REFRESH K3
ANGGOTA
JULI - 2021
By : Divisi KL
dan HRD
HIYARI HATTO
◦ Hiyari Hatto adalah perasaan
khawatir/ was-was terhadap kondisi
yang berbahaya di tempat kerja.
◦ Semua karyawan berkewajiban
membuat hiyari hatto (1 bulan 1 kali).
2
3
FORM HIYARI HATTO
( KTIP/F/15000/030 )
Level Risiko :
IV = Due date pengerjaan
maksimal 3 hari
V = Mesin “STOP”
4
Rujukan Penyelesaian Usulan Hiyari Hatto
• Langsung diselesaikan Pengawas setempat dan item PDCA
(pada form HH) diisi semua
Internal
• Buat permintaan perbaikan
Workshop
• Buat permintaan perbaikan
Umum
5
Pengawas
membagikan form HH
kepada seluruh
anggota tiap akhir
bulan
(Tgl 30-31)
Anggota mengisi form
HH, dan diserahkan
kembali kepada
pengawas setempat
(Due Date : Tgl 7)
Pengawas melakukan
penilaian level risiko
Pengawas
menentukan rujukan
penyelesaian
(Due Date : Tgl 14)
Pengawas
menyerahkan form HH
yang telah diisi kepada
PIC divisi
(Due Date : Tgl 21)
PIC melaporkan ke
Admin KL
(Due Date : Tgl 25)
Admin KL merekap &
Verifikasi laporan HH
All Divisi
Hasil rekap & Verifikasi
HH dilaporkan kepada
Dirut & dishare di grup
email K3.
Alur Pelaksanaan Hiyari Hatto
6
APD
PENGENDALIAN
ADMINISTRASI
PENGENDALIAN
TEKNIK
SUBSTITUSI
ELIMINASI
Efektivitas
Hirarki Pengendalian Risiko/ Bahaya
7
• Menghapus / menghilangkan bahan atau proses yang menyebabkan bahaya.
Eliminasi
• Bahan atau proses uang berbahaya, diganti dengan yang lain yang tidak terlalu berbahaya.
Substitusi
• Rekayasa/ modifikasi desain alat dan/atau tempat kerja.
Pengendalian Teknik
• Pelatihan, prosedur, kebijakan, atau pengaturan shift kerja, untuk mengurangi ancaman
bahaya terhadap seseorang.
Pengendalian Administratif
• Pakaian pelindung, helm, kacamata, atau pakaian atau peralatan lain yang dirancang untuk
melindungi tubuh pemakai dari cedera atau infeksi.
APD (Alat Pelindung Diri)
8
Contoh Pengendalian Administratif
Warna font/ tulisan  Hitam
Warna background  Kuning
Estimasi waktu selesainya perbaikan
PIC yg bertanggungjawab
9
Visual Management
10
KYT (Kiken Yochi Training)
1. Jadwal dan pembagian kelompok KYT dibuat oleh Pengawas.
2. Jadwal KYT harus jelas (hari, tanggal, jam)
3. Anggota kelompok KYT harus tetap (tidak boleh ganti) sampai seluruh anggota
kelompok sudah pernah menjadi leader, supaya data total jumlah karyawan per
divisi sesuai dengan jumlah peserta KYT.
4. Karena kelompok KYT selalu sama, maka kerja tim/kekompakan tim KYT bisa
maksimal.
5. Bukti pelaksanaan KYT harus tetap ada di lapangan.
11
Alur
Pelaksanaan
KYT
Pengawas membentuk
grup KYT
Admin KL
(Due Date : Tgl 27-29)
Pengawas membuat
jadwal pelaksanaan &
jadwal leader KYT
(Due Date : Tgl 30-31)
Pengawas
menentukan tema KYT
(atau masukan dari
anggota)
Pengawas mengawal
pelaksanaan KYT
(Due Date : Tgl 1-17)
Pengawas merekap
laporan KYT anggota
(mengetahui
Koordinator & Kepala
Shift)
Pengawas
menyerahkan laporan
KYT kepada PIC divisi
(Due Date : Tgl 20)
PIC melaporkan ke
Admin KL
(Due Date : Tgl 25)
Admin KL merekap &
Verifikasi laporan KYT
All Divisi
Hasil rekap & Verifikasi
dilaporkan kepada
Dirut & dishare di grup
email K3.
