Ukuran Statistika
Ukuran Penyebaran

Julius Nursyamsi
Pendahuluan
 Ukuran penyebaran
     Suatu ukuran baik parameter atau statistik untuk
      mengetahui seberapa besar penyimpangan data
      dengan nilai rata – rata hitungnya
 Ukuran penyebaran mencakup data
     Ungrouped data
        Data yang belum dikelompokan
     Grouped data
        Data yang telah dikelompokan ; Tabel distribusi
         frekuensi
Ukuran Penyebaran
 Ukuran penyebaran:
     Range
     Deviasi
     Rata – rata
     Varian
     Deviasi standar
     Range inter-kuartil
     Deviasi kuartil
 Ukuran kecondongan dan keruncingan
Ukuran Penyebaran Untuk Data
 Tidak Dikelompokan
          Range – Jarak
              Merupakan perbedaan antara nilai terbesar
               dan terkecil dalam suatu kelompok data baik
               data populasi atau sampel
          Rumusan Range
            Range = Nilai terbesar – nilai terkecil
Perusahaan         Harga Saham

Sentul City                  530

Tunas Baru                   580
                                       Range
proteinprima                 650
                                       = 840 – 530
total                        750
                                       = 310
Mandiri                      840
Deviasi Rata – rata Populasi
  Rata – rata hitung dari nilai mutlak
  deviasi antara nilai data pengamatan
  dengan rata-rata hitungnya
  Rumusan Deviasi rata –rata ( MD)
          ∑|x - x|
  MD =                 X = Nilai data pengamatan
             N         X = Rata – rata hitung
                        N = Jumlah data
Contoh Deviasi Rata - Rata
 Perusahaan           Indek          x-X          Nilai Mutlak
 Sentul City                   7.5         1.14                  1.14

 Tunas Baru                    8.2         1.84                  1.84

 proteinprima                  7.8         1.44                  1.44

 total                         4.8        -1.56                  1.56

 Mandiri                       3.5        -2.86                  2.86

 Total                        31.8                               8.84

 Rata -rata (X)               6.36   MD                      1.768


         MD =
         = ∑|x - X| / n
         = 8.84 / 5
         = 1.768
Varians dan Standar Deviasi
Populasi
  Varians
      Rata – rata hitung deviasi kuadrat setiap
       data terhadap rata – rata hitungnya
   Rumus varians populasi
                                              )/N
                                          (∑ X
               ∑(X - µ )2            µ=
        σ 2=
                  N          X = Nilai data pengamatan
                             µ = Nilai rata – rata hitung
                             N = Jumlah total data
Contoh Kasus Varians
        Perusahaan                Indek            X-µ           (X - µ)²
Sentul City                                7.5           1.14         1.2996
Tunas Baru                                 8.2           1.84         3.3856
proteinprima                               7.8           1.44         2.0736
total                                      4.8           -1.56        2.4336
Mandiri                                    3.5           -2.86        8.1796
Jumlah ( ∑X )                             31.8   ∑(X - µ)²            17.372
Rata - rata (µ)                           6.36      σ²                3.4744



          ∑(X - µ )2       17.372
   σ 2=                =            = 3.4744
              N               5
Standar Deviasi

  Standar deviasi
     Akar kuadrat dari varians dan menunjukan
      standar penyimpangan data terhadap nilai
      rata-ratanya
  Rumus standar deviasi
             ∑(X - µ )2
       σ=√                 atau   σ = √ σ²
                 N
Contoh Kasus Standar
Deviasi
 Nilai varians :
         ∑(X - µ )2       17.372
  σ 2=                =            = 3.4744
           N                5

