MUTIA AZIZA
(1515031001)
OSLINE CINDELEGE O.P
(1515031002)
SEPTIANIWULANDARI
(15150031003)
SINAR X
&
DIFRAKSI SINAR X
SINAR X
Wilhelm Conrad Rontgen (1845-1923).
Gelombang elektromagnetik yang mempunyai panjang
gelombang berkisar 10 nanometer - 100 pikometer dan
frekuensi sekitar 1016 -1021 Hz
POLARISASI SINAR X
PERSAMAAN PRODUKSI SINAR X
SYARAT TERJADINYA SINAR X
 Ruang yang vacum (hampa udara)
 Beda potensial yang tinggi
 Sumber electron
 Target tumbukan, dan
 Focusing
SIFAT-SIFAT SINAR X
 Mempunyai panjang gelombang yang pendek
 Mempunyai efek fotografi
 Mempunyai sifat berionisasi
 Mempunyai efek biologi
PROSES PEMBENTUKAN SINAR X
APLIKASI SINAR X
 Bidang Kesehatan
 Bidang Penindustrian
 Dalam Bidang Penyelidikan
 Kegunaan lainnya
DAMPAK NEGATIF SINAR X
 Pemusnahan sel-sel dalam tubuh.
 Perubahan struktur genetik suatu sel.
 Penyakit kanker parah.
 Kesan-kesan buruk seperti rambut rontok, kulit
menjadi merah dan berbisul
DIFRAKSI SINAR X
Difraksi sinar X atau X-ray diffraction (XRD) adalah
suatu metode analisa yang digunakan untuk
mengidentifikasi fasa kristalin dalam material
dengan cara menentukan parameter struktur kisi
serta untuk mendapatkan ukuran partikel
MANFAAT DIFRAKSI SINAR X
 Pengukuran jarak rata-rata antara lapisan atau baris
atom
 Penentuan kristal tunggal
 Penentuan struktur kristal dari material yang tidak
diketahui
 Mengukur bentuk, ukuran, dan tegangan dalam dari
kristal kecil
PERSAMAAN JARAK ATOMIK DIFRAKSI
SINAR X
dengan:
maka:
1/3
CONTOH SOAL
Cari panjang gelombang terkecil dalam radiasi mesin
sinar x yang potensial pemercepatnya 50.000V.
Dik: V: 5 X 104
Dit: λmin dan vmax ?
Jawab: λmin=
1,24 𝑋 10−6 𝑉𝑚
5 𝑋 104 = 2,5 X 10-11m
vmax =
3 𝑋 108 𝑚/𝑠
2,5 𝑋 10−11 𝑚
= 1,2 X 1019 Hz
Sinar X dan Difraksi Sinar X

Sinar X dan Difraksi Sinar X

  • 1.
    MUTIA AZIZA (1515031001) OSLINE CINDELEGEO.P (1515031002) SEPTIANIWULANDARI (15150031003) SINAR X & DIFRAKSI SINAR X
  • 2.
    SINAR X Wilhelm ConradRontgen (1845-1923). Gelombang elektromagnetik yang mempunyai panjang gelombang berkisar 10 nanometer - 100 pikometer dan frekuensi sekitar 1016 -1021 Hz
  • 3.
  • 4.
  • 5.
    SYARAT TERJADINYA SINARX  Ruang yang vacum (hampa udara)  Beda potensial yang tinggi  Sumber electron  Target tumbukan, dan  Focusing
  • 6.
    SIFAT-SIFAT SINAR X Mempunyai panjang gelombang yang pendek  Mempunyai efek fotografi  Mempunyai sifat berionisasi  Mempunyai efek biologi
  • 7.
  • 8.
    APLIKASI SINAR X Bidang Kesehatan  Bidang Penindustrian  Dalam Bidang Penyelidikan  Kegunaan lainnya
  • 9.
    DAMPAK NEGATIF SINARX  Pemusnahan sel-sel dalam tubuh.  Perubahan struktur genetik suatu sel.  Penyakit kanker parah.  Kesan-kesan buruk seperti rambut rontok, kulit menjadi merah dan berbisul
  • 10.
