Kelompok III :
1. Bangkit W.N Pardede D1B012005
2. Dian Damai Gaja D1B012006
3. Khaseh Lestari D1B012024
4. Joel Mabes S D1B012038
5. Ebi Febriansyah D1B012039
USAHA TANI
KLASIFIKASI USAHATANI
USAHA TANI
1. Pengertian Usaha Tani
a. Secara umum
usaha tani adalah
b. Menurut para ahli
 Menurut Daniel
Ilmu usahatani merupakan ilmu yang
mempelajari cara-cara petani
mengkombinasikan dan mengoperasikan
berbagai faktor produksi seperti lahan, tenaga,
dan modal sebagai dasar bagaimana petani
memilih jenis dan besarnya cabang usahatani
berupa tanaman atau ternak sehingga
memberikan hasil maksimal dan kontinyu.
 Menurut Efferson
Ilmu usahatani merupakan ilmu yang mempelajari
cara-cara mengorganisasikan dan
mengoperasikan unit usahatani dipandang sudut
efisien dan pendapatan yang kontinyu.
2. Klasifikasi Usaha Tani
Soehardjo & Dahlan patong mengemukakan
bahwa usaha tani sebagai objek pengamatan
dapat dilihat dari berbagai segi dan dalam
bukunya tersebut ia meninjau 4 segi
pengamatan Yaitu :
KLASIFIKASI USAHATANI
1. Menurut bentuknya
2. Menurut Coraknya
3. Menurut Polanya
4. Menurut Tipenya
1. Menurut Bentuk
 Usahatani perseorangan (individual farm)
Dalam usahatani ini unsur-unsur produksi ditentukan oleh
seseorang maka hasilnya juga ditentukan oleh seseorang.
 Usahatani Kooperatif (cooperative farm)
Faktor produksi dimiliki secara bersama, maka hasilnya dibagi
berdasar kontribusi dari pencurahan faktor yang lain.Dalam
usahatani ini petani biasanya bekerjasama dengan organisasi
untuk mengembangkan kegiatan usahanya. Kerjasama ini
meliputi kerjasama dalam penjualan hasil, kerjasama dalam
pembelian sarana produksi dan kerjasama dalam tenaga kerja.
KLASIFIKASI USAHATANI
2. Menurut Corak
 Usahatani Subsistence
Merupakan petani yang dalam kegiatan
usahataninya bertujuan untuk memenuhi
kebutuhan keluarganya (selfsufficient farm /
subsistences farms).
 Usahatani Komersial
Merupakan petani yang dalam kegiatan
usahataninya bertujuan untuk mendapatkan
untung sebesar-besarnya (commercial farm).
KLASIFIKASI USAHATANI
3. Menurut Pola
Pola usahatani ditentukan menurut banyaknya
cabang usaha tani yang
diusahakan.Berdasarakan jumlah cabang
usahatani yang diusahakan usahatani dapat
dibedakan sbb :
 Usaha tani Khusus
 Usaha tani tidak khusus
 Usahatani Campuran
KLASIFIKASI USAHATANI
4. Menurut Tipe
Usahatani dapat digolongkan dlam beberapa
jenis /tipe tanaman yang diusahakan.
Dari penggolongan ini dikenal usahatani padi,
usahatani jagung, usahatani ternak, usahatani
sapi, usahatani ternak ayam, dan usahatani kubis
KLASIFIKASI USAHATANI
2. Menurut Corak
 Usahatani Subsistence
Merupakan petani yang dalam kegiatan
usahataninya bertujuan untuk memenuhi
kebutuhan keluarganya (selfsufficient farm /
subsistences farms).
Ciri – Ciri usahatani subsistence :
- Usaha Tani Keluarga
KLASIFIKASI USAHATANI
 Usahatani Komersial
Merupakan petani yang dalam kegiatan
usahataninya bertujuan untuk mendapatkan
untung sebesar-besarnya (commercial farm).
Ciri – ciri komersial :
1. Menyukai perubahan
2. Memerlukan pasar
3. Hubungan Eksploitatif
 Corak usahatani berdasarkan tingkatan hasil
pengelolaan usahatani yang ditentukan oleh berbagai
ukuran/kriteria, antara lain :
– Nilai umum, sikap dan motivasi
– Tujuan produksi
– Pengambilan keputusan
– Tingkat teknologi
– Proporsi penggunaan faktor produksi dan tingkat
keuntungan
– Pendayagunaan lembaga pelayanan pertanian
setempat
– Tersedianya sumber yang sudah digunakan
dalam usahatani

Klasifikasi Usahatani

  • 1.
