaring
 
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (1).pptx
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (1).pptxProjek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (1).pptx
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (1).pptx
 
Surat Undangan MGMP
Surat Undangan MGMPSurat Undangan MGMP
Surat Undangan MGMP
 
MATERI PERSIAPAN ANBK 2022.pptx
MATERI PERSIAPAN ANBK 2022.pptxMATERI PERSIAPAN ANBK 2022.pptx
MATERI PERSIAPAN ANBK 2022.pptx
 
Model pengembangan-kurikulum-taba
Model pengembangan-kurikulum-tabaModel pengembangan-kurikulum-taba
Model pengembangan-kurikulum-taba
 
Prakarsa Perubahan dan kanvas ATAP.pptx
Prakarsa Perubahan dan kanvas ATAP.pptxPrakarsa Perubahan dan kanvas ATAP.pptx
Prakarsa Perubahan dan kanvas ATAP.pptx
 
Surat pengantar lomba
Surat pengantar lombaSurat pengantar lomba
Surat pengantar lomba
 
Buku program eksrta 17 18
Buku program eksrta 17 18Buku program eksrta 17 18
Buku program eksrta 17 18
 
1.1.a.7 demonstrasi kontekstual
1.1.a.7 demonstrasi kontekstual1.1.a.7 demonstrasi kontekstual
1.1.a.7 demonstrasi kontekstual
 
Contoh fakta integritas untuk guru
Contoh fakta integritas untuk guruContoh fakta integritas untuk guru
Contoh fakta integritas untuk guru
 
Ppt penguatan lokakarya
Ppt penguatan lokakaryaPpt penguatan lokakarya
Ppt penguatan lokakarya
 
LK Demontrasi Kontekstual_Desain Layanan Bimbingan dan Konseling.pdf
LK Demontrasi Kontekstual_Desain Layanan Bimbingan dan Konseling.pdfLK Demontrasi Kontekstual_Desain Layanan Bimbingan dan Konseling.pdf
LK Demontrasi Kontekstual_Desain Layanan Bimbingan dan Konseling.pdf
 
Contoh Isian rencana aksi untuk guru.docx
Contoh Isian rencana aksi untuk guru.docxContoh Isian rencana aksi untuk guru.docx
Contoh Isian rencana aksi untuk guru.docx
 

Similar to Catatan di setiap Indikator Fokus Perilaku

Rubrik Praktik Observasi Kelas dan RPP Hasil
Rubrik Praktik Observasi Kelas dan RPP HasilRubrik Praktik Observasi Kelas dan RPP Hasil
Rubrik Praktik Observasi Kelas dan RPP Hasil
SDN3Sukamukti
 
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docxLaporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
Jajang Sulaeman
 
LK. 3 Best Practice PPL.1 dan PPL. 2 Siklus 2.pdf
LK. 3 Best Practice PPL.1 dan PPL. 2 Siklus 2.pdfLK. 3 Best Practice PPL.1 dan PPL. 2 Siklus 2.pdf
LK. 3 Best Practice PPL.1 dan PPL. 2 Siklus 2.pdf
AhsalAhsal
 
demonstrasi kontekstual modul 3.1233333333
demonstrasi kontekstual modul 3.1233333333demonstrasi kontekstual modul 3.1233333333
demonstrasi kontekstual modul 3.1233333333
HenyAkbarMarwiana
 

Similar to Catatan di setiap Indikator Fokus Perilaku (20)

Formulir B Disiplin Positifkjsdfaf;jwier[ o.docx
Formulir B Disiplin Positifkjsdfaf;jwier[ o.docxFormulir B Disiplin Positifkjsdfaf;jwier[ o.docx
Formulir B Disiplin Positifkjsdfaf;jwier[ o.docx
 
PPT Rubrik Pelaksanaan Observasi Kelas.pptx
PPT Rubrik Pelaksanaan Observasi Kelas.pptxPPT Rubrik Pelaksanaan Observasi Kelas.pptx
PPT Rubrik Pelaksanaan Observasi Kelas.pptx
 
DOKUMEN PENGELOLAAN KINERJA GURU DAN KEPALA SEKOLAH LENGKAP.pdf
DOKUMEN PENGELOLAAN KINERJA GURU DAN KEPALA SEKOLAH LENGKAP.pdfDOKUMEN PENGELOLAAN KINERJA GURU DAN KEPALA SEKOLAH LENGKAP.pdf
DOKUMEN PENGELOLAAN KINERJA GURU DAN KEPALA SEKOLAH LENGKAP.pdf
 
Rubrik Praktik Observasi Kelas dan RPP Hasil
Rubrik Praktik Observasi Kelas dan RPP HasilRubrik Praktik Observasi Kelas dan RPP Hasil
Rubrik Praktik Observasi Kelas dan RPP Hasil
 
contohRubrik Praktik Observasi Kelas (1).pdf
contohRubrik Praktik Observasi Kelas (1).pdfcontohRubrik Praktik Observasi Kelas (1).pdf
contohRubrik Praktik Observasi Kelas (1).pdf
 
Strategi pengelolaan kelas
Strategi pengelolaan kelasStrategi pengelolaan kelas
Strategi pengelolaan kelas
 
KETERAMPILAN PENGELOLAAN KELAS.pptx
KETERAMPILAN PENGELOLAAN KELAS.pptxKETERAMPILAN PENGELOLAAN KELAS.pptx
KETERAMPILAN PENGELOLAAN KELAS.pptx
 
Prakarsa Perubahan dan kanvas ATAP.pptx
Prakarsa Perubahan dan kanvas ATAP.pptx Prakarsa Perubahan dan kanvas ATAP.pptx
Prakarsa Perubahan dan kanvas ATAP.pptx
 
Modul KB 4 Penguatan
Modul KB 4 PenguatanModul KB 4 Penguatan
Modul KB 4 Penguatan
 
Bab 1 modul kb 4 penguatan(1)
Bab 1 modul kb 4 penguatan(1)Bab 1 modul kb 4 penguatan(1)
Bab 1 modul kb 4 penguatan(1)
 
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docxLaporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
Laporan RHK PMM Observasi Target Perilaku.docx
 
Modul KB 5 Mendakan Variasi
Modul KB 5 Mendakan VariasiModul KB 5 Mendakan Variasi
Modul KB 5 Mendakan Variasi
 
BK.pptx
BK.pptxBK.pptx
BK.pptx
 
BK.pptx
BK.pptxBK.pptx
BK.pptx
 
Konsep-Guru-Merdeka-Belajar.pdf
Konsep-Guru-Merdeka-Belajar.pdfKonsep-Guru-Merdeka-Belajar.pdf
Konsep-Guru-Merdeka-Belajar.pdf
 
