Kelompok:
FIRDAUS
LILIA ISMARTI
NUR AQWAMAH
UKURAN PENYEBARAN DATA
(Ukuran Dispersi Data)
Ukuran Penyebaran data atau dispersi
adalah suatu ukuran baik parameter atau
statistika untuk mengetahui seberapa besar
penyimpangan data. (Rusli. 2014)
Menurut Budiyuwono (2001).
Ukuran Dispersi Adalah : “Perserakan data
individual terhadap nilai rata-ratanya”.
MACAM-MACAM UKURAN
PENYEBARAN DATA
Kuartil,
Desil,
Persentil
Jangkaun /
Range
Simpangan
Rata-rata
Standar
Deviasi
Jangkauan
Antar
Kuartil
JANGKAUAN / RANGE
Jangkauan / range adalah selisih nilai data maksimum
(terbesar) dan minimum (terkecil)
atau disebut juga perbedaan antara
nilai terbesar dan terkecil pada
sekelompok data.
R = Xmax - Xmin
(X = Nilai data )
Kuartil
Kuartil adalah pengukuran yang dilakukan
untuk menentukan nilai batas jika distribusi
frekuensi dibagi menjadi 4 bagian.
Desil
Desiladalah nilai yang memisahkan tiap-tiap 10
persen dalam distribusi frekuensi.
Dalam statistik dikenal ada 9 nilai desil yakni; desil 1
(D1), desil 2 (D2), desil ke 3 (D3) dan seterusnya
sampai dengan desil ke 9 atau D9.
Cara menentukan harga desil :
1). Jika berhadapan dengan data tunggal atau tanpa
frekuensi
i ( n + 1)
Di = nilai yang ke ;
10
di mana i = 1, 2 , 3, 4, .....9. atau D1, D2 dan D3,....D9
i = menunjukkan desil ke berapa yang hendak dihitung;
n = jml individu / frekuensi
b). Apabila berhadapan dengan data bergolong atau
distribusi frekuensi bergolong :
n/10 N – cfb
Dn = Bb + ( ) x I
fd
Keterangan :
Dn : nilai desil yang dicari (D1, D2 atau D3)
Bb : batas bawah nyata dari interval yang mengandung desil
Cfb : frekuensi kumulatif dibawah interval yang mengandung desil
fd : frekuensi dalam interval kelas yang mengandung desil
i : lebar interval/ lebar kelas
n/10 N : komponen yang menunjuk pada urutan desil. Jika 1/10 N
artinya desil pertama.
PERSENTIL (P)
Persentil adalah nilai yang membagi distribusi menjadi
100 bagian yang sama. Oleh karena itu fungsi persentil
adalah menentukan nilai batas tiap 1 persen dalam
distribusi yang dipersoalkan.
Teknik ini diterapkan jika kelompok atau distribusi data
dibagi menjadi 100 bagian yang sama, untuk selanjutnya
menentukan batas tiap 1 persen dalam distribusi
dimaksud.
Dalam statistik dikenal ada 99 nilai persentil yakni;
persentil 1 (P1), persentil 2 (P2), persentil ke 3 (P3) dan
seterusnya sampai dengan persentil ke 99 atau P99.
Cara menentukan harga persentil :
a). Jika berhadapan dengan data tunggal atau tanpa frek.
i (n + 1)
Pi = nilai yang ke ;
100
dimana i = 1, 2 ,3,4,.....99. atau P1, P2, P3 ,....P99
i = menunjukkan persentil ke berapa yang hendak dihitung
n = jml individu / frekunsi
b). Apabila berhadapan dengan data bergolong atau distribusi frekuensi
bergolong :
n/100 N - cfb
Pn = Bb + ( ) x i
fd
Simpangan rata-rata (mean deviation)
Simpangan rata-rata (SR) : yang di maksud dengan
simpangan (deviation) adalah selisih antara nilai
pengamatan ke-i dengan nilai rata-rata atau antara
xi dengan X (X rata-rata).
 Simpangan Rata-rata data tunggal
, dengan : SR = Simpangan Rata-rata
= data ke-i
= rataan hitung
Simpangan Rata-rata data berkelompok:
, dengan : SR = Simpangan Rata-rata
fi = frekuensi pada data ke-i
xi = data ke-i
= rataan hitung
n = jumlah data
STANDAR DEVIASI
Standar deviasi sering disebut dengan simpangan
baku (yang biasanya dilambangkan dengan huruf s)
yaitu suatu ukuran yang menggambarkan tingkat
penyebaran data dari nilai rata-rata.
Formula yang digunakan untuk menghitung standar
deviasi tersebut adalah
Rumus standar deviasi untuk populasi:
Standar deviasi untuk sampel:
Standar deviasi untuk data kelompok:
 Keterangan :
 SD= S = σ = deviasi standar atau standart deviation
 (x-X)2
= jumlah deviasi standar setelah dikuadratkan
dari masing-masing deviasi
 n= banyak data
TERIMA KASIH
WASSALAM

Ukuran penyebaran statistik

  • 1.
