HAKIKAT BIMBINGAN DAN 
KONSELING UNTUK ANAK USIA DINI 
Disusun Oleh : 
Arum Sulistia N (K8113011) 
Dana Paramitha D.N (K8113017) 
Galuh Kharisma Putri(K8113032)
PENGERTIAN BIMBINGAN DAN 
KONSELING PADA ANAK USIA DINI 
Shertzer dan Stone (1971: 40), 
mengartikan bimbingan sebagai 
“a process of helping an individual to 
understand himself and his world ” 
Crow and Crow(M. Surya, 1988:45) 
bimbingan diartikan sebagai bantuan yang 
diberikan seseorang baik pria maupun 
wanita yang memiliki pribadi yang baik 
dan pendidikan yang memadai kepada 
seorang individu dari setiap usia untuk 
menolongnya, mengembangkan kegiatan-kegiatan 
hidupnya sendiri, membuat 
pilihan sendiri, dan memikul bebannya 
sendiri.
Konseling adalah proses pemberian yang 
dilakukan melalui wawancara konseling 
seorang ahli kepada individu yang sedang 
mengalami suatu masalah, yang bermuara 
pada teratassinya masalah yang dihadapi 
oleh klien (Prayitno, 1997:106). 
Konseling merupakan upaya bantuan 
yang diberikan kepada seseoraang, 
supaya dia memperoleh konsep diri dan 
kepercayaan pada diri sendiri, 
memanfaatkannya untuk memperbaiki 
tingkah lakunya pada masa yang akan 
dating (Mungin Eddy Wibowo, 1986:39) 
Jadi bimbingan dan konseling pada anak usia dini dapat 
diartikan sebagai upaya bantuan yang dilakukan guru terhadap 
anak usia dini agar anak dapat tumbuh dan berkembangsecara 
optimal serta mampu mengatasi permasalahan-permasalahan 
yang dihadapinya.
PRINSIP BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK 
ANAK USIA DINI 
Bimbingan bagian penting dari proses pendidikan 
Bimbingan diberikan kepada semua anak dan bukan hanya untuk anak yang menghadapi masalah 
Bimbingan merupakan proses yang menyatu dalam semua kegiatan pendidikan 
Bimbingan harus berpusat pada anak yang dibimbing 
Kegiatan bimbingan mencakup seluruh kemampuan perkembangan anak yang meliputi kemampuan Fisik-Motorik, 
Kecerdasan, Sosial-emosional 
Bimbingan harus dimulai dengan mengenal kebutuhan-kebutuhan yang dirasakan anak 
Bimbingan harus fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan serta perkembangan anak 
Dalam menyampaikan permasalahan anak kepada orang tua hendaknya menciptakan situasi aman dan 
menyenangkan 
Dalam melaksanakan kegiatan bimbingan hendaknya orang tua diikutsertakan agar mereka dapat mengikuti 
perkembangan dan memberikan bantuan kepada anaknya dirumah 
Bimbingan dilakukan seoptimal mungkin sesuai dengan kemampuan yang dimiliki guru sebagai pelaksana 
bimbingan 
Bimbingan harus diberikan secara berkelanjutan
TUJUAN BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK 
ANAK USIA DINI 
1. Membantu anak lebih mengenal dirinya, kemampuannya sifatnya, 
kebiasaannya serta kesenangannya. 
2. Membantu anak agar dapat membantu mengembangkan 
potensinya. 
3. Membantu anak untuk mengatasi kesulitan yang dihadapinya. 
4. Membantu menyiapkan perkembangan mental dan sosial anak 
untuk masuk lembaga pendidikan selanjutnya.
Ditinjau dari sudut orang tua kegiatan bimbingan dan 
konseling pada anak usia dini dapat dilakukan untuk 
Membantu orang 
tua untuk 
memahami, 
mengerti dan 
menerima anak 
sebagai individu 
Membantu 
orangtua dalam 
mengatasi 
gangguan emosi 
anak yang ada 
hubungannya 
dengan situasi 
keluarga dirumah 
Membantu orang 
tua dalam 
mengambil 
keputusan 
memilih sekolah 
bagi anaknya yang 
sesuai dengan 
taraf kemampuan 
kecerdasan, fisik 
dan inderanya 
Memberikan 
informasi kepada 
orang tua untuk 
memecahkan 
masalah 
kesehatan anak.
