Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

JUKNIS SPJ-BOS TAHUN 2012

22,659 views

Published on

Published in: Education

JUKNIS SPJ-BOS TAHUN 2012

  1. 1. PertanggungjawabanKeuangan BantuanOperasional Sekolah(BOS)Tahun 2012
  2. 2. PertanggungjawabanKeuangan... merupakan rangkaian aktivitas yangkegiatannya mencakup pencatatanpenerimaan dan pengeluaran uangserta pelaporan keuangan sehinggamudah proses pengawasan ataspenggunaan dana.
  3. 3. Landasan Hukum UU 17/2003 tentang Keuangan Negara UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional UU 1/2004 tentang Perbendaharaan Negara UU 15/2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik PP 58/2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah PP 48/2008 tentang Pendanaan Pendidikan PP 17/2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan. Permendagri 13/2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah (direvisi melalui Permendagri 59/2007 dan Permendagri 21/2011-di cabut) Permendagri 62/2011 tentang Pedoman Pengelolaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) PMK 2001/PMK.07/2011 tentang Pedoman dan Alokasi BOS TA.2012 Permendikbud 51/2011 tentang Petunjuk Teknis Penggunanan Dana BOS dan Laporan Keuangan BOS Tahun 2012
  4. 4. Manajemen Keuangan dalam Siklus Manajemen Sekolah Perencanaan dan Penganggaran (RKAS) Manajemen Keuangan Sekolah: • Perencanaan PelaksanaaPelaporan n • Penatausahaan • Pembukuan • Pelaporan • Pengawasan Monev
  5. 5. Mengapa Manajemen KeuanganSekolah Penting? Adanya tuntutan untuk mampu mengelola penggunaan dana secara transparan dan akuntabel. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi dan mendorong pemanfaatan dana secara ekonomis. Meminimalkan penyalahgunaan anggaran. Kreatif menggali sumber pendanaan. Menempatkan bendahara yang kompeten.
  6. 6. Prinsip Manajemen Keuangan Sekolah yang Baik  Value for money (ekonomis, efisien, efektif)  Akuntabilitas  Transparansi  Keadilan  Kejujuran
  7. 7. Prinsip Manajemen Keuangan yang Baik Prinsip Pengertian Kewajiban mempertanggungjawabkanAkuntabilit kepada masyarakat tentang apa yangas dikerjakan sesuai dengan mandat yang diterima. keterbukaan informasi dan dalamTransparan membuat kebijakan-kebijakan keuangansi sehingga dapat diketahui dan diawasi oleh masyarakat. adanya kesempatan yang sama untukKeadilan menda-patkan pelayanan publik yang berkualitas. pengelolaan keuangan dipercayakan kepada staf yang memiliki integritas danIntegritas
  8. 8. Hubungan Transparansi, Akuntabilitas dan Partisipasi di Sekolah 1. Peraturan, Kebijakan dan Partisipasi Pedoman Proses Partisipatif 2. Forum konsultasi dan temu publik 3. Keterlibatan stakeholders (marjinal) Perencanaan dan penganggaran, implementasi program & kegiatan, monitoring dan evaluasi, pelaporan dan kepemimpinanAkuntabilitas Transparansi1. Adanya mekanisme komplain dan respon. 1. Peraturan menjamin akses informasi2. Adanya mekanisme (tepat waktu, mudah dijangkau, bebas pertanggungjawaban/ pelaporan. diperoleh.3. Adanya indikator kinerja, pengukuran 2. Mekanisme keterbukaaan dan dan penilaian kinerja. standarisasi pelayanan publik.4. Mekanisme reward dan punishment.
  9. 9. Contoh Transparansi danAkuntabilitasdi Sekolah: Rencana dan realisasi penggunaan dana ditempel di papan pengumuman sekolah/ madrasah. Mengumumkan seluruh hasil penerimaan kepada masyarakat melalui papan pengumuman sekolah/madrasah.
  10. 10. Garis Besar Topik Manajemen Keuangan Penatausahaan Pelaporan Pajak AuditMerencanaka Melaporka Mengevalua Melaksanakan n n si Pengadaan Pembukuan Pengawasa RKAS Pencatatan n Barang
