Askep dhf

1,478 views
1,255 views

Published on

0 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,478
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
23
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Askep dhf

  1. 1.  Meningkatnya suhu tubuh Nyeri pada otot seluruh tubuh Suara serak Batuk Epistaksis Disuria Nafsu makan menurun Muntah Ptekie Ekimosis Perdarahan gusi Muntah darah Hematuria masih Melena
  2. 2. Derajat IDemam disertai gejala tidak khas, terdapatmanifestasi perdarahan ( uju tourniquetpositif )
  3. 3. Derajat IIDerajat I ditambah gejala perdarahan spontandikulit dan perdarahan lain.
  4. 4. Derajat IIIKegagalan sirkulasi darah, nadi cepat danlemah, tekanan nadi menurun ( 20mmhg, kulitdingin, lembab, gelisah, hipotensi )
  5. 5. Derajat IVNadi tak teraba, tekanan darah tak dapatdiukur
  6. 6. Darah Lengkap = Hemokonsentrasi (Hemaokrit meningkat 20 % atau lebih )Thrombocitopeni ( 100. 000/ mm3 ataukurang )Serologi = Uji HI ( hemaaglutinaion InhibitionTest )Rontgen Thorac = Effusi Pleura
  7. 7. ViremiaHiperemi Hepatomegali-anoreksia-MuntahDepresisum2 tulangPermeabilitasventrikel ⇡Virus DengueRestiKekurangan volumecairanPerubahanNutrisi kurangdari kebutuhanManisfestasipendarahanKehilanganplasmahivopalemiResiko syokhovopalemisyokkematianResiko trjadipendarahanEfusi pleuraasiteshemokonstrasiPerubahan perpusijaringan frerifer
  8. 8. A. MedikDHF tanpa RenjatanBeri minum banyak ( 1 ½ - 2 Liter / hari )Obat anti piretik, untuk menurunkan panas, dapat jugadilakukan kompresJika kejang maka dapat diberi luminal ( antionvulsan )untuk anak <1th dosis 50 mg Im dan untuk anak>1th 75 mg Im. Jika 15 menit kejang belum teratasi, beri lagi luminal dengan dosis 3mg / kb BB ( anak<1th dan pada anak >1th diberikan 5 mg/ kg BB.Berikan infus jika terus muntah dan hematokritmeningkat
  9. 9. DHF dengan RenjatanPasang infus RLJika dengan infus tidak ada respon makaberikan plasma expander ( 20 – 30 ml/ kg BB)Tranfusi jika Hb dan Ht turun
  10. 10. Pengawasan tanda – tanda Vital secara kontinue tiap jamPemeriksaan Hb, Ht, Trombocyt tiap 4 JamObservasi intik outputPada pasienDHF derajat I : Pasien diistirahatkan, observasitanda vital tiap 3 jam , periksa Hb, Ht, Thrombosit tiap 4jam beri minum 1 ½ liter – 2 liter per hari, beri kompresPada pasien DHF derajat II : pengawasan tandavital, pemeriksaan Hb, Ht, Thrombocyt, perhatikan gejalaseperti nadi lemah, kecil dan cepat, tekanan darahmenurun, anuria dan sakit perut, beri infus.Pada pasien DHF derajat III : Infus guyur, posisi semifowler, beri o2 pengawasan tanda – tanda vital tiap 15menit, pasang cateter, obsrvasi productie urin tiapjam, periksa Hb, Ht dan thrombocyt.
  11. 11. Obsevasi perdarahan :Pteckie, Epistaksis, Hematomesis dan melenaCatat banyak, warna dari perdarahanPasang NGT pada pasien dengan perdarahantractus Gastro Intestinal
  12. 12.  Observasi / Ukur suhu tubuh secara periodik Beri minum banyak Berikan kompres
  13. 13.  Kaji riwayat Keperawatan Kaji adanya peningkatan suhu tubuh, tandaperdarahan , mual muntah, tidak nafsumakan, nyeri ulu hai, nyeri otot dan tanda –tanda renjatan ( denyut nadi cepat danlemah, hipotensi, kulit dingin danlembab, terutama padaekstremitas, sianosis, gelisah, penurunankesadaran )
