PRINSIP – PRINSIP ADMINISTRASI PUBLIK
Oleh :
JOKO SURANTO
Pengertian Administrasi
• Administrasi didefinisikan sbg bimbingan,
kepemimpinan dan pengawasan usaha kelompok
individu guna mencapai tujuan bersama
(Newman).
• Administrasi adalah proses yg pd umumnya
terdapat pd semua usaha kelompok, pemerintah
atau swasta, sipil atau militer, besar atau kecil
(White).
• Administrasi sbg kegiatan kelompok yg
mengadakan kerjasama guna menyelesaikan
tugas bersama (Simon, 1958).
• Pengertian Administrasi dlm bahasa Indonesia
ada 2 (dua):
– Administrasi berasal dari bahasa Belanda,
"Administratie" yang merupakan pengertian
Administrasi dalam arti sempit, yaitu sebagai kegiatan
tata usaha kantor (catat-mencatat, mengetik,
menggandakan, dan sebagainya). Kegiatan ini dalam
bahasa Inggris disebut : Clerical works (FX.Soedjadi).
– Administrasi dalam arti luas, berasal dari bahasa
Inggris "Administration" , yaitu proses kerjasama
antara dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas
tertentu untuk mencapai tujuan bersama yg telah
ditentukan (S.P. Siagian)
• Berdasarkan hal tersebut diatas, administrasi ialah proses
penyelenggaraan kerja yg dilakukan bersama-sama untuk
mencapai tujuan yg telah ditetapkan.
• Administrasi, baik dalam pengertian luas maupun sempit di
dalam penyelenggaraannya diwujudkan melalui fungsi-
fungsi manajemen, yg terdiri dr perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan.
• Jadi administrasi adalah penyelenggaraannya, dan
manajemen adalah orang-orang yg menyelenggarakan
kerja. Mk kombinasi dr keduanya adalah penyelenggaraan
kerja yg dilakukan oleh orang-orang scr bersama-sama
(kerjasama) untuk mencapai tujuan yg telah ditetapkan.
• 1. Administrasi Sbg Proses Atau Kegiatan
Perumusan-perumusan administrasi sbg
kegiatan yg terdapat dlm kepustakaan
Indonesia berbunyi sbb :
• 1. “ jadi apabila bicara mengenai ‘administrasi’
mk jelas yg dimaksud adalah penyelenggaraan
kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan-
tujuan pokok dr masyarakat dan anggota-
anggotanya”(Arifin Abdulrachman)
• 2. Pengertian Administrasi itu dapat ditinjau
dr tiga sudut, yaitu :
• 1). Administrasi dalam arti Institutionil, yg
mana administrasi dimaksudkan sbg
keseluruhan orang/kelompok orang-orang yg
sbg suatu kesatuan menjalankan proses
kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan
bersama;
• 2). Administrasi dlm arti fungsionil, yg
dimaksud dg fungsionil ialah sgl kegiatan dan
tindakan yg dilakukan untuk mencapai tujuan
(termasuk juga didalamnya tindakan untuk
menenyukan tujuan itu sendiri, atau dg kata
lain bersifat melihat kedepan, artinya melihat
kpd pencapaian tujuan pd masa yg akan
datang.
• 3). Administrasi sbg proses, administrasi
berarti keseluruhan proses yg berupa
kegiatan-kegiatan, pemikiran-pemikiran,
pengaturan-pengaturan sejak dr penentuan
tujuan sampai penyelenggaraan shg
tercapainya suatu tujuan.
Pengertian Publik
• Kamus Bahasa Indonesia mendefinisikan
Publik sbg orang banyak (umum). Sedangkan
dlm bhs Inggris, Publik diserap dr kata Public
artinya milik bangsa, negara atau komunitas
dlm jumlah yg besar atau dipertahankan atau
digunakan oleh masyarakat/komunitas scr
keseluruhan.
• Publik juga berasal dr bahasa latin Publicus yg
artinya kedewasaan, dlm pengertian tentang
pelajaran ini adalah membawa ide kepada
masyarakat (www.kartikamega.blogspot.com).
• Beberapa pengertian Publik menurut para
ahli, antara lain :
• Immanuel Kant,
Publik bukan lagi para pejabat atau institusi
politis, melainkan masyarakat warga (civil
society) yg kritis dan berorientasi pd
kepentingan moral universal umat manusia.
Sukadji G, Publik adalah sejumlah orang, yg
dalam kesempatan tertentu, di tempat
tertentu, akan berkomunikasi dengan kita.
Latipah Hendrati, Publik adalah komunitas
masyarakat tertentu.
Bambang Sugiharto & Agus Rachmat W, Publik
adalah segala hal serentak bukan apap pun
juga, kekuatan yang paling berbahaya serentak
sesuatu yang paling tak bermakna, orang bisa
saja bicara atas nama publik, tetapi tetap
publik itu bukan sosok nyata siapa pun.
• Marhawni Ria Siombo, Publik adalah
masyarakat umum sbg anggota dr warga
masyarakat dlm negara.
• Van Den End, Publik adalah sekelompok orang
yg jelas.