  • 2.
    UKURAN PENYEBARAN DATA (UkuranDispersi Data) Ukuran Penyebaran data atau dispersi adalah suatu ukuran baik parameter atau statistika untuk mengetahui seberapa besar penyimpangan data. (Rusli. 2014) Menurut Budiyuwono (2001). Ukuran Dispersi Adalah : “Perserakan data individual terhadap nilai rata-ratanya”.
  • 3.
    MACAM-MACAM UKURAN PENYEBARAN DATA Kuartil, Desil, Persentil Jangkaun/ Range Simpangan Rata-rata Standar Deviasi Jangkauan Antar Kuartil
  • 4.
    JANGKAUAN / RANGE Jangkauan/ range adalah selisih nilai data maksimum (terbesar) dan minimum (terkecil) atau disebut juga perbedaan antara nilai terbesar dan terkecil pada sekelompok data. R = Xmax - Xmin (X = Nilai data )
  • 5.
    Kuartil Kuartil adalah pengukuranyang dilakukan untuk menentukan nilai batas jika distribusi frekuensi dibagi menjadi 4 bagian.
  • 6.
    Desil Desiladalah nilai yangmemisahkan tiap-tiap 10 persen dalam distribusi frekuensi. Dalam statistik dikenal ada 9 nilai desil yakni; desil 1 (D1), desil 2 (D2), desil ke 3 (D3) dan seterusnya sampai dengan desil ke 9 atau D9.
  • 7.
    Cara menentukan hargadesil : 1). Jika berhadapan dengan data tunggal atau tanpa frekuensi i ( n + 1) Di = nilai yang ke ; 10 di mana i = 1, 2 , 3, 4, .....9. atau D1, D2 dan D3,....D9 i = menunjukkan desil ke berapa yang hendak dihitung; n = jml individu / frekuensi
  • 8.
    b). Apabila berhadapandengan data bergolong atau distribusi frekuensi bergolong : n/10 N – cfb Dn = Bb + ( ) x I fd Keterangan : Dn : nilai desil yang dicari (D1, D2 atau D3) Bb : batas bawah nyata dari interval yang mengandung desil Cfb : frekuensi kumulatif dibawah interval yang mengandung desil fd : frekuensi dalam interval kelas yang mengandung desil i : lebar interval/ lebar kelas n/10 N : komponen yang menunjuk pada urutan desil. Jika 1/10 N artinya desil pertama.
  • 9.
    PERSENTIL (P) Persentil adalahnilai yang membagi distribusi menjadi 100 bagian yang sama. Oleh karena itu fungsi persentil adalah menentukan nilai batas tiap 1 persen dalam distribusi yang dipersoalkan. Teknik ini diterapkan jika kelompok atau distribusi data dibagi menjadi 100 bagian yang sama, untuk selanjutnya menentukan batas tiap 1 persen dalam distribusi dimaksud. Dalam statistik dikenal ada 99 nilai persentil yakni; persentil 1 (P1), persentil 2 (P2), persentil ke 3 (P3) dan seterusnya sampai dengan persentil ke 99 atau P99.
  • 10.
    Cara menentukan hargapersentil : a). Jika berhadapan dengan data tunggal atau tanpa frek. i (n + 1) Pi = nilai yang ke ; 100 dimana i = 1, 2 ,3,4,.....99. atau P1, P2, P3 ,....P99 i = menunjukkan persentil ke berapa yang hendak dihitung n = jml individu / frekunsi b). Apabila berhadapan dengan data bergolong atau distribusi frekuensi bergolong : n/100 N - cfb Pn = Bb + ( ) x i fd
  • 11.
    Simpangan rata-rata (meandeviation) Simpangan rata-rata (SR) : yang di maksud dengan simpangan (deviation) adalah selisih antara nilai pengamatan ke-i dengan nilai rata-rata atau antara xi dengan X (X rata-rata).  Simpangan Rata-rata data tunggal , dengan : SR = Simpangan Rata-rata = data ke-i = rataan hitung
  • 12.
    Simpangan Rata-rata databerkelompok: , dengan : SR = Simpangan Rata-rata fi = frekuensi pada data ke-i xi = data ke-i = rataan hitung n = jumlah data
  • 13.
    STANDAR DEVIASI Standar deviasisering disebut dengan simpangan baku (yang biasanya dilambangkan dengan huruf s) yaitu suatu ukuran yang menggambarkan tingkat penyebaran data dari nilai rata-rata. Formula yang digunakan untuk menghitung standar deviasi tersebut adalah Rumus standar deviasi untuk populasi:
  • 14.
    Standar deviasi untuksampel: Standar deviasi untuk data kelompok:  Keterangan :  SD= S = σ = deviasi standar atau standart deviation  (x-X)2 = jumlah deviasi standar setelah dikuadratkan dari masing-masing deviasi  n= banyak data
  • 15.