• INVENTORIES
CONCEPT OF INVENTORY 
 Terdapat pada perusahaan dagang, 
Perusahaan Manufacture 
 Barang – barang yang dimiliki untuk 
dijual kembali atau digunakan untuk 
memproduksi barang – barang yang 
akan dijual.(Tanpa merubah bentuk)
Sistem Pencatatan Inventory 
 Sistem Fisik/ Periodik 
Digunakan untuk barang 
dagang kompleks dan 
sifatnya murah 
Terdapat inventarisasi 
persedian barang dagang 
Stock opname ini 
diperlukan untuk 
mengetahui berapa 
jumlah barang yang 
masih ada dan kemudian 
diperhitungkan harga 
pokoknya. 
 Metode Perpetual/ 
Terus Menerus 
Digunakan untuk 
barang dagang 
sederhana (sedikit) 
dan sifatnya mahal 
Pengendaliannya 
menggunakan kartu 
persediaan barang 
dagang (Stock Card) 
Persediaan barang 
dagang dapat 
diketahui setiap saat
METODE/ SISTEM PENILAIAN PERSEDIAAN 
A) Sistem Penilaian Berdasarkan Harga Pokok 
B) Sistem Penilaian Berdasarkan Harga Taksiran 
C) Sistem Penilaian Berdasarkan Harga Jual 
D) Sistem Penilaian dengan COMWIL (Cost of Market 
Whichever is Lower)/ LCM
Sistem Penilaian Persediaan 
dengan Harga Pokok 
 Identifikasi Khusus/ Tanda Pengenal 
Khusus 
 FIFO (First In First Out) 
 LIFO (Last In First Out) 
 Rata – rata Bergerak (Perpetual) 
 Rata – Rata Sederhana/ Tertimbang (Fisik)
Identifikasi Khusus/ Tanda Pengenal Khusus 
 Sistem ini menganggap sisa barang dagang yang 
masih tersisa dapat diidentifikasi dan ditelusuri secara 
jelas dari pembelian tanggal berapa saja barang 
dagang tersebut berasal. 
 Example: 
 5 Agustus dibeli 100 Kg Kedelai @ $600 
 9 Agustus dibeli 200 Kg Kedelai @$680 
 20 Agustus dibeli 250 Kg kedelai @$650 
 7 Agustus dijual 60 Kg Kedelai @ $800 
 11 Agustus dijual 80 Kg Kedelai @$800 
 Persediaan Akhir yang ada (Metode Fisik) 
 5 Agustus 100 Kg X $600 = $60000 
 9 Agustus 60 Kg X $680 = $ 40800 
 20 Agustus 250 Kg X $650 = $162500 
 $263300
FIFO (First In First Out) 
 Disebut Juga Metode MPKP (Masuk Pertama Keluar 
Pertama) 
 Diasumsikan :Arus biaya searah dengan urutan 
terjadinya biaya. 
 Untuk barang yang tidak tahan lama dan produk yang 
modelnya cepat berubah.Misalnya produk susu, toko 
pakaian. 
 Bila HPP dihitung dengan FIFO maka dianggap 
barang yang dibeli pertama harus dijual lebih dahulu. 
 Bila penjualan barang melebihi jumlah pembelian 
barang dagang yang pertama tadi, maka diambilkan 
dari pembelian berikutnya.
Example: 
 Diketahui Persedian 1/12 2000 100 unit harga @$50 
 Pembelian : Penjualan 
 5/12 1200 unit @$110 7/12 500 Unit 
 14/12 2000 Unit @$125 16/12 1400 Unit 
 23/12 1500 Unit @ $130 26/12 1700 Unit 
 29/12 750 Unit @ $135 
 Berapakah persediaan akhirnya? 
 Metode Fisik : 
 Persediaan 5550 29/12 750 X $135 = 101,250 
 Penjualan (3600) 1200 X $ 130 = 156,000 
 Persediaan Akhir 1950 $257,250
Metode Perpetual 
Tgl Diterima Dikeluarkan Saldo 
Q P Total Q P Total Q P Total 
2000 
Des 1 100 $50 $5000 
5 1200 $110 $132000 100 
1200 
$50 
$110 
$5000 
$132000 
7 100 
400 
$50 
110 
$5000 
$44000 800 110 $88000 
14 2000 $125 $25000 800 
2000 
110 
125 
$88000 
250000 
16 800 
600 
110 
125 
$88000 
75000 1400 125 175000 
23 
26 
29 
1500 
750 
5450 
130 
135 
67825 
0 
$195000 
101,250 
1400 
300 
3600 
125 
130 
$175000 
390000 
1400 
1500 
1200 
1200 
750 
1950 
125 
130 
130 
130 
135 
$175000 
$195000 
156000 
156000 
101250 
257250
Last In First Out (LIFO) 
Disebut juga Metode MTKP (Masuk Tertakhir 
Keluar Pertama). 
