Kesehatan, Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3)

56,454 views

Published on

Published in: Education
2 Comments
11 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
56,454
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
2,219
Comments
2
Likes
11
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kesehatan, Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3)

  1. 1. PENGERTIAN KESEHATAN,KEAMANAN, & KESELAMATAN KERJA BY: NORLADY PASARIBU www.ladysnezky.blogspot.com
  2. 2. Kesehatan Kondisi dimanabadan, jiwa, dan raga dalamkeadaan sehat baik secara rohani maupun
  3. 3. Kesehatan merupakan hal yangpaling penting dan diutamakan dalam suatu pekerjaanTanpa kesehatan semuanya akanmenjadi pekerjaan yang sia-sia
  4. 4. MENGAPA….????
  5. 5. KARENAJika kita tidak dalam keadaan sehat ketika kitamengerjakan sesuatu maka kita tidak bisa fokus untuk mengerjakan hal tersebut dan pastinyapekerjaan yang kita buat akan tidak memuaskan
  6. 6. Masalah Kesehatan Kerja diaturdalam UU No. 23 Tahun 1992 tentang KesehatanKesehatan kerja diselenggarakan untukmewujudkan produktivitas kerja yang optimalKesehatan kerja meliputipelayanan, pencegahan penyakit, syaratkesehatan kerjaKetentuan mengenai kesehatan kerjasebagaimana dimaksud dalam ayat(2) dan (3)ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah
  7. 7. JADIKesehatan harus sangat diperhatikan karena dapat mempengaruhi hasil pekerjaan kita
  8. 8. KESELAMATANPerihal dimana kita dalam keadaan fisikkita selamat, sejahtera, dan terhindar dari bahaya
  9. 9. Keselamatan tidak kalah pentingnya dengan kesehatan KARENA Keselamatan menyangkut nyawa seseorang
  10. 10. Dalam dunia pekerjaan adaUndang-Undang yang mengatur tentang keselamatan para pekerja
  11. 11. JADIJangan lupa untuk memperhatikan keselamatan kerja DANJangan lupa untuk menggunakan peralatan keselamatan kerja
  12. 12. KEAMANAN Perlindungan terhadap sesuatu halDapat berupa perusahaan, karyawan maupun fasilitas perusahaan
  13. 13. Kita akan merasa tenang untuk bekerja jikakeadaan sekeliling kita aman dan tentram
  14. 14. KESIMPULANNYA…
  15. 15. Kesehatan, keselamatan, dan keamanan saling berkaitanerat dan sangat mepengaruhi hasil dari pekerjaan kita
  16. 16. SEJARAHKESEHATAN, KESELAMATAN, DAN KEAMANAN KERJA
  17. 17. MASA PURBAKALA Pada masa ini, manusia mulaimemperhatikan masalah keselamatan kerja agar terhindar dari dari kecelakaan Pengalaman inilah akhirnya berkembang cara-cara untuk menghindari kecelakaan dalam mengerjakan sesuatu
  18. 18. MASA MODERN Dimulai pada abad ke 18 Ketika industri mulai maju pesat dan adanya kemajuan teknologi yang digunakan untuk meningkatkan daya kerja serta mengurangitingkat kecelakaan dengan menciptakan mesin- mesin yang cukup aman untuk digunakan
  19. 19. SEJARAH PERATURANTENTANG KESELAMATAN KERJA
  20. 20. PERANCIS
  21. 21. Pada tahun 1841 Dikeluarkan peraturan untukperlindungan tenaga kerja anak yang digunakan sebagai mekanik Pada tahun 1893 Dikeluarkan UU yang secara tegas mengatur keselamatan kerja
  22. 22. Pada tahun 1845Dikeluarkan edaran tentang pengawaasan kesehatan kerjaPada tahun 1853Dikeluarkan ketentuan yangmemberikan wewenang kepadapemerintah untuk mengawasi kesehatan dan keselamatan kerja diDussedorfPada tahun 1869Dikeluarakan ketentuan umum tentang perlindungan kerja darikecelakaan industri maupun penyakitPada tahun 1872Dikeluarkan sistem pengawasan kerja di daerah Saxon dan BademPada tahun 1884Dikeluarakannya peraturan tentang asuransi kecelakaan kerja
  23. 23. Dimulai pada zaman Raja NapoleonYang diambil dari peraturan pengawasan dan perlindungan terhadap gangguan industri
  24. 24. DENMARK Sejak tahun 1840 telah adaperaturan tentang keselamatan dan kesehatan kerja tetapi baruefektif dijalankan pada tahun 1873
  25. 25. SWISS Sama dengan Denmark,sejak tahun 1840 negara ini telah ada peraturan tentang keselamatan kerja tetapi baru efektif pada tahun1877
  26. 26. MASSACHUSSETNegara pertama yang memiliki UU tentang keselamatankerja pada tahun 1867 yang kemudian dilanjutkandengan negara bagian yang lainWINCONSINPada tahun 1885NEWYORKPada tahun 1866OHIOPada tahun 1888MESSOURIPada tahun 1891RHODE ISLANDPada tahun 1896
  27. 27. INDONESIAPada tahun 1847, penanganan keselamatan kerjamulai diperhatikan oleh pihak Belanda yangpengawasannya ditangani oleh Dieust Van HetStoomwezen. Inilah pertama kalinya didirikanperlindungan tenaga kerja di Indonesia.Semakin lama perkembangan industri semakinmaju. Pada tahun 1905 pemerintahmengeluarkan Staatsbad No. 521 tentangperaturan keselamatan kerja(Veiligheidsreglement) yang kemudiandiperbaharui dengan Staatlsblad No. 406 padatahun 1910.
  28. 28. Pada tahun 1925 nama DieustVan Het Stoomwezen diubahmenjadi Dienst Van HetVeiligheidstoezight atauPengawasan KeselamatanKerja.Kemudian, pada tahun 1930Pemerintah mengeluarkanStoomordonantie dan Stoom
  29. 29. UNDANG-UNDANG YANG MENGATUR MASALAH KESEHATAN, KESELAMATAN, DAN KEAMANAN KERJA {K3}
  30. 30. UU Republik IndonesiaNomor 23 Tahun 1992 BAGIAN 6 PASAL 9
  31. 31. 1)Kesehatan kerjadiselenggarakan untuk mewujudkanproduktivitas yang optimalMAKSUDNYA:Hal ini dilakukan agar pekerjadapat bekerja dengan baik tanpamembahayakan diri sendiri maupunsekililingnya
  32. 32. 2)Kesehatan kerja meliputi pelayanan kesehatankerja,pencegahan penyakit akibat kerja dan syaratkesehatan kerjaMAKSUDNYA:Pelayanan kesehatan kerja adalah kesehatan yangdiberikan sesuai dengan jamiana sosial yang mencakuppeningkatan kesehatan, pencegahan, penyembuhan danpemulihanSyarat kesehatan kerja meliputi fisik dan psikis sesuaidengan jenis pekerjaan, peralatan, proses kerja, danlingkungan kerja
  33. 33. 3) Setiap tempat kerja wajibmenyelenggarakan kesehatan kerjaMAKSUDNYA:Tempat kerja wajib menyelenggarakankesehatan kerja adlah tampat kerja yangmemiliki karyawan paling sedikit 10karyawan
  34. 34. 4)Ketentuan mengenai kesehatan kerjasebagai mana dimaksud dalam ayat (2) danayat (3) ditetapkan dengan PeraturanPemerintahMAKSUDNYA:Pemerintah mengawasi dan mengatur hal-hal yang menyangkut masalah keselamatandan kesehatan kerja
  35. 35. UU No. 14 Tahun 1969 Pasal 9 dan 10Tiap tenaga kerja berhak mendapat perlindungan ataukeselamatan, kesehatan, kesusilaan, pemeliharaan oral kerja serta perlakuan yang sesuai dengan martabat manusia dan moral agama
  36. 36. UU REPUBLIK INDONESIA NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN
  37. 37. Pasal 861) Setiap pekerja/buruh mempunyai hak untuk memperoleh perlindungan atas: a. Keselamatan dan kesehatan kerja b. Moral dan kesusilaan, dan c. Perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai agama2) Untuk melindungi keselamatan pekerja/buruh guna mewujudkan produktivitas kerja yang optimal diselenggarakan upaya keselamatan dan kesehatan kerja3) Perlindungan sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
  38. 38. Pasal 871) Setiap wajib menerapkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan2) Ketentuan mengenai penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah
  39. 39. UPAYAPERLINDUNGANTENAGA KERJA
  40. 40. Banyak upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah untuk melindungi para tenagakerja antara lain dengandikeluarkannya beberapaperundang-undangan yang membahas tentang hal tersebut
  41. 41. CONTOHNYA UU No. 14 Tahun 1969 Pemerintah membina perlindungan kerja yang mencakup:1) Norma Keselamtan Kerja2) Norma Kesehatan Kerja dan Higene Perusahaan3) Norma Kerja4) Pemberian Ganti Kerugian Perawatan dan Rehabilitasi Dalam Hal Kecelakaan Kerja
  42. 42. Undang-undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan KerjaUU ini pada dasarnya merupakan ketentuan pokok dibidang keselamatan kerja
  43. 43. Ruang Lingkup Keselamatan dan Kesehatan Kerja1) Ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja berlaku di setiap tempat kerja yang mencakup 3 unsur pokok yaitu tenaga kerja, bahaya kerja, dan usaha baik nersifat ekonomi maupun sosial2) Ketentuan keselamatan kerja berkaitan dengan perlindungan: a) Tenaga kerja b) Alat, bahan, pesawat, mesin, dsb. c) Lingkungan d) Proses produksi e) Sifat pekerjaan f) Cara kerja
  44. 44. 3) Persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja diterapkan sejak tahap perencanaan, pembuatan, pemakaian barang maupun produk teknis dst.4) Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan tanggung jawab semua pihak, khususnya pihak yang terkait dengan proses penyelenggaraan suatu usaha
  45. 45. ..THANK YOU..

×