• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Industri Kreatif Indonesia
 

Industri Kreatif Indonesia

on

  • 30,859 views

Indonesian Creative Industry

Indonesian Creative Industry

Statistics

Views

Total Views
30,859
Views on SlideShare
29,903
Embed Views
956

Actions

Likes
13
Downloads
1,496
Comments
4

7 Embeds 956

http://belajardesain.wordpress.com 804
http://www.slideshare.net 110
http://buangbebas.blogspot.com 23
https://belajardesain.wordpress.com 10
http://outbox666.blogspot.com 4
http://feeds.feedburner.com 4
http://webcache.googleusercontent.com 1
More...

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

14 of 4 previous next Post a comment

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • JASA PENGURUSAN PERIZINAN EXPORT IMPORTIR
    “Corporate Legal services”
    http://www.saranaijin.com
    Komplek Ruko Segitiga Atrium Blok A1 Lt 2 Jl. Senen Raya No. 135 Jakarta Pusat 10410
    Tep: +(62) 21- 34833034 Fax : +(62) 21- 34833038
    Mobile: 081585427167
    Pin BB 285200BC
    Email: legal@saranaizin.com

    JASA PERNGURUSAN PERIZINAN EXPORT IMPORTIR
    - URUS API-P (ANGKA PENGENAL IMPORTIR PRODUSEN)
    - URUS API-U (ANGKA PENGENAL IMPORTIR UMUM)
    - URUS API PERUBAHAN
    - URUS APIP (Produsen) PMA BKPM
    - URUS APIU (Umum) PMA BKPM
    - URUS NIK EXPORT IMPORT
    - URUS NPIK
    - URUS IT ELEKTRONIKA
    - IT PAKAIAN JADI
    - IT ALAS KAKI
    - IT MAKANAN DAN MINUMAN
    IT OBAT TRADISINAL DAN HERBAL
    - URUS IP PLASTIK, IP BESI/BAJA, IP TEKSTIL
    - URUS PI BARANG MODAL BUKAN BARU
    - URUS ETPIK
    - URUS SKPLBI BARANG / LABEL PRODUK IMPORTIR
    - URUS POSTEL

    JASA PENGURUSAN LEGAL SERVICES
    - URUS PENDIRIAN PT – PERSEROAN TERBATAS
    - URUS PENDIRIAN PMA
    - URUS IZIN PRINSIP
    - URUS PENDIRIAN CV
    - URUS PENDIRIAN UD
    - URUS IZIN PRINSIP PERLUASAN
    - URUS SIUP
    - URUS TDP
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • JASA PENGURUSAN PERIZINAN EXPORT IMPORTIR
    “Corporate Legal services”
    http://www.saranaijin.com
    Komplek Ruko Segitiga Atrium Blok A1 Lt 2 Jl. Senen Raya No. 135 Jakarta Pusat 10410
    Tep: +(62) 21- 34833034 Fax : +(62) 21- 34833038
    Mobile: 081585427167
    Pin BB 285200BC
    Email: legal@saranaizin.com

    JASA PERNGURUSAN PERIZINAN EXPORT IMPORTIR
    - URUS API-P (ANGKA PENGENAL IMPORTIR PRODUSEN)
    - URUS API-U (ANGKA PENGENAL IMPORTIR UMUM)
    - URUS API PERUBAHAN
    - URUS APIP (Produsen) PMA BKPM
    - URUS APIU (Umum) PMA BKPM
    - URUS NIK EXPORT IMPORT
    - URUS NPIK
    - URUS IT ELEKTRONIKA
    - IT PAKAIAN JADI
    - IT ALAS KAKI
    - IT MAKANAN DAN MINUMAN
    IT OBAT TRADISINAL DAN HERBAL
    - URUS IP PLASTIK, IP BESI/BAJA, IP TEKSTIL
    - URUS PI BARANG MODAL BUKAN BARU
    - URUS ETPIK
    - URUS SKPLBI BARANG / LABEL PRODUK IMPORTIR
    - URUS POSTEL

