HIDROSEFALUS
dr. Khomeini, Sp.B
Anatomi
Cairan
diabsorbsi
melalui
granulasi
arachnoid
Cairan
bersirkulasi
mengelilingi
bag. otak dan
Medula spinalis
Ruang
subarachnoid
melalui for.
magendi dan
for. luschka
Ventrikel IV
melalui aqua
ductus
silvii
SIRKULASI LIQUOR
SEREBROSPINAL
Ventrikel III
melalui foramen
interventrikular
Ventrikel
Lateral
Cairan LCS
dibentuk di
pleksus
choroideus
LOGO
Hidrosefalus
Hidrosefalus merupakan penumpukan
cairan serebrospinal (CSS) secara aktif
yang menyebabkan dilatasi sistem
ventrikel otak dimana terjadi akumulasi
CSS yang berlebihan pada satu atau lebih
ventrikel atau ruang subarachnoid
Klasifikasi
• Obstruksi
• KomunikansAnatomi
• Kongenital
• Didapat (acquired)Etiologi
Stenosis akuaduktus serebri
Sindrom Dandy-Walker
Malformasi Arnold-Chiari
Aneurisma Vena Galeni
Hidrancephaly
Stenosis akuaduktus serebri
Herniasi tentorial ectumor supratentorial
Tumor (ventrikel, reg.vinialis, fosa post)
Abses/granuloma
Kongenital Acquired
Kista arakhnoid
Hematoma intraventrikuler
•Kepala membesar
•Sutura melebar
•Fontanella kepala prominen
•Mata kearah bawah (sunset phenomena)
•Nistagmus horizontal
•Perkusi kepala : “cracked pot sign” atau
seperti semangka masak.
Gejala Klinis
Bayi
•Sakit kepala
•Kesadaran menurun
•Gelisah
•Mual, muntah
•Hiperfleksi seperti kenaikan tonus anggota gerak
•Gangguan perkembangan fisik dan mental
•Papil edema; ketajaman penglihatan akan
menurun dan lebih lanjut dapat mengakibatkan
kebutaan bila terjadi atrofi papila N.II.
Anak &
Dewasa
Diagnosis
Foto
Kepala
Pemeriksaan CSS
USG
Ventrikulografi
CT Scan
Kepala
Transilu
minasi
Gejala
Klinis
PENATALAKSANAAN
Medikamentosa
Operasi
Medikamentosa
Asetasolamid
Per oral 2-3 x 125 mg/hari, maks 1.200
mg/hari
Furosemid
Per oral, 1,2 mg/kgBB 1x/hari atau injeksi
iv 0,6 mg/kgBB/hari
Operasi
1. “Third Ventrikulostomi”/Ventrikel III
2. Operasi pintas/”Shunting”
Ada 2 macam :
Eksternal
Pungsi lumbal yang berulang-ulang untuk
terapi hidrosefalus tekanan normal.
Internal
a. CSS dialirkan dari ventrikel ke dalam anggota
tubuh lain.
~Ventrikulo-Sisternal, CSS dialirkan ke sisterna
magna (Thor- Kjeldsen)
~Ventrikulo-Atrial, CSS dialirkan ke atrium kanan.
~Ventrikulo-Sinus, CSS dialirkan ke sinus sagitalis
superior
~Ventrikulo-Bronkhial, CSS dialirkan ke Bronkhus
~Ventrikulo-Mediastinal, CSS dialirkan ke
mediastinum
~Ventrikulo-Peritoneal, CSS dialirkan ke rongga
peritoneum
b. “Lumbo Peritoneal Shunt”
LAPORAN KASUS
Identitas :
Nama : An. E
Jenis kelamin : Laki-laki
Usia : 2 tahun
Nomor RM : 64 25 27
Tanggal masuk: 19 Februari
2017
KELUHAN UTAMA
Kepala membesar
sejak 1 tahun
sebelum masuk
rumah sakit
Sejak 1 tahun
SMRS, ibu pasien
mengeluhkan
kepala pasien
semakin membesar
serta ditemukan
adanya borok
dibelakang dan
samping kepala
pasien.
Sejak lahir, ibu pasien
sudah mengeluhkan
kepala pasien yang
ukurannya berbeda
dengan kepala anak
normal, serta setiap bulan
ukurannya bertambah tapi
ibu pasien tidak
menghiraukannya.
Pasien pernah
dibawa ke poli
anak RSUD AA
yang kemudian
menyarankan
untuk dilakukan
CT-Scan tetapi
ibu pasien
menolak.
RIWAYAT PENYAKIT
SEKARANG
Pada saat hamil, ibu pasien memeriksakan
kehamilannya ke bidan. Riwayat sakit
pada saat hamil disangkal.