KYT (Kiken Yochi Training)
12
SOP (Standard Operational Procedure) adalah Dokumen yg berisi langkah2 kerja, tujuannya agar siapapun yg
bekerja di tempat tsb cara kerja & hasilnya akan sama.
SOP
Dokumen yg berisi identifikasi bahaya, risiko, & pengendaliannya. Tujuannya agar pekerja mengetahui pengendalian
risiko di tempat tsb.
IBREP
Daftar operator yg ditunjuk utk mengoperasikan alat kerja. Operator yang mengoperasikan mesin harus berkompeten
supaya tidak terjadi kesalahan kerja.
Daftar Operator
Daftar safety device (alat yg dipasang pd alat kerja utk melindungi pekerja). Tujuan adanya checklist adalah untuk
memastikan kondisi mesin dalam keadaan baik.
Checklist
4 PILAR
13
Contoh Pelanggaran 4 Pilar
SOP
Pemakaian APD sarung tangan
anti cut belum dimasukkan di
SOP Putty
(SOP perlu direvisi)
14
Contoh Pelanggaran 4 Pilar
SOP Penanganan Pelanggaran Forklift
( KTIP/STD/15000/064 )
Jenis Pelanggaran :
Menumpuk bahan terlalu tinggi
Bobot : 5
Kategori : Sedang
Jenis Pelanggaran :
Meninggalkan ganjel di atas tumpukan bahan
Bobot : 5
Kategori : Sedang
15
Contoh Pelanggaran 4 Pilar
IBREP
Visual Ibrep sudah tidak jelas & tidak
bisa dibaca
Ibrep tidak ada tanda tangan otorisasi
16
Contoh Pelanggaran 4 Pilar
Daftar Operator
Operator mesin Patching Raute no. 3 Tidak tercantum di Daftar Operator
17
Contoh Pelanggaran 4 Pilar
Tidak ada di dalam daftar operator, tetapi
mengoperasikan mesin vertical saw
Daftar operator mesin Mixer Putty tidak
update. Banyak operator yg sudah tidak
mengoperasikan mesin tsb.
Daftar Operator
18
Ceklist tidak diisi
Ceklist tidak update & tidak pernah diisi
Contoh Pelanggaran 4 Pilar
Checklist
19
Contoh Pelanggaran 4 Pilar
Checklist
Ceklist safety device di Press Dryer
no.3 & 4, shift 3 tidak mengisi
checklist.
Ceklist di mesin Cold Press belum
mencakup all safety device
20
TEMUAN
PIKET STAFF (PS)
DAN
SAFETY
PATROL (SP)
21
Jenis Piket / Patrol
Piket Staff Japan 1 bulan 2 kali
Piket Staff Up
Indonesia
Setiap Jumat malam, Minggu pagi, dan Minggu sore
Safety Patrol
Staff Up
1 bulan 2 kali (pada minggu pertama & minggu ketiga)
22
KAIZEN KL
( APRIL – JUNI )
Menurunkan UNSAFE ACTION
sebanyak 50% dari BENCHMARK
BENCHMARK : 395 TEMUAN
23
Penyebab
Unsafe Action:
1. Pembiaran = 57 %
2. Pelanggaran SOP = 29 %
3. Choi Oki = 10 %
24
3S
25
SEIRI SEITON
SEISO
26
JENIS-JENIS TEMPAT KERJA
Tempat Kerja JELEK :
 TEMPAT KERJA YANG MEMPUNYAI BANYAK PEKERJA
YANG MEMBUANG SAMPAH DI BANYAK TEMPAT TETAPI
TAK SEORANGPUN MEMBERSIHKANNYA.
Tempat Kerja BAGUS :
 TEMPAT KERJA DIMANA TIDAK SEORANGPUN MEMBUANG
SAMPAH DI BANYAK TEMPAT, TETAPI SETIAP PEKERJA
MENJAGA KEBERSIHAN DI AREA SEKITARNYA.
Tempat Kerja CUKUP :
 TEMPAT KERJA YANG MEMPUNYAI BANYAK PEKERJA
YANG MEMBUANG SAMPAH DI BANYAK TEMPAT TETAPI
TELAH ADA SEKUMPULAN PEKERJA ( KHUSUS ) UNTUK
MEMBERSIHKANNYA.