  Nilai standar deviasi :
  σ = √ 3.4744 = 1.864

 Nilai penyimpangan sebesar 1.864
Varians dan Standar Deviasi Sampel

  Varians
             ∑(x - x )2
      s 2=
               n -1
  Standar deviasi
     S = √ s²
Contoh Kasus Sampel
                        Harga
No    Perusahaan        saham               x-X        (x - X)²    Varians :
 1    Jababeka                   215         -358       128164          ∑(x – X)²
 2    Indofarma                  290         -283        80089
                                                                   s² =
 3    Budi Acid                  310         -263        69169
 4    Kimia farma                365         -208        43264
                                                                          n–1
 5    Sentul City                530          -43          1849    s² = 824260 / 9
 6    Tunas Baru                 580               7          49   s² = 91584.44
 7    proteinprima               650              77       5929
 8    total                      750          177        31329
 9    Mandiri                    840          267        71289      Standar deviasi :
 10   Panin                     1200          627       393129      S = √ s²
      Jumlah                    5730                    824260      S = √ 91584.44
      Rata - Rata (X)            573   s²              91584.44
                                                                    S = 302.63
                                       S                 302.63
Ukuran Penyebaran Untuk Data
dikelompokan
  Range – Jarak
     Merupakan selisih antara batas atas
      dari kelas tertinggi dengan batas bawah
      dari kelas terendah
  Rumusan Range
    Range = Batas atas kelas tertinggi –
            nilai terkecil
Contoh Range
                          Batas atas
 Kelas     Interval       Kelas terendah

     1    215      2122   Batas atas
                          Kelas tertinggi
     2   2123      4030
     3   4031      5938
     4   5939      7846   Range :
                          = 9754 – 215
     5   7847      9754   = 9539
Deviasi Rata - Rata
  Rumus deviasi rata - rata

                ∑ f. |x - x|
         MD =
                    n


   Rata – rata hitung data dikelompokan
   x = (∑ f.x ) / n
Contoh Kasus
          Interval                 Titik tengah
Kelas      Kelas              f          (x)       f.x        |x - X|   f.|x - X|
 1        16         24       10       20         200         13.68          136.8
 2        25         33       18       29         522         4.68           84.24
 3        34         42       14       38         532         4.32           60.48
 4        43         51       4        47         188         13.32          53.28
 5        52         60       2        56         112         22.32          44.64
 6        61         69       2        65         130         31.32          62.64

        Total                 50       255        1684         89.64        442.08
        Rata - rata
        (X)                                       33.68                  


         MD = (∑f.|x - X|) / n = 442.08 / 50 = 8.8416
Varians dan Standar Deviasi data di
kelompokan

  Varians
             ∑f. (x - x )2
      s 2=
               n -1
  Standar deviasi
      S = √ s²
Contoh Kasus
                                         Titik tengah
Kelas   Interval Kelas         f              (x)         f.x        |x - X|       |x - X|²       f.|x - X|²
 1        16          24       10            20           200        13.68         187.1424       1871.424
 2        25          33       18            29           522        4.68           21.9024       394.2432
 3        34          42       14            38           532        4.32           18.6624       261.2736
 4        43          51       4             47           188        13.32         177.4224       709.6896
 5        52          60       2             56           112        22.32         498.1824       996.3648
 6        61          69       2             65           130        31.32         980.9424       1961.885


        Total                   50           255         1684         89.64        1884.254        6194.88


        Rata - rata (X)                                  33.68                                 

 Varians :                                              Standar deviasi :
 s²= (∑f.|x - X|²)/ n – 1                               S = √ s²
   = 6194.88 / 49                                         = √ 126.4261
   = 126.4261                                             = 11.2439
Ukuran Penyebaran Relatif
  Mengubah ukuran penyebaran menjadi
  persentase atau ukuran relatif
  Penggunaan ukuran relatif memberikan
  manfaat :
     Data mempunyai satuan penguikuran yang
      berbeda
     Data mempunyai satuan ukuran yang
      sama
Ukuran Penyebaran Relatif
  Koefisien range
  Koefisien deviasi rata-rata
  Koefisien deviasi standar
Koefisien Range
  Pengukuran penyebaran dengan
  menggunakan range secara relatif
  Rumusan :
   KR = ( (la – Lb) / (La + Lb) ) x 100 %
    La : Batas atas data atau kelas tertinggi
    Lb : Batas bawah data atau kelas terendah
Contoh Koefisien Range
            Interval
                                  KR :
Kelas        Kelas            f
                                  = (La – Lb) / (La + Lb)
  1        16     24         10
                                  = (69 – 16 ) / (69 + 16)
  2        25     33         18
                                  = 53 / 85
  3        34     42         14
                                  = 0.6235 x 100 %
  4        43     51         4
                                  = 62.35 %
  5        52     60         2
  6        61     69         2

 La : Kelas tertinggi = 69
 Lb : Kelas terendah = 16
Koefisien Deviasi Rata - Rata
  Koefisien deviasi rata – rata
      Ukuran penyebaran dengan menggunakan
       deviasi rata-rata relatif terhadap nilai rata-
       ratanya atau persentase dari deviasi rata-
       rata terhadap nilai rata-ratanya
  Rumus :
                 KMD = [ MD / x ] x 100%