• Pauline Pudjiastuti, Publik adalah orang -
orang yg ada di luar keanggotaan, yg juga
sangat mungkin tertarik pd isu yg akan
dinaikkan (www.carapedia.com).
Pengertian Adm Publik
• Keputusan tentang apa yg hrs
diselenggarakan/apa yg hrs diberikan kpd
masy.
• Merupakan proses penyelenggaraan dari apa
yg telah diputuskan.
• Keputusan memuat pernyataan tentang
tujuan, administrasi publik merupakan cara
untuk merealisaikan tujuan.
Adm. Publik
• Merupakan suatu studi tentang bgmn
bermacam-macam badan pemerintah
diorganisir, dilengkapi dg tenaga-tenaganya,
dibiayai, digerakkan dan dipimpin (Edward H.
Litchfelt).
• Administrasi Publik (Inggris:Public
Administration) atau Administrasi Negara
adalah suatu bahasan ilmu sosial yg
mempelajari tiga elemen penting kehidupan
bernegara yg meliputi lembaga legislatif,
yudikatif, dan eksekutif serta hal- hal yg
berkaitan dg publik yg meliputi kebijakan
publik, manajemen publik, administrasi
pembangunan, tujuan negara, dan etika yg
mengatur penyelenggara negara.
• Administrasi publik adalah ilmu yg mempelajari
tentang bgmn pengelolaan suatu organisasi publik.
Administrasi publik berbeda dg ilmu manajemen: jika
manajemen mengkaji tentang pengelolaan organisasi
swasta, mk administrasi publik mengkaji tentang
organisasi publik/pemerintah, spt kementrian-
kementrian, badan dan dinas-dinas, mulai dari tingkat
desa/kelurahan, kecamatan sampai tingkat pusat.
Kajian ini termasuk mengenai birokrasi; penyusunan,
pengimplementasian, dan pengevaluasian kebijakan
publik; administrasi pembangunan; kepemerintahan
daerah; dan good governance
Lokus Adm Publik
• Lokus adalah tempat yang menggambarkan di
mana ilmu tersebut berada.
• Dalam hal ini lokus dari ilmu administrasi
publik adalah: organisasi publik, kebijakan
publik, pelayanan publik, manajemen publik.
Fokus Adm Publik
• Fokus adalah apa yang menjadi pembahasan
penting dalam memepelajari ilmu administrasi
publik. yang menjadi fokus dari ilmu
administrasi publik adalah kepentingan publik
(public interest) dan urusan publik (public
affair).
Perubahan administrasi negara ke Administrasi
Publik
• Upaya mendefinisikan diri Ilmu Administrasi
Negara sbg ilmu administrasi pemerintahan,
ternyata tidak berlangsung lama. Dinamika
lingkungan administrasi negara yg sangat
tinggi kemudian menimbulkan banyak
pertanyaan tentang relevansi keberadaan Ilmu
Administrasi Negara sbg administrasi
pemerintahan.
• Gugatan tsb terutama ditujukan pd lokus Ilmu
Administrasi Negara yg dirasa tidak memadai lagi.
Menurut Dwiyanto (2007) lembaga pemerintah
dirasa terlalu sempit untuk menjadi lokus Ilmu
Administrasi Negara. Kenyataan yg ada
menunjukkan bhw lembaga pemerintahan tidak
lagi memonopoli peran yg selama ini scr
tradisional menjadi otoritas pemerintah. Saat ini
semakin mudah ditemui berbagai lembaga non-
pemerintah yg menjalankan misi dan fungsi yg
dulu menjadi monopoli pemerintah saja.
• Di sisi yg lain, organisasi birokrasi juga tidak
semata-mata memproduksi barang dan jasa
publik, ttp juga barang dan jasa privat. Pratikno
(2007) juga memberikan konstatasi yg sama. Saat
ini negara banyak menghadapi pesaing-pesaing
baru yg siap menjalankan fungsi negara, terutama
pelayanan publik, scr lebih efektif. Selain
pelayanan publik, dlm bidang pembangunan
ekonomi dan sosial, negara juga harus
menegosiasikan kepentingannya dg aktor-aktor
yg lain, yaitu pelaku bisnis dan kalangan civil
society (masyarakat sipil).
• Miftah Thoha (2007) bahkan mengatakan telah terjadi
perubahan paradigma “ dari orientasi manajemen
pemerintahan yg serba negara menjadi berorientasi ke
pasar (market).
• Menurut Thoha, pasar di sini scr politik bisa dimaknai
sbg rakyat atau masyarakat (public).
• Fenomena menurunnya peran negara ini merupakan
arus balik dari apa yg disebut Grindle sbg too much
state, di mana negara pd pertengahan 1980-an terlalu
banyak melakukan intervensi yg berujung pd jeratan
hutang luar negeri, krisis fiskal, dan pemerintah yg
terlalu sentralistis dan otoriter.
