STATISTIKA BISNIS
STATISIKA DESKRIPTIF
By: Derri Benarli M.Ak
Prodi Bisnis Digital
Universitas Persatuan Islam
DEFINISI
PENYAJIAN DATA
• Data mentah sangat sedikit memberi informasi
• Langkah-langkah Statistika Deskriptif
Pertanyaan
yang harus
dijawab
Memahami
masalah dan
jawaban yang
diperlukan
Mengumpulka
n data
Mengumpulka
n data yang
sesuai dengan
masalah dan
tujuan
Menata Data
Menata data
mentah ke
dalam
distribusi
frekuensi
Menyajikan
data
Menyajikan
data distribusi
secara grafik
Kesimpulan
Menarik
kesimpulan
mengenai
permasalahan
Mason dan Lind (1996)
DISTRIBUSI FREKUENSI
• Distribusi Frekuensi adalah pengelompokan data ke
dalam beberapa kategori yang menunjukkan banyaknya
data dalam setiap kategori dan setiap data tidak dapat
dimasukkan ke dalam dua atau lebih kategori
• Langkah-langkah distribusi frekuensi:
1. Mengurutkan data dari terkecil ke terbesar atau
sebaliknya
2. Membuat kategori atau kelas
3. Menentukan interval kategori kelas
4. Melakukan pentabulasian dari data mentah yang sudah
diurutkan
PENYAJIAN DATA
• Data distribusi frekuensi dapat disajikan dalam bentuk grafik
agar lebih menarik dan informatif.
• Batas kelas bawah : nilai terendah dalam suatu interval kelas.
• Batas kelas atas : nilai tertinggi dalam suatu interval kelas.
• Nilai tengah kelas : tanda atau penciri dari suatu interval kelas
dan merupakan angka yang dapat dianggap mewakili suatu
interval kelas.
• Nilai tepi kelas : nilai batas antara kelas yang memisahkan
nilai antara kelas satu dengan kelas lainnya.
PENYAJIAN GRAFIK
• Histogram : Diagram Balok, menghubungkan antara tepi
kelas interval pada sumbu horisontal (X) dan frekuensi
setiap kelas pada sumbu (Y).
• Poligon : menggunakan garis yang menghubungkan titik-
titik yang merupakan koordinat antara nilai tengah kelas
dan jumlah frekuensi.
• Ogif diagram garis yang menunjukkan kombinasi antara
tepi kelas dengan frekuensi kumulatif.
UKURAN PEMUSATAN
• Nilai tunggal yang mewakili suatu kumpulan data dan
menunjukkan karakteristik dari data.
• Rata-rata hitung diperoleh dengan menjumlahkan seluruh
nilai data dan membagi dengan jumlah data. Rata-rata
hitung dibedakan antara populasi dan sampel. Ukuran yang
mewakili populasi disebut parameter, sedang untuk sampe
disebut statistik.
• Rata-rata hitung populasi : m=
∑𝑋
𝑁
• Rata-rata hitung sampel : Xbar=
∑𝑋
𝑛
• Rata-rata hitung tertimbang : Xbar w=
∑(𝑤.𝑋)
∑𝑤
UKURAN PEMUSATAN
• Median : nilai yang berada di tengah suatu kelompok data
yang telah diurutkan dari yang terbesar ke yang terkecil
atau sebaliknya. Letak median adalah (n+1)/2
• Median untuk data berkelompok:
Md = L + x i
• Modus : nilai yang sering muncul, frekuensi terbanyak
• Modus untuk data berkelompok:
Mo = L +
𝑑1
𝑑1+𝑑2
x i
𝑛
2
− 𝐶𝑓
𝑓
UKURAN PEMUSATAN
• Nilai ukuran pemusatan yaitu rata-rata hitung Xbar,
median (Md), dan modus (Mo) mempunyai hubungan
dengan bentuk kurva distribusi frekuensinya. Apabila
Xbar=Md=Mo maka kurva simetris, Xbar > Md, Mo maka
kurva condong ke kanan dan Xbar < Md, Mo maka kurva
condong ke kiri.
UKURAN LETAK
• Ukuran pemusatan yang menunjukkan letak data dalam suatu data
yang sudah terurutkan. Ukuran letak terdiri dari kuartil , desil, dan
persentil.