 MD = Deviasi rata - rata
 X = Nilai rata – rata data
Contoh Kasus
 Data dikelompokan :
     MD = 8.8416
     X = 33.68



 Koefisien deviasi rata – rata :
 KMD = [ 8.8416 / 33.68 ] x 100 %
      = 0.2625 x 100 %
      = 26.25 %
Koefisien Standar Deviasi
  Koefisien standar deviasi
        Ukuran penyebaran yang menggunakan
         standar deviasi relatif terhadap nilai rata-
         rata yang dinyatakan sebagai persentase
  Rumus
                  KSD = [ s / x ] x 100 %
 S   = Standar deviasi
 X   = Nilai rata – rata data
Contoh Kasus
 Data dikelompokan
     Standar deviasi          = 11.2439
     Rata – Rata hitung (x)   = 33.68

     Nilai koefisien stnadar deviasi
      KSD = [ s / x ] x 100 %
           = [ 11.2439 / 33.68 ] x 100%
           = 0.3338 x 100 %
            = 33.38 %
Ukuran Kecondongan -
Skewness
  Ukuran kecondongan – kemencengan
     Kurva tidak simetris
  Pada kurva distribusi frekuensi
  diketahui dari posisi modus, rata-rata
  dan media
  Pendekatan : Jika
     Rata-rata = median = modus : Simetris
     Rata-rata < median < modus : Menceng ke kiri
     Rata-rata > median > modus : Menceng ke kanan
Koefisien Skewness
    Sk = [µ - Mo ] / σ atau = 3.[µ - Md] / σ
Contoh kasus data dikelompokan   µ = Nilai rata – rata hitung
                                 Mo = Nilai modus
µ = 33.68                        Md = Nilai median
Mo = 18                          σ = Standar deviasi
Md = 32
σ = 11.2439
                                  Sk = {3. [ 33.68 – 32]}
Sk = [33.68- 18 ] / 11.2439                 11.2439
Sk = 15.68 / 11.2439              Sk = 5.04 / 11.2439
Sk = 1.394                        Sk = 0.4482
Ukuran Keruncingan -
Kurtosis
  Keruncingan disebut juga ketinggian
  kurva
  Pada distribusi frekuensi di bagi dalam
  tiga bagian :
     Leptokurtis = Sangat runcing
     Mesokurtis = Keruncingan sedang
     Platykurtis = Kurva datar
Koefisien Kurtosis
  Bentuk kurva keruncingan – kurtosis
     Mesokurtik     α4 = 3
     Leptokurtik    α4 > 3
                                    Nilai data
     Platikurtik    α4 < 3
  Koefisien kurtosis (data tidak
  dikelompokan)
                             1/n ∑(x - µ)4
                      α4 =
                                   σ4
Koefisien Kurtosis
     Koefisien kurtosis (data dikelompokan)

                   1/n ∑ f. (X - µ)4
         α4 =
                        σ4

Jumlah Frekuensi

      Standar deviasi              Nilai rata – rata hitung

                   Nilai tengah kelas
Rata – Rata Geometrik
  Digunakan untuk menghitung rata-rata
  laju pertumbuhan – Growth rate
  Rumus :
          G = n√ (x1 . x2 . x3 . … xn )

    G = [log x1 + log x2 +… log xn]
                    n
    G = Antilog (log G)
Contoh
 Data pertumbuhan suku bunga selama
 5 hari, yaitu 1.5, 2.3, 3.4, 1.2, 2.5 %
 Tingkat pertumbuhan :
 G = [log 1.5 + log 2.3 +log 3.4 +
     log 1.2 + log 2.5 ] / 5
 G = [ 0.176 + 0.361 + 0.531 + 0.079
        + 0.397] / 5
 G = 1.5464 / 5 = 0.30928
 G = antilog 0.30928 = 2.03
Ukuran Penyebaran Lain
  Range Inter-Kuartil
     Jarak inter-kuartil = K3 – K1
  Jika :
     Inter-kuartil : Nilainya lebih kecil ; Bahwa
      data dalam sampel dan populasi lebih
      mengelompok ke nilai rata-rata hitung
      (seragam)
     Inter-kuartil : lebih besar ; Kurang seragam
Ukuran Penyebaran Lain
  Deviasi Kuartil
     Setengah jarak antara kuartil ke 3 dan
      kuartil ke 1
  Rumusan Deviasi kuartil – DK
     DK = [ K3 – K1 ] / 2
  Jika
     DK lebih kecil ; Rata – rata data lebih
      mewakili keseluruhan data
Ukuran Penyebaran Lain
  Jarak persentil
     Selisih antara persentil ke 90 dengan
      persentil ke 10
  Rumusan jarak persentil - JP
    JP = P90 – P10
  Jika JP lebih besar
     Bahwa nilai deviasi lebih besar

