Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Paparan penyusunan soal HOTS

3,974 views

Published on

Di SMPN 6, disampaikan oleh Ibu Noor Arifah

Published in: Education
  • Be the first to comment

Paparan penyusunan soal HOTS

  1. 1. LOGOwww.themegallery.com Oleh : Team Pengawas SMP Disdik Kota Bekasi Penulisan Soal Hots Guru-guru se SR.04 SMP Kota Bekasi, tanggal 19 -20 Februari 2019 1
  2. 2. Contents 2 E. Simulasi Pembuatan Soal D. Kisi-kisi UN C. Soal HOTS A. Dasar Hukum B. Materi Esensial UN Th.2019 F. Teknis Pembuatan Kisi dan Soal
  3. 3. A. DASAR HUKUM 1. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen 3. Peraturan Pemerintah Nomor: 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, di sempurnakan PP No. 32 Th. 2013 → PP No. 13 Th. 2015 6. Permen Dikbud Nomor 20 Tahun 2016 tentang SKL 7. Permen Dikbud Nomor 21 Tahun 2016 tentang Standar Isi 8. Permen Dikbud Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses 9. Permen Dikbud Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian 10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan dan Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah. 11. Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor: 0047/P/BSNP/XI/2018 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2018/2019.
  4. 4. MATERI UN TAHUN 2019 IRISAN KURIKULUM SKL Kur.2006 SKL Kur.2013 B. MATERI ESENSIAL 4
  5. 5. SK & KD Kur.2006 KI & KD Kur.2013 MATERI IRISAN UN 2017 KISI UN 2019 MATERI ESENSIAL UN 2018 5
  6. 6. C. SOAL HOTS 6
  7. 7. LOGOwww.themegallery.com Mengapa perlu memasukkan ketrampilan bernalar tinggi (HOTS) dalam kegiatan kelas ? Memperbaiki kinerja siswa Pemecahan masalah Program dan ketrampilan HOTS di sekolah Meningkatkan Ketrampilan berpikir siswa 7
  8. 8. LOGOwww.themegallery.com MENGINGAT : - Apa nama benda ini ? - Apa kegunaannya? 8
  9. 9. LOGOwww.themegallery.com MEMAHAMI : - Berapa banyak macam-macam lampu? - Mengapa lampu dapat menyala? - Apa yang diperlukan agar lampu dapat menyala? 9
  10. 10. LOGOwww.themegallery.com MENERAPKAN /APLIKASI : - Bagaimana cara menyalakan lampu listrik? - Bagaimana cara menyalakan lampu senter? 10
  11. 11. LOGOwww.themegallery.com MENGANALISIS: - Mengapa jika bohlam yang dipasang dayanya kecil , lampu lebih redup? - Mengapa jika baterai dipasang terbalik lampu senter tidak menyala?? 11
  12. 12. LOGOwww.themegallery.com EVALUASI : - Supaya cahaya lampu tidak menyilaukan, apa yang harus dilakukan? KREASI - Lampu warna apa yang disukai nyamuk? 12
  13. 13. LEVEL OF THINKINGS Recall Basic Critical Creative 13
  14. 14. Tingkat berfikir paling rendah adalah keterampilan menghafal (recall thinking) yang terdiri atas keterampilan yang hampir otomatis atau refleksif, misalnya fakta dasar aritmatik seperti 3 x 4 = 12, 5 + 4 = 9 atau bahkan mengingat alamat atau nomor HP seseorang. Pada kelas-kelas awal siswa berusaha keras untuk menghafal fakta-fakta ini. Recall Thinking 14
  15. 15. Level berfikir selanjutnya adalah keterampilan dasar (basic thinking). Meliputi memahami konsep-konsep seperti penjumlahan, pengurangan dan sebagainya termasuk aplikasinya dalam soal-soal. Contoh dari konsep perkalian adalah mencari harga total 12 kilogram beras bila harga perkilonya adalah Rp 6.350. Basic Thinking 15
  16. 16. Berfikir kritis adalah berfikir yang memeriksa, menghubungkan, dan mengevaluasi semua aspek dari situasi atau masalah. Termasuk di dalamnya mengumpulkan, mengorganisir, mengingat, dan menganalisa informasi. Berfikir kritis termasuk kemampuan membaca dengan pemahaman dan mengidentifikasi materi yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan. Ini juga berarti mampu menarik kesimpulan dari data yang diberikan dan mampu menentukan ketidak konsistenan dan pertentangan dalam sekelompok data. Berfikir kritis adalah analitis dan refleksif. Critical Thinking 16