• Kuartil adalah ukuran letak yang membagi distribusi data menjadi 4
bagian yang sama. Letak kuartil untuk data tidak berkelompok adalah
[i(n+10]/4 dan data berkelompok adalah (in)/4, di mana nilai I adalah
1,2,dan 3.
• Nilai kuartil untuk data yang tidak berkelompok dan berjumlah genap
diperoleh dengan menggunakan rumus:
NK = NKB + [(LK-LKB) / (LKB)] x (NKA –NKB)
• Nilai kuartil untuk data yang berkelompok diperoleh dengan
menggunakan rumus:
• Nki = L +
𝑖 𝑥 𝑛
4
−𝐶𝑓
𝐹𝑘
x Ci
UKURAN LETAK
• Desil adalah ukuran letak membagi distribusi data
menjadi 10 bagian yang sama.Letak desil untuk data
tidak berkelompok adalah [i(n+1)]/10 dan data
berkelompok adalah (in)/10, di mana nilai I adalah
1,2,3,…9
• Nilai kuartil untuk data yang tidak berkelompok dan
berjumlah genap diperoleh dengan menggunakan rumus:
ND = NDB + [(LD-LDB) / (LDA –LDB)] x (NDA – NDB)
• Nilai desil untuk data yang berkelompok diperoleh
dengan menggunakan rumus:
Ndi = L +
𝑖𝑥𝑛
10
−𝐶𝑓
𝐹𝑘
x Ci
UKURAN LETAK
• Persentil adalah ukuran letak yang membagi distribusi
data menjadi 100 bagian yang sama. Letak persentil
untuk data tidak berkelompok adalah [i(n+10)]/100 dan
data berkelompok adalah (i.n)/100, di mana nilai i adalah
1,2,3,…99.
• Nilai persentil untuk data yang tidak berkelompok dan
berjumlah genap diperoleh dengan menggunakan rumus :
NP = NPB + [LP-LPB) / (LPA – LPB)] x (NPA – NPB)
• Nilai persentil untuk data yang berkelompok diperoleh
dengan menggunakan rumus :
Npi = L +
𝑖 𝑥 𝑛
100
−𝐶𝑓
𝐹𝑘
x Ci
UKURAN PENYEBARAN/VARIASI
DATA
• Ukuran penyebaran :suatu ukuran baik parameter atau
statistik untuk mengetahui seberapa besar penyimpangan
data dengan nilai rata-rata hitungnya.
• Jarak (Range) : perbedaan antara nilai terbesar dan
terkecil dalam suatu kelompok data baik data populasi
atau sampel. Semakin kecil ukuran jarak menunjukkan
karakter yang lebih baik, karena berarti data mendekati
nilai pusat dan kompak.
Jarak (range) = Nilai Terbesar – Nilai Terkecil
UKURAN PENYEBARAN/VARIASI
DATA
• Deviasi rata-rata: mengukur besarnya variasi atau selisih
dari setiap nilai dalam populasi atau sampel dari rata-rata
hitungnya. Rumusnya adalah :
MD =
∑ │𝑋−𝑥𝑏𝑎𝑟│
𝑁
MD : Deviasi rata-rata
X : Nilai setiap data pengamatan
Xbar : Nilai rata-rata hitung dari seluruh nilai pengamatan
N : Jumlah data
∑ : Lambang penjumlahan
││: Lambang nilai mutlak
UKURAN PENYEBARAN/VARIASI
DATA
• Varians dan standar deviasi adalah sebuah ukuran penyebaran
yang menunjukkan standar penyimpangan atau deviasi data
terhadap nilai rata-ratanya.
• Varians : rata-rata hitung deviasi kuadrat setiap data terhadap
rata-rata hitungnya.
• Varians populasi :
δ
2
=
∑ ( X− µ)2
𝑁
ingat µ =
∑𝑋
𝑁
δ
2
: varians populasi
X : Nilai setiap data populasi
µ : Nilai rata-rata hitung dalam populasi
N : Jumlah total data
∑ : simbol penjumlahan
UKURAN PENYEBARAN/VARIASI
DATA
Standar Deviasi : akar kuadrat dari varians dan
menunjukkan standar penyimpangan data terhadap nilai
rata-ratanya
Rumus Standar Deviasi Populasi:
δ
2
=
∑ ( X− µ)2
𝑁
• Rumus Varians Sampel :
𝑠2
=
∑ ( X− µ)2
𝑁
• Rumus Standar Deviasi Sampel :
S =
∑ ( X− x bar)2
𝑛−1

Peretemuan 2 & 3 - Statistika Deskriptif).pptx

  • 1.
