DIFERENSIAL
 2.1. Koefiesien Diferensial baku.
 2.2 Fungsi dari suatu fungsi
 2.3 Diferensial Logaritmik
 2.4 Persamaan Parametrik
Teorema Turunan 1 :
Jika ada, maka f kontinu di c.
Teorema Turunan 2 :
1. Aturan Fungsi Konstanta. Jika = k dengan k suatu
konstanta maka untuk sebarang x, = 0, yaitu = 0.
2. Aturan fungsi Identitas. Jika = x, maka = 1, yaitu
=1.
3. Aturan Pangkat. Jika , dengan n bilangan-
bilangan bulat positif, maka , yaitu
.
4. Aturan Kelipatan Konstanta. Jika k suatu konstant dan f
suatu fungsi yang terdiferensialkan, maka ,
yaitu .
5. Aturan Jumlah. Jika f dan g fungsi-fungsi yang
terdiferensialkan, maka , yaitu
.
6. Aturan Selisih. Jika f dan g fungsi-fungsi yang
terdiferensialkan, maka
, yaitu .
7. Aturan Hasil Kali. Misalkan f dan g fungsi-fungsi yang
dapat terdiferensialkan, maka ,
yaitu .
8. Aturan Hasil Bagi. Misalkan f dan g fungsi-fungsi yang
dapat didiferensialkan dengan . Maka
,yaitu : .
Misalkan , fungsi
1. .
2. .
3. .
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Misalkan adalah fungsi
yang dapat diturunkan. Maka :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Misalkan , fungsi
1. .
2. .
3. .
Misalkan dan menentukan
fungsi komposit .
Jika g terdiferensialkan di x
dan f terdiferensialkan di ,
maka terdiferensialkan di x
dan ,
yaitu .
Contoh :
1.Diferensialkan y = Cos ( 5x – 4 )
Jawab :
dy/dx = - 5 sin ( 5x – 4 )
2. Diferensialkan y = tan ( 4 – 5x )
jawab:
dy / dx = -5 sec ( 4 – 5x )
Untuk fungsi implisit yang sukar dinyatakan
secara eksplisit, turunannya dapat ditentukan
dengan menggunakan aturan turunan untuk
jumlah dan perkalian dua fungsi dan aturan berantai.
Contoh :
Pandang persamaan :
Pandang fungsi-fungsi: dan
Maka :
atau
 Purnami.E.Soewardi,Media Pembelajaran
Matematika,Bandung ,2008
 K.Astroud, Erwin Sucipto, Matematika Untuk
Teknik, PT. Gelora Aksara Pratama,1987.
PENERAPAN DIFERENSIAL
Persamaan Garis lurus dan garis normal
a) Persamaan garis lurus adalah y = mx + c
Dengan m : kemiringan garis / gradien
Atau m = dy/dx = tan θ
Sedangkan c : perpotongan dengan sumbu y
b) y – y1 = m ( x – x1)
Contoh soal :
1. Tentukan persamaan garis yang
melalui titik P (3,2 ) dan Q ( -2,1 )
penyelesaian :
y = mx + c
Melalui P ( 3,2 ) …… 2 = 3m + c
Melalui Q ( -2,1 ) …… 1 = -2m + c
 -
1 = 5m
m = 1/5
maka c = 7/5
Jadi persamaan garisnya adalah y = 1/5 x + 7/5
Contoh Soal:
2.Tentukan persamaan garis singgung & garis
normal kurva
x + y + 3xy – 11 = 0 di titik ( 1,2 )
 Jawab :
Diferensialkan persamaan kurvanya
2x +2y. dy/dx + 3y + 3x. dy/dx = 0
dy/dx ( 2y + 3x ) = -2x – 3y
dy/dx = - 8/7
m = - 8/7
Jadi persamaan garis singgungnya adalah
y - y = m ( x - x )
y –2 = - 8/7 ( x – 1 )
y = - 8/7 x + 8/7 + 2
7y = -8x + 22
Kemiringan garis normalnya , m = 7/8
Persamaan garis normalnya adalah
Y –2 = 7/8 (x – 1 )
Y = 7/8 x – 7/8 +2
8y = 7x + 9
Kemiringan garis Normal =
ggunggariskemiringan sin
1−
 