LK. 3 Best Practice PPL.1 dan PPL. 2 Siklus 2.pdf
LK. 3 Best Practice PPL.1 dan PPL. 2 Siklus 2.pdfLK. 3 Best Practice PPL.1 dan PPL. 2 Siklus 2.pdf
LK. 3 Best Practice PPL.1 dan PPL. 2 Siklus 2.pdf
 
Keterampilan dan strategi
Keterampilan dan strategiKeterampilan dan strategi
Keterampilan dan strategi
 
1216 2384-1-sm
1216 2384-1-sm1216 2384-1-sm
1216 2384-1-sm
 
Sbafl 2011 juliana
Sbafl 2011  julianaSbafl 2011  juliana
Sbafl 2011 juliana
 
demonstrasi kontekstual modul 3.1233333333
demonstrasi kontekstual modul 3.1233333333demonstrasi kontekstual modul 3.1233333333
demonstrasi kontekstual modul 3.1233333333
 

Recently uploaded

443016507-Sediaan-obat-PHYCOPHYTA-MYOPHYTA-dan-MYCOPHYTA-pptx.pptx
443016507-Sediaan-obat-PHYCOPHYTA-MYOPHYTA-dan-MYCOPHYTA-pptx.pptx443016507-Sediaan-obat-PHYCOPHYTA-MYOPHYTA-dan-MYCOPHYTA-pptx.pptx
443016507-Sediaan-obat-PHYCOPHYTA-MYOPHYTA-dan-MYCOPHYTA-pptx.pptx
ErikaPutriJayantini
 
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptxAksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
AgusSuarno2
 

Recently uploaded (20)

MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN PANCASILA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Analisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.ppt
Analisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.pptAnalisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.ppt
Analisis Regresi Analisis Regresi dan Korelasi.ppt
 
Aksi Nyata Modul 1.3 Visi Guru penggerak
Aksi Nyata Modul 1.3 Visi Guru penggerakAksi Nyata Modul 1.3 Visi Guru penggerak
Aksi Nyata Modul 1.3 Visi Guru penggerak
 
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI TARI KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
Informatika Latihan Soal Kelas Tujuh.pptx
Informatika Latihan Soal Kelas Tujuh.pptxInformatika Latihan Soal Kelas Tujuh.pptx
Informatika Latihan Soal Kelas Tujuh.pptx
 
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI RUPA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR IPAS KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI (PAIBP) KELAS 5.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI (PAIBP) KELAS 5.pdfMODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI (PAIBP) KELAS 5.pdf
MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI (PAIBP) KELAS 5.pdf
 
Materi Kimfar Asam,Basa,Buffer dan Garam
Materi Kimfar Asam,Basa,Buffer dan GaramMateri Kimfar Asam,Basa,Buffer dan Garam
Materi Kimfar Asam,Basa,Buffer dan Garam
 
Materi E-modul Ekosistem kelas X SMA.docx
Materi E-modul Ekosistem kelas X SMA.docxMateri E-modul Ekosistem kelas X SMA.docx
Materi E-modul Ekosistem kelas X SMA.docx
 
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
PELAKSANAAN + Link2 MATERI Training_ "AUDIT INTERNAL + SISTEM MANAJEMEN MUTU ...
 
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR BAHASA INDONESIA KELAS 5 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
E-modul materi Ekosistem Kelas 10 SMA (Preview)
E-modul materi Ekosistem Kelas 10 SMA (Preview)E-modul materi Ekosistem Kelas 10 SMA (Preview)
E-modul materi Ekosistem Kelas 10 SMA (Preview)
 
443016507-Sediaan-obat-PHYCOPHYTA-MYOPHYTA-dan-MYCOPHYTA-pptx.pptx
443016507-Sediaan-obat-PHYCOPHYTA-MYOPHYTA-dan-MYCOPHYTA-pptx.pptx443016507-Sediaan-obat-PHYCOPHYTA-MYOPHYTA-dan-MYCOPHYTA-pptx.pptx
443016507-Sediaan-obat-PHYCOPHYTA-MYOPHYTA-dan-MYCOPHYTA-pptx.pptx
 
Variasi dan Gaya Mengajar, Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar
Variasi dan Gaya Mengajar, Mata Kuliah Strategi Belajar MengajarVariasi dan Gaya Mengajar, Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar
Variasi dan Gaya Mengajar, Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar
 
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptxAksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
Aksi Nyata Cegah Perundungan Mulai dari Kelas [Guru].pptx
 
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
Materi: Mengapa tidak memanfaatkan Media ?
 
Mekanisme Mendengar Pada Manusia dan Hewan.pptx
Mekanisme Mendengar Pada Manusia dan Hewan.pptxMekanisme Mendengar Pada Manusia dan Hewan.pptx
Mekanisme Mendengar Pada Manusia dan Hewan.pptx
 
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR MATEMATIKA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdfMODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
MODUL AJAR SENI RUPA KELAS 2 KURIKULUM MERDEKA.pdf
 