• Dwiyanto (2007) menyebut setidaknya ada 4 faktor yg menjadi
sebab semakin menurunnya dominasi peran negara, yaitu:
1. Dinamika ekonomi, politik dan budaya yang membuat
kemampuan pemerintah semakin terbatas untuk dapat memenuhi
semua tuntutan masyarakat;
2. Globalisasi yg membutuhkan daya saing yg tinggi di berbagai
sektor menuntut makin dikuranginya peran negara melalui
debirokratisasi dan deregulasi;
3. Tuntutan demokratisasi mendorong semakin banyak munculnya
organisasi kemasyarakatan yg menuntut untuk dilibatkan dlm
proses perumusan kebijakan dan implementasinya;
• 4. Munculnya fenomena hybrid organization yg merupakan
perpaduan antara pemerintah dan bisnis.
• Berbagai fenomena tsb menimbulkan gugatan
di antara para mahasiswa maupun ilmuwan
Ilmu Administrasi Negara: Apakah masih
relevan menjadikan pemerintah sbg lokus
studi Ilmu Administrasi Negara ?
• Kata "negara‟ dlm Ilmu Administrasi Negara menjadi
terlalu sempit dan kurang relevan lagi untuk mewadahi
dinamika Ilmu Administrasi Negara di awal abad ke-21
yg semakin kompleks dan dinamis.
• Utomo (2007) menyebutkan bahwa dalam
perkembangan konsep Ilmu Administrasi Negara telah
terjadi pergeseran titik tekan dr negara yg semula
diposisikan sbg agen tunggal yg memiliki otoritas untuk
mengimplementasikan berbagai kebijakan publik
menjadi hanya sbg fasilitator bagi masyarakat.
Istilah public administration tidak tepat lagi untuk
diterjemahkan sbg administrasi negara,
melainkan lebih tepat jika diterjemahkan menjadi
administrasi publik. Sebab, makna kata ‟publik‟
di sini jauh lebih luas drpd kata ‟negara‟ (Majelis
Guru Besar dan Jurusan Ilmu Administrasi Negara
UGM, 2007). Publik di sini menunjukkan
keterlibatan institusi-institusi non-negara baik di
sektor bisnis maupun civil society di dalam
pengadministrasian pemerintahan.
• Konsekuensi dr perubahan makna public
administration sbg administrasi publik di sini
adalah terjadinya pergeseran lokus Ilmu
Administrasi Negara dr yg sebelumnya berlokus
pd birokrasi pemerintah menjadi berlokus pd
organisasi publik, yaitu birokrasi pemerintah dan
juga organisasi-organisasi non-pemerintah yg
terlibat menjalankan fungsi pemerintahan, baik
dlm hal penyelenggaraan pelayanan publik
maupun pembangunan ekonomi, sosial maupun
bidang-bidang pembangunan yg lain.
Fokus of interes Adm Publik
1. Organisasi Publik
2. Manajemen Publik
3. Kebijakan Publik
4. Pelayanan Publik
Unsur Administrasi
1. Organisasi
2. Manajemen
3. Komunikasi
4. Kepegawaian
5. Keuangan
6. Perbekalan
7. Ketata usahaan
8. Hubungan Masyarakat
• Hubungan antara : 1. Administrasi; 2.
Manajemen; 3. Kepemimpinan; 4. Organisasi
adalah sangat erat sekali.
• Kepemimpinan merupakan inti dr
Manajemen;
• Manejemen merupakan inti dr Administrasi;
• Organisasi sgb wadhah aktivitas dari ke
tiganya.
PRINSIP ADM PUBLIK
Ada berbagai pendapat :
1. Perencanaan
2. Pelaksanaan
3. Pengendalian
Prinsip yg lebih rinci :
1. Planning
2. Actuating
3. Controlling
4. Coordinating
5. Leading
6. Motivating
Pendapat lain :
PRINSIP-PRINSIP ADMINISTRASI :
1. Pembagian kerja / spesialisasi
2. Ada kewenangan dan kekuasaan (untuk ditaati)
Tanggung jawab sebagai konsekuensinya
3. Ketaatan menjalankan peraturan/konvensi
4. Kesatuan arah gerak
5. Kesatuan pimpinan / komando
6. Kepentingan umum organisasi harus didahulukan
daripada kepentingan pribadi
7. Penghargaan yg setimpal dengan jasa
8. Garis lini berjenjang dari pucuk pimpinan s/d
pegawai terendah
9. Ada pusat organisasi
10. Ketertiban (orang, barang, peralatan dsb, pada
tempatnya )
11. Kewajaran (bukan keadilan) karena manajer
bukan hakim
12. Mutasi perlu tetapi tidak terlalu cepat
13. Insenstif dan motivasi kepada bawahan
14. Kerukunan didalam personil
• Versi yg lain lagi :
1. Planning
2. Organizing
3. Staffing
4. Directing
5. Controlling
6. Reporting
7. Bugeting
PENGERTIAN ORGANISASI DAN
MANAJEMEN
Organisasi berasal di kata oranon, alm bahasa yunani
berarti alat. Pengertian organisasi telah banyak di
sampaikan oleh para ahli, ttp pd dasarnya tidak ada
perbedaan yg signifikan dan sbg bahan perbandingan
akan disampaikan bbrp pendapat sbb :
a. Chester 1 . Barnard (1938)
Mengemukakan bhw organisasi adalah sistem
kerjasama antaradua orang atau lebih).
b. Jamnes D. Mooney
Organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk
mencapai tujuan bersama.
c. Dimock
Organisasi adalah perpaduan secara sistematis
daripadabagian- bagian yg saling
ketergantungan / berkaitan untuk membentuk
suatu kesatuan yg bulat melalui kewenangan,
koordinasi dan pengawasan dalam usaha
mencapai tujuan yg telah ditentukan.