  17. 17. Creative Thinking Berfikir kreatif sifatnya orisinil dan reflektif. Hasil dari keterampilan berfikir ini adalah sesuatu yang kompleks. Kegiatan yang dilakukan di antaranya menyatukan ide, menciptakan ide baru, dan menentukan efektifitasnya. Berfikir kreatif meliputi juga kemampuan menarik kesimpulan yang biasanya menelorkan hasil akhir yang baru. 17
  18. 18. o Transfer satu konsep ke konsep lainnya. o Memproses dan menerapkan informasi. o Mencari kaitan dari berbagai informasi yang berbeda-beda. o Menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah. o Menelaah ide dan informasi secara kritis. Apakah Higher-Order Thinking? design by Edu18
  19. 19. ‘Difficulty’ is NOT same as higher-order thinking. Mengetahui arti dari kata yang jarang digunakan mungkin sulit, tetapi ini bukanlah Higher-Order Thinking kecuali melibatkan proses bernalar (seperti mencari arti dari konteks/stimulus). 19
  20. 20. Taksonomi Bloom LOTS ke HOTS EVALUASI SINTESIS ANALISIS APLIKASI PEMAHAMAN ‘ PENGETAHUAN HOTSLOT S MENCIPTA MENG EVALUASI MENG ANALISIS MENERAPKAN HOT MEMAHAMI ‘ MENGINGAT 20
  21. 21. Proses Kognitif Bloom (Anderson & Krathwohl, 2001) Proses Kognitif Definisi Ingatan Mengambil pengetahuan yang relevan dari ingatan jangka-panjang Pemahaman Membangun arti dari proses pembelajaran, termasuk komunikasi lisan, tertulis, dan gambar Aplikasi Melakukan atau menggunakan prosedur di dalam situasi yang tidak biasa Analisis Memecah materi ke dalam bagian-bagiannya dan menentukan bagaimana bagian-bagian itu terhubungkan antarbagian dan ke struktur atau tujuan keseluruhan Evaluasi Membuat pertimbangan berdasarkan kriteria atau standar Kreasi Menempatkan unsur-unsur secara bersama-sama untuk membentuk keseluruhan secara koheren atau fungsional; menyusun kembali unsur-unsur ke dalam pola atau struktur baru 21
  22. 22. Menganalisis Menggunakan keterampilan yang telah dipelajarinya terhadap suatu informasi yang belum diketahuinya dalam mengelompokkan informasi, menentukan keterhubungan antara satu kelompok/informasi atau menguraikan suatu materi menjadi komponen-komponen yang lebih jelas. Contoh Kemampuan mengelompokkan benda berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri- cirinya, memberi nama bagi kelompok tersebut, menentukan apakah satu kelompok sejajar/lebih tinggi/lebih luas dari yang lain, menentukan mana yang lebih dulu dan mana yang belakangan muncul, menentukan mana yang memberikan pengaruh dan mana yang menerima pengaruh, menemukan keterkaitan antara fakta dengan kesimpulan, menentukan konsistensi antara apa yang dikemukakan di bagian awal dengan bagian berikutnya, menemukan pikiran pokok penulis/pembicara/ nara sumber, menemukan kesamaan dalam alur berpikir antara satu karya dengan karya lainnya, dan sebagainya Higher-Order Thinking Skillss design by Edu 22
  23. 23. Mengevaluasi Kemampuan menilai suatu benda atau informasi berdasarkan suatu kriteria(menilai suatu ide, kreasi, cara, atau metode). Contoh Kemampuan menilai apakah informasi yang diberikan berguna, apakah suatu informasi/benda menarik/ menyenangkan bagi dirinya, adakah penyimpangan dari kriteria suatu pekerjaan/keputusan/peraturan, memberikan pertimbangan alternatif mana yang harus dipilih berdasarkan kriteria, menilai benar/salah/bagus/jelek dan sebagainya suatu hasil kerja berdasarkan kriteria. Higher-Order Thinking Skillss design by Edu 23