Catatan di setiap Indikator Fokus Perilaku

  • 1. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif 1 Keteraturan Suasana Kelas Guru jarang memberikan penguatan positif kepada siswa selama interaksi kelas. Guru menggunakan bahasa yang positif, tetapi terlihat kurang ramah dan hangat dalam berinteraksi dengan siswa. Guru secara konsisten menggunakan bahasa yang positif dan penguatan positif yang membangun selama interaksi dengan siswa. Siswa memperoleh tanggapan yang negatif dari guru ketika mereka berbagi ide atau pendapat. Penguatan positif diberikan tetapi tidak sesuai dengan prestasi atau usaha siswa Guru memberikan pujian yang spesifik dan relevan kepada siswa untuk pencapaian atau usaha mereka Guru jarang menggunakan bahasa tubuh yang mendukung untuk menunjukkan dukungan dan penghargaan kepada siswa. Meskipun guru menggunakan bahasa yang positif, nada suaranya terdengar kurang ramah dan terbuka. Guru memberikan senyum dan kontak mata yang hangat kepada siswa, menciptakan suasana yang nyaman dan terbuka dalam kelas. Tidak terlihat upaya guru untuk mengidentifikasi dan menghargai keberagaman pendapat siswa. Pujian yang diberikan oleh guru terlalu umum dan kurang spesifik, sehingga siswa tidak merasa diapresiasi secara individual. Penguatan positif diberikan secara langsung kepada siswa, dengan menyebutkan tindakan spesifik yang mereka lakukan dengan baik. Guru tidak menggunakan strategi pengelompokan selama sesi pembelajaran. Guru menggunakan strategi pengelompokan, tetapi komposisi kelompok tidak dipertimbangkan dengan baik sehingga ada kelompok yang tidak produktif. Guru mengatur strategi pengelompokan yang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan memastikan setiap siswa terlibat aktif dalam kegiatan kelompok. Saat ada kegiatan kelompok, beberapa siswa tidak terlibat aktif dan lebih banyak berdiam diri. Meskipun siswa ditempatkan dalam kelompok, mereka terlihat cenderung bekerja sendiri dan tidak berkolaborasi dengan anggota kelompoknya. Kelompok bekerja sama dengan baik, saling mendukung, dan menghasilkan karya yang mencerminkan kolaborasi. Guru tidak memberikan arahan yang jelas kepada siswa tentang bagaimana mereka harus bekerja dalam kelompok. Guru mengelompokkan siswa tetapi tidak memberikan arahan yang cukup untuk memastikan kerja sama yang efektif di antara anggota kelompok. Guru memberikan arahan yang jelas kepada setiap kelompok tentang tugas mereka dan harapan yang diinginkan dari kerja kelompok. Contoh Catatan di Setiap Indikator Pada Fokus Perilaku Guru Melakukan Komunikasi Positif Untuk membangun suasana kelas yang positif Guru Melakukan Strategi Pengelompokan untuk Mengaktifkan Keterlibatan Peserta Didik: KETERATURAN SUASANA KELAS
  • 2. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif Pengelompokan yang dibuat oleh guru tidak mempertimbangkan kebutuhan individu siswa sehingga beberapa siswa merasa tidak termotivasi. Siswa dalam kelompok terlihat saling bergantung pada satu atau dua anggota kelompok, sehingga siswa lainnya tidak terlibat secara aktif. Siswa dalam kelompok terlibat aktif dalam diskusi, berbagi ide, dan mencapai tujuan tugas bersama-sama. Guru tidak memperkenalkan aturan kelas kepada siswa pada awal tahun ajaran. Guru membuat aturan kelas tetapi tidak menjelaskan secara jelas kepada siswa Guru mengadakan sesi pembuatan aturan kelas bersama siswa dan menjelaskan dengan jelas konsekuensi dari pelanggaran aturan. Selama observasi, guru tidak mengingatkan siswa tentang aturan kelas yang telah ditetapkan sebelumnya. Meskipun aturan kelas telah dibuat, guru jarang mengingatkan siswa untuk mematuhinya selama proses pembelajaran. Guru secara konsisten mengingatkan siswa untuk mematuhi aturan kelas dan memberikan penguatan positif kepada siswa yang patuh Guru belum membuat aturan/kesepakatan kelas atau menyusunnya bersama siswa. Guru mempunyai aturan kelas tetapi tidak memastikan pemahaman yang jelas dari siswa tentang aturan tersebut. Guru menyusun aturan/kesepakatan kelas bersama siswa, memastikan pemahaman yang jelas dan komitmen dari semua siswa. Aturan kelas yang telah dibuat tidak diposting di tempat yang terlihat atau diingatkan kepada siswa secara berkala. Selama proses pembelajaran, guru jarang mengingatkan siswa tentang aturan kelas yang telah ditetapkan. Selama observasi, guru secara konsisten mengingatkan siswa tentang aturan kelas dan memberikan penguatan positif kepada siswa yang mematuhinya. 2 Disiplin Positif Guru melakukan Refleksi Dinamika Kelas untuk menerapkan kesepakatan kelas Guru tidak melakukan refleksi terhadap dinamika kelas dan keterlaksanaan kesepakatan kelas setelah kegiatan pembelajaran. Guru melakukan refleksi terhadap keterlaksanaan kesepakatan kelas tetapi tidak secara teratur atau terstruktur. Guru secara rutin melibatkan siswa dalam refleksi dinamika kelas dan kesepakatan kelas setelah setiap kegiatan pembelajaran. Tidak terlihat upaya dari guru untuk mengajak siswa untuk merefleksikan kesepakatan kelas dan menerapkannya dalam situasi nyata di kelas. Siswa terlibat dalam refleksi, tetapi tidak ada tindakan konkret yang diambil untuk menerapkan kesepakatan kelas dalam kegiatan pembelajaran berikutnya. Siswa terlihat memahami pentingnya kesepakatan kelas dan secara aktif menerapkannya dalam berbagai situasi di kelas. Peserta Didik: Guru Membuat dan Mengingatkan Aturan/Kesepakatan Kelas: DISIPLIN POSITIF
  • 3. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif Guru tidak mengadakan sesi refleksi pasca- pembelajaran untuk mengevaluasi keterlaksanaan kesepakatan kelas. Guru melakukan refleksi sesekali, tetapi kurang mendalam atau tidak terstruktur. Guru secara teratur melakukan refleksi pasca-pembelajaran dengan siswa, mengevaluasi keterlaksanaan kesepakatan kelas dan mengidentifikasi area yang perlu perbaikan. Tidak ada kesempatan bagi siswa untuk memberikan umpan balik atau pertanyaan terkait kesepakatan kelas. Siswa diminta untuk berpartisipasi dalam refleksi tetapi hanya sebagian kecil dari mereka yang terlibat aktif. Siswa aktif terlibat dalam refleksi, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan bersama-sama dengan guru, mereka menghasilkan strategi untuk meningkatkan penerapan kesepakatan kelas. Guru tidak menyempatkan waktu dalam jadwal untuk merevisi atau menambahkan kesepakatan kelas yang relevan dengan dinamika kelas terbaru. Meskipun ada refleksi, tidak ada tindakan konkret yang diambil untuk menerapkan hasil refleksi dalam praktik pembelajaran berikutnya Guru mengimplementasikan perubahan berdasarkan hasil refleksi dan terus memantau kemajuannya. Guru melakukan Penguatan Positif terhadap perilaku yang sesuai