HIDROSEFALUS (8th
may 22)
 Akumulasi cairan serebrospinal yang menyebabkan pembesaran ventrikel otak
 Pada pasien anak, ditandai dengan adanya pembesaran kepala dan sun-sitting phenomenon,
dimana bola mata pasien tidak bisa melihat kearah atas.
 Manifestasi klinis hidrosefalus pada pasien anak dapat berupa :
o Mual-muntah
o Rewel
o 1 bulan pertama kehidupan, terjadi pembesaran kepala
o Mental delay
o Sun-sitting phenomenon, bola mata tidak bisa melihat kearah atas krn tekanan pada
mid brain.
 Pada pasien dewasa, manifestasi klinis tidak spesifik
o Nyeri kepala hebat berbulan-bulan
o Mual muntah
o Penurunan kemampuan melihat secara progresif
o Papiledema
o Kesulitan buang air kecil
o Gait instability
o Penurunan kognitif
 Cara mendiagnosa hidrosefalus, selain dengan anamnesis, ditegakan dengan melakukan
pemeriksaan MRI.
 But before it, lets talk about a normal MRI, this is important!
 Ukuran ventrikel lateral tidak terlalu besar <1/3. Bagian disamping ventrikel lateral adalah
head of caudate
 Ventrikel ke-3 ada dibawah vent lateral dan disamping-sampingnya adalah thalamus (lingkar
merah)
 Struktur diatas ventrikel lateral adalah corpus callosum
 Struktur yang dilewati CSF dari ventrikel lateral ke ventrikel ke-3 adalah foramen monro
 Dari ventrikel ke-3 ke ventrikel ke-4 adalah cerebral akuaduct
 Ventrikel ke-4 berada dibagian posterior pons. dari ventrikel ke-4, CSF melewati foramen
luschka dan magendi untuk masuk ke ruang subaraknoid.
 CSF diprosuksi oleh plexus coroideus yang berada disetiap ventrikel pada otak, 20cc/jam,
direfresh setiap 7 jam (3-4x/day)
 Obstruksi pada foramen monroventrikulomegali pada ventrikel lateral
 Obstruksi pada cerebral aquaductventrikulomegali ventrikel lateran dan ventrikel ke-3
 Obstruksi pada foramen luschka dan magendiseluruh ventrikel mengalami pembesaran
 Jenis hidrosefalus diklasifikasikan menjadi hidrosefalus non-communicating dan
communicating.
 dua jenis hidrosefalus ini secara praktis sulit untuk dibedakan
hidrosefalus non-communicating
o adalah hidrosefalus yang terjadi karena blockade sirkulasi CSF entah pada foramen
monro, cerebral aqueduct maupun foramen luscha dan magendi.
o Produksi CSF normal
o Masalahnya terletak pada obstruksi jalan keluar CSF.
o Contohnya pada kasus berikut :
1. Kista koloid pada foramen monro
 ventrikel lateral membesar
 ventrikel ke-3 normal
 ventrikel ke-4 normal
 corpus callosum terhimpit dan tampak lebih ramping
2. aqueductal stenosis
Plexus
choroide
us
Melalui
foramen
monro
3rd
ventricle
Melalui
cerebran
aquaduct
4th
ventricle
Melalui
foramen
luschka
dan
magendi
Ruang
subarakn
oid
Reabsorb
si oleh
vilus
araknoid
Sinus
venosus
 Banyak causa tapi yang paling sering adalah karena kogenital
 Bisa terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa
 Ventrikulomegali pada ventrikel lateral, ventrikel ke-3
3. Lessi pada foase posterior
 Pembesaran semua ventrikel
Hidrosefalus communicating
o Gangguan penyerapan CSF
o Disertai gangguan lain yang menyebabkan hidrosefalus
o Contohnya meningitis, SAH, normal pressure hydrocephalus (khasnya  ada
perbaikan klinis setelah lumbar punksi untuk drainase volume tinggi)
 Terapi
1. Remove the cause. Harus identifikasi kausanya dulu, misalnya obsteruksi karena tumor
maka, terapinya adalah dengan mengangkat tumornya mll oprasi!
2. Drainase cairan sererospinal (terutama ada hidrosefalus akut)
a. Pungsi lumbal (bisa sekalian diagnose NPH)
b. External ventricular drain : dengan cara memasukan kateter pada baian otak non
dominan dan diteruskan pada ventrikel lateral
3. Ventrikuloperitoneal shunt (VPS) : adalah terapi paling sering dengan cara
menghubungkan kateter pada ventrikel dan peritoneum, sehingga CSF dialurkan ke
peritoneum. Efek samping  penyumbatan, infeksi, over drain
 Untuk melihan ada ventrikulomegali atau tidakn dengan melihat diameter maksimal dari
ventrikel lateral dan diameter maksimal dari skull kemudian masukan kedalam evans rasio
diaman nilainya harus kurang dari 1/3 untuk dikatakan normal.