  11. 11. Rencana Kegiatan dan AnggaranSekolah (RKAS) Ditandatangani oleh Kasek, Komite dan untuk sekolah swasta ditambah Ketua Yayasan. Dokumen disimpan di sekolah. RKAS dibuat setahun sekali pada awal tahun pelajaran, namun demikian perlu dilakukan revisi pada semester kedua. Sekolah membuat RKAS tahunan yang dirinci tiap semester (BOS- K1). RKAS dilengkapi dengan rencana penggunaan secara rinci, yang dibuat tahunan dan tiga bulanan untuk setiap sumber dana (BOS-K2)
  12. 12. Pengertian PembukuanPencatatan semua transaksipenerimaan dan pengeluaran danayang dilakukan sekolah, baik secaramanual atau menggunakan komputer,ke dalam buku-buku sesuai denganperaturan yang berlaku.
  13. 13. Manfaat PembukuanMenyediakan data & catatan rinci1. tentang: penerimaan dan pengeluaran sekolah sesuai tanggal kejadian2. dana tersisa dan terpakai pada periode tertentuData tersebut dipergunakanuntuk/sebagai dasar dalam menyusunlaporan sebagai bentukpertanggungjawaban sekolah.
  14. 14. Jenis Buku & PrinsipPembukuan1. Buku Utama: Buku Kas Umum2. Buku pembantu a. Buku Pembantu Kas, b. Buku Pembantu Bank dan c. Buku Pembantu Pajak.3. Disusun untuk masing-masing sumber dana.4. Dasar pembukuan: bukti transaksi: nomor bukti, nomor kode akun, uraian, dan jumlah uang.5. Uang tunai yang ada di Kas Tunai tidak lebih dari Rp.10 juta6. Apabila terjadi pergantian bendahara, Buku Kas Umum dan buku pembantunya serta bukti-bukti pengeluaran harus diserahterimakan kepada pejabat yang baru dengan Berita Acara Serah Terima.
  15. 15. Tugas dan Tanggung JawabPenatausahaan Keuangan Sekolah Kepala Sekolah/Madrasah Bendahara Juru buku
  16. 16. Asas Umum PenatausahaanKeuangan Sekolah1. Wajib menyelenggarakan penatausahaan sesuai dengan peraturan dan perundang- undangan yang berlaku.2. Perlu pemisahan tugas sebagai pemberi otorisasi, yang menerima dan mengeluarkan uang, dan yang mencatat.3. Kepala sekolah wajib melakukan pemeriksaan terhadap penatausahaan keuangan sekolah, secara berkala (minimal setiap tiga bulan sekali).4. ...
  17. 17. Asas Umum Penatausahaan Keuangan... (lanjutan)4. Dokumen bukti yang menjadi dasar penerimaan dan/atau pengeluaran atas pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah ditandatangani oleh bendahara sekolahdan disahkan oleh kepala sekolah.5. Kepala sekolah yang menandatangani dan/atau mengesahkan dokumen bukti pada poin 4 di atas bertanggung jawab terhadap kebenaran material dan akibat yang timbul dari penggunaan surat bukti dimaksud.
  18. 18. Bukti Pengeluarana. Setiap transaksi pengeluaran harus didukung dengan bukti kwitansi yang sah.b. Bukti pengeluaran uang dalam jumlah tertentu harus dibubuhi materai yang cukup sesuai dengan ketentuan bea meterai yaitu; < Rp 250.000.- (tanpa meterai) Rp 250.000.- s.d. Rp 1.000.000.- (meterai Rp 3.000,-) > Rp 1.000.000.- (meterai Rp 6.000,-)c. Uraian pembayaran dalam kuitansi harus jelas dan terinci sesuai dengan peruntukannya.d. Setiap bukti pembayaran harus disetujui Kasek dan lunas dibayar oleh Bendahara.
  19. 19. PelaporanLaporan harus memenuhi unsur-unsur antara lain :a. Setiap kegiatan wajib dibuatkan Laporan Hasil Pelaksanaan Kegiatannya.b. Laporan penggunaan dana BOS di tingkat sekolah kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten meliputi Laporan Realisasi Penggunaan Dana Per Sumber Dana (BOS-K7) dan Surat Pernyataan Tanggung Jawab sesuai NPH BOSc. Buku Kas Umum, Buku Pembantu Kas, Buku Pembantu Bank, Buku Pembantu Pajak beserta bukti serta dokumen pendukuk bukti pengeluaran dana BOS wajib diarsipkan oleh sekolah sebagai bahan audit.
  20. 20. Waktu Pelaporan Sekolah wajib menyampaikan pelaporan: 1. Laporan Realisasi per-Triwulan disampaikan pada setiap akhir triwulan kepada Tim Manajemen BOS Kabupaten Kebumen. 2. Laporan penggunaan BOS dan pernyataan tanggung jawab yang menyatakan bahwa BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS kepada Bupati Kebumen melalui Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kebumen paling lambat tanggal 5 Januari tahun berikutnya.

×