ZOOLOGI
INVERTEBRATA
FILUM ECHINODERMATA
Siskha Noor Komala
HUBUNGAN KEKERABATAN
ECHINODERMATA DAN CHORDATA
KARAKTERISTIK UMUM
Memiliki duri yang berasal dari zat kapur.
Tidak memiliki segmen
Tidak memiliki kepala
Simetri bilateral (larva) dan simetri radial (dewasa)
Triploblastik selomata
Memiliki endoskeleton
Badan terbagi menjadi 5 belahan atau kelipatannya,
bulat, silindris atau bintang
Memiliki sistem tabung (ambulakral) sebagai saluran
air dan mengatur pergerakan
Sistem pencernaan sempurna
Tidak memiliki sistem ekskresi
KARAKTERISTIK UMUM
Sistem peredaran darah belum jelas
Sistem pernafasan dengan insang, atau papulae
(tonjolan rongga tubuh)
Selom mengandung sel amoebosit
Organ sensoris kurang berkembang
Sistem saraf berupa saraf cincin dan saraf radial
Sistem reproduksi secara seksual
Fertilisasi eksternal
Umumnya diocioes dan beberapa monocioes
Umumnya memiliki daya regenerasi yang tinggi
Habiat di air laut
PERKEMBANGAN EMBRIO ECHINODERMATA
KLASIFIKASI ECHINODERMATA
Echinodermata
Bentuk tubuh dan cara hidup
Sesil Bergerak bebas
Crinoidea Asteroidea Ophiuroidea Echinoidea Holothuroidea
Berdasarkan
Terdiri dari
KLASIFIKASI ECHINODERMATA
KELAS ASTEROIDEA (ASTER=BINTANG,
+ EIDOS=BENTUK)
Memiliki bentuk tubuh seperti bintang (5 lengan atau
kelipatannya
Bergerak bebas dengan kaki tabung
Terdiri dari bagian oral (mulut) dan aboral (anus)
Memiliki duri tumpul dan pendek pada tubuhnya
Memiliki sistem ambulakral yang membentuk kaki
Ujung kaki memiliki bintik mata
Terdapat pedicelaria (modifikasi duri kecil)
Terdapat lubang air dekat anus disebut madreporit
Memiliki saluran cincin dan saluran radial
KELAS ASTEROIDEA (ASTER=BINTANG,
+ EIDOS=BENTUK)
Setiap ujung lengan terdapat alat sensoris
Pada umumnya berwarna oranye, biru, ungu, hijau
atau gabungan warna tersebut
Organ tubuh bercabang ke seluruh lengan
Habitat di daerah pasang surut (pantai)
Sistem saraf terdiri dari saraf cincin, saraf lengan dan
saraf radial
Larva disebut bipinaria
Memiliki kemampuan regenerasi yang cepat
Memiliki kemampuan autotomi (memutuskan bagian
tubuh yang luka)
SISTEM AMBULAKRAL
STRUKTUR TUBUH ASTEROIDEA
SISTEM PENCERNAAN ASTEROIDEA
STRUKTUR TUBUH ASTEROIDEA
STRUKTUR TUBUH ASTEROIDEA
CONTOH SPESIES
Asterias forbesi Ctendodiscus crispatus
CONTOH SPESIES
Astropecten irregularis Astropecten irregularis
CONTOH SPESIES
Astropecten articulatus Astropecten bispinosus
CONTOH SPESIES
Astropecten polyacanthus Luidia clathrata
CONTOH SPESIES
Desmasterias imbricata Henricia sanguinolenta
CONTOH SPESIES
Solaster endeca Pisaster ochraceus
CONTOH SPESIES
Pisaster giganteus Leptasterias hexactis
CONTOH SPESIES
Crossaster paposus Oreaster occidentalis
KELAS OPHIUROIDEA (OPIS=ULAR,
OURA= EKOR + EIDOS=BENTUK)
Memiliki bentuk tubuh seperti bintang bersegi lima dengan
lengan yang panjang dan ramping serta fleksibel
Tidak memiliki pedicellaria
Bergerak bebas dengan mencambukkan kaki/lengannya