Diasumsikan: Arus biaya memiliki arah terbalik 
dengan urutan terjadinya biaya 
Bila HPP dihitung dengan LIFO maka dianggap 
barang yang dibeli terakhir harus dijual lebih 
dahulu 
Bila penjualan barang terakhir melebihi jumlah 
pembelian barang dagang yang terakhir maka 
diambilkan dari pembelian sebelumnya
Example 
 Diketahui Persediaan 1/12 2000 100 unit harga @$50 
 Pembelian : Penjualan 
 5/12 1200 unit @$110 7/12 500 Unit 
 14/12 2000 Unit @$125 16/12 1400 Unit 
 23/12 1500 Unit @ $130 26/12 1700 Unit 
 29/12 750 Unit @ $135 
 Berapakah persediaan akhirnya? 
 Metode Fisik : 
 Persediaan 5550 1/12 100X $50 = $ 5000 
 Penjualan (3600) 5/12 1200X$110 = 132000 
 Persediaan Akhir1950 14/12 650 X$125= 81250 
 $218,250
Metode Perpetual 
Tgl Diterima Dikeluarkan Saldo 
Q P Total Q P Total Q P Total 
2000 
Des 1 100 $50 $5000 
5 1200 $110 $132000 100 
1200 
$50 
$110 
$5000 
$132000 
7 500 110 55000 100 
700 
50 
110 
5000 
77000 
14 2000 $125 $25000 100 
700 
2000 
50 
110 
125 
5000 
77000 
250000 
16 1400 125 175000 100 
700 
600 
50 
110 
125 
5000 
77000 
75000 
23 
26 
29 
1500 
750 
5450 
130 
135 
678250 
$195000 
101250 
1500 
200 
130 
125 
195000 
25000 
100 
700 
600 
1500 
100 
700 
400 
50 
110 
125 
130 
50 
110 
125 
5000 
77000 
75000 
195000 
5000 
77000 
50000
RRaattaa –– rraattaa BBeerrggeerraakk// 
RRaattaa--rraattaa SSeeddeerrhhaannaa 
o Rata – Rata Sederhana/ Tertimbang/ Weight average methode (Fisik). 
 Biaya – biaya dibandingkan terhadap pendapatan sesuai dengan rata-rata 
per unit harga pokok penjualan 
 Ditentukan dengan membagi total biaya dari setiap barang yang tersedia 
untuk dijual selama suatu periode dengan jumlah unit barang yang 
terkait. 
 Example: Persediaan 100 @50 = 5000 
 5/12 1200 unit @$110 = 132000 
 14/12 2000 Unit @$125 = 250000 
• 23/12 1500 Unit @ $130 = 195000 
• 29/12 750 Unit @ $135 = 10250 
• 5550 Unit $683250 
• Harga Per Unit = 683250/5550 = 123.11 
• Persediaan Akhir = 1950 
• Harga perolehan = 1950 X 123.11 = $240,064.5
o Metode rata –rata bergerak/ Moving Average 
Biaya rata – rata per unit untuk masing – masing barang dihitung setiap 
kali pembelian dilakukan. Example: 
Tgl Diterima Dikeluarkan Saldo 
Q P Total Q P Total Q P Total 
2000 
Des 
1 
100 50 5000 
5 
1200 110 132000 1300 105.3 
8 
137000 
7 
500 105.38 52690 800 105.3 
8 
84304 
14 
2000 125 250000 2800 119.3 
9 
334304 
16 
1400 119.39 167146 1400 119.3 
9 
167146 
23 
26 
29 
1500 
750 
130 
135 
195000 
101250 
1700 124.88 212.296 
2900 
1200 
1950 
124.8 
8 
124.8 
8 
128.6 
3 
362146 
149856 
250836
Sistem Penilaian Berdasarkan HargaTaksiran 
 Metode Laba Kotor ; 
 Bahwa persentase laba kotor periode yang lalu 
dan periode yang akan datang adalah sama. 
