1. Sensus Penduduk
2. Registrasi penduduk
3. Survei penduduk
TIPE SUMBER DATA PENDUDUK
SUMBER DATA PRIMER
SUMBER DATA SKUNDER
SENSUS PENDUDUK 10 tahun 1x
Ruang lingkup Sensus Penduduk
1. bersifat individ, baik sebagai anggota keluarga maupun
masyarakat
2 . bersifat universal, berarti pencacahan bersifat rnenyeluruh
3. pencacahan dilaksanakan secara serentak di seluruh Negara
4. dilaksanakansecara periodik, setiap tahun berakhiran angka
nol.
Sensus penduduk adalah pencatatan
total tentang penduduk yang di lakukan
oleh badan stastik dengan tujuan untuk
mengetahui jumlah,komposisi dan
karakteristik penduduk
JENIS JENIS SENSUS PENDUDUK
METODE CANVASER
METEODE
HOUSEHOLDER
Berdasarkan metode
pengisianya
Status tempat tinggal
penduduk
Sensus de facto
Sensus de jure
data yang diperoleh lebih terjamin
kelengkapannya dan penduduk sulit untuk
memalsukan data
waktu yang diperlukan lebih lama karena
jumlah petugas yang terbatas dan wilayah
yang luas
Tenaga dan waktu tidak banyak di kelurakan
seperti metode canvaser
data yang diperoleh kurang terjamin
kebenarannya karena ada kemungkinan
penduduk tidak mengisi data sesuai dengan
kondisi sebenarnya.
Indikator infromasi kependudukan
1. Geografi dan migrasi penduduk
2. Rumah tangga
3. Karakteristik Sosial dan demografi
4. Kelahiran dan kematian
5. Karakteristik pendidikan
6. Karakteristik ekonomi.
Tempat lain
Lama tinggal di daerah sekarang
Tempat tinggal beberapa tahun lalu
Jenis Kelamin
Umur
Status Perkawinan
Agama
Bahasa
Suku/Kebangsaan
1.Anak lahir hidup
2.Anak masih hidup
3.Umur waktu kawin
4.Lama kawin
5.Jumlah anak lahir hidup 1.Tingkat Pendidikan
2.Melek Huruh
3.School attendance
4.Education qualifications
Aktivitas ekonomi
Kedudukan dalam aktMtas
Industri
Status pekerja
Jam pekerja
Pendapata
Aktivitas menurut sektor
Hubungan setiap anggota rumah
Tahap-tahap Pelaksanaan Sensus Penduduk Indonesia
1. Badan Pusat Statistik menyiapkan daftar pertanyaan
2. Melatih petugas sensus untuk wawancara dengan menggunakan kuesioner.Membagi wilayah menjadi
wilayah pencacahan. Satu wilayah pencacahan dapat terdiri dari satu blok sensus,dapat juga tercitni ciari
beberapa blok sensus.
3. Wilayah pecacahan dibedakan wilayah pedesaan dan perkotaan.
4. Pencacahan dilaksanakan den sistem aktif,artinya petugas sensus secara aktif mendatangi rumah tangga untuk
mendapatkan data,
5. Pencacahan rnelalui pendekatan wilayah (desa/kelurahan). Pencacahan potensi desa dbersamaan dengan pemetaan.
6. Hasil sensus pe nduduk diolah oleh Badan Pusat Statistik dan sebagian diterbftkan.
7. Di antara pelaksanaan dua sensus diadakan survey khusus antar sensus berdasarkan sampel Misalnya Survey penduduk
antar sensus (SUPAS), Sensus Pertanian, Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) dan lain- lain.
Registrasi Penduduk
Registrasi penduduk merupakan pencatatan yang terus menerus mengenai
kejadian vital yang dialami penduduk berupa kelahiran, kematian perpindahan
dan lain lain.
Survei penduduk
 Hasil sensus penduduk dan registrasi penduduk mempunyai
keterbatasan. Pengumpulan tersebut hanya menyediakan data statistik
kependudukan kurang memberikan informasi tentang sifat dan
perilakupenduduk setempat. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut perlu
dilaksanakan survei penduduk, yang sifatnya lebih terbatas dan informasi
yang dikumpulkan Iebih cermat dan mendalam. Biasanya survem
penduduk ini dilakukan dengan sistem sampel atau dalam bentuk studi
kasus.
sumber data kependudukan

sumber data kependudukan

  • 2.
