STATISTIKA
ilmu yang mempelajari/berkaitan dengan
 Pengumpulan data
 Penyajian data
 Pengolahan data
 Menarik kesimpulan/menginterpretasi hasil
  pengolahan dat
STATISTIKA DESKRIPTIF
Digunakan apabila peneliti hanya bertujuan untuk
 mendapatkan ringkasan data yang dimilikinya.
 Ringkasan ini meliputi lokasi pemusatan
 data, variabilitas data dan karakteristik umum
 distribusi data.
STATISTIKA DESKRIPTIF
 Collect
 Organize
 Summarize
 Display
 Analyze
Kesimpulan yang di ambil dari analisis statistika
 deskriptif hanya berlaku untuk data yang sedang
 diamati/diteliti
Statistika Deskriptif Meliputi :
Ukuran Gejala Pusat   Ukuran Dispersi
  (Pemusatan Data)       (Penyebaran Data)
1. Rata-rata (Mean)   1. Jangkauan (rentang)
2. Nilai Tengah       2. Variasi (Varians)
    (Median)          3. Simpangan Baku
3. Modus                  (Standard Deviation)


Ukuran Letak Data     Ukuran Lain
1. Kuartil            1. Skewness
2. Desil              2. Kurtosis
3. Persentil          3. Bilangan Baku
Ukuran Gejala Pusat – Rata-rata
 Untuk Data Tunggal
        n

                xi                                Dimana : xi = nilai data pengamatan ke i
        i 1
                                                           n = jumlah data atau banyaknya
   x                   i      1, 2 ,3 ,  , n                  data di dalam sample
            n




 Untuk data yang berkelompok (data yang disusun dalam
 daftar distribusi frekuensi)
                                                Dimana :
                     f i xi
    x                                           fi = frekuensi untuk kelas interval ke-i
                      fi                        xi = nilai tengah untuk kelas interval ke-i
Ukuran Gejala Pusat – Rata-rata
 Data Tunggal
Nilai ujian statistika 5 sbb : 70, 69, 45, 80, 56.
Rata-rata (mean) adalah
      n

              xi         2        2     2     2         2
     i 1
                        x1       x2    x3    x4        x5
x
          n                            n
     70            69    45       80    56
x                                                 64
                             5
Ukuran Gejala Pusat – Rata-rata
 Data Berkelompok sederhana

     Xi     Fi     Xi     Fi   Fi Xi             f i xi
    70      5      70     5    350     x
    69      6      69     6    414
                                                  fi
    45      3      45     3    135
                                           1035
    80      1      80     1    80      x                  64 , 6
    56      1      56     1     56          16
   Jumlah   16   Jumlah   16   1035
Ukuran Gejala Pusat – Rata-rata
 Data berkelompok dengan Kelas Interval
    Nilai Frek  Tanda       Fi Xi
    Ujian (fi) Kelas (Xi)                      f i xi
   31 – 40   1    35,5        35,5   x
                                                  fi
   41 – 50   2   45,5         91,0
   51 – 60   5    55,5       277,5         6130 , 0
                                     x                  76 , 62
   61 – 70  15   65,5       982,5            80
   71 – 80 25     75,5      1887,5
   81 – 90 20    85,5       1710,0
   91 – 100 12   95,5       1146,0
   Jumlah 80       -        6130,0
Ukuran Gejala Pusat – Median
 Untuk data Tunggal (setelah data disusun dari data terkecil
  hingga data terbesar)
                                                           Dimana : xi = nilai data pengamatan ke i
                       x   n 1 / 2 , jika n ganjil                  n = jumlah data atau banyaknya
Me                                                                      data di dalam sample
          xn   2
                       x   n 2       1
                                         , jika n genap
                   2

 Untuk data berkelompok
                                                     Dimana :
                   n             F                   Li = Batas bawah kelas median, yaitu kelas dimana
Me   Li                2                   p              median berada
                           f                         p = panjang kelas interval
                                                     n = jumlah data
                                                     F = Frekuensi kumulatif sebelum kelas median
                                                     f = frekuensi kelas dimana median berada
x    n 1 / 2 , jika n ganjil


