Agnescia Clarissa Sera, S.Gz
Pengertian
Jenis & Fungsi
Komposisi
Standar mutu
Hasil Olahan
• Menurut Food and Drug Administration
Daging adalah bagian tubuh hewan ternak
yang sehat, cukup umur untuk dipotong,
tetapi hanya terbatas pada bagian
muskulus (otot) yang berasal dari
muskulus skeletal, lidah, diafragma,
jantung dan oesofagus,
TIDAK TERMASUK bibir, moncong, telinga,
tulang, urat, urat syaraf dan pembuluh
darah
Sapi Kambing Kerbau
Domba Babi Kuda
Daging dan unggas sebagai sumber
protein hewani dan kaya zat besi
Inspeksi
antemortem
Penyembelihan Penuntasan
Darah
Dressing Inspeksi
pascamortem
 Daging yang belum dipisahkan dari
tulang/kerangkanya
 Bagian tubuh hewan yang telah
disembelih, utuh atau dibelah
sepanjang tulang belakang, dimana
hanya kepala, kaki, kulit, organ
bagian dalam (jeroan) dan ekor
yang dipisahkan (FAO, 1974)
Jenis daging sapi Karakteristik
Calf Sapi berumur 2,5-3 bulan, makanannya
susu & telur, daging berwarna putih dan
lembut
Veal Sapi berumur 3-5 bulan, tanduk belum
tumbuh
Beef Sapi dewasa, umur 1 tahun
Heifer Sapi betina, umur lebih dari 1 tahun,
belum pernah melahirkan
Cow Sapi betina, dewasa, pernah melahirkan
Bull Sapi jantan, umur 3 tahun, tidak dikebiri
Oxe/Sterr Sapi jantan, dikebiri sebelum usia dewasa
(kurang dari 6 bulan)
Stag Sapi jantan, dikebiri setelah usia dewasa
(lebih dari 6 bulan)
Berdasarkan jenis kelamin dan usia
Nama daging sapi Karakteristik
Prime Rasa dan aroma sangat baik, kaya cairan
daging, marbling baik
Choice Rasa dan aroma baik, cairan daging
lebih sedikit daripada prime, marbling
baik
Good and Standard Daging tidak terlalu empuk, rasa dan
aroma kurang, dianggap sebagai kelas
ekonomi
Commercial Rasa kuat, tekstur keras, butuh waktu
lama untuk dimasak
Utility/Canner/Cutter Tekstur keras, harga relatif murah,
biasanya dipakai untuk daging olahan
Berdasarkan kualitas daging
Standar Perdagangan Indonesia Nomor 144 Tahun 1982
Bahan Makanan KH (g) P (g) L (g) Fe (mg) Air (g) E (kkal)
Daging sapi 0 18.8 14 2.8 66 201
Daging babi 0 14.1 35 2.1 50 371
Daging domba 0 17.1 14.8 2.6 66.3 202
Daging kambing 0 16.6 9.2 1 70.3 149
Daging kerbau 0 18.7 0.5 3.3 80 79
Daging kuda 0.9 18.1 4.1 2.7 76 113
Dendeng sapi 0 55 9 5.1 25 301
Sosis daging 2.3 14.5 42.3 1.1 37.6 448
Abon sapi 38.6 14.6 16.1 12.3 7.1 212
Sumber : Tabel Komposisi Pangan Indonesia, 2009
• Secara umum, kualitas daging sapi
ditandai dengan (Minantyo, 2011)
1. Berbau khas daging sapi, tidak
berbau busuk
2. Tekstur lembut, serat halus
3. Daging elastis, tidak kaku
4. Daging tidak lengket/berlendir,
tetapi tidak terlalu kering
5. Warna merah daging, kelihatan
mengkilat dan lembab
Karakteristik Mutu I Mutu II Mutu III
Penampakan Agak lembab Agak kering Kering
Tekstur Lembut, kompak Agak keras,
kurang kompak
Keras, tidak
kompak
Warna Merah khas
daging, homogen
Merah khas
daging, agak
homogen
Merah khas
daging,
heterogen
Lemak panggul Tebal Agak tipis Tipis
Umur Muda/dewasa Muda/dewasa Muda/dewasa
Salmonella Negatif Negatif Negatif
E. Coli Negatif Negatif Negatif
