Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

1.4 hots penulisan soal hots

77 views

Published on

Materi tentang HOTS pada workshop SMPN 35 Kota Bekasi

Published in: Education
  • Be the first to comment

1.4 hots penulisan soal hots

  1. 1. KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN MENENGAH DIREKTORAT PEMBINAAN SMA TAHUN 2018
  2. 2. Mari bernyanyi sambil menari @ Dit. PSMA Panduan Penyusunan Soal HOTS 2
  3. 3. MASALAH DALAM PENILAIAN KURIKLUM2013 SUDAHKAH GURU-GURU TERFASILITASI DALAM MERUMUSKAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI HOTS TENTANG FAKTA, KOSEP, PROSEDUR, DAN METAKOGNITIF DAN BELUM HOTS MENILAI IPK 28
  4. 4. @ Dit. PSMA Mengapa asesmen di Indonesia diarahkan ke model asesmen Higher Order Thinking dan Thematic/ Contextual Assessment?
  5. 5. Kurikulum 2013 Tantangan Internal Tantangan Eksternal (Globalisasi) Lingkungan hidup Kemajuan Teknologi Industri Kreatif Kemajuan Pendidikan Internasional Konten Sistem evaluasi @ Dit. PSMA
  6. 6. 6 Matematika Membaca Source: Rodrigo, World Bank, Extracted from OECD. Pisa 2012 Results in Focus: What Students Know and What They Can Do With What They Know. 75% siswa di bawah kompetensi minimum 56% siswa di bawah kompetensi minimum Hasil PISA 2012: mayoritas siswa usia 15 tahun belum memiliki literasi dasar (membaca, matematika, sains) Anak-anak kita tidak akan berdaya saing bila di sekolah mereka tidak dilatih kecakapan hidup abad 21, misalnya: untuk membuat perbandingan, membuat penilaian data, berpikir kritis, membuat kesimpulan, memecahkan masalah dan menerapkan pengetahuan mereka pada konteks kehidupan nyata serta pada situasi yang masih asing
  7. 7. Skor dan ranking Indonesia dalam PISA DOMAIN 2000 2003 2006 2009 2012 MEMBACA 371 (39/41) 382 (39/40) 393 (48/56) 402 (58/65) 396 (61/65) MATEMATIKA 367 (39/41) 360 (38/40) 391 (50/57) 371 (61/65) 375 (64/65) SAINS 393 (38/41) 395 (38/40) 393 (50/57) 383 (60/65) 382 (64/65)
  8. 8. @ Dit. PSMA Kemampuan berpikir yang tidak sekadar mengingat (recall), menyatakan kembali (restate), atau merujuk tanpa melakukan pengolahan (recite)
  9. 9. Higher-order thinking adalah ketika mengingat kembali informasi (recall atau ingatan) diminimalkan dan penekanan diberikan terhadap:  mentransfer informasi dari satu konteks ke konteks lainnya  memproses dan menerapkan informasi  melihat keterkaitan antara informasi yang berbeda- beda  menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah  Secara kritis mengkaji/menelaah ide atau gagasan dan informasi Apakah Higher-Order Thinking?
  10. 10.  Higher-order thinking termasuk menunjukkan pemahaman akan informasi dan bernalar daripada sekedar mengingat kembali/recall informasi.  Tidak sedang menguji ingatan  adakalanya perlu memberi informasi yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan dan siswa menunjukkan pemahaman terhadap ide dan informasi dan/atau memanipulasi atau menggunakan informasi.
  11. 11. Penilaian yang fokus pada ‘higher-order thinking’ turut melibatkan: ◦ Pertanyaan dan jawaban; ◦ Eksplorasi dan analisis; ◦ Memakai nalar ketika memperoleh informasi, bukan mengingatnya kembali; ◦ Memecahkan, menilai, mengkritik dan menerjemahkan. *Pertanyaan yang sifatnya higher-order thinking tidak selalu harus lebih sulit. Higher-order thinking tidak terpaku hanya untuk siswa yang lebih dewasa atau kurikulum yang lebih ‘sulit’:
  12. 12. Contoh: Mengetahui arti dari kata yang jarang digunakan, mungkin termasuk sulit, tetapi itu bukan Higher-Order Thinking, kecuali turut melibatkan proses penalaran (seperti mencari arti dari konteks/stimulus). ‘Sulit’ tidak sama dengan Higher-Order Thinking.
  13. 13. Proses-proses kognitif mana saja yang kemungkinan melibatkan Higher- Order Thinking?
  14. 14. Bloom taxonomy dipandang sebagai sebuah hierarki kegiatan-kegiatan yang bersifat lower order dan higher order. (berdasarkan McCurry) EVALUASI SINTESIS ANALISIS APLIKASI PEMAHAMAN 'higher order' PENGETAHUAN 'lower order‘’
  15. 15. Tabel berikut mengklasifikasikan kata kerja operasional yang umumnya digunakan dalam pertanyaan ke dalam kategori Taksonomi Bloom Pengetahuan Pemahaman Aplikasi Analisis Sintesis Evaluasi Mendefinisikan Mengidentifikasi Membuat daftar Menyebutkan Mengingat Mengenal Merekam Menghubungkan Mengulang Menggarisbawah Memberi contoh Mendeskripsikan Menentukan Menjelaskan Mengekspresikan Menggunakan kata sendiri Mengidentifikasi Menunjukkan Menyatakan Menyeleksi/memilih Mengatakan Mengartikan Menerapkan Mendemonstrasikan Melakukan/Mengerjakan Mengeneralisasikan Mengilustrasikan Mengoperasikan Mengoperasionalkan Menggunakan Memanfaatkan Menganalisa Menilai Mengkalkulasi Mengkategorikan Membandingkan Menyimpulkan Mengkontraskan Mendeduksi Membedakan Memisahkan Mengambil/Membuat simpulan Menginterpretasi Menguji Merumuskan Memprediksi Menyusun Menggabungkan Mengumpulkan Membuat Membangun Mendesain Mengembangkan Memformulasikan Mengelola Memodifikasi Mengatur/Menata Menghasilkan Membangun ulang Membuat (set-up) Mensintesis Menilai (+pertimbangan) Menguji Memilih Mengkritik Mengevaluasi Memutuskan Meratingkan Memberi nilai
  16. 16. Dimensi Proses Kognitif (dari Anderson & Krathwohl, 2001) Kategori/ proses kognitif Definisi Mengingat (Remember) Mengambil pengetahuan yang relevan dari ingatan jangka panjang. Mengerti (Understand) Mengambil arti/makna dari instruksi yang diberikan, termasuk komunikasi secara oral/lisan, tulisan dan grafik. Menerapkan (Apply) Mengikuti atau menggunakan prosedur di situasi yang berbeda/tidak lazim. Menganalisis (Analyse) Memisahkan bahan menjadi bagian-bagian dan menentukan bagaimana tiap bagian tersebut saling berhubungan satu sama lain dan terhadap suatu struktur atau fungsi secara keseluruhan. Mengevaluasi (Evaluate) Membuat penilaian berdasarkan kriteria dan standar. Mencipta (Create) Menyatukan elemen-elemen agar membentuk sebuah kesatuan yang logis atau fungsional; menyusun kembali elemen-elemen menjadi sebuah pola atau struktur baru.