Skema perhitungan : 
 Merchandise Inventory xxx 
 Purchase xxx 
 Cost of available for sale $xxx 
 COMS 
 Sales xxx 
 Gross Profit (x% x Sales) (xxx) 
 Taksiran HPP ($xxx) 
 $xxx
• Example : c 
• Pada tanggal 15 Mei 2995 terjadi kebakaran pada 
Winner Co. Dari hasil penyelidikan ditemukan 
pencatatan akuntansi berisi informasi selama periode 
• 1 Januari – 15 Mei 2005 sebagai berikut: 
• Persediaan awal 1 Januari $54000 
• Purchase $ 5000 
• Sales $ 80000 
• Laba kotor selama 4 tahun yang sudah lewat 30% 
dari sales. Hitunglah persediaan akhirnya!
Metode Harga Eceran 
(Retail Methode) 
 Dipakai pada perusahaan yang menjual barang dagang dengan 
unit yang banyak dan harga beli yang relatif kecil. Misalnya 
toko kebutuhan sehari –hari. Skema Perhitungan: 
 Harga Beli 
HargaJual 
 Persediaan awal $xxx $xxx 
 Purchase $xxx $xxx 
 Barang tersedia u dijual $A $B 
 Dikurangi 
 Penjualan 
($xxx) 
 Persediaan (pada harga jual akhir) 
$xxx 
 Rasio = A X100% 
 B 
 = C 
 Persediaan akhir (Pada harga beli) = Rasio X Persediaan akhir
Example 
• Diketahui Merchandise awal PT Alfa Mart 
sebesar $35000 (Harga Beli), dan untuk 
harga jual $ 50,000. Purchase $150000 
(Harga beli), dan untuk harga jual $200,000. 
Sales sebesar $220,000. Hitung persediaan 
akhir pada harga beli!
Sistem Penilaian dengan COMWIL/LCM 
• Agar nilai barang mendekati nilai wajarnya, maka perlu 
diperbandingkan antara harga perolehan persediaan dengan 
harga pasar dari barang yang bersangkutan. 
• Diambil harga yang terendah sebagai dasar perhitungan nilai 
persediaan. 
• Terdapat tiga metode, yaitu: 
 Metode individu ( per jenis) 
 Metode kelompok (group) 
 Metode Keseluruhan (Total)
Example; Shoes Shop pada tanggal 31 Desember 2000 memberikan data 
tentang merchandise inventory-nya yang terdiri dari dua macam barang 
yaitu: 
Jenis Banyaknya 
Barang 
Harga per unit 
Harga 
Pokok 
Harga Pasar 
Man Shoes 
Big 90 Pasang $25000 $23500 
Middle 60 Pasang $13500 $14000 
Women 
Shoes 
Big 100 Pasang $15000 $16500 
Middle 80 Pasang $9000 $9550
Penilaian Persediaan Menurut Harga Terendah Antara Harga Pokok 
dengan Harga Pasar Metode Individu 
Jenis Banyaknya 
Barang 
Harga per unit Harga 
Terendah 
Harga 
Pokok 
Harga Pasar 
Man Shoes 
Big 90 Pasang $25,000 $23,500 $2,115,000 
Middle 60 Pasang $13,500 $14,000 $810,000 
Women Shoes 
Big 100 Pasang $15,000 $16,500 $15,000,000 
Middle 80 Pasang $9,000 $9,550 $720,000 
Jadi nilai persediaan barang dagang akhir $18,645,000
Penilaian Persediaan Menurut Harga Terendah Antara Harga Pokok 
dengan Harga Pasar Metode Kelompok 
Jenis Banyaknya 
Barang 
Harga 
Jumlah Jumlah 
Terendah 
Harga 
Harga 
Pokok 
Pasar 
Man Shoes 
Big 
Middle 
90 Pasang 
60 Pasang 
$2250000 
$810000 
$3060000 
$2115000 
$840000 
$2955000 $2955000 
Women Shoes 
Big 
Middle 
100 Pasang 
80 Pasang 
$15000000 
$720000 
$15720000 
$16500000 
$764000 
$17264000 $15720000 
Jadi nilai persediaan barang dagang akhir $18,675,000
Penilaian Persediaan Menurut Harga Terendah Antara Harga Pokok 
dengan Harga Pasar Metode Keseluruhan 
Jenis Banyaknya 
Barang 
Harga 
Jumlah Jumlah 
Terendah 
Harga 
Harga 
Pokok 
Pasar 
Man Shoes 
Big 
Middle 
90 Pasang 
60 Pasang 
$2250000 
$810000 
$2115000 
$840000 
Women Shoes 
Big 
Middle 
100 Pasang 
80 Pasang 
$15000000 
$720000 
$18780000 
$16500000 
$764000 
$20219000 
Jadi nilai persediaan barang dagang akhir $18,780,000
Inventory Errors 
(Pengaruh Kesalahan Persediaan Terhadap Laporan 
Keuangan) 
 Income Statement Effect 
COMS 
Gross Profit 
Net Profit 
 Balance Sheet Effect 
Current Asset 
Total Asset

Inventory

  • 1.
