PDGK4204
PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA
MODUL 2
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK
OLEH
KELOMPOK 1
1. Rifan Raisani 2. Suci Zahra 3. Arni Sariningsih
MODUL 2
PEMEROLEHAN BAHASA ANAK
Kegiatan Belajar 1 (2.5)
Pemerolehan Bahasa Pertama
Kegiatan Belajar 2 (2.24)
Pemerolehan Bahasa Kedua
Kegiatan Belajar 1 (2.5)
Pemerolehan Bahasa Pertama
A. Pengertian
Pemerolehan bahasa (language acquisition) adalah proses pemilikan kemampuan berbahasa
secara alamiah.
Proses pemerolehan bahasa memiliki karakteristik berikut:
• Berjalan secara spontan, tanpa sadar, dan tanpa beban.
• Terjadi secara langsung dalam situasi informal, tanpa melalui pembelajaran formal.
• Didorong oleh kebutuhan, baik kebutuhan untuk memahami maupun dipahami orang lain.
• Berlangsung secara terus-menerus dalam konteks berbahasa yang nyata dan bermakna.
• Diperoleh secara lisan melalui tindak berbahasa menyimak/mendengarkan dan berbicara.
KEMAMPUAN YANG TERLIBAT DALAM
PEMEROLEHAN BAHASA
• kemampuan reseptif, yaitu kemampuan menyerap, menerima, dan memahami
tuturan orang lain.
• kemampuan produktif, yaitu kemampuan menghasilkan tuturan, untuk
mengekspresikan diri atau menanggapi rangsang bahasa yang disampaikan
oleh orang lain
B. TEORI PEMEROLEHAN BAHASA
• Pandangan Nativistis
Menurut pandangan nativistis, setiap anak yang lahir telah dilengkapi dengan
kemampuan bawaan atau alami untuk dapat berbahasa.
• Pandangan Behavioristis
Menurut behavioris, penguasaan bahasa anak ditentukan oleh rangsangan yang diberikan
lingkungannya
• Pandangan Kognitif
Menurut pandangan kognitif, penguasaan dan perkembangan bahasa anak ditentukan
oleh daya kognitifnya
C. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PEMEROLEHAN BAHASA
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa yaitu :
• Faktor Biologis
• Faktor Lingkungan Sosial
• Faktor Intelegensi
• Faktor Motivasi
•Faktor Biologis • Alat dengar
• Sistem syaraf/ otak: Wernicke, Broca, Motor
• Alat ucap
•Faktor Lingkungan
Sosial
• Interaksi dan komunikasi dengan lingkungan
•Faktor Intelegensi • daya atau kemampuan anak dalam berpikir atau bernalar
•Faktor Motivasi • Motivasi dari dalam (lapar, perhatian, dll), dan motivasi dari
luar.
D. STRATEGI PEMEROLEHAN BAHASA
Ada beberapa Strategi untukpemerolehan bahasa yaitu :
1. Mengingat
2. Meniru
3. Mengamati Langsung
4. Bermain
5. Penyederhanaan
E. TAHAP PEMEROLEHAN BAHASA
Ada beberapaTahap dalam pemerolehan bahasa yaitu :
1. Tahap Pralinguistik (Berlangsung Sekitar Usia 0-12 bulan)
2. Tahap Satu Kata (Holofrasis) (Berlangsung Sekitar Usia 12-18 bulan)
3. Tahap Dua Kata (Berlangsung Sekitar Usia 18-24 bulan)
4. Tahap Telegrafis (Berlangsung Sekitar Usia 2-3 Tahun)
Tahap Perkembangan Bahasa Anak (Piaget dan Vygotsky)
KB 1 PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA
A. PENGERTIAN
Suatu bahasa disebut bahasa kedua apabila bahasa tersebut dikuasai anak melalui belajar
secara formal. Dalam memperoleh B2 banyak cara yang dilakukan. Secara umum, tipe
perolehan B2 dapat dibedakan menjadi : pemerolehan B2 secara terpimpin, secara alamiah,
serta terpimpin dan alamiah.
Pemerolehan B2 secara terpimpin dilakukan melalui aktivitas pembelajaran, baik di sekolah
maupun kursus atau les. Umumnya, ragam bahasa yang dipelajari bersifat formal atau baku.
pemerolehan B2 secara alamiah dilakukan secara spontan. Dengan demikian seorang anak
bisa memiliki beberapa bahasa pertama dan juga beberapa bahasa kedua
B. TEORI PEMEROLEHAN BAHASA
KEDUA
Ada beberapaTeori dalam pemerolehan bahasa kedua (B2) yaitu :
 TeoriAkulturasi
Akulturasi adalah proses adaptasi atau penyesuaian dengan kebudayaan baru
 TeoriAkomodasi
Teori akomodasi menyatakan bahwa hubungan masyarakat B1 dengan B2 dalam berinteraksi sangat menentukan
pemerolehan B2
 Teori Wacana
Teori wacana menekankan pentingnya pembelajar B2 menemukan makna bahasa melalui keterlibatannya dalam
berkomunikasi.