Suatu organisasi tersusun dr unsur :
Unsur intinya itu manusia
Unsur kerja yg terdiri atas :
a. Sumber daya manusia
b. Kemampuan bekerja
c. Sumber daya bukan manusia
14. Prinsip Organisasi Henry Fayol
1. Pembagian kerja:
Prinsip ini sama dengan “pembagian kerja”.
Spesialisasi menambah hasil kerja dengan cara
membuat para pekerja lebih efisien.
2. Wewenang,
Manajer harus dapat memberi perintah.
Wewenang memberikan hak ini kpdnya.
Tetapi wewenang berjalan seiring dg tanggung
jawab. Jika wewenang digunakan, timbullah
tanggung jawab. Agar efektif, wewenang
seorang manajer hrs sama dg tanggung
jawabnya.
3. Disiplin,
Para pegawai harus mentaati dan
menghormati peraturan yg mengatur
organisasi. Disiplin yg baik merupakan hasil dr
kepemimpinan yg efektif, suatu saling
pengertian yg jelas antara manajemen dan
para pekerja tentang peraturan organisasi
serta penerapan hukuman yg adil bagi yg
menyimpang dr peraturan tersebut.
4. Kesatuan komando, Setiap pegawai seharusnya
menerima perintah hanya dari seorang atasan.
5. Kesatuan arah, Setiap kelompok aktivitas organisasi
yang mempunyai tujuan sama harus dipimpin oleh
seorang manjer dengan menggunakan sebuah rencana.
6. Mendahulukan kepentingan umum di atas
kepentingan individu. Kepentingan seorang pegawai
atau kelompok pegawai tidak boleh mendahulukan
kepentingan organisasi secara keseluruhan.
7. Remunarasi, Para pekerja harus digaji sesuai dengan
jasa yang mereka berikan.
8. Sentralisasi, ini merujuk kepada sejauh mana para
bawahan terlibat dalam pengambilan keputusan.
Apakah pengambilan keputusan itu disentralisasi (pada
manajemen) atau disentralisasi (pada para bawahan)
adalah proporsi yang tepat. Kuncinya terletak pada
bagaimana menemukan tingkat sentralisasi yang
optimal untuk setiap situasi.
9. Rantai Scalar,
Garis wewenang dari manajemen puncak sampai
ke tingkat yang paling rendah merupakan rantai
scalar. Komunikasi harus mengikuti rantai ini.
Tetapi, jika dengan mengikuti rantai tersebut
malah tercipta kelambatan, komunikasi silang
dapat diizinkan jika disetujui oleh semua pihak,
sedangkan atasan harus diberitahhu.
10. Tata tertib, Orang dan bahan harus
ditempatkan pada tempat dari waktu
yang tepat.
11. Keadilan, Para manajer harus selalu
baik dan jujur terhadap para bawahan
12. Stabilitas masa kerja para pegawai,
Perputaran (turnover) pegawai yang tinggi
adalah tidak efisien. Manajemen harus
menyediakan perencanaan personalia yang
teratur dan memastikan bahwa untuk mengisi
kekosongan harus selalu adda pengganti.
13. Inisiatif,
Para pegawai yang diizinkan menciptakan dan
melaksanakan rencana-rencana akan
berusaha keras.
14. Esprit de corps,
Mendorong team spirit akan mmembangun
keselarasan dan persatuan di dalam
organisasi.
Pengertian Manajemen Publik
Manajemen adalah pencapaian tujuan(org) yg sudah
ditentukan sebelumnya dng memepergunakan bantuan
orang lain
( SDM ). George R. Terry (2000)
Sumber Daya Manusia
a/. Manusia yg bekerja di lingkungan suatu
organisasi ( tenaga kerja / karyawan ).
b/. Potensi manusiawi sbg penggerak organisasi dlm
mewujudkan eksistensinya.
c/. Potensi nyata yg merupakan asset dan berfungsi
sbg modal ( fisik dan non fisik ).
• ProsesManajemen :
Lima fungsi dasar yang berupa perencanaan,
pengorganisasian, penyusunan staf,
kepemimpinan dan pengendalian.
Organisasi : Aspek Statis
Manajemen : Aspek Dinamis
Konsep Organisasi
( Robert Tannenbaum )
1. Spesialisasi
2. Tujuan
3. Koordinasi.
Tantangan Adm Publik
• Diversity,
• Accountability,
• Privatization,
• Civil Society,
• Democracy,
• Decentralization, Reengineering,
• The Empowering Effect of High Technology
(Cooper, 1998).
1. The Culture Milieu of Public Administration
2. Crisis/Disaster Management
3. Strengthening of local Level Institution
4. Promoting Accountability in Public Administration
5. Human Resources Development
6. The Impact of Technology of Public Administration
7. Managing Economic and Technology
Interdependencies.