Median                         Me            xn   2
                                                           x   n 2    1
                                                                          , jika n genap
                                                           2
 Data Tunggal

a. n ganjil : 4 12 5 7 8                     Urutkan                      4 5 7 8 12 maka
                                              data

    mediannya adalah                     x( n     1) / 2
                                                                x(5   1) / 2
                                                                                 x3       7


                                                               Urutkan
b. n genap : 4 12 5 7 9 11                                      data
                                                                                     4 5 7 9 11 12

    maka mediannya adalah
     xn           xn
          2            2
                           1   x3       x4         7           9
                                                                      8
              2                     2                      2
Median (data berkelompok)
 Nilai Frek   Letak nilai median ada di data ke 40, maka letak
 Ujian (fi)   median ada pada kelas interval ke 5.

31 – 40   1                   n
                                  2
                                          F
41 – 50   2   Me     Li                             p
                                      f
51 – 60   5
61 – 70  15   L5   batas baw ah kelas int erval ke           5     70, 5
71 – 80 25     p   10, f    25, F         1    2    5 15     23
81 – 90 20
                                  80
91 – 100 12                               2
                                               23
              Me    70, 5                               10       77, 3
Jumlah   80                               25
Ukuran Gejala Pusat – Modus
 Data tunggal
  Cukup mencari nilai dengan frekuensi kemunculan
  paling banyak
 Data berkelompok
                      b1
   Mo    Li                     p
                 b1        b2

  Dimana :
  Li = Batas bawah kelas modus, yaitu kelas interval
       dengan frekuensi terbanyak
  p = panjang kelas interval
  b1 = selisih frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sebelumnya
  b2 = selisih frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sesudahnya
MODUS data tunggal
12, 34, 14, 34, 28, 34, 34, 28, 14
Data diatas dapat disusun dalam tabel distribusi
  frekuensi sederhana sbb:
    Xi     Fi       Maka modusnya adalah data dengan
                    frekuensi terbanyak, modus = 34
   12      1
   14      2
   28      3
   34      4
  Jumlah   10
Modus data berkelompok
 Nilai Frek   Kelas modus =Kelas interval dengan frekuensi
 Ujian (fi)   terbanyak = kelas interval ke 5

31 – 40   1                             b1
               M0        Li                           p
41 – 50   2                        b1        b2
51 – 60   5
              L5    batas baw ah kelas int erval ke            5   70, 5
61 – 70  15
71 – 80 25     p    10

81 – 90 20    b1    25 15          10

91 – 100 12   b2    25        20   5

Jumlah   80                              10
               Me        70, 5                            10   77,17
                                        10        5
Ukuran Letak – Kuartil
ukuran letak yang membagi distribusi suatu data menjadi 4 bagian yang sama, sesudah
data disusun urutan nilainya dari nilai terkecil hingga nilai yang terbesar

 Untuk data tunggal maka kuartil ke-i berada di :
                                    i n    1
      L eta k K i     d a ta ke                , d en g a n i   1, 2, d a n 3
                                       4


 Untuk data berkelompok
                    i .n        F
      Ki   L               4        p , dengan i     1, 2, dan 3
                            f
     Dimana :
     L = Batas bawah kelas Ki, yaitu kelas interval dimana Ki berada
     p = panjang kelas interval
     n = jumlah data
     F = Frekuensi kumulatif sebelum kelas Ki
     f = frekuensi kelas dimana Ki berada
Ukuran Letak – Desil
ukuran letak yang membagi distribusi suatu data menjadi 10 bagian yang sama, sesudah
disusun urutan nilainya dari nilai terkecil hingga nilai yang terbesar

 Untuk data tunggal maka Desil ke-i berada di :
                                 i n    1
   L eta k D i   d a ta ke                  , d en g a n i   1, 2, 3,  , d a n 9
                                   10



