Jenis –Jenis
Pendekatan
Manajemen
Kelas
Pendekatan kekuasaan;
Pendekatan ancaman;
Pendekatan kebebasan;
Pendekatan resep;
Pendekatan pengajaran;
Pendekatan perubahan tingkah laku;
Pendekatan sosio-emosional;
Pendekatan kerja kelompok;
Pendekatan elektis atau plurastik;
Pendekatan Kekuasaan1
Apa itu KEKUASAAN?
Apa maksud pendekatan kekuasaan dalam
manajemen kelas?
pendekatan kekuasaan dapat diartikan sebagai suatu cara pandang guru yang meyakini
bahwa kondisi kelas yang kondusif dapat dibentuk melalui penegakan aturan-aturan
didalam kelas sehingga peserta didik akan memiliki sikap disiplin pada dirinya masing-
masing.
Peran guru dalam pendekatan kekuasaan ini ada
dua, yaitu :
• Berperan sebagi pengontrol.
• Berperan sebagai pembimbing.
Jika peserta didik bersikap sesuai peraturan maka guru bisa
memberikannya hadiah (reward), sedangkan jika peserta didik melakukan
pelanggaran, maka guru juga bisa memberikan hukuman (punishment).
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Pendekatan ancaman;2
Apa itu ANCAMAN?
Bagaimana penerapan pendekatan ancaman dalam
manajemen kelas?
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Note :
Metode ancaman ini dapat digunakan guru ketika kondisi kelas
benar-benar sudah susah dikendalikan, sehingga dalam
penggunaannya tidak dilakukan secara terus-menerus.
Pendekatan kebebasan;3
Apa itu KEBEBASAN?
Apa arti pendekatan kebebasan menurut
manajemen kelas?
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Menurut manajemen kelas, pendekatan kebebasan
dapat diartikan sebagai cara pandang guru bahwa
kondisi kelas yang kondusif dapat dicapai dengan
memberikan kebebasan dan keleluasaan peserta
didik didalam kelas dengan guru sebagai
manajernya.
Diantara batasan-batasan yang
harus diperhatikan guru dalam
memberikan kebebasan:
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Peserta didik dapat dapat bergerak bebas didalam kelas selama terkait dengan kegiatan
pembelajaran;
selama yang dilakukannya tidak menyimpang aturan yang ada dikelas;
selama ia tidak mengganggu teman sekelasnya dan kegiatan pembelajaran.
Pendekatan resep;
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
4
Apa maksud Pendekatan Resep?
Keterangan dalam pendekatan resep yaitu
berupa cara pandang guru yang berasumsi
bahwa kelas dapat dikelola dengan baik melalui
pembuatan dan penerapan aturan kelas.
Adapun ada beberapa langkah yang harus dilakukan guru untuk
membuat peraturan kelas, menurut Wiyani, (114:2013) yaitu :
mendiskusikan
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
peserta didik menuliskan tiga peraturan membuat daftar aturan
kesepakatanpertemuan keduakonsekuensimemberi tahu konsekuensi
menuliskan daftar konsekuensi disepakati Fotocopy dan bagikan
Pendekatan pengajaran;5
Apa maksud dari pendektan pengajaran menurut
manajemen kelas?
Pendekatan pengajaran dapat diartikan sebagai cara pandang yang
beranggapan bahwa kelas yang kondusif dapat dicapai dengan kegiatan
mengajar itu sendiri. dengan demikian guru harus benar-benar matang
dalam memberikan pengajaran.
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Dalam Manajemen kelas terdapat fungsi perancangan pengajaran ,
diantaranya :
- Dijadikan media untuk menemukan atau memecahkan masalah belajar dalam kelas;
- Dapat mengarahkan kegiatan belajar mengajar yang berlangsung dalam kelas;
- Dapat dijadikan dasar dalam memanfaatkan berbagai sarana dikelas;
- Dijadikan barometer untuk mengukur dan meramalkan hasil belajar mengajar yang
ingin dicapai guru.
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Untuk mengetahui kemampuan :
Melakukan tes kemampuan awal (pretest);
Menggunakan data pribadi peserta didik yang sudah ada;
Menggunakan interview;
Menggunakan angket atau kuisioner.
Pendekatan perubahan tingkah laku;6
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Note :
Dalam konteks manajemen kelas, pendekatan perubahan
perilaku dapat diartikan sebagai cara pandang guru yang
menyatakan bahwa perilaku peserta didik yang negative
harus diubah agar tercipta kelas yang kondusif.