Ukuran statistik bag 2

  • 1.
  • 2.
    Pendahuluan Ukuran penyebaran  Suatu ukuran baik parameter atau statistik untuk mengetahui seberapa besar penyimpangan data dengan nilai rata – rata hitungnya Ukuran penyebaran mencakup data  Ungrouped data  Data yang belum dikelompokan  Grouped data  Data yang telah dikelompokan ; Tabel distribusi frekuensi
  • 3.
    Ukuran Penyebaran Ukuranpenyebaran:  Range  Deviasi  Rata – rata  Varian  Deviasi standar  Range inter-kuartil  Deviasi kuartil Ukuran kecondongan dan keruncingan
  • 4.
    Ukuran Penyebaran UntukData Tidak Dikelompokan Range – Jarak  Merupakan perbedaan antara nilai terbesar dan terkecil dalam suatu kelompok data baik data populasi atau sampel Rumusan Range Range = Nilai terbesar – nilai terkecil Perusahaan Harga Saham Sentul City 530 Tunas Baru 580 Range proteinprima 650 = 840 – 530 total 750 = 310 Mandiri 840
  • 5.
    Deviasi Rata –rata Populasi Rata – rata hitung dari nilai mutlak deviasi antara nilai data pengamatan dengan rata-rata hitungnya Rumusan Deviasi rata –rata ( MD) ∑|x - x| MD = X = Nilai data pengamatan N X = Rata – rata hitung N = Jumlah data
  • 6.
    Contoh Deviasi Rata- Rata Perusahaan Indek x-X Nilai Mutlak Sentul City 7.5 1.14 1.14 Tunas Baru 8.2 1.84 1.84 proteinprima 7.8 1.44 1.44 total 4.8 -1.56 1.56 Mandiri 3.5 -2.86 2.86 Total 31.8 8.84 Rata -rata (X) 6.36 MD 1.768 MD = = ∑|x - X| / n = 8.84 / 5 = 1.768
  • 7.
    Varians dan StandarDeviasi Populasi Varians  Rata – rata hitung deviasi kuadrat setiap data terhadap rata – rata hitungnya Rumus varians populasi )/N (∑ X ∑(X - µ )2 µ= σ 2= N X = Nilai data pengamatan µ = Nilai rata – rata hitung N = Jumlah total data
  • 8.
    Contoh Kasus Varians Perusahaan Indek X-µ (X - µ)² Sentul City 7.5 1.14 1.2996 Tunas Baru 8.2 1.84 3.3856 proteinprima 7.8 1.44 2.0736 total 4.8 -1.56 2.4336 Mandiri 3.5 -2.86 8.1796 Jumlah ( ∑X ) 31.8 ∑(X - µ)² 17.372 Rata - rata (µ) 6.36 σ² 3.4744 ∑(X - µ )2 17.372 σ 2= = = 3.4744 N 5
  • 9.
    Standar Deviasi Standar deviasi  Akar kuadrat dari varians dan menunjukan standar penyimpangan data terhadap nilai rata-ratanya Rumus standar deviasi ∑(X - µ )2 σ=√ atau σ = √ σ² N
  • 10.
    Contoh Kasus Standar Deviasi Nilai varians : ∑(X - µ )2 17.372 σ 2= = = 3.4744 N 5 Nilai standar deviasi : σ = √ 3.4744 = 1.864 Nilai penyimpangan sebesar 1.864
  • 11.
    Varians dan StandarDeviasi Sampel Varians ∑(x - x )2 s 2= n -1 Standar deviasi S = √ s²
  • 12.
    Contoh Kasus Sampel Harga No Perusahaan saham x-X (x - X)² Varians : 1 Jababeka 215 -358 128164 ∑(x – X)² 2 Indofarma 290 -283 80089 s² = 3 Budi Acid 310 -263 69169 4 Kimia farma 365 -208 43264 n–1 5 Sentul City 530 -43 1849 s² = 824260 / 9 6 Tunas Baru 580 7 49 s² = 91584.44 7 proteinprima 650 77 5929 8 total 750 177 31329 9 Mandiri 840 267 71289 Standar deviasi : 10 Panin 1200 627 393129 S = √ s² Jumlah 5730   824260 S = √ 91584.44 Rata - Rata (X) 573 s² 91584.44 S = 302.63     S 302.63