Tempat Kerja KTI
termasuk apa yaa?
3S ADALAH DASAR DARI KEGIATAN
PRODUKSI AGAR
 Lokasi kerja menjadi BAIK
 MENGURANGI Resiko KECELAKAAN dan
KEBAKARAN
 MENDUKUNG membuat produk yg sesuai
STANDART
 MEMBUAT Orang NYAMAN dalam Bekerja
27
◦ Merupakan cara / metode untuk
mengatur/ mengelola tempat kerja
menjadi lebih baik secara
berkelanjutan
28
APA ITU 3S?
SEIRI SEITON SEISO
Pilah barang yang DIPERLUKAN dan
TIDAK DIPERLUKAN
Meliputi:
a. Alat atau sarana kerja
b. Keperluan pribadi (misal: botol
minum dibuat tempat sendiri)
29
Apa yang harus kita lakukan “SEIRI”?
MERAPIKAN Hasil Pemilahan dengan
MENEMPATKAN Sesuai Marka/ Tempatnya
Meliputi:
 Letakkan Barang/sarana /alat sesuai
tempatnya( jangan depan dinding,bawah
tangga,diatas mesin DLL )
 Letakkan jangan melebihi marka
 Tumpukan stock usahakan sama
tingginya
 Beri identitas / label
30
Apa yang harus kita lakukan “SEITON”?
31
MEMBERSIHKAN lokasi kerja kita (selalu cek
di tempat yg susah/ jarang terpantau )
Meliputi:
 Selalu MENJAGA Kebersihan,kerapian ,dan
teratur
 Selalu CEK/KONTROL tempat yang jarang
terjangkau dan MEMASTIKAN selalu bersih
 JANGAN membuat sesuatu yang menjadi
lokasi kerja kotor dan nampak penuh
(barang afkir, buang sampah tidak pada
tempatnya )
Apa yang harus kita lakukan “SEISO”?
1. Tidak ada barang/ material Campur dalam 1
lot/loker( almari )
2. Tidak ada barang yang di taruh sembarangan
( di selipkan )
3. Tidak Ada barang di taruh melebihi marka
4. Material yg di dekat mesin adalah material
yang dikerjakan
5. Barang sesuai label dan tempatnya
6. Lokasi kerja bersih ,rapi dan teratur
32
APA YANG HARUS DI CEK UNTUK MENJAGA 3S
33
MANFAAT – MANFAAT 3S
Kepentingan #1 : Manfaat kepada karyawan
Menanamkan sikap berdisiplin dan kesadaran terhadap
tempat kerja
Mendorong ke arah kerja yang lebih bersih dan rapi
Meningkatkan semangat kerja tim
Pekerja akan lebih berdisiplin dalam mengikuti prosedur
kerja yang menghasilkan tempat kerja yang lebih aman
Kepentingan #2 : Manfaat kepada mesin / peralatan
Masalah mesin atau kerusakan bisa diketahui dengan cepat
Memastikan ketetapan pengukuran yang lebih baik
Menambah ketepatan dan ketahanan mesin / peralatan
34
MANFAAT – MANFAAT 3S
Kepentingan #3 : Manfaat kepada bahan baku
Memperbaiki dan meningkatkan produktivitas
Bahan mentah atau produk mudah disimpan
Mengurangi space ruangan
Kepentingan #4 : Manfaat kepada barang jadi dan pelanggan
Menghasilkan image yang baik dan bersih kepada pelanggan
Kualitas barang yang tinggi
Mempromosikan 3S sebagai salah satu sistem yang terbaik
35
CONTOH DI PABRIK YANG KURANG BAIK
36
Penempatan Bahan Melewati Marka
37
Sarana kerja (Hand Pallet) Tidak pada Tempatnya
Harusnya
38
STOCK BELUM DI PILAH ( SEIRI )
39
Penempatan barang/sarana tidak pada tempatnya
40
meletakkan material yang belum di atur
41
material campur dan tidak ada identitas/Label
42
Material Campur
43
CONTOH DI PABRIK YANG BAIK
44
Peletakan Sarana Kerja
45
Peletakan Sarana Kerja dan diberi Label/identitas
46
Peletakan Sarana Kerja dan diberi Label/identitas
TERIMA
KASIH
soal :
bit.ly/k3kti
rekap nilai:
bit.ly/rekapk3kti
47

Refresh K3 Bagi Karyawan perusahaan manufaktur

  • 1.
