Askep keb cairan elektrolit

10,137 views

Published on

Published in: Technology, Business
3 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • makasih wat info bhan.a ahhihihii
    ngebantu bgt.. ^_^
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • your client's serum potassium level is 2.4 mEq/L and her serum sodium is 142 mEq/L. In addition, her hematocrit is 47%. She is prescribed to receive 1L of normal saline (0,9% sodium chloride) with 40 mEq of potassium added. the rate of administrattion prescribed is 200 mL/hr.

    What vein should you choose to start this IV? Why?
    How many mEq of potassium will she be receiving per hour at this infusion rate?
    What safety precautions should you take with this prescription and why?
    Should the care of this client be assigned to an RN, LPN/LVN, or assistive nursing personnel?
    (explain your rationale for the caregiver assignment)
    What assessment data would you need to determine whether the interventions are effective?
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • thanks so much
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
10,137
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
772
Actions
Shares
0
Downloads
192
Comments
3
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Askep keb cairan elektrolit

  1. 1. Ns. Dian AndrianiDisampaikan pada kuliah KDM II Mahasiswa DIII Keperawatan Akper Jayakarta
  2. 2.  Penting untuk mempertahan- kan kesehatan Jumlah harus dipertahankan untuk menjaga homeostasis.
  3. 3. 25 l40 liter 15 l 12 l 3l
  4. 4.  Cairan membawa O2, nutrisi, elektrolit Metode pergerakan : difusi, filtrasi, osmosis dan transport aktif. Mekanisme Regulasi volume cairan tubuh/Keseimbangan air  Mekanisme haus dan penurunan keluaran air oleh ginjal  Hormonal ( ADH dan sistem renin dan aldosteron )
  5. 5. Average Daily Fluid Requirements by Average Daily FluidAge and Weight Output for an AdultAge Weight mL/24 hour Route Amount (kg) (mL) 3 day 3.0 250-300 Urine 1400-1500 1 year 9.5 1150-1300 IWL : 2 year 11.8 1350-1500 Lungs 350-400 6 year 20.0 1800-2000 Skin 350-40010 year 28.7 2000-2500 Sweat 10014 year 45.0 2200-2700 Feses 100-20018 year 54.0 2200-2700 Total 2300-2600( adult )
  6. 6.  Iklim Diet Stress Penyakit Penatalaksanaan medis Pengobatan Pembedahan
  7. 7.  Gangguan keseimbangan cairan  Defisit volume cairan  Overhidrasi Gangguan keseimbangan elektrolit  Sodium  Chlorida  Potasium  Calcium  Magnesium  Phospate
  8. 8.  Cara Pengumpulan data :  Mengkaji riwayat keperawatan  Mendapatkan hasil pengukuran klinis  Mengkaji turgor kulit dan neuromuskuler  Mengkaji penampilan fisik  Mendapatkan hasil pemeriksaan laboratorium
  9. 9.  Data yang harus diperoleh antara lain :  Intake cairan dan makanan klien  Out put cairan  Hilangnya cairan  Tanda - tanda kekurangan/kelebihan cairan  Tanda - tanda gangguan elektrolit  Proses penyakit sekarang/lalu  Pengobatan/terapi yang sedang dijalani
  10. 10. Tiga komponen pengukuran klinis sederhana 1. Berat badan harian 2. Tanda tanda vital 3. Intake dan out put cairan
  11. 11.  Berat badan harian  Setiap kilogram berat badan = 1 liter cairan Cara pengukuran berat badan yang tepat  Waktu yang sama  Pakaian yang sama  Alat ukur yang sama TTV  Peningkatan suhu : dehidrasi  Takikardia : tanda awal hipovolemia  Nadi lemah pada kekurangan cairan  Perubahan pada RR : gangguan as-bas  Tekanan darah turun pada kondisi hipovolemia
  12. 12.  Intake dan output = I & O Dilakukan dalam 24 jam Output Intake : Urine output * Cairan oral Muntah, feses Keseim- * Makanan cair bangan cair Diaphoresis cairan * NGT IWL : Melalui * Cairan kulit & paru parenteral Cairan luka
  13. 13.  Normal urine output = jumlah intake cairan, 1500-2000ml/24 jam atau 40- 80ml/jam. Resiko kekurangan volume cairan : output >intake Resiko kelebihan volume cairan : intake > output Intake dan output yang tidak adekuat harus dilaporkan  Mis : urine out put 500ml/24 jam
  14. 14.  Pemeriksaan berfokus pada : turgor kulit, rongga oral, mata, vena jugularis, sistem neurologis  Turgor kulit  Menurun pada kondisi kekurangan cairan  Neuromuskuler  Terjadi ketika keseimbangan kalsium dan megnesium terganggu
  15. 15.  Pemeriksaan elektrolit Elektrolit Nilai normal ( adults ) Venous blood Sodium 135-145 mEq/L Potassium 3.5-5.0 mEq/L Chloride 95-105 mEq/L Calcium 4.0-5.5 mEq/L Magnesium 1.5-2.5 mEq/L Phospate 1.8-2.6 mEq/L Serum osmalality 280-300 mOsm/kg water
  16. 16.  Nilai Haemoglobin & Hematokrit  Peningkatan Ht : Hipovolemia  Penurunan Ht : overhidrasi  Normal Ht dan Hb Komponen Nilai normal Hematokrit Pria 40-54% Wanita 37-47% Haemoglobin Pria Wanita
  17. 17.  Kekurangan volume cairan Kelebihan volume cairan Resiko tinggi kekurangan volume cairan
  18. 18.  Kriteria hasil utama : mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit
  19. 19.  Cairan dan elektrolit oral  Cairan :  Pemberian cairan  Pembatasan cairan Terapi pemberian cairan intravena
  20. 20.  Kumpulkan data data selama fase implementasi seperti : turgor kulit, intake dan output, TTV, berat badan dll Tentukan apakah kriteria hasil yang telah ditetapkan telah tercapai atau belum ?

×