Tugas ke : 3
Phylum : Coelenterata
Nama Spesies : Meandrina meandrites
Nama : Singgih Azwar Anas
NIM : A420130083
Kelompok : 5
GAMBAR SPESIES
Sumber:
1. Foto kenampakan Meandrina meandrites.
tipe brain, coralpedia.bio.warwick.ac.uk,
(diakses tanggal 23 November 2014).
2. Foto kenampakan Meandrina meandrites
tipe rose, www.shutterstock.com, (diakses
tanggal 23 November 2014).
KLASIFIKASI
Kingdom : Animalia
Phylum : Cnidaria
Class : Anthozoa
Subclass : Hexacorallia
Order : Madreporaria
Genus : Meandrina
Species : Meandrina meandrites
Sumber:
Animal Diversity Web Museum Of Zoology
University Of Michigan,
http://animaldiversity.ummz.umich.edu/accoun
ts/Meandrina_meandrites/classification/#Mean
drina_meandrites, (diakses tanggal 23 November
2014).
DESKRIPSI
Morfologi:
Meandrina meandrites termasuk kedalam phylum coelenterata karena tubuhnya
memiliki satu rongga yang berguna dalam proses pencernaan maupun respirasi. Hewan ini
termasuk zoophyt karena hidupnya yang menempel pada substrat serta bentuk bangunan
tubuhnya mirip dengan tumbuhan yang sebenarnya adalah hewan. Meandrina meandrites.
digolongkan dalam classis actinozoa/anthozoa, hal tersebut dikarenakan hewan tersebut
menyerupai bunga, siklus hidup hanya melakukan fase polip sehingga metagenesis dalam
bentuk medusa tidak ada. Sub classis hexacorallia pada Meandrina meandrites berarti
memiliki banyak tentakel, tentakel tersebut terletak pada mulut. Ciri-ciri lain dari adalah
sebagai berikut:
1. Hidup berkoloni, berbentuk seperti bunga.
2. Hidupnya melekat pada suatu substrat.
3. Skeleton tersusun dari bahan CaCO3.
4. Saat terlepas pada substrat atau mati, tekstur hewan ini menjadi sangat keras. Hal
tersebut dikarenakan tidak adanya pelarut CaCO3 seperti saat hewan ini masih
hidup. Pelarut yang dimaksdud adalah air garam saat hidup dilaut.
1
2
Substrat
Tentakel
Enteron
Ostium
5. Berbentuk mangkuk dan berlekuk atau beralur (tipe brain), dan seperti bunga yang
merekah(tipe rose).
6. Fase medusa tidak ada, hanya terdapat fase polip.
7. Gerakan cenderung pasif, tetapi aktif pada bagian tentakelnya yang selalu bergerak
sesuai arus air.
Karakteristik morfologi:
Tunas mereka tampak lembah berkelok-kelok. Koloni yang berwarna coklat
kekuningan dan memiliki maksimum diameter 15 mm. Mereka memiliki flabello pendek
meandroid dengan margin bergelombang lembah. Koloni dapat terdiri dari sebuah lembah
atau lembah yang memancar dari titik awal pertumbuhan. Septum-costae cenderung
sempurna bergantian.
Habitat dan ekologi:
Ditemukan di perairan jernih dan tenang. Ada dua variasi spesies ini memiliki hidup
bebas di dasar berpasir dan yang lainnya tetap pada substrat karang. Bentuk bebas perairan
dalam memiliki dimensi sumbu utama jauh lebih menonjol daripada sumbu minor dan septa
memiliki halus yang membentuk dangkal.
Reproduksi:
Reproduksi dapat terjadi dalam polip wanita, yang dirilis di dalam air siap untuk
menyelesaikan larva dan menghasilkan koloni baru, dan sel-sel ini dilepaskan ke laut dan
pembuahan terjadi di dalam air. Larva yang dihasilkan dari fertilisasi dalam kedua kasus
yang disebut planula. Memiliki reproduksi aseksual terjadi dengan pembagian sederhana
dari sebuah polip dalam dua tanpa pertemuan seks sel terjadi. Jenis hasil reproduksi dalam
pembentukan klon dari polip yang unik dan biasanya dilakukan koloni tumbuh dalam
ukuran dengan meningkatkan jumlah polip
Cara Makan:
Coelenterata hidup di perairan yang jernih yang mengandung partikel-pertikel
organik, plankton atau hewan-hewan kecil. Jika terdapat hewan kecil, misal jentik nyamuk
menempel pada tentakel dan menge-nai sel knidoblast, maka sel tersebut mengeluarkan
racun. Jentik akan lemas lalu tentakel membawanya ke mulut. Di bawah mulut terdapat
kerong-kongan pendek lalu masuk ke rongga gastrovaskuler untuk dicerna secara
ekstraseluler (luar sel). Sel-sel endoderma menyerap sari-sari makanan. Sisa-sisa makanan
akan dimuntahkan melalui mulut.
