Teori kutub pertumbuhan, diperkenalkan oleh Perroux, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak merata, melainkan terjadi di pusat-pusat pertumbuhan yang saling terhubung dan dapat mempengaruhi daerah sekitarnya. Pertumbuhan ini dipicu oleh aglomerasi industri dan faktor-faktor ekonomi eksternal yang menciptakan hubungan saling mendukung antar industri. Teori ini juga mencakup konsep polarisasi ekonomi yang menunjukkan pengaruh positif dan negatif terhadap daerah pinggiran akibat pusat pertumbuhan yang ada.