atau mendukung kesepakatan kelas Guru jarang memberikan penguatan positif kepada siswa ketika mereka menunjukkan perilaku yang sesuai dengan kesepakatan kelas. Guru memberikan penguatan positif terhadap perilaku yang sesuai, tetapi tidak konsisten dalam memberikannya. Guru secara konsisten memberikan penguatan positif kepada siswa yang mematuhi kesepakatan kelas, baik secara verbal maupun non-verbal. Tidak ada pengakuan atau apresiasi yang diberikan oleh guru kepada siswa yang mematuhi kesepakatan kelas. Siswa menerima penguatan positif tetapi tidak terlihat terdorong untuk mempertahankan perilaku yang positif tersebut. Siswa merespons dengan baik terhadap penguatan positif dan terlihat termotivasi untuk mempertahankan perilaku yang sesuai dengan kesepakatan kelas. Guru jarang memberikan penguatan positif kepada siswa saat mereka mematuhi kesepakatan kelas. Guru memberikan penguatan positif terhadap perilaku yang sesuai, tetapi tidak konsisten dalam memberikannya. Guru secara konsisten memberikan penguatan positif kepada siswa yang mematuhi kesepakatan kelas, baik secara verbal maupun non-verbal. Tidak ada pengakuan atau apresiasi yang diberikan oleh guru kepada siswa yang mematuhi kesepakatan kelas. Siswa menerima penguatan positif tetapi tidak terlihat terdorong untuk mempertahankan perilaku yang positif tersebut. Siswa merespons dengan baik terhadap penguatan positif dan terlihat termotivasi untuk mempertahankan perilaku yang sesuai dengan kesepakatan kelas.
  • 4. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif Guru tidak memperhatikan perilaku positif siswa, lebih fokus pada perilaku yang melanggar. Penguatan positif hanya diberikan kepada sebagian kecil siswa, sisanya tidak mendapatkan pengakuan yang layak meskipun mereka mematuhi kesepakatan kelas. Penguatan positif diberikan kepada semua siswa yang mematuhi kesepakatan kelas, menciptakan lingkungan yang positif dan mendukung di kelas. Guru menfasilitasi peserta didik menyadari konsekuensi dan memperbaiki perilaku melanggarnya (restitusi) Guru tidak mengakomodasi waktu untuk membahas konsekuensi pelanggaran kesepakatan kelas atau memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperbaiki perilaku mereka. Guru menyadari pelanggaran kesepakatan kelas tetapi tidak memberikan kesempatan restitusi kepada siswa yang melanggar dengan tepat. Guru secara teratur memberikan kesempatan kepada siswa untuk merefleksikan pelanggaran kesepakatan kelas dan memperbaiki perilaku mereka melalui tindakan restitusi. Tidak ada langkah yang diambil oleh guru untuk memberikan kesempatan restitusi kepada siswa yang melanggar kesepakatan kelas. Siswa diberikan kesempatan restitusi tetapi tidak ada langkah konkret yang diambil untuk mencegah pelanggaran serupa di masa depan. Siswa terlibat aktif dalam proses restitusi, memahami konsekuensi dari perilaku mereka, dan berkomitmen untuk tidak melanggar kesepakatan kelas lagi. Guru tidak memberikan kesempatan bagi siswa untuk merefleksikan perilaku melanggar dan memperbaikinya. Guru memberikan kesempatan bagi siswa untuk merefleksikan perilaku melanggar, tetapi tidak memberikan panduan yang cukup untuk memperbaikinya. Guru secara teratur memberikan kesempatan bagi siswa untuk merefleksikan perilaku melanggar, memahami konsekuensinya, dan merencanakan tindakan perbaikan. Tidak ada kesempatan bagi siswa untuk memahami dan merenungkan konsekuensi dari perilaku melanggar kesepakatan kelas. Restitusi dilakukan tetapi tidak efektif dalam mencegah perilaku melanggar berulang. Proses restitusi efektif dalam membantu siswa memahami dampak dari perilaku mereka dan mendorong mereka untuk bertanggung jawab atas tindakan mereka. Guru tidak memiliki prosedur yang jelas untuk memfasilitasi restitusi bagi siswa yang melanggar kesepakatan kelas. Siswa terlibat dalam proses restitusi tetapi tidak ada perubahan yang signifikan dalam perilaku mereka. Siswa terlibat aktif dalam memperbaiki perilaku mereka dan menunjukkan perubahan yang positif setelah proses restitusi. EKSPEKTASI PADA PESERTA DIDIK
  • 5. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif 3 Ekspektasi Pada Peserta didik Guru Mengkomunikasikan harapannya yang tinggi terhadap masa depan seluruh peserta didiknya Guru belum secara eksplisit menyampaikan harapannya yang tinggi terhadap masa depan semua siswa selama observasi. Guru menyampaikan harapannya terhadap masa depan siswa tetapi terkesan umum dan tidak terkait langsung dengan kebutuhan dan potensi individu siswa. Guru secara konsisten menyampaikan harapannya yang tinggi terhadap masa depan setiap siswa, dengan mengakomodasi kebutuhan dan potensi individu mereka Tidak terlihat upaya dari guru untuk menginspirasi siswa dengan visi yang kuat tentang potensi mereka di masa depan. Siswa mungkin tidak merespons secara aktif terhadap harapan tersebut karena kurangnya keterkaitan dengan tujuan dan aspirasi pribadi mereka. Siswa merespons positif terhadap harapan guru, merasa didukung dan termotivasi untuk meraih tujuan mereka di masa depan. Guru belum secara eksplisit menyampaikan harapannya yang tinggi terhadap masa depan setiap siswa selama observasi. Guru telah menyampaikan harapannya tentang masa depan siswa, tetapi hanya kepada beberapa siswa yang tampak lebih berprestasi. Guru secara rutin menyampaikan pesan yang jelas tentang harapannya terhadap masa depan semua siswa di kelas. Tidak ada interaksi di mana guru membicarakan masa depan siswa dengan mereka. Saat guru berbicara tentang masa depan, siswa mungkin tidak sepenuhnya terlibat atau merasa terhubung. Guru berinteraksi secara personal dengan setiap siswa untuk membicarakan aspirasi, cita-cita, dan tujuan mereka. Guru belum mengenali atau menekankan pentingnya membicarakan aspirasi dan tujuan masa depan dengan siswa. Harapan guru mungkin terlalu umum atau tidak spesifik, sehingga siswa sulit merasakan maknanya. Siswa merespons positif terhadap harapan guru dan merasa termotivasi untuk meraih tujuan masa depan mereka. Guru Mengkomunikasikan harapan positif terhadap semua peserta didik secara setara dan tanpa diskriminasi Guru belum secara konsisten menunjukkan bahwa harapannya terhadap semua siswa sama, tanpa memandang latar belakang, jenis kelamin, atau karakteristik lainnya Guru menyatakan harapannya terhadap semua siswa secara umum, tetapi masih terlihat preferensi atau perlakuan yang berbeda terhadap beberapa siswa. Guru secara konsisten menunjukkan sikap yang inklusif dan mengkomunikasikan harapannya yang positif terhadap semua siswa tanpa diskriminasi. Tidak terlihat upaya dari guru untuk menghindari perilaku atau komentar yang bisa dianggap mendiskriminasi terhadap siswa. Beberapa siswa mungkin merasa tidak diakui atau didiskriminasi karena perbedaan perlakuan yang mereka terima dari guru. Semua siswa merasa dihargai dan didukung oleh guru, tidak peduli dengan latar belakang atau karakteristik pribadi mereka.
