Oleh : Rini Febrina
Latar Belakang
Pada umumnya matematika tergolong mata pelajaran yang
dirasa sulit bagi siswa, siswa sering melakukan kesalahan dalam
menjawab soal-soal matematika, sehingga membuat siswa kurang
berminat dan termotivasi untuk belajar matematika, ditambah lagi
ketidaktahuan siswa terhadap letak kesalahan mereka dalam
menjawab soal-soal tersebut. Hal ini menyebabkan rendahnya
prestasi belajar matematika. Begitu juga yang terjadi di SMA Negeri
1 Pajar Bulan, khususnya kelas XI IPA, pada materi pokok fungsi
komposisi dan fungsi invers.
Kesalahan yang dilakukan siswa dalam penyelesaian soal
perlu dianalisis. Informasi tentang kesalahan dalam menyelesaikan
soal matematika dapat digunakan untuk meningkatkan mutu
kegiatan belajar mengajar matematika dan akhirnya diharapkan
dapat meningkatkan prestasi belajar matematika. Hal ini dilakukan
agar siswa dapat diberikan bimbingan yang tepat sehingga
kemampuan, minat dan motivasi belajar siswa bertambah baik.
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka
dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut.
1. Apa saja jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam
menyelesaikan soal-soal materi pokok fungsi komposisi
dan fungsi invers kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pajar
Bulan?
2. Apa penyebab siswa melakukan kesalahan dalam
menyelesaikan soal-soal materi pokok fungsi komposisi
dan fungsi invers kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pajar
Bulan?
Tujuan Penelitian
Penelitian yang akan dilaksanakan ini memiliki tujuan
sebagai berikut.
1. Untuk mengetahui jenis kesalahan apa saja yang
dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal-soal pada
materi pokok fungsi komposisi dan fungsi invers kelas
XI IPA SMA Negeri 1 Pajar Bulan.
2. Untuk mengetahui penyebab siswa melakukan kesalahan
dalam menyelesaikan soal-soal materi pokok fungsi
komposisi dan fungsi invers kelas XI IPA SMA Negeri 1
Pajar Bulan.
Ruang Lingkup dan Pembatasan Masalah
Ruang lingkup kesalahan siswa menyelesaikan
soal-soal matematika sangat luas, kesalahan siswa
tersebut sangat beragam. Tidak semua jenis kesalahan
itu dibahas lengkap dalam penelitian ini. Sehingga
dalam penelitian ini analisis kesalahan yang dilakukan
siswa dilihat dari materi fungsi komposisi dan fungsi
invers hanya dibatasi pada jenis kesalahan konsep dan
prinsip, kesalahan menggunakan data serta kesalahan
teknis atau perhitungan.
Bab II Kajian Pustaka
A. Pengertian Matematika
B. Matematika Sekolah
C. Menyelesaiakan Soal Matematika
D. Kesulitan Belajar Matematika
E. Kesalahan dalam Menyelesaikan Soal Matematika
F. Materi Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers
G. Analisis Kesalahan dalam Menyelesaikan Soal Materi Fungsi
Komposisi dan Fungsi Invers
Bab III Metode Penelitian
Rancangan Penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif.
Jadi dalam penelitian ini, peneliti hanya mengungkapkan kesalahan siswa
dalam menyelesaikan soal-soal pada materi fungsi komposisi dan fungsi invers
dan penyebab terjadinya kesalahan tersebut.
Subjek Penelitian
Analisis Instrumen (Perangkat Tes)
1. Validitas
2. Reliabilitas
3. Tingkat kesukaran
Kelas Jumlah Siswa
XI IPA 1
XI IPA 2
28
30
Jumlah 58
Analisis Data
1. Merekapitulasi Hasil Tes dan Mengidentifikasi Kesalahan
2. Penyajian Data
3. Menarik simpulan atau verifikasi
Tahap-tahap Penelitian
1. Melaksanakan observasi yang bertujuan untuk mendapatkan data awal yang
akan memberikan gambaran umum tentang permasalahan penelitian.
2. Menentukan materi matematika kelas XI IPA berdasarkan diskusi dengan guru
mata pelajaran matematika kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pajar Bulan.
3. Menyusun soal tes yang terdiri dari soal uraian (esai), kemudian diujicobakan
dan dianalisis validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda.
4. Memberikan tes kepada siswa.
5. Memeriksa hasil tes sebagai alat evaluasi dalam mendeteksi kesalahan-
kesalahan siswa dalam mengerjakan soal.
6. Melakukan wawancara pada beberapa siswa subjek penelitian untuk
mengetahui penyebab kesalahan siswa dalam mengerjakan soal.