    JASA PENGURUSAN LEGAL SERVICES
    - URUS PENDIRIAN PT – PERSEROAN TERBATAS
    - URUS PENDIRIAN PMA
    - URUS IZIN PRINSIP
    - URUS PENDIRIAN CV
    - URUS PENDIRIAN UD
    - URUS IZIN PRINSIP PERLUASAN
    - URUS SIUP
    - URUS TDP
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • thanks
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • keren.. bisa buat referensi.. download ya. trims..
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Industri Kreatif Indonesia Industri Kreatif Indonesia Presentation Transcript

    • Industri Kreatif Indonesia Togar M. Simatupang Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung 15 Mei 2008
    • Kilasan • Industri Kreatif • Industri Kreatif Indonesia • Industri Kreatif Provinsi Jawa Barat 2
    • Industri Kreatif 3
    • Industri Kreatif • Industri yang unsur utamanya adalah kreativitas, keahlian dan talenta yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan melalui penawaran kreasi intelektual. • Industri kreatif terdiri dari penyediaan produk kreatif langsung kepada pelanggan dan pendukung penciptaan nilai kreatif pada sektor lain yang secara tidak langsung berhubungan dengan pelanggan. • Produk kreatif mempunyai ciri-ciri: siklus hidup yang singkat, risiko tinggi, margin yang tinggi, keanekaragaman tinggi, persaingan tinggi, dan mudah ditiru. 4
    • Jenis Industri Kreatif INDUSTRI KREATIF Produk Kreatif Langsung Ke Pelanggan: • Film • Musik Pelanggan • Permainan • Media • Pertunjukan Jasa Kreatif ke Produk dengan Industri Lainnya: desain, Unsur Kreatif: periklanan, arsitektur, pariwisata, otomotif, dll. alas kaki, dll. 5
    • Komponen Industri Kreatif TEKNOLOGI SENI Industri Kreatif: Modal Intelektual BISNIS BUDAYA 6
    • Asal-usul Istilah Industri Kreatif • Istilah “industri kreatif” pertama kali digunakan oleh Partai Buruh Inggris pada tahun 1997. • Analisis pertama dari dampak ekonomi yang ditimbulkan sektor kreatif di Inggris dilakukan tahun 1998 oleh Departemen Kebudayaan, Media, dan Olah Raga Inggris. • Industri kreatif Inggris ini menyumbang sekitar 7,9 persen penerimaan nasionalnya atau £ 76,6 milyar pada tahun 2000. • Pemerintah Inggris menetapkan 13 sektor usaha yang tergolong sebagai industri kreatif, yakni (1) periklanan, (2) kesenian dan barang antik, (3) kerajinan tangan, (4) desain, (5) tata busana, (6) film dan video, (7) perangkat lunak hiburan interaktif, (8) musik, (9) seni pertunjukan, (10) penerbitan, (11) jasa komputer, (12) televisi, dan (13) radio. 7 Sumber: UK Creative Industries Fact File
    • Sektor Industri Kreatif di Hong Kong 1. Periklanan (advertising) 2. Arsitektur (architecture) 3. Kesenian dan barang antik (art and antiques) 4. Komik (comics) 5. Desain (design) 6. Tata Busana (designer fashion) 7. Film (film) 8. Permainan komputer (game software) 9. Musik (music) 10. Seni Pertunjukan (performing arts) 11. Penerbitan (publishing) 12. Perangkat lunak dan jasa teknologi informasi (software and IT services) 13. Televisi (television) 8 Sumber: http://www.tdctrade.com/econforum/tdc/tdc020902.htm