Riwayat
Kehamilan
Riwayat
Kelahiran
Riwayat
Perkembangan
Pasien lahir caesar, cukup bulan dan
langsung menangis, berat badan lahir 3 kg,
sedangkan panjang badan dan lingkar kepala
tidak diukur.
Sampai saat ini pasien dapat memiringkan
tubuhnya. Saat diajak bermain pasien
kurang memberikan respon.
VITAL SIGN
• Keadaan umum : Tampak sakit sedang
• Kesadaran : Komposmentis
• Status gizi : Tampak kurus
• Nadi : 97x/menit, teratur, isi
cukup
• Nafas : 32x/menit, teratur
• Suhu : 36,6 C
PEMERIKSAAN FISIK
• Kepala : Tampak membesar, asimetris,
fontanel menonjol, dilatasi vena perifer (+).
Pada benjolan teraba fluktuasi. Pada kepala
bagian samping dan belakang terdapat borok.
• Mata : Mata mengarah kearah bawah
(Sunset phenomenon), konjungtiva pucat -/-,
sklera tidak ikterik. Pupil bulat isokor, diameter
3mm/3mm, reflek cahaya +/+.
• Leher : Tidak ada kelainan
Inspeksi : Bentuk dan gerakan pernafasan
simetris kanan dan kiri
Palpasi : -
Perkusi : Sonor pada kedua lapang paru
Auskultasi : Suara nafas vesikuler pada seluruh
lapangan paru, rhonki (-/- ), wheezing (-/-)
THORAKS
Inspeksi : Ictus cordis tidak terlihat
Palpasi : Ictus cordis tidak teraba
Perkusi : Dalam batas normal
Auskultasi : BJ 1,2 reguler, murmur (-),
gallop (-)
JANTUNG
• Abdomen :
• Inspeksi : Supel, distensi (-),
venektasi (-)
• Palpasi : Nyeri tekan (-), hepar
dan lien tidak teraba
• Perkusi : Timpani
• Auskultasi : BU (+) normal
• Anus dan genitalia : Dalam batas normal
• Ekstremitas : Dalam batas
normal
HIDROSEFALUS
DIAGNOSA KERJA
RENCANA
PEMERIKSAAN
Darah rutin
CT Scan Kepala
Rencana operasi shuntingPENATALAKSANAAN
HASIL PEMERIKSAAN
PENUNJANG
• Darah rutin
• Hb: 11,8 g/dL
• Leukosit : 12.500/mm3
• Ht : 34,6 vol%
• Plt : 613000/µL
CT SCAN
THANK YOU

Hidrosefalus

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    Cairan diabsorbsi melalui granulasi arachnoid Cairan bersirkulasi mengelilingi bag. otak dan Medulaspinalis Ruang subarachnoid melalui for. magendi dan for. luschka Ventrikel IV melalui aqua ductus silvii SIRKULASI LIQUOR SEREBROSPINAL Ventrikel III melalui foramen interventrikular Ventrikel Lateral Cairan LCS dibentuk di pleksus choroideus LOGO
  • 4.
    Hidrosefalus Hidrosefalus merupakan penumpukan cairanserebrospinal (CSS) secara aktif yang menyebabkan dilatasi sistem ventrikel otak dimana terjadi akumulasi CSS yang berlebihan pada satu atau lebih ventrikel atau ruang subarachnoid
  • 5.
    Klasifikasi • Obstruksi • KomunikansAnatomi •Kongenital • Didapat (acquired)Etiologi
  • 6.
    Stenosis akuaduktus serebri SindromDandy-Walker Malformasi Arnold-Chiari Aneurisma Vena Galeni Hidrancephaly Stenosis akuaduktus serebri Herniasi tentorial ectumor supratentorial Tumor (ventrikel, reg.vinialis, fosa post) Abses/granuloma Kongenital Acquired Kista arakhnoid Hematoma intraventrikuler
  • 7.
    •Kepala membesar •Sutura melebar •Fontanellakepala prominen •Mata kearah bawah (sunset phenomena) •Nistagmus horizontal •Perkusi kepala : “cracked pot sign” atau seperti semangka masak. Gejala Klinis Bayi •Sakit kepala •Kesadaran menurun •Gelisah •Mual, muntah •Hiperfleksi seperti kenaikan tonus anggota gerak •Gangguan perkembangan fisik dan mental •Papil edema; ketajaman penglihatan akan menurun dan lebih lanjut dapat mengakibatkan kebutaan bila terjadi atrofi papila N.II. Anak & Dewasa
  • 8.
  • 9.
  • 10.
