Sifat-Sifat Inti Atom
Model Atom Dalton
              dan J.J Thomson
Dalton (1803) : Semua materi tersusun atas bagian terkecil
materi yang disebut atom



 Model Atom Thomson :
 Model Kue Kismis
Percobaan Rutherford :
       Hamburan Partikel Alfa




• Partikel Alfa sebagian besar diloloskan/diteruskan

• Partikel Alfa ada yang dihamburkan (terdefleksi)
• Partikel Alfa ada yang dipantulkan, dengan sudut 180o
Model Atom Rutherford
Inti Atom
   Adanya inti Atom pertama kali diketahui oleh
    Rutherford (1911), dari eksperimen yang
    dilakukan oleh Geiger dan Marsden (1909).
   Model Inti : Inti Atom berbentuk bola dengan
    jejari tertentu, bermassa dan mempunyai
    momentum sudut dan momen magnetik.
   Distribusi muatan dalam inti tidak simetris
    bola, hal ini menyebabkan momen listrik.
Sifat Atom Vs Inti (Nucleus)
   Elektron mengalami gaya yang diberikan oleh
    Inti (gaya Coulomb); jadi ada gaya luar. Di dalam
    inti tidak ada gaya luar. Gerak nukleon
    disebabkan oleh pegaruh gaya dari nukleon
    sendiri.
   Interaksi antar elektron di dalam atom
    pengaruhnya sangat kecil terhadap tingkat energi
    atomik. Struktur atom ditentukan oleh interaksi
    elektron dan inti. Dalam inti interaksi antar
    nukleon memberikan gaya inti.
   Gaya Coulomb pada atom dapat diungkapkan
    secara analitis yang sederhana. Pada gaya inti
    tidak ada ungkapan analitis yang sederhana.
   Ada kemiripan antara struktur atom dan inti.
    Pada Inti Atom berlaku juga hukum-hukum
    Fisika Kuantum, inti atom memiliki keadaan
    dasar (ground state) dan keadaan tereksitasi. Jika
    inti tereksitasi, maka akan kembali ke keadaan
    dasar dengan memancarkan sinar gamma. Atom
    yang tereksitasi akan kembali ke keadaan dasar
    dengan memancarkan sinar-X
Sifat-Sifat Inti
   Sifat Inti yang tak bergantung/gayut pada waktu
    (time independent).
       Massa
       Jejari
       Muatan
       Momentum Sudut
       Momen magnetik
       Momen listrik
   Sifat Inti yang bergantung/gayut pada waktu
    (time dependent)
       Peluruhan Radioaktif
       Reaksi Inti
Sifat-Sifat Inti tak bergantung waktu
1.     Muatan Inti
       Model atom Rutherford dapat menjelaskan spektra
         sinar-X unsur-unsur yang diukur oleh Moseley
         (1913). Dari data Moseley diketahui bahwa muatan
         inti adalah Z.e, dengan Z = nomor atom, dan e =
         + 1,602 x 10-19 Coulomb.
2.     Massa Inti
       Menurut hipotesa Dalton (1803) atom-atom suatu
         unsur identik. Prout (1815) menyatakan bahwa
         semua unsur tersusun atas hidrogen, dan massanya
         dapat dinyatakan sebagai :

                  M » C. M H
Sifat-Sifat Inti
   Ternyata Inti Atom belakangan diketahui terdiri atas
    proton dan neutron, sehingga massa inti dinyatakan
    sebagai :
              M » z.M H + n.M N

    Dengan z dan n adalah jumlah proton dan
    neutron, dan MN adalah massa neutron.

   Skala Massa Atom :
        Skala Massa Kimia (Skala Atomik)
        Skala Fisika (Skala Isotopik)
        Skala Massa 12C
Jari-Jari (Radius) Inti
   Jari-jari inti belum bisa ditentukan/diukur secara
    langsung
   Ada dua metode, yaitu cara Nuklir dan Cara
    Elektromagnetik.
   Jika diasumsikan inti bulat (bola), maka jejarinya
    ditentukan degan persamaan :
                 R= ro.A1/3
    ro ditentukan melalui eksperimen, yaitu :
       Cara Nuklir :
          Cara ini diukur jari-jari gaya inti (nuclear force radius),yaitu

           jarak dari pusat inti (core) ke jarak jangkauan gaya inti.
Cara yang termasuk metode ini :
   Hamburan partikel alfa, diperoleh :
       ro=1,414 x 10-13 cm
   Peluruhan alfa dengan hasil :
        ro=1,48 x 10-13 cm
   Hamburan neutron cepat dengan hasil :
        ro=1,37 x 10-13 cm
Momentum Sudut Inti
   Momentum sudut inti dapat diketahui dari struktur
    halus (hyperfine structure), dapat diamati menggunakan
    dengan spektrometer dengan resolusi tinggi.
   Nukleon mempunyai spin ½. Karena nukleon
    bergerak, maka proton dan neutron juga mempunyai
    momentum sudut orbital.
   Momentum sudut total (spin inti) I, merupakan jumlah
    vektor momentum sudut orbital, L dan momentum
    sudut spin, S tiap nukleon.
                       A          A
                   I         Lk         Sk
                       k 1        k 1
Momen Magnetik
   Di dalam inti atom nukleon-nukleon mengalami
    gerak orbital, baik proton maupun neutron
    mempunyai momen magnetik.
   Untuk proton, momen magnetik
    proton, Mp, dan momentum sudut orbital, Lp.
                         e
                 M lp       Lp
                        2Mp
Momen Listrik Inti
   Momen listrik Inti pertama kali dijelaskan oleh
    Schuler dan Schmidt (1935), pada hyperfine
    struktur Eu-151 dan Eu-153.
   Adanya momen kuadrupol inti berarti
    menunjukkan distribusi inti tidak simetris bola.
   Konsep multipol listrik dapat dijelaskan
    berdasarkan teori potensial listrik.