 Untuk data berkelompok
                 i .n        F
    Di    L             10        p , dengan i       1, 2,  , dan 9
                         f

     Dimana :
     L = Batas bawah kelas Di, yaitu kelas interval dimana Di berada
     p = panjang kelas interval
     n = jumlah data
     F = Frekuensi kumulatif sebelum kelas Di
     f = frekuensi kelas dimana Di berada
Ukuran Letak – Persentil
ukuran letak yang membagi distribusi suatu data menjadi 100 bagian yang sama,
sesudah data disusun urutan nilainya dari nilai terkecil hingga nilai yang terbesar

  Untuk data tunggal maka Persentil ke-i berada di :
                                 i n    1
   L eta k Pi    d a ta ke                  , d en g a n i   1, 2, 3,  , d a n 9 9
                                  100



  Untuk data berkelompok
                i .n         F
   Pi     L            100        p , dengan i        1, 2,  , dan 99
                         f

        Dimana :
        L = Batas bawah kelas Pi, yaitu kelas interval dimana Pi berada
        p = panjang kelas interval
        n = jumlah data
        F = Frekuensi kumulatif sebelum kelas Pi
        f = frekuensi kelas dimana Pi berada
Langkah-langkah menentukan
Median, Kuartil, Desil dan Persentil
1. Urutkan data
2. Tentukan letak median, kuartil, desil dan persentil
3. Tentukan nilai median, kuartil, desil dan persentil



Catatan : Berikut ini diberikan contoh cara
           menentukan persentil untuk data tunggal
           dan data berkelompok, untuk desil dan
           kuartil diperoleh dengan cara yang sama.
Persentil Data Tunggal
75, 82, 66, 57, 64, 56, 92, 94, 86, 52, 60, 70 disusun menjadi
52, 56, 57, 60, 64, 66, 70, 75, 82, 86, 92, 94
Tentukan P75 !
                          75(12    1)
 L etak P75   data ke                   data ke   9, 75
                             100

nilai P75     data ke 9      0, 75( data ke 10    data ke 9)
              82   0, 75(86       82)
              82   3    85
Arti P75 = 85, pada data di atas adalah :
“Sebanyak 75 % bagian dari data yang ada nilainya dibawah 85
dan 25% bagian lagi nilainya ada di atas 85”
Persentil 75 untuk (data berkelompok)
              Letak persentil ke 75 ada pada data ke 0,75 x 80 = 60,
 Nilai Frek   maka letak median ada pada kelas interval ke 6.
 Ujian (fi)
                                       i .n             F
31 – 40   1        P7 5     L6                100              p
41 – 50   2                                     f

51 – 60   5
              L6      batas baw ah kelas int erval ke              6    80, 5
61 – 70  15
71 – 80 25     p      10, f       20, F        1    2       5 15   25       48

81 – 90 20                             (75)80
                                                              48
91 – 100 12    P75        80, 5                     100                10
                                                    20
Jumlah   80
                          80, 5    6      86, 5
INTERPRETASI HASIL :
  Nilai Frek
  Ujian (fi)
 31 – 40   1   P75    86, 5
 41 – 50   2
 51 – 60   5
 61 – 70  15   Artinya :
 71 – 80 25    “Sebanyak 75 % bagian dari
 81 – 90 20    data yang ada nilainya dibawah
 91 – 100 12   86,5 dan 25% bagian lagi
               nilainya ada di atas 86,5”
 Jumlah 80
Ukuran Dispersi – Varians &
Simpangan Baku
 Varians Untuk Data Tunggal :                                               2
                                                                   n

           n                                 n
                                                                        xi
                                 2                  2             i 1
                 xi          x                     xi
       2   i 1                               i 1                        n
   s
                 n       1                                n       1

 Varians untuk data berkelompok :
                                                                                 n
                                                                                              2   Dimana :
           n                                        n
                                                                                     f i xi       xi = Nilai tengah kelas interval ke – i
                                                                                                  fi = frekuensi kelas interval ke – i
                                         2                         2         i 1
                 f i xi              x                        f i xi
                                                                                     n
  s
      2    i 1                                      i 1
                                                                                                   n = Jumlah data (Jumlah frekuensi)
                     n       1                                          n    1


