Sinar-X
XII IPA 1
Devia A. Mita G. P.
Setia N. H.
SMAN 2 GUNUNGPUTRI TP 2016/2017
Apa itu Sinar-X?
•
Adalah suatu gelombang elektromagnetik yang
memiliki panjang gelombang sangat pendek
dengan energi yang sangat besar dan memiliki
daya tembus yang sangat tinggi. Sinar-X
umumnya digunakan dalam diagnosis gambar
medis danKristalografi Sinar X
Sinar-X? Kok Bisa?
Sejarah
• Sinar-X pertama kali
ditemukanoleh Willhem
Conrad Rontgen pada
tahun 1895. Ia
menggunakan tabung
Geissler, tabung yang
terbuat dari Glass
Envelope yang
didalamnya terdapat gas
Argon atau Xenon yang
jika ada perbedaan
potensial diantara anoda
dan katoda maka gas–gas
ini akan terionisasi  dan
elektron-elektron akan
Elektron yang terdekat dengan anoda akan langsung ditarik keanoda
sehingga terjadi hole. Hole ini akan diisi oleh elektron berikutnya, tempat
yang ditinggalkan elektron ini akan menjadi hole lagi dan terjadi pengisian
lagi oleh elektron berikutnya. Begitu seterusnya sehingga akan terjadi
estafet elektron dan terjadilah arus elektron yang berkebalikan dengan
arus listrik yang kemudian disebut arus tabung
......
Pada saat yang bersamaan, elektron-elektron yang
ditarik ke anoda tersebut akan menabrak anoda dan
ditahan.  Hole-hole ini akan diisi oleh elektron-
elektron lain. Perpindahan elektron ini akan
menghasilkan satu gelombang elektromagnetik yang
panjang gelombangnya berbeda-beda. Gelombang
elektromagnetik dengan panjang gelombang 0,01–1
Amstrong inilah yang kemudian disebut sinar-X atau
sinar Rontgen. Tabung X-ray jenis pertama ini disebut
Cold Chatoda Tube.
•
Willhem Conrad Rontgen dilahirkan
tahun 1845 di kota Lennep, Jerman.
Dia peroleh gelar doktor tahun 1869
dari Universitas Zurich. Selama
sembilan belas tahun sesudah itu,
Rontgen bekerja di pelbagai
universitas, dan lambat laun peroleh
reputasi seorang ilmuwan yang
jempol. Tahun 1888 dia diangkat
jadi mahaguru bidang fisika dan
Direktur Lembaga Fisika Universitas
Wurburg. Di situlah, tahun 1895,
Rontgen membuat penemuan yang
membuat namanya kesohor.
Tanggal 8 Nopember 1895 Rontgen
lagi bikin percobaan dengan "sinar
cathode."
Ia mengambil fotografi sinar-X pertama, dari bagian
dalam objek logam dan tulang tangan istrinya.
•
Melalui generator yang membuat aliran listrik dengan potensial
tinggi, logam pijar molybdenum memijar, pada saat tertentu logam
pijar tersebut menghasilkan awan elektron (logam pijar
molybdenum disebut sebagai filamen) pada suhu tertentu serta
saat tertentu pula elektron-elektron tertarik ke anoda (anoda
adalah unsur radioaktif barium platinum sianida atau tungsten
carbide).
Ringkasan Terjadi Sinar X
Sinar – X Bremsstrahlung
.
Sinar-X Bremsstrahlung adalah istilah dalam bahasa Jerman
yang berarti
radiasi pengereman. Elektron sebagai partikel
bermuatan
listrik yang bergerak dengan kecepatan tinggi,
apabila melintas dekat ke inti suatu atom,maka gaya
tarik elektrostatik
inti atom yang kuat akan menyebabkan elektron
membelok dengan tajam.
Peristiwa itu menyebabkan elektron kehilangan
energinya dengan memancarkan radiasi
elektromagnetik yang dikenal sebagai sinar-X
bremsstrahlung.
Sinar-X bremsstrahlung mempunyai spektrum energi
kontinyu yang lebar
Sinar-X karakteristik terjadi ketika
elektron proyektil dengan energi
kinetik yang tinggi berinterkasi dengan
elektron dari tiap-tiap kulit atom.