(Hughes, 1994)

Prinsip Administrasi Publik

  • 1.
    PRINSIP – PRINSIPADMINISTRASI PUBLIK Oleh : JOKO SURANTO
  • 2.
    Pengertian Administrasi • Administrasididefinisikan sbg bimbingan, kepemimpinan dan pengawasan usaha kelompok individu guna mencapai tujuan bersama (Newman). • Administrasi adalah proses yg pd umumnya terdapat pd semua usaha kelompok, pemerintah atau swasta, sipil atau militer, besar atau kecil (White). • Administrasi sbg kegiatan kelompok yg mengadakan kerjasama guna menyelesaikan tugas bersama (Simon, 1958).
  • 3.
    • Pengertian Administrasidlm bahasa Indonesia ada 2 (dua): – Administrasi berasal dari bahasa Belanda, "Administratie" yang merupakan pengertian Administrasi dalam arti sempit, yaitu sebagai kegiatan tata usaha kantor (catat-mencatat, mengetik, menggandakan, dan sebagainya). Kegiatan ini dalam bahasa Inggris disebut : Clerical works (FX.Soedjadi). – Administrasi dalam arti luas, berasal dari bahasa Inggris "Administration" , yaitu proses kerjasama antara dua orang atau lebih berdasarkan rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan bersama yg telah ditentukan (S.P. Siagian)
  • 4.
    • Berdasarkan haltersebut diatas, administrasi ialah proses penyelenggaraan kerja yg dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yg telah ditetapkan. • Administrasi, baik dalam pengertian luas maupun sempit di dalam penyelenggaraannya diwujudkan melalui fungsi- fungsi manajemen, yg terdiri dr perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. • Jadi administrasi adalah penyelenggaraannya, dan manajemen adalah orang-orang yg menyelenggarakan kerja. Mk kombinasi dr keduanya adalah penyelenggaraan kerja yg dilakukan oleh orang-orang scr bersama-sama (kerjasama) untuk mencapai tujuan yg telah ditetapkan.
  • 5.
    • 1. AdministrasiSbg Proses Atau Kegiatan Perumusan-perumusan administrasi sbg kegiatan yg terdapat dlm kepustakaan Indonesia berbunyi sbb : • 1. “ jadi apabila bicara mengenai ‘administrasi’ mk jelas yg dimaksud adalah penyelenggaraan kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan- tujuan pokok dr masyarakat dan anggota- anggotanya”(Arifin Abdulrachman)
  • 6.
    • 2. PengertianAdministrasi itu dapat ditinjau dr tiga sudut, yaitu : • 1). Administrasi dalam arti Institutionil, yg mana administrasi dimaksudkan sbg keseluruhan orang/kelompok orang-orang yg sbg suatu kesatuan menjalankan proses kegiatan-kegiatan untuk mencapai tujuan bersama;
  • 7.
    • 2). Administrasidlm arti fungsionil, yg dimaksud dg fungsionil ialah sgl kegiatan dan tindakan yg dilakukan untuk mencapai tujuan (termasuk juga didalamnya tindakan untuk menenyukan tujuan itu sendiri, atau dg kata lain bersifat melihat kedepan, artinya melihat kpd pencapaian tujuan pd masa yg akan datang.
  • 8.
    • 3). Administrasisbg proses, administrasi berarti keseluruhan proses yg berupa kegiatan-kegiatan, pemikiran-pemikiran, pengaturan-pengaturan sejak dr penentuan tujuan sampai penyelenggaraan shg tercapainya suatu tujuan.
  • 9.
    Pengertian Publik • KamusBahasa Indonesia mendefinisikan Publik sbg orang banyak (umum). Sedangkan dlm bhs Inggris, Publik diserap dr kata Public artinya milik bangsa, negara atau komunitas dlm jumlah yg besar atau dipertahankan atau digunakan oleh masyarakat/komunitas scr keseluruhan.
  • 10.
    • Publik jugaberasal dr bahasa latin Publicus yg artinya kedewasaan, dlm pengertian tentang pelajaran ini adalah membawa ide kepada masyarakat (www.kartikamega.blogspot.com).
  • 11.
    • Beberapa pengertianPublik menurut para ahli, antara lain : • Immanuel Kant, Publik bukan lagi para pejabat atau institusi politis, melainkan masyarakat warga (civil society) yg kritis dan berorientasi pd kepentingan moral universal umat manusia.
  • 12.
    Sukadji G, Publikadalah sejumlah orang, yg dalam kesempatan tertentu, di tempat tertentu, akan berkomunikasi dengan kita. Latipah Hendrati, Publik adalah komunitas masyarakat tertentu.
  • 13.
    Bambang Sugiharto &Agus Rachmat W, Publik adalah segala hal serentak bukan apap pun juga, kekuatan yang paling berbahaya serentak sesuatu yang paling tak bermakna, orang bisa saja bicara atas nama publik, tetapi tetap publik itu bukan sosok nyata siapa pun.
  • 14.
    • Marhawni RiaSiombo, Publik adalah masyarakat umum sbg anggota dr warga masyarakat dlm negara. • Van Den End, Publik adalah sekelompok orang yg jelas. • Pauline Pudjiastuti, Publik adalah orang - orang yg ada di luar keanggotaan, yg juga sangat mungkin tertarik pd isu yg akan dinaikkan (www.carapedia.com).