  17. 17. LEVEL 1: Peserta didik memiliki kemampuan standar minimum dalam menguasai pelajaran (Knowing) LEVEL 2: Peserta didik memiliki kemampuan aplikatif (Applying) LEVEL 3: Peserta didik memiliki kemampuan penalaran dan logika (Reasoning). Standar Level Kemampuan
  18. 18.  Memperlihatkan ingatan dan pemahaman dasar terhadap materi pelajaran dan dapat membuat generalisasi yang sederhana.  Memperlihatkan tingkatan dasar dalam pemecahan masalah dalam pembelajaran, paling tidak dengan satu cara.  Memperlihatkan pemahaman dasar terhadap grafik- grafik, label-label, dan materi visual lainnya.  Dapat mengkomunikasikan fakta-fakta dasar dengan menggunakan terminologi yang sederhana. LEVEL 1:
  19. 19. Memperlihatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap materi pelajaran dan dapat mengaplikasikan gagasan-gagasan dan konsep- konsep dalam konteks tertentu. Dapat menginterpretasi dan menganalisis informasi dan data. Dapat memecahkan masalah-masalah rutin dalam pelajaran. Dapat menginterpretasi grafik-grafik, tabel-tabel, dan materi visual lainnya. Dapat mengkomunikasikan dengan jelas dan terorganisir penggunaan terminologi. LEVEL 2:
  20. 20. @ Dit. PSMA Apa yang dimaksud berpikir? • menemukan • menganalisis • mencipta • merefleksi • berargumen
  21. 21. @ Dit. PSMA Thinking is NOT • Knowing • Remembering • Repeating
  22. 22. @ Dit. PSMA • Critical thinking & problem solving: keterampilan yang sangat esensial pada abad ke- 21; • Critical thinking dapat dilatih berbasis pembelajaran di kelas; • Creative problem solving mencakup: – Menganalisis situasi yang tidak familiar; – Mengevaluasi strategi pemecahan masalah; – Menciptakan metode baru pemecahan masalah;
  23. 23. @ Dit. PSMA ‘Difficulty’ is NOT same as higher-order thinking. Mengetahui arti dari kata yang jarang digunakan mungkin sulit, tetapi ini bukanlah Higher-Order Thinking kecuali melibatkan proses bernalar (seperti mencari arti dari konteks/stimulus).
  24. 24. @ Dit. PSMA Higher-order thinking  meminimalkan aspek ingatan atau pengetahuan. pada: ; • Memproses dan menerapkan informasi; • Menggunakan informasi untuk menyelesaikan masalah;
  25. 25. @ Dit. PSMA SOAL HOTS 1. Pilih materi yang sesuai dengan indikator soal (disebut “stimulus”) 2. Periksa materi (stimulus) • Apakah bermanfaat? • Apakah merefleksikan kurikulum? • Apakah menarik? Relevan? Cocok? • Pertanyaan penting apa yang dapat diidentifikasi dari stimulus? 3. HOTS • Menganalisis • Mengevaluasi • Mengkreasi 4. Soal pilihan ganda dapat muncul dari pertanyaan HOTS 5. Untuk mendapatkan soal PG yang baik: • ekstensif (menjangkau secara luas) • ketat (teliti, cermat dan rapi) • dipanelkan
  26. 26. 1. Menganalisis KD yang dapat dibuatkan soal HOTS. 2. Menyusun kisi-kisi soal. 3. Menulis butir pertanyaan sesuai dengan kisi-kisi soal. Butir-butir pertanyaan ditulis agar sesuai dengan kaidah penulisan butir soal. 4. Membuat pedoman penskoran atau kunci jawaban. Langkah-langkah Menyusun Soal HOTS @ Dit. PSMA
  27. 27. HOTS Mencipta • Mengkreasi ide/gagasan sendiri. • Kata kerja: mengkonstruksi, desain, kreasi, mengembangkan, menulis, memformulasikan. Evaluasi • Mengambil keputusan sendiri. • Kata kerja: evaluasi, menilai, menyanggah, memutuskan, memilih, mendukung. Analisis • Menspesifikasi aspek-aspek/elemen. • Kata kerja: membandingkan, memeriksa, menguji, mengkritisi, menguji. Sumber: Anderson&Krathwohl (2001) @ Dit. PSMA
  28. 28. @ Dit. PSMA NO. LEVEL KOGNITIF KARAKTERISTIK SOAL 1. Pengetahuan dan Pemahaman Mengukur pengetahuan faktual, konsep, dan prosedural. 2. Aplikasi  Menggunakan pengetahuan faktual, konsep, dan prosedural tertentu pada konsep lain dalam mapel yang sama atau mapel lainnya;  Menggunakan pengetahuan faktual, konsep, dan prosedural tertentu untuk menyelesaikan masalah kontekstual (situasi lain unfamiliar). 3. Penalaran Menggunakan penalaran dan logika untuk:  Mengambil keputusan (evaluasi)  Memprediksi & Refleksi  Menyusun strategi baru untuk memecahkan masalah
  29. 29. Bagaimanakah membuat pertanyaan HOT dari wacana tersebut?
  30. 30. Mari bernyanyi sambil menari @ Dit. PSMA Panduan Penyusunan Soal HOTS 32
  31. 31. @ Dit. PSMA 2. Aplikasi (Penerapan) Toko Pakaian “ARIZONA”, menawarkan harga baju sebagai berikut. Jumlah Baju Harga 1 20.000 2 80.000 3 16.000 Jika Budi hendak membeli 2 potong baju masing-masing, maka jumlah uang yang harus dibayarkan oleh Budi adalah…. A. 40.000 B. 16.000 C. 32.000 D. 88.000
  32. 32. @ Dit. PSMA AGAK COOL ‘HOT’ ‘HOTTER’ Sebutkan nama sungai pada peta ini! Sebutkan nama sungai lain yang memiliki peran mirip dengan sungai pada peta ini! Dengan cara apa sungai dapat dikendalikan hingga arusnya stabil? Buatlah sebuah judul karangan sesuai topik yang disajikan! Buatlah kerangka karangan sesuai judul yang disajikan! Buatlah karangan sesuai judul yang disajikan!
  33. 33. CONTOH SOAL
  34. 34. Higher order thinking tidak berarti soal yang lebih sulit daripada soal recall.
  35. 35. Bagaimanakah contoh soal yang Higher Order Thinking berdasarkan wacana tersebut? Jika judul wacana diubah menjadi sabar dan pintar ala Gandhi, setujukah kamu? Jelaskan alasanmu
  36. 36. @ Dit. PSMA Sabar dan Bijak Ala Gandhi http://www.andriewongso.com/articles/details/14525/Sabar-dan-Bijak-Ala-Gandhi Alkisah dahulu, ketika Mahatma Gandhi (1869-1948) sedang belajar Ilmu Hukum di University of College, London, Inggris, ada seorang profesor Bahasa Inggris bernama Peters, yang kurang menyukai Gandhi. Suatu hari, ketika Prof. Peters sedang makan siang di kantin kampus, Gandhi muda datang dan duduk di sampingnya sambil membawa makan siangnya. Prof. Peters lantas berkata, "Gandhi, apakah Anda tidak mengerti bahwa seekor sapi dengan seekor burung tidak duduk berdampingan untuk makan?" Gandhi bagai orang tua yang menatap anak nakal, menjawab dengan tenang, "Jangan khawatir, Prof. Saya akan segera ‘terbang’." Gandhi pun segera pergi untuk makan di meja lainnya. Muka Prof. Peters memerah penuh kemarahan. Ia memutuskan untuk balas dendam di kesempatan berikut.