7. Menganalisis data hasil penelitian.
Bab IV Paparan Data dan Temuan Penelitian
A. Hasil Tes
Data hasil jawaban siswa dan banyaknya siswa yang
melakukan kesalahan tiap butir soal dideskripsikan pada Tabel
dibawah ini.
Keterangan:
B = jawaban benar
S = jawaban salah
TM = tidak menjawab
No.
Keterangan
Total
B S TM
1 17 41 0 58
2 6 44 8 58
3 9 38 11 58
4 5 31 22 58
5 0 25 33 58
6 5 22 31 58
7 7 19 32 58
Total
49 220 137 406
12,1% 54,2% 34%
Kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal fungsi
komposisi dan fungsi invers berdasarkan tiga jenis kesalahan yang telah
ditentukan dideskripsikan melalui tabel berikut.
Keterangan:
K-I = Kesalahan konsep dan prinsip K-III = Kesalahan teknis atau
K-II = Kesalahan menggunakan data perhitungan
No. Soal
Kesalahan yang dilakukan siswa
K-I K-II K-III
1 32 14 5
2 38 25 11
3 32 9 4
4 30 1 -
5 25 - -
6 22 - -
7 19 - -
Total 198 49 20
B. Hasil Wawancara
Wawancara dilakukan untuk mengetahui penyebab
siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal
fungsi komposisi dan fungsi invers. Dalam penelitian ini,
peneliti melakukan wawancara terhadap beberapa siswa,
yaitu:
1. Mega Wati
2. Yulika Debiana
3. Wahyu Aprianti
4. Yogi Wiliantara
5. Ayu Novita Sari
6. Dea Agustiwa
Bab V Pembahasan
A. Kesalahan Siswa Berdasarkan Kesalahan Konsep dan Prinsip
Berikut contoh kesalahan yang dilakukan siswa.
(a)
(b)
Dari hasil wawancara yang dilakukan terhadap beberapa siswa, peneliti
mengetahui penyebab dari terjadinya kesalahan konsep dan prinsip, yaitu siswa
kurang memahami secara benar konsep dari fungsi komposisi dan fungsi invers,
siswa cenderung asal-asalan dalam menyelesaikan soal karena siswa lupa rumus
yang seharusnya digunakan dan ada pula siswa yang membuat rumus sendiri. Selain
itu, siswa masih bergantung pada contoh soal yang diberikan guru, mereka merasa
kesulitan apabila tidak melihat contoh soal.
B. Kesalahan Siswa Berdasarkan Kesalahan Menggunakan
Data
Berikut contoh kesalahan yang dilakukan siswa.
(a) (b)
Berdasarkan hasil tes dan wawancara, kesalahan menggunakan
data terjadi karena siswa kurang teliti dan terlalu terburu-buru dalam
menyelesaikan soal sehingga siswa salah memasukan data ke
variabel dan ada juga beberapa yang tidak menggunakan data yang
seharusnya dipakai. Selain itu, ada juga siswa yang tidak memahami
soal sehingga asal-asalan dalam memasukkan data ke variabel pada
penyelesaian soal.
C. Kesalahan Siswa Berdasarkan Kesalahan Teknis atau Perhitungan
Berikut contoh kesalahan yang dilakukan siswa.
(a)
(b)
Penyebab lain dari kesalahan ini yang peneliti ketahui dari hasil
wawancara adalah siswa terlalu terburu-buru dan kurang teliti dalam
menyelesaikan soal sehingga melakukan kesalahan perhitungan.
Bab VI Penutup
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pajar Bulan,
maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal-soal materi
fungsi komposisi dan fungsi invers adalah: kesalahan konsep dan prinsip, kesalahan
dalam menggunakan data serta kesalahan teknis atau perhitungan. Kesalahan yang
paling banyak dilakukan siswa adalah kesalahan konsep dan prinsip.
2. Dari hasil wawancara terhadap siswa diperoleh faktor-faktor yang menjadi penyebab
kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal fungsi komposisi dan fungsi invers,
adapun faktor-faktor penyebab itu adalah sebagai berikut:
a. Siswa cenderung asal-asalan dalam menyelesaikan soal karena siswa lupa rumus
yang seharusnya digunakan dan ada pula siswa yang membuat rumus sendiri.
Selain itu, siswa masih bergantung pada contoh soal yang diberikan guru, mereka
merasa kesulitan apabila tidak melihat contoh soal.
b. Siswa tidak memahami soal sehingga asal-asalan dalam memasukkan data ke
variabel pada penyelesaian soal.
c. Siswa terlalu terburu-buru dan kurang teliti dalam menyelesaikan soal.
d. Siswa tidak merasa percaya diri sehingga lebih memilih mencontoh hasil jawaban
teman sekelasnya.