FUNGSI BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK 
ANAK USIA DINI 
Menurut depdikbud (1996:3) fungsi konseling anak usia dini 
ada 4 yaitu: 
Fungsi Pemahaman 
Fungsi Pencegahan 
Fungsi Perbaikan 
Fungsi Pemeliharaan dan Pengembangan
Fungsi 
Pemahaman 
Usaha bimbingan yang dilakukan guru/pendamping untuk menghasilkan pemahaman 
yang menyeluruh tentang aspek-aspek sebagai berikut : 
 Pemahaman diri anak didik terutama oleh orang tua dan guru 
Upaya bimbingan yang dilakukan pada pendidikan anak usia dini diharapkan mampu 
memberikan pemahaman tentang berbagai hal yang ada pada diri anak didik, karena setiap 
anak itu berbeda satu dengan yang lain. 
 Hambatan atau masalah-masalah yang dihadapi anak 
Bimbingan untuk anak usia dini berupaya untuk membantu anak mengurangi berbagai 
hambatan yang dihadapi. Dengan bimbingan, orang tua, guru dapat memiliki pemahaman 
tentang berbagai masalah yang dihadapi anak. 
 Lingkungan anak yang mencakup keluarga dan tempat belajar 
Lingkungan sekitar anak yaitu lingkungan keluarga dan tempat belajar anak merupakan 
lingkungan yang sehari-hari dimasuki anak. Upaya bimbingan untuk anak usia dini memberikan 
pemahaman tentang bagaimana kondisi lingkungan yang senantiasa dimasuki anak. 
 Lingkungan yang lebih luas diluar rumah dan diluar tempat belajar 
Mudahnya anak terpengaruh oleh hal-hal yang berkembang di masyarakat menjadi 
perhatian utama bimbingan anak usia dini. Dengan kegiatan bimbingan, guru dan orang tua 
dapat memiliki pemahaman tentang hal-hal yang terjadi dilingkungan masyarakat. 
 Cara-cara penyesuaian dan pengembangan diri 
Kemampuan menyesuaikan diri merupakan suatu aspek yang perlu dimiliki oleh anak 
usia dini. Upaya bimbingan pada pendidikan anak
Fungsi 
Pencegahan 
Bimbingan untuk anak usia dini berfungsi memberikan pencegahan 
terhadap berbagai kemungkinan yang dapat dialami anak selama 
proses perkembangan. Dalam pelaksanaan fungsi pencegahan, guru 
dapat melakukannya melalui berbagai teknik, diantaranya dengan home 
visit atau kunjungan rumah.
Fungsi 
Perbaikan 
Fungsi perbaikan ini diarahkan pada terselesaikannya 
berbagai hambatan atau kesulitan yang dihadapi anak didik. 
Apabila kesulitan anak dibiarkan maka anak akan lebih 
terganggu aktifitasnya dan akan mempengaruhi proses 
perkembangan selanjutnya. Upaya bimbingan juga diarahkan 
untuk memperbaiki berbagai hambatan/kesulitan yang 
dihadapi anak.
Fungsi 
Pemeliharaan 
Fungsi ini merupakan usaha bimbingan yang menghasilkan 
terpeliharanya dan berkembangnya berbagai potensi dan kondisi 
positif anak didik dalam rangka perkembangan dirinya secara 
mantap dan berkelanjutan. 
Bimbingan tidak hanya diarahkan pada upaya membantu 
mengurangi berbagai kesulitan yang dihadapi anak didik, tetapi 
upaya bimbingan juga berfungsi untuk senantiasa memelihara 
berbagai potensi dan kondisi yang baik yang sudah dimiliki anak 
upaya bimbingan dalam mengembangkan kemampuan anak harus 
berorientasi pada kemampuan yang dimiliki anak.
Ruang Lingkup BK AUD 
Bimbingan Pribadi- 
Sosial 
Bimbingan Belajar 
Bimbingan Karir
Bimbingan Pribadi dan 
Sosial 
Bimbingan ini dimaksudkan untuk mencapai tujuan dan tugas 
perkembangan pribadi sosial anak dalam mewujudkan pribadi yang mampu 
menyesuaikan diri dan bersosialisasi dengan lingkungan secara baik. Bimbingan 
pribadi-sosial diberikan dengan cara menciptakan lingkungan yang kondusif, 
interaksi pendidikan yang akrab, dan mengembangkan sistem pemahaman diri. 