  37. 37. @ Dit. PSMA Esoknya, di dalam kelas, Prof. Peters dengan sengaja mengajukan pertanyaan ke Gandhi, "Gandhi, andai kamu sedang berjalan, lalu tiba-tiba menemukan paket berisi 1 tas penuh uang serta 1 tas penuh dengan kebijaksanaan... mana yang kamu ambil?" Tanpa ragu Gandhi menjawab, "Yaaa, uang." Prof. Peters sambil tersenyum sinis berkata, "Jika itu aku... maka aku akan mengambil kebijaksanaan." Gandhi menjawab, “Seseorang akan mengambil apa yang tidak dia punya." Prof. Peters hilang akal, tidak bisa berkata apa-apa. Pada kesempatan berikut, dengan penuh kemarahan, dia menulis kata "idiot" pada lembar jawaban ujian Gandhi dan memberikannya ke Gandhi. Gandhi mengambil, duduk sambil berusaha keras tetap tenang. Beberapa menit kemudian Gandhi berdiri dan menghampiri sang profesor seraya berkata dengan sangat sopan, "Prof. Peters, Anda hanya menanda tangani lembar jawaban saya tapi belum memberi nilai..."
  38. 38. @ Dit. PSMA Untuk dapat menjawab perlu mengaitkan informasi antar bagian wacana Siapakah nama professor yang kurang menyukai Gandhi? (1) Mengapa muka professor memerah ketika gandhi berkata ia akan terbang ke meja lain? Apakah makna perkataan Gandhi bahwa professor tersebut baru menandatangani lembar jawabannya? Mengapa jawaban Gandhi , “Seseorang akan mengambil apa yang tidak dia punya,“ membuat marah sang professor?
  39. 39. @ Dit. PSMA Tips Menyusun Soal HOTS 1. Gunakan Konteks Dunia Nyata 2. Berikan Pertanyaan yang terkait analisis visual Soal 1 Apakah peran burung elang dalam suatu rantai makanan? Soal 2 Seorang ilmuwan berhasil menemukan pestisida ampuh pembasmi ulat sehingga jumlah ulat menurun dengan drastis. Apakah yang akan terjadi kepada elang? Melalui analisa visual bagan yang kompleks, maka tingkat berpikir ordenya lebih tinggi
  40. 40. @ Dit. PSMA 3. Tanyakan alasan dari jawaban yang diberikan Abad 21 adalah abad digital dan abad informasi. Arus informasi yang begitu deras berdampak negatif terhadap disintegrasi bangsa. Misalnya kejadian SARA di suatu sekolah yang belum terverifikasi kebenarannya, diunggah seorang pelajar di media sosial. Berita tersebut akan cepat tersebar ke masyarakat luas sehingga memicu konflik antar kelompok. Oleh karena itu, pembatasan penggunaan media sosial harus diterapkan kepada semua pelajar. Setujukah kamu dengan pernyataan tersebut? Jelaskan alasanmu!
  41. 41. @ Dit. PSMA 4. Soal Pilihan ganda DAPAT mengukur HOTS
  42. 42. Kompetensi Dasar Materi Pokok Stimulus Indikator Bentuk Soal No. Soal KD 3.1 Menganalisis berbagai kasus pelanggaran HAM secara argumentatif dan saling keterhubungan antara aspek ideal, instrumental dan praksissila-sila Pancasila Hak Asasi Manusia dalam Pancasila Wacana/ Teks • Peserta didik dapat mengevaluasi pelanggaran HAM yang disajikan dalam sebuah wacana. • Peserta didik dapat memprediksi dampak pelanggaran HAM yang disajikan dalam sebuah wacana Uraian 1 2 Mata Pelajaran : PPKn Kelas/Peminatan : Umum Kelas/Semester : Kisi-Kisi @ Dit. PSMA
  43. 43. Harga Emas Selalu Mengikuti Harga Komoditas Dunia Jika kita menyimak grafik perbandingan harga Emas dan harga komoditas penting dunia dibawah ini maka akan terlihat bahwa harga Emas selalu mengikuti harga komoditas dunia. Kenaikan atau penurunan biaya hidup biasanya dipengaruhi oleh harga komoditas-komoditas dunia tersebut, maka jika harga komoditas tersebut mampu di imbangi oleh harga Emas maka kita tidak perlu kuatir, kita tetap bisa membeli barang/kebutuhan hidup kita, artinya jika harga Emas turun sebenarnya kita tidak pernah rugi,begitupun kalau harga emas naik kita sebenarnya tidak pernah untung.
  44. 44. Sebagai contoh harga minyak dunia, Tahun 1970 1 Toz Emas setara dengan 19 Barel minyak, Tahun 2013 1 Toz Emas masih mampu membeli 17 Barel minyak, tidak jauh berbeda bukan? Data tersebut sudah berlangsung selama hampir 45 Tahun.
  45. 45. BAGAIMANA menilainya? •Mengevaluasi Apa yang akan terjadi jika ...? Dapatkah alasannya ...?  Memperkirakan yang akan terjadi jika dalam tiga tahun ke depan jika penggundulan bukit di sekitar sekolah berlanjut.  Menyusun argumentasi yang mendukung kebenaran peramalan kejadian tertentu. 28
  46. 46. MASALAH DALAM PENGELOAAN KURIKLUM • GURU BELUM TERFASILITASI OPTIMAL DALAM MENYUSUN KISI- KISI DAN MENGISI KARTU SOAL 28
  47. 47. No Kompetensi Dasar Materi Kelas/ Semester Indikator Soal Level Kognitif Kognitif No Soal 1 2 3 4 5 6 7 8 1 Memahami teks genre faktual Makna teks 4 Disajikan teks genre faktual, siswa memilih pernyataan yang paling tepat yang berisi keyakinan pengarang yang tersirat pada teks yang dibacanya. C4 Fakta 1 2 Konsep 28
  48. 48. Mengisi kartu Soal MODEL KARTU SOAL URAIAN/PRAKTIK UJIAN SEKOLAH Satuan Pendidikan : ………………………… Peminatan : ……………….. Mata Pelajaran : ………………………… Penyusun : ……………….. Tahun Pelajaran : ………………………… Kompetensi Dasar: Nomor Soal Rumusan Soal: Indikator Soal Materi Jenis Pengetahuan: Fakta Kosep Prosedur Metakognitif 28
  49. 49. adakah data aktivitas belajar peserta didik yang kepsek himpun?No Aktivitas Belajar Peserta Didik Data Hasil Observasi Kelas Tingkat Pencapian Sangat sesuai Sesuai Belum sesuai 1 Aktivitas mengamati lingkungan atau sumber belajar lain yang terkait dengan materi yang dipelajari 28
  50. 50. adakah data aktivitas belajar peserta didik yang kepsek himpun? No Aktivitas Belajar Siswa Data Hasil Observasi Kelas Tingkat Pencapian Sangat sesuai Sesuai Belum sesuai 2 Bertanya atau merumus kan masalah yang ingin dicarikan jawabannya dalam kegiatan pembelajaran 28
  51. 51. adakah data aktivitas belajar peserta didik yang kepsek himpun?No Aktivitas Belajar Data Hasil Observasi Kelas Tingkat Pencapian Sangat sesuai Sesuai Belum sesuai 3 Menghimpun informasi atau pengetahuan baru sebagai bahan untuk menyelesaikan masalah 28
  52. 52. adakah data aktivitas belajar peserta didik yang kepsek himpun? No Aktivitas Belajar Data Hasil Observasi Kelas Tingkat Pencapian Sangat sesuai Sesuai Belum sesuai 5 Mengolah informa si dalam aktivitas belajar di kelas 28
  53. 53. adakah data aktivitas belajar peserta didik yang kepsek himpun? No Aktivitas Belajar Data Hasil Observasi Kelas Tingkat Pencapian Sangat sesuai Sesuai Belum sesuai 6 Berkolaborasi dalam menghasil kan karya 28
  54. 54. 59 Contoh soal PISA
  55. 55. Cara/Trik Menyusun Soal HOT Gunakan Skenario Real-World (kontekstual) Laju mobil dengan kecepatan tetap ditunjukkan oleh grafik... s t s t v t v t
  56. 56. 62 Contoh soal PISA
  57. 57. Cara/Trik Menyusun Soal HOT Menggunakan Stimulus Visual Negara manakah yang populasinya paling besar? A. India B. China C. Indonesia D. USA
  58. 58. Jumlah populasi penduduk seluruh dunia adalah...