Tingkah laku anak ada yang positi dan negatif
Pendekatan ini bertolak dari sudut pandang psikologi behavioral yang
mengemukakan asumsi sebagai berikut:
semua tingkah laku yang baik dari yang kurang baik merupakan hasil proses belajar;
dalam proses belajar terdapat proses psikologis yang fundamental berupa
penguat positif (positive reinforcement),
hukuman (punishment),
penghapusan (extinction) dan
penguat negatif (negative reinforcement) (Nawawi, dalam Mulyadi 35: 2002 ).
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Penguat Positif (positive reinforcement)
Penguat adalah respon terhadap tingkah laku yang dapat
meningkatkan kemungkinan berulangnya kembali
tingkah laku tersebut.
Penguat dapat berupa penguat verbal yaitu penguat
berupa kata-kata pujian, pengakuan, dorongan yang
dipergunakan untuk menguatkan tingkah laku dan
penampilan peserta didik.
Atau penguat non verbal yaitu penguat berupa mimik
dan gerakan badan (seperti: acungan ibu jari, anggukan,
dan senyuman).
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Hukuman (punishment)
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
tiga pokok pandangan mengenai hukuman :
Penggunaan hukuman hendaklah sama sekali
dihindarkan
Penggunaan hukuman secara tepat efektif untuk mengurangi atau
menghilangkan tingkah laku peserta didik yang menyimpang.
Penggunaan hukuman secara bijaksana terhadap hal-hal
tertentu secara terbatas dapat menimbulkan akibat yang
baik secara cepat (segera), tetapi guru harus berhati-hati
terhadap akibat dari hukuman itu.
keuntungannya
• dapat menghentikan dengan
segera tingkah laku peserta
didik yang menyimpang dan
dapat mencegah berulangnya
kembali tingkah laku itu dalam
waktu yang cukup lama.
• berfungsi sebagai pemberi
petunjuk kepada peserta didik
dengan kenyataan bahwa
peserta didik dibantu untuk
segera mengetahui tingkah
laku mana yang dapat
diterima.
• berfungsi sebagai pengajaran
bagi peserta didik lain untuk
tidak meniru tingkah laku yang
mendapat hukuman.
kerugiaannya
• Hukuman dapat ditafsirkan salah.
Kadang-kadang penghukuman
terhadap tingkah laku tertentu
digeneralisasikan untuk tingkah
laku-tingkah laku lainnya.
• menyebabkan peserta didik yang
bersangkutan menarik diri sama
sekali.
• dapat menyebabkan peserta didik
agresif.
• dapat menimbulkan reaksi negatif
dari kawan-kawan peserta didik
yang bersangkutan.
• dapat menimbulkan sikap negatif
pada diri sendiri atau terhadap
suasana di luar dirinya
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Pendekatan sosio-emosional;7
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Pendekatan kerja kelompok merupakan cara pandang
guru yang menyatakan bahwa pengelompokan
peserta didik dalam suatu kelompok dapat dijadikan
sebagai alternative dalam menciptakan kelas yang
kondusif.
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
terdapat dua asumsi
pokok yang dipergunakan
dalam manajemen kelas
1. iklim sosial dan emosional yang baik
dalam arti terdapat hubungan inter
personal yang harmonis
2. iklim sosial dan emosional yang
baik tergantung pada guru dalam
usahanya melaksanakan kegiatan
belajar mengajar
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Menurut Mulyadi (2009) ada sejumlah
ahli menganjurkan pendekatan iklim sosio
emosional ini,
Pandangan Carl A. Rogers
Pandangan Haim C. Ginott
Pandangan William Glasser
Pandangan Carl A. Rogers
Carl A. Rogers menekankan pentingnya guru
bersikap tulus di hadapan peserta didik .
menerima dan menghargai peserta didik sebagai
manusia, dan mengerti sudut pandang peserta
didik dari sudut pandang peserta didik sendiri.
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Pandangan Haim C. Ginott
Dalam pengembangan iklim sosio emosional yang
positif Haim C. Ginott menekankan pentingnya
kemampuan guru melakukan komunikasi yang efektif
dengan siswa. Guru hendaklah membicarakan
keadaan yang dijumpai pada waktu itu dan tidak
membicarakan pribadi atau pun sifat-sifat khusus
peserta didik.
