Koordinat Kartesius, Koordinat Tabung
& Koordinat Bola
Editing by
Wiwik Andriyani L N/2KS-1
KOORDINAT KARTESIUS
 Sistem Koordinat 2 Dimensi
Sistem koordinat kartesian dua dimensi merupakan
sistem koordinat yang terdiri dari dua sumbu yang
saling tegak lurus, biasanya sumbu
X dan Y
x
y
KOORDINAT KARTESIUS
 Sistem Koordinat 3 Dimensi
Sistem Koordinat Kartesian 3 Dimensi, pada prinsipnya
sama dengan sistem koordinat kartesian 2 dimensi,
hanya menambahkan satu sumbu lagi yaitu sumbu Z,
yang
ketiganya saling tegak lurus
x
y
z
KOORDINAT POLAR
• Dalam koordinat polar, koordinat suatu titik didefinisikan
fungsi dari arah dan jarak dari titik ikatnya.
• Jika O merupakan titik pusat koordinat dan garis OX
merupakan sumbu axis polar, maka titik P dapat ditentukan
koordinatnya dalam sistem koordinat polar berdasarkan
sudut vektor (θ) dan radius vektor (r) atau (garis OP) yaitu
P (r, θ). Sudut vektor (θ) bernilai positif jika mempunyai
arah berlawanan dengan arah putaran jarum jam, sedangkan
bernilai negatif jika searah dengan putaran jarum jam.
KOORDINAT POLAR
O (titik kutub) Sumbu Polar
Dalam beberapa hal, lebih mudah mencari
lokasi/posisi suatu titik dengan menggunakan
koordinat polar.
Koordinat polar menunjukkan posisi relatif terhadap
titik kutub O dan sumbu polar (ray) yang diberikan
dan berpangkal pada O.
r
θ
Titik P dengan koordinat polar (r, θ) berarti berada
diposisi:
- θ derajat dari sumbu-x (sb. polar)
(θ diukur berlawanan arah jarum-jam)
- berjarak sejauh r dari titik asal kutub O.
Perhatian:
jika r < 0, maka P berada di posisi yang
berlawanan arah.
r: koordinat radial
θ: koordinat sudut
Setiap titik mempunyai lebih dari satu representasi dalam
koordinat polar
(r, θ) = (- r, θ + nπ ), untuk n bil. bulat ganjil
= ( r, θ + nπ ), untuk n bil. Bulat genap
Contoh:
Nyatakan koordinat polar berikut ke dalam
bentuk koordinat kartesius.
(2, π/3), (-2, 4π/3), (2, 7π/3), (-2, -2π/3).
Konversi koordinat polar kedalam koordinat tegak.
Gunakan relasi:
x = r cos θ , y = r sin θ
Maka r2
= x2
+ y2
,
tan θ = y/x, jika x ≠ 0
Catt. menentukan θ
Jika x >0, maka x berada di kuadran 1 atau 4
jadi -π/2 < θ < π/2  θ = arctan(y/x).
Jika x < 0, x berada di kuadran 2 atau 3,
θ = π + arctan(y/x).
KOORDINAT POLAR
 Pers. polar dari lingkaran berjari-jari a: r = a
 Contoh: Untuk lingkaran berjari a,
- berpusat di (0,a): r = 2a sin θ
- berpusat di (a,0): r = 2a cos θ
Jika a=1, maka
r = 2 sin θ
r = 2 cos θ
Konversikan persamaan polar r = 2 sin θ kedalam sistem
koordinat tegak:
Kalikan kedua sisi dengan r:
r2 = 2r sin θ
x2 + y2 = 2y
x2 + y2 - 2y = 0
Jadi persamaan tsb. dalam koordinat tegak adalah x2 + (y
-1)2 = 1
TITIK 3D DALAM KOORDINAT TABUNG
θr
Koordinat Polar dalam bidang datar
Koordinat tabung hanya dengan menambahkan sumbu-z
pada koordinat polar (r,θ).