  • 2.
    CONCEPT OF INVENTORY  Terdapat pada perusahaan dagang, Perusahaan Manufacture  Barang – barang yang dimiliki untuk dijual kembali atau digunakan untuk memproduksi barang – barang yang akan dijual.(Tanpa merubah bentuk)
  • 3.
    Sistem Pencatatan Inventory  Sistem Fisik/ Periodik Digunakan untuk barang dagang kompleks dan sifatnya murah Terdapat inventarisasi persedian barang dagang Stock opname ini diperlukan untuk mengetahui berapa jumlah barang yang masih ada dan kemudian diperhitungkan harga pokoknya.  Metode Perpetual/ Terus Menerus Digunakan untuk barang dagang sederhana (sedikit) dan sifatnya mahal Pengendaliannya menggunakan kartu persediaan barang dagang (Stock Card) Persediaan barang dagang dapat diketahui setiap saat
  • 4.
    METODE/ SISTEM PENILAIANPERSEDIAAN A) Sistem Penilaian Berdasarkan Harga Pokok B) Sistem Penilaian Berdasarkan Harga Taksiran C) Sistem Penilaian Berdasarkan Harga Jual D) Sistem Penilaian dengan COMWIL (Cost of Market Whichever is Lower)/ LCM
  • 5.
    Sistem Penilaian Persediaan dengan Harga Pokok  Identifikasi Khusus/ Tanda Pengenal Khusus  FIFO (First In First Out)  LIFO (Last In First Out)  Rata – rata Bergerak (Perpetual)  Rata – Rata Sederhana/ Tertimbang (Fisik)
  • 6.
    Identifikasi Khusus/ TandaPengenal Khusus  Sistem ini menganggap sisa barang dagang yang masih tersisa dapat diidentifikasi dan ditelusuri secara jelas dari pembelian tanggal berapa saja barang dagang tersebut berasal.  Example:  5 Agustus dibeli 100 Kg Kedelai @ $600  9 Agustus dibeli 200 Kg Kedelai @$680  20 Agustus dibeli 250 Kg kedelai @$650  7 Agustus dijual 60 Kg Kedelai @ $800  11 Agustus dijual 80 Kg Kedelai @$800  Persediaan Akhir yang ada (Metode Fisik)  5 Agustus 100 Kg X $600 = $60000  9 Agustus 60 Kg X $680 = $ 40800  20 Agustus 250 Kg X $650 = $162500  $263300
  • 7.
    FIFO (First InFirst Out)  Disebut Juga Metode MPKP (Masuk Pertama Keluar Pertama)  Diasumsikan :Arus biaya searah dengan urutan terjadinya biaya.  Untuk barang yang tidak tahan lama dan produk yang modelnya cepat berubah.Misalnya produk susu, toko pakaian.  Bila HPP dihitung dengan FIFO maka dianggap barang yang dibeli pertama harus dijual lebih dahulu.  Bila penjualan barang melebihi jumlah pembelian barang dagang yang pertama tadi, maka diambilkan dari pembelian berikutnya.
  • 8.
    Example:  DiketahuiPersedian 1/12 2000 100 unit harga @$50  Pembelian : Penjualan  5/12 1200 unit @$110 7/12 500 Unit  14/12 2000 Unit @$125 16/12 1400 Unit  23/12 1500 Unit @ $130 26/12 1700 Unit  29/12 750 Unit @ $135  Berapakah persediaan akhirnya?  Metode Fisik :  Persediaan 5550 29/12 750 X $135 = 101,250  Penjualan (3600) 1200 X $ 130 = 156,000  Persediaan Akhir 1950 $257,250
  • 9.