Fisika Inti

  • 2.
  • 3.
    Model Atom Dalton dan J.J Thomson Dalton (1803) : Semua materi tersusun atas bagian terkecil materi yang disebut atom Model Atom Thomson : Model Kue Kismis
  • 4.
    Percobaan Rutherford : Hamburan Partikel Alfa • Partikel Alfa sebagian besar diloloskan/diteruskan • Partikel Alfa ada yang dihamburkan (terdefleksi) • Partikel Alfa ada yang dipantulkan, dengan sudut 180o
  • 5.
  • 6.
    Inti Atom  Adanya inti Atom pertama kali diketahui oleh Rutherford (1911), dari eksperimen yang dilakukan oleh Geiger dan Marsden (1909).  Model Inti : Inti Atom berbentuk bola dengan jejari tertentu, bermassa dan mempunyai momentum sudut dan momen magnetik.  Distribusi muatan dalam inti tidak simetris bola, hal ini menyebabkan momen listrik.
  • 7.
    Sifat Atom VsInti (Nucleus)  Elektron mengalami gaya yang diberikan oleh Inti (gaya Coulomb); jadi ada gaya luar. Di dalam inti tidak ada gaya luar. Gerak nukleon disebabkan oleh pegaruh gaya dari nukleon sendiri.  Interaksi antar elektron di dalam atom pengaruhnya sangat kecil terhadap tingkat energi atomik. Struktur atom ditentukan oleh interaksi elektron dan inti. Dalam inti interaksi antar nukleon memberikan gaya inti.
  • 8.
    Gaya Coulomb pada atom dapat diungkapkan secara analitis yang sederhana. Pada gaya inti tidak ada ungkapan analitis yang sederhana.  Ada kemiripan antara struktur atom dan inti. Pada Inti Atom berlaku juga hukum-hukum Fisika Kuantum, inti atom memiliki keadaan dasar (ground state) dan keadaan tereksitasi. Jika inti tereksitasi, maka akan kembali ke keadaan dasar dengan memancarkan sinar gamma. Atom yang tereksitasi akan kembali ke keadaan dasar dengan memancarkan sinar-X
  • 9.
    Sifat-Sifat Inti  Sifat Inti yang tak bergantung/gayut pada waktu (time independent).  Massa  Jejari  Muatan  Momentum Sudut  Momen magnetik  Momen listrik  Sifat Inti yang bergantung/gayut pada waktu (time dependent)  Peluruhan Radioaktif  Reaksi Inti
  • 10.
    Sifat-Sifat Inti takbergantung waktu 1. Muatan Inti  Model atom Rutherford dapat menjelaskan spektra sinar-X unsur-unsur yang diukur oleh Moseley (1913). Dari data Moseley diketahui bahwa muatan inti adalah Z.e, dengan Z = nomor atom, dan e = + 1,602 x 10-19 Coulomb. 2. Massa Inti  Menurut hipotesa Dalton (1803) atom-atom suatu unsur identik. Prout (1815) menyatakan bahwa semua unsur tersusun atas hidrogen, dan massanya dapat dinyatakan sebagai : M » C. M H
  • 11.
    Sifat-Sifat Inti  Ternyata Inti Atom belakangan diketahui terdiri atas proton dan neutron, sehingga massa inti dinyatakan sebagai : M » z.M H + n.M N Dengan z dan n adalah jumlah proton dan neutron, dan MN adalah massa neutron.  Skala Massa Atom :  Skala Massa Kimia (Skala Atomik)  Skala Fisika (Skala Isotopik)  Skala Massa 12C
  • 12.
    Jari-Jari (Radius) Inti  Jari-jari inti belum bisa ditentukan/diukur secara langsung  Ada dua metode, yaitu cara Nuklir dan Cara Elektromagnetik.  Jika diasumsikan inti bulat (bola), maka jejarinya ditentukan degan persamaan : R= ro.A1/3 ro ditentukan melalui eksperimen, yaitu :  Cara Nuklir :  Cara ini diukur jari-jari gaya inti (nuclear force radius),yaitu jarak dari pusat inti (core) ke jarak jangkauan gaya inti.
  • 13.
    Cara yang termasukmetode ini :  Hamburan partikel alfa, diperoleh : ro=1,414 x 10-13 cm  Peluruhan alfa dengan hasil : ro=1,48 x 10-13 cm  Hamburan neutron cepat dengan hasil : ro=1,37 x 10-13 cm
  • 14.
    Momentum Sudut Inti  Momentum sudut inti dapat diketahui dari struktur halus (hyperfine structure), dapat diamati menggunakan dengan spektrometer dengan resolusi tinggi.  Nukleon mempunyai spin ½. Karena nukleon bergerak, maka proton dan neutron juga mempunyai momentum sudut orbital.  Momentum sudut total (spin inti) I, merupakan jumlah vektor momentum sudut orbital, L dan momentum sudut spin, S tiap nukleon. A A I Lk Sk k 1 k 1
  • 15.
    Momen Magnetik  Di dalam inti atom nukleon-nukleon mengalami gerak orbital, baik proton maupun neutron mempunyai momen magnetik.  Untuk proton, momen magnetik proton, Mp, dan momentum sudut orbital, Lp. e M lp Lp 2Mp
  • 16.
    Momen Listrik Inti  Momen listrik Inti pertama kali dijelaskan oleh Schuler dan Schmidt (1935), pada hyperfine struktur Eu-151 dan Eu-153.  Adanya momen kuadrupol inti berarti menunjukkan distribusi inti tidak simetris bola.  Konsep multipol listrik dapat dijelaskan berdasarkan teori potensial listrik.