Pada kegiatan pendidikan anak usia dini, anak-anak yang memiliki 
kemampuan sosial pribadi yang baik biasanya terefleksi dalam kemampuan anak 
untuk melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut : 
Kemampuan 
berempati 
pada teman-temannya. 
Mengorganis 
asi teman-temannya 
untuk 
melakukan 
tugas 
Mampu 
mengenali 
dan membaca 
pikiran orang 
lain 
Memiliki 
banyak 
teman dan 
mampu 
menjalin 
hubungan 
dengan 
teman-temannya 
Cenderung 
mudah 
memahami 
perasaan 
orang lain 
Sering 
menjadi 
pemimpin 
diantara 
teman-temanya
Bimbingan Belajar 
Merupakan bimbingan yang diarahkan untuk membantu para anak dalam 
menghadapi dan memecahkan masalah-masalah serta mencapai tujuan dan 
tugas pengembangan pendidikan melalui kegiatan bermain sambil belajar yang 
mencakup pengembangan kemampuan dasar dan pembentukan perilaku. 
Bimbingan belajar dilakukan dengan cara mengembangkan suasana kelas 
yang kondusif agar terhindar dari kesulitan belajar. Dalam bimbingan belajar para 
guru berupaya memfasilitasi individu dalam mencapai tujuan akademik yang 
diharapkan dengan berbagai cara, misalnya membantu mengembangkan 
kreativitas pada anak melalui kegiatan bermain konstruktif.
Bimbingan Karier 
Bimbingan yang membantu anak dalam perencanaan, pengembangan dan 
pemecahan masalah-masalah karier, seperti pemahaman terhadap jabatan dan 
tugas-tugas kerja, pemahaman kondisi dan kemampuan diri, dan pemahaman 
kondisi lingkungan. Jadi bimbingan karier merupakan upaya bantuan terhadap 
anak agar dapat mengenal dan memahami dirinya, mengenal dunia kerjanya, 
mengembangkan masa depannya yang sesuai dengan kehidupan yang 
diharapkan dan anak mampu menentukan/mengambil keputusan secara 
tepat dan bertanggung jawab.
Kesimpulan

Hakikat BK

  • 1.
    HAKIKAT BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK ANAK USIA DINI Disusun Oleh : Arum Sulistia N (K8113011) Dana Paramitha D.N (K8113017) Galuh Kharisma Putri(K8113032)
  • 2.
    PENGERTIAN BIMBINGAN DAN KONSELING PADA ANAK USIA DINI Shertzer dan Stone (1971: 40), mengartikan bimbingan sebagai “a process of helping an individual to understand himself and his world ” Crow and Crow(M. Surya, 1988:45) bimbingan diartikan sebagai bantuan yang diberikan seseorang baik pria maupun wanita yang memiliki pribadi yang baik dan pendidikan yang memadai kepada seorang individu dari setiap usia untuk menolongnya, mengembangkan kegiatan-kegiatan hidupnya sendiri, membuat pilihan sendiri, dan memikul bebannya sendiri.
  • 3.
    Konseling adalah prosespemberian yang dilakukan melalui wawancara konseling seorang ahli kepada individu yang sedang mengalami suatu masalah, yang bermuara pada teratassinya masalah yang dihadapi oleh klien (Prayitno, 1997:106). Konseling merupakan upaya bantuan yang diberikan kepada seseoraang, supaya dia memperoleh konsep diri dan kepercayaan pada diri sendiri, memanfaatkannya untuk memperbaiki tingkah lakunya pada masa yang akan dating (Mungin Eddy Wibowo, 1986:39) Jadi bimbingan dan konseling pada anak usia dini dapat diartikan sebagai upaya bantuan yang dilakukan guru terhadap anak usia dini agar anak dapat tumbuh dan berkembangsecara optimal serta mampu mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapinya.
  • 4.