  • 6. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif Guru belum secara konsisten menunjukkan bahwa harapannya terhadap semua siswa sama, tanpa memandang latar belakang atau karakteristik mereka. Guru menyatakan harapannya terhadap semua siswa, tetapi masih terlihat preferensi atau perlakuan yang berbeda terhadap beberapa siswa. Guru secara konsisten menunjukkan sikap yang inklusif dan mengkomunikasikan harapannya yang positif terhadap semua siswa tanpa membedakan latar belakang atau karakteristik mereka. Tidak terlihat upaya dari guru untuk mencegah perilaku atau komentar yang bisa dianggap mendiskriminasi terhadap siswa. Guru mungkin tidak menyadari adanya perilaku diskriminatif atau tidak memberikan perhatian yang cukup untuk mencegahnya. Guru bertindak secara proaktif untuk mencegah dan mengatasi perilaku diskriminatif, menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua siswa. Beberapa siswa mungkin merasa diabaikan atau tidak didukung oleh guru karena perbedaan perlakuan yang mereka alami. Semua siswa merasa dihargai dan didukung oleh guru, menciptakan iklim kelas yang positif dan inklusif. Guru Memberikan tantangan yang bermakna disertai motivasi untuk mencapainya Guru belum secara konsisten memberikan tantangan yang bermakna kepada siswa dan mengaitkannya dengan motivasi untuk mencapainya. Guru memberikan tantangan kepada siswa, tetapi tujuan atau relevansinya tidak jelas, sehingga siswa mungkin tidak termotivasi untuk mencapainya. Guru secara konsisten memberikan tantangan yang bermakna kepada siswa, terkait dengan tujuan pembelajaran dan potensi individu mereka. Tidak terlihat upaya dari guru untuk menyediakan dukungan atau dorongan yang cukup bagi siswa untuk mengatasi tantangan yang diberikan. Meskipun ada motivasi yang diberikan oleh guru, tetapi tidak cukup kuat atau tidak sesuai dengan kebutuhan individu siswa. Guru memberikan motivasi yang kuat kepada siswa, membangkitkan semangat dan keyakinan mereka untuk mengatasi tantangan yang dihadapi. Guru belum secara konsisten memberikan tantangan yang bermakna kepada siswa dan mengaitkannya dengan motivasi untuk mencapainya. Guru memberikan tantangan kepada siswa, tetapi tujuan atau relevansinya tidak jelas, sehingga siswa mungkin tidak termotivasi untuk mencapainya. Siswa merespons positif terhadap tantangan yang diberikan oleh guru dan menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam mencapai tujuan mereka. Tidak terlihat upaya dari guru untuk menyediakan dukungan atau dorongan yang cukup bagi siswa untuk mengatasi tantangan yang diberikan. Meskipun ada motivasi yang diberikan oleh guru, tetapi tidak cukup kuat atau tidak sesuai dengan kebutuhan individu siswa. Guru memberikan motivasi yang kuat kepada siswa, membangkitkan semangat dan keyakinan mereka untuk mengatasi tantangan yang dihadapi.
  • 7. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif Tantangan yang diberikan oleh guru mungkin tidak sesuai dengan tingkat kemampuan atau minat siswa. Tantangan yang diberikan oleh guru mungkin terlalu mudah atau terlalu sulit, sehingga siswa tidak merasa tertantang atau terlalu terbebani. Siswa merespons positif terhadap tantangan yang diberikan oleh guru dan menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam mencapai tujuan mereka. 4 Perhatian dan Kepedulian Guru menunjukkan empati untuk mendapatkan pemahaman utuh tentang peserta didik Guru jarang meluangkan waktu untuk mendengarkan dengan penuh perhatian saat siswa bercerita atau mengungkapkan perasaan mereka. Guru mencoba menunjukkan empati terhadap siswa, tetapi terlihat kurang alami atau terpaksa. Guru secara konsisten menunjukkan minat yang tulus terhadap kehidupan dan perasaan siswa, mendengarkan dengan penuh perhatian dan tanpa penilaian. Tidak terlihat tindakan dari guru untuk mencari tahu lebih banyak tentang kehidupan atau kepentingan pribadi siswa. Meskipun ada usaha untuk mendapatkan pemahaman, guru belum berhasil menghubungkan dengan beberapa siswa secara emosional. Siswa merasa nyaman membuka diri kepada guru dan berbagi pengalaman mereka, menciptakan hubungan yang kuat antara guru dan siswa. Guru belum memperlihatkan minat untuk memahami perasaan atau kebutuhan pribadi siswa. Guru mencoba untuk mendengarkan masalah siswa, tetapi tanggapannya kurang mendalam atau kurang sensitif. Guru secara rutin menunjukkan minat yang tulus terhadap perasaan dan kebutuhan siswa, mendengarkan dengan penuh perhatian dan memberikan dukungan yang sesuai. Tidak ada usaha dari guru untuk membuat koneksi emosional dengan siswa dalam percakapan atau interaksi. Kadang-kadang guru menunjukkan empati, tetapi tidak konsisten dalam memperlihatkan minat pada kehidupan siswa di luar kelas. Siswa merasa nyaman untuk berbagi dengan guru dan menganggapnya sebagai sumber dukungan emosional. Guru menunjukkan pemahaman terhadap kebutuhan, kondisi dan karakteristik peserta didik Guru belum mengakomodasi gaya belajar yang berbeda dari siswa-siswanya dalam rencana pembelajaran. Guru menyadari kebutuhan individual siswa tetapi belum mengembangkan strategi yang tepat untuk menanggapi perbedaan tersebut. Guru secara aktif mencari informasi tentang kebutuhan, kondisi, dan karakteristik siswa, dan menggunakan pengetahuan ini untuk merancang pengalaman belajar yang sesuai. PERHATIAN DAN KEPEDULIAN
  • 8. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif Tidak terlihat usaha dari guru untuk memperhatikan kebutuhan khusus siswa yang memerlukan dukungan tambahan. Meskipun ada upaya untuk memahami kondisi dan karakteristik siswa, guru belum sepenuhnya memanfaatkannya dalam merancang pengalaman pembelajaran yang relevan. Siswa merasa diakui dan didukung dalam keunikan mereka, sehingga meningkatkan motivasi dan partisipasi dalam pembelajaran. Guru kurang memperhatikan kebutuhan individual siswa dalam menyusun materi pembelajaran. Guru menyadari perbedaan siswa, tetapi belum mengimplementasikan strategi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Guru secara teratur mengidentifikasi kebutuhan, kondisi, dan karakteristik siswa, dan menyesuaikan pembelajaran sesuai dengan informasi tersebut. Tidak terlihat upaya dari guru untuk menyesuaikan metode pengajaran dengan gaya belajar siswa. Beberapa siswa mungkin merasa tidak terbantu karena kurangnya penyesuaian yang dilakukan oleh guru. Siswa merasa dihargai dan didukung karena guru memperhatikan kebutuhan dan