 Cukup dengan menentukan 2 buah titik sembarang
yang terletak pada grafik tersebut, kemudian
dihubungkan (biasanya kedua titik ini adalah titik-
titik potong dengan masing-masing sumbu).
 contoh:
 Gambarkan grafik 2x + 3y - 6 = 0
 Titik potong dengan sumbu x ® y = 0 ; 2x + 3(0) - 6
= 0 ® x = 3 ® (3,0)
 Titik potong dengan sumby y ® x = 0 ; 2(0) + 3y - 6
= 0
 1.Bentuk umum
   ax + by + c = 0 atau y = mx + n
 2. Persamaan sumbu x ® y = 0
 3. Persamaan sumbu y ® x = 0
 4. Sejajar sumbu x ® y = k
 5. Sejajar sumbu y ® x = k
Melalui titik asal dengan gradien m
    y = mx
( )11 y,x
( )11 xxmyy −=−
Melalui titik
dengan gradien m
( )11 y,x( )22 y,x
( )
( )
( )
( )12
1
12
1
xx
xx
yy
yy
−
−
=
−
−
( )
( )
( )1
12
12
1 xx
xx
yy
yy −
−
−
=−
Melalui titik dan
    
    
 
Y Tali busur
B
Garis singgung
A h
0 c c+h X
Misalkan kurva tersebut mempunyai persamaan .
Maka titik A mempunyai koordinat ,
titik B mempunyai koordinat
dan tali busur yang melewati A dan B mempunyai
kemiringan (gradien) , dengan
Akibatnya, garis singgungnya adalah
garis yang melalui A dengan gradien :
.
 Purnami.E.Soewardi,Media Pembelajaran
Matematika,Bandung ,2008