    STATISTIKA BISNIS STATISIKA DESKRIPTIF By:Derri Benarli M.Ak Prodi Bisnis Digital Universitas Persatuan Islam
  • 2.
  • 3.
    PENYAJIAN DATA • Datamentah sangat sedikit memberi informasi • Langkah-langkah Statistika Deskriptif Pertanyaan yang harus dijawab Memahami masalah dan jawaban yang diperlukan Mengumpulka n data Mengumpulka n data yang sesuai dengan masalah dan tujuan Menata Data Menata data mentah ke dalam distribusi frekuensi Menyajikan data Menyajikan data distribusi secara grafik Kesimpulan Menarik kesimpulan mengenai permasalahan Mason dan Lind (1996)
  • 4.
    DISTRIBUSI FREKUENSI • DistribusiFrekuensi adalah pengelompokan data ke dalam beberapa kategori yang menunjukkan banyaknya data dalam setiap kategori dan setiap data tidak dapat dimasukkan ke dalam dua atau lebih kategori • Langkah-langkah distribusi frekuensi: 1. Mengurutkan data dari terkecil ke terbesar atau sebaliknya 2. Membuat kategori atau kelas 3. Menentukan interval kategori kelas 4. Melakukan pentabulasian dari data mentah yang sudah diurutkan
  • 5.
    PENYAJIAN DATA • Datadistribusi frekuensi dapat disajikan dalam bentuk grafik agar lebih menarik dan informatif. • Batas kelas bawah : nilai terendah dalam suatu interval kelas. • Batas kelas atas : nilai tertinggi dalam suatu interval kelas. • Nilai tengah kelas : tanda atau penciri dari suatu interval kelas dan merupakan angka yang dapat dianggap mewakili suatu interval kelas. • Nilai tepi kelas : nilai batas antara kelas yang memisahkan nilai antara kelas satu dengan kelas lainnya.
  • 6.
    PENYAJIAN GRAFIK • Histogram: Diagram Balok, menghubungkan antara tepi kelas interval pada sumbu horisontal (X) dan frekuensi setiap kelas pada sumbu (Y). • Poligon : menggunakan garis yang menghubungkan titik- titik yang merupakan koordinat antara nilai tengah kelas dan jumlah frekuensi. • Ogif diagram garis yang menunjukkan kombinasi antara tepi kelas dengan frekuensi kumulatif.
  • 7.
    UKURAN PEMUSATAN • Nilaitunggal yang mewakili suatu kumpulan data dan menunjukkan karakteristik dari data. • Rata-rata hitung diperoleh dengan menjumlahkan seluruh nilai data dan membagi dengan jumlah data. Rata-rata hitung dibedakan antara populasi dan sampel. Ukuran yang mewakili populasi disebut parameter, sedang untuk sampe disebut statistik. • Rata-rata hitung populasi : m= ∑𝑋 𝑁 • Rata-rata hitung sampel : Xbar= ∑𝑋 𝑛 • Rata-rata hitung tertimbang : Xbar w= ∑(𝑤.𝑋) ∑𝑤
  • 8.
    UKURAN PEMUSATAN • Median: nilai yang berada di tengah suatu kelompok data yang telah diurutkan dari yang terbesar ke yang terkecil atau sebaliknya. Letak median adalah (n+1)/2 • Median untuk data berkelompok: Md = L + x i • Modus : nilai yang sering muncul, frekuensi terbanyak • Modus untuk data berkelompok: Mo = L + 𝑑1 𝑑1+𝑑2 x i 𝑛 2 − 𝐶𝑓 𝑓
  • 9.
    UKURAN PEMUSATAN • Nilaiukuran pemusatan yaitu rata-rata hitung Xbar, median (Md), dan modus (Mo) mempunyai hubungan dengan bentuk kurva distribusi frekuensinya. Apabila Xbar=Md=Mo maka kurva simetris, Xbar > Md, Mo maka kurva condong ke kanan dan Xbar < Md, Mo maka kurva condong ke kiri.
  • 10.