gaya belajar mereka. Guru mengakui dan menghargai usaha yang ditunjukkan peserta didik Guru jarang memberikan pujian atau pengakuan terhadap usaha siswa, terutama jika hasilnya kurang memuaskan. Guru memberikan penghargaan kepada siswa, tetapi terkesan sekilas atau tidak konsisten. Guru secara konsisten mengakui dan menghargai usaha setiap siswa, baik dalam keberhasilan maupun kegagalan. Tidak terlihat adanya penghargaan dari guru terhadap upaya siswa dalam mengatasi kesulitan atau tantangan. Siswa mungkin tidak merespons secara positif terhadap penghargaan tersebut karena kurangnya konsistensi atau ketepatan dalam pemberian. Penghargaan diberikan secara spesifik dan tulus, memotivasi siswa untuk terus berusaha dan meningkatkan kinerja mereka. Guru jarang memberikan pujian atau penghargaan kepada siswa atas usaha mereka. Guru memberikan pujian, tetapi tidak cukup spesifik atau konsisten. Guru secara teratur mengakui usaha siswa dengan memberikan pujian yang spesifik dan relevan. Tidak ada upaya dari guru untuk secara terbuka menghargai kerja keras siswa. Siswa mungkin tidak merasa terdorong untuk berusaha lebih keras karena kurangnya pengakuan atas usaha mereka. Pujian dari guru meningkatkan motivasi siswa untuk terus berusaha dan belajar dengan sungguh-sungguh. UMPAN BALIK KONSTRUKTIF
  • 9. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif 5 Umpan Balik Konstruktif Guru memberikan umpan balik spesifik dan berorientasi tujuan Guru jarang memberikan umpan balik yang spesifik terkait dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Guru memberikan umpan balik yang spesifik, tetapi masih kurang terkait dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Guru secara konsisten memberikan umpan balik yang spesifik dan berorientasi pada tujuan, dengan menekankan pencapaian siswa terhadap tujuan pembelajaran. Umpan balik yang diberikan cenderung umum dan tidak memberikan arahan yang jelas tentang apa yang harus diperbaiki atau ditingkatkan oleh siswa. Umpan balik mungkin terlalu terfokus pada kesalahan tanpa memberikan informasi yang memadai tentang langkah- langkah perbaikan. Umpan balik memberikan petunjuk yang jelas tentang area yang perlu ditingkatkan serta saran konkret untuk meningkatkan kinerja siswa. Guru memberikan umpan balik umum tanpa menyebutkan tindakan yang perlu ditingkatkan. Guru memberikan umpan balik spesifik, tetapi tujuan pembelajaran tidak jelas. Guru memberikan umpan balik yang jelas dan spesifik terkait dengan tujuan pembelajaran. Umpan balik hanya diberikan kepada sebagian peserta didik dan tidak disampaikan secara keseluruhan. Umpan balik tidak terukur dan tidak memberikan panduan yang konkret untuk meningkatkan kinerja. Umpan balik memberikan panduan yang langsung terhadap langkah-langkah yang dapat diperbaiki oleh peserta didik. Guru memberikan umpan balik yang fokus pada proses atau usaha peserta didik Guru jarang memberikan umpan balik yang terfokus pada proses belajar atau usaha yang telah ditunjukkan oleh siswa. Guru memberikan umpan balik yang mengakui usaha siswa, tetapi tidak memberikan saran atau dukungan yang spesifik untuk meningkatkan proses belajar mereka. Guru secara konsisten memberikan umpan balik yang fokus pada proses atau usaha siswa, mengakui upaya mereka dalam mencapai tujuan pembelajaran. Umpan balik cenderung terfokus pada hasil akhir tanpa memperhatikan proses yang menyertainya. Umpan balik mungkin terlalu umum dan tidak memberikan informasi yang cukup tentang bagaimana siswa bisa meningkatkan usaha mereka. Umpan balik memberikan dukungan yang konkret untuk meningkatkan strategi belajar siswa dan mengoptimalkan proses pembelajaran mereka. Guru hanya memberikan umpan balik terhadap hasil akhir tanpa memperhatikan proses yang ditempuh peserta didik. Guru memberikan umpan balik mengenai proses atau usaha peserta didik, tetapi tidak terlalu mendalam atau spesifik. Guru memberikan umpan balik yang mengapresiasi upaya atau usaha peserta didik, bahkan jika hasil akhirnya belum sempurna. Tidak ada umpan balik yang diberikan terkait dengan upaya atau usaha yang dilakukan oleh peserta didik. Umpan balik tidak mengakomodasi variasi dalam upaya atau usaha yang dilakukan oleh peserta didik. Umpan balik membantu peserta didik memahami hubungan antara proses yang dilakukan dan hasil yang dicapai.
  • 10. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif Guru menunjukkan kesediaan mendiskusikan umpan balik dengan peserta didik Guru tidak menunjukkan kesediaan untuk mendiskusikan umpan balik dengan siswa, mungkin karena kurangnya waktu atau kepercayaan diri. Guru mungkin terbuka untuk mendiskusikan umpan balik dengan siswa, tetapi siswa tidak merasa nyaman atau didorong untuk berpartisipasi dalam diskusi. Guru secara aktif menunjukkan kesediaan untuk mendiskusikan umpan balik dengan siswa, menciptakan lingkungan yang terbuka dan mendukung. Tidak ada upaya dari guru untuk menciptakan lingkungan yang mendukung untuk berbagi dan membahas umpan balik. Diskusi umpan balik mungkin terbatas atau tidak terstruktur, sehingga sulit bagi siswa untuk memahami dan meresponsnya. Diskusi umpan balik dilakukan secara teratur, memungkinkan siswa untuk berbagi pemikiran, kekhawatiran, dan pertanyaan mereka tentang umpan balik yang diberikan. Guru tidak mengalokasikan waktu untuk mendiskusikan umpan balik dengan peserta didik. Guru memberikan kesempatan untuk mendiskusikan umpan balik, tetapi diskusi tidak terbuka atau mengarah pada solusi yang konkret. Guru secara aktif melibatkan peserta didik dalam diskusi terkait umpan balik, memberikan kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan pandangan dan pertanyaan. Tidak ada ruang bagi peserta didik untuk memberikan tanggapan atau bertanya terkait umpan balik yang diberikan. Peserta didik tidak merasa nyaman untuk menyampaikan pendapat atau pertanyaan terkait umpan balik. Diskusi menghasilkan pemahaman yang lebih dalam tentang langkah-langkah perbaikan yang dapat diambil oleh peserta didik. 6 Aktivitas Interaktif Guru menfasilitasi kegiatan pembelajaran yang memberi peran pada semua peserta didik Guru hanya memberikan peran kepada sebagian kecil peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Guru memberikan peran kepada semua peserta didik, tetapi beberapa peran tidak terlalu relevan dengan materi pembelajaran. Guru berhasil memberikan peran yang bervariasi kepada semua peserta didik, memastikan bahwa setiap siswa memiliki kontribusi yang penting dalam kegiatan. Beberapa peserta didik tidak aktif dalam kegiatan karena tidak diberikan peran yang jelas. Beberapa peserta didik masih merasa terpinggirkan atau tidak terlibat sepenuhnya dalam kegiatan. Semua peserta didik terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran dan merasa memiliki tanggung jawab dalam mencapai tujuan pembelajaran. AKTIVITAS INTERAKTIF