  • 13.
    Ukuran Penyebaran UntukData dikelompokan Range – Jarak  Merupakan selisih antara batas atas dari kelas tertinggi dengan batas bawah dari kelas terendah Rumusan Range Range = Batas atas kelas tertinggi – nilai terkecil
  • 14.
    Contoh Range Batas atas Kelas Interval Kelas terendah 1 215 2122 Batas atas Kelas tertinggi 2 2123 4030 3 4031 5938 4 5939 7846 Range : = 9754 – 215 5 7847 9754 = 9539
  • 15.
    Deviasi Rata -Rata Rumus deviasi rata - rata ∑ f. |x - x| MD = n Rata – rata hitung data dikelompokan x = (∑ f.x ) / n
  • 16.
    Contoh Kasus Interval Titik tengah Kelas Kelas f (x) f.x |x - X| f.|x - X| 1 16 24 10 20 200 13.68 136.8 2 25 33 18 29 522 4.68 84.24 3 34 42 14 38 532 4.32 60.48 4 43 51 4 47 188 13.32 53.28 5 52 60 2 56 112 22.32 44.64 6 61 69 2 65 130 31.32 62.64 Total   50 255 1684 89.64 442.08 Rata - rata (X)     33.68     MD = (∑f.|x - X|) / n = 442.08 / 50 = 8.8416
  • 17.
    Varians dan StandarDeviasi data di kelompokan Varians ∑f. (x - x )2 s 2= n -1 Standar deviasi S = √ s²
  • 18.
    Contoh Kasus Titik tengah Kelas Interval Kelas f (x) f.x |x - X| |x - X|² f.|x - X|² 1 16 24 10 20 200 13.68 187.1424 1871.424 2 25 33 18 29 522 4.68 21.9024 394.2432 3 34 42 14 38 532 4.32 18.6624 261.2736 4 43 51 4 47 188 13.32 177.4224 709.6896 5 52 60 2 56 112 22.32 498.1824 996.3648 6 61 69 2 65 130 31.32 980.9424 1961.885 Total   50 255 1684 89.64 1884.254 6194.88 Rata - rata (X)     33.68       Varians : Standar deviasi : s²= (∑f.|x - X|²)/ n – 1 S = √ s² = 6194.88 / 49 = √ 126.4261 = 126.4261 = 11.2439
  • 19.
    Ukuran Penyebaran Relatif Mengubah ukuran penyebaran menjadi persentase atau ukuran relatif Penggunaan ukuran relatif memberikan manfaat :  Data mempunyai satuan penguikuran yang berbeda  Data mempunyai satuan ukuran yang sama
  • 20.
    Ukuran Penyebaran Relatif Koefisien range Koefisien deviasi rata-rata Koefisien deviasi standar
  • 21.
    Koefisien Range Pengukuran penyebaran dengan menggunakan range secara relatif Rumusan : KR = ( (la – Lb) / (La + Lb) ) x 100 % La : Batas atas data atau kelas tertinggi Lb : Batas bawah data atau kelas terendah
  • 22.
    Contoh Koefisien Range Interval KR : Kelas Kelas f = (La – Lb) / (La + Lb) 1 16 24 10 = (69 – 16 ) / (69 + 16) 2 25 33 18 = 53 / 85 3 34 42 14 = 0.6235 x 100 % 4 43 51 4 = 62.35 % 5 52 60 2 6 61 69 2 La : Kelas tertinggi = 69 Lb : Kelas terendah = 16
  • 23.
    Koefisien Deviasi Rata- Rata Koefisien deviasi rata – rata  Ukuran penyebaran dengan menggunakan deviasi rata-rata relatif terhadap nilai rata- ratanya atau persentase dari deviasi rata- rata terhadap nilai rata-ratanya Rumus : KMD = [ MD / x ] x 100% MD = Deviasi rata - rata X = Nilai rata – rata data
  • 24.
    Contoh Kasus Datadikelompokan :  MD = 8.8416  X = 33.68 Koefisien deviasi rata – rata : KMD = [ 8.8416 / 33.68 ] x 100 % = 0.2625 x 100 % = 26.25 %
  • 25.