    • Lingkup Industri Kreatif (UNCTAD) Bidang yang luas berkaitan dengan hubungan sub-sektor yang berbeda mulai dari kriya seni tradisional sampai jasa multi media Pengetahuan Seni Visual Tradisional Musik Paintings, sculptures and Art crafts, festivals and cultural activities Concerts, CDs, tapes, photograpy digitalized music Sastra dan Penerbitan Industri Seni Pertunjukan Books, newspapers Theatre, dance, opera, and periodicals Kreatif puppetry, circus Desain Audio-Visuals Architecture, interior objects, Animasi Digital Broadcasting, cinema, fashion and jewellery dan Multi-media television, radio Software, videogames and advertising Source: United Nations Conference on Trade 9 and Development (UNCTAD)
    • Ukuran Industri Kreatif Tahun 1999 Source: Howkins, John. 2001. The Creative Economy. London: Penguin Press. 10
    • Perbandingan Industri Kreatif di Beberapa Negara Pangsa PDB Pangsa Tenaga Kerja Hong Kong ~ 2% 3,7% New Zealand 3,1% 3,6% Australia 3,3% 3,7% United Kingdom 7,9% 4,1% 11 Sumber: http://www.tdctrade.com/econforum/tdc/tdc020902.htm
    • Kontribusi Industri Kreatif terhadap PDB Negara-negara Amerika Latin %PDB 3 2.5 2 1.5 1 0.5 0 Argentina Brazil Chile Columbia Peru Uruguay Venezuela Sumber: UNESCO12
    • Perbandingan Industri Kreatif di Beberapa Negara 13
    • Industri Kreatif Indonesia 14
    • Industri Kreatif di Indonesia • Depdag mencatat 14 cakupan bidang ekonomi kreatif: (1) Jasa periklanan; (2) Arsitektur; (3) Seni rupa; (4) Kerajinan; (5) Desain; (6) Mode (fashion); (7) Film; (8) Musik; (9) Seni pertunjukan; (10) Penerbitan; (11) Riset dan pengembangan; (12) Software; (13) TV dan Radio; (14) Video game • Industri Kreatif merupakan pilar utama dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif yang memberikan dampak yang positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. 15
    • Sektor Industri Kreatif menurut Mari Elka Pangestu (Bisnis Indonesia, 24/10/2007) 1. Periklanan 2. Arsitektur 3. Pasar Seni dan Antik 4. Kerajinan 5. Desain 6. Desain Fesyen 7. Film, Video, dan Fotografi 8. Permainan Interaktif 9. Musik 10. Seni Pertunjukan 11. Penerbitan dan Percetakan 12. Jasa Komputer dan Piranti Lunak 13. Televisi dan Radio 14. Riset dan Pengembangan 16
    • Kelompok Industri Kreatif (1) 1. Periklanan: kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi dan produksi iklan, antara lain: riset pasar, perencanaan komunikasi iklan, iklan luar ruang, produksi material iklan, promosi, kampanye relasi publik, tampilan iklan di media cetak dan elektronik. 2. Arsitektur: kegiatan kreatif yang berkaitan dengan cetak biru bangunan dan informasi produksi antara lain: arsitektur taman, perencanaan kota, perencanaan biaya konstruksi, konservasi bangunan warisan, dokumentasi lelang, dll. 17
    • Kelompok Industri Kreatif (2) 3. Pasar seni dan barang antik: kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi dan perdagangan, pekerjaan, produk antik dan hiasan melalui lelang, galeri, toko, pasar swalayan, dan internet. 4. Kerajinan: kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi dan distribusi produk kerajinan antara lain barang kerajinan yang terbuat dari: batu berharga, aksesoris, pandai emas, perak, kayu, kaca, porselin, kain, marmer, kapur, dan besi. 18