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Pandangan William Glasser
Glasser percaya bahwa satu-satunya kebutuhan dasar
yang dimiliki manusia ialah kebutuhan akan identitas diri
yaitu perasaan bahwa diri sendiri memang dapat tegak
berdiri dan penuh arti. Agar peserta didik dapat mencapai
pengalaman sukses di sekolah, maka peserta didik harus
mampu mengembangkan tanggung jawab sosial dan
perasaan bahwa dirinya berarti.
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Pendekatan kerja kelompok;8
Pendekatan ini didasarkan pada psikologi sosial dan dinamika kelompok. Oleh
karena itu maka asumsi pokok adalah pengalaman belajar disekolahyang
berlangsung dalam konteks kelompok sosial, dan tugas guru yang terutama
dalam pengelolaan kelas adalah membina dan memelihara kelompok yang
produktif dan kohesif.
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
unsur-unsur pengelolaan kelas dalam rangka
pendekatan proses berkelompok yaitu :
harapan timbal balik antar guru dengan peserta didik, peserta didik dengan
peserta didik
Manajemen kelas yang baik akan dapat mengarahkan kelompok belajar
untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
Interaksi yang erat antar peserta didik,
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Jacob Kounin mengemukakan bahwa ada 3 kelompok tingkah laku
pengelolaan kelas yang efektif yaitu:
Withitness behaviors
Overlapping behaviors
Group focus behaviors
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Pendekatan elektis atau plurastik;9
Apa itu pendekatan elektis atau plurastik?
Merupakan suatu cara pandang guru yang beranggapan bahwa guru dapat
memilih dan memadukan berbagai pendekatan dalam manajemen kelas
untuk menciptakan kelas yang kondusif.
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
ada dua syaratyang harus dipenuhi guru sebagai guru
saat menggunakan pendekatan pluralistik, yaitu :
Guru harus menguasai pendekatan-pendekatan dalam manajemen kelas;
Guru dapat memilih pendekatan yang tepat dan menerapkannya sesuai
dengan masalah manajemen kelas yang sedang dialami.
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas

Jenis manajemen kelas

  • 1.
  • 2.
    Pendekatan kekuasaan; Pendekatan ancaman; Pendekatankebebasan; Pendekatan resep; Pendekatan pengajaran; Pendekatan perubahan tingkah laku; Pendekatan sosio-emosional; Pendekatan kerja kelompok; Pendekatan elektis atau plurastik;
  • 3.
    Pendekatan Kekuasaan1 Apa ituKEKUASAAN? Apa maksud pendekatan kekuasaan dalam manajemen kelas? pendekatan kekuasaan dapat diartikan sebagai suatu cara pandang guru yang meyakini bahwa kondisi kelas yang kondusif dapat dibentuk melalui penegakan aturan-aturan didalam kelas sehingga peserta didik akan memiliki sikap disiplin pada dirinya masing- masing.
  • 4.
    Peran guru dalampendekatan kekuasaan ini ada dua, yaitu : • Berperan sebagi pengontrol. • Berperan sebagai pembimbing. Jika peserta didik bersikap sesuai peraturan maka guru bisa memberikannya hadiah (reward), sedangkan jika peserta didik melakukan pelanggaran, maka guru juga bisa memberikan hukuman (punishment). Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
  • 5.
    Pendekatan ancaman;2 Apa ituANCAMAN? Bagaimana penerapan pendekatan ancaman dalam manajemen kelas? Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas Note : Metode ancaman ini dapat digunakan guru ketika kondisi kelas benar-benar sudah susah dikendalikan, sehingga dalam penggunaannya tidak dilakukan secara terus-menerus.
  • 6.
    Pendekatan kebebasan;3 Apa ituKEBEBASAN? Apa arti pendekatan kebebasan menurut manajemen kelas? Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas Menurut manajemen kelas, pendekatan kebebasan dapat diartikan sebagai cara pandang guru bahwa kondisi kelas yang kondusif dapat dicapai dengan memberikan kebebasan dan keleluasaan peserta didik didalam kelas dengan guru sebagai manajernya.
  • 7.
    Diantara batasan-batasan yang harusdiperhatikan guru dalam memberikan kebebasan: Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas Peserta didik dapat dapat bergerak bebas didalam kelas selama terkait dengan kegiatan pembelajaran; selama yang dilakukannya tidak menyimpang aturan yang ada dikelas; selama ia tidak mengganggu teman sekelasnya dan kegiatan pembelajaran.