Sehingga Simpangan Baku (standar deviasi) :                                                                                  s       s
                                                                                                                                         2
Varians dan simpangan baku untuk
data tunggal                                                            n
                                                                                  2


                                                     n
                                                                            xi
Misalkan data sbb : 8, 7, 10, 11, 4                        2
                                                          xi
                                                                    i 1

                                                                            n
Tabel bantuan perhitungan untuk varians     s
                                                2   i 1

                                                               n    1
                                                                        2
   Xi          Xi ^2                                           40
   8             64                                 350
                                                                   80            7, 5
   7             49
   10           100                                       80       1
   11           121
   4             16          Simpangan Baku :
   40           350
                                            2
                                 s      s            7, 5          2, 74
Varians & Simpangan Baku untuk
data berkelompok
Tebel Bantuan perhitungan

 Nilai       (fi)    Xi      Xi^2     Fi Xi   FiXi^2
 Ujian
31 – 40       1     35,5    1260,25     35,5  1260,25
41 – 50       2     45,5    2070,25     91,0
51 – 60       5     55,5    3080,25    277,5
61 – 70      15     65,5    4290,25    982,5    dst
71 – 80      25     75,5    5700,25   1887,5
81 – 90      20     85,5    7310,25   1710,0
91 – 100     12     95,5    9120,25   1146,0 109443,00
Jumlah       80      -         -      6130,0 483310,00
Var & Simp. Baku
Varians :
                       6310
          483310
  s
      2                     80     172,1
                  80   1


Simpangan Baku :

              2
          s       1 7 2,1    1 3 .1 2
Ukuran Lain
                            xi       x
 Bilangan Baku z i
                                 s
 Skewness : ukuran kesimetrisan distribusi data
                  rata    rata       m od us   x   Mo
    Skew ness
                      sim pangan baku              s



 Kurtosis : Ukuran datar atau runcingnya distribusi data
Koefisien Kurtosis persentil :
                  1       K 3 K1
    K u rto sis       2
                       P9 0 P1 0
Bentuk Kurva Skewness dan
Kurtosis
SKEWNESS                                         Kurva Normal




 Miring negatif                 Simetris              Miring positif
 Skewness < 0                   Skewness =0           Skewness > 0


                  Kurtosis




                             Mesocurtic/normal          Platicurtic
   Leptocurtic               Kurtosis = 3               Kurtosis < 3
   Kurtosis > 3
Tugas dengan menggunakan Data!
Buktikan bahwa
1. Me = K2 = D5 = P50
2. K1 = P25
3. K3 = P75