Hidrosefalus summary.pdf

  • 1.
    HIDROSEFALUS (8th may 22) Akumulasi cairan serebrospinal yang menyebabkan pembesaran ventrikel otak  Pada pasien anak, ditandai dengan adanya pembesaran kepala dan sun-sitting phenomenon, dimana bola mata pasien tidak bisa melihat kearah atas.  Manifestasi klinis hidrosefalus pada pasien anak dapat berupa : o Mual-muntah o Rewel o 1 bulan pertama kehidupan, terjadi pembesaran kepala o Mental delay o Sun-sitting phenomenon, bola mata tidak bisa melihat kearah atas krn tekanan pada mid brain.  Pada pasien dewasa, manifestasi klinis tidak spesifik o Nyeri kepala hebat berbulan-bulan o Mual muntah o Penurunan kemampuan melihat secara progresif o Papiledema o Kesulitan buang air kecil o Gait instability o Penurunan kognitif  Cara mendiagnosa hidrosefalus, selain dengan anamnesis, ditegakan dengan melakukan pemeriksaan MRI.  But before it, lets talk about a normal MRI, this is important!  Ukuran ventrikel lateral tidak terlalu besar <1/3. Bagian disamping ventrikel lateral adalah head of caudate  Ventrikel ke-3 ada dibawah vent lateral dan disamping-sampingnya adalah thalamus (lingkar merah)  Struktur diatas ventrikel lateral adalah corpus callosum  Struktur yang dilewati CSF dari ventrikel lateral ke ventrikel ke-3 adalah foramen monro  Dari ventrikel ke-3 ke ventrikel ke-4 adalah cerebral akuaduct  Ventrikel ke-4 berada dibagian posterior pons. dari ventrikel ke-4, CSF melewati foramen luschka dan magendi untuk masuk ke ruang subaraknoid.  CSF diprosuksi oleh plexus coroideus yang berada disetiap ventrikel pada otak, 20cc/jam, direfresh setiap 7 jam (3-4x/day)
  • 2.
     Obstruksi padaforamen monroventrikulomegali pada ventrikel lateral  Obstruksi pada cerebral aquaductventrikulomegali ventrikel lateran dan ventrikel ke-3  Obstruksi pada foramen luschka dan magendiseluruh ventrikel mengalami pembesaran  Jenis hidrosefalus diklasifikasikan menjadi hidrosefalus non-communicating dan communicating.  dua jenis hidrosefalus ini secara praktis sulit untuk dibedakan hidrosefalus non-communicating o adalah hidrosefalus yang terjadi karena blockade sirkulasi CSF entah pada foramen monro, cerebral aqueduct maupun foramen luscha dan magendi. o Produksi CSF normal o Masalahnya terletak pada obstruksi jalan keluar CSF. o Contohnya pada kasus berikut : 1. Kista koloid pada foramen monro  ventrikel lateral membesar  ventrikel ke-3 normal  ventrikel ke-4 normal  corpus callosum terhimpit dan tampak lebih ramping 2. aqueductal stenosis Plexus choroide us Melalui foramen monro 3rd ventricle Melalui cerebran aquaduct 4th ventricle Melalui foramen luschka dan magendi Ruang subarakn oid Reabsorb si oleh vilus araknoid Sinus venosus
  • 3.
     Banyak causatapi yang paling sering adalah karena kogenital  Bisa terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa  Ventrikulomegali pada ventrikel lateral, ventrikel ke-3 3. Lessi pada foase posterior  Pembesaran semua ventrikel Hidrosefalus communicating o Gangguan penyerapan CSF o Disertai gangguan lain yang menyebabkan hidrosefalus o Contohnya meningitis, SAH, normal pressure hydrocephalus (khasnya  ada perbaikan klinis setelah lumbar punksi untuk drainase volume tinggi)  Terapi 1. Remove the cause. Harus identifikasi kausanya dulu, misalnya obsteruksi karena tumor maka, terapinya adalah dengan mengangkat tumornya mll oprasi! 2. Drainase cairan sererospinal (terutama ada hidrosefalus akut) a. Pungsi lumbal (bisa sekalian diagnose NPH) b. External ventricular drain : dengan cara memasukan kateter pada baian otak non dominan dan diteruskan pada ventrikel lateral 3. Ventrikuloperitoneal shunt (VPS) : adalah terapi paling sering dengan cara menghubungkan kateter pada ventrikel dan peritoneum, sehingga CSF dialurkan ke peritoneum. Efek samping  penyumbatan, infeksi, over drain  Untuk melihan ada ventrikulomegali atau tidakn dengan melihat diameter maksimal dari ventrikel lateral dan diameter maksimal dari skull kemudian masukan kedalam evans rasio diaman nilainya harus kurang dari 1/3 untuk dikatakan normal.