  • 15.
    Pengertian Adm Publik •Keputusan tentang apa yg hrs diselenggarakan/apa yg hrs diberikan kpd masy. • Merupakan proses penyelenggaraan dari apa yg telah diputuskan. • Keputusan memuat pernyataan tentang tujuan, administrasi publik merupakan cara untuk merealisaikan tujuan.
  • 16.
    Adm. Publik • Merupakansuatu studi tentang bgmn bermacam-macam badan pemerintah diorganisir, dilengkapi dg tenaga-tenaganya, dibiayai, digerakkan dan dipimpin (Edward H. Litchfelt).
  • 17.
    • Administrasi Publik(Inggris:Public Administration) atau Administrasi Negara adalah suatu bahasan ilmu sosial yg mempelajari tiga elemen penting kehidupan bernegara yg meliputi lembaga legislatif, yudikatif, dan eksekutif serta hal- hal yg berkaitan dg publik yg meliputi kebijakan publik, manajemen publik, administrasi pembangunan, tujuan negara, dan etika yg mengatur penyelenggara negara.
  • 18.
    • Administrasi publikadalah ilmu yg mempelajari tentang bgmn pengelolaan suatu organisasi publik. Administrasi publik berbeda dg ilmu manajemen: jika manajemen mengkaji tentang pengelolaan organisasi swasta, mk administrasi publik mengkaji tentang organisasi publik/pemerintah, spt kementrian- kementrian, badan dan dinas-dinas, mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan sampai tingkat pusat. Kajian ini termasuk mengenai birokrasi; penyusunan, pengimplementasian, dan pengevaluasian kebijakan publik; administrasi pembangunan; kepemerintahan daerah; dan good governance
  • 19.
    Lokus Adm Publik •Lokus adalah tempat yang menggambarkan di mana ilmu tersebut berada. • Dalam hal ini lokus dari ilmu administrasi publik adalah: organisasi publik, kebijakan publik, pelayanan publik, manajemen publik.
  • 20.
    Fokus Adm Publik •Fokus adalah apa yang menjadi pembahasan penting dalam memepelajari ilmu administrasi publik. yang menjadi fokus dari ilmu administrasi publik adalah kepentingan publik (public interest) dan urusan publik (public affair).
  • 21.
    Perubahan administrasi negarake Administrasi Publik • Upaya mendefinisikan diri Ilmu Administrasi Negara sbg ilmu administrasi pemerintahan, ternyata tidak berlangsung lama. Dinamika lingkungan administrasi negara yg sangat tinggi kemudian menimbulkan banyak pertanyaan tentang relevansi keberadaan Ilmu Administrasi Negara sbg administrasi pemerintahan.
  • 22.
    • Gugatan tsbterutama ditujukan pd lokus Ilmu Administrasi Negara yg dirasa tidak memadai lagi. Menurut Dwiyanto (2007) lembaga pemerintah dirasa terlalu sempit untuk menjadi lokus Ilmu Administrasi Negara. Kenyataan yg ada menunjukkan bhw lembaga pemerintahan tidak lagi memonopoli peran yg selama ini scr tradisional menjadi otoritas pemerintah. Saat ini semakin mudah ditemui berbagai lembaga non- pemerintah yg menjalankan misi dan fungsi yg dulu menjadi monopoli pemerintah saja.
  • 23.
    • Di sisiyg lain, organisasi birokrasi juga tidak semata-mata memproduksi barang dan jasa publik, ttp juga barang dan jasa privat. Pratikno (2007) juga memberikan konstatasi yg sama. Saat ini negara banyak menghadapi pesaing-pesaing baru yg siap menjalankan fungsi negara, terutama pelayanan publik, scr lebih efektif. Selain pelayanan publik, dlm bidang pembangunan ekonomi dan sosial, negara juga harus menegosiasikan kepentingannya dg aktor-aktor yg lain, yaitu pelaku bisnis dan kalangan civil society (masyarakat sipil).
  • 24.
    • Miftah Thoha(2007) bahkan mengatakan telah terjadi perubahan paradigma “ dari orientasi manajemen pemerintahan yg serba negara menjadi berorientasi ke pasar (market). • Menurut Thoha, pasar di sini scr politik bisa dimaknai sbg rakyat atau masyarakat (public). • Fenomena menurunnya peran negara ini merupakan arus balik dari apa yg disebut Grindle sbg too much state, di mana negara pd pertengahan 1980-an terlalu banyak melakukan intervensi yg berujung pd jeratan hutang luar negeri, krisis fiskal, dan pemerintah yg terlalu sentralistis dan otoriter.
  • 25.