Statistika deskriptif

  • 2.
    STATISTIKA ilmu yang mempelajari/berkaitandengan  Pengumpulan data  Penyajian data  Pengolahan data  Menarik kesimpulan/menginterpretasi hasil pengolahan dat
  • 3.
    STATISTIKA DESKRIPTIF Digunakan apabilapeneliti hanya bertujuan untuk mendapatkan ringkasan data yang dimilikinya. Ringkasan ini meliputi lokasi pemusatan data, variabilitas data dan karakteristik umum distribusi data.
  • 4.
    STATISTIKA DESKRIPTIF  Collect Organize  Summarize  Display  Analyze Kesimpulan yang di ambil dari analisis statistika deskriptif hanya berlaku untuk data yang sedang diamati/diteliti
  • 5.
    Statistika Deskriptif Meliputi: Ukuran Gejala Pusat Ukuran Dispersi (Pemusatan Data) (Penyebaran Data) 1. Rata-rata (Mean) 1. Jangkauan (rentang) 2. Nilai Tengah 2. Variasi (Varians) (Median) 3. Simpangan Baku 3. Modus (Standard Deviation) Ukuran Letak Data Ukuran Lain 1. Kuartil 1. Skewness 2. Desil 2. Kurtosis 3. Persentil 3. Bilangan Baku
  • 6.
    Ukuran Gejala Pusat– Rata-rata  Untuk Data Tunggal n xi Dimana : xi = nilai data pengamatan ke i i 1 n = jumlah data atau banyaknya x i 1, 2 ,3 ,  , n data di dalam sample n  Untuk data yang berkelompok (data yang disusun dalam daftar distribusi frekuensi) Dimana : f i xi x fi = frekuensi untuk kelas interval ke-i fi xi = nilai tengah untuk kelas interval ke-i
  • 7.
    Ukuran Gejala Pusat– Rata-rata  Data Tunggal Nilai ujian statistika 5 sbb : 70, 69, 45, 80, 56. Rata-rata (mean) adalah n xi 2 2 2 2 2 i 1 x1 x2 x3 x4 x5 x n n 70 69 45 80 56 x 64 5
  • 8.
    Ukuran Gejala Pusat– Rata-rata  Data Berkelompok sederhana Xi Fi Xi Fi Fi Xi f i xi 70 5 70 5 350 x 69 6 69 6 414 fi 45 3 45 3 135 1035 80 1 80 1 80 x 64 , 6 56 1 56 1 56 16 Jumlah 16 Jumlah 16 1035
  • 9.
    Ukuran Gejala Pusat– Rata-rata  Data berkelompok dengan Kelas Interval Nilai Frek Tanda Fi Xi Ujian (fi) Kelas (Xi) f i xi 31 – 40 1 35,5 35,5 x fi 41 – 50 2 45,5 91,0 51 – 60 5 55,5 277,5 6130 , 0 x 76 , 62 61 – 70 15 65,5 982,5 80 71 – 80 25 75,5 1887,5 81 – 90 20 85,5 1710,0 91 – 100 12 95,5 1146,0 Jumlah 80 - 6130,0
  • 10.
    Ukuran Gejala Pusat– Median  Untuk data Tunggal (setelah data disusun dari data terkecil hingga data terbesar) Dimana : xi = nilai data pengamatan ke i x n 1 / 2 , jika n ganjil n = jumlah data atau banyaknya Me data di dalam sample xn 2 x n 2 1 , jika n genap 2  Untuk data berkelompok Dimana : n F Li = Batas bawah kelas median, yaitu kelas dimana Me Li 2 p median berada f p = panjang kelas interval n = jumlah data F = Frekuensi kumulatif sebelum kelas median f = frekuensi kelas dimana median berada
  • 11.
    x n 1 / 2 , jika n ganjil Median Me xn 2 x n 2 1 , jika n genap 2  Data Tunggal a. n ganjil : 4 12 5 7 8 Urutkan 4 5 7 8 12 maka data mediannya adalah x( n 1) / 2 x(5 1) / 2 x3 7 Urutkan b. n genap : 4 12 5 7 9 11 data 4 5 7 9 11 12 maka mediannya adalah xn xn 2 2 1 x3 x4 7 9 8 2 2 2
  • 12.