 Model Monitor
Monitor adalah proses konstruksi kreatif dalam berbahasa
Model Kompetensi Variabel
Model Kompetensi Variabel menyatakan bahwa cara seseorang mempelajari bahasa akan
mencerminkan cara orang itu menggunakan bahasa yang dipelajarinya.
Hipotesis Universal
Hipotesis universal menyatakan bahwa anak menemukan kaidah-kaidah bahasa dengan bentuk
gramatika universal, yakni gramatika inti
Teori Neurofungsional
Teori ini menyatakan adanya hubungan antara bahasa dengan anatomi syaraf. Dua daerah
dalam otak, yaitu belahan otak kanan (daerah Wernickle) dan belahan otak kiri (daerah Brocka),
untuk menentukan pemerolehan B2
kesimpulan
Pemerolehan bahasa adalah proses alami di mana anak memperoleh
kemampuan berbahasa dari lingkungannya tanpa sengaja
mempelajarinya. Proses ini berjalan secara spontan, tanpa sadar, dan
tanpa beban. Dalam konteks pembelajaran bahasa kedua, ini terjadi
setelah anak telah memperoleh bahasa pertamanya dan berhubungan
dengan proses-proses yang terjadi saat mempelajari bahasa tersebut
Ciri Proses Belajar Bahasa Pertama & Kedua
Wasalam
Sekian dan Terima Kasih
Daftar Pustaka
Guat, T. M. (2006). Pemerolehan Bahasa Kanak-kanak; Satu Analisis Sintaksis. Dalam Jurnal Penyelidikan IPBL. Jilid7, 87-108.
Indah, R. N. (2011). Proses Pemerolehan Bahasa: Dari Kemampuan hingga Kekurangmampuan Berbahasa. LiNGUA: Jurnal Ilmu
Bahasa dan Sastra, 3(1), 1-17.
Zubaidah, E. (2004). Perkembangan bahasa anak usia dini dan teknik pengembangan di sekolah. Cakrawala Pendidikan, 3(3), 459-479.
Hartati, T. (2003). Pemerolehan dan perkembangan bahasa anak.
Supraptiningsih, Ririk Ratnasari, dan Ariantoni. (2016). Modul Pelatihan Guru Pembelajar: Penguasaan dan Keterampilan Berbahasa
Indonesia. Jakarta: Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.

MODUL 2 BAHASA INDONESIA-KELOMPOK 1.pptx

  • 1.
    PDGK4204 PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA MODUL2 PEMEROLEHAN BAHASA ANAK OLEH KELOMPOK 1 1. Rifan Raisani 2. Suci Zahra 3. Arni Sariningsih
  • 2.
    MODUL 2 PEMEROLEHAN BAHASAANAK Kegiatan Belajar 1 (2.5) Pemerolehan Bahasa Pertama Kegiatan Belajar 2 (2.24) Pemerolehan Bahasa Kedua
  • 3.
    Kegiatan Belajar 1(2.5) Pemerolehan Bahasa Pertama A. Pengertian Pemerolehan bahasa (language acquisition) adalah proses pemilikan kemampuan berbahasa secara alamiah. Proses pemerolehan bahasa memiliki karakteristik berikut: • Berjalan secara spontan, tanpa sadar, dan tanpa beban. • Terjadi secara langsung dalam situasi informal, tanpa melalui pembelajaran formal. • Didorong oleh kebutuhan, baik kebutuhan untuk memahami maupun dipahami orang lain. • Berlangsung secara terus-menerus dalam konteks berbahasa yang nyata dan bermakna. • Diperoleh secara lisan melalui tindak berbahasa menyimak/mendengarkan dan berbicara.
  • 5.
    KEMAMPUAN YANG TERLIBATDALAM PEMEROLEHAN BAHASA • kemampuan reseptif, yaitu kemampuan menyerap, menerima, dan memahami tuturan orang lain. • kemampuan produktif, yaitu kemampuan menghasilkan tuturan, untuk mengekspresikan diri atau menanggapi rangsang bahasa yang disampaikan oleh orang lain
  • 6.
    B. TEORI PEMEROLEHANBAHASA • Pandangan Nativistis Menurut pandangan nativistis, setiap anak yang lahir telah dilengkapi dengan kemampuan bawaan atau alami untuk dapat berbahasa. • Pandangan Behavioristis Menurut behavioris, penguasaan bahasa anak ditentukan oleh rangsangan yang diberikan lingkungannya • Pandangan Kognitif Menurut pandangan kognitif, penguasaan dan perkembangan bahasa anak ditentukan oleh daya kognitifnya
  • 7.
    C. FAKTOR YANGMEMPENGARUHI PEMEROLEHAN BAHASA Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pemerolehan bahasa yaitu : • Faktor Biologis • Faktor Lingkungan Sosial • Faktor Intelegensi • Faktor Motivasi
  • 8.