  • 8.
    Pendekatan resep; Kelompok 6: Jenis Manajemen Kelas 4 Apa maksud Pendekatan Resep? Keterangan dalam pendekatan resep yaitu berupa cara pandang guru yang berasumsi bahwa kelas dapat dikelola dengan baik melalui pembuatan dan penerapan aturan kelas.
  • 9.
    Adapun ada beberapalangkah yang harus dilakukan guru untuk membuat peraturan kelas, menurut Wiyani, (114:2013) yaitu : mendiskusikan Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas peserta didik menuliskan tiga peraturan membuat daftar aturan kesepakatanpertemuan keduakonsekuensimemberi tahu konsekuensi menuliskan daftar konsekuensi disepakati Fotocopy dan bagikan
  • 10.
    Pendekatan pengajaran;5 Apa maksuddari pendektan pengajaran menurut manajemen kelas? Pendekatan pengajaran dapat diartikan sebagai cara pandang yang beranggapan bahwa kelas yang kondusif dapat dicapai dengan kegiatan mengajar itu sendiri. dengan demikian guru harus benar-benar matang dalam memberikan pengajaran. Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
  • 11.
    Dalam Manajemen kelasterdapat fungsi perancangan pengajaran , diantaranya : - Dijadikan media untuk menemukan atau memecahkan masalah belajar dalam kelas; - Dapat mengarahkan kegiatan belajar mengajar yang berlangsung dalam kelas; - Dapat dijadikan dasar dalam memanfaatkan berbagai sarana dikelas; - Dijadikan barometer untuk mengukur dan meramalkan hasil belajar mengajar yang ingin dicapai guru. Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas Untuk mengetahui kemampuan : Melakukan tes kemampuan awal (pretest); Menggunakan data pribadi peserta didik yang sudah ada; Menggunakan interview; Menggunakan angket atau kuisioner.
  • 12.
    Pendekatan perubahan tingkahlaku;6 Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas Note : Dalam konteks manajemen kelas, pendekatan perubahan perilaku dapat diartikan sebagai cara pandang guru yang menyatakan bahwa perilaku peserta didik yang negative harus diubah agar tercipta kelas yang kondusif. Tingkah laku anak ada yang positi dan negatif
  • 13.
    Pendekatan ini bertolakdari sudut pandang psikologi behavioral yang mengemukakan asumsi sebagai berikut: semua tingkah laku yang baik dari yang kurang baik merupakan hasil proses belajar; dalam proses belajar terdapat proses psikologis yang fundamental berupa penguat positif (positive reinforcement), hukuman (punishment), penghapusan (extinction) dan penguat negatif (negative reinforcement) (Nawawi, dalam Mulyadi 35: 2002 ). Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
  • 14.
    Penguat Positif (positivereinforcement) Penguat adalah respon terhadap tingkah laku yang dapat meningkatkan kemungkinan berulangnya kembali tingkah laku tersebut. Penguat dapat berupa penguat verbal yaitu penguat berupa kata-kata pujian, pengakuan, dorongan yang dipergunakan untuk menguatkan tingkah laku dan penampilan peserta didik. Atau penguat non verbal yaitu penguat berupa mimik dan gerakan badan (seperti: acungan ibu jari, anggukan, dan senyuman). Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
  • 15.
    Hukuman (punishment) Kelompok 6: Jenis Manajemen Kelas tiga pokok pandangan mengenai hukuman : Penggunaan hukuman hendaklah sama sekali dihindarkan Penggunaan hukuman secara tepat efektif untuk mengurangi atau menghilangkan tingkah laku peserta didik yang menyimpang. Penggunaan hukuman secara bijaksana terhadap hal-hal tertentu secara terbatas dapat menimbulkan akibat yang baik secara cepat (segera), tetapi guru harus berhati-hati terhadap akibat dari hukuman itu.
  • 16.
    keuntungannya • dapat menghentikandengan segera tingkah laku peserta didik yang menyimpang dan dapat mencegah berulangnya kembali tingkah laku itu dalam waktu yang cukup lama. • berfungsi sebagai pemberi petunjuk kepada peserta didik dengan kenyataan bahwa peserta didik dibantu untuk segera mengetahui tingkah laku mana yang dapat diterima. • berfungsi sebagai pengajaran bagi peserta didik lain untuk tidak meniru tingkah laku yang mendapat hukuman. kerugiaannya • Hukuman dapat ditafsirkan salah. Kadang-kadang penghukuman terhadap tingkah laku tertentu digeneralisasikan untuk tingkah laku-tingkah laku lainnya. • menyebabkan peserta didik yang bersangkutan menarik diri sama sekali. • dapat menyebabkan peserta didik agresif. • dapat menimbulkan reaksi negatif dari kawan-kawan peserta didik yang bersangkutan. • dapat menimbulkan sikap negatif pada diri sendiri atau terhadap suasana di luar dirinya Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
  • 17.