    • Kelompok Industri Kreatif (3) 5. Desain: kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi desain grafis, interior, produk, industri, pengemasan, dan konsultasi identitas perusahaan. 6. Desain Fesyen: kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi desain pakaian, desain alas kaki, dan desain aksesoris mode lainnya, produksi pakaian mode dan aksesorisnya, konsultansi lini produk fesyen, serta distribusi produk fesyen. 19
    • Kelompok Industri Kreatif (4) 7. Video, Film dan Fotografi: kegiatan kreatif yang terkait dengan kreasi produksi Video, film, dan jasa fotografi, serta distribusi rekaman video,film. Termasuk didalamnya penulisan skrip, dubbing film, sinematografi, sinetron, dan eksibisi film. 8. Permainan interaktif: kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi, produksi, dan distribusi permainan komputer dan video yang bersifat hiburan, ketangkasan, dan edukasi. 20
    • Kelompok Industri Kreatif (5) 9. Musik: kegiatan kreatif yang berkaitan dengan kreasi, produksi, distribusi, dan ritel rekaman suara, hak cipta rekaman, promosi musik, penulis lirik, pencipta lagu atau musik, pertunjukan musik, penyanyi, dan komposisi musik. 10. Seni Pertunjukan: kegiatan kreatif yang berkaitan dengan usaha yang berkaitan dengan pengembangan konten, produksi pertunjukan, pertunjukan balet, tarian tradisional, tarian kontemporer, drama, musik tradisional, musik teater, opera, termasuk tur musik etnik, desain dan pembuatan busana pertunjukan, tata panggung, dan tata pencahayaan. 21
    • Kelompok Industri Kreatif (6) 11. Penerbitan & Percetakan : kegiatan kreatif yang terkait dengan dengan penulisan konten dan penerbitan buku, jurnal, koran, majalah, tabloid, dan konten digital serta kegiatan kantor berita. 12. Layanan Komputer & piranti lunak: kegiatan kreatif yang terkait dengan pengembangan teknologi informasi termasuk jasa layanan komputer, pengembangan piranti lunak, integrasi sistem, desain dan analisis sistem, desain arsitektur piranti lunak, desain prasarana piranti lunak & piranti keras, serta desain portal. 22
    • Kelompok Industri Kreatif (7) 13. Televisi & radio: kegiatan kreatif yang berkaitan dengan usaha kreasi, produksi dan pengemasan, penyiaran, dan transmisi televisi dan radio. 14. Riset & Pengembangan: kegiatan kreatif yang terkati dengan usaha inovatif yang menawarkan penemuan ilmu dan teknologi dan penerapan ilmu dan pengetahuan tersebut untuk perbaikan produk dan kreasi produk baru, proses baru, material baru, alat baru, metode baru, dan teknologi baru yang dapat memenuhi kebutuhan pasar. 23
    • Temuan Studi Kontribusi Ekonomi Kreatif Indonesia (Mari Elka Pangestu) • Industri kreatif Indonesia menyumbangkan sekitar 5,67% dari PDB Indonesia pada tahun 2006 • Nilai tambah bruto sekitar 104,787 miliar rupiah • Jumlah tenaga kerja 4.902.387 orang • Tingkat partisipasi pekerja sebesar 5,14% • Produktivitas tenaga kerja sebesar 21.775 ribu rupiah per pekerja • Nilai ekspor sekitar 81.428 miliar rupiah • Pertumbuhan ekspor sebesar 4,67% • Persentase ekspor terhadap ekspor nasional sebesar 9,13%. • Jumlah perusahaan sekitar 2.188.815 • Pertumbuhan jumlah perusahaan sebesar 12,38% • Pesentase jumlah perusahaan terhadap total perusahaan adalah 5,17% 24
    • Nilai Tambah Ekonomi Industri Kreatif Indonesia Tahun 2006 1. FESYEN : Rp 46 triliun (44,18%) 2. KERAJINAN : Rp 29 triliun (27,72%) 3. PERIKLANAN : Rp 7 triliun (6,82%) 4. TELEVISI DAN RADIO 5. ARSITEKTUR 6. MUSIK 7. PERCETAKAN DAN PENERBITAN 8. DESAIN 9. PASAR SENI DAN BARANG ANTIK 10. JASA KOMPUTER DAN PIRANTI LUNAK 11. FILM & VIDEO 12. RISET DAN PENGEMBANGAN 13. HIBURAN INTERAKTIF 14. SENI PERTUNJUKAN 25
    • Perbandingan Kontribusi PDB Dengan Sektor Lain Tahun 2006 Persentase Kontribusi PDB atas Dasar Harga Berlaku Menurut Sektor Industri Tahun 2006 (Ribu Rupiah) 290,678,075,544.8 104,381,295,953.7 430,493,900,000.0 3.1% 12.9% 8.7% 271,543,100,000.0 8.1% 354,626,900,000.0 10.6% 230,921,600,000.0 6.9% 496,336,200,000.0 14.9% 887,162,162,501.5 26.6% 241,653,966,000.0 30,398,500,000.0 7.2% 0.9% Pertanian, Peternakan, Kehutanan, dan Perikanan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Listrik, Gas, dan Air Bersih Bangunan Perdagangan, Hotel dan Restoran Pengangkutan dan Komunikasi Keuangan, Real Estat dan Jasa Perusahaan 26 Jasa-jasa/Services Industri Kreatif
    • Pengembangan Industri Kreatif Indonesia 27
    • Hirarki Pendekatan Tingkat NASIONAL: Identitas Nasional Promosi Komitmen Nasional Tingkat PROVINSI: Strategis Identitas Provinsi Tingkat KOTA: Taktikal Identitas Kota & Prasarana Kebijakan Modal Kreatif Komunitas Kreatif Pekerja Kreatif Pewirausaha Kreatif Pendidikan Kreatif Operasional 28
    • Kasus Bandung Kota Kreatif 29
    • Peran Pemerintah Daerah (1) • Promotor – pernyataan kebijakan bahwa Bandung adalah kota kreatif – Pengembangan industri kreatif adalah cara membangun sumberdaya manusia Jabar yang kreatif, inovatif, dan produktif • Fasilitator sosialisasi forum ekonomi kreatif, buku kuning pelaku industri kreatif, data industri kreatif, homepage, forum pendidikan dan kewirausahaan kreatif • Penyedia ruang publik untuk berkreasi di Kota • Penyedia koridor kota-kota kreatif 30
    • Peran Pemerintah Daerah (2) • Penyedia insentif pajak atau kemudahan lainnya bagi perusahaan atau donatur yang mengembangkan industri kreatif dengan audit yang jelas dan terukur • Katalisator mempercepat pembangunan industri kreatif melalui – Pemberdayaan komunitas kreatif untuk produktif bukan hanya konsumtif – Penghargaan (individu, kelompok, maupun kota yang kreatif) – Prasarana intelektual (perlindungan hak kekayaan intelektual, internet cepat) – Permodalan termasuk modal ventura atau modal bergulir (revolving capital) atau inkubator 31
    • Indikator Keberhasilan Daya Saing Kreatif Kinerja Ekonomi Kesejahteraan Komunitas Sosial Produktif * Perdagangan * Teknologi Klaster Industri * Turisme * Talenta Sumberdaya Prasarana Manusia Fisik Fondasi Kualitas Lingkungan Pajak Akses Kehidupan dan Peraturan Permodalan Program Kapasitas Industri Insentif dan Pemasaran Kepemimpinan Penghela Sumberdaya 32
    • Apa yang diharapkan akan terjadi? • Iklim usaha yang • Peningkatan kondusif Munculnya usaha Citra Kreatif lapangan kerja • Peningkatan baru dari nasional dan • Kedatangan Kerjasama industri dan internasional pekerja kreatif • Pasar yang universitas meningkat (brain gain) bergairah Peningkatan Pendapatan investasi publik, Peningkatan Perluasan pasar dan kemakmuran swasta, dan kemitraan baru dan produk meningkat internasional langsung 33
    • Terima Kasih 34