K
NUR AMALIA SUSANTI
RANI S. S. SILITONGA
RENNI JULI YANNA
K E L O M P KO 1 2
PENDAHULUAN
 Ukuran pemusatan data disebut juga ukuran
tendensi sentral)
 Ukuran Pemusatan data adalah ukuran atau nilai
yang diperoleh dari sekumpulan data yang
cenderung berada di tengah-tengah sekumpulan
data tersebut dan dapat mewakili data secara
keseluruhan
 ukuran pemusatan data, yaitu rata-rata (mean),
median, modus.
RATA-RATA (MEAN)
 Rata-rata merupakan salah satu dari ukuran gejala
pusat yang sering dan banyak dipakai. Rata-rata
juga merupakan wakil dari sekumpulan data yang
memberikan gambaran yang jelas dan singkat
 nilai rata-rata adalah nilai yang memberikan
gambaran yang jelas dan singkat tentang
sekumpulan data tertentu
 Simbol rata-rata (mean) dibagi menjadi dua, yakni:
- Rata-rata hitung dari populasi diberi symbol µ
(baca miu)
- Rata-rata hitung dari sampel diberi symbol
(dibaca eks bar)
1. Rata-rata untuk Data Tunggal
 Untuk data yang tidak terlalu banyak
 Untuk data yang cukup banyak (n banyak)
Contoh:
Hitunglah rata-rata hitung dari nilai-nilai
berikut: 7, 6, 3, 4, 8, 8!
Penyelesaian:
X = 7, 6, 3, 4, 8, 8
n = 6
∑X = 7 + 6 + 3 + 4 + 8 + 8 = 36
𝑥 =
∑𝑋
𝑛
=
36
6
= 6
2. Rata-rata untuk data berkelompok
Untuk data berkelompok, mean dihitung dgn 2 metode:
 Metode Biasa
Apabila telah dibentuk distribusi frekuensi biasa, dengan
fi = frekuensi pada interval kelas ke-i
Xi = titik tengah interval kelas ke-i
maka rata-rata hitung dapat dihitung dengan rumus: , dimana
∑f = n
 Metode Simpangan Rata-rata
Apabila M adalah rata-rata hitung sementara, maka rata-rata hitung dapat
dihitung dengan rumus: , dimana
M = rata-rata hitung sementara
d = X - M
X = titik tengah interval kelas
f = frekuensi kelas
MODUS (Mo)
 Modus sekumpulan data adalah data yang paling sering muncul atau yang
mempunyai frekuensi terbanyak
 Modus digunakan untuk gejala-gejala yang sering terjadi,
 Modus memiliki simbol ‘Mo’, dan umumnya dipakai sebagai “nilai rata-rata”
bagi data kuantatif
 Menentukan modus pada tunggal dapat dilakukan secara langsung
menyusun data menurut urutannya.
 Menentukan modus data berkelompok digunakan rumus:
Tb = tepi bawah kelas yang memuat modus (frekuensi terbanyak)
d1 = selisih antara frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas
sebelumnya.
d2 = selisih antara frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas
sesudahnya.
I = lebar atau panjang kelas (interval kelas).
MEDIAN
 Median dari sekumpulan data adalah nilai yang
terletak di tengah deretan data setelah diurutkan dari
yang terkecil ke yang terbesar.
 Cara mencari median dapat dibedakan menjadi 2,
yaitu median data tunggal, dan median data
berkelompok
1. Median Data Tunggal
 Jika jumlah data ganjil, mediannya adalah hasil bagi
jumlah dua data tengah.
 Jika jumlah data genap, mediannya adalah hasil bagi
jumlah dua data yang berada di tengah.
Tentukan median dari data berikut: 11, 5, 7, 4, 8, 14, 9, 12!
Penyelesaian:
Urutan data: 4, 5, 7, 8, 9, 11, 12, 14
Jumlah data (n) = 8
2. Median Data Berkelompok
 Untuk data yang disajikan dalam tabel berkelompok
distribusi frekuensi, median dapat dicari dengan rumus:
Tb = tepi bawah kelas/batas bawah kelas yang memuat
median
n = jumlah seluruh frekuensi
fk = frekuensi kumulatif kurang dari di bawah kelas
yang memuat median
f = frekuensi kelas median
I = lebar atau panjang kelas (interval kelas)
Tabel 1.2 Berat Badan Mahasiswa Fkip Matematika 2015
Carilah median dari data tersebut!
Penyelesaian:
Jumlah frekuensi (n) = 20
½ n = 10
Jadi, kelas median adalah kelas ke-3.
Tb = 51 - 0,5
= 50,5
F = 8
Fk = 7
I = 3
TERIMA
KASIH

ukuran pemusatan data

  • 1.