    • Dwiyanto (2007)menyebut setidaknya ada 4 faktor yg menjadi sebab semakin menurunnya dominasi peran negara, yaitu: 1. Dinamika ekonomi, politik dan budaya yang membuat kemampuan pemerintah semakin terbatas untuk dapat memenuhi semua tuntutan masyarakat; 2. Globalisasi yg membutuhkan daya saing yg tinggi di berbagai sektor menuntut makin dikuranginya peran negara melalui debirokratisasi dan deregulasi; 3. Tuntutan demokratisasi mendorong semakin banyak munculnya organisasi kemasyarakatan yg menuntut untuk dilibatkan dlm proses perumusan kebijakan dan implementasinya; • 4. Munculnya fenomena hybrid organization yg merupakan perpaduan antara pemerintah dan bisnis.
  • 26.
    • Berbagai fenomenatsb menimbulkan gugatan di antara para mahasiswa maupun ilmuwan Ilmu Administrasi Negara: Apakah masih relevan menjadikan pemerintah sbg lokus studi Ilmu Administrasi Negara ?
  • 27.
    • Kata "negara‟dlm Ilmu Administrasi Negara menjadi terlalu sempit dan kurang relevan lagi untuk mewadahi dinamika Ilmu Administrasi Negara di awal abad ke-21 yg semakin kompleks dan dinamis. • Utomo (2007) menyebutkan bahwa dalam perkembangan konsep Ilmu Administrasi Negara telah terjadi pergeseran titik tekan dr negara yg semula diposisikan sbg agen tunggal yg memiliki otoritas untuk mengimplementasikan berbagai kebijakan publik menjadi hanya sbg fasilitator bagi masyarakat.
  • 28.
    Istilah public administrationtidak tepat lagi untuk diterjemahkan sbg administrasi negara, melainkan lebih tepat jika diterjemahkan menjadi administrasi publik. Sebab, makna kata ‟publik‟ di sini jauh lebih luas drpd kata ‟negara‟ (Majelis Guru Besar dan Jurusan Ilmu Administrasi Negara UGM, 2007). Publik di sini menunjukkan keterlibatan institusi-institusi non-negara baik di sektor bisnis maupun civil society di dalam pengadministrasian pemerintahan.
  • 29.
    • Konsekuensi drperubahan makna public administration sbg administrasi publik di sini adalah terjadinya pergeseran lokus Ilmu Administrasi Negara dr yg sebelumnya berlokus pd birokrasi pemerintah menjadi berlokus pd organisasi publik, yaitu birokrasi pemerintah dan juga organisasi-organisasi non-pemerintah yg terlibat menjalankan fungsi pemerintahan, baik dlm hal penyelenggaraan pelayanan publik maupun pembangunan ekonomi, sosial maupun bidang-bidang pembangunan yg lain.
  • 30.
    Fokus of interesAdm Publik 1. Organisasi Publik 2. Manajemen Publik 3. Kebijakan Publik 4. Pelayanan Publik
  • 31.
    Unsur Administrasi 1. Organisasi 2.Manajemen 3. Komunikasi 4. Kepegawaian 5. Keuangan 6. Perbekalan 7. Ketata usahaan 8. Hubungan Masyarakat
  • 32.
    • Hubungan antara: 1. Administrasi; 2. Manajemen; 3. Kepemimpinan; 4. Organisasi adalah sangat erat sekali. • Kepemimpinan merupakan inti dr Manajemen; • Manejemen merupakan inti dr Administrasi; • Organisasi sgb wadhah aktivitas dari ke tiganya.
  • 33.
    PRINSIP ADM PUBLIK Adaberbagai pendapat : 1. Perencanaan 2. Pelaksanaan 3. Pengendalian Prinsip yg lebih rinci : 1. Planning 2. Actuating 3. Controlling 4. Coordinating 5. Leading 6. Motivating
  • 34.
    Pendapat lain : PRINSIP-PRINSIPADMINISTRASI : 1. Pembagian kerja / spesialisasi 2. Ada kewenangan dan kekuasaan (untuk ditaati) Tanggung jawab sebagai konsekuensinya 3. Ketaatan menjalankan peraturan/konvensi 4. Kesatuan arah gerak 5. Kesatuan pimpinan / komando 6. Kepentingan umum organisasi harus didahulukan daripada kepentingan pribadi 7. Penghargaan yg setimpal dengan jasa
  • 35.
    8. Garis liniberjenjang dari pucuk pimpinan s/d pegawai terendah 9. Ada pusat organisasi 10. Ketertiban (orang, barang, peralatan dsb, pada tempatnya ) 11. Kewajaran (bukan keadilan) karena manajer bukan hakim 12. Mutasi perlu tetapi tidak terlalu cepat 13. Insenstif dan motivasi kepada bawahan 14. Kerukunan didalam personil
  • 36.
    • Versi yglain lagi : 1. Planning 2. Organizing 3. Staffing 4. Directing 5. Controlling 6. Reporting 7. Bugeting
  • 37.
    PENGERTIAN ORGANISASI DAN MANAJEMEN Organisasiberasal di kata oranon, alm bahasa yunani berarti alat. Pengertian organisasi telah banyak di sampaikan oleh para ahli, ttp pd dasarnya tidak ada perbedaan yg signifikan dan sbg bahan perbandingan akan disampaikan bbrp pendapat sbb : a. Chester 1 . Barnard (1938) Mengemukakan bhw organisasi adalah sistem kerjasama antaradua orang atau lebih). b. Jamnes D. Mooney Organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
  • 38.
    c. Dimock Organisasi adalahperpaduan secara sistematis daripadabagian- bagian yg saling ketergantungan / berkaitan untuk membentuk suatu kesatuan yg bulat melalui kewenangan, koordinasi dan pengawasan dalam usaha mencapai tujuan yg telah ditentukan.