θr
θr
θr
(r,θ,z)
TITIK 3D DALAM KOORDINAT TABUNG
KONVERSI ANTARA KOORDINAT
TABUNG DAN KOORDINAT KARTESIUS
cos( )
sin( )
x r
y r
z z
θ
θ
=
=
=
θr
θr
(r,θ,z)
2 2 2
tan( )
r x y
y
x
z z
= +
=
=
θ
Titik-titik 3D dalam Koordinat Bola
(x,y,z)
ρ
0 .φ π≤ ≤
φ
Titik-titik 3D dalam koordinat bola
Sudut θ.
0 2 .θ π≤ <
(ρ ,θ ,φ)
ρ
Suatu titik dalam koordinat bola
KONVERSI ANTARA KOORDINAT BOLA
DAN KOORDINAT KARTESIUS
φ
(x,y,z)
z
ρ
r
sin( ) cos( ) tan( )
r z r
z
φ φ φ
ρ ρ
= = =
cos( ) sin( )cos( )
sin( ) sin( )sin( )
cos( )
x r
y r
z
θ ρ φ θ
θ ρ φ θ
ρ φ
= =
= =
=
2 2 2
2 2
2 2 2
tan( )
tan( )
cos( )
x y z
y
x
x yr
z z
z z
x y z
ρ
θ
φ
φ
ρ
= + +
=
+
= =
= =
+ +
INTEGRAL: KOORDINAT KARTESIUS
Riemann Sum dalam triple integral sbb:
Untuk menghitung volume balok-balok kecil
dengan ukuran panjang . , lebar , dan
tinggi
* * *
( , , ) .i i i i i if x y z x y z∆ ∆ ∆
* * *
( , , ) .i i i i i i
nilai fungsi pada volumebalok kecil
titik tertentu
f x y z x y z∆ ∆ ∆
14243 14243
ix∆ iy∆
iz∆
INTEGRAL: KOORDINAT TABUNG
Bagaimana dengan ukuran-ukuran
dalam koordinat tabung r, q, and z?
, , andr z∆ ∆θ ∆
Dengan menganggap
kasus 2D dalam
koordinat polar
θr
θr
INTEGRAL: KOORDINAT TABUNG
Dengan ekspansi jari-jari
ukuran kecil r∆
r
r+Dr
r
INTEGRAL: KOORDINAT TABUNG
r+Dr
r
Jari-jari tabung bagian dalam r dan
jari-jari bagian luar r+D r.
r
r+Dr
INTEGRAL: KOORDINAT TABUNG
Sudut q. Ada penambahan sudut sebesar Dq.
θ
θ
Dq
INTEGRAL: KOORDINAT TABUNG
θ
Ini adalah suatu benda padat dengan
jari-jari r+∆r dan sudut ∆θ
INTEGRAL: KOORDINAT TABUNG
Ini adalah suatu benda padat dengan
jari-jari ∆r dan sudut ∆θ
INTEGRAL: KOORDINAT TABUNG
Dengan penambahan D z .
INTEGRAL DALAM KOORDINAT TABUNG
dA r dr d≈ θ
Untuk mencari volume benda padat
dV r dr d dz≈ θ
Maka . . .
( , , )
S
f r z r dr d dzθ θ∫∫∫
SOAL
1. Hitunglah dimana S
tetrahedron dengan titik-titik sudut (0,0,0),
(3,2,0), (0,3,0), dan (0,0,2).
x y z
S
e dV+ +
∫∫∫
SOAL
2. Diketahui persamaan dalam
koordinat tabung:
a.
b.
Tentukan persamaan dalam
koordinat kartesius & gambarkan
2 2
9r z+ =
2 cos 3 sin 6r r zθ θ− + =
SOAL
3. Diketahui persamaan dalam koordinat
kartesius:
a.
b.
Tentukan persamaan dalam
koordinat tabung & gambarkan
2 2
9x y+ =
2 2 2
2 12 14 0x y z z+ + − + =
SOAL
4. Diketahui persamaan dalam koordinat bola:
a.
b.
c.