    1. Sensus Penduduk 2.Registrasi penduduk 3. Survei penduduk
  • 3.
    TIPE SUMBER DATAPENDUDUK SUMBER DATA PRIMER SUMBER DATA SKUNDER
  • 4.
    SENSUS PENDUDUK 10tahun 1x Ruang lingkup Sensus Penduduk 1. bersifat individ, baik sebagai anggota keluarga maupun masyarakat 2 . bersifat universal, berarti pencacahan bersifat rnenyeluruh 3. pencacahan dilaksanakan secara serentak di seluruh Negara 4. dilaksanakansecara periodik, setiap tahun berakhiran angka nol. Sensus penduduk adalah pencatatan total tentang penduduk yang di lakukan oleh badan stastik dengan tujuan untuk mengetahui jumlah,komposisi dan karakteristik penduduk
  • 5.
    JENIS JENIS SENSUSPENDUDUK METODE CANVASER METEODE HOUSEHOLDER Berdasarkan metode pengisianya Status tempat tinggal penduduk Sensus de facto Sensus de jure data yang diperoleh lebih terjamin kelengkapannya dan penduduk sulit untuk memalsukan data waktu yang diperlukan lebih lama karena jumlah petugas yang terbatas dan wilayah yang luas Tenaga dan waktu tidak banyak di kelurakan seperti metode canvaser data yang diperoleh kurang terjamin kebenarannya karena ada kemungkinan penduduk tidak mengisi data sesuai dengan kondisi sebenarnya.
  • 6.
    Indikator infromasi kependudukan 1.Geografi dan migrasi penduduk 2. Rumah tangga 3. Karakteristik Sosial dan demografi 4. Kelahiran dan kematian 5. Karakteristik pendidikan 6. Karakteristik ekonomi. Tempat lain Lama tinggal di daerah sekarang Tempat tinggal beberapa tahun lalu Jenis Kelamin Umur Status Perkawinan Agama Bahasa Suku/Kebangsaan 1.Anak lahir hidup 2.Anak masih hidup 3.Umur waktu kawin 4.Lama kawin 5.Jumlah anak lahir hidup 1.Tingkat Pendidikan 2.Melek Huruh 3.School attendance 4.Education qualifications Aktivitas ekonomi Kedudukan dalam aktMtas Industri Status pekerja Jam pekerja Pendapata Aktivitas menurut sektor Hubungan setiap anggota rumah
  • 7.
    Tahap-tahap Pelaksanaan SensusPenduduk Indonesia 1. Badan Pusat Statistik menyiapkan daftar pertanyaan 2. Melatih petugas sensus untuk wawancara dengan menggunakan kuesioner.Membagi wilayah menjadi wilayah pencacahan. Satu wilayah pencacahan dapat terdiri dari satu blok sensus,dapat juga tercitni ciari beberapa blok sensus. 3. Wilayah pecacahan dibedakan wilayah pedesaan dan perkotaan. 4. Pencacahan dilaksanakan den sistem aktif,artinya petugas sensus secara aktif mendatangi rumah tangga untuk mendapatkan data, 5. Pencacahan rnelalui pendekatan wilayah (desa/kelurahan). Pencacahan potensi desa dbersamaan dengan pemetaan. 6. Hasil sensus pe nduduk diolah oleh Badan Pusat Statistik dan sebagian diterbftkan. 7. Di antara pelaksanaan dua sensus diadakan survey khusus antar sensus berdasarkan sampel Misalnya Survey penduduk antar sensus (SUPAS), Sensus Pertanian, Survey Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) dan lain- lain.
  • 8.
    Registrasi Penduduk Registrasi pendudukmerupakan pencatatan yang terus menerus mengenai kejadian vital yang dialami penduduk berupa kelahiran, kematian perpindahan dan lain lain.
  • 9.
    Survei penduduk  Hasilsensus penduduk dan registrasi penduduk mempunyai keterbatasan. Pengumpulan tersebut hanya menyediakan data statistik kependudukan kurang memberikan informasi tentang sifat dan perilakupenduduk setempat. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut perlu dilaksanakan survei penduduk, yang sifatnya lebih terbatas dan informasi yang dikumpulkan Iebih cermat dan mendalam. Biasanya survem penduduk ini dilakukan dengan sistem sampel atau dalam bentuk studi kasus.