  • 39.
    Suatu organisasi tersusundr unsur : Unsur intinya itu manusia Unsur kerja yg terdiri atas : a. Sumber daya manusia b. Kemampuan bekerja c. Sumber daya bukan manusia
  • 40.
    14. Prinsip OrganisasiHenry Fayol 1. Pembagian kerja: Prinsip ini sama dengan “pembagian kerja”. Spesialisasi menambah hasil kerja dengan cara membuat para pekerja lebih efisien.
  • 41.
    2. Wewenang, Manajer harusdapat memberi perintah. Wewenang memberikan hak ini kpdnya. Tetapi wewenang berjalan seiring dg tanggung jawab. Jika wewenang digunakan, timbullah tanggung jawab. Agar efektif, wewenang seorang manajer hrs sama dg tanggung jawabnya.
  • 42.
    3. Disiplin, Para pegawaiharus mentaati dan menghormati peraturan yg mengatur organisasi. Disiplin yg baik merupakan hasil dr kepemimpinan yg efektif, suatu saling pengertian yg jelas antara manajemen dan para pekerja tentang peraturan organisasi serta penerapan hukuman yg adil bagi yg menyimpang dr peraturan tersebut.
  • 43.
    4. Kesatuan komando,Setiap pegawai seharusnya menerima perintah hanya dari seorang atasan. 5. Kesatuan arah, Setiap kelompok aktivitas organisasi yang mempunyai tujuan sama harus dipimpin oleh seorang manjer dengan menggunakan sebuah rencana. 6. Mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan individu. Kepentingan seorang pegawai atau kelompok pegawai tidak boleh mendahulukan kepentingan organisasi secara keseluruhan.
  • 44.
    7. Remunarasi, Parapekerja harus digaji sesuai dengan jasa yang mereka berikan. 8. Sentralisasi, ini merujuk kepada sejauh mana para bawahan terlibat dalam pengambilan keputusan. Apakah pengambilan keputusan itu disentralisasi (pada manajemen) atau disentralisasi (pada para bawahan) adalah proporsi yang tepat. Kuncinya terletak pada bagaimana menemukan tingkat sentralisasi yang optimal untuk setiap situasi.
  • 45.
    9. Rantai Scalar, Gariswewenang dari manajemen puncak sampai ke tingkat yang paling rendah merupakan rantai scalar. Komunikasi harus mengikuti rantai ini. Tetapi, jika dengan mengikuti rantai tersebut malah tercipta kelambatan, komunikasi silang dapat diizinkan jika disetujui oleh semua pihak, sedangkan atasan harus diberitahhu.
  • 46.
    10. Tata tertib,Orang dan bahan harus ditempatkan pada tempat dari waktu yang tepat. 11. Keadilan, Para manajer harus selalu baik dan jujur terhadap para bawahan
  • 47.
    12. Stabilitas masakerja para pegawai, Perputaran (turnover) pegawai yang tinggi adalah tidak efisien. Manajemen harus menyediakan perencanaan personalia yang teratur dan memastikan bahwa untuk mengisi kekosongan harus selalu adda pengganti.
  • 48.
    13. Inisiatif, Para pegawaiyang diizinkan menciptakan dan melaksanakan rencana-rencana akan berusaha keras. 14. Esprit de corps, Mendorong team spirit akan mmembangun keselarasan dan persatuan di dalam organisasi.
  • 49.
    Pengertian Manajemen Publik Manajemenadalah pencapaian tujuan(org) yg sudah ditentukan sebelumnya dng memepergunakan bantuan orang lain ( SDM ). George R. Terry (2000) Sumber Daya Manusia a/. Manusia yg bekerja di lingkungan suatu organisasi ( tenaga kerja / karyawan ). b/. Potensi manusiawi sbg penggerak organisasi dlm mewujudkan eksistensinya. c/. Potensi nyata yg merupakan asset dan berfungsi sbg modal ( fisik dan non fisik ).
  • 50.
    • ProsesManajemen : Limafungsi dasar yang berupa perencanaan, pengorganisasian, penyusunan staf, kepemimpinan dan pengendalian.
  • 51.
    Organisasi : AspekStatis Manajemen : Aspek Dinamis Konsep Organisasi ( Robert Tannenbaum ) 1. Spesialisasi 2. Tujuan 3. Koordinasi.
  • 52.
    Tantangan Adm Publik •Diversity, • Accountability, • Privatization, • Civil Society, • Democracy, • Decentralization, Reengineering, • The Empowering Effect of High Technology (Cooper, 1998).
  • 53.
    1. The CultureMilieu of Public Administration 2. Crisis/Disaster Management 3. Strengthening of local Level Institution 4. Promoting Accountability in Public Administration 5. Human Resources Development 6. The Impact of Technology of Public Administration 7. Managing Economic and Technology Interdependencies. (Hughes, 1994)