Tentukan persamaan dalam
koordinat kartesius & gambarkan
3ρ =
3
π
θ =
4
π
φ =
SOAL
5. Diketahui persamaan dalam koordinat kartesius:
a.
b.
Tentukan persamaan dalam
koordinat bola & gambarkan
2 2 2
4x y z+ + =
2 2 2
1x y z− − =
TRANSFORMASI KOORDINAT &
PERUBAHAN VARIABEL PADA INTEGRAL
LIPAT
Editing by
Wiwik Andriyani Lestari Ningsih/2KS-1
TRANSFORMASI KOORDINAT
 Dalam menyelesaikan integral lipat atas suatu daerah
R, dapat diselesaikan dengan menggunakan koordinat
lain selain dengan menggunakan koordinat persegi
panjang xy.
 Transformasi dari satu koordinat persegi panjang ke
sistem koordinat lainnya.
32
TRANSFORMASI KOORDINAT
 Tinjau suatu fungsi T, yang mempunyai domain D
(daerah pada bidang xy) dan mempunyai range E
(daerah pada bidang uv), sehingga T(x,y)=(u,v).
 T  transformasi koordinat dari bidang xy ke bidang
uv.
 u dan v adalah fungsi dari x dan y
EvuDyxyxgvyxfu ∈∈== ),(,),();,(),,(
TRANSFORMASI KOORDINAT
y v
(x,y) T (u,v)
x u
CONTOH
 T suatu transformasi koordinat yang didefinisikansbb:
u=x+2y , v=x-2y. (T(x,y))
a. Tentukan nilai untuk (0,1),(1,2) dan (2,-3)
b. Gambarkan pada bidang uv garis vertikal untuk
u=2,u=4,u=6,u=8 dan garis horisontal untuk v=-
1,v=1,v=3,v=5.
c. Gambarkan hubungan kurva u dan kurva v dalam bidang
xy.
TRANSFORMASI KOORDINAT
 Jika T suatu transformasi koordinat satu-satu, maka
bisa dicari invers atau transformasi balikannya dari T,
yakni T-1
dari bidang uv ke bidang xy
x = F(u,v) y = G(u,v)
 Jika T suatu transformasi satu-satu maka inversnya T-
1
. Dalam hal ini ,
T-1
(T(x,y)) = (x,y) dan T(T-1
(u,v)) = (u,v)
untuk setiap (x,y) di D dan setiap (u,v) di E.
CONTOH
 Tentukan invers dari transformasi T yang didefinisikan
pada contoh sebelumnya.
 Gambarkan kurva pada bidang uv yang memetakan
ellips
atas T-1
14 22
=+ yx
PERUBAHAN VARIABEL PADA INTEGRAL LIPAT
 Tinjau untuk suatu daerah R dalam bidang xy,
substitusi x=f(u,v) dan y=g(u,v).
Persamaan ini menyatakan transformasi koordinat W dari
bidang uv ke bidang xy.
Dalam hal ini menentukan daerah S di bidang uv yang
ditransformasi dari R oleh W(menentukan batas integral
baru)
∫∫R
dAyxF ),(
∫∫∫∫ =
SR
dAvugvufFdAyxF )),(),,((),(
MATRIKS JACOBIAN
 Jika x=f(u,v) dan y=g(u,v), maka Jacobian dari x dan y
adalah
v
x
u
y
v
y
u
x
v
y
u
y
v
x
u
x
vu
yx
∂
∂
∂
∂
−
∂
∂
∂
∂
=
∂
∂
∂
∂
∂
∂
∂
∂
=
∂
∂
),(
),(
CONTOH
 Tentukan jacobian dari
 Jika , tentukan jacobian
),(
),(
vu
yx
∂
∂ vu
euyvex −−
== 22
,
xyvyxu 2,22
=−=
),(
),(
yx
vu
∂
∂
THEOREMA
 Jika x=f(u,v) dan y=g(u,v) adalah transformasi
koordinat, maka
Dimana G(u,v) = F{f(u,v),g(u,v)}
∫∫∫∫ ∂
∂
=
SR
dvdu
vu
yx
vuGdydxyxF
),(
),(
),(),(
CONTOH
 Hitung untuk daerah R pada bidang
xy yang dibatasi oleh trapezoid dengan titik sudut
(0,1), (0,2), (2,0) dan (1,0).