  24. 24. Mencipta Membuat sesuatu yang baru dari apa yang sudah ada sehingga hasil tersebut merupakan satu kesatuan utuh dan berbeda dari komponen yang digunakan untuk membentuknya Contoh Kemampuan membuat suatu cerita/tulisan dari berbagai sumber yang dibacanya, membuat suatu benda dari bahan yang tersedia, mengembangkan fungsi baru dari suatu benda, mengembangkan berbagai bentuk kreativitas lainnya. Higher-Order Thinking Skillss design by Edu 24
  25. 25. design by Edu Kemampuan berpikir yang tidak sekadar mengingat (recall), menyatakan kembali (restate), atau merujuk tanpa melakukan pengolahan (recite) Soal-soal HOTS mengukur kemampuan: 1) transfer satu konsep ke konsep lainnya; 2) memproses dan menerapkan informasi; 3) mencari kaitan dari berbagai informasi yang berbeda- beda; 4) menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah; 5) menelaah ide dan informasi secara kritis. 25
  26. 26. Karakteristik HOTS design by Edu 1. Mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi (C4, C5, atau C6); Ciri-ciri berpikir tingkat tinggi, kemampuan: – menemukan – menganalisis – menciptakan metode baru – merefleksi – memprediksi – berargumen – mengambil keputusan yang tepat 2. Kontekstual (berbasis kasus); 3. Stimulus menarik (trending topic); 4. Tidak rutin. 26
  27. 27. Dimensi Pengetahuan design by Edu 1. Faktual: simbol, lambang, nama orang, pristiwa sejarah, dll. 2. Konseptual: pengertian, konsep, rumus, definisi 3. Prosedural: teknik, cara, algoritma, langkah-langkah, prosedur. 4. Metakognitif: kemampuan menggunakan ketiga dimensi sebelumnya. 27
  28. 28. Langkah-langkah Menyusun Soal HOTS design by Edu 1. Menganalisis KD yang dapat dibuatkan soal HOTS. 2. Menyusun kisi-kisi soal. 3. Memilih stimulus yang menarik dan kontekstual; 4. Menulis butir pertanyaan sesuai dengan kisi-kisi soal. Butir-butir pertanyaan ditulis agar sesuai dengan kaidah penulisan butir soal. 5. Membuat pedoman penskoran atau kunci jawaban. 28
  29. 29. design by Edu a. Pilihlah beberapa informasi dapat berupa gambar, grafik, tabel, wacana, dll yang memiliki keterkaitan dalam sebuah kasus. b. Stimulus hendaknya menuntut kemampuan menginterpretasi, mencari hubungan, menganalisis, menyimpulkan, atau menciptakan. c. Pilihlah kasus/permasalahan konstekstual dan menarik (terkini) memotivasi peserta didik untuk membaca. Pengecualian untuk mapel Bahasa, Sejarah boleh tidak kontekstual. d. Terkait langsung dengan pertanyaan (pokok soal), berfungsi. 29
  30. 30. design by Edu30
  31. 31. LEVEL 1: Peserta didik memiliki kemampuan standar minimum dalam menguasai pelajaran (Knowing) LEVEL 2: Peserta didik memiliki kemampuan aplikatif (Applying) LEVEL 3: Peserta didik memiliki kemampuan penalaran dan logika (Reasoning). Standar Level Kognitif/Kemampuan di Indonesia design by Edu31
  32. 32. LOGOwww.themegallery.com No. Level Kognitif Karakteristik Soal 1. Pengetahuan dan Pemahaman (level 1) Mengukur pengetahuan faktual, konsep, dan prosedural. 2. Aplikasi (level 2)  Menggunakan pengetahuan faktual, konsep, dan prosedural tertentu pada konsep lain dalam mapel yang sama atau mapel lainnya;  Menggunakan pengetahuan faktual, konsep, dan prosedural tertentu untuk menyelesaikan masalah kontekstual (situasi lain). 3. Penalaran (level 3) Menggunakan penalaran dan logika untuk:  Mengambil keputusan (evaluasi)  Memprediksi & Refleksi  Menyusun strategi baru untuk memecahkan masalah design by Edu 32
  33. 33.  Dapat memperlihatkan ingatan dan pemahaman dasar terhadap materi pelajaran dan dapat membuat generalisasi yang sederhana.  Dapat memperlihatkan tingkatan dasar dalam pemecahan masalah dalam pembelajaran, paling tidak dengan satu cara.  Dapat memperlihatkan pemahaman dasar terhadap grafik-grafik, label-label, dan materi visual lainnya.  Dapat mengkomunikasikan fakta-fakta dasar dengan menggunakan terminologi yang sederhana. LEVEL 1: design by Edu33
