Analisis Difraksi Sinar X
(X-ray difraction (XRD)
analysis)
Oleh:
Agil Fadilah (1132080006)
Ahmad Reza Maulana (1132080007)
Dewi Sanusi Noor (1132080018)
Elsa Ayu Handayani (1132080021)
Ende Annisa (1132080023)
Hani Anggraeny (1132080035)
Pendidikan Kimia VA
Analisis Difraksi Sinar X
(X-ray difraction (XRD) analysis)
PENGERTIAN
PRINSIP KERJA XRD
INSTRUMENTASI XRD
INTERPRETASI DATA
KEGUNAAN XRD
KELEBIHAN DAN
KEKURANGAN
PENGERTIAN
• Wilhem Conrad Rontgen pada tahun 1895
• XRD merupakan teknik analisis non-destruktif untuk mengidentifikasi
dan menentukan secara kuantitatif tentang bentuk-bentuk berbagai kristal,
yang disebut dengan fase
• Identifikasi diperoleh dengan membandingkan pola difraksi dengan sinar-X
• XRD dapat digunakan untuk menentukan fase apa yang ada didalam bahan
dan konsentrasi bahan-bahan penyusunnya
• XRD juga dapat mengukur macam-macam keacakan dan penyimpangan kristal
serta karakterisasi material kristal
• XRD juga dapat mengidentifikasi mineral-mineral yang berbutir halus seperti tanah liat.
• radiasi elektromagnetik yang memiliki energi tinggi sekitar 200 eV sampai
1 MeV
• Spektrum panjang gelombang 10-5 nm – 10 nm. Frekuensi 1017 Hz – 1020
Hz
PENGERTIAN
PRINSIP KERJA XRD
Latar Belakang
• Kita harus mengetahui struktur kristal karena dapat menentukan sifat-sifat material.
• Difraksi sinar-X (XRD) adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk
mengidentifikasi struktur kristal zat padat.
• Pola XRD seperti sidik jari material karena bersifat khas atau berbeda satu sama lain.
• XRD mengeksplorasi 'keadaan mikroskopik (fasa kristalin) material-material yang memiliki
keteraturan susunan atom. Teknik ini digunakan dengan cara menentukan parameter
struktur kisi serta untuk mendapatkan ukuran partikel.
HUKUM BRAGG
• Jika dua berkas sinar-x jatuh pada bidang P1 dan P2 yang terpisah
sejauh d, maka akan terbentuk sudut θ terhadap bidang yang
menumbuk titik A dan B. Sementara itu kedua berkas akan mencapai
maksimum apabila mempunyai fasa yang sama.
• Dari gambar terlihat ∟AOC =∟BOC ; karena AC = BC dan 2’ serta 1’
mempunyai fasa yang sama jika AC + BC = 2 AC dan merupakan
kelipatan dari  yang dinyatakan dengan 2 AC = n  dengan n adalah
bilangan bulat.
• Karena AC/d = sin θ sehingga diperoleh persamaan hukum Bragg
Keterangan gambar:
Syarat berkas difraksi bergantung pada
• panjang gelombang ()
• jarak antar bidang atom-atom (d)
• sudut berkas datang (θ)
Secara sistematis :
n = 2dhklsinθ
dengan 𝑑ℎ𝑘𝑙 =
𝑎
h2+k2+l2
Hukum Bragg=Syarat Difraksi
INSTRUMENTASI XRD
komponen utama:
• tabung sinar-X
• chamber
• detektor sinar-X.
SINAR X
Sifat-sifat sinar X :
 Mempunyai daya tembus yang tinggi. Sinar X dapat menembus bahan dengan daya
tembus yang sangat besar, dan digunakan dalam proses radiografi.
 Mempunyai panjang gelombang yang pendek Yaitu : 1/10.000 panjang gelombang yang
kelihatan
 Mempunyai efek fotografi. Sinar X dapat menghitamkan emulsi film setelah diproses di
kamar gelap.
 Mempunyai sifat berionisasi.Efek primer sinar X apabila mengenai suatu bahan atau zat
akan menimbulkan ionisasi partikel-partikel bahan zat tersebut.
 Mempunyai efek biologi. Sinar X akan menimbulkan perubahan-perubahan biologi pada
jaringan. Efek biologi ini digunakan dalam pengobatan radioterapi.
SINAR X
Proses Terjadinya sinar X
1. Di dalam tabung roentgen ada katoda dan anoda dan bila
katoda (filament) dipanaskan lebih dari 20.000ºC sampai
menyala dengan mengantarkan listrik dari transformator,
2. Karena panas maka elektron-eleckron dari katoda (filament)
terlepas,
3. Dengan memberikan tegangan tinggi maka elektron-elektron
dipercepat gerakannya menuju anoda (target),
4. Elektron-elektron mendadak dihentikan pada anoda (target)
sehingga terbentuk panas (99%) dan sinar X (1%),
5. Sinar X akan keluar dan diarahkan dari tabung melelui
jendela yang disebut diafragma,
6. Panas yang ditimbulkan ditiadakan oleh radiator pendingin.
CHAMBER
• Tempat objek berisi sampel yang akan dianalisis oleh
spektrometer XRD
• Sample : padatan, serbuk (kristal-kristal kecil), atau
dalam bentuk kumparan
DETECTOR
Fungsi:
merekam dan
memproses
sinyal sinar X
dan
mengolahnya
dalam bentuk
grafik.