    Median (data berkelompok) Nilai Frek Letak nilai median ada di data ke 40, maka letak Ujian (fi) median ada pada kelas interval ke 5. 31 – 40 1 n 2 F 41 – 50 2 Me Li p f 51 – 60 5 61 – 70 15 L5 batas baw ah kelas int erval ke 5 70, 5 71 – 80 25 p 10, f 25, F 1 2 5 15 23 81 – 90 20 80 91 – 100 12 2 23 Me 70, 5 10 77, 3 Jumlah 80 25
  • 13.
    Ukuran Gejala Pusat– Modus  Data tunggal Cukup mencari nilai dengan frekuensi kemunculan paling banyak  Data berkelompok b1 Mo Li p b1 b2 Dimana : Li = Batas bawah kelas modus, yaitu kelas interval dengan frekuensi terbanyak p = panjang kelas interval b1 = selisih frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sebelumnya b2 = selisih frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sesudahnya
  • 14.
    MODUS data tunggal 12,34, 14, 34, 28, 34, 34, 28, 14 Data diatas dapat disusun dalam tabel distribusi frekuensi sederhana sbb: Xi Fi Maka modusnya adalah data dengan frekuensi terbanyak, modus = 34 12 1 14 2 28 3 34 4 Jumlah 10
  • 15.
    Modus data berkelompok Nilai Frek Kelas modus =Kelas interval dengan frekuensi Ujian (fi) terbanyak = kelas interval ke 5 31 – 40 1 b1 M0 Li p 41 – 50 2 b1 b2 51 – 60 5 L5 batas baw ah kelas int erval ke 5 70, 5 61 – 70 15 71 – 80 25 p 10 81 – 90 20 b1 25 15 10 91 – 100 12 b2 25 20 5 Jumlah 80 10 Me 70, 5 10 77,17 10 5
  • 16.
    Ukuran Letak –Kuartil ukuran letak yang membagi distribusi suatu data menjadi 4 bagian yang sama, sesudah data disusun urutan nilainya dari nilai terkecil hingga nilai yang terbesar  Untuk data tunggal maka kuartil ke-i berada di : i n 1 L eta k K i d a ta ke , d en g a n i 1, 2, d a n 3 4  Untuk data berkelompok i .n F Ki L 4 p , dengan i 1, 2, dan 3 f Dimana : L = Batas bawah kelas Ki, yaitu kelas interval dimana Ki berada p = panjang kelas interval n = jumlah data F = Frekuensi kumulatif sebelum kelas Ki f = frekuensi kelas dimana Ki berada
  • 17.
    Ukuran Letak –Desil ukuran letak yang membagi distribusi suatu data menjadi 10 bagian yang sama, sesudah disusun urutan nilainya dari nilai terkecil hingga nilai yang terbesar  Untuk data tunggal maka Desil ke-i berada di : i n 1 L eta k D i d a ta ke , d en g a n i 1, 2, 3,  , d a n 9 10  Untuk data berkelompok i .n F Di L 10 p , dengan i 1, 2,  , dan 9 f Dimana : L = Batas bawah kelas Di, yaitu kelas interval dimana Di berada p = panjang kelas interval n = jumlah data F = Frekuensi kumulatif sebelum kelas Di f = frekuensi kelas dimana Di berada
  • 18.
    Ukuran Letak –Persentil ukuran letak yang membagi distribusi suatu data menjadi 100 bagian yang sama, sesudah data disusun urutan nilainya dari nilai terkecil hingga nilai yang terbesar  Untuk data tunggal maka Persentil ke-i berada di : i n 1 L eta k Pi d a ta ke , d en g a n i 1, 2, 3,  , d a n 9 9 100  Untuk data berkelompok i .n F Pi L 100 p , dengan i 1, 2,  , dan 99 f Dimana : L = Batas bawah kelas Pi, yaitu kelas interval dimana Pi berada p = panjang kelas interval n = jumlah data F = Frekuensi kumulatif sebelum kelas Pi f = frekuensi kelas dimana Pi berada
  • 19.