  34. 34. Pengetahuan (C-1) Pemahaman (C-2) Mengutip Menambah Menyebutkan Memperkirakan Menjelaskan Menjelaskan Menggambar Mengkategorikan Membilang Mencirikan Mengidentifikasi Merinci Mendaftar Mengasosiasikan Menunjukkan Membandingkan Memberi label Menghitung Membuat index Mengkontraskan Memasangkan Mengubah Menemukan Menunjukkan Mempertahankan Menamai Menguraikan Membuat kerangka Menjalin Menandai Membedakan Membaca Mendiskusikan Menyadari Mengunggulkan Menghapal Menggali L e v e l 1design by Edu34
  35. 35.  Dapat memperlihatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap materi pelajaran dan dapat mengaplikasikan gagasan-gagasan dan konsep- konsep dalam konteks tertentu.  Dapat menginterpretasi dan menganalisis informasi dan data.  Dapat memecahkan masalah-masalah rutin dalam pelajaran.  Dapat menginterpretasi grafik-grafik, tabel-tabel, dan materi visual lainnya.  Dapat mengkomunikasikan dengan jelas dan terorganisir penggunaan terminologi. LEVEL 2: design by Edu35
  36. 36. Penerapan (Aplikasi) (C-3) Memerlukan Menyesuaikan Mengalokasikan Mengurutkan Menerapkan Menentukan Menugaskan Memperoleh Mencegah Mencanangkan Mengkalkulasi Menangkap Memodifikasi Mengklasifikasikan Melengkapi Menghitung Membangun Membiasakan L e v e l 2design by Edu36
  37. 37.  Dapat memperlihatkan pengetahuan dan pemahaman yang luas terhadap materi pelajaran dan dapat menerapkan gagasan-gagasan dan konsep-konsep dalam situasi yang familiar, maupun dengan cara yang berbeda.  Dapat menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi gagasan-gagasan dan informasi yang faktual.  Dapat menjelaskan hubungan konseptual dan informasi yang faktual  Dapat menginterpretasi dan menjelaskan gagasan-gagasan yang kompleks dalam pelajaran.  Dapat mengekspresikan gagasan-gagasan nyata dan akurat dengan menggunakan terminologi yang benar.  Dapat memecahkan masalah dengan berbagai cara dan melibatkan banyak variabel.  Dapat mendemonstrasikan pemikiran-pemikiran yang original. LEVEL 3: design by Edu37
  38. 38. Analisis (C-4) Sintesis (C-5) Penilaian (C-6) Menganalisis Mengabstraksi Mempertimbangkan Mengaudit/memeriksa Menganimasi Menilai Membuat blueprint Mengatur Membandingkan Membuat garis besar Mengumpulkan Menyimpulkan Memecahkan Mendanai Mengkontraskan Mengkarakteristikkan Mengkategorikan Mengarahkan Membuat dasar pengelompokkan Mengkode Mengkritik Merasionalkan Mengkombinasikan Menimbang Menegaskan Menyusun Mempertahankan Membuat dasar pengkontras Mengarang Memutuskan Mengkorelasikan Membangun Memisahkan Mendeteksi Menanggulangi Memprediksi Mendiagnosis Menghubungkan Menilai Mendiagramkan Menciptakan Memperjelas Mendiversifikasikan Mengkreasikan Merangking Menyeleksi Mengkoreksi Menugaskan Memerinci ke bagaian- bagian Memotret Menafsirkan Menominasikan Merancang Memberi pertimbangan L e v e l 3design by Edu38
  39. 39. Bentuk Soal HOT Ujian yang difokuskan pada ‘higher-order thinking’ meliputi:  Pertanyaan dan jawaban  Eksplorasi dan analisis  Penalaran informasi bukan ingatan  Menilai, mengkritisi, dan menginterpretasi design by Edu39
  40. 40. Bentuk Soal HOT HOT dapat diukur dengan soal dalam bentuk :  Pilihan ganda  Menjodohkan  Isian singkat  Uraian  Unjuk kerja  Portofolio 40 design by Edu