seperti ular
Kaki tabung tidak memiliki alat hisap dan tidak berfungsi
sebagai alat gerak, tapi sebagai alat sensoris dan respirasi
Kaki atau lengan berfungsi untuk menangkap dan
memasukkan makanan
Tidak memiliki anus
Memiliki gerakan paling cepat diantara kelas lain
KELAS OPHIUROIDEA (OPIS=ULAR, +
EIDOS=BENTUK)
Permukaan dorsal halus atau berduri tumpul
Mulut dan madreporit di bagian oral
Habitat di laut yang dangkal atau dalam
Menghasilkan larva mikroskopis yang disebut
pluteus
Umumnya bersembunyi di batu karang, rumput laut
atau mengubur diri di lumpur/pasir
Aktif di malam hari
Pemakan udang, kerang atau serpihan organisme lain
(sampah)
Memiliki daya regenerasi tinggi
STRUKTUR TUBUH OPHIUROIDEA
STRUKTUR TUBUH OPHIUROIDEA
CONTOH SPESIES
Ophiotrix fragilis Ophioderma brevispinum
CONTOH SPESIES
Gorgonocephalus sp Gorgonocephalus sp
CONTOH SPESIES
Ophiolepis superba Ophiolepis superba
CONTOH SPESIES
Ophiolepis cincta Asteronyx sp
KELAS ECHINOIDEA (ECHINOS=DURI, +
EIDOS=BENTUK)
Memiliki bentuk tubuh bulat atau oval tanpa lengan
Tubuh ditutupi oleh spina (duri) yang dapat
digerakkan
Tidak memiliki lengan
Memiliki pediselaria
Kaki ambulakral pendek diantara duri yang panjang
Kaki ambulakral terdapat pada bagian oral berfungsi
untuk menangkap dan mengangkut makanan
Terdapat lima buah gigi pada mulut
Ujung aboral terdapat anus, gonopor dan madreporit
KELAS ECHINOIDEA (ECHINOS=DURI, +
EIDOS=BENTUK)
Respirasi dengan 10 buah kantong di dekat mulut
Alat pencernaan khas yaitu lentera aristoteles
(tembolok kompleks) untuk mengambil makanan
Makanan berupa tumbuhan atau hewan yang mati
dan jatuh ke dasar laut
Organ sensori berupa kaki ambulakral, pediselaria
dan duri
Larva disebut pluteus
Bernafas dengan insang
Habitat di daerah pantai,dasar laut, lumpur dan muara
sungai
STRUKTUR TUBUH OPHIUROIDEA
STRUKTUR TUBUH OPHIUROIDEA
STRUKTUR TUBUH OPHIUROIDEA
CONTOH SPESIES
Arbacia punctulata Arbacia punctulata
CONTOH SPESIES
Diadema setosum Diadema setosum
CONTOH SPESIES
Echinocardium cordatum Echinus esculentus
CONTOH SPESIES
Heterocentrotus mammillatus Strongylocentrotus purpuratus
CONTOH SPESIES
Tripneustes gratilla Spatangus purpureus
KELAS HOLOTHUROIDEA
(HOLOTHURION=MENTIMUN LAUT, +
EIDOS=BENTUK)
Memiliki bentuk tubuh bulat memanjang dari
permukaan oral ke permukaan aboral
Memiliki warna tubuh yang beragam
Seperti buah timun
Memiliki tubuh yang lunak dan halus
Memiliki 10-30 buah tentakel pada bagian oral
Tidak memiliki lengan, pediselaria dan duri
Tubuh dilapisi kutikula tanpa silia
Bergerak bebas dengan kaki tabung dan kontraksi
otot sirkular dan longitudinal
KELAS HOLOTHUROIDEA
(HOLOTHURION=MENTIMUN LAUT, +
EIDOS=BENTUK)
Bernafas dengan tentakel, kaki tabung, atau pohon
respirasi
Sistem pencernaan berbentuk bulat panjang
Memiliki madreporit di dalam selom
Air keluar masuk melalui anus
Menghasilkan larva yang disebut larva aurikularia