Ringkasan sekripsi rini (ppt)

  • 1.
    Oleh : RiniFebrina
  • 2.
    Latar Belakang Pada umumnyamatematika tergolong mata pelajaran yang dirasa sulit bagi siswa, siswa sering melakukan kesalahan dalam menjawab soal-soal matematika, sehingga membuat siswa kurang berminat dan termotivasi untuk belajar matematika, ditambah lagi ketidaktahuan siswa terhadap letak kesalahan mereka dalam menjawab soal-soal tersebut. Hal ini menyebabkan rendahnya prestasi belajar matematika. Begitu juga yang terjadi di SMA Negeri 1 Pajar Bulan, khususnya kelas XI IPA, pada materi pokok fungsi komposisi dan fungsi invers. Kesalahan yang dilakukan siswa dalam penyelesaian soal perlu dianalisis. Informasi tentang kesalahan dalam menyelesaikan soal matematika dapat digunakan untuk meningkatkan mutu kegiatan belajar mengajar matematika dan akhirnya diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar matematika. Hal ini dilakukan agar siswa dapat diberikan bimbingan yang tepat sehingga kemampuan, minat dan motivasi belajar siswa bertambah baik.
  • 3.
    Rumusan Masalah Berdasarkan latarbelakang masalah di atas, maka dirumuskan masalah penelitian sebagai berikut. 1. Apa saja jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal-soal materi pokok fungsi komposisi dan fungsi invers kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pajar Bulan? 2. Apa penyebab siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal materi pokok fungsi komposisi dan fungsi invers kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pajar Bulan?
  • 4.
    Tujuan Penelitian Penelitian yangakan dilaksanakan ini memiliki tujuan sebagai berikut. 1. Untuk mengetahui jenis kesalahan apa saja yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal-soal pada materi pokok fungsi komposisi dan fungsi invers kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pajar Bulan. 2. Untuk mengetahui penyebab siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal materi pokok fungsi komposisi dan fungsi invers kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pajar Bulan.
  • 5.
    Ruang Lingkup danPembatasan Masalah Ruang lingkup kesalahan siswa menyelesaikan soal-soal matematika sangat luas, kesalahan siswa tersebut sangat beragam. Tidak semua jenis kesalahan itu dibahas lengkap dalam penelitian ini. Sehingga dalam penelitian ini analisis kesalahan yang dilakukan siswa dilihat dari materi fungsi komposisi dan fungsi invers hanya dibatasi pada jenis kesalahan konsep dan prinsip, kesalahan menggunakan data serta kesalahan teknis atau perhitungan.
  • 6.
    Bab II KajianPustaka A. Pengertian Matematika B. Matematika Sekolah C. Menyelesaiakan Soal Matematika D. Kesulitan Belajar Matematika E. Kesalahan dalam Menyelesaikan Soal Matematika F. Materi Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers G. Analisis Kesalahan dalam Menyelesaikan Soal Materi Fungsi Komposisi dan Fungsi Invers
  • 7.
    Bab III MetodePenelitian Rancangan Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Jadi dalam penelitian ini, peneliti hanya mengungkapkan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal pada materi fungsi komposisi dan fungsi invers dan penyebab terjadinya kesalahan tersebut. Subjek Penelitian Analisis Instrumen (Perangkat Tes) 1. Validitas 2. Reliabilitas 3. Tingkat kesukaran Kelas Jumlah Siswa XI IPA 1 XI IPA 2 28 30 Jumlah 58
  • 8.
    Analisis Data 1. MerekapitulasiHasil Tes dan Mengidentifikasi Kesalahan 2. Penyajian Data 3. Menarik simpulan atau verifikasi Tahap-tahap Penelitian 1. Melaksanakan observasi yang bertujuan untuk mendapatkan data awal yang akan memberikan gambaran umum tentang permasalahan penelitian. 2. Menentukan materi matematika kelas XI IPA berdasarkan diskusi dengan guru mata pelajaran matematika kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pajar Bulan. 3. Menyusun soal tes yang terdiri dari soal uraian (esai), kemudian diujicobakan dan dianalisis validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda. 4. Memberikan tes kepada siswa. 5. Memeriksa hasil tes sebagai alat evaluasi dalam mendeteksi kesalahan- kesalahan siswa dalam mengerjakan soal. 6. Melakukan wawancara pada beberapa siswa subjek penelitian untuk mengetahui penyebab kesalahan siswa dalam mengerjakan soal. 7. Menganalisis data hasil penelitian.
  • 9.