Bau Spesifik Spesifik Spesifik
Sumber: Minantyo, 2011
Standar Nasional Indonesia (SNI)
Nomor Tahun Tentang
3932 2008 Mutu Karkas dan Daging Sapi
2908 2013 Dendeng Sapi
3818 2014 Bakso Daging
3707 2013 Abon Sapi
3820 1995 Sosis Daging
3775 2006 Kornet Daging Sapi
Sumber: www.sisni.bsn.go.id
Sosis Bakso Dendeng
Abon Kornet
Ayam
kampung
Ayam ras Bebek
Burung dara Burung puyuh Kalkun
1. Inspeksi
antemortem
• Memeriksa
kesehatan unggas
• Mengistirahatkan
unggas
• Usia cukup potong
8-12 minggu, berat
1.4 - 1.7 kg/ekor
2. Penyembelihan
• Cara Kosher :
memotong arteri
karotis, vena
jugularis, esofagus
• Cara modified
Kosher :
dipingsankan
terlebih dulu
• Cara Islam : muslim,
hewan sehat, tidak
dibius, potong jalan
nafas, makanan dan
arteri
3. Penuntasan Darah
• Harus sempurna,
darah yang keluar ±
4% dari bobot
unggas
• Lamanya 50-120
detik, tergantung
ukuran unggas
• Bila kurang
sempurna, leher,
sayap dan pori2
kulit berwarna
kemerahan
4. Penyeduhan
• Menggunakan
air hangat (50-
80ºC) selama
60-120 detik
• Agar bulu
mudah dicabut
• Bila suhu terlalu
tinggi : kulit
unggas akan
menjadi gelap
dan pekat
5. Pencabutan
bulu
• Menghilangkan
bulu besar dan
bulu halus
• Pencabutan
bulu besar, dari
dua arah:
depan dan
belakang
• Pencabutan
bulu halus :
secara manual,
wax picking
6. Dressing
• Pemotongan
kaki, kepala,
pengambilan
jeroan (isi
perut)
• Karkas dicuci
Bahan Makanan KH (g) P (g) L (g) Fe (mg) Air (g) E (kkal)
Ayam 0 18.2 25 1.5 55.9 298
Angsa 0 16.4 31.5 1.8 51.1 349
Bebek 0 17.6 4.2 1.8 54.3 321
Sumber : Tabel Komposisi Pangan Indonesia, 2009
• Secara umum, kualitas daging unggas
yang baik (Minantyo, 2011)
1. Daging bingkas / kenyal
2. Warna daging tidak pucat
3. Tidak berlendir
4. Kaki bersih
5. Tulang tidak patah atau biru memar
6. Kulit tidak sobek atau cacat, bebas
bulu
7. Berbau segar dan dalam keadaan
bersih
8. Khusus ayam potong : tanpa kepala,
kaki dan jerohan
Karakteristik Mutu I Mutu II Mutu III
Bentuk karkas Sempurna, tidak
ada cacat
Ada cacat sedikit, tetapi
tidak pada bagian dada
dan paha
Tulang tidak ada yang
patah
Ada cacat sedikit
pada tulang dan
kulit
Daging tebal sedang Tipis
Lemak cukup cukup tipis
Warna Normal, bebas dari
memar, tidak ada
‘frozen burnt’
Boleh memar sedikit,
tetapi tidak pada
bag.dada, tidak ada
‘frozen burnt’
Boleh ada memar
sedikit, tidak ada
‘frozen burnt’
Kebersihan Bebas bulu halus Boleh ada bulu sedikit,
tetapi tidak pada
bag.dada
Ada bulu sedikit
Sumber: SNI Nomor 3924 Tahun 1995
Standar Nasional Indonesia (SNI)
Nomor Tahun Tentang
3924 2009 Mutu Karkas dan Daging Ayam
6683 2014 Nugget Ayam
Sumber: www.sisni.bsn.go.id
Sosis Bakso Nugget
Abon Keripik kulit,
ceker
• Minantyo, Hari. 2011. Dasar-dasar
Pengolahan Makanan (Food Product
Fundamental). Yogyakarta: Graha Ilmu
• PERSAGI. 2009. Tabel Komposisi Pangan
Indonesia. Jakarta: PT Elex Media
Komputindo
• Soeparno. 1998. Ilmu dan Teknologi
Daging. Yogyakarta: Gadjah mada
University Press
• www.sisni.bsn.go.id : Standar Nasional
Indonesia (SNI)

Daging dan unggas

  • 1.