  41. 41. BAGAIMANA MENYUSUN SOAL Higher Order Thinking Skils 41  HOT memberi penekanan lebih pada proses:  Mentransfer fakta dari satu konteks ke konteks lain.  Memilih, memproses, dan menerapkan informasi.  Melihat keterkaitan antara beberapa informasi yang berbeda.  Menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah.  Menguji informasi dan gagasan secara kritis. design by Edu
  42. 42. Soal HOT pada Bentuk Pilihan Ganda / Uraian 42 By RRH  Diberikan stimulus , dapat berupa wacana, ilustrasi, gambar, tabel data, grafik, informasi, diagram dan lain-lain .  Stimulus sangat dianjurkan diambil dari konteks dunia nyata / kehidupan sehari-hari  Pertanyaan yang diberikan menuntut proses berpikir secara kritis, logis, metakognisi, dan kreatif.  Tetap berlaku kaidah-kaidah penulisan soal Pilihan Ganda / Uraian design by Edu
  43. 43. A •Materi B •Konstruksi C •Bahasa Kaidah Penulisan Soal Bentuk PG design by Edu 43
  44. 44. Materi 1. Soal harus sesuai dengan indikator. 2. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi. 3. Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar atau yang paling benar. design by Edu 44
  45. 45. Konstruksi 1. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas. 2. Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan yang diperlukan saja. 3. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban benar. 4. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda. design by Edu 45
  46. 46. 5. Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama. 6. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan, “Semua pilihan jawaban di atas salah” atau “Semua pilihan jawaban di atas benar”. 7. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka tersebut atau kronologisnya. Konstruksi design by Edu 46
  47. 47. 8. Gambar, grafik, tabel, diagram, dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi. 9. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya. Konstruksi design by Edu 47
  48. 48. Bahasa 1. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia. 2. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional. 3. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang komunikatif. 4. Setiap pilihan jawaban jangan mengulang kata atau frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. design by Edu 48
  49. 49. Soal tanpa pesan SARA, “KOMERSIAL”, KEKERASAN, PORNOGRAFI, POLITIK, TIDAK ETIS design by Edu 49
  50. 50. Sesuai dengan situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari (Autentik). Hersh, S. B., & Sears, S. J. (2001). Contextual teaching and learning: An overview of the project. In Contextual teaching and learning: Preparing teachers to enhance student success in the workplace and beyond, 376, pp. 1-19. Ohio: ERIC Clearinghouse Ruang lingkup stimulus/konteks: personal, sosial, nasional, dan global, seperti:  kesehatan  pendidikan/moral  pekerjaan  sumber daya alam  lingkungan hidup  bencana alam  pemanfaatan sains dan teknologi design by Edu50
  51. 51. Tabel berikut mengklasifikasi instruksi-instruksi yang umum digunakan dalam soal/pertanyaan sesuai kategori Bloom taxonomy. Mengingat (Remember) Pemahaman (Understand) Aplikasi (Applicatio n) Analisa (Analysis) Evaluasi (Evaluate) Kreasi (Create) •Uraikan •Identifikasi •Urutkan •Sebutkan •Ingat kembali •Kenali •Catat •Hubungka n •Ulangi •Garis bawahi •Berikan contoh Uraikan • Tentukan •Jelaskan Ekspresikan •Jelaskan dengan kata-kata sendiri •Identifikasi •Temukan •Ulangi •Pilih •Sebutkan •Aplikasik an •Tunjukka n •Gunakan •Manfaatk an •Ilustrasik an •Operasik an •Terapkan •Analisa •Kategorika n •Bandingka n •Simpulkan •Bedakan •Temukan •Gambarka n •Artikan •Telaah •Prediksi •Menilai •Pilih •Kritik •Evaluasi •Telaah •Peringkat •Kaji ulang •Cermati •Kumpulk an •Rumuska n •Kelola •Modifikas •Buat •Bangun •Rancang •Kembang kan •Hasilkan •Susun •Rakit •Bentuk design by Edu 51