Elektron proyektil ini harus mempunyai
energi kinetik yang cukup tinggi untuk
melepaskan elektron pada kulit atom
tertentu dari orbitnya. Saat elektron
dari kulit atom ini terlepas dari orbitnya
maka akan terjadi transisi dari orbit luar
ke orbit yang lebih dalam. Energi yang
dilepaskan saat terjadi transisi ini
dikenal dengan photon sinar-X
karakteristik. Energi photon sinar-X
karakteristik ini bergantung pada
besarnya energi elektron proyektil yang
digunakan untuk melepaskan elektron
dari kulit atom tertentu dan bergantung
pada selisih energi ikat dari elektron
transisi dengan energi ikat elektron
yang terlepas tersebut.
SINAR-X KARAKTERISTIK
Sifat-Sifat Sinar X
Sinar x tidak dapat dilihat dengan mata, bergerak lurus yang
mana kecepatannya sama dengan kecepatan cahaya,
tidak dapat difraksikan dengn lensa atau prisma tetapi dapat difraksikan
dengan kisi kristal.Dapat diserap oleh timah hitam, dapat
dibelokkan setelah menembus logam
atau benda padat, mempunyai frekuensi gelombang yang tinggi.
Pertebaran, apabila berkas sinar x melalui
suatu bahan atau suatu zat, maka berkas sinar
tersebut akan bertebaran keseluruh arah,
menimbulkan radiasi sekunder (radiasi
hambur) pada bahan atau zat yang dilalui.
Hal ini akan menyebabkan terjadinya gambar
radiograf dan pada film akan tampak
pengaburan kelabu secara menyeluruh. Untuk
mengurangi akibat radiasi hambur ini maka
diantara subjek dengan diletakkan timah
hitam (grid) yang tipis.
Penyerapan, sinar x dalam radiografi diserap
oleh bahan atau zat sesuai dengan berat
atom atau kepadatan bahan atau zat
tersebut. Makin tinggi kepadatannya atau
berat atomnya makin besar penyerapannya
Daya tembus
Sinar x dapat menembus bahan atau massa yang
padat dengan daya tembus yang sangat besar
seperti tulang dan gigi. Makin tinggi tegangan
tabung ( besarnya KV) yang digunakan, makin besar
daya tembusnya. Makin rendah berat atom atau
kepadatan suatu benda, makin besar daya
tembusnya.
Ionisasi
Efek primer dari sinar x apabila mengenai
suatu bahan atau zat dapat menimbulkan ionisasi
partikel-partikel atau zat tersebut.
•
Fluoresensi
Sinar x menyebabkan bahan-bahan tertentu seperti kalsium tungstat atau
zink sulfide memendarkan cahaya (luminisensi). Luminisensi ada 2 jenis
yaitu :
1. Fluoresensi, yaitu memendarkan cahaya sewaktu ada radiasi sinar x saja.
2. Fosforisensi, pemendaran cahaya akan berlangsung beberapa saat
walaupun radiasi sinar x sudah dimatikan (after – glow).
Efek biologi
Sinar x akan menimbulkan perubahan-perubahan biologi pada jaringan.
Efek biologi ini yang dipergunakan dalam pengobatan radioterapi.
Daya Tembus Sinar-x
Besaran tegangan (kV) pada umumnya dikaitkan dengan daya
tembus, makin tinggi besaran tegangan (kV) yang digunakan
maka semakin besar daya tembus (mAs) yang akan disinari,
demikian juga sebaliknya, semakin kecil besaran tegangan (kV)
yang digunakan maka semakin kecil daya tembus (mAs) yang
akan disinari.
Contoh Soal :
Berikut ini adalah sifat-sifat sinar-X
kecuali...
a. Panjang gelombang lebih
pendek gamma
b. Dapat menembus bahan yang
padat
c. Apabila berkas sinar x melalui
suatu bahan atau suatu zat,
maka berkas sinar tersebut akan
bertebaran keseluruh arah
d. Merupakan hubungan antara
anoda dan katoda
e. panjang gelombang 0,01–1
Amstrong
Jawaban A, karena panjang
gelombang sinar-x lebih
panjang
dari gamma, yaitu 10^-10,
Sedangkan sinar gamma
Memiliki panjang gelombang
10^-12
Sekian(juga)

Sinar-X untuk Kelas 12

  • 1.