    Medikamentosa Asetasolamid Per oral 2-3x 125 mg/hari, maks 1.200 mg/hari Furosemid Per oral, 1,2 mg/kgBB 1x/hari atau injeksi iv 0,6 mg/kgBB/hari
  • 11.
    Operasi 1. “Third Ventrikulostomi”/VentrikelIII 2. Operasi pintas/”Shunting” Ada 2 macam : Eksternal Pungsi lumbal yang berulang-ulang untuk terapi hidrosefalus tekanan normal.
  • 12.
    Internal a. CSS dialirkandari ventrikel ke dalam anggota tubuh lain. ~Ventrikulo-Sisternal, CSS dialirkan ke sisterna magna (Thor- Kjeldsen) ~Ventrikulo-Atrial, CSS dialirkan ke atrium kanan. ~Ventrikulo-Sinus, CSS dialirkan ke sinus sagitalis superior ~Ventrikulo-Bronkhial, CSS dialirkan ke Bronkhus ~Ventrikulo-Mediastinal, CSS dialirkan ke mediastinum ~Ventrikulo-Peritoneal, CSS dialirkan ke rongga peritoneum b. “Lumbo Peritoneal Shunt”
  • 13.
    LAPORAN KASUS Identitas : Nama: An. E Jenis kelamin : Laki-laki Usia : 2 tahun Nomor RM : 64 25 27 Tanggal masuk: 19 Februari 2017
  • 14.
    KELUHAN UTAMA Kepala membesar sejak1 tahun sebelum masuk rumah sakit
  • 15.
    Sejak 1 tahun SMRS,ibu pasien mengeluhkan kepala pasien semakin membesar serta ditemukan adanya borok dibelakang dan samping kepala pasien. Sejak lahir, ibu pasien sudah mengeluhkan kepala pasien yang ukurannya berbeda dengan kepala anak normal, serta setiap bulan ukurannya bertambah tapi ibu pasien tidak menghiraukannya. Pasien pernah dibawa ke poli anak RSUD AA yang kemudian menyarankan untuk dilakukan CT-Scan tetapi ibu pasien menolak. RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG
  • 16.
    Pada saat hamil,ibu pasien memeriksakan kehamilannya ke bidan. Riwayat sakit pada saat hamil disangkal. Riwayat Kehamilan Riwayat Kelahiran Riwayat Perkembangan Pasien lahir caesar, cukup bulan dan langsung menangis, berat badan lahir 3 kg, sedangkan panjang badan dan lingkar kepala tidak diukur. Sampai saat ini pasien dapat memiringkan tubuhnya. Saat diajak bermain pasien kurang memberikan respon.
  • 17.
    VITAL SIGN • Keadaanumum : Tampak sakit sedang • Kesadaran : Komposmentis • Status gizi : Tampak kurus • Nadi : 97x/menit, teratur, isi cukup • Nafas : 32x/menit, teratur • Suhu : 36,6 C
  • 18.
    PEMERIKSAAN FISIK • Kepala: Tampak membesar, asimetris, fontanel menonjol, dilatasi vena perifer (+). Pada benjolan teraba fluktuasi. Pada kepala bagian samping dan belakang terdapat borok. • Mata : Mata mengarah kearah bawah (Sunset phenomenon), konjungtiva pucat -/-, sklera tidak ikterik. Pupil bulat isokor, diameter 3mm/3mm, reflek cahaya +/+. • Leher : Tidak ada kelainan
  • 19.
    Inspeksi : Bentukdan gerakan pernafasan simetris kanan dan kiri Palpasi : - Perkusi : Sonor pada kedua lapang paru Auskultasi : Suara nafas vesikuler pada seluruh lapangan paru, rhonki (-/- ), wheezing (-/-) THORAKS Inspeksi : Ictus cordis tidak terlihat Palpasi : Ictus cordis tidak teraba Perkusi : Dalam batas normal Auskultasi : BJ 1,2 reguler, murmur (-), gallop (-) JANTUNG
  • 20.
    • Abdomen : •Inspeksi : Supel, distensi (-), venektasi (-) • Palpasi : Nyeri tekan (-), hepar dan lien tidak teraba • Perkusi : Timpani • Auskultasi : BU (+) normal • Anus dan genitalia : Dalam batas normal • Ekstremitas : Dalam batas normal
  • 21.
  • 22.
    RENCANA PEMERIKSAAN Darah rutin CT ScanKepala Rencana operasi shuntingPENATALAKSANAAN
  • 23.
    HASIL PEMERIKSAAN PENUNJANG • Darahrutin • Hb: 11,8 g/dL • Leukosit : 12.500/mm3 • Ht : 34,6 vol% • Plt : 613000/µL
  • 24.
  • 25.