AKAD
IJARAH
Dimas Adriansyah Putra
C1F018036
R-006 – Ekonomi Islam
Pengertian Akad Ijarah
Menurut pengertian Syara’, Al-Ijarah ialah: Urusan sewa
menyewa yang jelas manfaat dan tujuanya, dapat
diserah terimakan, boleh dengan ganti (upah) yang telah
diketahui (gajian tertentu). Seperti halnya barang itu
harus bermanfaat, misalkan: rumah untuk ditempati,
mobil untuk dinaiki.
Jenis Akad Ijarah
Ijarah ‘Ala Al-Manfi’
Ijarah ‘Ala Al-‘Amal
ijarah
Ijarah yang obyek akadnya adalah manfaat atau
benda. Seperti contoh, menyewakan mobil atau
kendaraan, menyewakan rumah dan lain-lain, Yang
perlu di perintahkan adalah tidak boleh menjadikan
obyek sebagai tempat yang manfaatnya dilarang oleh
syara’.
Ijarah yang obyek akadnya adalah jasa atau pekerjaan.
Rukun dan Syarat Ijarah
Menurut ulama Hanafiyah, rukun Ijarah adalah ijab dan
qabul, antara lain dengan menggunakan kalimat : al-ijarah,
al-isti’jar, al-iktira’,dan al-ikra yakni lafaz untuk
menyerahkan dan suatu persetujuan sewa menyewa antara
yang berakad.
Adapun menurut Jumhur ulama , rukun Ijarah ada 4, yaitu :
-‘Aqid (orang yang akad)
-Shighat akad
-ujrah (uprah)
-Manfaat
Syarat Ijarah terdiri dari 4 macam, sebagaimana syarat
dalam jual-beli, yaitu syarat al-inqad (terjadinya akad),
syarat an-nafadz (syarat pelaksanaan akad), syarat sah dan
syarat lazim.
Lanjutan...
Dasar Syariah Akad Ijarah
“Jika mereka
menyusukan (anak-
anakmu) untukmu,
maka berikanlah
mereka upahnya.”
QS. Thalaq : 6.
“Berikanlah upah
pekerja sebelum
keringatnya kering.”
(HR. Ibn Majah dari
Ibn Umar)
Umat Islam pada
masa sahabat telah
berijma’ bahwa
ijarah dibolehkan
sebab bermanfaat
bagi manusia
(Diriwayatkan oleh
Ahmad, Abu Dawud,
dan Nasa’i dari Sa’id
ibn Abi Waqash)
Al-Qur’an As-sunnah Ijma’
PSAK ED 107
Aset Ijarah adalah aset baik berwujud maupun tidak
berwujud, yang atas manfaatnya disewakan.
Ijarah adalah akad pemindahan hak guna (manfaat) atas
suatu aset dalam waktu tertentu dengan pembayaran
sewa (ujrah) tanpa diikuti dengan pemindahan
kepemilikan aset itu sendiri. Sewa yang dimaksud adalah
sewa operasi (operating lease).
Ilustrasi Kasus Akad Ijarah
Transaksi Ijarah adalah akad sewa menyewa barang maupun
jasa. Contoh kasus ijarah dalam kehidupan sehari-hari
adalah transaksi sewa-menyewa rumah atau rental mobil.
Seiring berkembangnya transaksi keuangan syariah,
beberapa jenis akad ijarah digunakan sebagai perjanjian
dalam transaksi muamalah pada produk pembiayaan
lembaga keuangan syariah.
1. Ijarah Multimanfaat
Akad ijarah multimanfaat ini digunakan dalam produk
pembiayaan multiguna bank syariah. Contohnya adalah
pembiayaan multiguna bank muamalat atau pembiayaan
multiguna bank mandiri syariah.
Sesuai arahan fatwa DSN-MUI no. 09 tahun 2000, akad ijarah
ini dapat digunakan untuk pembelian manfaat barang,
seperti sewa mobil, ruko ataupun peralatan. Dan juga
manfaat jasa, berupa upah. Seperti biaya pendidikan dan
pengobatan.
2. Akad Ijarah Mutahiyyah Bittamlik
Contoh kasus ijarah muntahiya bittamlik adalah pembiayaan yang
digunakan untuk pembelian kendaraan bermotor pada leasing
syariah dan bank syariah.
Akad ijarah muntahiyah bittamlik (IMBT) adalah perjanjian sewa-
menyewa yang disertai dengan opsi pemindahan hak milik atas
benda yang disewakan kepada penyewa, setelah selesai masa
sewa.
3. Skema Ijarah dalam MMQ
Contoh akad ijarah dalam transaksi lain di perbankan adalah
perjanjian sewa yang terdapat dalam skema pembiayaan
mengunakan akad musyarakah mutanaqisah (MMQ).
Maka pada akad KPR Syariah mengunakan skema MMQ,
Kepemilikan nasabah terjadi sejak awal pembiayaan. Namun,
kepemilikan tersebut masih merupakan kepemilikan
bersama dengan bank. Sehingga produk KPR syariah
mengunakan akad MMQ, sering juga disebut sebagai KPR
syariah kongsi.
4. Akad Ijarah Maushufah Fi Al-Dzimmah
Transaksi ijarah berikut terjadi karena praktik sewa menyewa
yang mengunakan pola pemesanan barang atau jasa
berdasarkan spesifikasi yang disepakati, sering disebut juga
sewa-inden.