    PRINSIP BIMBINGAN DANKONSELING UNTUK ANAK USIA DINI Bimbingan bagian penting dari proses pendidikan Bimbingan diberikan kepada semua anak dan bukan hanya untuk anak yang menghadapi masalah Bimbingan merupakan proses yang menyatu dalam semua kegiatan pendidikan Bimbingan harus berpusat pada anak yang dibimbing Kegiatan bimbingan mencakup seluruh kemampuan perkembangan anak yang meliputi kemampuan Fisik-Motorik, Kecerdasan, Sosial-emosional Bimbingan harus dimulai dengan mengenal kebutuhan-kebutuhan yang dirasakan anak Bimbingan harus fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan serta perkembangan anak Dalam menyampaikan permasalahan anak kepada orang tua hendaknya menciptakan situasi aman dan menyenangkan Dalam melaksanakan kegiatan bimbingan hendaknya orang tua diikutsertakan agar mereka dapat mengikuti perkembangan dan memberikan bantuan kepada anaknya dirumah Bimbingan dilakukan seoptimal mungkin sesuai dengan kemampuan yang dimiliki guru sebagai pelaksana bimbingan Bimbingan harus diberikan secara berkelanjutan
  • 5.
    TUJUAN BIMBINGAN DANKONSELING UNTUK ANAK USIA DINI 1. Membantu anak lebih mengenal dirinya, kemampuannya sifatnya, kebiasaannya serta kesenangannya. 2. Membantu anak agar dapat membantu mengembangkan potensinya. 3. Membantu anak untuk mengatasi kesulitan yang dihadapinya. 4. Membantu menyiapkan perkembangan mental dan sosial anak untuk masuk lembaga pendidikan selanjutnya.
  • 6.
    Ditinjau dari sudutorang tua kegiatan bimbingan dan konseling pada anak usia dini dapat dilakukan untuk Membantu orang tua untuk memahami, mengerti dan menerima anak sebagai individu Membantu orangtua dalam mengatasi gangguan emosi anak yang ada hubungannya dengan situasi keluarga dirumah Membantu orang tua dalam mengambil keputusan memilih sekolah bagi anaknya yang sesuai dengan taraf kemampuan kecerdasan, fisik dan inderanya Memberikan informasi kepada orang tua untuk memecahkan masalah kesehatan anak.
  • 7.
    FUNGSI BIMBINGAN DANKONSELING UNTUK ANAK USIA DINI Menurut depdikbud (1996:3) fungsi konseling anak usia dini ada 4 yaitu: Fungsi Pemahaman Fungsi Pencegahan Fungsi Perbaikan Fungsi Pemeliharaan dan Pengembangan
  • 8.
    Fungsi Pemahaman Usahabimbingan yang dilakukan guru/pendamping untuk menghasilkan pemahaman yang menyeluruh tentang aspek-aspek sebagai berikut :  Pemahaman diri anak didik terutama oleh orang tua dan guru Upaya bimbingan yang dilakukan pada pendidikan anak usia dini diharapkan mampu memberikan pemahaman tentang berbagai hal yang ada pada diri anak didik, karena setiap anak itu berbeda satu dengan yang lain.  Hambatan atau masalah-masalah yang dihadapi anak Bimbingan untuk anak usia dini berupaya untuk membantu anak mengurangi berbagai hambatan yang dihadapi. Dengan bimbingan, orang tua, guru dapat memiliki pemahaman tentang berbagai masalah yang dihadapi anak.  Lingkungan anak yang mencakup keluarga dan tempat belajar Lingkungan sekitar anak yaitu lingkungan keluarga dan tempat belajar anak merupakan lingkungan yang sehari-hari dimasuki anak. Upaya bimbingan untuk anak usia dini memberikan pemahaman tentang bagaimana kondisi lingkungan yang senantiasa dimasuki anak.  Lingkungan yang lebih luas diluar rumah dan diluar tempat belajar Mudahnya anak terpengaruh oleh hal-hal yang berkembang di masyarakat menjadi perhatian utama bimbingan anak usia dini. Dengan kegiatan bimbingan, guru dan orang tua dapat memiliki pemahaman tentang hal-hal yang terjadi dilingkungan masyarakat.  Cara-cara penyesuaian dan pengembangan diri Kemampuan menyesuaikan diri merupakan suatu aspek yang perlu dimiliki oleh anak usia dini. Upaya bimbingan pada pendidikan anak
  • 9.