  59. 59. Capaian soal HOT di UN
  60. 60. Level Kompetensi Ujian Nasional Menunjukkan Penerapan Higher Order Thinking Di soal-soal Ujian Nasional 2014
  61. 61. Level Deskripsi Kompetensi Sangat Baik Siswa mampu Mencari, menemukan, mengumpulkan, memilah, mengolah informasi panjang yang dibutuhkan dari beberapa data yang nyaris mirip atau serupa yang disajikan secara eksplisit maupun implisit dalam sebuah wacana yang struktur dan bentuknya sangat berbeda dan menggunakan banyak kata/ frasa asing yang belum pernah mereka temui sebelumnya.Peserta dianggap telah mampu membuat simpulan yang lebih rumit berdasarkan informasi yang mereka temukan dalam sebuah wacana. Dapat membuat kesimpulan makna kata yang baru ditemui berdasarkan konteksnya di dalam sebuah wacana dan melengkapi sebuah wacana dengan kata yang paling tepat diantara pilihan yang hampir serupa maknanya Baik Siswa mampu mencari, menemukan, mengumpulkan, memilah, mengolah informasi yang dibutuhkan dari beberapa data yang nyaris mirip atau serupa yang disajikan secara eksplisitmaupun implisit dalam sebuah wacana yang struktur dan bentuknya berbeda dan menggunakan beberapa kata/ frasa baru yang belum pernah mereka temui sebelumnya.Peserta dianggap telah mampu membuat simpulan sederhana berdasarkan informasi yang mereka temukan dalam sebuah wacana, seperti tema keseluruhan wacana Proficiency Levels PISA ditularkan pada UN
  62. 62. Level Deskripsi Kompetensi Cukup Siswa mampu mencari, menemukan dan mengumpulkan informasi singkat berupa kata/frasa yang di sajikan secara eksplisit dalam wacana singkat yang menggunakan bahasa sederhana yang sudah sering dan lazim mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Mampu membuat simpulan sederhana setelah membaca wacana singkat sederhana. Pada tingkatan ini peserta dianggap mampu menyatakan makna sebuah kata/frasa yang sering digunakan hingga menyusun kata-kata dan frasa tersebut menjadi kalimat sederhana Kurang Siswa mampu mengidentifikasi informasi sederhana yang disajikan secara eksplisit dalam wacana singkat. Siswa belum mampu mengumpulkan informasi-informasi yang terdapat dalam wacana serta menemukan hubungan di antara informasi tersebut. Siswa memiliki kemampuan terbatas untuk menyusun kalimat sederhana.
  63. 63. KAIDAH 1 Soal harus sesuai dengan indikator soal dalam kisi-kisi. Indikator soal: Disajikan gambar 4 tumbuh-tumbuhan, peserta didik dapat menentukan dua tumbuhan yang berkembang biak dengan cara yang sama. Contoh soal yang kurang baik: Tumbuh-tumbuhan pada gambar di bawah ini berkembang biak secara vegetatif alami. Tumbuhan yang berkembang biak dengan akar tinggal adalah .... Kunci: D Penjelasan: Soal di atas tidak sesuai dengan indikator karena:  indikator meminta disajikan gambar di pokok soal bukan di pilihan jawaban.  indikator meminta 2 tumbuhan yang cara perkembangbiakannya sama, sedangkan pada soal tersebut hanya menanyakan satu tumbuhan dengan cara perkembangbiakan tertentu.
  64. 64. Contoh soal yang lebih baik: Perhatikan gambar tumbuhan berikut! (1) (2) (3) (4) Tumbuh-tumbuhan tersebut berkembang biak secara vegetatif alami. Di antara tumbuhan tersebut yang memiliki cara perkembangbiakan yang sama adalah .... A. (1) dan (2) B. (1) dan (3) C. (2) dan (3) D. (3) dan (4) Kunci: A
  65. 65. KAIDAH 2 Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi. Contoh soal yang kurang baik: Penjelasan : Pilihan jawaban (d) tidak logis dan tidak homogen karena atmosfer bumi tidak termasuk ke dalam pembagian struktur bumi sehingga pilihan jawaban (d) tidak berfungsi sebagai pengecoh yang baik. Perhatikan gambar berikut! Struktur bumi pada lapisan X adalah .... A. kerak bumi B. mantel bumi C. inti bumi D. atmosfer bumi Kunci jawaban: A
  66. 66. Contoh soal yang lebih baik Perhatikan gambar berikut! Struktur bumi pada lapisan X adalah .... A. kerak bumi B. mantel bumi C. inti luar bumi D. inti dalam bumi
  67. 67. KAIDAH 3 SETIAP SOAL HARUS MEMPUNYAI SATU JAWABAN YANG BENAR ATAU YANG PALING BENAR Di dalam tubuh manusia terdapat organ-organ yang sangat lunak, seperti jantung, otak, dan paru-paru. Organ-organ ini dilindungi oleh .... A. darah B. rangka C. kulit D. tulang Kunci: B dan D Contoh yang kurang tepat
  68. 68. Di dalam tubuh manusia terdapat organ-organ yang sangat lunak, seperti jantung, otak, dan paru-paru. Organ-organ ini dilindungi oleh .... A. darah B. rangka C. kulit D. rambut Kunci: B Contoh yang lebih tepat
  69. 69. Ketinggian air di Bendungan Jatiluhur pada hari Senin adalah 2,5 m. Pada hari Selasa ketinggiannya menjadi 17 dm. Selisih ketinggian air tersebut adalah .... A. 8 dm B. 15 dm C. 50 cm D. 80 cm Kunci: A dan D Contoh yang kurang baik
  70. 70. Ketinggian air di Bendungan Jatiluhur pada hari Senin adalah 2,5 m. Pada hari Selasa ketinggiannya menjadi 17 dm. Selisih ketinggian air tersebut adalah .... A. 8 cm B. 42 cm C. 50 cm D. 80 cm Kunci: D Contoh yang lebih baik
  71. 71. KAIDAH 4 Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas. Contoh soal yang kurang baik: Kabel listrik di jalan agak kendor agar .... A.mempermudah menyambung pada saat kabel terputus B.mudah dipindahkan apabila ada perbaikan C.menghindari pemuaian yang terjadi pada kabel D.mencegah kabel putus pada saat terjadi penyusutan Kunci: D Penjelasan: Pokok soal kurang jelas karena langsung merujuk pada kabel listrik. Semestinya pokok soal tersebut membahas mengenai pemasangan kabel.