  14. 14.  Kekurangan Volume cairan berhubungan denganpeningkatan permeabilitas kapiler, perdarahan, muntah, dan demam Perubahan perfusi jaringan perifer berhubungandengan perdarahan Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuhberhubungan dengan mual, muntah, tidak adanafsu makan Hipertermi berhubungan dengan prosesinfeksivirus Perubahan proses proses keluarga berhubungandengan kondisi anak
  15. 15.  Anak menunjukkan tanda – tandaterpenuhinya kebutuhan cairan Anak menunjukkan tanda – tanda perfusijaringan perifer yang adekwat Anak menunjukkan tanda – tanda vital dalambatas normal Keluarga menunjukkan kekoping yang adaptif
  16. 16.  Mencegah terjadinya kekurangan volume cairan Mengobservasi tanda – tanda vital paling sedikit setiap 4 jam Monitor tanda – tanda meningkatnya kekurangan cairan : turgortidak elastis, ubun – ubun cekung, produktie urin menurun Mengobservasi dan mencatat intake dan output Memberikan hidrasi yang adekwat sesuai dengan kebutuhantubuh Memonitor nilai laboratorium : elektrolit / darah BJ urin , serumtubuh Mempertahankan intake dan output yang adekwat Memonitor dan mencatat berat badan Memonitor pemberian cairan melalui intravena setiap jam Mengurangi kehilangan cairan yang tidak telihat ( insesible waterloss / IWL )
  17. 17.  Mengkaji dan mencatat tanda – tanda Vital (kualitas dan Frekwensi denyut nadi, tekanandarah , Cappilary Refill ) Mengkaji dan mencatat sirkulasi padaektremitas ( suhu , kelembaban dan warna ) Menilai kemungkinan terjadinya kematianaringan pada ekstremitas seperti dingin , neri, pembengkakan kaki )
  18. 18.  Ijinkan anak memakan makanan yang dapaditoleransi anak. Rencanakan untuk memperbaikikualitas gizi pada saat selera makan anak meningkat. Berikan makanan yang disertai dengan suplemennutrisi untuk meningkatkan kualitas intake nutrisi Menganjurkan kepada orang tua untuk memberikanmakanan dengan teknik porsi kecil tetapi sering Menimbang berat badan setiap hari pada waktu yangsama dan dengan skala yang sama Mempertahankan kebersihan mulut pasien Menjelaskan pentingnya intake nutirisi yang adekwatuntuk penyembuhan penyakit
  19. 19.  Ukur tanda – tanda vital suhu tubuh Ajarkan keluarga dala pengukuran suhu Lakukan “ tepid sponge” ( seka ) dengan airbiasa Tingkatkan intake cairan Berikan terapi untuk menurunkan suhu
  20. 20.  mengkaji perasaan dn persepsi orang tuaatau anggota keluarga terhadap situasi yangpenuh stress Ijinkan orang tua dan keluarga untukmemberikan respon secara panjang lebar danidentifikasi faktor yang paling mencmaskankeluarga Identifikasikan koping yang biasa digunakandn seberapa besar keberhasilannya dalammengatasi keadaan
  21. 21. Menghindari atau mencegah berkembangnyanyamuk Aedes Aegepty dengan cara:Rumah selalu terangTidak menggantung pakaianBak / tempat penampungan air seringdibersihkan dan diganti airnya minimal 4 harisekaliKubur barang – barang bekas yangmemungkinkan sebagai tempat terkumpulnyaair hujanTutup tempat penampungan air
  22. 22. Berikan informasi tentang kebutuhanmelakukan aktifitas sesuai dengan tingkatperkembangan dan kondisi fisik anakJelaskan terapi yang diberikan, dosis efeksampingMenjelaskan gejala – gejala kekambuhanpenyakit dan hal yang harus dilakukan untukmengatasi gejalaTekankan untuk melakukan kontrol sesuaiwaktu yang ditentukan
  23. 23.  Buku ajar IKA infeksi dan penyakit tropis IDAIEdisi I. Editor : Sumarmo, S PurwoSudomo, Harry Gama, Sri rejeki Bag IKA FKUIjkt 2002. Christantie, Effendy. SKp, Perawatan PasienDHF. Jakarta, EGC, 1995 Prinsip – Prinsip Keperawatan Nancy Roperhal 269 – 267
  24. 24. terimakasih

×