    Metode Perpetual TglDiterima Dikeluarkan Saldo Q P Total Q P Total Q P Total 2000 Des 1 100 $50 $5000 5 1200 $110 $132000 100 1200 $50 $110 $5000 $132000 7 100 400 $50 110 $5000 $44000 800 110 $88000 14 2000 $125 $25000 800 2000 110 125 $88000 250000 16 800 600 110 125 $88000 75000 1400 125 175000 23 26 29 1500 750 5450 130 135 67825 0 $195000 101,250 1400 300 3600 125 130 $175000 390000 1400 1500 1200 1200 750 1950 125 130 130 130 135 $175000 $195000 156000 156000 101250 257250
  • 10.
    Last In FirstOut (LIFO) Disebut juga Metode MTKP (Masuk Tertakhir Keluar Pertama). Diasumsikan: Arus biaya memiliki arah terbalik dengan urutan terjadinya biaya Bila HPP dihitung dengan LIFO maka dianggap barang yang dibeli terakhir harus dijual lebih dahulu Bila penjualan barang terakhir melebihi jumlah pembelian barang dagang yang terakhir maka diambilkan dari pembelian sebelumnya
  • 11.
    Example  DiketahuiPersediaan 1/12 2000 100 unit harga @$50  Pembelian : Penjualan  5/12 1200 unit @$110 7/12 500 Unit  14/12 2000 Unit @$125 16/12 1400 Unit  23/12 1500 Unit @ $130 26/12 1700 Unit  29/12 750 Unit @ $135  Berapakah persediaan akhirnya?  Metode Fisik :  Persediaan 5550 1/12 100X $50 = $ 5000  Penjualan (3600) 5/12 1200X$110 = 132000  Persediaan Akhir1950 14/12 650 X$125= 81250  $218,250
  • 12.
    Metode Perpetual TglDiterima Dikeluarkan Saldo Q P Total Q P Total Q P Total 2000 Des 1 100 $50 $5000 5 1200 $110 $132000 100 1200 $50 $110 $5000 $132000 7 500 110 55000 100 700 50 110 5000 77000 14 2000 $125 $25000 100 700 2000 50 110 125 5000 77000 250000 16 1400 125 175000 100 700 600 50 110 125 5000 77000 75000 23 26 29 1500 750 5450 130 135 678250 $195000 101250 1500 200 130 125 195000 25000 100 700 600 1500 100 700 400 50 110 125 130 50 110 125 5000 77000 75000 195000 5000 77000 50000
  • 13.
    RRaattaa –– rraattaaBBeerrggeerraakk// RRaattaa--rraattaa SSeeddeerrhhaannaa o Rata – Rata Sederhana/ Tertimbang/ Weight average methode (Fisik).  Biaya – biaya dibandingkan terhadap pendapatan sesuai dengan rata-rata per unit harga pokok penjualan  Ditentukan dengan membagi total biaya dari setiap barang yang tersedia untuk dijual selama suatu periode dengan jumlah unit barang yang terkait.  Example: Persediaan 100 @50 = 5000  5/12 1200 unit @$110 = 132000  14/12 2000 Unit @$125 = 250000 • 23/12 1500 Unit @ $130 = 195000 • 29/12 750 Unit @ $135 = 10250 • 5550 Unit $683250 • Harga Per Unit = 683250/5550 = 123.11 • Persediaan Akhir = 1950 • Harga perolehan = 1950 X 123.11 = $240,064.5
  • 14.
    o Metode rata–rata bergerak/ Moving Average Biaya rata – rata per unit untuk masing – masing barang dihitung setiap kali pembelian dilakukan. Example: Tgl Diterima Dikeluarkan Saldo Q P Total Q P Total Q P Total 2000 Des 1 100 50 5000 5 1200 110 132000 1300 105.3 8 137000 7 500 105.38 52690 800 105.3 8 84304 14 2000 125 250000 2800 119.3 9 334304 16 1400 119.39 167146 1400 119.3 9 167146 23 26 29 1500 750 130 135 195000 101250 1700 124.88 212.296 2900 1200 1950 124.8 8 124.8 8 128.6 3 362146 149856 250836
  • 15.
    Sistem Penilaian BerdasarkanHargaTaksiran  Metode Laba Kotor ;  Bahwa persentase laba kotor periode yang lalu dan periode yang akan datang adalah sama. Skema perhitungan :  Merchandise Inventory xxx  Purchase xxx  Cost of available for sale $xxx  COMS  Sales xxx  Gross Profit (x% x Sales) (xxx)  Taksiran HPP ($xxx)  $xxx
  • 16.