  72. 72. Contoh soal yang lebih baik: Perhatikan gambar kabel listrik berikut! Pemasangan kabel listrik dibuat agak kendur seperti pada gambar yang bertujuan untuk .... A. mempermudah menyambung pada saat kabel putus B. mudah dipindahkan apabila ada perbaikan C. menghindari pemuaian yang terjadi pada kabel D. mencegah kabel putus pada saat terjadi penyusutan Kunci: D
  73. 73. KAIDAH 5 Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan yang diperlukan saja. Contoh soal yang kurang baik: Perhatikan gambar berikut ini! Tulang-tulang pada gambar dihubungkan oleh persendian. Arah gerakan yang dihasilkan oleh sendi bermacam-macam tergantung dari letaknya di dalam tubuh manusia. Ada gerakan sendi ke satu arah, ada yang ke dua arah, ada yang ke segala arah, dan ada yang berputar. Arah gerak sendi yang ditunjukkan pada gambar di atas adalah .... A.berputar B. satu arah C. dua arah D.segala arah Kunci: B Penjelasan: Rumusan pokok soal di atas mengandung pernyataan yang tidak diperlukan. Hal ini menyita waktu dan terkadang dapat menimbulkan kesalahan dalam menginterpretasikan soal.
  74. 74. Contoh soal yang lebih baik: Perhatikan gambar berikut ini! Arah gerak sendi yang ditunjukkan pada gambar di atas adalah .... A. berputar B. satu arah C. dua arah D. segala arah Kunci: B
  75. 75. KAIDAH 6 POKOK SOAL JANGAN MEMBERI PETUNJUK KE ARAH JAWABAN YANG BENAR Pada peristiwa G 30 S PKI tahun 1965, banyak Jenderal yang tewas yang kita sebut Pahlawan Revolusi. Pahlawan Revolusi adalah pahlawan yang gugur dalam .... A. mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia yaitu dalam melaksanakan tugas pembangunan B. membela tanah air dan tumpah darah Indonesia dalam rangka mempertahankan kemerdekaan C. mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 dari pengaruh komunisme yang ingin berkuasa D. melaksanakan tugas pembangunan semesta untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk Indonesia Kunci : C Istilah PKI = Partai Komunis Indonesia, memberi petunjuk pada option C yang tertulis komunisme Contoh soal yang kurang baik
  76. 76. Tahun 1965 banyak jenderal yang tewas yang kita sebut sebagai Pahlawan Revolusi. Pahlawan Revolusi adalah pahlawan yang gugur dalam .... A. mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia yaitu dalam melaksanakan tugas pembangunan B. membela tanah air dan tumpah darah Indonesia dalam rangka mempertahankan kemerdekaan C. mempertahankan Pancasila dan UUD 1945 dari pengaruh komunisme yang ingin berkuasa D. melaksanakan tugas pembangunan semesta untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk Indonesia Kunci : C Istilah PKI = Partai Komunis Indonesia, memberi petunjuk pada option C yang tertulis komunisme Contoh soal yang lebih baik
  77. 77. Contoh soal yang kurang baik: Penggunaan tanda baca pada kalimat berikut tidak tepat, kecuali … A. Perubahan iklim sudah terjadi, dan akan terus berlangsung. B. Banjir, badai, dan kekeringan akan sering terjadi akhir-akhir ini. C. Perubahan iklim berdampak pada, sektor kesehatan dan pertanian. D. Produksi bahan pangan seperti, jagung, dan padi mengalami penurunan. Kunci: B Penjelasan: Pokok soal yang menggunakan pernyataan yang bersifat negatif ganda (kata bukan, kecuali, dan sejenisnya) dapat membingungkan siswa. Kaidah 7 : POKOK SOAL JANGAN MENGANDUNG PERNYATAAN YANG BERSIFAT NEGATIF GANDA
  78. 78. Contoh soal yang lebih baik: Penggunaan tanda baca di bawah ini yang tepat terdapat pada kalimat … A. Perubahan iklim sudah terjadi, dan akan terus berlangsung. B. Banjir, badai, dan kekeringan akan sering terjadi akhir-akhir ini. C. Perubahan iklim berdampak pada, sektor kesehatan dan pertanian. D. Produksi bahan pangan seperti, jagung, dan padi mengalami penurunan. Kunci: B
  79. 79. KAIDAH 8 Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama. Contoh soal yang kurang baik: Bacalah dialog berikut! Dayu : Udin, kamu sudah pernah ya berkunjung ke Kampung Rawajati. Udin : Iya, beberapa waktu yang lalu aku ikut ayahku ke sana. Ayahku sebagai Ketua RT ingin belajar dari sebuah permukiman hijau agar bisa menerapkannya di permukimanku. Dayu : Apa yang membedakan Kampung Rawajati dengan permukiman lain? Udin : Di sana setiap rumah terlihat hijau karena dipenuhi aneka pohon dan bunga. Di sekitar kampung pot-pot tanaman tersusun rapi memenuhi gang. Selain hijau, di sana juga bersih. Dayu : Bersih seperti apa? Tidak terlihat tumpukan sampah maksudmu? Udin : Iya. Warga di sana memilah dan mengelola sampah dengan bijak. Jadi tidak terlihat tumpukan sampah, bahkan di tempat sampah umum sekalipun. Pernyataan yang sesuai dengan isi dialog di atas adalah … A. Kampung Rawajati merupakan kampung yang menerapkan permukiman hijau. B. Udin berkunjung ke Kampung Rawajati. C. Beberapa rumah terlihat hijau. D. Kampung Rawajati sama saja dengan permukiman lain. Kunci: A Penjelasan: Panjang rumusan pilihan jawaban A tidak sama dibandingkan pilihan jawaban lain. Hal ini cenderung membuat peserta didik memilih jawaban tersebut sebagai kunci.