 Hitung untuk daerah R di kuadran
pertama pada bidang xy antara lingkaran yang berjari-
jari 1 dan berjari-jari 2.
dxdye
R
xyxy
∫∫
+− )/()(
dxdye
R
yx
∫∫
+− )( 22
 Transformasi diatas dapat diperluas untuk menyelesaikan
integral lipat tiga. Diberikan transformasi x=f(u,v,w) ,
y=g(u,v,w) , z=h(u,v,w) dari sistem koordinat uvw ke
sistem koordinat xyz.
 Jacobian =
w
z
v
z
u
z
w
y
v
y
u
y
w
x
v
x
u
x
wvu
zyx
∂
∂
∂
∂
∂
∂
∂
∂
∂
∂
∂
∂
∂
∂
∂
∂
∂
∂
=
∂
∂
),,(
),,(
THEOREMA
 Jika x=f(u,v,w) , y=g(u,v,w) , z=h(u,v,w) transformasi
koordinat, maka
Dimana G(u,v,w)=F{f(u,v,w),g(u,v,w),h(u,v,w)}
∫∫∫∫∫∫ ∂
∂
=
SR
dwdvdu
wvu
zyx
wvuGdzdydxzyxF
),,(
),,(
),,(),,(
CONTOH
 Tentukan jacobian dari
x = 2u + 3v – w, y = u – 5w ,z = u + 4w
 Dengan menggunakan koordinat silinder, tentukan
volume benda di atas bidang xy, yang dibatasi oleh
paraboloid dan silinder
),,(
),,(
wvu
zyx
∂
∂
2222
1& yxyxz +=+=
CONTOH
 Dengan menggunakan koordinat bola tentukan volume
benda yang bagian atasnya dibatasi oleh
bola dan bagian bawah dibatasi oleh
kerucut
16222
=++ zyx
22
yxz +=

koordinat tabung dan bola

  • 1.
    Koordinat Kartesius, KoordinatTabung & Koordinat Bola Editing by Wiwik Andriyani L N/2KS-1
  • 2.
    KOORDINAT KARTESIUS  SistemKoordinat 2 Dimensi Sistem koordinat kartesian dua dimensi merupakan sistem koordinat yang terdiri dari dua sumbu yang saling tegak lurus, biasanya sumbu X dan Y x y
  • 3.
    KOORDINAT KARTESIUS  SistemKoordinat 3 Dimensi Sistem Koordinat Kartesian 3 Dimensi, pada prinsipnya sama dengan sistem koordinat kartesian 2 dimensi, hanya menambahkan satu sumbu lagi yaitu sumbu Z, yang ketiganya saling tegak lurus x y z
  • 4.
    KOORDINAT POLAR • Dalamkoordinat polar, koordinat suatu titik didefinisikan fungsi dari arah dan jarak dari titik ikatnya. • Jika O merupakan titik pusat koordinat dan garis OX merupakan sumbu axis polar, maka titik P dapat ditentukan koordinatnya dalam sistem koordinat polar berdasarkan sudut vektor (θ) dan radius vektor (r) atau (garis OP) yaitu P (r, θ). Sudut vektor (θ) bernilai positif jika mempunyai arah berlawanan dengan arah putaran jarum jam, sedangkan bernilai negatif jika searah dengan putaran jarum jam.
  • 5.
    KOORDINAT POLAR O (titikkutub) Sumbu Polar Dalam beberapa hal, lebih mudah mencari lokasi/posisi suatu titik dengan menggunakan koordinat polar. Koordinat polar menunjukkan posisi relatif terhadap titik kutub O dan sumbu polar (ray) yang diberikan dan berpangkal pada O. r θ
  • 6.