Kemanfaatan:
1. Merupakan pembentuk ekosistem terumbu karang yang menjadi habitat ikan dan
hewan laut lainnya. Ekosistem terumbu karang dapat dijadikan sebagai objek
wisata maritim dan berfungsi mencegah terjadinya erosi pantai.
2. Dapat digunakan sebagai hiasan akuarium.
3. Untuk melindungi pantai dari hantaman gelombang laut.
4. Tempat berkembangbiak berbagai jenis ikan.
5. Sebagai taman laut untuk rekreasi.
RUJUKAN
 Animal Diversity Web Museum Of Zoology University Of Michigan,
http://animaldiversity.ummz.umich.edu/accounts/Meandrina_meandrites/classificatio
n/#Meandrina_meandrites, (diakses tanggal 23 November 2014).
 Foto kenampakan Meandrina meandrites. tipe brain, coralpedia.bio.warwick.ac.uk,
(diakses tanggal 23 November 2014).
 Foto kenampakan Meandrina meandrites. tipe rose, www.shutterstock.com, (diakses
tanggal 23 November 2014).
 Rahayu, T., Astuti, Dwi S., Agustina, P.2014. Modul Praktikum Sistematika Hewan
Invertebrata. Laboratorium Biologi FKIP UMS.
 Aronson, R., Bruckner, A., Moore, J., Precht, B. & E. Weil 2008. Meandrinameandrites.The
IUCN Red List of Threatened Species. Version 2014.3, (diakses dan diunduh tanggal 08
November 2014).
 Kemanfaatan Coelenterata Secara Umum, http://www.sridianti.com/peranan-
coelenterata-dalam-kehidupan-manusia.html, (diakses tanggal 13 Desember 2014).

Coelenterata meandrina meandrites

  • 1.
    Tugas ke :3 Phylum : Coelenterata Nama Spesies : Meandrina meandrites Nama : Singgih Azwar Anas NIM : A420130083 Kelompok : 5 GAMBAR SPESIES Sumber: 1. Foto kenampakan Meandrina meandrites. tipe brain, coralpedia.bio.warwick.ac.uk, (diakses tanggal 23 November 2014). 2. Foto kenampakan Meandrina meandrites tipe rose, www.shutterstock.com, (diakses tanggal 23 November 2014). KLASIFIKASI Kingdom : Animalia Phylum : Cnidaria Class : Anthozoa Subclass : Hexacorallia Order : Madreporaria Genus : Meandrina Species : Meandrina meandrites Sumber: Animal Diversity Web Museum Of Zoology University Of Michigan, http://animaldiversity.ummz.umich.edu/accoun ts/Meandrina_meandrites/classification/#Mean drina_meandrites, (diakses tanggal 23 November 2014). DESKRIPSI Morfologi: Meandrina meandrites termasuk kedalam phylum coelenterata karena tubuhnya memiliki satu rongga yang berguna dalam proses pencernaan maupun respirasi. Hewan ini termasuk zoophyt karena hidupnya yang menempel pada substrat serta bentuk bangunan tubuhnya mirip dengan tumbuhan yang sebenarnya adalah hewan. Meandrina meandrites. digolongkan dalam classis actinozoa/anthozoa, hal tersebut dikarenakan hewan tersebut menyerupai bunga, siklus hidup hanya melakukan fase polip sehingga metagenesis dalam bentuk medusa tidak ada. Sub classis hexacorallia pada Meandrina meandrites berarti memiliki banyak tentakel, tentakel tersebut terletak pada mulut. Ciri-ciri lain dari adalah sebagai berikut: 1. Hidup berkoloni, berbentuk seperti bunga. 2. Hidupnya melekat pada suatu substrat. 3. Skeleton tersusun dari bahan CaCO3. 4. Saat terlepas pada substrat atau mati, tekstur hewan ini menjadi sangat keras. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya pelarut CaCO3 seperti saat hewan ini masih hidup. Pelarut yang dimaksdud adalah air garam saat hidup dilaut. 1 2 Substrat Tentakel Enteron Ostium
  • 2.