    Fungsi Pencegahan Bimbinganuntuk anak usia dini berfungsi memberikan pencegahan terhadap berbagai kemungkinan yang dapat dialami anak selama proses perkembangan. Dalam pelaksanaan fungsi pencegahan, guru dapat melakukannya melalui berbagai teknik, diantaranya dengan home visit atau kunjungan rumah.
  • 10.
    Fungsi Perbaikan Fungsiperbaikan ini diarahkan pada terselesaikannya berbagai hambatan atau kesulitan yang dihadapi anak didik. Apabila kesulitan anak dibiarkan maka anak akan lebih terganggu aktifitasnya dan akan mempengaruhi proses perkembangan selanjutnya. Upaya bimbingan juga diarahkan untuk memperbaiki berbagai hambatan/kesulitan yang dihadapi anak.
  • 11.
    Fungsi Pemeliharaan Fungsiini merupakan usaha bimbingan yang menghasilkan terpeliharanya dan berkembangnya berbagai potensi dan kondisi positif anak didik dalam rangka perkembangan dirinya secara mantap dan berkelanjutan. Bimbingan tidak hanya diarahkan pada upaya membantu mengurangi berbagai kesulitan yang dihadapi anak didik, tetapi upaya bimbingan juga berfungsi untuk senantiasa memelihara berbagai potensi dan kondisi yang baik yang sudah dimiliki anak upaya bimbingan dalam mengembangkan kemampuan anak harus berorientasi pada kemampuan yang dimiliki anak.
  • 12.
    Ruang Lingkup BKAUD Bimbingan Pribadi- Sosial Bimbingan Belajar Bimbingan Karir
  • 13.
    Bimbingan Pribadi dan Sosial Bimbingan ini dimaksudkan untuk mencapai tujuan dan tugas perkembangan pribadi sosial anak dalam mewujudkan pribadi yang mampu menyesuaikan diri dan bersosialisasi dengan lingkungan secara baik. Bimbingan pribadi-sosial diberikan dengan cara menciptakan lingkungan yang kondusif, interaksi pendidikan yang akrab, dan mengembangkan sistem pemahaman diri. Pada kegiatan pendidikan anak usia dini, anak-anak yang memiliki kemampuan sosial pribadi yang baik biasanya terefleksi dalam kemampuan anak untuk melakukan kegiatan-kegiatan sebagai berikut : Kemampuan berempati pada teman-temannya. Mengorganis asi teman-temannya untuk melakukan tugas Mampu mengenali dan membaca pikiran orang lain Memiliki banyak teman dan mampu menjalin hubungan dengan teman-temannya Cenderung mudah memahami perasaan orang lain Sering menjadi pemimpin diantara teman-temanya
  • 14.
    Bimbingan Belajar Merupakanbimbingan yang diarahkan untuk membantu para anak dalam menghadapi dan memecahkan masalah-masalah serta mencapai tujuan dan tugas pengembangan pendidikan melalui kegiatan bermain sambil belajar yang mencakup pengembangan kemampuan dasar dan pembentukan perilaku. Bimbingan belajar dilakukan dengan cara mengembangkan suasana kelas yang kondusif agar terhindar dari kesulitan belajar. Dalam bimbingan belajar para guru berupaya memfasilitasi individu dalam mencapai tujuan akademik yang diharapkan dengan berbagai cara, misalnya membantu mengembangkan kreativitas pada anak melalui kegiatan bermain konstruktif.
  • 15.
    Bimbingan Karier Bimbinganyang membantu anak dalam perencanaan, pengembangan dan pemecahan masalah-masalah karier, seperti pemahaman terhadap jabatan dan tugas-tugas kerja, pemahaman kondisi dan kemampuan diri, dan pemahaman kondisi lingkungan. Jadi bimbingan karier merupakan upaya bantuan terhadap anak agar dapat mengenal dan memahami dirinya, mengenal dunia kerjanya, mengembangkan masa depannya yang sesuai dengan kehidupan yang diharapkan dan anak mampu menentukan/mengambil keputusan secara tepat dan bertanggung jawab.
  • 17.