    Titik P dengankoordinat polar (r, θ) berarti berada diposisi: - θ derajat dari sumbu-x (sb. polar) (θ diukur berlawanan arah jarum-jam) - berjarak sejauh r dari titik asal kutub O. Perhatian: jika r < 0, maka P berada di posisi yang berlawanan arah. r: koordinat radial θ: koordinat sudut
  • 7.
    Setiap titik mempunyailebih dari satu representasi dalam koordinat polar (r, θ) = (- r, θ + nπ ), untuk n bil. bulat ganjil = ( r, θ + nπ ), untuk n bil. Bulat genap Contoh: Nyatakan koordinat polar berikut ke dalam bentuk koordinat kartesius. (2, π/3), (-2, 4π/3), (2, 7π/3), (-2, -2π/3).
  • 8.
    Konversi koordinat polarkedalam koordinat tegak. Gunakan relasi: x = r cos θ , y = r sin θ Maka r2 = x2 + y2 , tan θ = y/x, jika x ≠ 0 Catt. menentukan θ Jika x >0, maka x berada di kuadran 1 atau 4 jadi -π/2 < θ < π/2  θ = arctan(y/x). Jika x < 0, x berada di kuadran 2 atau 3, θ = π + arctan(y/x).
  • 9.
    KOORDINAT POLAR  Pers.polar dari lingkaran berjari-jari a: r = a  Contoh: Untuk lingkaran berjari a, - berpusat di (0,a): r = 2a sin θ - berpusat di (a,0): r = 2a cos θ Jika a=1, maka r = 2 sin θ r = 2 cos θ
  • 10.
    Konversikan persamaan polarr = 2 sin θ kedalam sistem koordinat tegak: Kalikan kedua sisi dengan r: r2 = 2r sin θ x2 + y2 = 2y x2 + y2 - 2y = 0 Jadi persamaan tsb. dalam koordinat tegak adalah x2 + (y -1)2 = 1
  • 11.
    TITIK 3D DALAMKOORDINAT TABUNG θr Koordinat Polar dalam bidang datar
  • 12.
    Koordinat tabung hanyadengan menambahkan sumbu-z pada koordinat polar (r,θ). θr θr θr (r,θ,z) TITIK 3D DALAM KOORDINAT TABUNG
  • 13.
    KONVERSI ANTARA KOORDINAT TABUNGDAN KOORDINAT KARTESIUS cos( ) sin( ) x r y r z z θ θ = = = θr θr (r,θ,z) 2 2 2 tan( ) r x y y x z z = + = = θ
  • 14.
    Titik-titik 3D dalamKoordinat Bola (x,y,z) ρ 0 .φ π≤ ≤ φ
  • 15.
    Titik-titik 3D dalamkoordinat bola Sudut θ. 0 2 .θ π≤ < (ρ ,θ ,φ) ρ Suatu titik dalam koordinat bola
  • 16.
    KONVERSI ANTARA KOORDINATBOLA DAN KOORDINAT KARTESIUS φ (x,y,z) z ρ r sin( ) cos( ) tan( ) r z r z φ φ φ ρ ρ = = = cos( ) sin( )cos( ) sin( ) sin( )sin( ) cos( ) x r y r z θ ρ φ θ θ ρ φ θ ρ φ = = = = = 2 2 2 2 2 2 2 2 tan( ) tan( ) cos( ) x y z y x x yr z z z z x y z ρ θ φ φ ρ = + + = + = = = = + +
  • 17.
    INTEGRAL: KOORDINAT KARTESIUS RiemannSum dalam triple integral sbb: Untuk menghitung volume balok-balok kecil dengan ukuran panjang . , lebar , dan tinggi * * * ( , , ) .i i i i i if x y z x y z∆ ∆ ∆ * * * ( , , ) .i i i i i i nilai fungsi pada volumebalok kecil titik tertentu f x y z x y z∆ ∆ ∆ 14243 14243 ix∆ iy∆ iz∆
  • 18.