Matematika Teknik - Diferensial

  • 1.
  • 2.
     2.1. KoefiesienDiferensial baku.  2.2 Fungsi dari suatu fungsi  2.3 Diferensial Logaritmik  2.4 Persamaan Parametrik
  • 3.
    Teorema Turunan 1: Jika ada, maka f kontinu di c.
  • 4.
    Teorema Turunan 2: 1. Aturan Fungsi Konstanta. Jika = k dengan k suatu konstanta maka untuk sebarang x, = 0, yaitu = 0. 2. Aturan fungsi Identitas. Jika = x, maka = 1, yaitu =1. 3. Aturan Pangkat. Jika , dengan n bilangan- bilangan bulat positif, maka , yaitu . 4. Aturan Kelipatan Konstanta. Jika k suatu konstant dan f suatu fungsi yang terdiferensialkan, maka , yaitu .
  • 5.
    5. Aturan Jumlah.Jika f dan g fungsi-fungsi yang terdiferensialkan, maka , yaitu . 6. Aturan Selisih. Jika f dan g fungsi-fungsi yang terdiferensialkan, maka , yaitu . 7. Aturan Hasil Kali. Misalkan f dan g fungsi-fungsi yang dapat terdiferensialkan, maka , yaitu . 8. Aturan Hasil Bagi. Misalkan f dan g fungsi-fungsi yang dapat didiferensialkan dengan . Maka ,yaitu : .
  • 6.
  • 7.
  • 8.
    Misalkan adalah fungsi yangdapat diturunkan. Maka : 1. 2. 3. 4. 5. 6.
  • 9.
  • 10.
    Misalkan dan menentukan fungsikomposit . Jika g terdiferensialkan di x dan f terdiferensialkan di , maka terdiferensialkan di x dan , yaitu .
  • 11.
    Contoh : 1.Diferensialkan y= Cos ( 5x – 4 ) Jawab : dy/dx = - 5 sin ( 5x – 4 ) 2. Diferensialkan y = tan ( 4 – 5x ) jawab: dy / dx = -5 sec ( 4 – 5x )
  • 12.
    Untuk fungsi implisityang sukar dinyatakan secara eksplisit, turunannya dapat ditentukan dengan menggunakan aturan turunan untuk jumlah dan perkalian dua fungsi dan aturan berantai.
  • 13.
  • 14.
  • 15.
     Purnami.E.Soewardi,Media Pembelajaran Matematika,Bandung,2008  K.Astroud, Erwin Sucipto, Matematika Untuk Teknik, PT. Gelora Aksara Pratama,1987.
  • 16.
  • 17.
    Persamaan Garis lurusdan garis normal a) Persamaan garis lurus adalah y = mx + c Dengan m : kemiringan garis / gradien Atau m = dy/dx = tan θ Sedangkan c : perpotongan dengan sumbu y b) y – y1 = m ( x – x1)
  • 18.
    Contoh soal : 1.Tentukan persamaan garis yang melalui titik P (3,2 ) dan Q ( -2,1 ) penyelesaian : y = mx + c Melalui P ( 3,2 ) …… 2 = 3m + c Melalui Q ( -2,1 ) …… 1 = -2m + c  - 1 = 5m m = 1/5 maka c = 7/5 Jadi persamaan garisnya adalah y = 1/5 x + 7/5
  • 19.
    Contoh Soal: 2.Tentukan persamaangaris singgung & garis normal kurva x + y + 3xy – 11 = 0 di titik ( 1,2 )  Jawab : Diferensialkan persamaan kurvanya 2x +2y. dy/dx + 3y + 3x. dy/dx = 0 dy/dx ( 2y + 3x ) = -2x – 3y dy/dx = - 8/7 m = - 8/7
  • 20.
    Jadi persamaan garissinggungnya adalah y - y = m ( x - x ) y –2 = - 8/7 ( x – 1 ) y = - 8/7 x + 8/7 + 2 7y = -8x + 22 Kemiringan garis normalnya , m = 7/8 Persamaan garis normalnya adalah Y –2 = 7/8 (x – 1 ) Y = 7/8 x – 7/8 +2 8y = 7x + 9
  • 21.
    Kemiringan garis Normal= ggunggariskemiringan sin 1−
  • 22.
       Cukup denganmenentukan 2 buah titik sembarang yang terletak pada grafik tersebut, kemudian dihubungkan (biasanya kedua titik ini adalah titik- titik potong dengan masing-masing sumbu).  contoh:  Gambarkan grafik 2x + 3y - 6 = 0  Titik potong dengan sumbu x ® y = 0 ; 2x + 3(0) - 6 = 0 ® x = 3 ® (3,0)  Titik potong dengan sumby y ® x = 0 ; 2(0) + 3y - 6 = 0
  • 24.
     1.Bentuk umum    ax+ by + c = 0 atau y = mx + n  2. Persamaan sumbu x ® y = 0  3. Persamaan sumbu y ® x = 0  4. Sejajar sumbu x ® y = k  5. Sejajar sumbu y ® x = k
  • 25.
    Melalui titik asaldengan gradien m     y = mx
  • 26.
    ( )11 y,x ()11 xxmyy −=− Melalui titik dengan gradien m
  • 27.
    ( )11 y,x()22 y,x ( ) ( ) ( ) ( )12 1 12 1 xx xx yy yy − − = − − ( ) ( ) ( )1 12 12 1 xx xx yy yy − − − =− Melalui titik dan            
  • 28.
    Y Tali busur B Garissinggung A h 0 c c+h X
  • 29.
    Misalkan kurva tersebutmempunyai persamaan . Maka titik A mempunyai koordinat , titik B mempunyai koordinat dan tali busur yang melewati A dan B mempunyai kemiringan (gradien) , dengan Akibatnya, garis singgungnya adalah garis yang melalui A dengan gradien : .
  • 30.