  • 11. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif Guru belum memberikan peran kepada peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Meskipun semua peserta didik diberi peran, tetapi ada kesan bahwa beberapa peran lebih dominan daripada yang lain, sehingga beberapa siswa merasa terpinggirkan. Guru berhasil mengatur peran yang merata di antara semua peserta didik, memastikan bahwa setiap individu memiliki kontribusi yang berarti. Semua siswa tidak memiliki kesempatan untuk aktif berpartisipasi dalam pembelajaran karena tidak diberi peran. Beberapa peserta didik mungkin tidak sepenuhnya memahami peran mereka dalam kegiatan, sehingga kurangnya keterlibatan yang maksimal. Peran-peran yang diberikan mendukung kolaborasi antar siswa dan memungkinkan mereka untuk saling belajar satu sama lain. Guru mengajukan pertanyaan yang menstimulasi proses diskusi dan berpikir kritis Guru hanya mengajukan pertanyaan yang bersifat faktual dan tidak mendorong siswa untuk berpikir lebih dalam. Guru mengajukan pertanyaan yang berpotensi menstimulasi diskusi, tetapi tidak memberikan cukup waktu bagi siswa untuk merespon atau menjawab. Guru mengajukan pertanyaan yang mendorong siswa untuk berpikir kritis dan merangsang diskusi yang mendalam. Tidak ada ruang bagi siswa untuk menyelidiki atau merenungkan jawaban mereka. Beberapa siswa merasa tidak nyaman untuk berkontribusi dalam diskusi karena takut menjawab salah. Semua siswa merasa nyaman untuk berpartisipasi dalam diskusi dan memberikan jawaban yang terbuka serta berargumentasi. Guru belum mengajukan pertanyaan yang mendorong siswa untuk berpikir kritis atau memulai diskusi. Meskipun guru mengajukan pertanyaan, tetapi tanggapan siswa seringkali hanya berupa jawaban singkat atau terlalu umum. Guru berhasil mengajukan pertanyaan yang menantang dan mendorong siswa untuk berpikir kritis, sehingga memicu diskusi yang beragam dan mendalam. Tidak ada kesempatan bagi siswa untuk berpartisipasi dalam diskusi karena tidak ada pertanyaan yang diajukan. Beberapa pertanyaan mungkin terlalu mudah atau terlalu sulit bagi sebagian besar siswa, sehingga menghambat proses diskusi yang mendalam. Pertanyaan-pertanyaan tersebut merangsang pemikiran reflektif siswa dan memperluas pemahaman mereka tentang materi pembelajaran. Guru menfasilitasi terjadinya diskusi kelompok yang interaktif, kritis dan inklusif Guru tidak memberikan arahan atau bimbingan dalam membentuk kelompok diskusi. Guru membentuk kelompok diskusi, tetapi tidak memberikan panduan yang jelas mengenai tugas atau tujuan diskusi. Guru berhasil membentuk kelompok diskusi yang beragam dan memberikan panduan yang jelas terkait tugas atau tujuan diskusi.
  • 12. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif Diskusi kelompok hanya melibatkan beberapa siswa yang dominan, sementara yang lainnya terdiam. Beberapa kelompok diskusi tidak mencapai tingkat interaksi atau kritisitas yang diharapkan. Setiap kelompok diskusi menciptakan lingkungan yang inklusif dan merangsang diskusi yang kritis serta interaktif. Guru belum memfasilitasi terjadinya diskusi kelompok yang interaktif, kritis, dan inklusif. Meskipun ada upaya untuk memfasilitasi diskusi kelompok, tetapi beberapa kelompok mungkin terlalu banyak didominasi oleh satu atau dua siswa yang berbicara. Guru berhasil membentuk kelompok diskusi yang heterogen dan memberikan arahan yang jelas untuk mengarahkan diskusi menuju tujuan pembelajaran. Tidak ada pengaturan kelompok atau panduan dari guru untuk membimbing diskusi kelompok. Beberapa siswa mungkin merasa tidak nyaman dalam berpartisipasi dalam diskusi kelompok karena kurangnya dukungan atau arahan dari guru. Diskusi kelompok berlangsung dengan baik, dengan setiap siswa merasa dihargai dan didukung untuk berkontribusi dalam suasana yang inklusif. 7 Instruksi Pembelajaran Guru memberikan penjelasan yang mudah sesuai pemahaman awal peserta didik Guru belum memberikan penjelasan yang sesuai dengan pemahaman awal peserta didik. Guru memberikan penjelasan, tetapi terlalu cepat atau terlalu panjang sehingga sulit dipahami oleh semua peserta didik. Guru memberikan penjelasan yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman awal peserta didik. Penjelasan yang diberikan terlalu kompleks atau sulit dipahami oleh sebagian besar peserta didik. Beberapa peserta didik mungkin masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep yang diajarkan. Penjelasan disampaikan dengan jelas dan terstruktur, sehingga semua peserta didik dapat memahami dengan baik. Guru belum memulai sesi pembelajaran dengan memberikan penjelasan yang mudah dipahami sesuai dengan pemahaman awal peserta didik. Guru memberikan penjelasan dengan bahasa yang sederhana, namun terlalu singkat sehingga beberapa peserta didik mungkin masih merasa kebingungan. Guru berhasil menyampaikan penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahami dan sesuai dengan pemahaman awal peserta didik. Tidak ada upaya dari guru untuk mengevaluasi pemahaman awal peserta didik sebelum memberikan penjelasan. Beberapa konsep mungkin tidak dijelaskan secara mendalam sehingga peserta didik tidak mendapatkan pemahaman yang utuh. Penjelasan disampaikan secara sistematis dan memberikan pemahaman yang mendalam kepada semua peserta didik INSTRUKSI PEMBELAJARAN
  • 13. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif Guru memberikan contoh kontekstual dan relevan dengan keseharian peserta didik Guru belum memberikan contoh yang terkait dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Guru memberikan contoh yang relevan, tetapi tidak cukup banyak atau variatif. Guru berhasil memberikan contoh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Contoh yang diberikan terlalu abstrak sehingga sulit dipahami atau dihubungkan oleh peserta didik. Beberapa peserta didik mungkin masih kesulitan untuk mengaitkan contoh dengan pengalaman mereka sendiri. Contoh-contoh tersebut membantu peserta didik untuk lebih memahami konsep yang diajarkan dan mengaitkannya dengan pengalaman mereka sendiri. Guru belum menyediakan contoh yang terkait dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Meskipun guru memberikan beberapa contoh, namun kurangnya variasi dalam konteks membuat beberapa peserta didik sulit untuk mengaitkan dengan pengalaman pribadi mereka. Guru berhasil memberikan beragam contoh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Tidak ada upaya dari guru untuk mengaitkan konsep