    Agnescia Clarissa Sera,S.Gz Pengertian Jenis & Fungsi Komposisi Standar mutu Hasil Olahan
  • 2.
    • Menurut Foodand Drug Administration Daging adalah bagian tubuh hewan ternak yang sehat, cukup umur untuk dipotong, tetapi hanya terbatas pada bagian muskulus (otot) yang berasal dari muskulus skeletal, lidah, diafragma, jantung dan oesofagus, TIDAK TERMASUK bibir, moncong, telinga, tulang, urat, urat syaraf dan pembuluh darah
  • 3.
    Sapi Kambing Kerbau DombaBabi Kuda Daging dan unggas sebagai sumber protein hewani dan kaya zat besi
  • 4.
  • 5.
     Daging yangbelum dipisahkan dari tulang/kerangkanya  Bagian tubuh hewan yang telah disembelih, utuh atau dibelah sepanjang tulang belakang, dimana hanya kepala, kaki, kulit, organ bagian dalam (jeroan) dan ekor yang dipisahkan (FAO, 1974)
  • 7.
    Jenis daging sapiKarakteristik Calf Sapi berumur 2,5-3 bulan, makanannya susu & telur, daging berwarna putih dan lembut Veal Sapi berumur 3-5 bulan, tanduk belum tumbuh Beef Sapi dewasa, umur 1 tahun Heifer Sapi betina, umur lebih dari 1 tahun, belum pernah melahirkan Cow Sapi betina, dewasa, pernah melahirkan Bull Sapi jantan, umur 3 tahun, tidak dikebiri Oxe/Sterr Sapi jantan, dikebiri sebelum usia dewasa (kurang dari 6 bulan) Stag Sapi jantan, dikebiri setelah usia dewasa (lebih dari 6 bulan) Berdasarkan jenis kelamin dan usia
  • 8.
    Nama daging sapiKarakteristik Prime Rasa dan aroma sangat baik, kaya cairan daging, marbling baik Choice Rasa dan aroma baik, cairan daging lebih sedikit daripada prime, marbling baik Good and Standard Daging tidak terlalu empuk, rasa dan aroma kurang, dianggap sebagai kelas ekonomi Commercial Rasa kuat, tekstur keras, butuh waktu lama untuk dimasak Utility/Canner/Cutter Tekstur keras, harga relatif murah, biasanya dipakai untuk daging olahan Berdasarkan kualitas daging
  • 9.
    Standar Perdagangan IndonesiaNomor 144 Tahun 1982
  • 10.
    Bahan Makanan KH(g) P (g) L (g) Fe (mg) Air (g) E (kkal) Daging sapi 0 18.8 14 2.8 66 201 Daging babi 0 14.1 35 2.1 50 371 Daging domba 0 17.1 14.8 2.6 66.3 202 Daging kambing 0 16.6 9.2 1 70.3 149 Daging kerbau 0 18.7 0.5 3.3 80 79 Daging kuda 0.9 18.1 4.1 2.7 76 113 Dendeng sapi 0 55 9 5.1 25 301 Sosis daging 2.3 14.5 42.3 1.1 37.6 448 Abon sapi 38.6 14.6 16.1 12.3 7.1 212 Sumber : Tabel Komposisi Pangan Indonesia, 2009
  • 11.
    • Secara umum,kualitas daging sapi ditandai dengan (Minantyo, 2011) 1. Berbau khas daging sapi, tidak berbau busuk 2. Tekstur lembut, serat halus 3. Daging elastis, tidak kaku 4. Daging tidak lengket/berlendir, tetapi tidak terlalu kering 5. Warna merah daging, kelihatan mengkilat dan lembab
  • 12.
    Karakteristik Mutu IMutu II Mutu III Penampakan Agak lembab Agak kering Kering Tekstur Lembut, kompak Agak keras, kurang kompak Keras, tidak kompak Warna Merah khas daging, homogen Merah khas daging, agak homogen Merah khas daging, heterogen Lemak panggul Tebal Agak tipis Tipis Umur Muda/dewasa Muda/dewasa Muda/dewasa Salmonella Negatif Negatif Negatif E. Coli Negatif Negatif Negatif Bau Spesifik Spesifik Spesifik Sumber: Minantyo, 2011
  • 13.