    REFRESH K3 ANGGOTA JULI -2021 By : Divisi KL dan HRD
  • 2.
    HIYARI HATTO ◦ HiyariHatto adalah perasaan khawatir/ was-was terhadap kondisi yang berbahaya di tempat kerja. ◦ Semua karyawan berkewajiban membuat hiyari hatto (1 bulan 1 kali). 2
  • 3.
    3 FORM HIYARI HATTO (KTIP/F/15000/030 ) Level Risiko : IV = Due date pengerjaan maksimal 3 hari V = Mesin “STOP”
  • 4.
    4 Rujukan Penyelesaian UsulanHiyari Hatto • Langsung diselesaikan Pengawas setempat dan item PDCA (pada form HH) diisi semua Internal • Buat permintaan perbaikan Workshop • Buat permintaan perbaikan Umum
  • 5.
    5 Pengawas membagikan form HH kepadaseluruh anggota tiap akhir bulan (Tgl 30-31) Anggota mengisi form HH, dan diserahkan kembali kepada pengawas setempat (Due Date : Tgl 7) Pengawas melakukan penilaian level risiko Pengawas menentukan rujukan penyelesaian (Due Date : Tgl 14) Pengawas menyerahkan form HH yang telah diisi kepada PIC divisi (Due Date : Tgl 21) PIC melaporkan ke Admin KL (Due Date : Tgl 25) Admin KL merekap & Verifikasi laporan HH All Divisi Hasil rekap & Verifikasi HH dilaporkan kepada Dirut & dishare di grup email K3. Alur Pelaksanaan Hiyari Hatto
  • 6.
  • 7.
    7 • Menghapus /menghilangkan bahan atau proses yang menyebabkan bahaya. Eliminasi • Bahan atau proses uang berbahaya, diganti dengan yang lain yang tidak terlalu berbahaya. Substitusi • Rekayasa/ modifikasi desain alat dan/atau tempat kerja. Pengendalian Teknik • Pelatihan, prosedur, kebijakan, atau pengaturan shift kerja, untuk mengurangi ancaman bahaya terhadap seseorang. Pengendalian Administratif • Pakaian pelindung, helm, kacamata, atau pakaian atau peralatan lain yang dirancang untuk melindungi tubuh pemakai dari cedera atau infeksi. APD (Alat Pelindung Diri)
  • 8.
    8 Contoh Pengendalian Administratif Warnafont/ tulisan  Hitam Warna background  Kuning Estimasi waktu selesainya perbaikan PIC yg bertanggungjawab
  • 9.
  • 10.
    10 KYT (Kiken YochiTraining) 1. Jadwal dan pembagian kelompok KYT dibuat oleh Pengawas. 2. Jadwal KYT harus jelas (hari, tanggal, jam) 3. Anggota kelompok KYT harus tetap (tidak boleh ganti) sampai seluruh anggota kelompok sudah pernah menjadi leader, supaya data total jumlah karyawan per divisi sesuai dengan jumlah peserta KYT. 4. Karena kelompok KYT selalu sama, maka kerja tim/kekompakan tim KYT bisa maksimal. 5. Bukti pelaksanaan KYT harus tetap ada di lapangan.
  • 11.
    11 Alur Pelaksanaan KYT Pengawas membentuk grup KYT AdminKL (Due Date : Tgl 27-29) Pengawas membuat jadwal pelaksanaan & jadwal leader KYT (Due Date : Tgl 30-31) Pengawas menentukan tema KYT (atau masukan dari anggota) Pengawas mengawal pelaksanaan KYT (Due Date : Tgl 1-17) Pengawas merekap laporan KYT anggota (mengetahui Koordinator & Kepala Shift) Pengawas menyerahkan laporan KYT kepada PIC divisi (Due Date : Tgl 20) PIC melaporkan ke Admin KL (Due Date : Tgl 25) Admin KL merekap & Verifikasi laporan KYT All Divisi Hasil rekap & Verifikasi dilaporkan kepada Dirut & dishare di grup email K3. KYT (Kiken Yochi Training)
  • 12.
