TUGAS PRESENTASI MATEMATIKA
Dibuat oleh…
Kelompok III, terdiri dari…
Jessica Hansen
Kezia Anggreini
Natasya Angelica
Tiara Maharani
Hal yang dibahas:
Bab 1
A. Pendahuluan
Bab 2
A. Isi
1.1. Asal-usul Limas
1.2. Pengertian Limas
1.3. Ciri-ciri Limas
1.4. Unsur-unsur Limas
1.5. Jaring-jaring Limas
1.6. Panjang Kerangka Limas
1.7. Luas Permukaan Limas
1.8. Volume Limas
Bab 3
A. Penutup
BAB 1
A. Pendahuluan
Dalam matematika dikenal beberapa bangun ruang tiga dimensi, yang salah satunya adalah
limas. Bangun ruang tiga dimensi berarti sebuah bangun yang mempunyai isi/volume. Bangun
ruang tiga dimensi biasanya memiliki satuan menggunakan kubik/3
BAB 2
A. Isi
1.1. Asal-usul Limas
Asal-usul limas berasal dari sebuah kubus. Yang mana, sebuah kubus tersebut memiliki
empat diagonal bidangnya yang saling berpotongan di titik T.
Gambar 1.1
Pada sebuah kubus, terdapat 6 buah limas segiempat yang berkongruen (ukuran sama dan
sebangun), yaitu limas T.ABCD, T.EFGH, T.ABFE, T.CDHG, T.ADHE, dan limas T.BCFG.
Sehingga membentuk sebuah limas.
1.1. Pengertian Limas
Limas merupakan bangun ruang yang mempunyai alas berbentuk segi banyak dan bidang
tegaknya berbentuk segitiga yang salah satu sudutnya bertemu di satu titik. Titik ini akan disebut
titik puncak limas.
1.2. Ciri-ciri limas dan jenis-jenis limas
Limas memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
a. Limas mempunyai satu sisi alas dan tidak mempunyai sisi atas (tutup)
b. Setiap titik sudut sisi alas limas terdapat rusuk tegak yang ujungnya bertemu di satu titik–
membentuk titik puncak.
c. Semua sisi tegak limas berbentuk segitiga.
d. Tidak memiliki diagonal ruang dan bidang diagonal
Jenis-jenis limas tergantung pada alasnya. Beberapa bentuk-bentuk limas.
a. Limas yang alasnya berbentuk lingkaran disebut kerucut.
b. Limas yang alasnya berbentuk segitiga disebut limas segitiga.
c. Limas yang alasnya berbentuk segiempat/persegi disebut limas segi empat.
d. Limas yang alasnya berbentuk limas segi lima disebut limas segi lima.
e. Limas yang alasnya berbentuk limas segi enam disebut limas segi enam
Gambar 1.2
1.3. Unsur-unsur limas
Titik sudut merupakan pertemuan 2 rusuk atau lebih.
Rusuk yaitu garis yang merupakan perpotongan antara 2 sisi limas.
Bidang sisi yaitu bidang yang terdiri dari bidang alas dan bidang sisi tegak.
Bidang alas yaitu bidang yang merupakan alas dari suatu limas.
Bidang sisi tegak yaitu bidang yang memotong bidang alas.
Titik puncak yaitu titik yang merupakan titik persekutuan antara selimut-selimut limas.
Tinggi limas yaitu jarak antara bidanng alas dan titik puncak.
Gambar 1.3
Secara umum, unsur-unsur limas segi-n (n = banyak rusuk sisi alas), sebagai berikut.
a. Banyak sisi = n + 1
b. Banyak rusuk = 2n
c. Banyak titik sudut = n + 1
d. Banyak diagonal sisi =
e. Tidak mempunyai diagonal ruang
1.4. Jaring-jaring limas
Jaring-jaring limas berbentuk segiempat :
Gambar 1.4
1.5. Panjang kerangka limas
Secara umum panjang kerangka limas segi-n dinyatakan sebagai berikut.
Panjang kerangka = keliling alas + jumlah rusuk tegak
1.6. Luas Permukaan Limas
Secara umum luas permukaan limas dinyatakan sebagai berikut.
Luas permukaan = luas alas + jumlah luas sisi tegak/luas selimut
1.7.Volume Limas
Secara umum volume limas dinyatakan sebagai berikut.
Volume = . luas alas. tinggi
Pembuktian volume limas.
Limas terbentuk dari diagonal bidang sebuah kubus. Didalam satu kubus terdapat 6 buah limas.
