Anggota:
1. Belinda Ramli T.
2. Julyenda Wongso
3. Katherine Lou
4. Vera Japrila
PRISMA
 Dalam geometri, prisma adalah bangun ruang tiga
dimensi yang dibatasi oleh alas dan tutup identik
berbentuk segi-n dan sisi-sisi tegak berbentuk
segiempat. Dengan kata lain prisma adalah bangun
ruang yang mempunyai penampang melintang yang
selalu sama dalam bentuk dan ukuran. Prisma segitiga
memiliki 5 sisi, 9 rusuk dan 6 titik sudut.
 Limas dengan alas dan tutup berbentuk persegi
disebut balok sedangkan prisma dengan alas dan
tutup berbentuk lingkaran disebut tabung.
Rumus Prisma
 Luas permukaan
 Luas permukaan prisma dengan alas dan tutup segi-n
dapat dihitung dengan rumus berikut:
 Volume
Unsur – unsur prisma adalah
sebagai berikut
 a. Sisi / bidang
 b. Rusuk
 c. Titik Sudut
 d. Diagonal Bidang
 Diagonal bidang adalah ruas garis yang
menghubungkan dua titik sudut yang terletak pada
rusuk-rusuk berbeda dan terletak pada satu bidang
sisi.
 e. Bidang Diagonal
CONTOH
 Dari prisma segitiga ABC.DEF diatas diperoleh :
 a. Sisi/bidang : ABC, DEF, ABED, BCEF, dan ACDF.
 b. Rusuk : AB, BC, CA, DE, EF, FD, AD, BE, dan
CF.
 c. Titik sudut : A, B, C, D, E, dan F.
 d. Diagonal bidang : AE, BD, BF, CE, AF, dan DC.
 e. Bidang diagonal :
ABF, BCD, ACE, AEF, BDF, dan CDE.
LIMAS
 Limas adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh alas
berbentuk segi-n ( Bisa berbentuk Segi empat,segitiga,segi enam, dll).
 Mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
 - Memiliki titik puncak
 - Memiliki sisi-sisi selimut berupa segitiga
 - Banyak sisi-sisi selimut = n (untuk limas segi-n)
 - Banyak diagonal bidang alas = n(n – 3)/2
 - Tidak memiliki bidang diagonal
 - Tidak memiliki diagonal ruang
 - Banyak titik sudut = (n + 1)
 - Banyak rusuk = 2n
 - Banyak sisi = (n + 1)
 - Penamaan Berdasarkan bentuk alas (mis: Limas Segitiga, Limas
Segienam)
Rumus untuk mencari limas adalah
sebagai berikut:
 1.volume: 1/3 . luas alas. t
 2. Luas Permukaan: Luas alas + Sisi – sisi tegaknya
 Jaring-Jaring limas:
A. Pengertian limas
 Limas adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah
segi banyak (sebagai alas)dan beberapa sisi segitiga
yang bertemu pada satu titik puncak.
 Limas terdiri dari beberapa macam tergantung pada
bentuk alasnya. Seperti prisma , nama limas juga
berdasarkan jumlah segi-n sisi alasnhya. Apabila alas
limas berupa segi-n beraturan da setiap sisi tegaknya
merupakan segitiga sama kaki yang kongruen, maka
limasnya disebut limas segi-n beraturan.
B. Unsur-unsur limas
 Unsur-unsur yang dimiliki limas yaitu :
 Titik sudut merupakan pertemuan 2 rusuk atau lebih.
 Rusuk yaitu garis yg merupakan perpotongan antara 2 sisi limas.
 Bidang sisi yaitu bidang yg terdiri dari bidang alas dan bidang
sisi tegak.
 Bidang alas yaitu bidang yang merupakan alas dari suatu limas.
 Bidang sisi tegak yaitu bidang yag memotong bidang alas.
 Titik puncak yaitu titik yang merupakan titik persekutuan
antara selimut-selimut limas.
 Tinggi limas yaitu jarak antara bidanng alas dan titik puncak.
c. jaring-jarig limas
 Jaring-jaring limas seperti gambar berikut ini :
 1. Jaring-jaring limas segiempat
 2. Jaring-jaring limas segitiga
Kesimpulan
 Limas adalah bangun 3-Dimensi yang dibatasi oleh bangun segitiga
sebagai sisi tegaknya.
 Macam-macam limas yaitu limas segitiga & limas segiempat.
 Unsur-unsur limas yaitu titik sudut, rusuk dan bidang sisi.
 Limas segitiga memiliki 4 titik sudut, 12 sudut, 6 rusuk & 4 sisi (semua
sisinya berbentuk segitiga).
 Limas segiempat memiliki 8 rusuk, 5 titik sudut dan 16 sudut, dan 5
sisi, 4 sisi berbentuk segitiga dan 1 sisi berbentuk segiempat
 Luas permukaan limas dapat dilakukan dengan merembahkan sisi-sisi
limas maka hasilnya merupakan jaring-jaring limas, luas jaring-jaring
limas inilah yang merupakan luas permukaan limas
 Luas permukaan Limas = luas alas + jumlah luas segitiga bidang
banyak
 Volume Limas = 1/3 luas alas x tinggi

8 d11

  • 1.