    Sinar-X XII IPA 1 DeviaA. Mita G. P. Setia N. H. SMAN 2 GUNUNGPUTRI TP 2016/2017
  • 2.
  • 3.
    • Adalah suatu gelombangelektromagnetik yang memiliki panjang gelombang sangat pendek dengan energi yang sangat besar dan memiliki daya tembus yang sangat tinggi. Sinar-X umumnya digunakan dalam diagnosis gambar medis danKristalografi Sinar X
  • 4.
  • 5.
    Sejarah • Sinar-X pertamakali ditemukanoleh Willhem Conrad Rontgen pada tahun 1895. Ia menggunakan tabung Geissler, tabung yang terbuat dari Glass Envelope yang didalamnya terdapat gas Argon atau Xenon yang jika ada perbedaan potensial diantara anoda dan katoda maka gas–gas ini akan terionisasi  dan elektron-elektron akan
  • 6.
    Elektron yang terdekatdengan anoda akan langsung ditarik keanoda sehingga terjadi hole. Hole ini akan diisi oleh elektron berikutnya, tempat yang ditinggalkan elektron ini akan menjadi hole lagi dan terjadi pengisian lagi oleh elektron berikutnya. Begitu seterusnya sehingga akan terjadi estafet elektron dan terjadilah arus elektron yang berkebalikan dengan arus listrik yang kemudian disebut arus tabung
  • 7.
    ...... Pada saat yangbersamaan, elektron-elektron yang ditarik ke anoda tersebut akan menabrak anoda dan ditahan.  Hole-hole ini akan diisi oleh elektron- elektron lain. Perpindahan elektron ini akan menghasilkan satu gelombang elektromagnetik yang panjang gelombangnya berbeda-beda. Gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang 0,01–1 Amstrong inilah yang kemudian disebut sinar-X atau sinar Rontgen. Tabung X-ray jenis pertama ini disebut Cold Chatoda Tube.
  • 8.
    • Willhem Conrad Rontgendilahirkan tahun 1845 di kota Lennep, Jerman. Dia peroleh gelar doktor tahun 1869 dari Universitas Zurich. Selama sembilan belas tahun sesudah itu, Rontgen bekerja di pelbagai universitas, dan lambat laun peroleh reputasi seorang ilmuwan yang jempol. Tahun 1888 dia diangkat jadi mahaguru bidang fisika dan Direktur Lembaga Fisika Universitas Wurburg. Di situlah, tahun 1895, Rontgen membuat penemuan yang membuat namanya kesohor. Tanggal 8 Nopember 1895 Rontgen lagi bikin percobaan dengan "sinar cathode." Ia mengambil fotografi sinar-X pertama, dari bagian dalam objek logam dan tulang tangan istrinya.
  • 9.
    • Melalui generator yangmembuat aliran listrik dengan potensial tinggi, logam pijar molybdenum memijar, pada saat tertentu logam pijar tersebut menghasilkan awan elektron (logam pijar molybdenum disebut sebagai filamen) pada suhu tertentu serta saat tertentu pula elektron-elektron tertarik ke anoda (anoda adalah unsur radioaktif barium platinum sianida atau tungsten carbide). Ringkasan Terjadi Sinar X
  • 10.
    Sinar – XBremsstrahlung . Sinar-X Bremsstrahlung adalah istilah dalam bahasa Jerman yang berarti radiasi pengereman. Elektron sebagai partikel bermuatan listrik yang bergerak dengan kecepatan tinggi, apabila melintas dekat ke inti suatu atom,maka gaya tarik elektrostatik inti atom yang kuat akan menyebabkan elektron membelok dengan tajam. Peristiwa itu menyebabkan elektron kehilangan energinya dengan memancarkan radiasi elektromagnetik yang dikenal sebagai sinar-X bremsstrahlung. Sinar-X bremsstrahlung mempunyai spektrum energi kontinyu yang lebar
  • 11.
    Sinar-X karakteristik terjadiketika elektron proyektil dengan energi kinetik yang tinggi berinterkasi dengan elektron dari tiap-tiap kulit atom. Elektron proyektil ini harus mempunyai energi kinetik yang cukup tinggi untuk melepaskan elektron pada kulit atom tertentu dari orbitnya. Saat elektron dari kulit atom ini terlepas dari orbitnya maka akan terjadi transisi dari orbit luar ke orbit yang lebih dalam. Energi yang dilepaskan saat terjadi transisi ini dikenal dengan photon sinar-X karakteristik. Energi photon sinar-X karakteristik ini bergantung pada besarnya energi elektron proyektil yang digunakan untuk melepaskan elektron dari kulit atom tertentu dan bergantung pada selisih energi ikat dari elektron transisi dengan energi ikat elektron yang terlepas tersebut. SINAR-X KARAKTERISTIK
  • 12.
    Sifat-Sifat Sinar X Sinarx tidak dapat dilihat dengan mata, bergerak lurus yang mana kecepatannya sama dengan kecepatan cahaya, tidak dapat difraksikan dengn lensa atau prisma tetapi dapat difraksikan dengan kisi kristal.Dapat diserap oleh timah hitam, dapat dibelokkan setelah menembus logam atau benda padat, mempunyai frekuensi gelombang yang tinggi.
  • 13.
    Pertebaran, apabila berkassinar x melalui suatu bahan atau suatu zat, maka berkas sinar tersebut akan bertebaran keseluruh arah, menimbulkan radiasi sekunder (radiasi hambur) pada bahan atau zat yang dilalui. Hal ini akan menyebabkan terjadinya gambar radiograf dan pada film akan tampak pengaburan kelabu secara menyeluruh. Untuk mengurangi akibat radiasi hambur ini maka diantara subjek dengan diletakkan timah hitam (grid) yang tipis. Penyerapan, sinar x dalam radiografi diserap oleh bahan atau zat sesuai dengan berat atom atau kepadatan bahan atau zat tersebut. Makin tinggi kepadatannya atau berat atomnya makin besar penyerapannya
  • 14.
    Daya tembus Sinar xdapat menembus bahan atau massa yang padat dengan daya tembus yang sangat besar seperti tulang dan gigi. Makin tinggi tegangan tabung ( besarnya KV) yang digunakan, makin besar daya tembusnya. Makin rendah berat atom atau kepadatan suatu benda, makin besar daya tembusnya. Ionisasi Efek primer dari sinar x apabila mengenai suatu bahan atau zat dapat menimbulkan ionisasi partikel-partikel atau zat tersebut.
  • 15.
    • Fluoresensi Sinar x menyebabkanbahan-bahan tertentu seperti kalsium tungstat atau zink sulfide memendarkan cahaya (luminisensi). Luminisensi ada 2 jenis yaitu : 1. Fluoresensi, yaitu memendarkan cahaya sewaktu ada radiasi sinar x saja. 2. Fosforisensi, pemendaran cahaya akan berlangsung beberapa saat walaupun radiasi sinar x sudah dimatikan (after – glow). Efek biologi Sinar x akan menimbulkan perubahan-perubahan biologi pada jaringan. Efek biologi ini yang dipergunakan dalam pengobatan radioterapi.
  • 16.
    Daya Tembus Sinar-x Besarantegangan (kV) pada umumnya dikaitkan dengan daya tembus, makin tinggi besaran tegangan (kV) yang digunakan maka semakin besar daya tembus (mAs) yang akan disinari, demikian juga sebaliknya, semakin kecil besaran tegangan (kV) yang digunakan maka semakin kecil daya tembus (mAs) yang akan disinari.
  • 17.
    Contoh Soal : Berikutini adalah sifat-sifat sinar-X kecuali... a. Panjang gelombang lebih pendek gamma b. Dapat menembus bahan yang padat c. Apabila berkas sinar x melalui suatu bahan atau suatu zat, maka berkas sinar tersebut akan bertebaran keseluruh arah d. Merupakan hubungan antara anoda dan katoda e. panjang gelombang 0,01–1 Amstrong Jawaban A, karena panjang gelombang sinar-x lebih panjang dari gamma, yaitu 10^-10, Sedangkan sinar gamma Memiliki panjang gelombang 10^-12
  • 18.