Seperti gambar 1.1 diatas.
Dimisalkan,
panjang rusuk kubus = s
Volume = V
Tinggi = t
6 Limas = 1 Volume kubus
6Vl = s x s x s
= s x s x x 2
= L x t x 2
6Vl = 2Lt
Vl = Lt
Vl = Lt
Dari pembuktian di atas, dapat terbukti bahwa,
volume limas = . L (luas alas). t (tinggi limas)
Bab 3
A. Penutup
Dari pembahasan di atas, dapat di ambil kesimpulan:
Limas adalah Limas merupakan bangun ruang yang mempunyai alas berbentuk segi
banyak dan bidang tegaknya berbentuk segitiga yang salah satu sudutnya bertemu di satu
titik. Titik ini akan disebut titik puncak limas.
Ciri-ciri limas
a) Limas mempunyai satu sisi alas dan tidak mempunyai sisi atas (tutup)
b) Setiap titik sudut sisi alas limas terdapat rusuk tegak yang ujungnya bertemu di satu
titik–membentuk titik puncak.
c) Semua sisi tegak limas berbentuk segitiga.
d) Tidak memiliki diagonal ruang dan bidang diagonal
Unsur-unsur limas
a) Titik sudut
b) Rusuk
c) Bidang sisi
d) Bidang alas
e) Bidang sisi tegak
f) Titik puncak
g) Tinggi prisma
Rumus menghitung…:
a) Banyak sisi = n + 1
b) Banyak rusuk = 2n
c) Banyak titik sudut = n + 1
d) Banyak diagonal sisi =
e) Tidak mempunyai diagonal ruang
Rumus mencari:
a) Panjang kerangka = Keliling alas + jumlah rusuk tegak
b) Luas permukaan = luas alas + jumlah luas sisi tegak/luas selimut
c) Volume = . luas alas . tinggi
[Pertanyaan AUDIENS, beserta jawaban]
Q : Apa perbedaan antara limas dan prisma?
A : Perbedaan yang paling mendasar antara limas dan prisma adalah dari segi bentuknya. Kalau
prisma, memiliki atap dan alas. Jika limas, hanya mempunyai alasnya saja, sisi-sisi tegaknya
membentuk segitiga yang salah satu sudutnya akan bertemu di satu titik, yang disebut titik
puncak.

Tugas presentasi matematika 7P

  • 1.
    TUGAS PRESENTASI MATEMATIKA Dibuatoleh… Kelompok III, terdiri dari… Jessica Hansen Kezia Anggreini Natasya Angelica Tiara Maharani Hal yang dibahas: Bab 1 A. Pendahuluan Bab 2 A. Isi 1.1. Asal-usul Limas 1.2. Pengertian Limas 1.3. Ciri-ciri Limas 1.4. Unsur-unsur Limas 1.5. Jaring-jaring Limas 1.6. Panjang Kerangka Limas 1.7. Luas Permukaan Limas 1.8. Volume Limas Bab 3 A. Penutup BAB 1
  • 2.
    A. Pendahuluan Dalam matematikadikenal beberapa bangun ruang tiga dimensi, yang salah satunya adalah limas. Bangun ruang tiga dimensi berarti sebuah bangun yang mempunyai isi/volume. Bangun ruang tiga dimensi biasanya memiliki satuan menggunakan kubik/3 BAB 2 A. Isi 1.1. Asal-usul Limas Asal-usul limas berasal dari sebuah kubus. Yang mana, sebuah kubus tersebut memiliki empat diagonal bidangnya yang saling berpotongan di titik T. Gambar 1.1 Pada sebuah kubus, terdapat 6 buah limas segiempat yang berkongruen (ukuran sama dan sebangun), yaitu limas T.ABCD, T.EFGH, T.ABFE, T.CDHG, T.ADHE, dan limas T.BCFG. Sehingga membentuk sebuah limas. 1.1. Pengertian Limas
  • 3.
    Limas merupakan bangunruang yang mempunyai alas berbentuk segi banyak dan bidang tegaknya berbentuk segitiga yang salah satu sudutnya bertemu di satu titik. Titik ini akan disebut titik puncak limas. 1.2. Ciri-ciri limas dan jenis-jenis limas Limas memiliki ciri-ciri sebagai berikut. a. Limas mempunyai satu sisi alas dan tidak mempunyai sisi atas (tutup) b. Setiap titik sudut sisi alas limas terdapat rusuk tegak yang ujungnya bertemu di satu titik– membentuk titik puncak. c. Semua sisi tegak limas berbentuk segitiga. d. Tidak memiliki diagonal ruang dan bidang diagonal Jenis-jenis limas tergantung pada alasnya. Beberapa bentuk-bentuk limas. a. Limas yang alasnya berbentuk lingkaran disebut kerucut. b. Limas yang alasnya berbentuk segitiga disebut limas segitiga. c. Limas yang alasnya berbentuk segiempat/persegi disebut limas segi empat. d. Limas yang alasnya berbentuk limas segi lima disebut limas segi lima. e. Limas yang alasnya berbentuk limas segi enam disebut limas segi enam Gambar 1.2
  • 4.