    Pendekatan sosio-emosional;7 Kelompok 6: Jenis Manajemen Kelas Pendekatan kerja kelompok merupakan cara pandang guru yang menyatakan bahwa pengelompokan peserta didik dalam suatu kelompok dapat dijadikan sebagai alternative dalam menciptakan kelas yang kondusif.
  • 18.
    Kelompok 6 :Jenis Manajemen Kelas terdapat dua asumsi pokok yang dipergunakan dalam manajemen kelas 1. iklim sosial dan emosional yang baik dalam arti terdapat hubungan inter personal yang harmonis 2. iklim sosial dan emosional yang baik tergantung pada guru dalam usahanya melaksanakan kegiatan belajar mengajar
  • 19.
    Kelompok 6 :Jenis Manajemen Kelas Menurut Mulyadi (2009) ada sejumlah ahli menganjurkan pendekatan iklim sosio emosional ini, Pandangan Carl A. Rogers Pandangan Haim C. Ginott Pandangan William Glasser
  • 20.
    Pandangan Carl A.Rogers Carl A. Rogers menekankan pentingnya guru bersikap tulus di hadapan peserta didik . menerima dan menghargai peserta didik sebagai manusia, dan mengerti sudut pandang peserta didik dari sudut pandang peserta didik sendiri. Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
  • 21.
    Pandangan Haim C.Ginott Dalam pengembangan iklim sosio emosional yang positif Haim C. Ginott menekankan pentingnya kemampuan guru melakukan komunikasi yang efektif dengan siswa. Guru hendaklah membicarakan keadaan yang dijumpai pada waktu itu dan tidak membicarakan pribadi atau pun sifat-sifat khusus peserta didik. Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
  • 22.
    Pandangan William Glasser Glasserpercaya bahwa satu-satunya kebutuhan dasar yang dimiliki manusia ialah kebutuhan akan identitas diri yaitu perasaan bahwa diri sendiri memang dapat tegak berdiri dan penuh arti. Agar peserta didik dapat mencapai pengalaman sukses di sekolah, maka peserta didik harus mampu mengembangkan tanggung jawab sosial dan perasaan bahwa dirinya berarti. Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
  • 23.
    Pendekatan kerja kelompok;8 Pendekatanini didasarkan pada psikologi sosial dan dinamika kelompok. Oleh karena itu maka asumsi pokok adalah pengalaman belajar disekolahyang berlangsung dalam konteks kelompok sosial, dan tugas guru yang terutama dalam pengelolaan kelas adalah membina dan memelihara kelompok yang produktif dan kohesif. Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
  • 24.
    unsur-unsur pengelolaan kelasdalam rangka pendekatan proses berkelompok yaitu : harapan timbal balik antar guru dengan peserta didik, peserta didik dengan peserta didik Manajemen kelas yang baik akan dapat mengarahkan kelompok belajar untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan. Interaksi yang erat antar peserta didik, Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
  • 25.
    Jacob Kounin mengemukakanbahwa ada 3 kelompok tingkah laku pengelolaan kelas yang efektif yaitu: Withitness behaviors Overlapping behaviors Group focus behaviors Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
  • 26.
    Pendekatan elektis atauplurastik;9 Apa itu pendekatan elektis atau plurastik? Merupakan suatu cara pandang guru yang beranggapan bahwa guru dapat memilih dan memadukan berbagai pendekatan dalam manajemen kelas untuk menciptakan kelas yang kondusif. Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
  • 27.
    ada dua syaratyangharus dipenuhi guru sebagai guru saat menggunakan pendekatan pluralistik, yaitu : Guru harus menguasai pendekatan-pendekatan dalam manajemen kelas; Guru dapat memilih pendekatan yang tepat dan menerapkannya sesuai dengan masalah manajemen kelas yang sedang dialami. Kelompok 6 : Jenis Manajemen Kelas
  • 28.
    Kelompok 6 :Jenis Manajemen Kelas