    12 SOP (Standard OperationalProcedure) adalah Dokumen yg berisi langkah2 kerja, tujuannya agar siapapun yg bekerja di tempat tsb cara kerja & hasilnya akan sama. SOP Dokumen yg berisi identifikasi bahaya, risiko, & pengendaliannya. Tujuannya agar pekerja mengetahui pengendalian risiko di tempat tsb. IBREP Daftar operator yg ditunjuk utk mengoperasikan alat kerja. Operator yang mengoperasikan mesin harus berkompeten supaya tidak terjadi kesalahan kerja. Daftar Operator Daftar safety device (alat yg dipasang pd alat kerja utk melindungi pekerja). Tujuan adanya checklist adalah untuk memastikan kondisi mesin dalam keadaan baik. Checklist 4 PILAR
  • 13.
    13 Contoh Pelanggaran 4Pilar SOP Pemakaian APD sarung tangan anti cut belum dimasukkan di SOP Putty (SOP perlu direvisi)
  • 14.
    14 Contoh Pelanggaran 4Pilar SOP Penanganan Pelanggaran Forklift ( KTIP/STD/15000/064 ) Jenis Pelanggaran : Menumpuk bahan terlalu tinggi Bobot : 5 Kategori : Sedang Jenis Pelanggaran : Meninggalkan ganjel di atas tumpukan bahan Bobot : 5 Kategori : Sedang
  • 15.
    15 Contoh Pelanggaran 4Pilar IBREP Visual Ibrep sudah tidak jelas & tidak bisa dibaca Ibrep tidak ada tanda tangan otorisasi
  • 16.
    16 Contoh Pelanggaran 4Pilar Daftar Operator Operator mesin Patching Raute no. 3 Tidak tercantum di Daftar Operator
  • 17.
    17 Contoh Pelanggaran 4Pilar Tidak ada di dalam daftar operator, tetapi mengoperasikan mesin vertical saw Daftar operator mesin Mixer Putty tidak update. Banyak operator yg sudah tidak mengoperasikan mesin tsb. Daftar Operator
  • 18.
    18 Ceklist tidak diisi Ceklisttidak update & tidak pernah diisi Contoh Pelanggaran 4 Pilar Checklist
  • 19.
    19 Contoh Pelanggaran 4Pilar Checklist Ceklist safety device di Press Dryer no.3 & 4, shift 3 tidak mengisi checklist. Ceklist di mesin Cold Press belum mencakup all safety device
  • 20.
  • 21.
    21 Jenis Piket /Patrol Piket Staff Japan 1 bulan 2 kali Piket Staff Up Indonesia Setiap Jumat malam, Minggu pagi, dan Minggu sore Safety Patrol Staff Up 1 bulan 2 kali (pada minggu pertama & minggu ketiga)
  • 22.
    22 KAIZEN KL ( APRIL– JUNI ) Menurunkan UNSAFE ACTION sebanyak 50% dari BENCHMARK BENCHMARK : 395 TEMUAN
  • 23.
    23 Penyebab Unsafe Action: 1. Pembiaran= 57 % 2. Pelanggaran SOP = 29 % 3. Choi Oki = 10 %
  • 24.
  • 25.
  • 26.
    26 JENIS-JENIS TEMPAT KERJA TempatKerja JELEK :  TEMPAT KERJA YANG MEMPUNYAI BANYAK PEKERJA YANG MEMBUANG SAMPAH DI BANYAK TEMPAT TETAPI TAK SEORANGPUN MEMBERSIHKANNYA. Tempat Kerja BAGUS :  TEMPAT KERJA DIMANA TIDAK SEORANGPUN MEMBUANG SAMPAH DI BANYAK TEMPAT, TETAPI SETIAP PEKERJA MENJAGA KEBERSIHAN DI AREA SEKITARNYA. Tempat Kerja CUKUP :  TEMPAT KERJA YANG MEMPUNYAI BANYAK PEKERJA YANG MEMBUANG SAMPAH DI BANYAK TEMPAT TETAPI TELAH ADA SEKUMPULAN PEKERJA ( KHUSUS ) UNTUK MEMBERSIHKANNYA. Tempat Kerja KTI termasuk apa yaa?