    1.3. Unsur-unsur limas Titiksudut merupakan pertemuan 2 rusuk atau lebih. Rusuk yaitu garis yang merupakan perpotongan antara 2 sisi limas. Bidang sisi yaitu bidang yang terdiri dari bidang alas dan bidang sisi tegak. Bidang alas yaitu bidang yang merupakan alas dari suatu limas. Bidang sisi tegak yaitu bidang yang memotong bidang alas. Titik puncak yaitu titik yang merupakan titik persekutuan antara selimut-selimut limas. Tinggi limas yaitu jarak antara bidanng alas dan titik puncak. Gambar 1.3 Secara umum, unsur-unsur limas segi-n (n = banyak rusuk sisi alas), sebagai berikut. a. Banyak sisi = n + 1 b. Banyak rusuk = 2n c. Banyak titik sudut = n + 1 d. Banyak diagonal sisi = e. Tidak mempunyai diagonal ruang
  • 5.
    1.4. Jaring-jaring limas Jaring-jaringlimas berbentuk segiempat : Gambar 1.4 1.5. Panjang kerangka limas Secara umum panjang kerangka limas segi-n dinyatakan sebagai berikut. Panjang kerangka = keliling alas + jumlah rusuk tegak 1.6. Luas Permukaan Limas Secara umum luas permukaan limas dinyatakan sebagai berikut. Luas permukaan = luas alas + jumlah luas sisi tegak/luas selimut 1.7.Volume Limas Secara umum volume limas dinyatakan sebagai berikut.
  • 6.
    Volume = .luas alas. tinggi Pembuktian volume limas. Limas terbentuk dari diagonal bidang sebuah kubus. Didalam satu kubus terdapat 6 buah limas. Seperti gambar 1.1 diatas. Dimisalkan, panjang rusuk kubus = s Volume = V Tinggi = t 6 Limas = 1 Volume kubus 6Vl = s x s x s = s x s x x 2 = L x t x 2 6Vl = 2Lt Vl = Lt Vl = Lt Dari pembuktian di atas, dapat terbukti bahwa, volume limas = . L (luas alas). t (tinggi limas) Bab 3 A. Penutup Dari pembahasan di atas, dapat di ambil kesimpulan:
  • 7.
    Limas adalah Limasmerupakan bangun ruang yang mempunyai alas berbentuk segi banyak dan bidang tegaknya berbentuk segitiga yang salah satu sudutnya bertemu di satu titik. Titik ini akan disebut titik puncak limas. Ciri-ciri limas a) Limas mempunyai satu sisi alas dan tidak mempunyai sisi atas (tutup) b) Setiap titik sudut sisi alas limas terdapat rusuk tegak yang ujungnya bertemu di satu titik–membentuk titik puncak. c) Semua sisi tegak limas berbentuk segitiga. d) Tidak memiliki diagonal ruang dan bidang diagonal Unsur-unsur limas a) Titik sudut b) Rusuk c) Bidang sisi d) Bidang alas e) Bidang sisi tegak f) Titik puncak g) Tinggi prisma Rumus menghitung…: a) Banyak sisi = n + 1 b) Banyak rusuk = 2n c) Banyak titik sudut = n + 1 d) Banyak diagonal sisi = e) Tidak mempunyai diagonal ruang Rumus mencari: a) Panjang kerangka = Keliling alas + jumlah rusuk tegak b) Luas permukaan = luas alas + jumlah luas sisi tegak/luas selimut c) Volume = . luas alas . tinggi [Pertanyaan AUDIENS, beserta jawaban] Q : Apa perbedaan antara limas dan prisma? A : Perbedaan yang paling mendasar antara limas dan prisma adalah dari segi bentuknya. Kalau prisma, memiliki atap dan alas. Jika limas, hanya mempunyai alasnya saja, sisi-sisi tegaknya membentuk segitiga yang salah satu sudutnya akan bertemu di satu titik, yang disebut titik puncak.