    INTEGRAL: KOORDINAT TABUNG Bagaimanadengan ukuran-ukuran dalam koordinat tabung r, q, and z? , , andr z∆ ∆θ ∆ Dengan menganggap kasus 2D dalam koordinat polar θr θr
  • 19.
    INTEGRAL: KOORDINAT TABUNG Denganekspansi jari-jari ukuran kecil r∆ r r+Dr r
  • 20.
    INTEGRAL: KOORDINAT TABUNG r+Dr r Jari-jaritabung bagian dalam r dan jari-jari bagian luar r+D r. r r+Dr
  • 21.
    INTEGRAL: KOORDINAT TABUNG Sudutq. Ada penambahan sudut sebesar Dq. θ θ Dq
  • 22.
    INTEGRAL: KOORDINAT TABUNG θ Iniadalah suatu benda padat dengan jari-jari r+∆r dan sudut ∆θ
  • 23.
    INTEGRAL: KOORDINAT TABUNG Iniadalah suatu benda padat dengan jari-jari ∆r dan sudut ∆θ
  • 24.
  • 25.
    INTEGRAL DALAM KOORDINATTABUNG dA r dr d≈ θ Untuk mencari volume benda padat dV r dr d dz≈ θ Maka . . . ( , , ) S f r z r dr d dzθ θ∫∫∫
  • 26.
    SOAL 1. Hitunglah dimanaS tetrahedron dengan titik-titik sudut (0,0,0), (3,2,0), (0,3,0), dan (0,0,2). x y z S e dV+ + ∫∫∫
  • 27.
    SOAL 2. Diketahui persamaandalam koordinat tabung: a. b. Tentukan persamaan dalam koordinat kartesius & gambarkan 2 2 9r z+ = 2 cos 3 sin 6r r zθ θ− + =
  • 28.
    SOAL 3. Diketahui persamaandalam koordinat kartesius: a. b. Tentukan persamaan dalam koordinat tabung & gambarkan 2 2 9x y+ = 2 2 2 2 12 14 0x y z z+ + − + =
  • 29.
    SOAL 4. Diketahui persamaandalam koordinat bola: a. b. c. Tentukan persamaan dalam koordinat kartesius & gambarkan 3ρ = 3 π θ = 4 π φ =
  • 30.
    SOAL 5. Diketahui persamaandalam koordinat kartesius: a. b. Tentukan persamaan dalam koordinat bola & gambarkan 2 2 2 4x y z+ + = 2 2 2 1x y z− − =
  • 31.
    TRANSFORMASI KOORDINAT & PERUBAHANVARIABEL PADA INTEGRAL LIPAT Editing by Wiwik Andriyani Lestari Ningsih/2KS-1
  • 32.
    TRANSFORMASI KOORDINAT  Dalammenyelesaikan integral lipat atas suatu daerah R, dapat diselesaikan dengan menggunakan koordinat lain selain dengan menggunakan koordinat persegi panjang xy.  Transformasi dari satu koordinat persegi panjang ke sistem koordinat lainnya. 32
  • 33.
    TRANSFORMASI KOORDINAT  Tinjausuatu fungsi T, yang mempunyai domain D (daerah pada bidang xy) dan mempunyai range E (daerah pada bidang uv), sehingga T(x,y)=(u,v).  T  transformasi koordinat dari bidang xy ke bidang uv.  u dan v adalah fungsi dari x dan y EvuDyxyxgvyxfu ∈∈== ),(,),();,(),,(
  • 34.
  • 35.
    CONTOH  T suatutransformasi koordinat yang didefinisikansbb: u=x+2y , v=x-2y. (T(x,y)) a. Tentukan nilai untuk (0,1),(1,2) dan (2,-3) b. Gambarkan pada bidang uv garis vertikal untuk u=2,u=4,u=6,u=8 dan garis horisontal untuk v=- 1,v=1,v=3,v=5. c. Gambarkan hubungan kurva u dan kurva v dalam bidang xy.
  • 36.