  • 27.
    3S ADALAH DASARDARI KEGIATAN PRODUKSI AGAR  Lokasi kerja menjadi BAIK  MENGURANGI Resiko KECELAKAAN dan KEBAKARAN  MENDUKUNG membuat produk yg sesuai STANDART  MEMBUAT Orang NYAMAN dalam Bekerja 27
  • 28.
    ◦ Merupakan cara/ metode untuk mengatur/ mengelola tempat kerja menjadi lebih baik secara berkelanjutan 28 APA ITU 3S? SEIRI SEITON SEISO
  • 29.
    Pilah barang yangDIPERLUKAN dan TIDAK DIPERLUKAN Meliputi: a. Alat atau sarana kerja b. Keperluan pribadi (misal: botol minum dibuat tempat sendiri) 29 Apa yang harus kita lakukan “SEIRI”?
  • 30.
    MERAPIKAN Hasil Pemilahandengan MENEMPATKAN Sesuai Marka/ Tempatnya Meliputi:  Letakkan Barang/sarana /alat sesuai tempatnya( jangan depan dinding,bawah tangga,diatas mesin DLL )  Letakkan jangan melebihi marka  Tumpukan stock usahakan sama tingginya  Beri identitas / label 30 Apa yang harus kita lakukan “SEITON”?
  • 31.
    31 MEMBERSIHKAN lokasi kerjakita (selalu cek di tempat yg susah/ jarang terpantau ) Meliputi:  Selalu MENJAGA Kebersihan,kerapian ,dan teratur  Selalu CEK/KONTROL tempat yang jarang terjangkau dan MEMASTIKAN selalu bersih  JANGAN membuat sesuatu yang menjadi lokasi kerja kotor dan nampak penuh (barang afkir, buang sampah tidak pada tempatnya ) Apa yang harus kita lakukan “SEISO”?
  • 32.
    1. Tidak adabarang/ material Campur dalam 1 lot/loker( almari ) 2. Tidak ada barang yang di taruh sembarangan ( di selipkan ) 3. Tidak Ada barang di taruh melebihi marka 4. Material yg di dekat mesin adalah material yang dikerjakan 5. Barang sesuai label dan tempatnya 6. Lokasi kerja bersih ,rapi dan teratur 32 APA YANG HARUS DI CEK UNTUK MENJAGA 3S
  • 33.
    33 MANFAAT – MANFAAT3S Kepentingan #1 : Manfaat kepada karyawan Menanamkan sikap berdisiplin dan kesadaran terhadap tempat kerja Mendorong ke arah kerja yang lebih bersih dan rapi Meningkatkan semangat kerja tim Pekerja akan lebih berdisiplin dalam mengikuti prosedur kerja yang menghasilkan tempat kerja yang lebih aman Kepentingan #2 : Manfaat kepada mesin / peralatan Masalah mesin atau kerusakan bisa diketahui dengan cepat Memastikan ketetapan pengukuran yang lebih baik Menambah ketepatan dan ketahanan mesin / peralatan
  • 34.
    34 MANFAAT – MANFAAT3S Kepentingan #3 : Manfaat kepada bahan baku Memperbaiki dan meningkatkan produktivitas Bahan mentah atau produk mudah disimpan Mengurangi space ruangan Kepentingan #4 : Manfaat kepada barang jadi dan pelanggan Menghasilkan image yang baik dan bersih kepada pelanggan Kualitas barang yang tinggi Mempromosikan 3S sebagai salah satu sistem yang terbaik
  • 35.
    35 CONTOH DI PABRIKYANG KURANG BAIK
  • 36.
  • 37.
    37 Sarana kerja (HandPallet) Tidak pada Tempatnya Harusnya
  • 38.
    38 STOCK BELUM DIPILAH ( SEIRI )
  • 39.
  • 40.
  • 41.
    41 material campur dantidak ada identitas/Label
  • 42.
  • 43.
  • 44.
  • 45.
    45 Peletakan Sarana Kerjadan diberi Label/identitas
  • 46.
    46 Peletakan Sarana Kerjadan diberi Label/identitas
  • 47.