    Kelompok III : 1.Bangkit W.N Pardede D1B012005 2. Dian Damai Gaja D1B012006 3. Khaseh Lestari D1B012024 4. Joel Mabes S D1B012038 5. Ebi Febriansyah D1B012039 USAHA TANI KLASIFIKASI USAHATANI
  • 2.
    USAHA TANI 1. PengertianUsaha Tani a. Secara umum usaha tani adalah b. Menurut para ahli  Menurut Daniel Ilmu usahatani merupakan ilmu yang mempelajari cara-cara petani mengkombinasikan dan mengoperasikan berbagai faktor produksi seperti lahan, tenaga, dan modal sebagai dasar bagaimana petani memilih jenis dan besarnya cabang usahatani berupa tanaman atau ternak sehingga memberikan hasil maksimal dan kontinyu.
  • 3.
     Menurut Efferson Ilmuusahatani merupakan ilmu yang mempelajari cara-cara mengorganisasikan dan mengoperasikan unit usahatani dipandang sudut efisien dan pendapatan yang kontinyu. 2. Klasifikasi Usaha Tani Soehardjo & Dahlan patong mengemukakan bahwa usaha tani sebagai objek pengamatan dapat dilihat dari berbagai segi dan dalam bukunya tersebut ia meninjau 4 segi pengamatan Yaitu :
  • 4.
    KLASIFIKASI USAHATANI 1. Menurutbentuknya 2. Menurut Coraknya 3. Menurut Polanya 4. Menurut Tipenya 1. Menurut Bentuk  Usahatani perseorangan (individual farm) Dalam usahatani ini unsur-unsur produksi ditentukan oleh seseorang maka hasilnya juga ditentukan oleh seseorang.  Usahatani Kooperatif (cooperative farm) Faktor produksi dimiliki secara bersama, maka hasilnya dibagi berdasar kontribusi dari pencurahan faktor yang lain.Dalam usahatani ini petani biasanya bekerjasama dengan organisasi untuk mengembangkan kegiatan usahanya. Kerjasama ini meliputi kerjasama dalam penjualan hasil, kerjasama dalam pembelian sarana produksi dan kerjasama dalam tenaga kerja.
  • 5.
    KLASIFIKASI USAHATANI 2. MenurutCorak  Usahatani Subsistence Merupakan petani yang dalam kegiatan usahataninya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya (selfsufficient farm / subsistences farms).  Usahatani Komersial Merupakan petani yang dalam kegiatan usahataninya bertujuan untuk mendapatkan untung sebesar-besarnya (commercial farm).
  • 6.
    KLASIFIKASI USAHATANI 3. MenurutPola Pola usahatani ditentukan menurut banyaknya cabang usaha tani yang diusahakan.Berdasarakan jumlah cabang usahatani yang diusahakan usahatani dapat dibedakan sbb :  Usaha tani Khusus  Usaha tani tidak khusus  Usahatani Campuran
  • 7.
    KLASIFIKASI USAHATANI 4. MenurutTipe Usahatani dapat digolongkan dlam beberapa jenis /tipe tanaman yang diusahakan. Dari penggolongan ini dikenal usahatani padi, usahatani jagung, usahatani ternak, usahatani sapi, usahatani ternak ayam, dan usahatani kubis
  • 8.
    KLASIFIKASI USAHATANI 2. MenurutCorak  Usahatani Subsistence Merupakan petani yang dalam kegiatan usahataninya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya (selfsufficient farm / subsistences farms). Ciri – Ciri usahatani subsistence : - Usaha Tani Keluarga
  • 9.
    KLASIFIKASI USAHATANI  UsahataniKomersial Merupakan petani yang dalam kegiatan usahataninya bertujuan untuk mendapatkan untung sebesar-besarnya (commercial farm). Ciri – ciri komersial : 1. Menyukai perubahan 2. Memerlukan pasar 3. Hubungan Eksploitatif
  • 10.
     Corak usahataniberdasarkan tingkatan hasil pengelolaan usahatani yang ditentukan oleh berbagai ukuran/kriteria, antara lain : – Nilai umum, sikap dan motivasi – Tujuan produksi – Pengambilan keputusan – Tingkat teknologi – Proporsi penggunaan faktor produksi dan tingkat keuntungan – Pendayagunaan lembaga pelayanan pertanian setempat – Tersedianya sumber yang sudah digunakan dalam usahatani