    Standar Nasional Indonesia(SNI) Nomor Tahun Tentang 3932 2008 Mutu Karkas dan Daging Sapi 2908 2013 Dendeng Sapi 3818 2014 Bakso Daging 3707 2013 Abon Sapi 3820 1995 Sosis Daging 3775 2006 Kornet Daging Sapi Sumber: www.sisni.bsn.go.id
  • 14.
  • 15.
    Ayam kampung Ayam ras Bebek Burungdara Burung puyuh Kalkun
  • 16.
    1. Inspeksi antemortem • Memeriksa kesehatanunggas • Mengistirahatkan unggas • Usia cukup potong 8-12 minggu, berat 1.4 - 1.7 kg/ekor 2. Penyembelihan • Cara Kosher : memotong arteri karotis, vena jugularis, esofagus • Cara modified Kosher : dipingsankan terlebih dulu • Cara Islam : muslim, hewan sehat, tidak dibius, potong jalan nafas, makanan dan arteri 3. Penuntasan Darah • Harus sempurna, darah yang keluar ± 4% dari bobot unggas • Lamanya 50-120 detik, tergantung ukuran unggas • Bila kurang sempurna, leher, sayap dan pori2 kulit berwarna kemerahan
  • 17.
    4. Penyeduhan • Menggunakan airhangat (50- 80ºC) selama 60-120 detik • Agar bulu mudah dicabut • Bila suhu terlalu tinggi : kulit unggas akan menjadi gelap dan pekat 5. Pencabutan bulu • Menghilangkan bulu besar dan bulu halus • Pencabutan bulu besar, dari dua arah: depan dan belakang • Pencabutan bulu halus : secara manual, wax picking 6. Dressing • Pemotongan kaki, kepala, pengambilan jeroan (isi perut) • Karkas dicuci
  • 20.
    Bahan Makanan KH(g) P (g) L (g) Fe (mg) Air (g) E (kkal) Ayam 0 18.2 25 1.5 55.9 298 Angsa 0 16.4 31.5 1.8 51.1 349 Bebek 0 17.6 4.2 1.8 54.3 321 Sumber : Tabel Komposisi Pangan Indonesia, 2009
  • 21.
    • Secara umum,kualitas daging unggas yang baik (Minantyo, 2011) 1. Daging bingkas / kenyal 2. Warna daging tidak pucat 3. Tidak berlendir 4. Kaki bersih 5. Tulang tidak patah atau biru memar 6. Kulit tidak sobek atau cacat, bebas bulu 7. Berbau segar dan dalam keadaan bersih 8. Khusus ayam potong : tanpa kepala, kaki dan jerohan
  • 22.
    Karakteristik Mutu IMutu II Mutu III Bentuk karkas Sempurna, tidak ada cacat Ada cacat sedikit, tetapi tidak pada bagian dada dan paha Tulang tidak ada yang patah Ada cacat sedikit pada tulang dan kulit Daging tebal sedang Tipis Lemak cukup cukup tipis Warna Normal, bebas dari memar, tidak ada ‘frozen burnt’ Boleh memar sedikit, tetapi tidak pada bag.dada, tidak ada ‘frozen burnt’ Boleh ada memar sedikit, tidak ada ‘frozen burnt’ Kebersihan Bebas bulu halus Boleh ada bulu sedikit, tetapi tidak pada bag.dada Ada bulu sedikit Sumber: SNI Nomor 3924 Tahun 1995
  • 23.
    Standar Nasional Indonesia(SNI) Nomor Tahun Tentang 3924 2009 Mutu Karkas dan Daging Ayam 6683 2014 Nugget Ayam Sumber: www.sisni.bsn.go.id
  • 24.
    Sosis Bakso Nugget AbonKeripik kulit, ceker
  • 25.
    • Minantyo, Hari.2011. Dasar-dasar Pengolahan Makanan (Food Product Fundamental). Yogyakarta: Graha Ilmu • PERSAGI. 2009. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. Jakarta: PT Elex Media Komputindo • Soeparno. 1998. Ilmu dan Teknologi Daging. Yogyakarta: Gadjah mada University Press • www.sisni.bsn.go.id : Standar Nasional Indonesia (SNI)