  80. 80. Contoh soal yang lebih baik: Bacalah dialog berikut! Dayu : Udin, kamu sudah pernah ya berkunjung ke Kampung Rawajati. Udin : Iya, beberapa waktu yang lalu aku ikut ayahku ke sana. Ayahku sebagai Ketua RT ingin belajar dari sebuah permukiman hijau agar bisa menerapkannya di permukimanku. Dayu : Apa yang membedakan Kampung Rawajati dengan permukiman lain? Udin : Di sana setiap rumah terlihat hijau karena dipenuhi aneka pohon dan bunga. Di sekitar kampung pot-pot tanaman tersusun rapi memenuhi gang. Selain hijau, di sana juga bersih. Dayu : Bersih seperti apa? Tidak terlihat tumpukan sampah maksudmu? Udin : Iya. Warga di sana memilah dan mengelola sampah dengan bijak. Jadi tidak terlihat tumpukan sampah, bahkan di tempat sampah umum sekalipun. Pernyataan yang sesuai dengan isi dialog tersebut adalah … A. Kampung Rawajati merupakan kampung yang menerapkan permukiman hijau. B. Udin berkunjung ke Kampung Rawajati agar menerapkan di permukimannya. C. Beberapa rumah terlihat hijau karena dipenuhi berbagai macam pohon dan bunga. D. Kampung Rawajati sama saja dengan permukiman lain. Kunci: A
  81. 81. KAIDAH 9 Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan ‘’Semua pilihan jawaban di atas salah’’ atau ‘’Semua pilihan jawaban di atas benar’’. Contoh soal yang kurang baik: Rayap melakukan adaptasi tingkah laku dengan cara .... A. meneteskan atau mengeluarkan air dari daunnya B. mengubah warna kulitnya sesuai dengan lingkungannya C. melakukan mimikri supaya mirip lebah D. semua jawaban di atas salah Kunci: D Penjelasan: Pada soal tersebut pilihan jawaban berkurang satu dan hanya tiga pilihan jawaban yang dipertimbangkan. Jika semua jawaban di atas salah merupakan kunci jawaban, tidak akan diperoleh informasi yang menunjukkan pemahaman peserta didik tentang jawaban yang benar. Selain itu, opsi D bukanlahbagian dari materi.
  82. 82. Contoh soal yang lebih baik: Rayap melakukan adaptasi tingkah laku dengan cara .... A. meneteskan atau mengeluarkan air dari daunnya B. mengubah warna kulitnya sesuai dengan lingkungannya C. melakukan mimikri supaya mirip lebah D. memakan kembali kulit yang terkelupas dari tubuhnya Kunci: D
  83. 83. Proklamasi kemerdekaan RI diperingati setiap 17 Agustus. Kata proklamasi terdiri ... suku kata. A. 10 B. 4 C. 5 D. 8 Kunci: B Hasil dari 43 adalah .... A. 7 B. 64 C. 12 D. 81 Kunci : B KAIDAH 10 PILIHAN JAWABAN YANG BERBENTUK ANGKA/ WAKTU HARUS DISUSUN BERDASARKAN URUTAN BESAR-KECILNYA NILAI ANGKA/ KRONOLOGIS WAKTUNYA Contoh yang kurang baik
  84. 84. KAIDAH 11 Gambar, grafik, tabel, diagram, dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi. Contoh soal yang kurang baik: Diagram jumlah peserta seleksi selama 7 hari. Rata-rata jumlah peserta per hari adalah …. A. 65,00 B. 65,29 C. 65,57 D. 66,00 Kunci : A Penjelasan: Skala pada diagram untuk jumlah peserta kurang lengkap sehingga menyulitkan peserta didik membacanya.
  85. 85. Contoh soal yang lebih baik: Diagram jumlah peserta seleksi selama 7 hari. Rata-rata jumlah peserta per hari adalah …. A. 65,00 B. 65,50 C. 65,75 D. 66,00
  86. 86. KAIDAH 12 Butir soal tidak boleh bergantung pada jawaban soal sebelumnya. Contoh soal yang kurang baik: 1. Rian memiliki kolam ikan berbentuk balok dengan ukuran panjang 4 m, lebar 3 m, dan dalam 1,5 m. Volume kolam ikan tersebut adalah …. A. 1.800 liter B. 6.000 liter C. 18.000 liter D. 60.000 liter 2. Jika kolam ikan pada soal nomor 1 diisi air dengan debit 30 liter/menit, waktu yang diperlukan hingga kolam terisi penuh air adalah …. A. 60 menit B. 200 menit C. 600 menit D. 2.000 menit Penjelasan: Soal nomor 2 bergantung pada jawaban soal nomor 1, sehingga kalau jawaban soal nomor 1 salah maka otomatis jawaban soal nomor 2 salah. Demikian juga jangan sampai ada materi soal atau kunci jawaban terdapat pada pokok soal yang lain.
  87. 87. Contoh soal nomor 2 yang lebih baik: Sebuah drum dengan volume 45.000 ml diisi air dengan debit 30 liter/menit. Waktu yang diperlukan hingga drum terisi penuh air adalah …. A. 1,5 menit B. 12,5 menit C. 15 menit D. 125 menit
  88. 88. KAIDAH 13 Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Contoh soal yang kurang baik: Apabila mau memperkecil gaya gesek dapat dengan cara .... A. memperkasar permukaan benda B. memberi gerigi pada salah satu permukaan benda C. memasang bantalan kayu pada salah satu permukaan D. memperhalus permukaan benda Kunci: D Penjelasan: Kalimat pada pokok soal belum sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia karena tidak ada subyek dan predikatnya kurang jelas. Pokok soal merupakan anak kalimat, induk kalimat tidak jelas. Contoh soal yang lebih baik: Upaya untuk memperkecil gaya gesek dapat dilakukan dengan cara .... A. memperkasar permukaan benda B. memberi gerigi pada salah satu permukaan benda C. memasang bantalan kayu pada salah satu permukaan D. memperhalus permukaan benda Kunci: D
  89. 89. KAIDAH 14 Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional. Contoh soal yang kurang baik: Perhatikan gambar rantai makanan berikut ini! Peran ulo pada rantai makanan tersebut adalah .... A. produsen B. konsumen tingkat II C. konsumen tingkat III D. pengurai Kunci: C Penjelasan: Istilah “ulo” merupakan bahasa daerah Jawa Tengah yang berarti ular. Daerah lain belum tentu memahami makna dari kata “ulo” sehingga akan menimbulkan kerancuan makna dari soal. Oleh karena itu, soal seperti ini tidak dapat digunakan untuk daerah di luar Jawa Tengah ataupun nasional.
  90. 90. Contoh soal yang lebih baik: Perhatikan gambar rantai makanan berikut ini! Peran ular pada rantai makanan tersebut adalah .... A. produsen B. konsumen tingkat II C. konsumen tingkat III D. pengurai Kunci: C
  91. 91. KAIDAH 15 Setiap soal harus menggunakan bahasa yang komunikatif. Contoh soal yang kurang baik: Bagian bengkuang yang seringkali menjadi bahan konsumsi oleh manusia adalah .... A. akar B. batang C. biji D. buah Kunci: A Penjelasan: Rumusan pokok soal tersebut tidak secara langsung dapat dipahami maksudnya. Peserta didik harus membaca berulang-ulang untuk memahami pokok soal. Contoh soal yang lebih baik: Pada tanaman bengkuang, bagian yang dimanfaatkan sebagai bahan makanan adalah .... A. akar B. batang C. biji D. buah Kunci: A
  92. 92. KAIDAH 16 Setiap pilihan jawaban jangan mengulang kata atau frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. Contoh soal yang kurang baik: Perhatikan gambar berikut ini! Jika saklar S1 pada rangkaian gambar tersebut ditutup, yang terjadi adalah .... A. lampu tetap menyala pada L1 dan L2 B. lampu tetap menyala pada L2 dan L3 C. lampu tetap menyala pada L1 dan L3 D. lampu tetap menyala pada L2 dan L4 Kunci: A Penjelasan: Pada pilihan jawaban terdapat pengulangan frasa. Sebaiknya frasa tersebut dimasukkan ke dalam pokok soal agar peserta didik tidak membaca berulang-ulang sehingga menyita waktu.