    DIFRAKSI SINAR X Difraksisinar X atau X-ray diffraction (XRD) adalah suatu metode analisa yang digunakan untuk mengidentifikasi fasa kristalin dalam material dengan cara menentukan parameter struktur kisi serta untuk mendapatkan ukuran partikel
  • 11.
    MANFAAT DIFRAKSI SINARX  Pengukuran jarak rata-rata antara lapisan atau baris atom  Penentuan kristal tunggal  Penentuan struktur kristal dari material yang tidak diketahui  Mengukur bentuk, ukuran, dan tegangan dalam dari kristal kecil
  • 12.
    PERSAMAAN JARAK ATOMIKDIFRAKSI SINAR X dengan: maka: 1/3
  • 13.
    CONTOH SOAL Cari panjanggelombang terkecil dalam radiasi mesin sinar x yang potensial pemercepatnya 50.000V. Dik: V: 5 X 104 Dit: λmin dan vmax ? Jawab: λmin= 1,24 𝑋 10−6 𝑉𝑚 5 𝑋 104 = 2,5 X 10-11m vmax = 3 𝑋 108 𝑚/𝑠 2,5 𝑋 10−11 𝑚 = 1,2 X 1019 Hz

Editor's Notes

  • #3  SEPTI Sinar X adalah suatu gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang gelombang sangat pendek dengan energi yang sangat besar dan memiliki daya tembus yang sangat tinggi. Sinar X juga mampu mengionisasi atom dari materi yang dilaluinya, menjadikannya sebagai salah satu bentuk dari radiasi elektromagnetik. Sinar X memiliki panjang mulai dari 0,01 sampai 10 nanometer dengan frekuensi mulai dari 30 petaHertz sampai 30 exaHertz dan memiliki energi mulai dari 120 elektronVolt sampai 120 kilo elektronVolt. Kemampuan Sinar X dalam menembus bahan dimanfaatkan dalam bidang medis dalam Radiografi Diagnostik.
  • #4 SEPTI
  • #5 SEPTI
  • #6 MUTIA Ruang Vakum Pembentukan sinar x juga membutuhkan ruang vakum atau hampa udara. Proses pembentukan harus dalam ruang vakum karena jika keadaan tidak vakum, maka ketika elektron bergerak akan ada unsur atau partikel lain yang menghalangi lintasan elektron menuju target yang bisa menyebabkan perubahan arah elektron sehingga tidak menumbuk target, atau berkurangnya kecepatan elektron karena terhambat sehingga energi yang seharusnya dipancarkan besar akan menjadi kecil. Maka dari itu, semua proses pembentukan dan komponen pembangkit sinar x harus dalam ruang vakum Beda Potensial Setelah elektron bebas terkumpul, maka elektron perlu digerakkan dengan sangat cepat menuju target. Elektron harus bergerak sangat cepat karena energi sinar x yang akan dipancarkan elektron bergantung pada kecepatannya. Untuk menggerakkan elektron, yang dibutuhkan adalah beda potensial yang tinggi. Pada dasarnya elektron adalah partikel bermuatan negatif, maka target Anoda perlu diberi tegangan positif yang tinggi agar dapat menarik elektron. Hal ini bekerja seperti layaknya magnet, dua kutub yang berlainan akan saling tarik menarik. Begitu juga dengan daya tarik muatan, jika muatan berbeda, akan terjadi daya tarik antar partikel. Dengan hal ini, kita dapat mengatur seberapa cepat elektron bergerak dengan mengatur tegangan tabung. Semakin tinggi tegangannya, maka semakin cepat juga elektron bergerak, dan makin kuat daya tembusnya.  