    Koefisien Standar Deviasi Koefisien standar deviasi  Ukuran penyebaran yang menggunakan standar deviasi relatif terhadap nilai rata- rata yang dinyatakan sebagai persentase Rumus KSD = [ s / x ] x 100 % S = Standar deviasi X = Nilai rata – rata data
  • 26.
    Contoh Kasus Datadikelompokan  Standar deviasi = 11.2439  Rata – Rata hitung (x) = 33.68  Nilai koefisien stnadar deviasi KSD = [ s / x ] x 100 % = [ 11.2439 / 33.68 ] x 100% = 0.3338 x 100 % = 33.38 %
  • 27.
    Ukuran Kecondongan - Skewness Ukuran kecondongan – kemencengan  Kurva tidak simetris Pada kurva distribusi frekuensi diketahui dari posisi modus, rata-rata dan media Pendekatan : Jika  Rata-rata = median = modus : Simetris  Rata-rata < median < modus : Menceng ke kiri  Rata-rata > median > modus : Menceng ke kanan
  • 28.
    Koefisien Skewness Sk = [µ - Mo ] / σ atau = 3.[µ - Md] / σ Contoh kasus data dikelompokan µ = Nilai rata – rata hitung Mo = Nilai modus µ = 33.68 Md = Nilai median Mo = 18 σ = Standar deviasi Md = 32 σ = 11.2439 Sk = {3. [ 33.68 – 32]} Sk = [33.68- 18 ] / 11.2439 11.2439 Sk = 15.68 / 11.2439 Sk = 5.04 / 11.2439 Sk = 1.394 Sk = 0.4482
  • 29.
    Ukuran Keruncingan - Kurtosis Keruncingan disebut juga ketinggian kurva Pada distribusi frekuensi di bagi dalam tiga bagian :  Leptokurtis = Sangat runcing  Mesokurtis = Keruncingan sedang  Platykurtis = Kurva datar
  • 30.
    Koefisien Kurtosis Bentuk kurva keruncingan – kurtosis  Mesokurtik α4 = 3  Leptokurtik α4 > 3 Nilai data  Platikurtik α4 < 3 Koefisien kurtosis (data tidak dikelompokan) 1/n ∑(x - µ)4 α4 = σ4
  • 31.
    Koefisien Kurtosis Koefisien kurtosis (data dikelompokan) 1/n ∑ f. (X - µ)4 α4 = σ4 Jumlah Frekuensi Standar deviasi Nilai rata – rata hitung Nilai tengah kelas
  • 32.
    Rata – RataGeometrik Digunakan untuk menghitung rata-rata laju pertumbuhan – Growth rate Rumus : G = n√ (x1 . x2 . x3 . … xn ) G = [log x1 + log x2 +… log xn] n G = Antilog (log G)
  • 33.
    Contoh Data pertumbuhansuku bunga selama 5 hari, yaitu 1.5, 2.3, 3.4, 1.2, 2.5 % Tingkat pertumbuhan : G = [log 1.5 + log 2.3 +log 3.4 + log 1.2 + log 2.5 ] / 5 G = [ 0.176 + 0.361 + 0.531 + 0.079 + 0.397] / 5 G = 1.5464 / 5 = 0.30928 G = antilog 0.30928 = 2.03
  • 34.
    Ukuran Penyebaran Lain Range Inter-Kuartil  Jarak inter-kuartil = K3 – K1 Jika :  Inter-kuartil : Nilainya lebih kecil ; Bahwa data dalam sampel dan populasi lebih mengelompok ke nilai rata-rata hitung (seragam)  Inter-kuartil : lebih besar ; Kurang seragam
  • 35.
    Ukuran Penyebaran Lain Deviasi Kuartil  Setengah jarak antara kuartil ke 3 dan kuartil ke 1 Rumusan Deviasi kuartil – DK DK = [ K3 – K1 ] / 2 Jika  DK lebih kecil ; Rata – rata data lebih mewakili keseluruhan data
  • 36.
    Ukuran Penyebaran Lain Jarak persentil  Selisih antara persentil ke 90 dengan persentil ke 10 Rumusan jarak persentil - JP JP = P90 – P10 Jika JP lebih besar  Bahwa nilai deviasi lebih besar