Habitat di dasar laut yang dangkal, atau mengubur
diri dalam lumpur atau pasir
Tubuh akan mengerut jika mendapat gangguan
STRUKTUR TUBUH HOLOTHUROIDEA
STRUKTUR TUBUH HOLOTHUROIDEA
CONTOH SPESIES
Holothuria atra Holothuria atra
CONTOH SPESIES
Holothuria scabra Holothuria scabra
CONTOH SPESIES
Cucumaria frondosa Cucumaria frondosa
CONTOH SPESIES
Sticopus variegatus Holothuria edulis
CONTOH SPESIES
Sticopus hermani Bohadschia argus
CONTOH SPESIES
Chiridota sp Chiridota sp
KELAS CRINOIDEA (CRINON=LILI, +
EIDOS=BENTUK)
Memiliki bentuk tubuh mirip bunga atau tumbuhan
Sesil, menempel pada suatu substrat dengan cirri
Kelas paling primitif
Tidak memiliki duri
Memiliki tangkai atau tidak
Tubuh terdiri dari mangkuk disebut calyx, terdapat
mulut dan anus
Tidak memiliki madreporit, duri dan pediselaria
Pada oral atau mulut terdapat celah ambulakral
KELAS CRINOIDEA (CRINON=LILI, +
EIDOS=BENTUK)
Memiliki pinula atau lengan panjang seperti daun dan
berisi tentakel
Lengannya banyak mengelilingi bagian calyx
Anus berbentuk tabung
Hidup di pantai atau laut dengan kedalaman sampai
3.500 meter
Berwarna putih, kuning, hijau atau coklat
Fase larva disebut doliolaria
Pemakan cairan, zooplankton atau partikel makanan
Diocioes
STRUKTUR TUBUH
STRUKTUR TUBUH
CONTOH SPESIES
Antendon bifida Antendon bifida
CONTOH SPESIES
Metacrinus rotundus Neocomatella alata
CONTOH SPESIES
Holopus sp Holopus sp
CONTOH SPESIES
Oxycomanthus bennetti Oxycomanthus bennetti
CONTOH SPESIES
Oxycomanthus bennetti Ptilometra australis
PERBEDAAN KELAS ECHINODERMATA
Perbedaan Asteroidea Echinoidea Holothuroidea Ophiuroidea Crinoidea
Lengan 5 buah - - kelipatan 5 berupa pinula
Duri permukaan kulit,
pendek & tumpul
di cangkang,
panjang dan
tajam
- - -
Pediselaria ada ada - - -
Mulut ada ada ada ada ada
Anus ada ada ada - ada
Tentakel ada - ada - ada
Spesies Astropecten sp,
Asterias forbesi
Diadema sp,
Tripneustes sp
Cucumaria sp,
Thyone briareus
Ophiothrix sp Antedon tenella
PERANAN ECHINODERMATA
Peranan Menguntungkan
Sebagai pemakan detritus (sisa organisme mati) baik
sisa hewan atau tumbuhan
Membersihkan laut dari sampah organik yang
dihasilkan oleh organisme mati
Sebagai hiasan
Sebagai sumber makanan bagi manusia dan hewan
lainnya
Bahan penelitian mengenai fertilisasi dan
perkembangan awal. Para ilmuwan biologi sering
menggunakan gamet dan embrio landak laut
PERANAN ECHINODERMATA
Peranan Merugikan
• Dianggap merugikan oleh pembudidaya tiram mutiara
dan kerang laut karena bintang Echinodermata
merupakan predator hewan-hewan budidaya tersebut.
• Bulu babi dan landak laut bisa sangat merugikan bagi
para turis yang ingin menikmati olahraga air, karena
duri bulu babi dan landak laut yang beracun bisa
menyebabkan kematian jika tidak ditangani secara
cepat
• Juga ada diantara jenis bintang laut yang memakan
binatang karang sehingga banyak yang mati.

Filum echinodermata