    Anggota: 1. Belinda RamliT. 2. Julyenda Wongso 3. Katherine Lou 4. Vera Japrila
  • 2.
    PRISMA  Dalam geometri,prisma adalah bangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh alas dan tutup identik berbentuk segi-n dan sisi-sisi tegak berbentuk segiempat. Dengan kata lain prisma adalah bangun ruang yang mempunyai penampang melintang yang selalu sama dalam bentuk dan ukuran. Prisma segitiga memiliki 5 sisi, 9 rusuk dan 6 titik sudut.  Limas dengan alas dan tutup berbentuk persegi disebut balok sedangkan prisma dengan alas dan tutup berbentuk lingkaran disebut tabung.
  • 3.
    Rumus Prisma  Luaspermukaan  Luas permukaan prisma dengan alas dan tutup segi-n dapat dihitung dengan rumus berikut:  Volume
  • 4.
    Unsur – unsurprisma adalah sebagai berikut  a. Sisi / bidang  b. Rusuk  c. Titik Sudut  d. Diagonal Bidang  Diagonal bidang adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik sudut yang terletak pada rusuk-rusuk berbeda dan terletak pada satu bidang sisi.  e. Bidang Diagonal
  • 5.
    CONTOH  Dari prismasegitiga ABC.DEF diatas diperoleh :  a. Sisi/bidang : ABC, DEF, ABED, BCEF, dan ACDF.  b. Rusuk : AB, BC, CA, DE, EF, FD, AD, BE, dan CF.  c. Titik sudut : A, B, C, D, E, dan F.  d. Diagonal bidang : AE, BD, BF, CE, AF, dan DC.  e. Bidang diagonal : ABF, BCD, ACE, AEF, BDF, dan CDE.
  • 6.
    LIMAS  Limas adalahbangun ruang tiga dimensi yang dibatasi oleh alas berbentuk segi-n ( Bisa berbentuk Segi empat,segitiga,segi enam, dll).  Mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:  - Memiliki titik puncak  - Memiliki sisi-sisi selimut berupa segitiga  - Banyak sisi-sisi selimut = n (untuk limas segi-n)  - Banyak diagonal bidang alas = n(n – 3)/2  - Tidak memiliki bidang diagonal  - Tidak memiliki diagonal ruang  - Banyak titik sudut = (n + 1)  - Banyak rusuk = 2n  - Banyak sisi = (n + 1)  - Penamaan Berdasarkan bentuk alas (mis: Limas Segitiga, Limas Segienam)
  • 7.
    Rumus untuk mencarilimas adalah sebagai berikut:  1.volume: 1/3 . luas alas. t  2. Luas Permukaan: Luas alas + Sisi – sisi tegaknya  Jaring-Jaring limas:
  • 8.
    A. Pengertian limas Limas adalah bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah segi banyak (sebagai alas)dan beberapa sisi segitiga yang bertemu pada satu titik puncak.  Limas terdiri dari beberapa macam tergantung pada bentuk alasnya. Seperti prisma , nama limas juga berdasarkan jumlah segi-n sisi alasnhya. Apabila alas limas berupa segi-n beraturan da setiap sisi tegaknya merupakan segitiga sama kaki yang kongruen, maka limasnya disebut limas segi-n beraturan.
  • 9.
    B. Unsur-unsur limas Unsur-unsur yang dimiliki limas yaitu :  Titik sudut merupakan pertemuan 2 rusuk atau lebih.  Rusuk yaitu garis yg merupakan perpotongan antara 2 sisi limas.  Bidang sisi yaitu bidang yg terdiri dari bidang alas dan bidang sisi tegak.  Bidang alas yaitu bidang yang merupakan alas dari suatu limas.  Bidang sisi tegak yaitu bidang yag memotong bidang alas.  Titik puncak yaitu titik yang merupakan titik persekutuan antara selimut-selimut limas.  Tinggi limas yaitu jarak antara bidanng alas dan titik puncak.
  • 10.
    c. jaring-jarig limas Jaring-jaring limas seperti gambar berikut ini :  1. Jaring-jaring limas segiempat  2. Jaring-jaring limas segitiga
  • 11.
    Kesimpulan  Limas adalahbangun 3-Dimensi yang dibatasi oleh bangun segitiga sebagai sisi tegaknya.  Macam-macam limas yaitu limas segitiga & limas segiempat.  Unsur-unsur limas yaitu titik sudut, rusuk dan bidang sisi.  Limas segitiga memiliki 4 titik sudut, 12 sudut, 6 rusuk & 4 sisi (semua sisinya berbentuk segitiga).  Limas segiempat memiliki 8 rusuk, 5 titik sudut dan 16 sudut, dan 5 sisi, 4 sisi berbentuk segitiga dan 1 sisi berbentuk segiempat  Luas permukaan limas dapat dilakukan dengan merembahkan sisi-sisi limas maka hasilnya merupakan jaring-jaring limas, luas jaring-jaring limas inilah yang merupakan luas permukaan limas  Luas permukaan Limas = luas alas + jumlah luas segitiga bidang banyak  Volume Limas = 1/3 luas alas x tinggi