    •Faktor Biologis •Alat dengar • Sistem syaraf/ otak: Wernicke, Broca, Motor • Alat ucap •Faktor Lingkungan Sosial • Interaksi dan komunikasi dengan lingkungan •Faktor Intelegensi • daya atau kemampuan anak dalam berpikir atau bernalar •Faktor Motivasi • Motivasi dari dalam (lapar, perhatian, dll), dan motivasi dari luar.
  • 9.
    D. STRATEGI PEMEROLEHANBAHASA Ada beberapa Strategi untukpemerolehan bahasa yaitu : 1. Mengingat 2. Meniru 3. Mengamati Langsung 4. Bermain 5. Penyederhanaan
  • 10.
    E. TAHAP PEMEROLEHANBAHASA Ada beberapaTahap dalam pemerolehan bahasa yaitu : 1. Tahap Pralinguistik (Berlangsung Sekitar Usia 0-12 bulan) 2. Tahap Satu Kata (Holofrasis) (Berlangsung Sekitar Usia 12-18 bulan) 3. Tahap Dua Kata (Berlangsung Sekitar Usia 18-24 bulan) 4. Tahap Telegrafis (Berlangsung Sekitar Usia 2-3 Tahun)
  • 11.
    Tahap Perkembangan BahasaAnak (Piaget dan Vygotsky)
  • 13.
    KB 1 PEMEROLEHANBAHASA KEDUA A. PENGERTIAN Suatu bahasa disebut bahasa kedua apabila bahasa tersebut dikuasai anak melalui belajar secara formal. Dalam memperoleh B2 banyak cara yang dilakukan. Secara umum, tipe perolehan B2 dapat dibedakan menjadi : pemerolehan B2 secara terpimpin, secara alamiah, serta terpimpin dan alamiah. Pemerolehan B2 secara terpimpin dilakukan melalui aktivitas pembelajaran, baik di sekolah maupun kursus atau les. Umumnya, ragam bahasa yang dipelajari bersifat formal atau baku. pemerolehan B2 secara alamiah dilakukan secara spontan. Dengan demikian seorang anak bisa memiliki beberapa bahasa pertama dan juga beberapa bahasa kedua
  • 14.
    B. TEORI PEMEROLEHANBAHASA KEDUA Ada beberapaTeori dalam pemerolehan bahasa kedua (B2) yaitu :  TeoriAkulturasi Akulturasi adalah proses adaptasi atau penyesuaian dengan kebudayaan baru  TeoriAkomodasi Teori akomodasi menyatakan bahwa hubungan masyarakat B1 dengan B2 dalam berinteraksi sangat menentukan pemerolehan B2  Teori Wacana Teori wacana menekankan pentingnya pembelajar B2 menemukan makna bahasa melalui keterlibatannya dalam berkomunikasi.  Model Monitor Monitor adalah proses konstruksi kreatif dalam berbahasa
  • 15.
    Model Kompetensi Variabel ModelKompetensi Variabel menyatakan bahwa cara seseorang mempelajari bahasa akan mencerminkan cara orang itu menggunakan bahasa yang dipelajarinya. Hipotesis Universal Hipotesis universal menyatakan bahwa anak menemukan kaidah-kaidah bahasa dengan bentuk gramatika universal, yakni gramatika inti Teori Neurofungsional Teori ini menyatakan adanya hubungan antara bahasa dengan anatomi syaraf. Dua daerah dalam otak, yaitu belahan otak kanan (daerah Wernickle) dan belahan otak kiri (daerah Brocka), untuk menentukan pemerolehan B2
  • 16.
    kesimpulan Pemerolehan bahasa adalahproses alami di mana anak memperoleh kemampuan berbahasa dari lingkungannya tanpa sengaja mempelajarinya. Proses ini berjalan secara spontan, tanpa sadar, dan tanpa beban. Dalam konteks pembelajaran bahasa kedua, ini terjadi setelah anak telah memperoleh bahasa pertamanya dan berhubungan dengan proses-proses yang terjadi saat mempelajari bahasa tersebut
  • 17.
    Ciri Proses BelajarBahasa Pertama & Kedua
  • 18.
  • 19.
    Daftar Pustaka Guat, T.M. (2006). Pemerolehan Bahasa Kanak-kanak; Satu Analisis Sintaksis. Dalam Jurnal Penyelidikan IPBL. Jilid7, 87-108. Indah, R. N. (2011). Proses Pemerolehan Bahasa: Dari Kemampuan hingga Kekurangmampuan Berbahasa. LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 3(1), 1-17. Zubaidah, E. (2004). Perkembangan bahasa anak usia dini dan teknik pengembangan di sekolah. Cakrawala Pendidikan, 3(3), 459-479. Hartati, T. (2003). Pemerolehan dan perkembangan bahasa anak. Supraptiningsih, Ririk Ratnasari, dan Ariantoni. (2016). Modul Pelatihan Guru Pembelajar: Penguasaan dan Keterampilan Berbahasa Indonesia. Jakarta: Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan.