DifraksiSinar X Dr. ErfanHandoko,M.SiSesion #03JurusanFisikaFakultasMatematikadanIlmuPengetahuanAlam
PembentukanSinar-x :Pembuatansinar-xPendeteksiansinar-x07/01/2011©  2010 Universitas Negeri Jakarta   |  www.unj.ac.id                      |2
3BAB 3DIFRAKSI SINAR-X
PENDAHULUANSinar-XFenomenadifraksiGeometri KristalVon Laue Tahun 1912 “jikasebuah Kristal terususunatas atom-atom secaraperiodikdenganjarakantar atom yang berkisarantara 1-2 Å, maka atom-atom inidapatdianggapberperilakusebagaicelahdalamperistiwadifraksi, selainitujikasinar-X merupakangelombangelektromatikdenganpanjanggelombang yang sebandingdenganjarakantar atom salam Kristal, makamenurutnyadapatsajaterjadiperistiwadifraksisinar-X oleh atom-atom yang terdapatdalamKristal”
DIFRAKSIPadadasarnyadifraksimerupakanhasilinteraksiantarduagelombangataulebih123Pengaruhbedajalurpadafaserelatif
Duahal yang dapatdirangkumpadaperistiwadiatasadalahPerbedaanpanjangjalan yang ditempuholehgelombangdapatmenyebabkanperbedaanfase.Munculnyaperbedaanfasemenyebabkanamplitudonyaberubah
Difraksisinar-x olehsebuahkristalBerkasdifraksididefinisikansebagaisebuahberkas yang tersusundariberkas-berkas yang dihamburkandalamjumlahbesar yang dapatsalingmenguatkansatusama lain
Tampaksekilas, fenomenadifraksimunculsepertirefleksicahayatampakolehkacaDifraksidanrefleksisecaramendasarberbeda paling tidakdalamtigaaspekyaitu:Berkas yang didifraksikanoleh Kristal dibangunolehpenghamburansinar-X olehsemua atom yang terdapatdalam Kristal, yang terletakdijalurberkasdatang. Sedangkanrefleksicahayatampakhanyamunculpadapermukaanlapisantipis.Difraksidarisinar-X monokomatikhanyamunculpadasuduttertentu yang memenuhihukum Bragg. Sedangkanrefleksicahayatampakmunculpadasetiapsuduttumbukan.Refleksicahayatampakolehkaca yang baikmemilikiefisiensi yang besarnyahampir 100%. Sedangkanintensitasdariberkassinar-X yang didifraksikansangatlahkecildibandingkandenganberkasdatang
HUKUM BRAGGUntukdapatmemahamihukum Bragg, kitaharusmengingatduafaktageometrisyaitu:Berkasdatang, garis normal terhadapbidangrefleksi, danberkasdifraksiselalu coplanarSudutdiantaraberkasdifraksidanberkastransmisiselalubernilai 2θ. Sudutinidikenaldengannamasudutdifraksi yang nilainyalebihdari θ, sudutinibiasanyaterukursecaraeksperimen
padaumumnyadifraksimunculhanyaketikapanjanggelombangdarigelombangbergerakmemilikiorde yang samadenganjarakpengulangandiantarapusatpenghamburanUntuk n = 1Hukum Bragg dapatditulisdalambentukDimana
SPEKTROSKOPI SINAR-XAlatinidigunakanuntukmenentukanpanjanggelombangλdariradiasi yang digunakandenganmenggunakankristal yang sudahdiketahuijarakdkemudianmengukurθ.
ARAH DIFRAKSIBagaimanacaramenentukanarahdarisebuahbidang???Contoh : kristalkubikContoh : kristal tetragonal“arahdifraksiditentukanolehbentukdanukuran unit sel”
METODE DIFRAKSIMetode LaueMetodeRotasi KristalMetodeSerbukMetodeDifraktometer
Metode LaueTransmission Laue MethodBack Reflection Laue MethodKristal alumunium (kubik) radiasiTungtsten 30 kV, 19mA
MetodeRotasi KristalDalammetoderotasi Kristal, sebuah Kristal tunggaldiletakkandisalahsatusumbu, yang tegaklurusterhadapberkassinar-X monokromatik. Sebuah film silinderdiletakkanmengelilingisampeldan Kristal dirotasikandisekitararah yang dipilih, sumbudari film bertepatandengansumburotasi Kristal
MetodeSerbukDalammetodeserbuk, Kristal yang akandiujidireduksiukurannyahinggamenjadiserbuk yang sangathalusdandiletakkanpadasebuahberkassinar-X monokromatikMasing-masingpartikeldariserbukinimerupakansebuah Kristal yang sangatkecilsekali, ataumerupakankumpulandari Kristal kecil yang diorientasikansecaraacakterhadapberkasdatang
metodeserbuk Debye Scherrer; (a) keterkaitanantar film terhadapsampeldanberkasmasuk; (b) penampakan film secaramendatar
MetodeDifraktometerFungsidifraktometerMenentukanjarakbidang Kristal denganmenggunakansinar-X yang panjanggelombangnyasudahdiketahuiPolaserbuk Debye ScherrerTembaga (FCC)Tungsten (BCC)Zinc (HCP)
DIFRAKSI DIBAWAH KONDISI TIDAK IDEALPenurunanHukum BraggAnggapkristal yang digunakanberadadalamkondisi idealSinar-x yang digunakanmempunyairadiasimonokromatik yang sangatsempurnadansejajar.Dalamkondisinyatakejadianinitidakpernahmuncul
Agar terjadiperistiwapenguatanintensitas, makabedajalur yang ditempuholehgelombangharuslahmerupakanbilanganbulatdaripanjanggelombangataudikatakansefaseInterferensidestruktifmerupakansebuahkonsekuensidarisifatkeperiodikandarisusunan atom sepertihalnyainterferensikonstruktif
pengaruhukurankristaldengandifraksisinar-xKristal yang sangatkecilmenyebabkanpelebaran (sedikitdivergensianguler) dariberkas yang didifraksikan, yaknidifraksi yang terjadipadasudut yang hampirmendekatitetapitidaksamadengansudut Bragg yang sebenarnyaAnggaplahbahwa Kristal memilikiketebalansebesartkitagunakanbidang (m+l)kitaakanmenganggapsudut Bragg θsebagaisebuah variable θBsebagaisudut yang memenuhihukum Bragg
efekukuranpartikel yang haluspadadifraksiLebardarikurvadifraksisemakinmeningkatapabilaketebalandari Kristal berkurang, karenarentanganguler (2θ1- 2θ2) meningkatdenganm yang berkurang(pendekatan)formula Scherrer
PERALATAN DIFRAKSI SINAR-XDifraktometersinar-xMendeteksiunsuratausenyawa yang terkandungdalamsuatupadatan.Kelemahan: tidakdapatmengkarakterisasi material yang sifatnyaamorfBagian-bagianperalatandifraksisinar-x:Tabungpenghasilsinar-XPenahansampel (Sample Holder)DetektorSeperangkatkomputeruntukmengkonversi data
Cara kerjaperalatandifraksisinar-xSampelpadatdiletakkanpadapreparatkacaSumbersinarbergerakmengelilingisampelsambilmenyinarisampelDetektormenangkappantulansinardarisampelAlatperekammerekanintensitaspantulansinar-x untuktiapsudutpantulantertentuHasilanalitisdalambentukgrafiksudutpenyinaran versus intensitaspantulan
THANK YOU!

Difraksi Sinar X (3)