    • Example :c • Pada tanggal 15 Mei 2995 terjadi kebakaran pada Winner Co. Dari hasil penyelidikan ditemukan pencatatan akuntansi berisi informasi selama periode • 1 Januari – 15 Mei 2005 sebagai berikut: • Persediaan awal 1 Januari $54000 • Purchase $ 5000 • Sales $ 80000 • Laba kotor selama 4 tahun yang sudah lewat 30% dari sales. Hitunglah persediaan akhirnya!
  • 17.
    Metode Harga Eceran (Retail Methode)  Dipakai pada perusahaan yang menjual barang dagang dengan unit yang banyak dan harga beli yang relatif kecil. Misalnya toko kebutuhan sehari –hari. Skema Perhitungan:  Harga Beli HargaJual  Persediaan awal $xxx $xxx  Purchase $xxx $xxx  Barang tersedia u dijual $A $B  Dikurangi  Penjualan ($xxx)  Persediaan (pada harga jual akhir) $xxx  Rasio = A X100%  B  = C  Persediaan akhir (Pada harga beli) = Rasio X Persediaan akhir
  • 18.
    Example • DiketahuiMerchandise awal PT Alfa Mart sebesar $35000 (Harga Beli), dan untuk harga jual $ 50,000. Purchase $150000 (Harga beli), dan untuk harga jual $200,000. Sales sebesar $220,000. Hitung persediaan akhir pada harga beli!
  • 19.
    Sistem Penilaian denganCOMWIL/LCM • Agar nilai barang mendekati nilai wajarnya, maka perlu diperbandingkan antara harga perolehan persediaan dengan harga pasar dari barang yang bersangkutan. • Diambil harga yang terendah sebagai dasar perhitungan nilai persediaan. • Terdapat tiga metode, yaitu:  Metode individu ( per jenis)  Metode kelompok (group)  Metode Keseluruhan (Total)
  • 20.
    Example; Shoes Shoppada tanggal 31 Desember 2000 memberikan data tentang merchandise inventory-nya yang terdiri dari dua macam barang yaitu: Jenis Banyaknya Barang Harga per unit Harga Pokok Harga Pasar Man Shoes Big 90 Pasang $25000 $23500 Middle 60 Pasang $13500 $14000 Women Shoes Big 100 Pasang $15000 $16500 Middle 80 Pasang $9000 $9550
  • 21.
    Penilaian Persediaan MenurutHarga Terendah Antara Harga Pokok dengan Harga Pasar Metode Individu Jenis Banyaknya Barang Harga per unit Harga Terendah Harga Pokok Harga Pasar Man Shoes Big 90 Pasang $25,000 $23,500 $2,115,000 Middle 60 Pasang $13,500 $14,000 $810,000 Women Shoes Big 100 Pasang $15,000 $16,500 $15,000,000 Middle 80 Pasang $9,000 $9,550 $720,000 Jadi nilai persediaan barang dagang akhir $18,645,000
  • 22.
    Penilaian Persediaan MenurutHarga Terendah Antara Harga Pokok dengan Harga Pasar Metode Kelompok Jenis Banyaknya Barang Harga Jumlah Jumlah Terendah Harga Harga Pokok Pasar Man Shoes Big Middle 90 Pasang 60 Pasang $2250000 $810000 $3060000 $2115000 $840000 $2955000 $2955000 Women Shoes Big Middle 100 Pasang 80 Pasang $15000000 $720000 $15720000 $16500000 $764000 $17264000 $15720000 Jadi nilai persediaan barang dagang akhir $18,675,000
  • 23.
    Penilaian Persediaan MenurutHarga Terendah Antara Harga Pokok dengan Harga Pasar Metode Keseluruhan Jenis Banyaknya Barang Harga Jumlah Jumlah Terendah Harga Harga Pokok Pasar Man Shoes Big Middle 90 Pasang 60 Pasang $2250000 $810000 $2115000 $840000 Women Shoes Big Middle 100 Pasang 80 Pasang $15000000 $720000 $18780000 $16500000 $764000 $20219000 Jadi nilai persediaan barang dagang akhir $18,780,000
  • 24.
    Inventory Errors (PengaruhKesalahan Persediaan Terhadap Laporan Keuangan)  Income Statement Effect COMS Gross Profit Net Profit  Balance Sheet Effect Current Asset Total Asset