SUMBER ELEKTRON Setiap materi terdiri dari atom, dan setiap atom memiliki elektron yang mengelilingi nukleus. Dalam hal ini, filamen adalah sebagai sumber elektron. Umumnya Logam dipilih sebagai filamen karena unsur logam memiliki banyak elektron yang mengorbit di kulit atomnya. Yang perlu dilakukan adalah melepaskan elektron yang mengorbit tersebut sehingga menjadi elektron bebas. Dengan mengalirkan arus pada filamen, maka akan terjadi efek emisi termionis yang menyebabkan elektron terlepas dari kulit atom. Bahan Filamen Filamen pada Katoda harus memilik sifat sebagai berikut: - Memiliki Fungsi Kerja yang rendah - Memiliki titik lebur (Melting Point) yang tinggi - Memiliki ketahanan mekanis yang tinggi   Umumnya Tungsten digunakan sebagai bahan filamen karena Tungsten memiliki titik lebur yang tinggi (3370°C), fungsi kerja 4,52 eV yang tidak terlalu tinggi untuk Tabung Röntgen, dan strukturnya yang solid memiliki daya tahan mekanis yang tinggi. Nomor Atom Tungsten juga tinggi (74), yang artinya banyak elektron yang mengorbit inti atomnya, sehingga mudah dilepaskan Target Tumbukan Hal terakhir yang perlu diperhatikan adalah target tumbukan atau Anoda. Anoda disini bekerja sebagai material untuk berinteraksi dengan elektron dan sebagai bahan penarik elektron karena diberi tegangan yang tinggi. Ketika elektron bebas menumbuk target Anoda, maka sinar x akan dihasilkan, baik melalui proses Bremsstrahlung atau proses Sinar X Karakteristik. Secara umum, ketika elektron menabrak target, elektron akan memancarkan foton sinar x. Target Anoda umumnya juga terbuat dari Tungsten karena ketahanan mekanisnya yang tinggi, serta didukung beberapa material lain seperti Rhenium, Molybdenum, dan Grafit untuk meningkatkan ketahanan mekanis target, dan meningkatkan daya dissipasi panas target.
  • #7 ·      Mempunyai panjang gelombang yang pendek Yaitu : 1/10.000 panjang gelombang yang kelihatan. ·      Mempunyai efek fotografi. Sinar X dapat menghitamkan emulsi film setelah diproses di kamar gelap. ·      Mempunyai sifat berionisasi. Efek primer sinar X apabila mengenai suatu bahan atau zat akan menimbulkan ionisasi partikel-partikel bahan zat tersebut. ·      Mempunyai efek biologi. Sinar X akan menimbulkan perubahan-perubahan biologi pada jaringan. Efek biologi ini digunakan dalam pengobatan radioterapi.
  • #8 MUTIA Elektron berkecepatan tinggi yang mengenai elektron pada orbital 1s akan menyebabkan elektron tereksitasi menyebabkan kekosongan (□) pada orbital 1s tersebut, dengan adanya pengisian elektron pada orbital kosong tersebut dari orbital yang lebih tinggi energinya akan memberikan pancaran sinar-X.
  • #9 Oslin  1. Sinar-X lembut digunakan untuk mengambil gambar foto yang dikenal sebagai radiograf. Sinar-X bisa menembus tubuh manusia tetapi diserap oleh bagian yang lebih padat seperti tulang. Sinar-X keras digunakan untuk memusnahkan sel-sel kanker. Cara ini dikenal sebagai radioterapi. 2.    Dalam Bidang Perindustrian Mengetahui kecacatan dalam struktur binaan atau bagian-bagian dalam mesin dan engine. Memperbaiki rekahan dalam pipa logam, dinding konkrit dan tekanan tinggi. Memeriksa retakan dalam struktur plastik dan getah. 3.    Dalam Bidang Penyelidikan Sinar-X digunakan untuk menyelidik struktur hablur dan jarak pemisahan antara atom-atom dalam suatu bahan hablur. 4.    Kegunaan lainnya Sinar-X digunakan untuk mengesahkan sama ada suatu lukisan atau objek seni purba itu benar atau tiruan. Di lapangan kapal terbang, sinar-X lembut digunakan untuk memeriksa barang-barang dan beg penumpang.
  • #10 OSLIN
  • #11 OSLIN Difraksi adalah kecenderungan gelombang yang dipancarkan dari sumber melewati celah yang terbatas untuk menyebar ketika merambat
  • #12 OSLIN
  • #13 septi
  • #14 Septi dan mutia