INTERPRETASI DATA
INTERPRETASI DATA
Tahap-tahap dalam interpretasi spektra XRD:
1. identifikasi puncak-puncaknya
2. tentukan sin2 θ
3. hitung perbandingan sin2 θ/ sin2 θmin dan kalikan dengan bilangan
bulat
4. pilih dari hasil tahap (3) yang hasil h2+k2+l2 merupakan bilangan bulat
5. bandingkan hasil dengan urutan nilai h2+k2+l2 untuk identifikasi kisi
Bravais
6. hitung parameter kisi
INTERPRETASI DATA
INTERPRETASI DATA
INTERPRETASI DATA
INTERPRETASI DATA
INTERPRETASI DATA
INTERPRETASI DATA
KEGUNAAN XRD
• mempelajari keteraturan atom atau molekul dalam suatu struktur tertentu
• mengidentifikasi fasa kristalin dalam material dengan cara menentukan parameter struktur kisi serta
untuk mendapatkan ukuran partikel.
• memberikan informasi tentang struktur polimer
• memberikan informasi tentang konfigurasi rantai dalam kristalit, perkiraan ukuran kristalit, dan
perbandingan daerah kristalin dengan daerah amorf dalam sampel polimer
• bidang kedokteran untuk mendeteksi keadaan organ-organ dalam
• mengukur macam-macam keacakan dan penyimpangan kristal, karakterisasi material kristal,
identifikasi mineral-mineral yang berbutir halus seperti tanah liat, dan penentuan dimensi-dimensi
sel satuan
• menentukan struktur kristal dengan menggunakan Rietveld refinement, analisis kuantitatif dari
mineral, dan karakteristik sampel film.
Kelebihan dan Kekurangan XRD
Kelebihan
• kemampuan
penetrasinya sebab
sinar-X memiliki
energy sangat tinggi
akibat panjang
gelombangnya yang
pendek
Kekurangan
• obyek berupa kristal
tunggal sangat sulit
mendapatkan
senyawa dalam
bentuk kristalnya
• objek berupa bubuk
(powder) sulit untuk
menentukan
strukturnya
Terima kasih

XRD

  • 1.
    Analisis Difraksi SinarX (X-ray difraction (XRD) analysis) Oleh: Agil Fadilah (1132080006) Ahmad Reza Maulana (1132080007) Dewi Sanusi Noor (1132080018) Elsa Ayu Handayani (1132080021) Ende Annisa (1132080023) Hani Anggraeny (1132080035) Pendidikan Kimia VA
  • 2.
    Analisis Difraksi SinarX (X-ray difraction (XRD) analysis) PENGERTIAN PRINSIP KERJA XRD INSTRUMENTASI XRD INTERPRETASI DATA KEGUNAAN XRD KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
  • 3.
    PENGERTIAN • Wilhem ConradRontgen pada tahun 1895 • XRD merupakan teknik analisis non-destruktif untuk mengidentifikasi dan menentukan secara kuantitatif tentang bentuk-bentuk berbagai kristal, yang disebut dengan fase • Identifikasi diperoleh dengan membandingkan pola difraksi dengan sinar-X • XRD dapat digunakan untuk menentukan fase apa yang ada didalam bahan dan konsentrasi bahan-bahan penyusunnya • XRD juga dapat mengukur macam-macam keacakan dan penyimpangan kristal serta karakterisasi material kristal • XRD juga dapat mengidentifikasi mineral-mineral yang berbutir halus seperti tanah liat.
  • 4.
    • radiasi elektromagnetikyang memiliki energi tinggi sekitar 200 eV sampai 1 MeV • Spektrum panjang gelombang 10-5 nm – 10 nm. Frekuensi 1017 Hz – 1020 Hz PENGERTIAN
  • 5.
    PRINSIP KERJA XRD LatarBelakang • Kita harus mengetahui struktur kristal karena dapat menentukan sifat-sifat material. • Difraksi sinar-X (XRD) adalah salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi struktur kristal zat padat. • Pola XRD seperti sidik jari material karena bersifat khas atau berbeda satu sama lain. • XRD mengeksplorasi 'keadaan mikroskopik (fasa kristalin) material-material yang memiliki keteraturan susunan atom. Teknik ini digunakan dengan cara menentukan parameter struktur kisi serta untuk mendapatkan ukuran partikel.
  • 6.
  • 7.