  52. 52. design by Edu52 4. ILMU PENGETAHUAN ALAM Lingkup Materi Level Kognitif Pengukuran, Zat, dan Mekanika dan Tata Gelombang, Listrik, Makhluk hidup dan Sifatnya Surya dan Magnet lingkungannya Pengetahuan dan Peserta didik mampu Peserta didik mampu Peserta didik mampu Peserta didik dapat Pemahaman memahami pengetahuan memahami pengetahuan memahami pengetahuan memahami pengetahuan  Mengidentifikasi tentang: tentang: tentang: tentang:  Mendeskripsikan - pengukuran - gerak lurus - getaran dan - gejala alam biotik  Menyebutkan - zat dan wujudnya - jenis gaya, - gelombang dan abiotik  Menunjukkan - sifat dan perubahan penjumlahan gaya cahaya dan alat optik - ciri-ciri/karakteristik  Membedakan zat - hukum Newton - listrik statis makhluk hidup  Mengelompokkan - suhu dan kalor - usaha, energi dan - energi listrik dan - interaksi antara - sifat larutan - perubahan energi - daya listrik makhluk hidup dan - unsur, senyawa, dan sistem tata surya kemagnetan lingkungan - campuran - gerak matahari, - bioteknologi zat aditif dan zat - bumi, dan bulan adiktif lapisan litosfir dan - atom, ion, molekul atmosfir yang terkait dengan perubahan zat dan kalor Struktur dan fungsi makhluk hidup Peserta didik dapat memahami pengetahuan konsep tentang: - sistem organisasi kehidupan - sistem gerak manusia - sistem pencernaan manusia - sistem peredaran darah manusia - sistem pernapasan manusia - sistem ekskresi manusia - sistem reproduksi manusia - jaringan tumbuhan - pewarisan sifat Aplikasi Peserta didik mampu Peserta didik mampu Peserta didik mampu Peserta didik dapat Peserta didik dapat  Mengklasifikasi mengaplikasikan mengaplikasikan mengaplikasikan mengaplikasikan mengaplikasikan  Menginterpretasi pengetahuan tentang: pengetahuan tentang: pengetahuan tentang: pengetahuan tentang: pengetahuan tentang:  Menghitung - pengukuran - gerak lurus - getaran dan - fenomena interaksi - mekanisme sistem gerak  Mengurutkan - zat dan wujudnya - hukum Newton - gelombang antara makhluk hidup manusia  Membandingkan - sifat dan perubahan - usaha, energi dan cahaya dan alat optik dan lingkungan - mekanisme sistem  Menerapkan zat perubahan energi - bunyi tertentu pencernaan manusia dan  Memodifikasi - unsur, senyawa, dan - pesawat sederhana - listrik statis - pencemaran uji makanancampuran - tekanan pada zat - listrik dinamis -lingkungan mekanisme peredaran- pemuaian - energi listrik dan - prosedur darah manusia- suhu dan kalor daya listrik -- pengklasifikasian mekanisme pernapasan- sifat larutan kemagnetan - zat aditif dan zat - induksi makhluk hidup manusia adiktif elektromagnetik Level 1, 2 & 3 Kompetensi yang diujikan Materi PokokK K O D. KISI-KISI UN Th. 2019 (UMUM)
  53. 53. Kisi-kisi penulisan soal design by Edu No. Kompetensi yang diujikan Lingkup Materi Materi Pokok Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No.Soal Ket KISI-KISI PENULISAN SOAL Jenjang Pendidikan : SMP/MTs Mata Pelajaran : IPA 53
  54. 54. No. Kompetensi yang diujikan Lingkup Materi Materi Pokok Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No.Soal Ket Mengetahui, Bekasi , Februari 2018 Kepala SMP Pengajar ___________________ _____________________ design by Edu54
  55. 55. Kriteria Menyusun Indikator Soal ? design by Edu55 1. Memuat ciri-ciri KD yang akan diukur. 2. Memuat kata kerja operasional yang dapat diukur (satu kata kerja operasional untuk soal pilihan ganda, satu atau lebih dari satu kata kerja operasional untuk soal uraian). 3. Berkaitan dengan materi/konsep yang dipilih. 4. Dapat dibuat soalnya sesuai dengan bentuk soal yang telah ditetapkan.