Terima kasih

PPT_Akad_Ijarah.pptx

  • 1.
  • 2.
    Pengertian Akad Ijarah Menurutpengertian Syara’, Al-Ijarah ialah: Urusan sewa menyewa yang jelas manfaat dan tujuanya, dapat diserah terimakan, boleh dengan ganti (upah) yang telah diketahui (gajian tertentu). Seperti halnya barang itu harus bermanfaat, misalkan: rumah untuk ditempati, mobil untuk dinaiki.
  • 3.
    Jenis Akad Ijarah Ijarah‘Ala Al-Manfi’ Ijarah ‘Ala Al-‘Amal ijarah Ijarah yang obyek akadnya adalah manfaat atau benda. Seperti contoh, menyewakan mobil atau kendaraan, menyewakan rumah dan lain-lain, Yang perlu di perintahkan adalah tidak boleh menjadikan obyek sebagai tempat yang manfaatnya dilarang oleh syara’. Ijarah yang obyek akadnya adalah jasa atau pekerjaan.
  • 4.
    Rukun dan SyaratIjarah Menurut ulama Hanafiyah, rukun Ijarah adalah ijab dan qabul, antara lain dengan menggunakan kalimat : al-ijarah, al-isti’jar, al-iktira’,dan al-ikra yakni lafaz untuk menyerahkan dan suatu persetujuan sewa menyewa antara yang berakad. Adapun menurut Jumhur ulama , rukun Ijarah ada 4, yaitu : -‘Aqid (orang yang akad) -Shighat akad -ujrah (uprah) -Manfaat
  • 5.
    Syarat Ijarah terdiridari 4 macam, sebagaimana syarat dalam jual-beli, yaitu syarat al-inqad (terjadinya akad), syarat an-nafadz (syarat pelaksanaan akad), syarat sah dan syarat lazim. Lanjutan...
  • 6.
    Dasar Syariah AkadIjarah “Jika mereka menyusukan (anak- anakmu) untukmu, maka berikanlah mereka upahnya.” QS. Thalaq : 6. “Berikanlah upah pekerja sebelum keringatnya kering.” (HR. Ibn Majah dari Ibn Umar) Umat Islam pada masa sahabat telah berijma’ bahwa ijarah dibolehkan sebab bermanfaat bagi manusia (Diriwayatkan oleh Ahmad, Abu Dawud, dan Nasa’i dari Sa’id ibn Abi Waqash) Al-Qur’an As-sunnah Ijma’
  • 7.
    PSAK ED 107 AsetIjarah adalah aset baik berwujud maupun tidak berwujud, yang atas manfaatnya disewakan. Ijarah adalah akad pemindahan hak guna (manfaat) atas suatu aset dalam waktu tertentu dengan pembayaran sewa (ujrah) tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan aset itu sendiri. Sewa yang dimaksud adalah sewa operasi (operating lease).
  • 8.
    Ilustrasi Kasus AkadIjarah Transaksi Ijarah adalah akad sewa menyewa barang maupun jasa. Contoh kasus ijarah dalam kehidupan sehari-hari adalah transaksi sewa-menyewa rumah atau rental mobil. Seiring berkembangnya transaksi keuangan syariah, beberapa jenis akad ijarah digunakan sebagai perjanjian dalam transaksi muamalah pada produk pembiayaan lembaga keuangan syariah.
  • 9.
    1. Ijarah Multimanfaat Akadijarah multimanfaat ini digunakan dalam produk pembiayaan multiguna bank syariah. Contohnya adalah pembiayaan multiguna bank muamalat atau pembiayaan multiguna bank mandiri syariah. Sesuai arahan fatwa DSN-MUI no. 09 tahun 2000, akad ijarah ini dapat digunakan untuk pembelian manfaat barang, seperti sewa mobil, ruko ataupun peralatan. Dan juga manfaat jasa, berupa upah. Seperti biaya pendidikan dan pengobatan.
  • 10.
    2. Akad IjarahMutahiyyah Bittamlik Contoh kasus ijarah muntahiya bittamlik adalah pembiayaan yang digunakan untuk pembelian kendaraan bermotor pada leasing syariah dan bank syariah. Akad ijarah muntahiyah bittamlik (IMBT) adalah perjanjian sewa- menyewa yang disertai dengan opsi pemindahan hak milik atas benda yang disewakan kepada penyewa, setelah selesai masa sewa.
  • 11.
    3. Skema Ijarahdalam MMQ Contoh akad ijarah dalam transaksi lain di perbankan adalah perjanjian sewa yang terdapat dalam skema pembiayaan mengunakan akad musyarakah mutanaqisah (MMQ). Maka pada akad KPR Syariah mengunakan skema MMQ, Kepemilikan nasabah terjadi sejak awal pembiayaan. Namun, kepemilikan tersebut masih merupakan kepemilikan bersama dengan bank. Sehingga produk KPR syariah mengunakan akad MMQ, sering juga disebut sebagai KPR syariah kongsi.
  • 12.
    4. Akad IjarahMaushufah Fi Al-Dzimmah Transaksi ijarah berikut terjadi karena praktik sewa menyewa yang mengunakan pola pemesanan barang atau jasa berdasarkan spesifikasi yang disepakati, sering disebut juga sewa-inden.
  • 13.