  93. 93. Contoh soal yang lebih baik: Perhatikan gambar berikut ini! Jika saklar S1 pada rangkaian tersebut ditutup, lampu yang tetap menyala adalah .... A. L1 dan L2 B. L2 dan L3 C. L1 dan L3 D. L2 dan L4 Kunci: A
  94. 94. Hal-hal penting yang harus diperhatikan Contoh yang kurang baik: Pada suatu hari Iksan ketahuan menyontek ketika ulangan Matematika. Sepulang sekolah, teman- temannya mengejeknya. Iksan tidak terima dan mulai memukul salah satu temannya. Teman yang dipukul tersebut membalas memukul dan menendangnya. Teman-teman yang lain ikut-ikutan mengeroyok Iksan bahkan ada yang melemparinya dengan batu. Akhirnya Iksan mengalami luka-luka yang mengeluarkan sangat banyak darah. Iksan pun pingsan tak sadarkan diri. Apabila kamu berada di sekitar tempat kejadian, apakah perbuatan terpuji yang dapat kamu lakukan? A. Membiarkan karena tidak mau terlibat. B. Melerai pertengkaran. C. Mengantar Iksan ke rumahnya. D. Memanggil dokter. Kunci: B Penjelasan: Soal tersebut mengandung unsur kekerasan yang kemungkinan berdampak negatif bagi peserta didik.
  95. 95. Contoh yang baik: Pada suatu hari Iksan ketahuan menyontek ketika ulangan Matematika. Sepulang sekolah, teman-temannya mengejeknya. Iksan tidak terima dan marah. Akhirnya, terjadilah keributan di antara mereka. Apabila kamu berada di sekitar tempat kejadian, apakah perbuatan terpuji yang dapat kamu lakukan? A. Membiarkan karena tidak mau terlibat. B. Melerai pertengkaran. C. Mengantar Iksan ke rumahnya. D. Memanggil dokter. Kunci: B
  96. 96. URAIAN
  97. 97. Kaidah penulisan soal uraian Materi 1. Soal harus sesuai dengan indikator. 2. Batasan pertanyaan dan jawaban yang diharapkan (ruang lingkup) harus jelas. 3. Isi materi sesuai dengan tujuan pengukuran, misalnya soal Matematika harus menanyakan kompetensi Matematika, bukan kompetensi berbahasa atau yang lainnya. 4. Isi materi yang ditanyakan sudah sesuai dengan jenjang, jenis sekolah, atau tingkat kelas. Tingkat kompetensi yang diukur harus disesuaikan dengan tingkatan peserta didik, misalnya kompetensi pada jenjang SMA tidak boleh ditanyakan pada jenjang SMP, walaupun materinya sama, atau sebaliknya soal untuk tingkat SMP tidak boleh ditanyakan pada jenjang SMA.
  98. 98. Konstruksi 1. Rumusan kalimat soal atau pertanyaan harus menggunakan kata-kata tanya atau perintah yang menuntut jawaban terurai, seperti: mengapa, uraikan, jelaskan, bandingkan, hubungkan, tafsirkan, buktikan, hitunglah. Jangan menggunakan kata tanya yang tidak menuntut jawaban uraian, misalnya: siapa, di mana, kapan. Demikian juga kata-kata tanya yang hanya menuntut jawaban ya atau tidak. 2. Buatlah petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal. 3. Buatlah pedoman penskoran segera setelah soalnya ditulis dengan cara menguraikan komponen yang akan dinilai atau kriteria penskorannya, besar skor bagi setiap komponen, atau rentang skor yang dapat diperoleh untuk setiap kriteria dalam soal yang bersangkutan. 4. Hal-hal lain yang menyertai soal seperti tabel, gambar, grafik, peta, atau yang sejenisnya harus disajikan dengan jelas, berfungsi, dan terbaca, sehingga tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda dan juga harus bermakna.
  99. 99. Bahasa 1. Rumusan butir soal menggunakan bahasa (kalimat dan kata-kata) yang sederhana dan komunikatif sehingga mudah dipahami oleh peserta didik. 2. Rumusan soal tidak mengandung kata-kata yang dapat menyinggung perasaan peserta didik atau kelompok tertentu. 3. Rumusan soal tidak menggunakan kata-kata/kalimat yang menimbulkan penafsiran ganda atau salah pengertian. 4. Butir soal menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. 5. Rumusan soal sudah mempertimbangkan segi bahasa dan budaya. 6. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat.
  100. 100. Kaidah Penulisan Pedoman Penskoran Uraian Objektif • Tuliskan semua kemungkinan jawaban benar atau kata kunci jawaban dengan jelas untuk setiap nomor soal. • Setiap kata kunci diberi skor 1 (satu). • Apabila suatu pertanyaan mempunyai beberapa subpertanyaan, rincilah kata kunci dari jawaban soal tersebut menjadi beberapa kata kunci subjawaban. Kata-kata kunci ini dibuatkan skornya (masing-masing 1). • Jumlahkan skor dari semua kata kunci yang telah ditetapkan pada soal. Jumlah skor ini disebut skor maksimum dari satu soal.
  101. 101. Uraian Non objektif • Tuliskan garis-garis besar jawaban sebagai kriteria jawaban untuk dijadikan pedoman atau dasar dalam memberi skor. Kriteria jawaban disusun sedemikian rupa sehingga pendapat/pandangan pribadi peserta didik yang berbeda dapat diskor menurut mutu uraian jawabannya. • Tetapkan rentang skor untuk tiap garis besar jawaban. Besarnya rentang skor terendah 0 (nol), sedangkan rentang skor tertinggi ditentukan berdasarkan keadaan jawaban yang dituntut oleh soal itu sendiri. Semakin kompleks jawaban, rentang skor semakin besar. Untuk memudahkan penskoran, setiap rentang skor diberi rincian berdasarkan kualitas jawaban, misalnya untuk rentang skor 0 - 3: jawaban tidak baik 0, agak baik 1, baik 2, sangat baik 3. Kriteria kualitas jawaban (baik tidaknya jawaban) ditetapkan oleh penulis soal. • Jumlahkan skor tertinggi dari tiap-tiap rentang skor yang telah ditetapkan. Jumlah skor dari beberapa kriteria ini disebut skor maksimum dari satu soal.