  56. 56. Komponen-komponen indikator soal yang perlu diperhatikan adalah: subjek, perilaku yang akan diukur, objek pembelajaran (materi), dan kondisi/konteksnya design by Edu56
  57. 57. MENGEMBANGKAN KOMPETENSI DAN INDIKATOR NO KOMPETENSI INDIKATOR 1. Peserta didik dapat mengaplikasikan pengetahuan tentang zat aditif. 22. Disajikan daftar komposisi bahan kimia pada makanan/miniuman kemasan, siswa dapat mendeskripsikan fungsi bahan makanan tertentu pada produk makanan /minuman tersebut. 2. Peserta didik dapat mengaplikasikan pengetahuan tentang zat adiktif dan psikotropika. 23. Disajikan sifat-sifat pengguna narkoba, siswa dapat membandingkan pengaruh fisik/fisiologis/psikis pengunanya. 3. Memahami dan menguasai konsep gejala alam biotik dan abiotik 24. Disajikan ilustrasi tentang masalah penggunaan mikroskop, siswa dapat menyebutkan solusi tentang masalah tersebut. 4. Memahami dan menguasai konsep keragaman pada sistem organisasi kehidupan 25. Disajikan gambar sel hewan/tumbuhan, siswa dapat menjelaskan fungsi bagian yang ditunjuk. Disajikan ciri-ciri jaringan, siswa dapat menentukan jaringan sesuai ciri-ciri tersebut. 5. Mendiskripsikan ciri-ciri dan keanekaragaman pada tingkat sel hingga makhluk hidup, serta pentingnya pelestarian makhluk hidup dalam kehidupan 26. Disajikan gambar/pernyataan kegiatan makhluk hidup, siswa dapat menentukan ciri-ciri makhluk tertentu. design by Edu57
  58. 58. NO KOMPETENSI INDIKATOR 6. Mengaplikasikan prosedur pengklasifikasi makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki 27. Disajikan gambar/data hewan/tumbuhan, siswa dapat mengidentifikasi kelompok makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya. 27. Disajikan contoh kunci determinasi, siswa dapat menentukan kunci determinasi hewan/tumbuhan tertentu. 7. Peserta didik dapat mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman tentang: fenomena interaksi antara makhluk hidup dan lingkungan tertentu 28. Disajikan diagram jaring-jaring makanan, siswa dapat mengurutkan rangkaian rantai makanan pada jaring-jaring makanan . 8. Menggunakan nalar dalam mengkaji pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan 29. Disajikan ilustrasi/kasus kerusakan ekosistem, siswa dapat memecahkankan masalah (usaha manusia) untuk mengatasi pencemaran/kerusakan lingkungan. 9. Menggunakan nalar dalam mengkaji pengaruh kepadatan populasi manusia pada makhluk hidup dan lingkungannya 30. Disajikan grafik/kasus pertumbuhan penduduk, siswa dapat menganalisis hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan kualitas lingkungan. 10. Memahami dan menguasai konsep sistem pencernaan manusia. 31. Disajikan ilustrasi/gambar sistem pencernaan, siswa dapat menjelaskan organ pencernaan dan enzim-enzim yang berperan pada proses pencernaannya. Disajikan tabel uji coba makanan, siswa dapat menentukan zat makanan tertentu. design by Edu58
  59. 59. KISI-KISI PENULISAN SOAL Jenjang Pendidikan : SMP/MTs Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kurikulum : 2006 No. Kompetensi yang diujikan Lingkup Materi Materi Pokok Level Kognitif Indikator Soal Bentuk Soal No.Soal Ket 1 Siswa mampu memahami dan menguasai konsep tentang ciri- ciri/karakteristik makhluk hidup ciri- ciri/karakteristik makhluk hidup KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP Pengetahuan Disajikan pernyataan aktifitas makhluk hidup Secara berurutan, siswa dapat menjelaskan ciri makhluk hidup melakukan reproduksi dan ekskresi ditunjukkan oleh nomor PG 1 2 Siswa mampu mengaplikasikan