    K NUR AMALIA SUSANTI RANIS. S. SILITONGA RENNI JULI YANNA K E L O M P KO 1 2
  • 2.
    PENDAHULUAN  Ukuran pemusatandata disebut juga ukuran tendensi sentral)  Ukuran Pemusatan data adalah ukuran atau nilai yang diperoleh dari sekumpulan data yang cenderung berada di tengah-tengah sekumpulan data tersebut dan dapat mewakili data secara keseluruhan  ukuran pemusatan data, yaitu rata-rata (mean), median, modus.
  • 3.
    RATA-RATA (MEAN)  Rata-ratamerupakan salah satu dari ukuran gejala pusat yang sering dan banyak dipakai. Rata-rata juga merupakan wakil dari sekumpulan data yang memberikan gambaran yang jelas dan singkat  nilai rata-rata adalah nilai yang memberikan gambaran yang jelas dan singkat tentang sekumpulan data tertentu  Simbol rata-rata (mean) dibagi menjadi dua, yakni: - Rata-rata hitung dari populasi diberi symbol µ (baca miu) - Rata-rata hitung dari sampel diberi symbol (dibaca eks bar)
  • 4.
    1. Rata-rata untukData Tunggal  Untuk data yang tidak terlalu banyak  Untuk data yang cukup banyak (n banyak)
  • 5.
    Contoh: Hitunglah rata-rata hitungdari nilai-nilai berikut: 7, 6, 3, 4, 8, 8! Penyelesaian: X = 7, 6, 3, 4, 8, 8 n = 6 ∑X = 7 + 6 + 3 + 4 + 8 + 8 = 36 𝑥 = ∑𝑋 𝑛 = 36 6 = 6
  • 6.
    2. Rata-rata untukdata berkelompok Untuk data berkelompok, mean dihitung dgn 2 metode:  Metode Biasa Apabila telah dibentuk distribusi frekuensi biasa, dengan fi = frekuensi pada interval kelas ke-i Xi = titik tengah interval kelas ke-i maka rata-rata hitung dapat dihitung dengan rumus: , dimana ∑f = n  Metode Simpangan Rata-rata Apabila M adalah rata-rata hitung sementara, maka rata-rata hitung dapat dihitung dengan rumus: , dimana M = rata-rata hitung sementara d = X - M X = titik tengah interval kelas f = frekuensi kelas
  • 7.
    MODUS (Mo)  Modussekumpulan data adalah data yang paling sering muncul atau yang mempunyai frekuensi terbanyak  Modus digunakan untuk gejala-gejala yang sering terjadi,  Modus memiliki simbol ‘Mo’, dan umumnya dipakai sebagai “nilai rata-rata” bagi data kuantatif  Menentukan modus pada tunggal dapat dilakukan secara langsung menyusun data menurut urutannya.  Menentukan modus data berkelompok digunakan rumus: Tb = tepi bawah kelas yang memuat modus (frekuensi terbanyak) d1 = selisih antara frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sebelumnya. d2 = selisih antara frekuensi kelas modus dengan frekuensi kelas sesudahnya. I = lebar atau panjang kelas (interval kelas).
  • 8.
    MEDIAN  Median darisekumpulan data adalah nilai yang terletak di tengah deretan data setelah diurutkan dari yang terkecil ke yang terbesar.  Cara mencari median dapat dibedakan menjadi 2, yaitu median data tunggal, dan median data berkelompok
  • 9.
    1. Median DataTunggal  Jika jumlah data ganjil, mediannya adalah hasil bagi jumlah dua data tengah.  Jika jumlah data genap, mediannya adalah hasil bagi jumlah dua data yang berada di tengah.
  • 10.
    Tentukan median daridata berikut: 11, 5, 7, 4, 8, 14, 9, 12! Penyelesaian: Urutan data: 4, 5, 7, 8, 9, 11, 12, 14 Jumlah data (n) = 8
  • 11.
    2. Median DataBerkelompok  Untuk data yang disajikan dalam tabel berkelompok distribusi frekuensi, median dapat dicari dengan rumus: Tb = tepi bawah kelas/batas bawah kelas yang memuat median n = jumlah seluruh frekuensi fk = frekuensi kumulatif kurang dari di bawah kelas yang memuat median f = frekuensi kelas median I = lebar atau panjang kelas (interval kelas)
  • 12.
    Tabel 1.2 BeratBadan Mahasiswa Fkip Matematika 2015 Carilah median dari data tersebut! Penyelesaian: Jumlah frekuensi (n) = 20 ½ n = 10 Jadi, kelas median adalah kelas ke-3. Tb = 51 - 0,5 = 50,5 F = 8 Fk = 7 I = 3
  • 13.