    Bab IV PaparanData dan Temuan Penelitian A. Hasil Tes Data hasil jawaban siswa dan banyaknya siswa yang melakukan kesalahan tiap butir soal dideskripsikan pada Tabel dibawah ini. Keterangan: B = jawaban benar S = jawaban salah TM = tidak menjawab No. Keterangan Total B S TM 1 17 41 0 58 2 6 44 8 58 3 9 38 11 58 4 5 31 22 58 5 0 25 33 58 6 5 22 31 58 7 7 19 32 58 Total 49 220 137 406 12,1% 54,2% 34%
  • 10.
    Kesalahan yang dilakukansiswa dalam menyelesaikan soal fungsi komposisi dan fungsi invers berdasarkan tiga jenis kesalahan yang telah ditentukan dideskripsikan melalui tabel berikut. Keterangan: K-I = Kesalahan konsep dan prinsip K-III = Kesalahan teknis atau K-II = Kesalahan menggunakan data perhitungan No. Soal Kesalahan yang dilakukan siswa K-I K-II K-III 1 32 14 5 2 38 25 11 3 32 9 4 4 30 1 - 5 25 - - 6 22 - - 7 19 - - Total 198 49 20
  • 11.
    B. Hasil Wawancara Wawancaradilakukan untuk mengetahui penyebab siswa melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal fungsi komposisi dan fungsi invers. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan wawancara terhadap beberapa siswa, yaitu: 1. Mega Wati 2. Yulika Debiana 3. Wahyu Aprianti 4. Yogi Wiliantara 5. Ayu Novita Sari 6. Dea Agustiwa
  • 12.
    Bab V Pembahasan A.Kesalahan Siswa Berdasarkan Kesalahan Konsep dan Prinsip Berikut contoh kesalahan yang dilakukan siswa. (a) (b) Dari hasil wawancara yang dilakukan terhadap beberapa siswa, peneliti mengetahui penyebab dari terjadinya kesalahan konsep dan prinsip, yaitu siswa kurang memahami secara benar konsep dari fungsi komposisi dan fungsi invers, siswa cenderung asal-asalan dalam menyelesaikan soal karena siswa lupa rumus yang seharusnya digunakan dan ada pula siswa yang membuat rumus sendiri. Selain itu, siswa masih bergantung pada contoh soal yang diberikan guru, mereka merasa kesulitan apabila tidak melihat contoh soal.
  • 13.
    B. Kesalahan SiswaBerdasarkan Kesalahan Menggunakan Data Berikut contoh kesalahan yang dilakukan siswa. (a) (b) Berdasarkan hasil tes dan wawancara, kesalahan menggunakan data terjadi karena siswa kurang teliti dan terlalu terburu-buru dalam menyelesaikan soal sehingga siswa salah memasukan data ke variabel dan ada juga beberapa yang tidak menggunakan data yang seharusnya dipakai. Selain itu, ada juga siswa yang tidak memahami soal sehingga asal-asalan dalam memasukkan data ke variabel pada penyelesaian soal.
  • 14.
    C. Kesalahan SiswaBerdasarkan Kesalahan Teknis atau Perhitungan Berikut contoh kesalahan yang dilakukan siswa. (a) (b) Penyebab lain dari kesalahan ini yang peneliti ketahui dari hasil wawancara adalah siswa terlalu terburu-buru dan kurang teliti dalam menyelesaikan soal sehingga melakukan kesalahan perhitungan.
  • 15.
    Bab VI Penutup A.Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pajar Bulan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal-soal materi fungsi komposisi dan fungsi invers adalah: kesalahan konsep dan prinsip, kesalahan dalam menggunakan data serta kesalahan teknis atau perhitungan. Kesalahan yang paling banyak dilakukan siswa adalah kesalahan konsep dan prinsip. 2. Dari hasil wawancara terhadap siswa diperoleh faktor-faktor yang menjadi penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal-soal fungsi komposisi dan fungsi invers, adapun faktor-faktor penyebab itu adalah sebagai berikut: a. Siswa cenderung asal-asalan dalam menyelesaikan soal karena siswa lupa rumus yang seharusnya digunakan dan ada pula siswa yang membuat rumus sendiri. Selain itu, siswa masih bergantung pada contoh soal yang diberikan guru, mereka merasa kesulitan apabila tidak melihat contoh soal. b. Siswa tidak memahami soal sehingga asal-asalan dalam memasukkan data ke variabel pada penyelesaian soal. c. Siswa terlalu terburu-buru dan kurang teliti dalam menyelesaikan soal. d. Siswa tidak merasa percaya diri sehingga lebih memilih mencontoh hasil jawaban teman sekelasnya.