    Langkah-langkah menentukan Median, Kuartil,Desil dan Persentil 1. Urutkan data 2. Tentukan letak median, kuartil, desil dan persentil 3. Tentukan nilai median, kuartil, desil dan persentil Catatan : Berikut ini diberikan contoh cara menentukan persentil untuk data tunggal dan data berkelompok, untuk desil dan kuartil diperoleh dengan cara yang sama.
  • 20.
    Persentil Data Tunggal 75,82, 66, 57, 64, 56, 92, 94, 86, 52, 60, 70 disusun menjadi 52, 56, 57, 60, 64, 66, 70, 75, 82, 86, 92, 94 Tentukan P75 ! 75(12 1) L etak P75 data ke data ke 9, 75 100 nilai P75 data ke 9 0, 75( data ke 10 data ke 9) 82 0, 75(86 82) 82 3 85 Arti P75 = 85, pada data di atas adalah : “Sebanyak 75 % bagian dari data yang ada nilainya dibawah 85 dan 25% bagian lagi nilainya ada di atas 85”
  • 21.
    Persentil 75 untuk(data berkelompok) Letak persentil ke 75 ada pada data ke 0,75 x 80 = 60, Nilai Frek maka letak median ada pada kelas interval ke 6. Ujian (fi) i .n F 31 – 40 1 P7 5 L6 100 p 41 – 50 2 f 51 – 60 5 L6 batas baw ah kelas int erval ke 6 80, 5 61 – 70 15 71 – 80 25 p 10, f 20, F 1 2 5 15 25 48 81 – 90 20 (75)80 48 91 – 100 12 P75 80, 5 100 10 20 Jumlah 80 80, 5 6 86, 5
  • 22.
    INTERPRETASI HASIL : Nilai Frek Ujian (fi) 31 – 40 1 P75 86, 5 41 – 50 2 51 – 60 5 61 – 70 15 Artinya : 71 – 80 25 “Sebanyak 75 % bagian dari 81 – 90 20 data yang ada nilainya dibawah 91 – 100 12 86,5 dan 25% bagian lagi nilainya ada di atas 86,5” Jumlah 80
  • 23.
    Ukuran Dispersi –Varians & Simpangan Baku  Varians Untuk Data Tunggal : 2 n n n xi 2 2 i 1 xi x xi 2 i 1 i 1 n s n 1 n 1  Varians untuk data berkelompok : n 2 Dimana : n n f i xi xi = Nilai tengah kelas interval ke – i fi = frekuensi kelas interval ke – i 2 2 i 1 f i xi x f i xi n s 2 i 1 i 1 n = Jumlah data (Jumlah frekuensi) n 1 n 1 Sehingga Simpangan Baku (standar deviasi) : s s 2
  • 24.
    Varians dan simpanganbaku untuk data tunggal n 2 n xi Misalkan data sbb : 8, 7, 10, 11, 4 2 xi i 1 n Tabel bantuan perhitungan untuk varians s 2 i 1 n 1 2 Xi Xi ^2 40 8 64 350 80 7, 5 7 49 10 100 80 1 11 121 4 16 Simpangan Baku : 40 350 2 s s 7, 5 2, 74
  • 25.
    Varians & SimpanganBaku untuk data berkelompok Tebel Bantuan perhitungan Nilai (fi) Xi Xi^2 Fi Xi FiXi^2 Ujian 31 – 40 1 35,5 1260,25 35,5 1260,25 41 – 50 2 45,5 2070,25 91,0 51 – 60 5 55,5 3080,25 277,5 61 – 70 15 65,5 4290,25 982,5 dst 71 – 80 25 75,5 5700,25 1887,5 81 – 90 20 85,5 7310,25 1710,0 91 – 100 12 95,5 9120,25 1146,0 109443,00 Jumlah 80 - - 6130,0 483310,00
  • 26.
    Var & Simp.Baku Varians : 6310 483310 s 2 80 172,1 80 1 Simpangan Baku : 2 s 1 7 2,1 1 3 .1 2
  • 27.
    Ukuran Lain xi x  Bilangan Baku z i s  Skewness : ukuran kesimetrisan distribusi data rata rata m od us x Mo Skew ness sim pangan baku s  Kurtosis : Ukuran datar atau runcingnya distribusi data Koefisien Kurtosis persentil : 1 K 3 K1 K u rto sis 2 P9 0 P1 0
  • 28.
    Bentuk Kurva Skewnessdan Kurtosis SKEWNESS Kurva Normal Miring negatif Simetris Miring positif Skewness < 0 Skewness =0 Skewness > 0 Kurtosis Mesocurtic/normal Platicurtic Leptocurtic Kurtosis = 3 Kurtosis < 3 Kurtosis > 3
  • 29.
    Tugas dengan menggunakanData! Buktikan bahwa 1. Me = K2 = D5 = P50 2. K1 = P25 3. K3 = P75