pembelajaran dengan situasi dunia nyata yang dikenal peserta didik. Beberapa contoh mungkin terlalu rumit atau tidak langsung terkait dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Contoh-contoh tersebut membantu memperjelas konsep yang diajarkan dan memperkuat pemahaman peserta didik. Guru menyampaikan penjelasan secara terstruktur dan logis Guru belum menyampaikan penjelasan secara terstruktur atau berurutan. Guru menyampaikan penjelasan secara terstruktur, tetapi ada beberapa kesenjangan logis dalam penyampaian materi. Guru menyampaikan penjelasan dengan struktur yang jelas dan logis. Penjelasan terkesan acak dan sulit untuk diikuti oleh peserta didik. Beberapa peserta didik mungkin masih mengalami kebingungan dalam mengikuti alur penjelasan. Setiap langkah dalam penjelasan terhubung secara konsisten sehingga memudahkan peserta didik untuk mengikuti pemahaman konsep yang diajarkan. Guru belum menyampaikan penjelasan secara terstruktur atau logis. Guru memberikan penjelasan yang terstruktur, tetapi kurangnya pengaturan kronologis atau logika membuat peserta didik sulit mengikuti alur penjelasan. Guru menyampaikan penjelasan dengan struktur yang terorganisir dengan baik dan logis.
  • 14. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif Tidak ada urutan yang jelas dalam penyampaian materi, menyebabkan kebingungan pada peserta didik. Beberapa konsep mungkin disampaikan secara terpisah tanpa mengaitkan satu sama lain, menyebabkan kebingungan. Setiap bagian dari penjelasan saling terkait dan mengikuti alur yang jelas, sehingga memudahkan peserta didik untuk memahami hubungan antar konsep. 8 Instruksi yang Adaptif Guru melakukan strategi pembelajaran yang responsif terhadap peserta didik Guru belum menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kebutuhan atau minat peserta didik. Guru mencoba beberapa strategi pembelajaran, tetapi belum mengidentifikasi secara tepat apa yang paling responsif terhadap peserta didik. Guru berhasil menggunakan beragam strategi pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan dan minat peserta didik. Tidak ada upaya untuk memperhatikan respons individu peserta didik terhadap metode pembelajaran yang digunakan. Beberapa peserta didik mungkin tidak terlibat sepenuhnya dalam pembelajaran karena kurangnya keterlibatan mereka dalam pemilihan strategi. Peserta didik merespons positif terhadap strategi yang digunakan dan terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Guru belum memperhatikan perbedaan kebutuhan dan minat antara satu peserta didik dengan yang lain dalam merencanakan dan menerapkan strategi pembelajaran. Meskipun guru menggunakan berbagai strategi pembelajaran, namun belum mengukur keefektifan masing-masing strategi. Guru tidak hanya menggunakan beragam strategi pembelajaran, tetapi juga secara terus-menerus mengevaluasi respons peserta didik terhadap setiap strategi yang digunakan. Tidak terlihat upaya untuk mengadaptasi strategi pembelajaran sesuai dengan respons dan tingkat pemahaman peserta didik. Beberapa peserta didik mungkin masih mengalami kesulitan dalam pemahaman materi meskipun telah menggunakan strategi yang berbeda. Peserta didik menunjukkan kemajuan dalam pemahaman mereka dan terlibat aktif dalam pembelajaran karena respons positif terhadap strategi pembelajaran yang disesuaikan. Guru melakukan penyesuaian pembelajaran mengacu kondisi, kebutuhan, dan karakteristik peserta didik Guru belum melakukan penyesuaian dalam pembelajaran berdasarkan kondisi atau kebutuhan individual peserta didik. Guru mencoba melakukan penyesuaian, tetapi kurangnya pemahaman mendalam tentang kebutuhan individu membuat penyesuaian tidak efektif. Guru berhasil menyesuaikan pembelajaran dengan kondisi, kebutuhan, dan karakteristik individu peserta didik. INSTRUKSI YANG ADAPTIF
  • 15. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif Tidak ada rencana yang jelas untuk mengakomodasi perbedaan antara peserta didik. Beberapa peserta didik mungkin masih merasa terabaikan atau tidak didukung secara memadai. Setiap peserta didik merasa didukung dan dihargai, sehingga mereka dapat belajar dengan lebih efektif. Guru belum melakukan observasi atau penilaian yang cukup untuk memahami kondisi, kebutuhan, dan karakteristik individu setiap peserta didik. Guru melakukan penyesuaian, tetapi hanya berdasarkan pada asumsi umum tanpa konsultasi langsung dengan peserta didik atau pengamatan terhadap kebutuhan mereka. Guru secara aktif berkomunikasi dengan peserta didik untuk memahami kebutuhan dan preferensi mereka, kemudian menyesuaikan pembelajaran berdasarkan informasi tersebut. Tidak terlihat tindakan yang diambil untuk menyesuaikan pembelajaran berdasarkan perbedaan individual peserta didik. Beberapa peserta didik mungkin tidak mendapatkan penyesuaian yang tepat sehingga masih mengalami kesulitan dalam pembelajaran. Penyesuaian yang dilakukan memungkinkan setiap peserta didik untuk belajar dengan cara yang sesuai dengan gaya belajar mereka, sehingga mencapai hasil pembelajaran yang optimal. Guru merefleksikan praktik pembelajaran yang melibatkan peserta didik Guru belum melibatkan peserta didik dalam refleksi terhadap praktik pembelajaran. Guru mencoba untuk merefleksikan praktik pembelajaran, tetapi kurangnya struktur atau bimbingan membuat refleksi tidak berjalan dengan baik. Guru berhasil melibatkan peserta didik dalam refleksi terhadap praktik pembelajaran. Tidak ada waktu yang dialokasikan untuk diskusi reflektif atau evaluasi bersama. Beberapa peserta didik mungkin tidak terlibat sepenuhnya dalam proses refleksi. Diskusi reflektif membantu peserta didik untuk memahami lebih baik tentang proses pembelajaran mereka dan memberikan masukan yang berharga bagi guru. Guru belum mengintegrasikan refleksi terhadap praktik pembelajaran sebagai bagian dari rutinitas pembelajaran. Meskipun guru melakukan refleksi atas praktik pembelajaran, namun tidak ada tindakan konkret yang diambil berdasarkan hasil refleksi tersebut. Guru secara teratur melibatkan peserta didik dalam refleksi terhadap praktik pembelajaran, dan bersama-sama mereka mengidentifikasi area-area yang perlu perbaikan.
  • 16. No Indikator Fokus Perilaku Belum Dilakukan Dilakukan tapi belum Efektif Dilakukan dan Efektif Tidak ada kesempatan yang diberikan kepada peserta didik untuk berpartisipasi dalam refleksi dan memberikan masukan tentang pengalaman pembelajaran mereka. Peserta didik mungkin tidak merasakan dampak positif dari proses refleksi yang dilakukan oleh guru. Berdasarkan refleksi tersebut, guru mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan lingkungan yang lebih efektif bagi peserta didik.