  102. 102. CONTOH SOAL URAIAN
  103. 103. Buatlah teks deskripsi mengenai tata surya! Perhatikan struktur (pernyataan umum, penjelasan, dan interpretasi) dan penggunaan tanda bacanya! Pedoman Penskoran No Kriteria Jawaban Skor A. Isi teks meliputi: pernyataan umum, penjelasan, dan interpretasi 1 1)Membuat pernyataan umum 0-3 Tepat 3 Kurang tepat 2 Tidak tepat 1 Tidak ada 0 2) Membuat penjelasan 0-3 Tepat 3 Kurang tepat 2 Tidak tepat 1 Tidak ada 0 3) Membuat interpretasi 0-3 Tepat 3 Kurang tepat 2 Tidak tepat 1 Tidak ada 0 B. Ejaan (penggunaan titik, koma, huruf besar, tanda seru, tanda tanya) 0-3 Benar semua 3 Sebagian besar benar 2 Sebagian besar salah 1 Salah semua 0 Skor maksimum 12
  104. 104. IPA: Perhatikan gambar jaring-jaring makanan pada ekosistem kebun berikut! a. Sebutkan makhluk hidup pada gambar di atas yang berperan sebagai: produsen, konsumen 1, konsumen 2, dan konsumen 3! b. Manakah makhluk hidup yang merupakan konsumen puncak? Jelaskan alasanmu! c. Jelaskan akibat yang terjadi apabila populasi belalang banyak yang mati sampai mengalami kepunahan!
  105. 105. Pedoman Penskoran No Kunci Jawaban Skor a Makhluk hidup yang berperan sebagai: produsen : sawi dan bunga sepatu konsumen 1: ulat, belalang, dan tikus konsumen 2: katak dan burung pipit konsumen 3: elang 1 1 1 1 b Makhluk hidup yang merupakan konsumen puncak adalah elang Alasannya: tidak ada lagi yang memangsa elang pada jaring-jaring makanan di atas 1 1 c Akibat populasi belalang menurun adalah: - populasi katak akan menurun juga jumlahnya karena belalang makanan katak. - populasi sawi akan naik jumlahnya karena belalang memakan sawi. Jika belalang tidak ada, sawi tidak ada yang memakan. 1 1 Skor maksimum 8
  106. 106.  Penyusunan Tes Praktik 1. Perencanaan : isu/pertimbangan a. Relevansi dan lingkup tugas b. Keadilan c. Generalisasi hasil d. Standardisasi 2. Pedoman Penilaian Tes Praktik a. Penentuan aspek dan perilaku yang dinilai b. Pemberian skor : 0-1 atau rentang skor c. Pemberian nilai tes praktik: pembobotan bila perlu
  107. 107. Contoh Kisi-Kisi PenulisanSoal Tes Praktik SMA/MA/SMA/SMTK PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN KURIKULUM 2013 No Kompetensi yang diukur Lingkup materi Materi Level Psikomotor Indikator No soal 1 Peserta didik mampu mempraktikkan keterampilan gerak permainan bola besar Permainan dan Olahraga Gerak servis Presisi Peserta didik dapat mempraktekkan salah satu gerak servis bola besar dengan benar 1 2 ...
  108. 108. Tugas 1. Praktikkan gerak servis passing bawah dengan bola besar secara benar! Pedoman penskoran: No Aspek yang dinilai Skor 1 Sikap awal - Kedua kaki dibuka selebar bahu dengan kaki kiri/kanan di depan 1 - Kedua lutut sedikit ditekuk 1 - Badan sedikit dibungkukkan ke depan 1 - Posisi bola di atas tangan kiri/kanan pemain/siswa praktek ke arah depan 1 - Bola yang hendak dipukul di depan di atas pinggul badan sejauh lengan 1 2 Gerakan - Tangan kanan/kiri mengayun memukul bola 1 - Bola melambung ke seberang net 1 3 Sikap akhir - Bola dapat melewati net tanpa menyentuh net 1 - Tangan kanan dan kiri saling menyilang 1 - Sikap memerhatikan pukulan bola sampai ke lawan permainan 1 Skor maksimum 10
  109. 109. @ Dit. PSMA Cerita ini tentang seorang kakek yang sederhana, hidup sebagai orang kampung yang bersahaja. Suatu sore, ia mendapati pohon pepaya di depan rumahnya telah berbuah. Walaupun hanya dua buah namun telah menguning dan siap dipanen. Ia berencana memetik buah itu di keesokan hari. Namun, tatkala pagi tiba, ia mendapati satu buah pepayanya hilang dicuri orang. KAKEK DAN PENCURI PEPAYA Kakek itu begitu bersedih, hingga istrinya merasa heran. “Suamiku, jangan hanya karena sebuah pepaya saja engkau demikian murung” ujar sang istri. “Bukan itu yang aku sedihkan,” jawab sang kakek. “Aku berpikir, betapa sulitnya orang itu mengambil pepaya kita. Ia harus sembunyi- sembunyi di tengah malam agar tidak ketahuan orang. Belum lagi mesti memanjatnya dengan susah payah untuk bisa memetik pepaya.”
  110. 110. @ Dit. PSMA “Oleh karena itu istriku...,” lanjut sang kakek. “Saya akan meminjam tangga dan saya taruh di bawah pohon pepaya kita. Mudah-mudahan ia datang kembali malam ini dan tidak akan kesulitan lagi mengambil pepaya yang satunya.” Namun saat pagi kembali hadir, ia mendapati pepaya yang tinggal sebuah itu tetap ada beserta tangganya tanpa bergeser sedikitpun. Sang Kakek tetap menunggu. Namun di pagi berikutnya, tetap saja buah pepaya itu masih di tempatnya. Di sore harinya, sang kakek kedatangan seorang tamu yang menenteng dua buah pepaya besar di tangannya. Sang kakek belum pernah mengenal si tamu tersebut. Singkat cerita, setelah berbincang lama, sang tamu dengan amat menyesal mengaku bahwa dialah yang telah mencuri pepayanya.
  111. 111. @ Dit. PSMA “Sebenarnya, di malam berikutnya saya ingin mencuri buah pepaya yang tersisa. Namun saat saya menemukan ada tangga di sana, saya tersadarkan dan sejak itu saya bertekad untuk tidak mencuri lagi. Untuk itu, saya kembalikan pepaya Anda dan untuk menebus kesalahan saya, saya hadiahkan pepaya yang baru saya beli di pasar untuk Anda.” Diambil dari http://www.kisahinspirasi.com/2012/09/kisah- kakek-dan-pencuri-pepaya.html
  112. 112. @ Dit. PSMA PERTANYAAN 1. Ani berpendapat bahwa sifat Kakek tersebut dermawan. Setujukah kamu dengan pendapat Ani tersebut? Jelaskan alasanmu! 2. Apakah pendapatmu jika pada cerita tersebut si pencuri tetap mengambil pepaya milik Kakek yang kedua? 3. Apakah yang membuat perasaan Kakek sedih setelah menyadari satu buah pepaya miliknya hilang? 4. Apakah yang dilakukan sang pencuri untuk menebus kesalahannya? 34) bukan soal HOTS
  113. 113. No Jawaban Skor 1. Langkah ke-1 …………………………… Langkah ke-2 …………………………… Langkah ke-3 …………………………… ……………. 1 1 1 …. Jumlah 5 Pedoman Penskoran @ Dit. PSMA Mata Pelajaran : PPKn Kelas/Peminatan : Umum Kelas/Semester : XII/1
  114. 114. @ Dit. PSMA

×