    TRANSFORMASI KOORDINAT  JikaT suatu transformasi koordinat satu-satu, maka bisa dicari invers atau transformasi balikannya dari T, yakni T-1 dari bidang uv ke bidang xy x = F(u,v) y = G(u,v)  Jika T suatu transformasi satu-satu maka inversnya T- 1 . Dalam hal ini , T-1 (T(x,y)) = (x,y) dan T(T-1 (u,v)) = (u,v) untuk setiap (x,y) di D dan setiap (u,v) di E.
  • 37.
    CONTOH  Tentukan inversdari transformasi T yang didefinisikan pada contoh sebelumnya.  Gambarkan kurva pada bidang uv yang memetakan ellips atas T-1 14 22 =+ yx
  • 38.
    PERUBAHAN VARIABEL PADAINTEGRAL LIPAT  Tinjau untuk suatu daerah R dalam bidang xy, substitusi x=f(u,v) dan y=g(u,v). Persamaan ini menyatakan transformasi koordinat W dari bidang uv ke bidang xy. Dalam hal ini menentukan daerah S di bidang uv yang ditransformasi dari R oleh W(menentukan batas integral baru) ∫∫R dAyxF ),( ∫∫∫∫ = SR dAvugvufFdAyxF )),(),,((),(
  • 39.
    MATRIKS JACOBIAN  Jikax=f(u,v) dan y=g(u,v), maka Jacobian dari x dan y adalah v x u y v y u x v y u y v x u x vu yx ∂ ∂ ∂ ∂ − ∂ ∂ ∂ ∂ = ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ = ∂ ∂ ),( ),(
  • 40.
    CONTOH  Tentukan jacobiandari  Jika , tentukan jacobian ),( ),( vu yx ∂ ∂ vu euyvex −− == 22 , xyvyxu 2,22 =−= ),( ),( yx vu ∂ ∂
  • 41.
    THEOREMA  Jika x=f(u,v)dan y=g(u,v) adalah transformasi koordinat, maka Dimana G(u,v) = F{f(u,v),g(u,v)} ∫∫∫∫ ∂ ∂ = SR dvdu vu yx vuGdydxyxF ),( ),( ),(),(
  • 42.
    CONTOH  Hitung untukdaerah R pada bidang xy yang dibatasi oleh trapezoid dengan titik sudut (0,1), (0,2), (2,0) dan (1,0).  Hitung untuk daerah R di kuadran pertama pada bidang xy antara lingkaran yang berjari- jari 1 dan berjari-jari 2. dxdye R xyxy ∫∫ +− )/()( dxdye R yx ∫∫ +− )( 22
  • 43.
     Transformasi diatasdapat diperluas untuk menyelesaikan integral lipat tiga. Diberikan transformasi x=f(u,v,w) , y=g(u,v,w) , z=h(u,v,w) dari sistem koordinat uvw ke sistem koordinat xyz.  Jacobian = w z v z u z w y v y u y w x v x u x wvu zyx ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ ∂ = ∂ ∂ ),,( ),,(
  • 44.
    THEOREMA  Jika x=f(u,v,w), y=g(u,v,w) , z=h(u,v,w) transformasi koordinat, maka Dimana G(u,v,w)=F{f(u,v,w),g(u,v,w),h(u,v,w)} ∫∫∫∫∫∫ ∂ ∂ = SR dwdvdu wvu zyx wvuGdzdydxzyxF ),,( ),,( ),,(),,(
  • 45.
    CONTOH  Tentukan jacobiandari x = 2u + 3v – w, y = u – 5w ,z = u + 4w  Dengan menggunakan koordinat silinder, tentukan volume benda di atas bidang xy, yang dibatasi oleh paraboloid dan silinder ),,( ),,( wvu zyx ∂ ∂ 2222 1& yxyxz +=+=
  • 46.
    CONTOH  Dengan menggunakankoordinat bola tentukan volume benda yang bagian atasnya dibatasi oleh bola dan bagian bawah dibatasi oleh kerucut 16222 =++ zyx 22 yxz +=