    5. Berbentuk mangkukdan berlekuk atau beralur (tipe brain), dan seperti bunga yang merekah(tipe rose). 6. Fase medusa tidak ada, hanya terdapat fase polip. 7. Gerakan cenderung pasif, tetapi aktif pada bagian tentakelnya yang selalu bergerak sesuai arus air. Karakteristik morfologi: Tunas mereka tampak lembah berkelok-kelok. Koloni yang berwarna coklat kekuningan dan memiliki maksimum diameter 15 mm. Mereka memiliki flabello pendek meandroid dengan margin bergelombang lembah. Koloni dapat terdiri dari sebuah lembah atau lembah yang memancar dari titik awal pertumbuhan. Septum-costae cenderung sempurna bergantian. Habitat dan ekologi: Ditemukan di perairan jernih dan tenang. Ada dua variasi spesies ini memiliki hidup bebas di dasar berpasir dan yang lainnya tetap pada substrat karang. Bentuk bebas perairan dalam memiliki dimensi sumbu utama jauh lebih menonjol daripada sumbu minor dan septa memiliki halus yang membentuk dangkal. Reproduksi: Reproduksi dapat terjadi dalam polip wanita, yang dirilis di dalam air siap untuk menyelesaikan larva dan menghasilkan koloni baru, dan sel-sel ini dilepaskan ke laut dan pembuahan terjadi di dalam air. Larva yang dihasilkan dari fertilisasi dalam kedua kasus yang disebut planula. Memiliki reproduksi aseksual terjadi dengan pembagian sederhana dari sebuah polip dalam dua tanpa pertemuan seks sel terjadi. Jenis hasil reproduksi dalam pembentukan klon dari polip yang unik dan biasanya dilakukan koloni tumbuh dalam ukuran dengan meningkatkan jumlah polip Cara Makan: Coelenterata hidup di perairan yang jernih yang mengandung partikel-pertikel organik, plankton atau hewan-hewan kecil. Jika terdapat hewan kecil, misal jentik nyamuk menempel pada tentakel dan menge-nai sel knidoblast, maka sel tersebut mengeluarkan racun. Jentik akan lemas lalu tentakel membawanya ke mulut. Di bawah mulut terdapat kerong-kongan pendek lalu masuk ke rongga gastrovaskuler untuk dicerna secara ekstraseluler (luar sel). Sel-sel endoderma menyerap sari-sari makanan. Sisa-sisa makanan akan dimuntahkan melalui mulut. Kemanfaatan: 1. Merupakan pembentuk ekosistem terumbu karang yang menjadi habitat ikan dan hewan laut lainnya. Ekosistem terumbu karang dapat dijadikan sebagai objek wisata maritim dan berfungsi mencegah terjadinya erosi pantai. 2. Dapat digunakan sebagai hiasan akuarium. 3. Untuk melindungi pantai dari hantaman gelombang laut. 4. Tempat berkembangbiak berbagai jenis ikan. 5. Sebagai taman laut untuk rekreasi.
  • 3.
    RUJUKAN  Animal DiversityWeb Museum Of Zoology University Of Michigan, http://animaldiversity.ummz.umich.edu/accounts/Meandrina_meandrites/classificatio n/#Meandrina_meandrites, (diakses tanggal 23 November 2014).  Foto kenampakan Meandrina meandrites. tipe brain, coralpedia.bio.warwick.ac.uk, (diakses tanggal 23 November 2014).  Foto kenampakan Meandrina meandrites. tipe rose, www.shutterstock.com, (diakses tanggal 23 November 2014).  Rahayu, T., Astuti, Dwi S., Agustina, P.2014. Modul Praktikum Sistematika Hewan Invertebrata. Laboratorium Biologi FKIP UMS.  Aronson, R., Bruckner, A., Moore, J., Precht, B. & E. Weil 2008. Meandrinameandrites.The IUCN Red List of Threatened Species. Version 2014.3, (diakses dan diunduh tanggal 08 November 2014).  Kemanfaatan Coelenterata Secara Umum, http://www.sridianti.com/peranan- coelenterata-dalam-kehidupan-manusia.html, (diakses tanggal 13 Desember 2014).