    UKURAN LETAK • Ukuranpemusatan yang menunjukkan letak data dalam suatu data yang sudah terurutkan. Ukuran letak terdiri dari kuartil , desil, dan persentil. • Kuartil adalah ukuran letak yang membagi distribusi data menjadi 4 bagian yang sama. Letak kuartil untuk data tidak berkelompok adalah [i(n+10]/4 dan data berkelompok adalah (in)/4, di mana nilai I adalah 1,2,dan 3. • Nilai kuartil untuk data yang tidak berkelompok dan berjumlah genap diperoleh dengan menggunakan rumus: NK = NKB + [(LK-LKB) / (LKB)] x (NKA –NKB) • Nilai kuartil untuk data yang berkelompok diperoleh dengan menggunakan rumus: • Nki = L + 𝑖 𝑥 𝑛 4 −𝐶𝑓 𝐹𝑘 x Ci
  • 11.
    UKURAN LETAK • Desiladalah ukuran letak membagi distribusi data menjadi 10 bagian yang sama.Letak desil untuk data tidak berkelompok adalah [i(n+1)]/10 dan data berkelompok adalah (in)/10, di mana nilai I adalah 1,2,3,…9 • Nilai kuartil untuk data yang tidak berkelompok dan berjumlah genap diperoleh dengan menggunakan rumus: ND = NDB + [(LD-LDB) / (LDA –LDB)] x (NDA – NDB) • Nilai desil untuk data yang berkelompok diperoleh dengan menggunakan rumus: Ndi = L + 𝑖𝑥𝑛 10 −𝐶𝑓 𝐹𝑘 x Ci
  • 12.
    UKURAN LETAK • Persentiladalah ukuran letak yang membagi distribusi data menjadi 100 bagian yang sama. Letak persentil untuk data tidak berkelompok adalah [i(n+10)]/100 dan data berkelompok adalah (i.n)/100, di mana nilai i adalah 1,2,3,…99. • Nilai persentil untuk data yang tidak berkelompok dan berjumlah genap diperoleh dengan menggunakan rumus : NP = NPB + [LP-LPB) / (LPA – LPB)] x (NPA – NPB) • Nilai persentil untuk data yang berkelompok diperoleh dengan menggunakan rumus : Npi = L + 𝑖 𝑥 𝑛 100 −𝐶𝑓 𝐹𝑘 x Ci
  • 13.
    UKURAN PENYEBARAN/VARIASI DATA • Ukuranpenyebaran :suatu ukuran baik parameter atau statistik untuk mengetahui seberapa besar penyimpangan data dengan nilai rata-rata hitungnya. • Jarak (Range) : perbedaan antara nilai terbesar dan terkecil dalam suatu kelompok data baik data populasi atau sampel. Semakin kecil ukuran jarak menunjukkan karakter yang lebih baik, karena berarti data mendekati nilai pusat dan kompak. Jarak (range) = Nilai Terbesar – Nilai Terkecil
  • 14.
    UKURAN PENYEBARAN/VARIASI DATA • Deviasirata-rata: mengukur besarnya variasi atau selisih dari setiap nilai dalam populasi atau sampel dari rata-rata hitungnya. Rumusnya adalah : MD = ∑ │𝑋−𝑥𝑏𝑎𝑟│ 𝑁 MD : Deviasi rata-rata X : Nilai setiap data pengamatan Xbar : Nilai rata-rata hitung dari seluruh nilai pengamatan N : Jumlah data ∑ : Lambang penjumlahan ││: Lambang nilai mutlak
  • 15.
    UKURAN PENYEBARAN/VARIASI DATA • Variansdan standar deviasi adalah sebuah ukuran penyebaran yang menunjukkan standar penyimpangan atau deviasi data terhadap nilai rata-ratanya. • Varians : rata-rata hitung deviasi kuadrat setiap data terhadap rata-rata hitungnya. • Varians populasi : δ 2 = ∑ ( X− µ)2 𝑁 ingat µ = ∑𝑋 𝑁 δ 2 : varians populasi X : Nilai setiap data populasi µ : Nilai rata-rata hitung dalam populasi N : Jumlah total data ∑ : simbol penjumlahan
  • 16.
    UKURAN PENYEBARAN/VARIASI DATA Standar Deviasi: akar kuadrat dari varians dan menunjukkan standar penyimpangan data terhadap nilai rata-ratanya Rumus Standar Deviasi Populasi: δ 2 = ∑ ( X− µ)2 𝑁 • Rumus Varians Sampel : 𝑠2 = ∑ ( X− µ)2 𝑁 • Rumus Standar Deviasi Sampel : S = ∑ ( X− x bar)2 𝑛−1