    • Jika duaberkas sinar-x jatuh pada bidang P1 dan P2 yang terpisah sejauh d, maka akan terbentuk sudut θ terhadap bidang yang menumbuk titik A dan B. Sementara itu kedua berkas akan mencapai maksimum apabila mempunyai fasa yang sama. • Dari gambar terlihat ∟AOC =∟BOC ; karena AC = BC dan 2’ serta 1’ mempunyai fasa yang sama jika AC + BC = 2 AC dan merupakan kelipatan dari  yang dinyatakan dengan 2 AC = n  dengan n adalah bilangan bulat. • Karena AC/d = sin θ sehingga diperoleh persamaan hukum Bragg Keterangan gambar:
  • 8.
    Syarat berkas difraksibergantung pada • panjang gelombang () • jarak antar bidang atom-atom (d) • sudut berkas datang (θ) Secara sistematis : n = 2dhklsinθ dengan 𝑑ℎ𝑘𝑙 = 𝑎 h2+k2+l2 Hukum Bragg=Syarat Difraksi
  • 9.
    INSTRUMENTASI XRD komponen utama: •tabung sinar-X • chamber • detektor sinar-X.
  • 10.
    SINAR X Sifat-sifat sinarX :  Mempunyai daya tembus yang tinggi. Sinar X dapat menembus bahan dengan daya tembus yang sangat besar, dan digunakan dalam proses radiografi.  Mempunyai panjang gelombang yang pendek Yaitu : 1/10.000 panjang gelombang yang kelihatan  Mempunyai efek fotografi. Sinar X dapat menghitamkan emulsi film setelah diproses di kamar gelap.  Mempunyai sifat berionisasi.Efek primer sinar X apabila mengenai suatu bahan atau zat akan menimbulkan ionisasi partikel-partikel bahan zat tersebut.  Mempunyai efek biologi. Sinar X akan menimbulkan perubahan-perubahan biologi pada jaringan. Efek biologi ini digunakan dalam pengobatan radioterapi.
  • 11.
    SINAR X Proses Terjadinyasinar X 1. Di dalam tabung roentgen ada katoda dan anoda dan bila katoda (filament) dipanaskan lebih dari 20.000ºC sampai menyala dengan mengantarkan listrik dari transformator, 2. Karena panas maka elektron-eleckron dari katoda (filament) terlepas, 3. Dengan memberikan tegangan tinggi maka elektron-elektron dipercepat gerakannya menuju anoda (target), 4. Elektron-elektron mendadak dihentikan pada anoda (target) sehingga terbentuk panas (99%) dan sinar X (1%), 5. Sinar X akan keluar dan diarahkan dari tabung melelui jendela yang disebut diafragma, 6. Panas yang ditimbulkan ditiadakan oleh radiator pendingin.
  • 12.
    CHAMBER • Tempat objekberisi sampel yang akan dianalisis oleh spektrometer XRD • Sample : padatan, serbuk (kristal-kristal kecil), atau dalam bentuk kumparan
  • 13.
    DETECTOR Fungsi: merekam dan memproses sinyal sinarX dan mengolahnya dalam bentuk grafik.
  • 14.
  • 15.
    INTERPRETASI DATA Tahap-tahap dalaminterpretasi spektra XRD: 1. identifikasi puncak-puncaknya 2. tentukan sin2 θ 3. hitung perbandingan sin2 θ/ sin2 θmin dan kalikan dengan bilangan bulat 4. pilih dari hasil tahap (3) yang hasil h2+k2+l2 merupakan bilangan bulat 5. bandingkan hasil dengan urutan nilai h2+k2+l2 untuk identifikasi kisi Bravais 6. hitung parameter kisi
  • 16.
  • 17.
  • 18.
  • 19.
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    KEGUNAAN XRD • mempelajariketeraturan atom atau molekul dalam suatu struktur tertentu • mengidentifikasi fasa kristalin dalam material dengan cara menentukan parameter struktur kisi serta untuk mendapatkan ukuran partikel. • memberikan informasi tentang struktur polimer • memberikan informasi tentang konfigurasi rantai dalam kristalit, perkiraan ukuran kristalit, dan perbandingan daerah kristalin dengan daerah amorf dalam sampel polimer • bidang kedokteran untuk mendeteksi keadaan organ-organ dalam • mengukur macam-macam keacakan dan penyimpangan kristal, karakterisasi material kristal, identifikasi mineral-mineral yang berbutir halus seperti tanah liat, dan penentuan dimensi-dimensi sel satuan • menentukan struktur kristal dengan menggunakan Rietveld refinement, analisis kuantitatif dari mineral, dan karakteristik sampel film.
  • 23.
    Kelebihan dan KekuranganXRD Kelebihan • kemampuan penetrasinya sebab sinar-X memiliki energy sangat tinggi akibat panjang gelombangnya yang pendek Kekurangan • obyek berupa kristal tunggal sangat sulit mendapatkan senyawa dalam bentuk kristalnya • objek berupa bubuk (powder) sulit untuk menentukan strukturnya
  • 24.