pengetahuan dan pemahaman tentang klasifikasi makhluk hidup klasifikasi makhluk hidup KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP Aplikasi Disajikan 4 gambar hewan yang berbeda, peserta didik dapat mengelompokkan hewan rendah PG 2 3 Siswa mampu memahami dan menguasai konsep keragaman pada sistem organisasi kehidupan keragaman pada sistem organisasi kehidupan KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP Pengetahuan Disajikan tabel sel hewan dan sel tumbuhan siswa dapat membedakan sel hewan dan sel tumbuhan PG 3 4 Siswa mampu menggunakan nalar dalam mengkaji interaksi makhluk hidup dan lingkungannya interaksi antara makhluk hidup dan lingkungan SALING KETERGANTUNGAN DALAM EKOSISTEM Penalaran Disajikan gambar pola interaksi organisme, peserta didik dapat menguraikan pola interaksi yang terjadi PG 4 5 Siswa mampu menggunakan nalar dalam mengkaji tentang usaha pelestarian ekosistem usaha pelestarian ekosistem SALING KETERGANTUNGAN DALAM EKOSISTEM Penalaran Disajikan pernyataan dampak kerusakan lingkungan, siswa diminta untuk menunjukkan cara terbaik dalam pencegahan dan pelestarian ekosistem PG 5 59
  60. 60. Contoh Soal Kimia Pengujian sifat larutan asam atau basa dapat digunakan bahan alam sekitar sebagai pengganti kertas lakmus. Berikut ini Beberapa kelompok siswa akan menguji sifat asam dan basa suatu larutan dengan menggunakan berbagai bahan yang ada dirumahnya. Mereka terlebih dahulu membuat beberapa indikator alam untuk mengujinya. Data yang diperoleh dari berbagai tanaman tertera pada tabel. Bahan indikator mana seharusnya dipilih mereka untuk menguji bahan-bahan lain yang mempunyai sifat asam basa yang belum diketahui? A. Tomat dan daun pandan B. Kembang sepatu dan tomat C. Kol ungu dan kembang sepatu D. Daun pandan dan kembang sepatu Contoh Soal HOTS design by Edu60
  61. 61. Empat orang siswa yang bernama Juli, Poppy, Parmin dan Anang menyelidiki apakah tanaman membutuhkan cahaya untuk bertahan hidup. Mereka masing-masing menanam tanaman yang sama dalam kondisi yang berbeda seperti yang tertera pada gambar berikut Dari ke-empat siswa tersebut, siapakah melakukan percobaan dengan menggunakan variabel kontrol yang tepat... A. Anang C. Poppy B. Parmin D. Juli Contoh Soal Biologi 1) Ditulis oleh Poppy,P4TK IPA design by Edu61
  62. 62. Contoh Soal Matematika design by Edu62
  63. 63. Contoh Soal Fisika design by Edu63
  64. 64. Contoh Soal Matematika design by Edu64
  65. 65. Contoh Soal IPS design by Edu65
  66. 66. design by Edu66 KAIDAH KAIDAH PEMBUATAN SOAL
  67. 67. E. Simulasi Pembuatan Kisi-kisi dan Soal 1. Telaah baik-baik Kisi-kisi utama UN ( Level Kognitif, Kompetensi yang diujikan dan lingkup materi ) 2. Buatlah Kisi-kisi penulisan soal, indikator soal dibuat harus mengacu pada lingkup materi, kompetensi yang diujikan dan level kognitif. 3. Susunlah soal, sesuai kisi-kisi penulisan yang final. Dalam penyusunan harus mengacu pada kaidah dan teknik pembuatan soal. ( Minimal 3 butir soal ) 4. Kisi-kisi dan soal yang sudah tersusun dengan baik agar di presentasikan. design by Edu67
  68. 68. F. Teknis Pembagian Tugas Pembuatan Kisi-kisi dan Soal 1. Ruang lingkup dan Jumlah materi Pokok dibagi habis keseluruh peserta, sesuaikan dengan jumlah peserta. 2. Peserta mempresentasikan Kisi-kisi penulisan soal dan Naskah soal yang dibuat. 3. Hasil Final diserahkan ke Panitia dalam bentuk soft file, dan oleh Panitia di buatkan folder, kemudian di Distribusikan ke Peserta design by Edu68
  69. 69. LOGOwww.themegallery.com 69

×